Disclameir :
Ini hanya FF, sebuah karya fiksi yang terlahir dari otak sederhana saya. Jangan bash cast yang saya pakai karena mereka tidak tahu apa-apa. Saya hanya pinjam nama saja. V cinta damai chingu
Cast : KYUMIN and Friends
Warn : Genderswicth, Typo(s), geje, abal, OOC
.
.
Drrt ddrtt
'Mother in Law is Calling'
Plip!
"Ya, Eomma." Kyuhyun menghentikan kegiatannya memakai dasi kemudian memilih duduk di sofa.
"Kyu, bagaimana Sungmin?"
Kyuhyun melirik pada seonggok tubuh mungil yang masih bergelung selimut, ia tersenyum sekilas. "Baik-baik saja. Sejak Eomma memberitahuku jika Sungmin kabur dari rumah aku sudah tahu kemana dia pergi."
Ia berdiri, menghampiri Sungmin. Kyuhyun menepuk-nepuk pantat berisi Sungmin berusaha membangunkan gadis itu. Namun Sungmin enggan membuka matanya membuat Kyuhyun menyerah dan duduk di samping Sungmin yang tidur menyamping.
"Jadi dimana dia tinggal kemarin?"
Kyuhyun bersandar pada kepala ranjang. "Dia pergi ke rumah Eunhyuk. Eomma masih ingat kan?"
"Oh, Eunhyuk temannya saat SMA itu? Yang pindah ke LA itu ya."
"Ya dia kesana." Satu tangan Kyuhyun mengelus rambut Sungmin. "Setelah menemukannya di bandara. Aku mengikutinya dan seperti aku duga, Sungmin kerumah Eunhyuk"
"Ya ampun, anak itu!" Diseberang sana Leeteuk mendesah. "Hah! Mianhae ne Kyu, dia selalu membuatmu repot. Istrimu memang masih kekanak-kanakan."
"Tak apa Eomma. Aku sudah kebal dengan tingkahnya satu itu." Kyuhyun bisa mendengar Mertuanya di line telepon terkekeh. Lalu terdengar pula gerisik di ujung sana kemudian Kyuhyun mendengar suara Ibunya.
"Sungmin mana?" jika dalam keadaan face to face, Kyuhyun pasti mendapatkan tatapan curiga dari Ibunya itu. Dari suaranya pun sudah terlihat.
"Tidur."
"Eggggggg..."
"Yeah, Umma bisa menebaknya sendiri."
Heechul tertawa di sebrang sana. "Kau pasti membuat menantuku kelelahan."
"Bukan hanya Sungmin yang kelelahan, aku pun sama. Asal Umma tahu, menantu Umma itu juga liar di ranjang."
"Ya, Umma bisa liat kok. Tapi Umma yakin kau yang paling liar."
Kyuhyun memutar bola matanya malas. "Terserah Umma saja lah. Aku harus pergi."
"Pulangnya bawakan Umma oleh-oleh ya hiihihiiihii."
"Hmm!"
Plip!
Kyuhyun menoleh pada Sungmin yang masih nyenyak tidur. Ia mencoba menepuk pantat istrinya itu lagi namun hasilnya tetap sama. Sungmin hanya bergumam lalu kembali terlelap.
Kyuhyun menikahi Sungmin dua tahun lalu. Pernikahan mereka di gelar secara privasi hanya keluarga, orang-orang terdekat dan beberapa relasi bisnis Ayahnya. Publik pun tidak mengetahui jika CEO muda itu sudah menikah.
Sungmin memang masih muda. Umurnya terpaut 7 tahun dengan dirinya. Seperti yang sudah Kyuhyun bilang, jika ia sudah kebal dengan tingkah kekanak-kanakan Sungmin. Entah mengapa, beberapa bulan ini Sungmin sangat posesif padanya. Bukan Kyuhyun tidak suka, namun ia merasa aneh. Ia curiga Sungmin mempunyai suatu hal yang membuatnya seperti itu.
Tiap kali Kyuhyun pergi keluar kota, Sungmin akan merengek ikut. Dan kabur dari rumah seperti sekarang, ini adalah kali keduanya.
Dua bulan lalu Sungmin pun melakukan hal yang sama. Kyuhyun menolak untuk mengajak Sungmin karena gadis itu sedang tidak enak badan. Sungmin terbang sendiri menuju Paris menyusulnya yang sedang mencari peluang bisnis di sana. Orang tua mereka di Seoul panik bukan main.
Untung Kyuhyun bisa mengendalikan keadaan. Pertama-tama ia mengecek kartu kredit yang mungkin Sungmin pakai dan hasilnya Kyuhyun mengetahui Sungmin membeli tiket pesawat Seoul-Paris.
Kyuhyun langsung menuju bandara internasional Charles de Gaulle. Di kejauhan ia melihat Sungmin keluar dengan wajah tertekuk hampir menangis. Tak menunggu lama, ia menghampiri istri kecil nya itu. Sungmin memeluknya erat dan menangis mengatakan jika kepalanya pusing mendengar orang-orang bule disana bicara bahasa paris yang Sungmin tidak mengerti. Bukankah gadis nakal itu nekat sekali? Datang sendiri tanpa mengusai bahasa negara yang dia tuju?
Sekarang pun begitu. Kyuhyun menolak mengajak Sungmin toh ia pikir tidak lama hanya 3 hari. Sungmin pun diam-diam keluar dari rumah membeli tiket menuju LA. Sebelum Sungmin sampai di sana, Kyuhyun sudah stay di gerbang kedatangan bandara, bersembunyi. Ia ingin tahu apa yang Sungmin lakukan kali ini.
Berbeda dengan saat di paris. Sungmin keluar dengan wajah cerah. Gadis itu menyunggingkan senyum lebarnya, merasa sombong karena ia menguasai bahasa inggris dengan fasih. Kyuhyun pikir Sungmin akan langsung menghubunginya, namun tidak.
Sungmin naik taksi menuju rumah sahabatnya Eunhyuk. Kyuhyun akan menghampiri istrinya itu namun dering ponsel dari sekertarisnya tidak bisa ia tolak. Dengan tak rela, Kyuhyun kembali ke hotel. Diam-diam pula Kyuhyun menghubungi Eunhyuk, menitipkan gadis nakalnya sebentar saat ia harus kembali menyelesaikan pekerjaannya dulu.
Kyuhyun kemudian di buat terkejut lagi saat Sungmin tiba-tiba berada di restoran tempatnya akan menghabiskan makan siang. Bukan hanya itu, Sungmin pun menggodanya. Ya ampun!
Pekerjaannya selesai petang hari. Kyuhyun menggeram kesal saat melihat GPS yang menunjukan Sungmin berada di Club tak jauh dari hotel ia menginap. Kyuhyun menghubungi Eunhyuk, gadis itu bilang jika Sungmin keukeuh ingin pergi ke Club dan mengancam akan pergi sendiri. Tentu saja Eunhyuk tidak bisa menerimanya hingga ia pun menemani Sungmin.
Kyuhyun sendiri bergegas membersihkan diri lalu melesat menyusul Sungmin. Saat di Club ia pun kembali di buat sebal melihat Sungmin memakai dress mini. Gadis nakal itu benar-benar harus di hukum. Dan mereka pun berakhir di ranjang dengan peluh yang membasahi tubuh mereka.
Kyuhyun sudah rapi, sekertarisnya sudah menghubunginya untuk segera menemui relasi bisnis di restoran bawah. Sebelum pergi, Kyuhyun menghampiri Sungmin. Mengecup kening istrinya yang masih asyik mengarungi alam mimpi.
.
oOo
.
Waktu sudah menunjukan pukul 11.45 saat Kyuhyun kembali ke kamar hotel. Ia sedikit tersentak melihat penampilan istri kecilnya yang hanya memakai kemeja putih miliknya. Sungmin duduk berselonjor di sofa, paha putih nya tentu saja menggoda Kyuhyun untuk mendaratkan tangannya disana.
Beberapa detik kemudian Kyuhyun sudah bisa mengendalikan dirinya. Ia melonggarkan dasi yang melilit lehernya kemudian duduk di samping Sungmin yang sebelumnya ia angkat kedua kaki Sungmin untuk kembali berselonjor di atas pahanya.
"Kenapa memakai kemeja?" Kyuhyun menatap Sungmin yang menekuk wajahnya.
Sungmin melirik sinis pada Kyuhyun. "Bajuku masih di laundri dan kau tidak membelikan baju baru untuk ku pakai." Sungmin melipat tangannya di depan dada. "Dan aku lapar," cicit Sungmin.
Kyuhyun melihat nampan berisa sarapan pagi yang di sediakan oleh pihak hotel sudah tandas. "Kau masih lapar?"
"Dua panggang roti tidak akan membuat perutku kenyang. Aku lebih memilih nasi dari pada roti."
"Tapi kau tetap memakan roti itu kan."
"Itu untuk menganjal perut." Sungmin mengerucut. Kyuhyun gemas, ia memajukan kepalanya hingga berhasil mengecup bibir Sungmin.
"Kenapa tidak pesan saja, lalu minta di antarkan kemari?"
"Aku tidak mau makan sendiri."
"Baiklah-baiklah. Dasar anak kecil." Kyuhyun terkekeh saat Sungmin menepuk bahunya keras. Sungmin tidak suka jika Kyuhyun memanggilnya seperti itu.
Kyuhyun menghubungi sekertarisnya, meminta membelikan satu set baju untuk Sungmin. Kyuhyun menoleh pada Sungmin. "Pakaian dalamnya juga?" tanya Kyuhyun.
Sungmin menepuk bahu Kyuhyun lagi. Pria itu tertawa keras. "Iya, pakaian dalamnya juga. Kau tahu ukurannya kan? Oke! Gomawo Jaejeong-ah." Kyuhyun baru saja meletakan ponselnya di meja saat ia merasakan gesekan kaki Sungmin pada selangkaannya.
Kyuhyun bisa melihat Sungmin menyeringai. Sungguh gadis itu nakal sekali.
Kyuhyun mendaratkan tangannya pada paha mulus Sungmin. "Jadi apa yang ingin kau lakukan sembari menunggu pakaianmu datang?"
Sungmin tampak berpikir, satu jarinya ia masukan pada mulutnya. Ia kulum jari telunjuknya itu sesekali mengigitnya kecil.
"Apa kau punya ide?" Sungmin balik pertanya pada Kyuhyun dengan wajah polosnya.
Kali ini Kyuhyun yang menyeringai. "Apa kau sudah mandi?"
Sungmin mengendikan bahunya. "Aku tidak keberatan untuk mandi lagi." Sungmin menggigit bibir bawahnya sembari menatap Kyuhyun menggoda.
"Baiklah. Ayo kita mandi" Kyuhyun mencium Sungmin hingga kepala gadis itu sedikit terdorong kebelakang saat Kyuhyun memagut bibirnya kasar. Sungmin mengalungkan kedua lengannya pada leher Kyuhyun dan melingkarkan kakinya pada pinggang suami nya itu. Dengan mudah, Kyuhyun mengangkat Sungmin dan membawa tubuh istri nakalnya itu masuk kedalam kamar mandi.
.
oOo
.
"Kyuhyun-ssi."
Kyuhyun mendongak mendapati Victoria berada disampingnya. Sedangkan Sungmin hanya melirik sekilas dan memilih kembali pada makan siangnya.
Kyuhyun mempersilahkan Victoria untuk duduk satu meja bersamanya.
"Aku kira kau makan-," Victoria baru menyadari ada seorang gadis yang duduk disamping Kyuhyun, incarannya. "Bukankah itu gadis yang kemarin?" tanyanya berbisik pada Kyuhyun.
Kyuhyun melirik pada Sungmin lalu kembali menatap Victoria. "Dia istriku."
Bagaikan di sambar petir, Victoria menganga. Namun detik berikutnya wanita karir itu bisa mengendalikan ekpresi wajahnya walau tidak di pungkiri terlihat masih shock.
Kyuhyun menyenggol bahu Sungmin untuk menyapa rekan bisnisnya. Sungmin berdecak, menghentikan makannya dan tersenyum manis pada Victoria sembari mengulurkan tangannya yang di balas oleh Victoria.
"Lee Sungmin Imnida, istri Cho Kyuhyun. Salam kenal."
"Victoria Song." Balas Victoria lemas. Ia menatap Kyuhyun. "Aku liat di biografimu di internet, kau masih lajang."
"Oh, mungkin itu belum di perbaharui karena-" Kyuhyun membuka mulutnya saat tiba-tiba Sungmin menyuapinya. Sungmin tersenyum, ia mengambil serbet dan membersihkan sudut bibir Kyuhyun.
Kyuhyun sendiri tertawa dalam hati. Victoria menyaksikan itu dalam diam. Kyuhyun lalu melanjutkan ucapannya. "Pernikahan kami di gelar secara privat. Media pun tidak tahu," jelas Kyuhyun.
Victoria menganguk. "Kapan kalian menikah?"
"Dua tahun yang lalu," jawab Sungmin sembari tersenyum ramah.
Victoria ber oh ria. Tak lama wanita itu pamit.
Kyuhyun terkekeh melihat Sungmin tersenyum lebar sembari menggoyangkan badannya merasa senang karena bisa memperlihatkan siapa pemilik Kyuhyun sebenarnya.
.
oOo
.
Sembari mengambil tas dan koper dirumah Eunhyuk, Sungmin dan Kyuhyun berpamitan karena besok mereka akan kembali ke Seoul. Sungmin hampir menangis saat meninggalkan rumah Eunhyuk.
Untuk menghiburnya, Kyuhyun mengajak Sungmin ke pantai. Istri nya itu sangat menyukai pantai. Entah itu untuk berenang atau sekedar menghabiskan waktu.
"Kyu aku boleh berenang?"
"Boleh. Asal jangan menanggalkan pakaian di tubuhmu."
"Waee? Tsk! Padahal aku sudah memakai bikini. Boleh ya aku buka bajunya."
Kyuhyun menatap Sungmin dengan wajah datar. "Silahkan saja jika kau ingin aku tinggal disini."
"Biarin, aku bisa cari pria-pria bule disini."
"Aku juga bisa mencari wanita lain di luaran sana, wlee!" Kyuhyun memeletkan lidahnya. Ia menuntun Sungmin untuk duduk di bawah pohon kelapa yang tampak teduh. "Tunggu disini ya, aku akan membeli minuman."
Kyuhyun tidak menyadari jika Sungmin terpengkur diam setelah mendengar perkataannya barusan.
.
oOo
.
Kyuhyun terus berpikir kenapa Sungmin jadi pendiam sejak pulang dari pantai. Kenakalan Sungmin kadang membuat Kyuhyun sebal tapi saat Sungmin diam seperti ini Kyuhyun sangat tidak suka. Ia mengutuk dirinya sendiri karena tidak tahu apa yang membuat istri mungilnya itu menjadi pendiam.
Setelah makan malam, Kyuhyun mengajak Sungmin untuk berenang. Sungmin pun mulai banyak bicara lagi walau kadang Kyuhyun mendapati Sungmin melamun.
"Akh! Kyuuu..."
Sungmin mengerucutkan bibirnya. Ia sedang enak duduk di tepi kolam tapi Kyuhyun malah menarik kakinya hingga kini seluruh tubuhnya basah. Kyuhyun mencipratkan air pada Sungmin, pria 29 tahun itu tertawa lega saat Sungmin membalas dan ikut tertawa bersamanya.
Setelah puas saling menyipratkan air, Kyuhyun menghampiri Sungmin. Memeluk tubuh gadis mungil itu. "Maaf."
Sungmin mendongak menatap Kyuhyun meminta penjelasan. "Aku mungkin sudah mengatakan hal yang membuatmu jadi pendiam seperti tadi. Aku sungguh minta maaf."
Sungmin tersenyum, membalas pelukan Kyuhyun. "Tidak, aku hanya sedang berpikir."
"Apa?"
"Rahasia" Sungmin mendorong Kyuhyun sekuat tenaga kemudian mencipratkan kembali air pada suaminya itu. "Wleeee!" Sungmin memeletkan lidahnya kemudian berenang ketepi. Ia hendak naik ke permukaan namun Kyuhyun menarik tubuhnya, lalu memojokannya di sudur kolam renang.
"Kau mau pergi kemana, gadis nakal," bisik Kyuhyun mengecup cuping telinga Sungmin.
Keadaan kolam renang hotel ini sangat sepi, malah tak ada orang sama sekali. Karena orang-orang lebih memilih menghabiskan malam di Club-Club atau tempat lain. Itu mengapa Kyuhyun membiarkan Sungmin hanya memakai bikini.
"Kyuu..." Sungmin mencoba menghentikan Kyuhyun.
"Hmmm?"
"Tidak disini," cicit Sungmin.
Kyuhyun memandang Sungmin lalu tersenyum. "Tidak ada orang, sayang."
"Aku sedang jadi gadis baik," kata Sungmin membuat Kyuhyun tergelak.
"Baiklah! Coba aku tes." Jemari Kyuhyun mengelus vagina Sungmin dari luar celana. Gadis itu mendongak. "Yakin, jadi gadis baik?" jemarinya masih sibuk menekan dan menggesek kewanitaan Sungmin.
Sungmin menjambak rambut basah Kyuhyun kemudian memagut bibir suaminya itu. Kyuhyun tersenyum karena ia berhasil membuat pertahan Sungmin roboh. Ia pun kut menggerakan bibirnya.
Merasa sudah sama-sama tidak tahan. Kyuhyun menyingkap celana dalam Sungmin lalu menuntun kejantannya memasuki vagina Sungmin. Tak menunggu lama, Kyuhyun langsung menggerakan pinggulnya.
"Ahhh... ahhh... ahh... mmmhh..." Sungmin melingkarkan kakinya pada pinggul Kyuhyun. Ia meremas rambut Kyuhyun saat suaminya itu mengenjot kewanitaannya sedangkan mulutnya tengah mengerjai kulit dadanya yang tak tertutup oleh bra.
"Ohhh... ohhh... Kyuu... ssshhh..." Sungmin menjatuhkan kepalanya pada bahu Kyuhyun. In out kejantanan suami itu membuat air kolam ikut masuk hingga Sungmin sungguh merasa penuh.
"Ahhh... ahhh... ahh... ahhh" Sungmin terus mengerang begitu pula Kyuhyun.
"Sungminn..." Kyuhyun semakin menenggelamkan kejantanannya masuk lebih dalam ke dalam liang senggama Sungmin. Cengkraman otot kewanitan Sungmin pada miliknya membuat Kyuhyun semakin bringas.
"Akkkhh... ahhh... ahhh... ahhh... ahhh!" Sungmin menjerit saat Kyuhyun semakin mempercepat in-outnya. Ia mengalungkan lengannya pada Kyuhyun dan meredam desahannya dengan menghisap leher Suaminya. Riak air pun seakan ikut memeriahkan aktifitas liar Sungmin dan Kyuhyun.
"AKHH!"
Baik Kyuhyun dan Sungmin terdiam meresapi klimaks mereka yang datang bersama. Sungmin bisa merasakan tembakan sperma di dalam rahimnya.
Kyuhyun memandang Sungmin yang tampak kelelahan. Ia tersenyum kemudian memagut bibir istrinya itu.
.
oOo
.
1 bulan kemudian
"Bukankah kita sudah sepakat untuk menunda kehamilan? Sejak kapan kau tidak meminum pil KB?"
Sungmin memalingkan wajahnya. "Apa kau tidak suka aku hamil?"
"Bukan begitu. Aku hanya takut kau belum siap mempunyai anak."
"Aku sudah siap Kyu. Sangat siap. Lagipula, hadirnya seorang anak di rumah tangga kita akan membuat ikatan kita semakin kuat kan?"
Kyuhyun mengerutkan dahinya merasa aneh dengan perkataan Sungmin. Ia menggapai tangan Sungmin, bersimpuh dengan satu kaki di hapadan istrinya.
"Kenapa bicara seperti itu? Membuat ikatan kita semakin kuat? Sungmin katakan padaku, aku tahu ada yang kau sembunyikan."
Sungmin menuduk. "Chulie Eomma bilang, jika kau gampang tergoda dengan wanita di luaran sana. Chullie Eomma mengusulkan untuk segera memiliki momongan. Dengan begitu kau akan terikat padaku dan anak kita hingga tidak melirik wanita lain."
Kyuhyun menganga takjub. "Chulie eomma yang bilang seperti itu?"
Sungmin menganguk.
Ah! Mungkin karena itu juga Sungmin jadi sangat posesif sampai berani kabur dan menyusulnya ke luar negeri. Oh my god! Umma geram Kyuhyun dalam hati.
"Sayang, aku tidak gampang tergoda dengan wanita lain."
"Tapi kau selalu tersenyum pada wanita di luaran sana."
"Itu hanya senyum ramah. Kau tidak ingin kan aku di cap pria dingin dan pelit senyum?"
"Aku lebih suka seperti itu!"
Ya ampun! Sungmin benar-benar keras kepala.
"Sungmin. Aku sangat mencintaimu." Kyuhyun menatap lekat istrinya. "Aku tidak tergoda dan tidak akan pernah tergoda oleh wanita lain. Aku hanya mencintaimu."
"Kau benar mencintaiku?"
Kyuhyun mengangguk. Jemarinya mengelus perut datar Sungmin. Gadis itu tersenyum dan ikut menyentuh perutnya. "Disini ada baby kita, Kyu"
Satu tangan Kyuhyun mengelus sisi wajah Sungmin. "Aku harap perkataanmu benar mengenai kau sudah siap punya anak. Karena baby sudah ada disini"
Sungmin mengangguk mantap. "1000 % aku siap." Sungmin tersenyum pada Kyuhyun. "Lagian, sudah dari seminggu yang lalu aku masuk pelatihan calon ibu, Chullie Eomma yang merekomendasikan tempatnya lho. Dia juga selalu menemaniku. Lain kali, kau juga harus ikut ya"
Kyuhyun menghembuskan nafasnya mencoba bersabar. Chulie eomma lagi.
Kyuhyun menuntun Sungmin untuk beristriahat. Ia mengecup bibir Sungmin, menyelimutinya lalu keluar dari kamar. Ia harus mengomeli Ibunya yang sudah memperngaruhi Sungmin.
"Umma!" seru Kyuhyun. "Ummaa!"
Kyuhyun menghembuskan nafasnya, ia sudah mencari di seluruh penjuru rumah tapi Umma cantiknya itu tidak ada. Mobil Ummanya pun masih ada digarasi. Kemana perginya Ummanya itu? Ck! Awas saja, Kyuhyun akan mengadukan Ummanya itu pada sang Appa.
Sayangnya, Kyuhyun kurang teliti saja. Ia sudah mencari Ibunya di penjuru rumah tapi melupakan tempat paling umum untuk tempat bersembunyi.
Lemari pakaian!
"Untung, anak tampanku tidak membuka lemari ini hihihi" Heechul duduk manis di lemari pakaiannya sendiri. Ya walaupun panas, Heechul tetap bertahan toh ia akan segera mempunyai cucu.
.
.
.
.
.
END
Thank to :
teukiangel, may 'vitamins, nova137, Michiko Haru, abilhikmah, ichadkelpeu, Baby niz 137, 2miko, Frostbee, Shengmin137, ratu kyuhae, leleekyumin, Iylalaly, sanmay88, Pinkyu Deer, Park Heeni, fitriKyuMin, 137Wine, ovallea, ismayminniELF, Game SMI, Zebri JOY, PumpkinEvil137, nanayukeroo, rahmaotter, Inyezreceel92, seira minkyu, nurul, nuralrasyid, Kim Nara, kyuminkyu, Gyumin, paul kim, lee hye byung, Gyu137, minnieGalz, Guest, wdespita elfjoy, Guest, keykyu, kyumin203101, SMLming, Cho kyuNa, miko xiao, sefi joy, alit, Guest, cho kyumin137, cho kyumin98, cho vincent auliakirana, Joyer, Joyers, kyuming baby, SecretVin137, Chi Vincelin, lee kyurah, lee sunri hyun, orange girls, ayu aidenkyu joyer, PaboGirl, wuhan
nb/ maaf klo ada yg terlewat dan blm tersebut #bow
.
Taraa! Ending deh heheh, udah di jelasin pan kenapa min kabur? Dan itu karena hasutan Chullie Eomma yg pengen punya cucu :p. Untuk pertanyaan kenapa kyumin kayak yg g saling kenal itu cuman ya sok ga kenal gitu #plak.
Jongmal gomawo buat semuanya. Sampai jumpa lagi hehe #flyingkiss #bow
