Chapter 13:Rescue
Disclaimer: Masashi Kishimoto
Summary: Bercerita tentang Namikaze naruto, bocah konyol yang selalu di bully teman-temannya sejak SMP, bahkan Saudara dan orang tuanya tidak menaruh kepercayaan kepadanya, sejauh ini hanya 2 orang yang di percayainya,memutuskan kabur dari rumah saat lulus SMA dan pergi ke amerika untuk bergabung menjadi pilot pesawat tempur militer UN, Bagaimanakah kisah hidup naruto ? Let's check this out
Warning: Banyak Karakter Import(OC), OOC, Typo, EYD, dan masih banyak lagi
Terima kasih untuh para reader dan khususnya para Reviewer
Cat author (jp): berarti berbicara dengan Bahasa Jepang
(idn): berarti berbicara dengan Bahasa Indonesia
(Saya Sebut Ambigu Mode aja )
dan untuk percakapan yang di tandai 'xxxxxx' : berarti itu adalah sebuah suara Noise atau suara Liar dari saluran terbuka Radio Pesawat
Kalau tidak muncul berarti itu percakapan Standar
Konoha, Japan, , 6 Oktober 20XX 14.00
"Hinata-chan ? Sudah siap ?" tanya Wanita berambut Merah darah, yagn tak lain Ibu mertua Hinata, Namikaze Kushina
"I-iya Kushina Kaa-san, aku sudah siap" Jawab Hinata
"Yosh...Ayo kita liburan..." teriak girang Nagato dan Menma
"Heh...Nagato, apakah kau masih ingat Tujuan kamu ikut dengan kami kali ini?" tanya Kyuubi Pada adik keduanya dengan Nada Yang dingin
"I-iya Nee-sama , A-aku ingat , hehehehe" jawab Nagato dengan Nada takut dan tawa renyahnya
"Baiklah, semua sudah siap, ayo kita Berangkat" ucap Minato Namikaze, Sang kepala keluarga
Mereka semua pun berjalan beriringan menuju mobil Limunsin keluarga Namikaze untuk berangkat ke bandara. Perjalanan ke bandara memakan Waktu sekitar 45 menit, Saat di perjalanan mereka Bercanda dan penuh gelak tawa, tak jarang juga pipi cubby Hinata memerah karena Di goda oleh Naruko dan Kushina, wajah lucunya semakin membuat Kushina Sayang kepada anak menantunya itu. Tak terasa mereka pun telah tiba di Bandara International Tokyo, mereka segera turun dan Menuju terminal bandara, mereka tak mengantri tiket karena mereka Naik pesawat pribadi mereka. Terlihat Pesawat Tipe Boeing 777 yang sudah di modifikasi dari cat, hingga Bagian dalam terparkir di Hangar. Di tempat parkir pesawatnya telah menunggu pria berambut yang melawan gravitasy dan bermasker, dia lah pengawal setia Minato , Yaitu Kakashi Hatake.
"Selamat datang semua ?" sambut Kakashi
"Hn...terima kasih Kakashi, apakah sudah siap ?" tanya Minato
"Semua sudah Siap , Bos, tinggal menunggu perintah tinggal landas" jawab Kakashi
"Baiklah, ayo kita Naik" ajak Minato kepada Keluarganya
Mereka semua pun naik ke dalam pesawat. Barang barang mereka sudah ada yang menaikkan ke dalam bagasi pesawat. Tak lama setelah itu pun pesawat Tinggal Landas meninggalkan jepang dan Akan menuju Indonesia , tepatnya Bandara International Soekarno-Hatta , Jakarta
"Ne...Ne.. Hina-chan , Apakah kau pernah Ke Indonesia ?" Tanya Naruko sambil Mengemil Ria , di dalam pesawat
"Hmmm, Belum pernah Naruko-chan, tapi aku bisa Bahasanya saja, K-karena saat aku mencoba mempelajari nya di Kampus, Bahasanya simpel sekali, Tulisannya adalah cara membacanya, hehehehe" jawab Hinata Sambil menyeruput Juss Anggurnya
"Hee, hebat kamu Hina-chan, Di sana Banyak Tempat Yang bagus, Tempat favoritku itu di sebuah Propinsi yang bernama hmmm, Jog.. apa ya .. Hmmm Jogja..., ya di sana bagus lho Hina-chan, Ada Candi yang besar sekali , hmm sebesar Piramid kurasa ?" ujar Naruko sambil berbinar
"S-sepertinya menarik, Naruko-chan" ujar Hinata kagum
"Kalau aku lebih suka di Bali, hehehehehehe, ya kan Nii." Ucap Menma kepada Nagato
"Hooo. Tentu saja , aku suka sekali di sana , apa lagi pantainya, Ne~ Tou-san mau mampir ke Bali kalau sudah selesai Nanti ?" tanya Nagato pada Ayahnya yang sedang mengetik sesuatu di laptopnya, segera setelah itu, ia berhenti dan menjawab Nagato
"Hmm, Boleh juga " ucap Minato datar
Tak lama berselang langsung terjadi seringaian di antara 3 lelaki itu , Seringaian seperti serigala yang akan menerkan mangsanya
"Heh~ . Paliangan ke sana pasti mau melihat para turis berjemur-kan" ucap Kyuubi yang sejak tadi membaca sebuah buku Tebal
"Gekkkkkkkkkkkkkkk~" mereka bertiga langsung tersedak, dan terkejut merasakan Aura yang sangat luar Biasa keluar dari sekitar tubuh Kushina
"Mi..na...to...kun...hehehehehe..." Kushina menatap Suaminya sambil tertawa seram, Yandere mode:ON
"Tunggu, Kushi-chan, bukan seperti itu, Eh tunggu Kushi-chan, Kumohon dengarkan aku,,, Gyaaaaaaaaa" suara teriakan Minato melonglong ke seluruh kabin Pesawat, Kakashi yang berada di luar ruangan itu hanya menghela Nafas sambil meminum Sampanye-nya, sedangkan Pilot dan Ko-pilot pesawat, hanya bisa Sweatdrop, menanggapi Hal itu
Setelah perjalanan Yang cukup melelahkan selama Hampir 4 jam , mereka akhirnya sampai di Bandara International Soekarno-Hatta. Kushina telah berubah kembali dari mode Yanderenya, karena Gombalan-gombalan Minato yang membuat Wanita itu luluh kembali. Mereka segera bejalan keluar , dilihatnya jam Lavender yang Nangkring di lengan mungil kiri Hinata, Ia sempat terkejut
"Are... Jam 18.00 kok masih terang di sini, Harusnya kan sudah gelap ?" gumam Hinata
"Perbedaan Waktunya 2 Jam, Hina-chan. Di sini masih sekitar Jam 4 sore jadi masih terang" jawab Nagato
"Eh..Begitu ya, hehehehe aku lupa" jawab Hinata lalu segera menyesuaikan Jamnya dengan jam Indonesia (yaelah ngapain juga di cocokin di jakarta, ntar kan ujung-ujungnya pakek, Waktu Timur, Neng Hinata.. #Plak)
Sesampainya di gerbang gedung Bandara Mereka sudah di jemput mobil yang telah di siapkan Minato sebelumnya, dan segera menuju Hotel tempat mereka menginap, Mereka akan menginap sehari semalam di sini, dan akan berangkat menuju tempat pertemuan yang sudah di janjikan besok lusa, dan juga mereka menunggu semua rekan bisnis mereka. Mereka bermaksud berangkat bersama menuju tempat itu.
Selama perjalanan mata Hinata selalu bergerak kesana dan kemari, melihat hiruk pikuk dan sibuknya lalu lintas kota tersebut. Udara panas, memberi kesan tersendiri bagi hinata, meskipun di Konoha sekarang mulai memasuki awal musim gugur, tetapi berbeda di sini yang hanya punya 2 musim. Hujan dan Kemarau. Dan sekarang Waktu musim kemarau , di mana Suhu udara di sana Panas, untung saja mereka ke Indonesia pada waktu yang mendekati penghujung musim kemarau, jadi tidak terlalu panas. Sesampainya di hotel mereka langsung duduk-duduk di Lobi, sementara Kakashi seadng mengurus Administrasi Hotel. Setelah selesai ia segera membagikan Kunci kamar mereka , Naruko , Hinata, Kyuubi, Satu kamar . Sementara Nagato sekamar dengan Menma, Kushina sekamar dengan Minato, sementara Kakashi, Iruka , dan pengawal yang lain, masa bodoh mereka mau tidur Di mana, karena setiap kali bepergian Minato menawari mereka Kamar mereka Hanya menolak kalau tidak hanya meminta 1 kamar dan buat Rame-rame,
"OK setelah ini, semua segera mandi dan turun ke restoran untuk makan malam, Ok ?" ujar Kushina kepada Keluarganya.
"Baik" semua menjawab Kompak apa Yang beritahukan Kushina
Hinata,Naruko dan Kyuubi segera Naik ke lantai 8, di mana kamar mereka berada. Setelah mereka masuk Naruko langsung melempar diri ke Ranjang Ukuran Queen Size nya dan membiarkan tasnya tergeletak, Kyuubi yang mengetahui itu langsung memarahai Adik kecilnya itu, Sementara Hinata mengedarkan Pandangan Ke sekitar kamar, Kamar Hotelnya Luas sekali bahkan Ranjang ukuran Queen Sizenya ada 3, kamar mandinya 1 tetapi Luasnya minta ampun, ada meja untuk bersantai, Kulkas yang penuh makanan Ringan, semua sudah tersedia, segera setelah itu Hinata menuju ranjang di pinggir kanan sendiri, duduk di ranjang dan membuka Tasnya, mencari Handuk dan sebagainya. Kyuubi masih saja menceramahi Naruko, Hinata Hanya Cuek melihat kakak beradik itu. Dia langsung melenggang ke kamar mandi, membuka seluruh pakaiannya dan menyalakan Shower
"Are... Kenapa masih merah-merah, heh Mo~ Naruto-kun terlalu bersemangat" gumam Hinata yang Masih menatap bekas Kissmark yang di tinggalkan oleh Naruto di sekitar dadanya, tiba-tiba
"Heee. Hina-chan, Dadamu merah-merah semua" ujar Naruko yang sudah berdiri di belakangnya dengan keadaan tanpa Busana karena bermaksud mandi
"Eh..N-Naruko-chan , apa yang kau lakukan di sini ?" ujar Hinata terkaget
"Eh...Tentu saja Mandi Hina-chan, lagi pula kamar mandinya kan Luas, Tak apa-apa kan mandi bersama" ujar Naruko ceria
"Greeeek" pintu kamar mandi segera terbuka lagi dan sekarang Kyuubi jadi ikutan juga, Hinata sempat terkagum melihat Tubuh Kakak Ipar tertuanya itu, terlihat proporsional dan padat berisi. Mereka segera mandi, memeras sabun dan saling membersihkan Punggung masing-masing. Lalu saat Hinata menghadap cermin dan Kyuubi menggosok punggungnya
"Hinata, kenapa dadamu ada merah-merahnya ?" tanya Kyuubi sambil membersihkan Punggung Hinata sedangkan Naruko sudah Berendam di Bath Up yang besar
"Emm..Eto..." Hinata Ragu-ragu untuk menjawab
"Palingan Juga Itu kerjaan Naru, Nee-chan, Naru kan Udah jadi suaminya, kan?" ujar Naruko Menjelaskan
"Hmmm... Benar juga, ... Heh Hinata, jangan-jangan Kamu sudah melakukannya dengan Naru ?" tanya Kyuubi Mulai mengintrogasi Hinata
"Hmmm.. I-iya Kyuubi-ne" ujar Hinata Gugup dan wajahnya mulai memerah, dan di mulailah Interogasi Kyuubi ke pada Hinata, Naruko yang tidak tertarik malah mulai mengomporinya juga, Bagai Menyiram Pertamax Pada Api(#PLAK)
Sementara itu DI Hari yang Sama Pagi harinya
Benteng Terbang Milik UN terbang melintasi laut antara Kalimantan Dan Sumatra setelah sebelumnya Mendarat Di Vladivostock ,Ia bermaksud mendarat di Di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta untuk mengkonfirmasi kabar, bahwa ada sekumpulan Kapal Milik UFW bersembunyi Di sekitar Perairan Irian Jaya, Menurut Pasukan Intai Amfibi (Taifib) Angkatan laut Indonesia, Kapal Musuh sangat lengkap Mulai dari Kapal Induk yang membawa sekitar 1 squadron tempur bersenjatakan Su-27 "Flanker" dan Dassault Mirage 2000. Juga ada kapal pencegat Kelas Fregate dan yang paling di takuti adalah Kapal Kelas Cruiser berjumlah 2 buah dengan senjata lengkap. Saat ini mereka masih bertahan Di perairan Dekat sebuah Desa para Nelayan, Pasukan Kopaska (Komando pasukan Katak) dan Juga Paskhas(Pasukan Khas) Batalion 468 Biak di perintahkan untuk siaga Karena para petinggi masih menghawatirkan tentang Para Penduduk, dan juga Masih merahasiakan ini dari publik agar Tidak terjadi kepanikan Massal.
Setelah sang Benteng Terbang Raksasa mendarat di Lanud Halim Perdana Kusuma, Sang Pemimpin Task Force, Pierre La Pointe dan beberapa perwakilan Kontingen Termasuk Col. William segera Naik mobil jeep untuk menemui Kepala Staff AU, AL, AD dan juga Panglima TNI serta Presiden Indonesia untuk merapatkan bagaimana tindakan selanjutnya. Berbeda dengan bos mereka para Anggota yang ikut dalam Benteng Terbang saat ini bercengkrama dengan para tentara indonesia, Ada yang hanya duduk makan dan minum di kantin ya itulah si Sasuke dan Sakura , bermain Base Ball Si Jack, Berolahraga berlari bareng Si Kraken , dan juga ada yang sekedar mengobrol menceritakan Pengalaman mereka, ya memang sekarang ini secara tidak resmi Bahasa Indonesia menjadi Bahasa International, Karena Kesederhanaan penggunaan kata dan juga mudah di pelajari,
Naruto masih berdiam di hangar Benteng Terbang , meratapi pesawatnya, ada sedikit masalah pada penopang sayap dan sistem hidroliknya, terpakasa Squdron WarWolf tidak terbang karena masalah teknis. Karena kepenatan yang sudah melanda pikirannya ia segera keluar Hangar untuk mencari angin.
"Hey bocah pirang, kemarilah , kita bermain Volly di sini, Jangan menekuk Wajahmu seperti itu" teriak seorang Tentara Indonesia yang memakai Baju olahraga
Dengan senyum yang mengembang "Ya baiklah, aku akan Menuju ke sana" jawab Naruto. Sambil berjalan dan melepas Seragam militernya berganti Kaus ketatnya.
Sekedar menghilangkan Penat ia bermain Volly dengan Para Tentara itu, sangat seru malah, tak Khayal mengundang penonton dari kalangan Tentara yang sedang Longgar, mereka bergerombol untuk menonton pertandingan itu
Kembali di Saat Ini Di Sebuah Hotel Bintang 5
Acara mandi Hinata , Kyuubi, dan Naruko selesai saat ini ia sedang turun menuju ke restoran yang ada di lantai 1 Hotel tersebut. Mereka turun dan berkumpul di sebuah meja yang sudah di pesan, semua orang sudah berkumpul di situ, Mianto,Kushina,Nagato,Menma. Untuk makan Malam
"Segera Duduk, ayo pesan makanannya, aku sudah lapar" Ujar Nagato
Mereka bertiga segera duduk dan semua orang segera membaca daftar menu yang ada di depan mereka. Mata Hinata terpaku pada salah satu menu Yang di sajikan Restoran itu
(Ambigu Mode:ON)
"Nasi Pecel Special ? Hmmm,... Bagaimana rasanya ya ?" Batin Hinata, penasaran dengan bentuk dan rasanya Hinata pun mencoba memesan Menu itu, dan tak lama pelayan dengan Baju formal mendekati mereka sambil membawa catatan kecil
"Baiklah aku pesan Soto Daging dan Es jeruk Manis(idn)"Ucap Menma
"Hee, Selalu saja Soto Daging, apa tidak ada yang lain Menma(jp) ?" tanya Nagato
"Urusai, aku suka Itu Nii(jp)" Ucap Menma
"Baiklah aku pesan hmmm.. Nasi Padang Saja dan minumnya Teh Hangat Tawar(idn)" Ganti Nagato sekarang
"Hmmm, Aku Gado-gado dan Jus Alpukat,(idn) " ucap Kyuubi
"He... Nee-chan Suka sekali dengan makanan itu, padahal kan isinya semua sayur, sama aja dengan Salad(idn)" protes Naruko
"itu beda dengan salad Bodoh, Itu pakai saus kacang(idn)" Tungkas Kyuubi
"Iya...Iya Nee-chanku sayang aku tahu, Hmm ... Aku pesan Nasi Goreng dan Es Jeruk(idn)" Ucap Naruko bahagia
"Aku Sop buntut Saja dan Teh Hangat(idn) , jangan terlalu manis dan Kamu apa Anata ?(jp)" tanya Kushina pada Minato
"Sama saja , denganmu Kushi-chan(jp)" ujar Minato, lalu Kushina mengangkat du buah jarinya mengisyaratkan bahwa 2 porsi
"Hinata kamu pesan apa ? Bisa Baca Menunya kan(jp) ?" tanya Kushina
"B-Bisa Kushina-kaasan(jp)" Jawab Hinata Tergagap
"Hmmm... Saya P-pesan Nasi Pecel Special dan minumnya Es Teh manis saja(idn)" ujar Hinata
Sang pelayan sudah mencatat semua pesanan dan mengulangi jenis-jenis pesanan mereka dan segera ke belakang untuk mengambil pesanan mereka
(Ambigu Mode:off)
"EH.. Menantu-ku ternyata bisa Bahasa Indonesia ya ?" ujar Kushina Kagum
"I-iya Kushina Kaa-san, aku belajar sendiri, waktu membaca buku tentang Indonesia ternyata Bahasanya Mudah di pahami sekali ya?" ujar Hinata Tersenyum
"Tapi aku tak begitu tau tentang makanan di sini, Kalian semua kok kayaknya sudah biasa sekali?" tanya Hinata Agak Bingung
"Kami semua sidah sering ke sini , Sayang. Jadi itu sudah biasa dengan kami" Jawab Kushina
"Nee.. Hina-chan kamu tau Nasi Pecel itu apa ?" tanya Naruko
"A-aku tidak tau Naruko-chan, Tapi sepertinya Menarik ?" ujar Hinata
"Hmmm... Begitu ya, yaaaaaa.. lebih baik kamu merasakannya sendiri Nanti" ujar Naruko
Tak lama pesanan mereka pun datang. Hinata sempat terkejut dengan Pesanannya, Nasi diatas piring di bentuk model mangkuk terbalik dengan beberapa Sayuran yang di rebus dan di tumpuk di atasnya lalu di siram dengan Saus Kacang yang berwana Agak kemerahan, lalu di atasnya ada seperti biji lonjong kecil sebagai taburan(Namanya itu Lemtoro/Petai China keles , Di rumah Ane Juga Banyak, mau Neng Hinata ? #PLAK), dan di atasnya ada 4 buah daun kecil yang beraroma Wangi ( Yaelah, itu kemangi, Buat lalapan, Neng #Uhuk) , lalu di pinggirnya ada 2 buah makanan terbuat dari tepung yang di goreng dan ada kacang Kedelai hitamnya(Itu Rempeyek neng, Cantik-cantik agak Linglung juga nih Cewek #Blooom).
"Heh, Jadi ini Namanya Nasi Pecel ?" Ujar Hinata Terkejut
"Hn. Silahkan DI makan Hime..." ujar Naruko tersenyum menyeringai
"Hmm...kok sepertinya tampilannya agak menyeramkan" uajr Hinata lagi
Segera setelah itu Hinata menyuap satu sendok ke dalam mulut mungilnya
"Hmmm...Enak...Pedas...tapi Enak ? sepertinya aku akan Belajar memasak ini Kalau Naruto pulang Nanti" ujar Hinata , semua orang di meja itu juga turut tertawa bahagia, tak lama kemudian tanpa di kira, keluarga Hyuuga, Uciha Dll dsb, juga datang dan berkumpul di Restoran , Hinata Terkejut Ayah, Ibu, Dan Hanabi juga datang. Mereka segera bergabung dan bercengkrama bersama dengan di temani ke hangatan Iklim Tropis Negara Indonesia.
Sementara Itu di Base Operation Center Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta 19.00 WIB
"Sudah di putuskan WarWolf Kalian akan Pergi Melaksanakan Misi Bersama Squadron 11 Call Sign 'The Thunder' Dari Makasssar dan Squadron 3 'Dragon's Nest' dari Madiun kalian semua akan berkumpul di Lanud Hassanudin, Makassar besok pukul 08.00 pagi" ucap sang Pemimpin Task Force
"tapi General, Pesawat Kami kan Masih dalam Masalah," ucap Jack
"Tak Apa Mj, Kali ini kita mendapat Pinjaman Pesawat dari Armada Ke-8 Amerika yang saat ini berlabuh di Australia, Mereka meminjamkan kita 4 Unit A-10 Thunderbolt " ucap sang General
"He.." ujar jack pelan dan
1..detik
2..detik
3..detik
"HE..." Naruto dan Kraken menyusul
"Serius kan ? Kita mendapat Pinjaman pesawat legendaris itu ?" ucap Naruto Tak percaya
"Hehehehe, itu benda termasuk Benda Antik lho.. hehehehhee" ucap kraken dengan senyum Nistanya.
"Glup... ya, akhirnya aku menaiki pesawat legendaris... ya meski pesawat Kita lebih keren" ucap Jack
"Baiklah , anak-anak , kalian istirahat Malam ini, besok kita terbang, , Mengerti !? Dan kita harus mengembalikan pesawat itu dengan keadaan utuh" ujar William Tegas
"Siap Mengerti" mereka ber-3 menjawab dengan tegas dan berdiri lalu memberi Hormat
"Bubar" ujar William
Dan mereka ber-3 keluar dari ruangan dengan wajah sumringah, setiap orang yang berpapasan dengan mereka pun mulai takut.
"Hei, Bang memang orang luar negeri bisa kesurupan ya ?" ucap seorang tentara pada kakak seniornya
"Hmm.. Mungkin... hah baiknya biarkan saja , Lagi pula mereka apa percaya dengan Hal begituan, kalau belum merasakan sendiri" ujar sang Kakak Senior
Keesokan Paginya jam 06.30
Mereka segera bersiap mengenakan Off Roll, mereka berangkat agak pagi karena Jarak Jakarta-Makassar lumayan jauh dan Kecepatan Maksimum Tunderbolt Hanya sekitar 860 km/Jam saja. Dengan segera mereka menaiki pesawat Bomber A-10 Thunderbolt yang Sudah Full Amunisi dan rudal. 2 unit pertama bersenjatakan 8 tabung Hidra launcher, sebuah missil Anti-Tank tak berpandu , dan 10 buah AGM-65 Maverick, dan 2 lainnya Bersenjatakan 8 Tabung Hidra launcher dan 2 tabung High Frequency Metal Detector Missil, Missil multiperan yang biasa mereka Gunakan.
"Ngiiiiiiiiiiiiiing...Blom..." mesin di nyalakan, mereka segera menuju landasan pacu untuk segera terbang menuju Makassar.
"Wiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiingggggggg...Nguuuuuuuuuuuunggggggggggggg" satu per satu pesawat itu tinggal landas, dan meninggalkan Jakarta. Tak lama setelah mereka terbang meninggalkan Jakarta Magic mengontak mereka
Magic
"WarWolf Flight , kalian dengar ?"
Alex
"Magic Ini WarWolf 1, lanjutkan "
Magic
"Perubahan rencana WarWolf , kalian akan menuju Lanud Iswahjudi, Madiun. Dan berangkat bersama Dragon's Nest menuju Makassar dan Mengawal Pesawat seri Air Bus Milik pribadi, Di dalamnya ada Kontraktor terbesar Peralatan Militer UN."
Alex
"Kita Tentara , Magic, Bukan PMC (Private Military Corp: Tentara Bayaran)"
Magic
"Aku tau , tapi perintah para Dewan"
Alex
"Heh, baiklah , dasar orang tua berisik, WarWolf 1 , Out"
Percakapan radio di akhiri dan Alex segera memberitahukan kepada semua anggotanya, reaksi mereka tak jauh berbeda dengan Alex, semua menggerutu, dan terkesan terpaksa tapi apa boleh buat itu adalah perintah para Dewan tertinggi UN dan mereka tak bisa menolak.
Sementara itu kembali ke Hinata dan yang lainnya Pukul 08.00
Para bos-bos dari perusahaan besar sedunia yang tergabung dalam Senju Group yang terdiri dari Namikaze Corp, Hyuuga corp, Uchiha Corp, Haruno Corp dan juga perusahaan pendukung mereka dari International tak lupa pula Perusahaan Kontraktor Militer International Lockheed Martin dan Boeing. Mereka saat ini menunggu di Lobby Hotel Bintang 5 yang sangat Luas dan dijaga oleh Pengawal pribadi masing-masing
"Yoo, Kyuubi Lama tak jumpa " sapa seorang berambut biru donker panjang yang di kuncir
"I-Itachi... hehehehe ya lama tak jumpa" Kyuubi langsung tergagap dan Wajahnya memerah saat bertemu Uchiha Itachi, yang tak lama ini telah merebut hati Kyuubi namun, Itachi masih menggantung hubungan mereka hingga saat ini
"Kau juga ikut kali ini, Kenapa kau sendiri, mana Adikmu yang seperti es itu ?" tanya Kyuubi
"Dia katanya sih kuliah di Amerika , Tapi aku tak tahu pastinya, karena Hampir 6 tahun ini tak pernah pulang, Ayah dan ibu terutama Ayah terkesan Cuek padanya" ucap Itachi
"Apa kau dan ibumu tak mencari kemana dia ?" tanya Kyuubi lagi
"Sudah, Tapi aku sama sekali tak menemukannya , bahkan seakan dia tak pernah di sana, Telpon terakhirnya adalah 6 bulan yang lalu mengabarkan kalau dia baik-baik saja, di mengatakan kalau tak usah mencarinya, karena dia langsung meneruskan Studi S2-nya bersama Sakura" Jawab Itachi dengan wajah muram
"Hora... jangan bermuram begitu, setidaknya dia memberi kabar padamu , Lagi pula di bersama Sakura kan ? jadi yakinlah kalau dia itu Baik-baik Saja" ucap Kyuubi Menenangkan Itachi
Wajah Itachi kembali Cerah, membuat wajah Kyuubi memerah merasakan degup jantungnya semakin cepat. Tak lama berselang Mobil yang akan membawa mereka semua Ke bandara sudah berbaris di Lobby. Bagian terdepan Adalah Mobil milik Ketua dan Boss Besar Senju Group, Tsunade Senju dan Jiraiya Namikaze. Lalu Namikaze Corp, Hyuuga, Uchiha, berurutan hingga ke belakang. Sementara Hinata Segera Masuk ke dalam Mobil Milik Namikaze Corp, entah apa yang terjadi di perasaannya saat ini, ia merasa Tak enak dalam perasaannya ini
"Hina-chan, kamu kenapa ?" tanya Naruko
"A-aku tidak apa-apa, Naruko-chan" jawab Hinata
"Lalu Kenapa kamu kok murung begitu ?" Tanya Menma
"Hanya perasaanku Hari ini Agak tidak Enak , Menma-san" jawab Hinata
"Sebaiknya Kamu seperti Kyuubi-Nee itu saja , lihat sedari dari Lobby tadi dia terus saja tersenyum, Menakutkan." Ucap Nagato pada Kakak Tertuanya
"Heleh... Palingan Juga Habis ketemu si Wajah Boros , ya kan Neesama?" Tanya Menma
"Heh ? Wajah Boros ? Siapa Itu Menma-chan ?" Tanya Kushina Ingin tahu
"Ha ? Kaa-san tidak tahu ? itu lho, Itachi-nii " jawab Naruko tanpa Dosa
"Bufrfrrfrfrfrr"
Minato yang tadi minum air mineral botol sontak Menyemburkan air minumnya dan terbatuk-batuk , sontak Kushina mengambil Tisu mengelap tumpahan air dan mengelus-elus punggung Minato, Dan setelah semua sadar , semua orang dalam Mobil menahan tawa Mereka termasuk Hinata
"hmphmph, Menma kamu ini tak Boleh mengatai orang begitu hmph..hmph" ucpa Minato berusaha menceramahi Anaknya tapi ia juga berusaha menahan Tawanya
Kyuubi mulai lagi, matanya mulai banjir, berair, dan...
"Huuuu...Hiks...Hiks... Kenapa ? Hiks...Hiks...Kenapa A-aku mesti di Begini...kan...Hiks... hiks..." Kyuubi mencoba Protes sambil menangis
"Yosh...yosh... jangan Menangis Anakku sayang, " ucap Kushina sambil mengelus-elus Kyuubi, menenangkan Ia menangis
"Hora...Kalian ini terus saja menggoda kakak kalian, Dan Minato, kenapa kamu juga ikutan ?" Ucap Kushina ke pada semuanya
"EH ? aku juga ?" ucap Minato Cengo
Dan begitulah suasana perjalanan yang ada di dalam mobil Namikaze, Penuh canda dan Tawa hingga sampai akhirnya mereka sampai di bandara. Setelah sampai di bandara semua menuju pesawat Pribadi milik Senju Group untuk melanjutkan perjalanan menuju Maluku, Pesawat Seri Air Bus yang telah di modifikasi bagian dalamnya itu terlihat Normal tampilan Luarnya, hanya Bertuliskan "SENJU GROUP" di bagian luarnya
Dan Hinata terkejut saat masuk ke dalamnya, memang ada kursi penumpang seperti biasa, tapi di bagian belakangnya terdapat sebuah Bar dan Restoran kecil serta Fasilitas yang lainnya. Segera ia Memilih salah satu kursi penumpang dan memasangkan Sabuk keselamatan. Menunggu pesawat Tinggal landas, tak lama kemudian pesawat tinggal landas Menuju Maluku.
20 menit setelah Tinggal Landas, saat ini mereka terbang di atas Laut Jawa, Hinata melepas Sabuk pengamannya dan menuju Cafetaria untuk meminta Jus karena ia Haus, setelah mendapat Jus yang ia inginkan dia duduk di kursi dekat jendela , memandangi awan yang bergerombol seperti Lautan
"Inikah pandangan Yang Di lihat Naruto-kun saat Terbang indah sekali ?" batin Hinata sambil memandang Jauh mengingatkan kepada Suaminya yang sedang Menjalankan Tugas dan Juga Mengingatkan di tentang lagu yang pernah di nyanyikan Naruto dulu, ia mulai menddendangkan lagu itu, tetapi saat Hinata sedang mendendang ria , di Menolehkan kepalanya karena Objek 'Asing' berwarna Hijau mendekat dan tiba-tiba 12 Unit Pesawat tempur 4 diantaranya Bomber, mengelilingi mereka . Hinata terkejut panik segera Berlari kecil Menemui Para orang tua yang sedang bercengkrama tak jauh dari Hinata Duduk
Sebelum Hinata dan lainnya Terbang 7.00
30 menit terbang WarWolf telah sampai di kawasan Lanud Iswahjudi, Madiun. Segera setelah meminta ijin mendarat dari tower pengawas, mereka segera mendarat dan menuju hangar pesawat yang telah di siapkan,setelah sampai mereka turun. Lalu mereka mendapat sambutan selamat datang dari Komandan Squadron Dragon's Nest yang berpangkat sama seperti William, mereka berdua langsung pergi menggunakan Jeep menuju Pusat Informasi dan Operasi. Sedangkan ke-3 anak buahnya beristirahat dan bercengkrama bersama Pilot Dari Dragon's Nest ditemani Secangkir kopi Rendah Kafein.
Setelah satu jam mereka menunggu dan bercengkrama akhirnya komandan Mereka datang dan memerintahkan untuk bersiap. Mereka semua berdiri dan memberi Hormat dan langsung berlari ke dalam pesawat masing-masing. Tiba-tiba Dada Naruto merasakan ada sesuatu yang aneh, sesuatu yang bahagia , Bagaikan Ada ribuan kupu-kupu yang bergerak di dalam Dada miliknya. Mengabaikan perasaan itu Naruto segera menyalakan Mesin yang setelah sebelumnya telah di isi ulang Avturnya.
"Ngiiiiiiiiiiiiiiiiiiing...Blommmmmmmmmmmm"
Suara khas dari Thunderbolt dan suara dengingan Halus F-16 beradu dalam barisan pesawat yang akan tinggal landas, Satu per satu mereka terbang meninggalkan daratan dan menuju langit membentuk barisan yang rapi di udara, A-10 WarWolf di tengah dan di sisi kanan dan kiri , Squadron Dragon's Nest mengawal mereka. 90 menit mereka terbang akhirnya mereka bertemu dengan pesawat yang akan di kawal,
TACO
"Pesawat Tempur, disini TACO, indetifikasi kalian"
Alex
"TACO di sini WarWolf 1, kami semua adalah WarWolf Squad dan Dragon's Nest Squad, kami akan mengawal sampai wilayah udara Makassar"
TACO
"Roger WarWolf, Mohon Bantuannya"
Mereka terbang dengan mengelilingi Pesawat Milik Senju Group membentuk dinding pertahanan. Naruto yang sejak tadi terbang di sisi kiri Pesawat Menyadari sesuatu,
"Senju Group ? Jangan-jangan ..." batin Naruto Tersadar
Kidz
"Kolonel, minta ijin Meminta saluran pribadi ke pada TACO"
Alex
"Ada Apa Kidz, tak seperti biasanya"
Jawab William yang terbang di sisi kiri Naruto
Kidz
"You Know What I mean"
Jawab Naruto singkat pada William, menyadari sesuatu karena membaca Tulisan yang ada di Badan Pesawat
Alex
"Roger, Lakukan, pasti kau rindu kan"
Kidz
"Roger Kolonel. Aku berhutang sekaleng Bir untukmu"
Lalu Naruto menekan beberapa Tombol dan dan mulai menghubungi Pesawat milik Senju Group
Kidz
"TACO di Sini WarWolf 2, Kau dengar, Saluran Ini Aman dan terenkripsi"
TACO
"Roger, WarWolf 2, Ada apa menghubungi kami dengan Saluran Pribadi ?"
Kidz
"Bisa Panggilkan Wanita bernama Namikaze Hinata, suruh dia memakai Earphone itu aku ingin Bicara Dengannya "
TACO
"Dengan Siapa, ini ?"
Kidz
"Sudah kubilang Aku WarWolf 2, Mother Fucker, lakukan saja tugasmu"
Mendengar perkataan itu sang pilot segera mengaktifkan speaker pemanggil untuk memanggil Wanita yang Bernama Namikaze Hinata yang di ketahui kalau itu anak Menantu dari Boss dari Namikaze Corp.
Sementara Itu di dalam Kabin Sesaat setelah Pesawat tempur mengelilingi
Hinata berlari kecil menuju ke pada Tsunade yang sedang mengobrol dengan Minato dan Hiashi.
"G-gawat, Tsunade-baasan, Tou-san, Minato-tousan, Maaf a-aku menyela, tetapi ada sekumpulan Pesawat Aneh yang mengepung kita" ucap Hinata dengan nada Panik
Sontak seluruh orang yang ada di kabin yang mendengar itu langsung melihat ke jendela dan benar saja 12 unit pesawat Tempur ber-tipe A-10 Thunderbolt dan F-16 Fighting Falcon mengelilingi mereka . Semua merasa panik tapi mereka menahannya termasuk Tsunade sendiri
"Tenang Mereka bukan Bandit, Mereka adalah Pasukan Gabungan UN, Mereka akan pergi Ke Makassar untuk alasan Misi, jadi sekalian aku meminta mereka mengawal kita" ucap seseorang dengan jass Hitam, yang terlihat santai menyeruput Sampanye-nya yang tak Lain CEO dari Lockheed Martin
"Eh, jadi begitu ya ?" ucap Tsunade lega, semua orang yang ada di kabin pun Lega, termasuk Hinata, tetapi saat mau menyandarkan Tubuhnya di Kursi penumpang Speaker Berbunyi
"Perhatian , Di sini Pilot, Kepada Nona Namikaze Hinata harap segera menuju ke dalam Kokpit, ada yang ingin berbicara dengan anda"
Hinata tersentak kaget karena Namanya di panggil , semua yang ada di kabin juga Terkejut dan berbisik-bisik ria karena hal itu. Dengan di temani Naruko dia beranjak berdiri dan menuju Kokpit Pilot , sesampainya di sana
"Nona, ada yang ingin berbicara dengan anda, Lewat saluran terbatas di radio" sambil menyerahkan Earphone kepada Hinata
"S-siapa itu ?" tanya Hinata gugup
"Maaf saya tidak tahu tapi dia Hanya Menyebutkan 'WarWolf 2', hanya itu" ucap sang pilot
Hinata memegang Ragu Earphone itu, dan memandang Naruko
"Hm..Lakukan Hinata, lagi pula mereka Bukan orang jahat" jawab Naruko sambil mengangguk
Hinata akhirnya memakai Earphone itu , dan berbicara
Hinata
"D-di sini Hinata, Siapa ya ?"
Mendengar suara lembut itu Naruto sempat terkaget, benar ternyata , Hinata berada di pesawat itu , bahagia sangat di rasakan Saat ini
Kidz
"Hime... Ini aku"
Hinata
"N-Naruto-kun..."
Hinata berteriak kecil, mendengar Suara Suaminya yang tercinta, sedangkan Naruko juga terkejut saudara kembarnya menghubungi Hinata, dan lebih lagi, ia terbang mengawal Mereka segera ia menempelkan sebelah telinganya di Earphone Hinata
Kidz
"bagaimana Kabarmu Hinata, kau Baik-baik saja ?"
...
Merasa tak ada jawaban Dari Hinata, Naruto merasa sedikit Khawatir
Kidz
"Hinata ?..."
Hinata
"Hiks...Hiks...Hiks... A-aku rindu Kamu Naruto-kun"
Kidz
"Are ? padahal kan baru 4 Hari di tinggal ?"
Hinata
"Tapi... Aku...Aku..."
Kidz
"Hora...jangan menangis saja, kok jadi cengeng gitu sih ?"
Ucap Naruto mendengar Isakan tangis Hinata
Kidz
"Nee.. Hime melihatlah ke Jendela sebelah kirimu,"
Hinata menuruti permintaan Naruto dan melongok ke Jendela Pesawat sebelah kiri Di lihatnya pesawat berbentuk Aneh dengan 2 mesin Mencuat ke belakang, di lihatnya Sang pilot di dalam Kokpit melambaikan tangannya
Kidz
"Ini aku Hime"
Sambil melambaikan Tangan Kanannya, di perhatikannya Hinata ada di balik Kaca Kokpit pesawat itu, lalu Naruto bermanuver mencoba mendekati Pesawat milik Senju, dan semakin terlihatlah Wajah Cantik Hinata, Tapi tunggu ada sesuatu di belakang Hinata, Rambut pirang, Di kucir dua ke atas.
Kidz
"Hinata, apakah Itu Naruko ?"
Naruko
"IYA...INI AKU NARU-CHAN!"
Naruko berteriak di depan Mic earphone itu, membuat telinga Naruto agak sakit
Kidz
"Naruko... Jangan Teriak Bodoh... Kau ini"
Naruko
"hehehehehehe"
Ia malah tertawa Garing
Hinata
"Naruto-kun kenapa Pesawatmu bentuknya Aneh begitu.. Seperti...ummm"
Sambil mengingat-ingats sesuatu yang ada di otaknya
Kidz
"Babi... ya kan... Itu kan Maksudmu"
Hinata
"Eh...iya... Benar.. hehehehehe"
Kidz
"itu memang julukannya Hime, Julukannya adalah Babi Bercula 2, pernah membaca buku tentang sejarah Operasi Badai gurun dan Iraqi Freedom, Hime ?"
Hinata
"hmm.. Iya aku pernah Baca buku itu, itu kan penyerbuan di timur tengah itu kan Naruto-kun?"
Kidz
"ya... dan pesawat yang aku naiki ini juga ikut ambil bagian di sana, Melibas Ribuan Tank dengan meriamnya"
Hinata
"kereeeen, jadi ini Legendaris dong ?"
Kidz
"Tentu..."
Percakapan hangat untuk melepas Rindu sepasang suami istri yang Baru sehari menikah harus berpisah sementara waktu karena suaminya menjalankan tugas. Percakapan itu pun harus di akhiri karena Mereka sudah sampai di titik perpisahan, Pesawat Senju Group meneruskan perjalanan ke Maluku, dan Rombongan Pesawat Tempur berbelok menuju Makassar untuk bertemu Squadron 11 Makassar 'The Thunder'.
Hinata kembali ke kabin dengan wajah Ceria , Hanabi yang tau kakaknya itu hanya mengangkat sebelah alisnya, Hashi dan Hikari, Saling memandang, dan Kushina Tau pasti karena Naruto, Karena Kushina sempat melihat pesawat yang di sebelah kiri tadi, ia tahu dari postur duduk Naruto yang khas, membuat yakin kalau pilot tadi Si Naruto, dan itu semua membuat Kushina semakin yakin kalau pilot yang tadi Naruto karena Ekspresi Hinata tadi.
15 menit berselang mereka akhirnya sampai juga di Maluku, mereka mendarat di bandara kecil di tepi laut milik Pribadi, yaitu Bandara Pribadi Milik Senju Group. Di sebelah Bandara kecil itu, ada sebuah demaga kecil Yang cukup mewah dengan kapal kelas Yach. Kapal itu Nantilah yang akan menjadi tempat Pesta para CEO perusahaan International ini.
Setelah Hinata Turun dari pesawat ia meregangkan tubuhnya sedikit, ia beranjak menuju Kapal itu, begitu juga dengan semua orang. Mereka berjalan beriringan menuju ke dalam Yach, untuk segera mengadakan acara rutin mereka.
Ternyata mereka hanya akan berlayar sebatas Raja Ampat, mereka hanya akan mengelilingi Lokasi tersebut saja, tidak sampai Papua Nugini seperti yang direncanakan, setelah semua orang naik dan semua kru sudah siap, Nahkoda pun mulai melajukan Yach, menuju Perairan Raja Ampat, perairan yang sangat Cantik. DI dalam ruangan dalam kapal, semua orang memulai pesta, dengan di awali sambutan dari Boss besar Senju Group Tsunade, dan dilanjutkan mempernalkan secara resmi kepada rekan bisnis, Pernikahan Antara Anak ke-2 Keluarga Hyuuga dan Anak ke-3 Keluarga Namikaze. Semua pesta berjalan lancar sampai kapal mulai memasuki Perairan Raja Ampat . Saat Sang Nahkoda mau membelokkan Kapal ke sudut 35 derajat kapal tak mau berbelok, lalu sang Nahkoda menge-check layar monitor, ternyata system perangkat lunak kapal telah di ambil alih. Terjadi kepanikan di dalam dek depan, Nahkoda memerintahkan teknisi, tetapi mereka tidak mampu mengatasi, Pertahanan Program penyusup terlalu kuat
Sementara itu di dalam dek tengah, Minato menyadari sesuatu yang aneh, "Kenapa kapal melaju ke arah selatan terus ?" batinnya Lalu dengan sigap Minato memberi tanda kepada Semua pengawal Pribadinya. Kakashi segera dengan sigap memerintahkan Anggotanya lewat Radio. Untuk segera mengamankan kapal dan mengunci kapal. Di dalam Dek pesta semua Orang Mulai Khawatir apa yang akan terjadi Sementara Kakashi dan Minato segera ke dalam Dek depan.
"Ada apa ini ?" tanya Minato
"Sistem Perangkat Lunak di ambil alih tuan" jawab seorang teknisi
"Ha ? Maksudnya" Tanya Minato
"Kita di Kendalikan dari jarak jauh, kita menuju ke perairan Merauke , tuan ?" jawab Seorang teknisi lagi
"Lalu bagaimana dengan radio komunikasi ?" tanya Kakashi
"Semua mati, Internet juga di batasi dengan Firewall tingkat 5, " kata sang Nahkoda
"Cih...kita bisu dan tuli di sini" Kakashi mendecih
Minato mulai pesimis, ia merasa sesuatu yang buruk akan terjadi, tak sampai di situ, tiba-tiba dari arah kanan, muncul sebuah kapal kelas Fregate, mendekat dengan semua persenjataan mengarah pada Yach, seakan Mengancam untuk tidak melakukan apa pun, atau mereka akan menenggelamkan kapal itu. Suasana Dek tengah pun sama, mereka panik melihat kapal perang mendekat. Semua orang mulai menjauh dari kaca dan jendela, berkumpul di tengah dek, dan para pengawal pribadi berusaha menjaga ketenangan agar semua orang tidak panik
Kapal itu terus menggiring Yach dan mulai keluar dari Perairan Raja Ampat. Dan kini sudah berjalan selama satu jam sejak peristiwa pembajakan itu, lalu seperti mengingat sesuatu Minato mulai mencari sesuatu di lemari Dek Nahkoda
"Anda Mencari apa bos ?" ucap Kakashi
"Ini dia ! kita selamat Kakashi, " ucpa Minato
Sebuah telepon gengam sekarang ada di genggaman Minato, bukan sekedar Telepon Genggam, tapi Telepon Satelit, Telepon yang Langsung berhubungan ke Satelit tanpa Lewat Operator ataupun Link internet. Memencet beberapa nomor Dan Minato segera Menelpon seseorang dan setelah itu mereka menunggu dan menunggu hingga 30 menit kemudian.
Sementara itu di Dek tengah semua orang mulai Khawatir, mereka akan di bajak, dan bukan sembarang pembajak, tetapi itu adalah Kapal milik UFW teroris kelas dunia. Mereka khawatir. Hinata mulai Takut, mengepalkan tangannya Erat, hingga Kuku-kukunya ujung memutih, Mata lavendernya mulai meneteskan Air mata, Hikari yang mengetahui itu, memeluk erat Hinata dan Hanabi
"Naruto-kun..." dalam hati Hinata Memanggil sang Suami. Karena sudah tidak tahan Hinata Berteriak
"NARUTO-KUN , TOLONG SELAMATKAN KAMI!" meski Tahu teriakan Hinata Mungkin tak di dengar sang Suami, Hinata Hanya terus berharap dan percaya. Air matanya mulai deras mengalir berharap sang suami datang menolong mereka ,semua orang terkejut karena teriakan Hinata, lalu suara dengingan yang tak asing terdengar di telinga Hinata Dan...
"ROARRRRRRRRRRRRRRRRR! ..."
"DEM...DEM...DEM...DEM...DEM...BLARRRRRR!"
Frigate bagai terkena Hujan Meteor Meledak, menciptakan Api yang Menjilat-jilat di udara, dan tenggelam
30 menit Sebelumnya
Saat ini WarWolf dan Dragon's Nest telah sampai di Lanud Hassanudin Makassar sejak 1 jam yang lalu semua sudah berkumpul Pasukan Katak dan Paskhas juga sudah berada di sini. WarWolf, Dragon's Nest, dan The Thunder mulai mengecheck pesawat mereka. Semua di check dan baik-baik saja, tiba-tiba ada panggilan darurat yang mengharuskan mereka melakukan Briefing ulang. Mereka semua pun berlari dan menuju Ruang Briefing.
"OK perubahan Rencana yang sangat mendadak" Ucap Seorang berpangkat Bintang 1 , yaitu orang yang memimpin operasi ini.
"Kenapa bisa berubah secepat ini marsekal ?" tanya William dengan bahasa Indonesia
"Baru saja CIC kita mendapat kabar bahwa Kapal yang di tumpangi seluruh CEO perusahaan Senju group dan Rekan bisnisnya di bajak." Ucap sang Marsekal.
"Di bajak ? tapi mereka Bukannya hanya sampai Perairan Raja Ampat" Naruto kini angkat bicara seakan tak percaya
"Ya mereka hanya sampai sana, tapi yang di bajak adalah Perangkat Lunak kapal mereka, dan di kendalikan Dari jarak jauh, Paskhas Biak sudah tahu dari mana sinyal itu berasal. Dari merauke, Di sana ada sekumpulan Kapal milik UFW terparkir manis dengan Radar Jammer, maka dari itu radar kita tak bisa mendeteksinya, dan kesanalah arah yang mereka tuju mereka bermaksud menculik para Bos dari perusahaan besar dunia, Maka dari itu ini perubahan rencananya, " ucap sang marsekal sambil menjelaskan menggunakan Gambar
"WarWolf akan menghancurkan semua kapal pada jalur ini dan menyelamatkan Yach, Dragon's Nest dan The Thunder akan mengawal kalian dan menjaga Wilayah udara , Para taifib menginformasikan adanya Kapal Induk dan Cruiser serta beberapa Frigate dan Converte di sekitar jalur itu, habisi Mereka semua, Dan Teknisi Handal kami dan Paskhas akan kami kirim menggunakan pesawat kecil untuk mengambil alih Perangkat Lunak Yach menggunakan terjun Payung Langsung, Operasi kalian kali ini sebagai penyelamat dan Pengalih, saat itulah Kopaska akan menuju Merauke untuk mensabotase kapal mereka yang terparkir dan di yakini Boss mereka ada di sana, Ada pertanyaan ?" Ucap sang Marsekal
Setelah di rasa cukup semua pilot keluar dari ruangan briefing , Naruto mengeratkan rahangnya menahan Emosi, "Hinata Tunggu aku , aku akan menyelamatkanmu" ucap Naruto pelan
Mereka segera menuju Pesawatnya masing-masing, segera setelah itu mereka langsung lepas Landas menuju titik yang di tentukan. 27 menit mereka terbang akhirnya mereka Hampir sampai,
Magic
"Magic kepada Seluruh Pesawat Tempur, Sekarang kita akan memulai Operasi penyelamatan Yach, Taifib baru saja menginformasikan bahwa, Yach saat ini di kawal oleh sebuah fregate, WarWolf, masuki mode Terbang rendah kalian sekarang Aman untuk melakukan serangan, Paskhas akan terjun dalam 7 menit lagi"
Alex
"Roger, Magic segera melakukan Kontak kepada Thunder"
Mereka berempat mulai terbang rendah hingga ketinggian 100mdpl, sekarang mereka di laut lepas, kesalahan sedikit mereka tenggelam. Sedangkan Squadron kawan Terbang Rendah di samping Kiri WarWolf
Alex
"WarWolf 1 Kepada Squadron Thunder dan Dragon"
Thunder 1
"WarWolf disini Thunder 1 , Jelas dan keras"
Alex
"OK, Radar Jarak Jauh, mendeteksi Ancaman yang cukup banyak di sekitar Yach"
Thunder 1
"Baiklah seperti rencana, kalian menghancurkan kapal dan kami akan Menjaga Langit,"
Alex
"Roger Thunder 1"
Magic
"Warwolf Squad , Kalian akan memulai serangan, target Sudah Dekat"
Alex
"Roger... kami Melihat Yach dan Fregate"
Kidz
"Kolonel , I'll Take Her"
Alex
"Roger, Kidz "
Music Background: Mika Kobayashi-Bios
Kidz
"WarWolf Flight, I'll Sink The Fregate"
Jack
"Roger Kidz, Get Her Soft
Naruto menerbangkan Pesawatnya Lebih rendah dan langsung mengangkat moncong pesawatnya dengan Tiba-tiba, mengambil posisi menukik dan
"RORRRRRRRRRRRR!" ia menembakkan Meriam otomatis 30mm Tank Busternya
""DEM...DEM...DEM...DEM...DEM...BLARRRRRR!" Frigate Terbakar , meledak dan tenggelam
Kidz
"Target Is Sunk"
Kraken
"Sweet"
Hinata's POV
"Apa itu ?" teriakku terkejut, kapal yang tadi di samping kapal kami meledak lalu tenggelam, aku merasa tak percaya kapal itu akhirnya hancur, setelah kapal itu Hancur, sumber suara Dengingan tadi adalah Pesawat Bomber A-10 Thunderbolt yang melintas Terbang rendah, itu berarti
"NARUTO-KUUUUUUUUUN!" teriakku Walau mungkin dia tidak mendengarku
Hinata POV End
Magic
"Yach Sekarang berada 5 mil dari Kapal induk musuh, Operasi akan gagal jika sampai mendekat padanya"
WarWolf dan squadron aliansi segera menuju Kapal Induk musuh untuk menghancurkannya, terlihat kapal induk dengan ukuran Jumbo , mengangkut sekitar 14 unit pesawat Jet tempur, beberapa dari mereka sudah lepas landas
Magic
"WarWolf , Peringatan pesawat tempur musuh mulai mengarah pada kalian , mereka mengarah dari arah tenggara, dan Kapal tersebut dilengkapi AA dan SAM, Tetap terbang rendah dan Perhatikan radar"
WarWolf Mulai mendekat Magic membuat garis pandu untuk Memulai serangan, Naruto yang berada Di depan melihat pesawat yang baru saja lepas landas
Kidz
"hahaha lihat bajingan Kecil itu , dia mencoba terbang, Ok akan kubantu dia terbang , Fox One "
Naruto mengunci pesawat tersebut yang bertipe Mirage2000. Pesawat baru terbang beberapa saat langsung di hantam Oleh missil Naruto dan Hancur berkeping-keping, setelah itu Naruto Mengambil Manuver dengan menaikkan Hidung pesawatnya, bersiap menghancurkan landasan kapal induk
Kidz
"Colonel, Lead The way"
Alex
"Roger ,Follow me in"
Naruto dan William Terbang bersama. William berada di tengah sedangkan Naruto di belakangnya. Mengikuti Garis Pandu Virtual Pesawat Mereka Menukik Ke bawah, dan
"SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... " William meluncurkan 8 buah Roket Hidranya , kemudian roket itu meledak saat menghantam Barisan Pesawat yang masih terparkir di susul Naruto 2 detik Kemudian
"SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... " Seluruh Roket Naruto menghantam Pesawat yang masih selamat dan beberapa Pasukan Musuh Yang berlarian di sekitar pesawat. Segera setelah melakukan peluncuran tersebut lalu mereka hendak bermanuver berputar tetapi.
Kidz
"Kolonel, Kita di kunci, Evade!"
Alex
"SHIT!"
Naruto dan William menyebar , Naruto Bermanuver ke kanan, sedangkan William ke kiri. Karena pesawat mereka tipe Bomber maka mereka tidak bisa melakukan manuver Ekstrim, Mereka mencoba menghindar ke kanan dan kekiri dan Menyebarkan Flare. Naruto mulai terdesak, Pesawat musuh tak mau menyerah.
Thunder 1
"WarWolf 2 , bertahanlah kami sudah melindungimu"
Thunder 3
"Jatuhkan Pesawat Itu,Fire Fox One"
Naruto sudah bisa sedikit Lega, pesawat musuh berhasil di jatuhkan Thunder Squad.
Thunder 4
"Target di hancurkan, Shukoi is down"
Kini Naruto bermanuver memutar untuk melakukana Serangan Roket lagi ke kapal induk. Membidik barisan AA dan SAM yang ada di tepi Landasan, Setelah mengambil posisi menukik ia langsung menembakkan Roket Hydra-nya
"SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... " barisan senjata mesin dan SAM meledak , Api menjilat-jilat ke udara. Lalu tak ketinggalan Sang Kolonel yang kini membidik Kambatan kapal induk itu, dan
"SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... " 8 roket di luncurkan Kambatan hancur Terbakar , asap hitam mulai membumbung
Alex
"Kapal induk telah lumpuh, WarWolf 3, Giliranmu sekarang"
Jack
"inilah yang ku tunggu Kolonel"
Jack bermanuver mengangkat Hidung pesawatnya , Setelah mendapat cukup ketinggian ia langsung menukik, dan.
Jack
"Fire, AGM"
Missil Maverick Melesat menuju Landasan bagian Tengah kapal itu, "Wuuuuuuussssssssshhhh" dan
"BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" Missil menghantam landasan menyebabkan Ledakan Yang besar , Kapal induk juga meledak dan Terbelah menjadi dua, lalu tenggelam
Alex
"Magic, Kapal induk terbelah dan terbakar, ia sudah tak bisa Bergerak, Dia telah tenggelam, Jalur Aman"
Magic
"Roger, WarWolf ada pergerakan Dari tenggara menuju Yach, 3 buah kapal 1 cruiser, 2 Converte mereka memiliki Missil anti udara dan Semapan Gatling kaliber Besar"
Ternyata Kapal itu sudah di kerubungi Oleh Squadron Dragon's Nest, Mereka terlihat kesusahan karena Harus menghindari Banyaknya Tembakan Peluru senapan milik kapal itu
Dragon 1
"Kami butuh Bantuan , We Are Heavy Fire in Here"
Kraken yang sejak tadi terbang rendah membidik Kapal Kelas Perusak itu,
Kraken
"I'll Take Her, Kolonel"
Alex
"Understood, Do It, Kraken"
Kraken
"Roger, Fire AGM"
Kraken menembakkan Missil Mavericknya, sesaat sebelum menghantam kapal, Missil itu meledak di udara
"BLAM..."
Kraken
"Sial, 165 ribu dollar melayang, Arghhhhhhhhhh"
Kidz
"Kolonel, sebanyak apapun, kita menembaki dengan Missil , tak akan ada gunanya selama Senjata itu masih bisa Menembak"
Alex
"Ok-OK , kidz, aku punya rencana, WarWolf kita serang dia menggunakan Formasi 4 penjuru, Kidz Kau Denganku menyerbu dari sisi kiri dan aku kanan, kita akan mengahancurkan senjata Gatlingnya, Setelah itu, Kraken dan Jack serbu Haluan dan buritannya bersamaan, Gunakan Hydra , kita buat di Lumpuh.
Kidz,Jack,Kraken
"Roger"
Mereka berempat menyebar ke 4 arah penjuru, dan mengambil ketinggian lalu menukik. Pertama yang melakukan tukik'an adalah William dan Naruto mengikuti Jalur Virtual yang telah di buat oelh Magic mereka menukik dari 2 arah barat dan timur, sasaran mereka adalah senjata Gatling Yang ada di dek atas. Naruto mulai menukik dan
"SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... " Roket di luncurkan, bersamaan dari 2 arah sekaligus.
"BLARRRRRRRRRRRR!" lalu menghantam Telak pada Dek yang memiliki Senjata Gatling itu. Naruto dan William segera mengangkat hidung pesawat setelah bersimpangan secara berlawanan Arah,
Kidz
"Gatling gun is Silent,Lanjutkan kawan"
lalu 5 detik kemudian di ikuti Jack dan Kraken dari arah Utara dan selatan , menyerang pada Haluan Dan Buritan,
"SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... " roket meluncur dan
"BLAR..." kapal terbakar tetapi sepertinya belum tenggelam
Kidz
"Kraken,Finish This!"
Kraken
"Roger, Fire AGM"
Kraken meluncurkan Maverick untuk ke-2 kalinya dan...
"BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!" terkena Telak , kapal itu tenggelam dengan tragisnya,
Alex
"Enemy cruiser is sunk, Hancurkan sisianya, Thunder, Dragon"
Thunder, Dragon's Nest
"ROGER!"
Tak lama setelah itu ke-2 kapal kelas Converte di tenggelamkan dengan mudah Oleh squadron alliansi. Belum selesai sampai di situ ternyata...
Thunder 1
"Itu dia, Pesawat pengangkut penerjun, Mereka sudah sampai, Sial Ada Fregate yang mendekat, Cepat kita kesana"
'go...go..go..go'
'cepat, kita tenggelamkan mereka,'
'jangan biarkan mereka mendekat'
Magic
"Warwolf di sini Magic, Pasukan Penerjun sudah sampai, ada sekelompok Fregate mendekat Ke Yach, Operasi penyelamatan akan gagal jika mereka sudah sampai "
Alex
"Understood"
Naruto mengambil tempat terdepan, ia membidik sebuah Fregate yang mendekat,
"Wusssssssshhhhhhhhhhhhhh" ia meluncurkan 2 buah missil dan
"Blarrrrrr" fregate Hancur seketika, tak berapa lama kemudian, 3 orang pasukan penerjun mulai melompat dari pesawat dan mengembangkan parasutnya, mereka adalah teknisi milik tentara indonesia, dan paskhas, pasukan baret jingga milik angkatan udara indonesia. Mereka sudah mendarat dengan selamat di atas Yach, dan segera bergerak untuk mengambil alih kendali kapal
Fregate Mendekat Kembali, kali ini William meluncurkan 2 missile "Wusssshhhhhhhhhhhhhhh"
"Blar..." fregate kembali di hancurkan mereka kemudian terbang rendah menuju arah timur laut terdapat sebuah Converte yang mulai mendekat
Kidz
"I'll Take her"
Naruto mengambil Ketinggian lalu menukik, dan kembali meluncurkan Missil Hydranya
"SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... " memberondong kapal itu dengan Missil Hydra menyebabkan kapal meledak dan tenggelam secara Instan
Kidz
"Target is sunk, Approacing to next target"
Baru saja Naruto bilang begitu tetapi yang ia lihat dengan matanya membuatnya terkejut dan pupilnya melebar
Kidz
"Oh Shit"
Kraken
"oh ayah, seharusnya aku menurutimu tentang aku bekerja menjadi guru "
Jack
"Ayo jack, semangatlah, kita lumat mereka semua"
Alex
"WarWolf kepada semua squadron ada Barisan Fregate dan Converte di sebelah selatan, Kita hancurkan mereka semua"
All Squadron
"ROGER"
Semua pesawat terbang di atas jalur tersebut, mereka menembaki Fregate dan Converte .Naruto terbang rendah mengunci sasaran dan misilpun ia luncurkan, Meriam otomatis juga ia tembakkan,
"Wushhhhhhhhh"..."Blar..."
"Wushhhhhhhhh"..."Blar..."
"Wushhhhhhhhh"..."Blar..."
"ROARRRRRRRRRRRR!...BLARRRRRRRR!"
"ROARRRRRRRRRRRR!...BLARRRRRRRR!"
"ROARRRRRRRRRRRR!...BLARRRRRRRR!"
semua kapal telah meledak dan jalur kembali Aman , tetapi semua itu belum selesai, 1 buah Cruiser mendekat semua pesawat kembali menyebar menghindari Tembakan senjata gatling kaliber besar, dengan berani Naruto mendekati kapal itu, terbang dengan ketinggian rendah, Sebelum Cruiser menembakkan senjata Gatlingnya padanya Naruto sudah Meluncurkan Roket Hydra-nya,
"SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... " semua roket mengarah ke pada Kambatan Kapal, dan
"BLARRRRRRRRR!"
Lalu Naruto bermanuver berbalik dengan cepat lalu menukik membidik pada Haluan Kapal itu dan Hydra pun di luncurkan
"SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... SLAM... "
"BLARRRRRRRRRRRRRR!"
Kambatan kapal Meledak terbakar, Dan kapal mulai tenggelam karena Haluannya sudah Jebol,
Kidz
"Target Di hancurkan "
Jack
"Hei, Kidz kau Gila menghadapi Cruiser Sendirian"
Naruto hanya tertawa Garing, Seluruh pesawat Regroup ke pada yach, lalu pasukan Yang tadi berada di Dalam Yach Memberi kabar.
Paskhas
"Magic, kami di sini sudah selesai, System kapal Sudah Pulih , seluruh system kemudi, internet, radar semua sudah Normal, Kami juga Mempertebal Firewallnya, Setelah ini kami akan segera berbalik arah menuju ke Dermaga terdekat , terima kasih untuk Bantuannya"
Magic
"Roger, Semua Squadron tempur, Semua sudah berakhir, Misi penyelamatan sudah selesai, Kita Pulang sekarang"
All Squadron
"Wooooo... Yeah... Kita Berhasil...
'yeah...'
'yeeeeeee kita pulang sekarang'
'hahahahahaha, aku masih hiduuuuuuuuuuuuuuuuup'
Sementara itu Di dalam Yach
"Semua sistem telah pulih Kita akan pergi ke pelabuhan Terdekat, Yaitu di biak" ucap seorang tentara berbaret Jingga berbahasa indonesia dan menenteng senjata berbicara kepada orang yang ada di dek tengah
"Huh syukurlah, B-bagaimana dengan pesawat tempurnya, apakah semua masih utuh ?" Tanya Hinata dengan bahasa Indonesia
"Semua masih utuh Nona , Mereka kembali ke Lanud Hassanudin di Makassar, mereka semua selamat, misi sukses besar" ucap tentara itu
"Syukurlah..." Hinata menghembuskan Nafas lega , karena semua pesawat kembali dengan selamat termasuk Suaminya, Namikaze Naruto. Kapal itu pun Berbalik arah menuju utara untuk bersandar di dermaga terdekat untuk mengecheck para penumpang
Sementara itu Di Pantai Dekat Kota Merauke
"BODOH.. TIDKA BERGUNA...BAGAIMANA KALIAN BISA KALAH DARI ANJING-ANJING UN ITU!" seorang yang mungkin berumur 50 tahunan berteriak-teriak di teleponnya , ia kecewa karena semua Kapal UFW ,Cruise, Fregate,Converte,dan Carrier semuanya Hancur, hanya selain itu mereka juga tak mengira bisa Kehilangan Yach, mereka tak mengira jika Indonesia memliki Teknisi Komputer yang Hebat bisa menjebol Proteksi dan Enkripsi Mereka.
Dengan kasar ia melempar telepon kabel ke arah meja Haluan. Dia duduk dengan melempar tubuhnya ke kursi yang ada di belakangnya memijit dahinya, Pusing memikirkan Kekalahan telak mereka hanya tersisa 4 kapal 2 fregate 1 Converte dan 1 Cruiser. Di saat ia di landa Kebingungan tiba-tiba
"BLARRRRR!" kapal yang di parkir paling Pojok Meledak yaitu Converte. Orang itu melebarkan Matanya,
"BLARRRRR!" lalu Fregate yang berada di samping Converte menyusul
"BLARRRRR!" kali ini kapal yang di parkir tepat di samping Cruiser
Dan "SIAL KALIAN!"
"BLARRRRR!" Kapal yang naiki orang itu kemudian meledak , terbakar, dan Tenggelam
Lalu dari pantai muncul 4 orang berpakaian selam berwarna Hitam dengan kacamata selam ,tanpa tabung oksigen berjalan Santai sambil menenteng senjata mereka bertipe H&K MP5 yang di dongakkan ke atas dan juga Baret Warna Ungu di kepala mereka. Ya mereka adalah Komando Pasukan Katak, Pasukan yang Ahli dalam menetralisir Ancaman Dari air
"Kalian terlalu menyepelekan Kami , bung. Nikmati Kepergian kalian, Sampai jumpa di Neraka" ucap salah seorang yang di ketahui pemimpin pasukan itu. Keempat pasukan itu berjalan ke arah hutan, menghilang di Rimbunnya Hutan Papua
TBC
Wuuuuh panjang , kali ini ternyata, Ok selanjutnya
Re-viewnya please, Karena Review anda adalah Pertamax Saya(hehehehhe)
