Chapter 15:Dust On The Sky
Disclaimer: Masashi Kishimoto
Summary: Bercerita tentang Namikaze naruto, bocah konyol yang selalu di bully teman-temannya sejak SMP, bahkan Saudara dan orang tuanya tidak menaruh kepercayaan kepadanya, sejauh ini hanya 2 orang yang di percayainya,memutuskan kabur dari rumah saat lulus SMA dan pergi ke amerika untuk bergabung menjadi pilot pesawat tempur militer UN, Bagaimanakah kisah hidup naruto ? Let's check this out
Warning: Banyak Karakter Import(OC), OOC, Typo, EYD, dan masih banyak lagi
Terima kasih untuh para reader dan khususnya para Reviewer
Konoha, Japan
"Ayo semua , Makan Malam sudah siap" Panggil Kushina Kepada Keluarganya dan tak lama semuanya sudah berkumpul di meja makan
Kyuubi dan Nagato yang baru saja pulang dari kantor juga ikut makan malam bersama
"Semuanya perkenalkan, Gadis ini adalah yang Memfoto Hinata dan Naruto waktu pre-wed, Namanya ..Eto…. Illyana "Mari" Ezquaire, hmmm.. Benar kan Mari-chan" Tanya Kushina
"B-benar , Bibi, " ucap Mari gugup
"Baiklah kita perkenalkan keluarga kecil kami secara resmi, Aku Namikaze Minato kepala keluarga di sini, Bibi ini Namikaze Kushina istriku, lalu ini Anak tertuaku, Namikaze Kyuubi, di sampingnya Namikaze Nagato, Anak keduaku, Dan 2 bocah itu , Namikaze Naruko, dan Namikaze Menma, Satu lagi Namikaze Naruto sahabat seangkatanmu, Mereka kembar-3, dan ini kau sudah tahu lah, Hyuuga Hinata, Menantu kami" Ucap Minato memperkenalkan Keluarganya
"Hmmm… Salam kenal Semua aku Illyana "Mari" Ezquaire, Pilot JASDF Panggil saja Mari" Ucap Mari memperkenalkan diri
"He… Kamu pilot ya ?Sama seperti Narutokan, Ngomong-ngomong Kamu cantik juga ya ? kenapa Jadi pilot pesawat, Lebih baik kamu Jadi Pilot Hatiku Saja… Mari….(Cie… Nagato Nge-gombal ceritanya#PLAKK)" Ujar Nagato menggoda Mari, dan yang di goda hanya menunduk malu dan ternyata Menma langsung melempar Pandangan Tajam Kepada kakaknya itu.
"Wow…. Menma wajahmu kenapa seram begitu," Tanya Kyuubi
"Aku tidak apa-apa Ne-sama, " ujar Menma tetap Menatap tajam Nagato
"Hah… Sudah…sudah ayo silahkan makan, Mari-chan, Silahkan di nikmati , Maaf Hanya ini yang bisa kami sediakan" Ujar Kushina
"Heh… I-iya terima kasih bibi, hehehehe" Mari tertawa garing,
'apa juga maksudnya hanya ini, aku sampai bingung mau ngambil yang mana, Ah… Terlalu banyak makan ransum, jadi bingung makan makanan ginian' gerutu mari di dalam hati
Menma terus saja memperhatikan Mari sambil meminum segelas Air putih, Naruko yang ada di sampingnya mulai berulah,
"Mari-chan, Tukeran Tempat…." Ucap Naruko tanpa Dosa
"Buuffffffffff…Uhuk…uhuk…" Menma tersedak, Sedangkan Mari
"Blussssshhhhhhhhhhhh" Wajahnya memerah sambil menunduk
"I-Iya, Baiklah , Naruko-san" Ucap Mari malu-malu
Menma semakin tidak tahan dengan Wajah Malu-malu Mari, Menma Rela melakukan apapun agar bisa menjadi kekasih gadis itu. Lalu Naruko bertukar Tempat dengan Mari, dia semakin Memerah wajahnya, jantungnya semakin Berdegub. Wajahnya menunduk menyembunyikan semburat merahnya
"Ngomong-ngomong, Mari-san, Kamu pilot kok berkacamata ?" Tanya Kyuubi
"EH… Ini bukan Kacamata Minus Kyuubi-san, Ini kacamata anti Radiasi, Aku agak tidak nyaman jika tidak menggunakan Kacamata ini, kecuali di dalam pesawat." Ujar Mari menjelaskan
Tak sengaja mata Mari dan Menma Bertemu , Mereka jadi salah tingkah, Bahkan Menma dan Mari Semakin salah tingkah ketika sendok mereka bertemu saat mengambil Lauk,dan….. "BLUSHHHHHHHHHHHHH" wajah mereka semakin Memerah
'ow…. Sepertinya aku akan mendapat menantu lagi' batin Kushina
Makan malam berjalan lancar meski di temani rasa canggung antara Menma dan Mari, tak terasa semua acara makan malam itu sudah selesai, Mari sedang mengobrol dengan Hinata di Balkon. Menma yang biasanya sudah memegang Konsol Gamenya sekarang malah duduk termenung depan televise di depan ruang keluarga,
"Mari….Mari…Mari…..Arrrrrrrghhhhhhhhhhhh…Aku bisa gila kalau terus begini, Padahal baru saja bertemu kenapa….kenapa…..kenapa…..Arrrrrrrrrrrrghhhhhhhhhhhh" ucap Menma Frustasi
"MENMA…..Bisa tidak kau tenang atau ku sumpal mulutmu dengan konsol game-mu itu. " Teriak Kyuubi dari lantai 2
"Hahhhhhhhhhhhhhh" Menma Hanya bisa menghela Nafas
Tak lama kemudian Suara seseorang turun dari lantai 2, Mari ternyata muncul dari sana, Menggunakan seragam militer lengkapnya, di belakangnya mengekor Hinata dan Naruko serta kyuubi yang selalu di temani Dokumennya, setelah sampai di bawah Mari memakai sepatu militer panjangnya,
"Are…sudah mau pulang, Mari-chan ?" ucap Kushina tiba-tiba Muncul
"Iya, Bibi, besok soalnya aku bertugas lagi, hehehhee" ucap Mari yang berdiri memberi salam kepada Kushina dan lainnya
Menma yang tau bahwa Mari akan Pulang, langsung melompat dan berlari menuju Mari, sesampainya, Menma terkejut melihat pakaian Mari, Terlihat Cantik dan Gagah, Wajahnya memerah, Matanya membelalak seolah ingin menyimpan Penampilan Mari yang seperti itu sebanyak mungkin dan..
"BESSSSSSSSSSSSSSSSSSS" kepala Menma beruap, otaknya sudah OVERHEAD untuk menyimpan semua gambar Mari di otaknya
"OI….Menma-chan… Bertahanlah…" Teriak Naruko sambil menggoyang-goyangkan Menma
"AH…. Ya aku tidak apa-apa.." Menma akhirnya kembali ke alam Nyata
"Oke.. Kalau begitu saya Ijin Pulang Dulu sampai Jumpa Semuanya…." Ucap Mari sambil membungkuk
"Ya.. Mari-chan….. datang Lagi oke ?" ucap Naruko sambil mengacungkan Jempol tangan kanannya
"Iya.. Naruko-san, Kalau aku dapat libur, aku akan Berkunjung" ucap Mari Lalu meninggalkan mereka menuju ke garasi Mansion Namikaze
"Menma-chan… Ayo….." "Buk!" Naruko mendorong saudara Kembarnya itu untuk maju.
Menma mengerti Maksud Naruko dan …..
"Mari-chan, Ayo aku antar ke Garasi" ucap Menma sambil mengekor di belakang Mari
"E-eh…. Baiklah Menma-san" ucap Mari sambil menahan Gugup mati-matian,
Mereka berjalan beriringan menuju garasi bawah tanah milik mansion Namikaze, Perjalanan mungkin hanya memakan Waktu yang tak sampai 2 menit tapi bagi mari, Ini sungguh seperti berjalan selama 5 jam.
'sial, lebih baik aku berhadapan dengan para bandit UFW dari pada dengan dia, Sial…. Aku gugup.' Batin mari berteriak
Tak lama kemudian mereka sampai di sebuah mobil Cevrolet Suburban warna Hitam versi terbaru, Mari masuk dari pintu kanan, dan menuju Kemudi (Mobil Amerika Kemudi ada di sebelah Kanan), Saat memasang sabuk pengaman tiba-tiba Menma bertanya kepadanya
"Mari-chan, Ano…Eto…..hmmmm….." ucap Menma Gugup
"Ada apa Menma-san,?" jawab Mari penasaran
"Bolehkah Ano…Aku…hmmm..Minta…alamat e-mailmu dan Nomormu" Ucap Menma yang masih gugup
"Heh?... " Mari wajahnya memerah..
"Boleh saja… " Lalu ia mengeluarkan Ponselnya dan mendekantkan ke ponsel Menma dan . 'tit'. Alamat e-mail dan Nomor kontak mereka saling tertukar,
"Terima Kasih, Mari-chan" ucap Menma tersenyum Lega
Mari tidak menjawab karena wajahnya memerah , Menutup kaca samping dan langsung melesat keluar dari kawasan Mansion Namikaze.
"Hah… Aku …Kenapa aku jadi seperti ini, hah… Aru-chin sepertinya aku tau maksud perkataanmu dulu" ucap Mari
Keesokan Harinya, Benteng terbang UN, 02.00 (ZULU)
Di dalam sebuah kamar, atau bisa dibilang bilik tidur berbentuk kotak seperti peti mati, dengan panjang 2 m lebar 50 cm, dan tinggi 75 cm, dengan pintu di sebelah samping yang bisa di buka menyamping itu, sedang terjadi pergumulan Antara 2 insan berbeda gender, yang laki-laki berambut biru donker dan sang wanita berambut pink. Ya Sasuke dan Sakura sedang menghabiskan Malam mereka bersama meski mereka mempunyai bilik mereka sendiri, Mereka sering melakukan ini Mumpung di ruang mereka ke-5 bilik lainnya sedang kosong menurut Sasuke
"eh….Sasu…kun..engh..engh… Sudah Cukup…Aku capek…." Ujar Sakura Sambil terengah-engah
"Ayo-lah Cherry, Aku masih belum..Enghhhhhhhhhhh…Sampai…" Ucap Sasuke melenguh Nikmat karena tubuhnya sedang menyatu dengan Sakura, dan sekarang ia masih saja menaik-turunkan Pinggulnya membuat suara berderit dan lenguhan tertahan Sakura
"Tapi…Sasu.. ….ugh…, Aku sudah 5 kali…Dan…ENGhhhhhhhhhhhhhhhhhhh…" tubuh Sakura sudah kembali mengejang dan melemas, tersimpuh ke atas dada bidang Sasuke.
"Eh…Sudah sampai lagi ya, Ini yang ke-enam kan ?" ucap Sasuke sambil mengelus punggung mulus kekasihnya itu
"Mo~… Sasu-kun, Kumohon, Aku sudah tidak kuat.. Eh…. Sasuke….kun…Kumohon…Ahh,…Hmmmmmmmmmmmm" Sakura kembali melenguh setelah permohonannya kepada Kekasihnya , Kembali Sasuke memompanya, Sakura hanya pasrah..
"Ah,,,Cherry….." Sasuke melenguh mengucapkan Panggilan sayangnya kepada Kekasihnya
"Ah…Sasu…aku sudah ..hah..kuat..lagi…lakukan…saja…semaumu….aku..sudah….Enghhhh…Tidak…Kuat..Lagi….AHHHHHHHHH" Sakura melenguh kembali kali ini agak keras karena Sasuke terlalu dalam memasukkannya.
"Tahan..Cherry…Aku Hampir….Engh…" Sasuke menambah temponya, Semakin cepat dan…
"AH…Sasu….Aku….AHHHHHHH…..Hmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm"
"Aku juga Cherry…Hmmmmmmmm" mereka berdua melenguh Nikmat bersamaan benih-benih Sasuke menyembuh di dalam Sakura menimbulkan rasa panas di dalam perutnya
"Sasu..Banyak Sekali…Hah..hah..hah…itu …Panas…" ucap Sakura yang kesadarannya mulai kabur
"Pluk…" Sasuke melepaskan Dirinya, lalu membaringkan Sakura di samping kanannya.
"Selamat Malam , Cherry, Selamat Tidur ,,,, semoga mimpi Indah. " Sasuke mengatakan itu kepada Sakura yang sudah tertidur karena Lelah, dan Sasuke mengecup dahi Sakura dan tidur di sampingnya sambil memeluk kekasihnya itu penuh Cinta
Sementara itu tanpa sepengatahuan Sasuke bilik yang berada di bawahnya terdapat seorang berambut Pirang cepak seperti sasuke dengan 3 coretan kumis kucing di setiap pipinya, Ya Naruto yang sejak tadi tertidur terbangun karena Teriakan tiba-tiba Sakura.
"Arrrggggggghhhhhhhhhhh…Si Teme sialan, Kenapa juga Bercinta di saat seperti ini, Bikin iri saja," Naruto Frustasi karena semenjak Teriakan Sakura yang pertama ia terbangun , lalu di saat mencoba tidur kembali malah tidak bisa dan meneruskan acara mengupingnya
"Ngomong-ngomong boleh ikutan tidak ya ?, heh….Harusnya aku melakukannya dengan Hinata Lebih waktu itu, Arrrrrrghhhhhhhhhhhhhh"Naruto kembali mengacak-acak Rambutnya
Tak lama setelah itu bilik yang ada di atasnya sudah tenang. Berarti aktifitas Sasuke dan Sakura sudah selesai
"Akhirnya selesai juga, Eh tunggu dulu Tadi Sakura bilang sudah 5 kali, Trus tadi dan yang terakhir, Gila kau Teme Sampai membuat Sakura 7 Kali, kau memang Kuda Liar, Sial aku kalah darinya, aku hanya bisa Membuat Hime 4 kali, Arrghhhhhhhhh, Awas kau Teme" Gumam Naruto, lalu ia kembali menarik selimut dan meneruskan Mimpi Indahnya.
Akhirnya sang surya menampakkan dirinya, Naruto mengerjap beberapa kali karena Sinar menerobos lewat jendela kecil di samping bilik tidurnya. Lalu ia membuka pintu penutup samping dan segera turun memakai Baju kausnya dan handuk di selempangkan di punggungnya terbesit pikiran untuk menganggu Sasuke, dan ia pun melancarkan aksinya
"Hoi…Kalian…Segera Bangun , Sudah Pagi, Sebentar lagi kita sampai di Dubai, segera bangun dan Mandi sana…" teriak Naruto sambil menggedor Penutup bilik Sasuke. Dan setelah itu Naruto langsung melenggang keluar ruangan
"Hah si Dobe itu ….. Mengganggu saja…" runtuk Sasuke yang tak mau di ganggu, Sakura yang tadinya tidur di sampingnya secara tengkurap ikutan bangun,
"Eh… " Sakura kaget karena menyadari sesuatu
"Ada apa , Cherry ?" Tanya Sasuke
"Tadi Naruto Mengatakan Kalian, kan berarti…." Sakura menggantung kata-katanya
" " Jangan-Jangan…." " Ucap Mereka Berdua
" "Dobeeeeeeeeeee/Narutooooooooooooo" " teriak Sasuke dan Sakura Bersamaan
"Sasu no Baka, Katanya tidak ada siapa-siapa di sini ?" Ujar Sakura Marah
"Aku juga tak mengira Cherry, Kalau Jack dan Kraken, Seingatku mereka Tidur di Hanggar, Kolonel tidur di ruangannya, Tapi…." Sasuke menggantung kata-katanya(lagi)
"Kenapa Kita bisa Lupa si Duren Sawit itu ?" Ujar Sakura (Hah Duren Sawit mana Ada Neng Cherry ? #Plakk)
"Aku lupa Kalau dia tidur dari awal bahkan dia tidak ikut acara kumpul-kumpul di hangar, Sial seharusnya aku ingat kalau di kamar ini Ada 2 orang berambut blonde" ucap Sasuke Menyesal
"Sudahlah Sasu, ayo kita bangun aku harus segera mandi, lengket semua" ujar Sakura
"Mau Mandi bareng Cherry ?" Tanya Sasuke dengan seringaian Mesum
"Sasuke No Ecchi…." Ucap Sakura sambil menunduk dan wajahnya memerah
"Hahahah..Baiklah ayo segera turun, Si dobe itu pasti sudah pergi , " ucap Sasuke kepada Sakura
Mereka berdua segera turun dan menggunakan Kaus mereka masing-masing dan mencari pecahan pakaian Sakura yang entah di lempar sasuke kemana
SKIP TIME TO KAMAR MANDI
DI benteng terbang ini memang memiliki 2 jenis kamar mandi , pertama adalah kamar mandi untuk keperluan 'PARADISE' (IYKWIM) dan kamar mandi satunya untuk membersihkan diri, kamar mandi yang ke-2 ini agak berbeda , hanya ada 2 ruang khusus lelaki dan khusus perempuan, setiap kelompok kamar mandi bisa menampung 50-60 orang sekaligus, dan setiap kamar mandi di beri sekat seinggi pinggang untuk laki-laki dan setinggi dada untuk perempuan, Airnya pun bukan Air mengalir seperti shower, melainkan UAP air yang di semburkan dari sebuah pipa , Uap Air itu telah di campur dengan Bahan Anti Septik hanya 5 menit semua kuman dan kotoran di tubuh akan Hilang, jadi saat mandi hanya perlu membawa Handuk dan Sikat gigi+pasta gigi, ini adalah rancangan Standar kamar mandi yang Biasa di gunakan di kapal induk maupun Kapal Selam Nuklir.
Sasuke memasuki ruangan, Lalu melepas semua baju dan celana , dan menggantungnya di tiang gantungan. Lalu ia mengambil Handuk dan menuju Bilik kamar mandi yang kosong, Menyalakan Penyemprot Uap dan segera membasahi tubuhnya dengan Uap,
"Hoi Teme, Bagaimana, sudah selesai ? Kalian Mesra sekali tadi malam, hmm atau bisa di bilang tadi pagi" ucap Naruto yang ternyata ada di sampingnya Sasuke
"Urusai , Dobe….. " ucap Sasuke Dingin
"Heee.. Dingin sekali kau Teme, Tapi ngomong-ngomong..kau memang kuda liar Teme, 7 kali…. WOW LUAR BIASA 7 Kali…." Naruto meneriakkan Kalimat terakhirnya dengan keras, sontak seluruh orang jadi penasaran
"Dobe….Kalau kau dendam jangan sekarang…Aku tahu kau memang ingin, Sayang sekali baru sehari menikah sudah seperti ini" Sasuke hanya menanggapi Naruto dengan Geleng Kepala
"Hah… Kau membosankan Teme, Kukira kau akan marah , tetapi ya … Seperti itulah, sebenarnya tadi waktu aku terbangun, terbesit pikiranku untuk ikut main denganmu dan Sak….DUAAAAAAAK" tiba-tiba kata-kata Naruto terhenti
"Sakit Teme… Ah kau ini Aku kan Hanya bercanda…." Ujar Naruto sambil mengelus kepalanya yang di jitak Sasuke
"Hn…" kata-kata legenda Sang Uchiha kembali
"Hah… Kumat lagi…. Baiklah sampai bertemu di ruang makan, Aku duluan…"
Naruto hanya tersenyum tipis dan mengeringkan badannya segera meninggalkan kamar mandi karena acara mandinya sudah selesai, dan segera menuju ke ruang makan untuk sarapan pagi. Mereka akan segera mendarat di Dubai, Untuk melakukan misi selanjutnya, Yaitu membasmi markas tersembunyi dari UFW yang berada di tengah gurun pasir, Tempat yang biasa di panggil daratan Neraka, Karena pada siang hari panasnya bisa mencapai 45 derajat celcius(WAW!).
Sementara itu di Konoha.
Pagi ini Hinata dan Kushina ibu mertuanya sedang merapikan Gudang bersama dengan beberapa pelayannya , barang-barang yang sudah menumpuk di pilah mana yang harus di buang , di sumbangkan, ataupun yang di simpan. Hianta membuka kotak-kotak kardus yang mungkin saja ada barang-barang yang harus di pilah, saat membuka kotak-kotak kardus itu, Hinata tertarik dengan sebuah kardus yang tersembunyi dari lainnya, di segel erat oleh solatip dan tali. Setelah berhasil menyingkirkan semuanya Hinata Membuka kotak itu dan menemukan sebuah buku di dalamnya, ya… buku Novel tebal yang memiliki judul yang begitu Asing di ingatannya, karena pada dasarnya Hinata adalah pecandu buku apalagi novel, tapi dia tidak pernah mengetahui judul Novel yang satu ini. Lalu karena penasaran ia menuju Kushina untuk menanyakannya.
"Kushina-kaasan, ini Novel milik siapa ya ?" Tanya Hinata
"Ara..Kamu menemukannya di mana Hinata-chan ?" Tanya Kushina Balik
"Di kotak di sebelah sana, Di segel dengan Lakban dan tali, Kaa-san" jawab Hinata sambil menunjuk kotak yang baru saja ia buka
"Heh….ternyata masih ada ya? Mengingatkan masa lalu?" ucap kushina
"Eh ? Apa maksudnya kaa-san?" tanya Hinata semakin penasaran
"Ini sebenarnya aku yang menulis Novel ini yah sebagai pengisi waktu luang, Tapi tak aku berikan ke penerbit karena tidak boleh dengan Naru-chan hmmm, Kalau tidak salah dulu waktu dia kelas 2 SMA" Ujar Kushina lagi
"Eh.. Naruto-kun" Hinata kaget
"Iya…. Naru-chan sangat Suka membaca Novel ini, maka dari itu dengan Egoisnya dia melarangku menerbitkan Novelku ini, Katanya tidak mau Novel ini di Baca orang lain , cukup dia saja katanya ?" ujar Kushina sambil tersenyum
"Eh.. Begitu ya, hmmm bagaimana kalau habis menyelesaikan semua ini aku membacanya, Kaa-san, Boleh ya ?" ujar Hinata berharap
"Boleh saja , Hina-chan, ayo kita selesaikan…." Ajak Kushina
"Hai'…"Jawab Hinata Sambil menatap sampul berwarna Biru Novel itu, Novel yang Berjudul "SORA NO KISHI (KNIGHT OF THE SKY/KESATRIA LANGIT). Hinata tersenyum tipis dan meletakkan Novel itu di saku celana belakangnya dan Kembali membantu Kushina dan juga beberapa pelayan yang lainnya
Kembali ke Benteng terbang.
"Hoi.. Teme.. apakah kau nanti tidak khawatir dengan Ayahmu, mengetahui kau jadi militer" Tanya Naruto sambil meminum secangkir kopi dan duduk di sebuah meja di kantin Benteng terbang
"Tenanglah Dobe, Mau apa dia, lagi pula Uchiha Corp itu adalah perusahaan yang bergerak di bagian Sipil, mana mungkin mereka mengobok-obok bagian Militer…" Jawab Sasuke Santai
"Dan kau juga , Saki, Bukankah kau juga sama apakah orang tuamu tau kalau kau masuk militer ?" sekarang Ganti Sakura yang di Tanya Naruto
"Tentu saja tidak, Memang Kenapa ?" Sakura juga santai menanggapinya
"Hah… aku menyerah , Aku tak mau ikut-ikutan ya, Kalau orang tua Kalian tiba-tiba datang di hadapan kalian" ujar Naruto
Yang di peringatkan malah diam sambil meminum kopi mereka dan memandang kea rah Jendela , Tak lama kemudian terdengar pengumuman
"Di tujukan kepada semua Unit, Disini Kambataan utama, Segera hentikan aktifitas kalian dan segera mencari pegangan, Kita sudah sampai di Dubai, kami akan menjalankan Rangkaian Pendaratan, Diulangi…."
Semua orang yang berada di dalam kabin, Kamar tidur, Kamar mandi, hangar, Kantin, semuanya segera bergerak dan mencari pegangan untuk berjaga-jaga, karena Mereka akan beralih dari modus terbang ke Mendarat, Tentu saja Tidaklah mudah Mendaratkan Ratusan Ribu Ton Seonggok Baja dan Alumunium Terbang begitu saja. Maka dari itu di buatlah Rangkaian Pendaratan yang Rumit dan sangat Teliti
Setelah berpegangan pada benda sekitar selama 5 menit akhirnya benteng Raksasa itu pun mendarat dengan Aman Di dekat Bandara International Dubai. Segera semua kru bersiap Untuk menjalankan misi dan kembali mengisi bahan makanan dan cadangan Air yang ada di Benteng terbang itu, tak terkecuali Naruto Dkk. Mereka segera Berkumpul di Briefing Room untuk mendapat arahan Untuk misi selanjutnya
Setelah semua orang masuk ke ruangan maka menyalalah Monitor yang menampilkan sebuah peta , sang Komandan sekaligus penanggung jawab Misi mulai menjelaskan Apa yang Harus Dilakukan oleh mereka
"ok Waktunya untuk Briefing semua dengarkan, Intel Kita telah menamukan sebuah markas rahasia milik UFW di tengah Gurun Pasir, Mereka telah bersiaga penuh dengan pesawat tempur milik mereka , kemungkinan mereka itu adalah Armada Udara Terbesar UFW, Kita akan Berangkat dari sini dan melakukan Penyerangan kepada mereka, Daerah sekitar markas tersebut Biasa Di panggil Daratan Neraka, Missil Infra merah tak akan Bekerja di sana, Tapi jaangan Khawatirkan itu, Kalian sudah di lengkapi Missile Kendali radar, Tetapi ada masalah lainnya, di sana sangat sulit di jangkau sinyal radio, jadi jika kalian Bail Out Akan butuh setidaknya 3 hari untuk menemukan kalian , jadi aku harap kalian baik-baik saja, tetapi sepertinya kalian suka dengan pertempuran udara Seperti ini, Ace, Kita masih ada waktu untuk mempersiapkan semua pesawat kalian agar siap tempur, Bawa Ransum dan air untuk berjaga-jaga, Ada pertanyaan…" ujar Sang Marsekal
"Baiklah , Jika tidak ada, Squadron yang bertugas, WarWolf, Lancer, Wizard, kalian akan bertempur di sana, kalian bersama DustDeath Squadron dari Angkatan Udara Arab, Razor, RedMoon, kalian mempunyai misi berbeda, kalian akan melakukan Bombardir terhadap Konvoi UFW yang mengangkut Minyak, tak jauh dari Lokasi itu, Baiklah, kalau tidak ada yang di tanyakan , silahkan Bubar untuk bersiap, Detil misi akan ada saat kalian mengudara " ucap sang Marsekal Mengakhiri
Akhirnya semua orang bubar menuju ruang ganti dan Melakukan Check akhir ke pada Pesawat mereka
"Kolonel, Sekali lagi kita melakukannya." Ujar Naruto kepada William yang berjalan menuju hangar,
"Ok kidz, Tetaplah hidup, itu perintah" Ujar William
"Roger, Kolonel…" balas Naruto dengan senyum dan mereka langsung berjalan menuju ruang ganti untuk berganti Kostum tempur mereka
16 Oktober 20XX Sebuah tempat di padang pasir Arab 11.00 waktu Arab
Naruto dan Squadronnya sudah mengudara bersama Lancer dan Wizard Squadron, dan squadron regular milik arab Saudi. Berbeda dengan WarWolf, Wizard dan Lancer Squadron yang berisi pilot Super Ace, Sqadron milik Arab ini berisi Pilot Elite dan Ace, dan juga Jumlah mereka lebih banyak, jika WarWolf 4 orang, Wizard 6 orang, Lancer 4 orang , maka squadron arab berjumlah Hingga 16 orang, perbedaan yang cukup besar antara keduanya, tetapi semua harus bekerja sama demi kelancaran misi ini
Mereka terbang dengan kecepatan Rendah dan dengan ketinggian 3500 Kaki.
Kidz
"Sepertinya aku mengingat ini"
Ujar naruto di radionya karena setelah sekian lama akhirnya dia kembali ke arab, Mengingatkan kawan Squadronnya yang lama
Kraken
"Apakah kau pernah di sini sebelumnya kidz ?"
Kidz
"Ini adalah tempat misi pertamaku Kraken.."
Jack
"Jadi… Di sinikah Kesatria langit lahir..?"
Kidz
"Ya dan di sinilah dia juga dia Merasakan Sakitnya Kehilangan sang Tuan putri"
Alex
"Sky Dancer kah ?(Shion)"
Kidz
"Iya Kolonel"
Jack
"kau tau kidz, Mungkin inilah kenapa kau menjadi The Last man In Squad"
Kidz
"Aku paham yang kau maksud Jack, terima Kasih"
Alex
"Waspada Anka-anak, Kita hampir sampai di titik penyerangan"
Tak lama kemudian 15 objek muncul di radar mereka semua
Jack
"Wow, Semakin panas saja di sini"
Kraken
"Hai jack, mungkin kau harus Tambah AC ada pesawatmu
Jack
"Hahahaha, Lucu Kraken"
Magic
"Magic Kepada semua unit, Penyerangan di ijinkan, Spread Out"
Alex
"WarWolf 1 kepada semua Unit, kalian dengar Sekarang Menyebar dan serang mereka "
Alex sebagai pemimpin misi member perintah untuk melakukan serangan
Lancer 1
"Lancer Flight , Engage!
Wizard 1
"Wizard Flight , Engage Get them Hard"
Mereka semua menyebar dan mulai membidik pesawat, Squadron arab mengambil manuver ke kanan, Wizard dan Lancer menyebar ke kiri, dan Squadron WarWolf Melaju ke depan untuk membuyarkan Formasi musuh
Naruto memajukan pesawatnya lurus kedepan dengan kecepatan penuh, lalu ia menggunakan Rem Udara, dan Menembakkan Meriam Otomatisnya,
"Rrrrrrrrrrrrtttttttttttttttttttttttt!" "Slap…Slap….slap…." formasi musuh terpecah, Mereka menyebar beberapa dari mereka terkena Peluru meriam Naruto tetapi tak telak, mereka masih bisa terbang.
Setelah melewati barisan musuh Naruto dan squadronnya berbalik arah dan mengejar pesawat musuh, Naruto mengangkat Hidung pesawat dan menggunakan Manuver Salto untuk berputar balik, setelah itu ia terbang dengan kecepatan sedang , Dia berhasil mengunci salah satu pesawat musuh bertipe Mig-29 Fulcrum dan siap meluncurkan Missile
Kidz
"Pertempuran udara adalah keahlian kami, kami tak akan kalah dari kalian, FOX ONE"
"WUSHH…" sebuah missil mengarah ke pasawat itu dan "BLAM….." target pertama Naruto telah berhasil di hancurkan
Jack
"Nice Kidz…"
Magic
"Mundur Bukan pilihan Sekarang, Lanjutkan saja penyerangan selama kalian Bisa jika perlu Habiskan pendingin Nitrogen kalian, "
All Squadron
"Roger"
Lalu setelah itu Naruto segera mencari Sasaran Lainnya, Di lihatnya pesawat Mig Terbang di atasnya dengan damai, segera ia masuk ke Dogfight Mode , kini Naruto berada di belakang pesawat musuh Lalu ia Mengunci Pesawat itu
Kidz
"Lockdwon Target, FOX ONE"
"Wushhhhhhhhhhhh"Missil terbang dan mengarah ke pesawat itu "Blam…" pesawat meledak
UNKWON
"Hit On Main Wing"
Suara Liar dari radio musuh, pesawat musuh berputar di udara dan terbakar seasaat kemudian. Lalu tak lama pesawat Naruto di buntuti, segera ia menggunakan manuver menghindar, agar tidak di kunci. Alarm peringatan terus berbunyi tanda kalau dia sedang di bidik, lalu Naruto menggunakan Manuver Rolling Kanan, pesawat musuh akhirnya berada di depan Naruto, Saat akan Di bidik pesawat tipe SU-33 itu malah bermanuver tegak 90 derajat, manuver Cobra, dia menggunakan itu untuk dapat kembali berada di belakang Naruto, Tetapi Di saat yang berselang sangat tipis Naruto menggunakan manuver Salto ke belakang , Akhirnya kembali berada di belakan pesawat musuh dan langsung menembakkan missilnya
Kidz
"Target terkunci, Fox One"
Missile terbang menuju peswat itu dan "BLAR…." Terkena telak pada badan pesawat dan meledak secara instan
Kraken
"Oh , Manis sekali kidz…."
Pesawat Naruto kembali mencari sasaran selanjutnya
UNKWON
"Awas, Bahaya semuanya, dia adalah Kesatria Langit"
UNKWON
"Maksudmu pahlawan Kairo itu? Berarti, Rasgriz"
UNKWON
"Sial kukira sudah kita sudah melenyapakan mereka semua"
Suara Liar Radio musuh juga terdengar di radio Naruto, ada tiga pesawat musuh yang terbang beriringan di sana , Naruto segera Menuju ke barisan pesawat musuh itu dan
"WUSHHHH…" "BLAAAMMMMMMMMMMA" pesawat musuh paling kiri tiba-tiba meledak, teman mereka bingung dengan apa yang terjadi tak lama kemudian terdenga r raungan senjata meriam otomastis
"RRRrrrrrrrrrrrrrrrrrttttttttttttttttttt" "SLAP..SLAP…SLAP.." BLAR….." lalu yang di sampingnya meledak tertembak meriam,
UNKWON
"Sialan kau Kesatria Langit…."
Pesawat terakhir dalam barisan itu bermaksud menghindar tetapi dia berhasil di ikuti oleh Naruto pesawat itu mencoba menghindar tetapi Naruto selalu mengikuti di belakangnya,
Kidz
"Rasakan ini , bajingan, FOX ONE"
"Blar….." pesawat itu meledak , tetapi setelah itu seluruh Armada musuh mulai mengarah ke Naruto mereka bermaksud menjatuhkan Naruto , Alarm kembali berbunyi. Suara dengingan yang tak mengenakkan. Naruto melihat radar terdapat objek seperti tongkat , yang berarti itu adalah missile udara-ke-udara.
Missil datang dari arah belakang, Naruto memanuverkan pesawatnya rolling ke kiri, missil meleset, lalu datang lagi kea rah kiri , Memanuverkan pesawatnya ke arah kanan dan mengangkat Hidung pesawatnya, meliukkan pesawatnya , dan missil di hindari, lalu ia segera berbalik menggunakan Manuver Salto ke belakang, Pesawat bertipe Mig-29, terkunci Naruto segera meluncurkan missilenya
"Wuussssssshhhhhhhhhhh…" missil meluncur dan meledak mengenai bagian belakang pesawat musuh itu
UNKWON
"Failling to maintain Altitude, I'm bailing out"
Pesawat musuh yang terkena ledakan missil itu meledak di udara, lalu Naruto meliuk ke kanan, karena di kunci oleh missil, missil sudah mendekat tak sempat menghindar dia melepaskan Flare sambil meliukkan pesawatnya lebih tajam. Missil terkacau melesat di samping sayapnya, lalu kembali Naruto menggunakan Manuver Rolling, kali ini ia berolling ke kiri, untuk menempatkan pesawatnya berada langsung di belakang pesawat musuh yang mengejarnya, lalu Naruto menembakkan Meriam otomatisnya, 16 butir peluru berkaliber 20mm mencuat dan menghajar bagian Bodi hingga Kanopi pesawat menyebabkan serangan Telak langsung pada pilot, Kanopi pesawat musuh berwarna merah karena tubuh sang pilot tertembus peluru meriam otomatis 20mm itu, Pesawat mengeluarkan asap dan mulai terjatuh
Jack
"Oh…. Kau sadis Kidz…"
Kidz
"hahahahhahahaa..Manis bukan"
Kraken
"Manis sekali kawan"
Magic
"Setengah dari pesawat musuh telah di habisi, Pertahankan Boys!"
Naruto terbang menuju arah Selatan Lurus, menuju arah datangnya pesawat musuh, terdapat sekumpulan Mig-29, dan SU-33, Naruto beserta Kraken menembaki mereka dengan meriam otomatis, dan alhasil Formasi mereka terpecah 2 pesawat Terkena tembakan secara telak
UNKWON
"Number two's being pursued!"
Suara radio liar terdengar kembali mereka tampaknya Mulai panic karena Semua pasukan mereka telah terhabisi, pesawat musuh tersebar panik, hal ini tak di lewatkan oleh squadron UN,
Alex
"WarWolf, tetap tembaki mereka jangan ampuni"
Kraken
"Roger colonel"
Semua squadron UN semakin tak terbendung, semua pesawat musuh terdesak, kini Naruto mengejar sebuah pesawat
UNKWON
"Sial di mengunci ku"
UNKWON
"Hoi.. Menghindar…Menghindar,…. Itu kesatria langit….Hoi…"
Terlambat untuk menghindar, Naruto berhasil menghancurkan 1 lagi Pesawat Musuh. Terkena telak pada satu buah sayap utamanya, pesawat berputar tak beraturan dan meledak di udara
UNKWON
"Anjing UN sialan!"
Umpat salah seorang pilot musuh.
UNKWON
"Hoi..jangan menyimpan Misilmu saja, tembakkan Sialan…"
Salah satu pesawat musuh berhasil mengunci Naruto tetapi sesaat sebelum meluncurkan Missil Naruto sudah dulu menggunakan Manuver Cobra, pesawatnya berdiri tegak 90 derajat dan melambat . otomatis pesawat yang mengejarnya terbalik di depan Naruto dan ia berada di belakangnya. Lalu Naruto menembakkan meriam Otomatisnya,
"RRRRRRRRRRRrrrrrrrrrrrrrrrrrrrtttttttttt" semua peluru menghajar bodi pesawat dan menimbulkan Lubang dan langsung terbakar seketika. Satu lagi hancur, Naruto tak kenal ampun, setiap pesawat musuh mencoba mendekati langsung saja dia hajar. Tak lama setelah itu dari arah kanan Naruto datang 2 buah SU-33 , mereka mendekat dan siap mengunci
UNKWON
"Number Three, You need to shake off the Ribbon guy"
UNKWON
"Aku akan mengalihkan Perhatian, Kesatria Langit, Kau hajar dia dari arah jam 6 nya"
Naruto berada dalam kuncian senjata salah satu senjata mereka Sontak Naruto bereflek untuk menghindar ke arah kiri,memanuverkan Tajam kea rah kiri, tetapi Pesawat tadi tidak menembakkan Missil,
"Sial.. Fake…." Umpat Naruto
Ternyata pesawat yang mengunci tadi hanya tipuan agar dia menghindar, dan sekarang pesawatnya memanuver tajam ke kiri dan langsung di kunci sempurna oleh SU-33 yagn ada di samping kiri Pesawat tadi, Dalam selisih waktu 0,001 detik Naruto tersadar dan dalam selang waktu seperti itu sebelum Missil meluncur, Naruto langsung menginjak tuas yang ada di kaki kanannya dan memiringkan tongkat kemudinya ke kanan, dan jadilah Manuver Quick rolling ke kanan, yang awalnya Pesawat Naruto manuver Tajam ke kiri dengan badan pesawat miring, sontak terpental ke kanan dengan posisi Roll atau berguling ke sisi kanan, dan lagi missil tak berhasil mengenai Naruto, dan setelah melakukan manuver tadi Naruto langsung menambah manuvernya dengan Cobra Manuver dan , tada… secara ajaib sekarang pesawat Naruto berada di belakang pesawat musuh
UNKWON
"Sial apa itu tadi, Aku tak percaya"
UNKWON
"Evade…evade….evade…"
Musuh mencoba Lari dari kuncian Naruto tetapi…
Kidz
"Kalian piker bisa lari semudah itu eh…. Fox One.."
Dua missile meluncur dan menghancurkan pesawat itu sekaligus
Alex
"Manis sekali Kidz…'
Kidz
"Thanks colonel"
Magic
"Semua Ancaman musuh sudah di atasi, Semua Squadron Regroup"
Semua squadron tempur UN segera berkumpul kembali, semua amsih utuh, tapi entah Squadron milik Arab tak terlihat di radar, Naruto menganggap Cuek saja mereka karena Seharusnya mereka juga ada di sekitar sini
Magic
"Uh? ….. Ada formasi Baru dari musuh di dalam radar ? Lebih banyak ancaman datang,cegat dan Serang!"
Ternyata pesawat musuh kembali menyerang mereka, kali ini semua memiliki model yang sama t-50Pakfa pesawat generasi ke-5 buatan Rusia, Tandingan dari f-22 Raptor, mereka langsung menyebar, pesawat yang lebih lincah dari SU-33, tetapi para pilot ACE UN sudah di bekali pesawat generasi 5,5++ jadi mereka tidak gentar, musuh meluncurkan missilnya, Naruto dan yang lainnya menghindar meliuk-liukkan pesawat mereka agar tidak terkena.
UNKWON
"Mereka menyerang Balik, Kita"
UNKWON
"Team Ater, kami kena….kami kena…."
2 buah Pakfa berhasil di jatuhkan oleh 2 orang pilot dari Wizard Squadron, Sedari tadi Naruto masih menghindari missil-missil yang berterbangan menuju pesawatnya, ia sedang di kerumuni oleh 3 buah Pakfa, mata selalu melihat bagian luar dan radar, dan juga terus menghindari semua missile yang ada. Suara alarm peringatan terus berbunyi, Naruto semakin meliukkan pesawatnya, tetapi sebuah missil tiba-tiba mendekat, dan "BLAM…" meledak 50 cm dari depan Nozzle mesinnya,
Kidz
"AH…Sial…."
Pesawat Naruto mengalami turbulence, tetapi tidak parah,ia masih bisa mengendalikan pesawatnya,
Alex
"Sial… Semua unit.. Lindungi WarWolf 2"
4 buah Pakfa mengepung Naruto, Ia terus melakukan Manuver menghindar, mulai dari rolling hingga Cobra semua ia lakukan agar tidak terkena Missile pesaswat musuh,
Jack
"Kidz, Bertahan, kami akan datang"
kidz
"Kalian harus datang, Aku sudah tidak tau sampai kapan aku akan bisa bertahan"
Kraken
"Ayo, Kidz Berjuang…"
Kidz
"Arrrrrghhhhhhhhhhhhhhh…."
Alex
"KIDZ…"
Pesawat Naruto kembali terkena Blast, pesawatnya berputar tak terkendali, tetapi tak lama kemudain Tampaknya Naruto sudah kembali menguasai pesawatnya,
UNKWON
"hahaha. Ini tetap menjadi tempat bermain kami setelah semua"
Mereka masih saja mengincar Naruto seakan Naruto adalah momok yang sangat menakutkan, yah….memang kenyataannya juga seperti itu.
Magic
"Laporan, yang masuk melaporkan bahwa mereka adalah pasukan Elite musuh, tetap waspada"
Kidz
"Aku sudah dari tadi waspada magic, Ck….Sial… Menyingkirlah dariku kalian , jalang…"
Alex
"Kidz, Bertahan, Fox Three!"
2 buah missile melesat menuju arah Naruto, Dengan panduan radar misil itu langsung mengarah ke pesawat musuh, dan "Blarrrrrrrr" 2 dari 4 pesawat musuh hancur
UNKWON
"Ck….Sial….semua ATER unit, kita segera bunuh kesatria langit itu… Ater Unit… jawab..Ater Unit…."
UNKWON
"Hanya kita berdua yang tersisa…"
UNKWON
"SIal"
UNKWON
"Emblem itu, mereka WarWolf Squadron, Sial Kesatria langit dan WarWolf Arrrghhhhhhhhhhhhhh!"
Magic
"Pesawat musuh tinggal 2 lagi, ayo kawan cepat selesaikan…"
Jack
"kita bisa, tinggal sedikit lagi kidz"
Tahu kalau musuh tinggal 2 unti Naruto langsung bersemangat, sontak mengankat hidung pesawat, lalu menggunakan teknik manuver Salto kebelakang tanpa menunggu langsung mengunci mereka dan meluncurkan Missil
"BLAM…." Pesawat musuh terkena blast missil dan mulai terjatuh
UNKWON
"Sial, Aku kena Pada sayapku, ah…. Sial kesatria langit…."
UNKWON
"Kesatria Langit BAJINGAN!"
Umpat salah satu pilot musuh sebelum pesawatnya meledak di udara
Magic
Semua pesawat musuh telah hancur, WarWolf 2 Beri laporan kerusakan
"…."
Magic
"WarWolf 2 , kidz, LAPOR! "
Kidz
"Tak ada kerusakn fisik hanya kejutan blast tadi, aku masih bisa terbang.."
Jack
"Jangan memaksa kidz"
Kidz
"Aku tidak apa-apa colonel , ngomong-ngomong, terima kasih atas bantuannya"
Alex
"Terima aksih kembali kidz"
Jack
"Hey kidz… bagaimana dengan ku aku kan juga…."
Belum sempat Jack menyelesaikan kata-katanya siaran dari channel bebas radio terdengar mengejutkan kami
DustDeath 3
"I'm hit, I'm Bailing out"
DustDeath 1
"Damn, We all Down…Repeat.. We all down….."
Semua orang membelalakkan mata mereka , mendengar laporan Radio itu
Kraken
"APA ? DustDeath Squadron telah di jatuhkan semuanya, "
Jack
"Ini tak bisa di percaya , kawan, mereka adalah pilot Elite… Sial.. Ada apa ini"
Di saat semua orang sedang bingung dan masih mencoba mencerna apa yang terjadi tiba-tiba
UNKWON
"hem…hem..hem..hem..hem..hem..hem….."
Suara Liar dari Radio kembali terdengar kali ini adalah suara wanita, yang sedang mendendangkan sebuah lagu, Naruto semakin membelalakkan Matanya penuh dengan Dendam…. Dia tidak asing dengan suara itu
Alex
"Hoi… Suara ini jangan-jangan…."
Semua menengok kea rah belakang, ada sekitar 11 Objek tidak dikenal terbang dalam formasi berlian kemudian menyebar. Naruto yang melihat itu semakin melebarkan pupil matanya… Pesawat itu, gaya terbang seperti itu, dia hanya bisa mengeratakn rahangnya
Alex
"Magic, Berikan laporan tentang musuh kita yang satu ini"
Magic
"Aku mendeteksi bahwa 10 target diantaranya adalah UAV MQ-90L , UAV berkecepatan supersonic dengan laser Foton pemotong baja, dan yang satunya lagi….."
Kidz
"The Butterfly Masters, atau aku lebih suka memanggilnya The Butterfly Bitch"
UAV dan sang pesawat utama bertipe X-2 Wyvern, mengelilingi Para UN pilot,
Jack
"Hei Kidz, Jangan bercanda , kawan. Bukankah kau sudah menjatuhkannya saat di Kairo Kidz"
Kidz
"YA, memang, tapi buktinya sekarang X-2 Wyvern, dan Lambang kupu-kupu di sayap pesawatnya, kalau bukan dia siapa lagi ?"
Alex
"Ya, itu memang dia kidz"
Kidz
"Si jalang ini milikku Kawan, "
Naruto mengangkat hidung pesawatnya menambah ketinggiannya untuk berhadapan dengan Butterfly Master. Pesawat X-2 Wyvern dan CFA-44 Nosferatu mulai berkejar kejaran, tetapi para UAV, mendekati Naruto dengan gerakan yang sangat Lincah
Magic
"Data connection terputus
UNKWON
"Ribbon ?"
Kidz
"Sial, ….."
Pesawat Butterfly master meliuk-liuk di langit , Naruto mengejar di belakangnya, Dengan di kelilingi UAV yang siap menembak jatuh Naruto. Benar saja para UAV mulai menyalakan Laser, ya laser yang biasaya di gunakan untuk memotong baja di pabrik pengecoran Baja. Laser di arahkan ke arah Naruto, segera ia menghindar, tak ingin pesawatnya terpotong,
Kidz
"Ugh..Sial"
Naruto Rolling ke kanan, dan UAV lainnya juga menembakkan Lasernya pada Naruto, segera ia menghindar sebisa mungkin, Lalu ia menggunakan Cobra Manuver, Pesawatnya lurus 90 derajat, melambat dan segera setelah itu pesawat Naruto berada di belakang UAV, Naruto sedikit Terkejut karena Gerakan UAV melambat, hal ini tak di sia-siakannya.
Kidz
"Fox One"
2 missil meluncur menuju UAV yang berada di depan Naruto dan "BLAM…..BLAM…." UAV terkena Ledakan dan hancur terpelanting di udara. Dan meledak
Magic
"Tersisa 8 UAV"
Kidz
"Semua Unit di sini WarWolf 2, Manuver UAV memang sangat cepat, dan lincah , tetapi semua Hilang sesaat setelah menembakkan Laser Fotonnya"
Alex
"Jadi kita hanya perlu menghindari Laser dan Setelah itu kita menembak jatuh dia kan Kidz"
KIdz
"Aku tak bilang seperti itu , Kolonel tapi itu ide yang gila, Hmmm patut di coba"
Alex
"All unit kalian dengar, laksanakan dan jangan Sampai terbunuh"
All Unit
"Roger"
Naruto kembali menyerbu gerombolan Butterfly master yang di kawal 3 UAV , semua Unit penyerang UN mengikuti di belakang Naruto, tiba-tiba 5 buah UAV mencegat mereka dari arah kanan.
Alex
"Sial, kita jatuhkan mereka menyebar"
kidz
"Cih, dia mengubah taktiknya juga, Bahkan dia lebih hebat dari terakhir aku berhadapan, Sial…"
Naruto menghindari UAV yang mengincarnya, meliuk ke kanan dan kekiri, menghindari tembakan laser dan menunggu Lasernya berhenti menembak untuk mengisi muatan Listriknya lagi
Kraken
"AW….hampir saja, ada sesuatu yang tak ku mengerti, Sinyal pengendali sangat buruk di daerah ini, Tetapi masih bisa mengendalikan UAV, dari mana dia mengendalikannya"
Kidz
"he… Kraken kau memangnya Mau kalah dengan pesawat mainan itu ?"
Kraken
"Tentu Tidak , Kita adalah Pilot terbaik dan aku akan menang. Woww…."
Ucap kraken sambil terus meliuk-liukkan pesawatnya, tak lama setelah itu Para UAV pun selesai menembakkan Lasernya, dan…
Alex
"Semua Unit saatnya Balas dendam…"
All Unit
"Roger…."
"SWAshhhhhhhhh…..Blam….." "SLASssssssssssssshhhhhhhhhhh…Blam….."
2 UAV di hancurkan tersisa 6 lagi , semua Unit UN membidik dan menjatuhkan UAV yang tersisa, tetapi berbeda dengan Naruto ia langsung melesat menuju Butterfly Master,
Kidz
"Ingat Aku, hei kau Jalang"
UNKWON
"Hmm.. Tentu.. kemarilah…."
Naruto segera melejit menujunya, saat mendekat UAV dan Butterfly Master menyebar tetapi masih dalam satu jangkauan Formasi, Naruto mengikuti Butterfly master, Sekarang ia di lakangnya, Pesawat Butterfly master meliuk tajam ke kiri, lalu bermanuver seperti memental kebelakang.
Kidz
"Damn….."
Umpat Naruto sambil menengok ke belakang Kokpitnya, sekarang ia di Depan Butterfly master. Suara alarm kembali berbunyi Naruto di kunci Missile , Naruto menengok ke kanan dank e kiri, UAV menghalangi jalan Menghindarnya, Terpakasa ia bermanuver Cobra (Lagi)
UNKWON
"Ugh… Hebat….."
Kidz
"Aku dapatkan Bokong mu jalang, mau ku remas atau ku tampar, Atau kedua-duanya"
Setelah mengatakan itu Naruto meluncurkan Missile dan Menmbakkan Meriam Otomatisnya, missil terbang menuju Butterfly master, Ia mncoba menghindari Missile, tetapi si salah satu UAV menembak jatuh missil dengan Laser Fotonnya
Kidz
"Ck….Sial….Ayolah…"
UNKWON
"Tehe~…..:p"
Magic
"OK team tersisa 3 UAV"
Naruto Mendengar sesuatu dari magic, 3 UAV berarti tinggal yang berhadapan dengan dia saja, Segera ia mempercepat laju Pesawatnya, tetapi kembali Butterfly Master mementalkan pesawatnya ke belakang dan pesawat pun seperti terlempar ke belakang dan berhasil berada di belakang Naruto lagi. Tetapi kini berbeda Butterfly Master membidik Naruto dari belakang, Naruto akan menggunakan Manuver Salto tetapi…
Kidz
"Sial, Mereka mencoba mengurungku… Bajingan Kau…"
3 UAV Butterfly Master berada di Kanan, kiri , dan atas Naruto tetapi tidak Hanya diam, mereka berputar hingga akhirnya membentuk seperti Sangkar, di satu sisi Naruto terkurung, di satu sisi dia sudah terkunci oleh Butterfly Master, Naruto menengok ke kanan dan kiri mencoba mencari Celah untuk Lolos tetapi hasilnya Nihil
Alex
"Kidz…. All Unit Bantu WarWolf 2"
William memerintahkan semuanya untuk menuju Naruto tetapi terlambat Missil sudah menyala dan mulai meluncur meninggal X-2 Wyvern milik Butterfly Master, Naruto Menengok Ke belakang Pesawat dari Butterfly master menembakkan Missil, dalam suasana Slow Motion Naruto kembali menengok ke depan , menundukkan kepalanya ke bawah, dan menutup mata.
"Maaf, hime…Sepertinya aku…. "
"SLAP!"
Konoha, Japan
Di hari yang sama siang harinya Hinata berada di kampus ia memiliki jam siang di kampus saat ini Hinata, Ino, Tenten, dan Temari menikmati Sebuah minuman di Kantin, Hinata menikmati secangkir kopi, dan teman-temannya juga sama, Sedari tadi Hinata terus melihat Laptopnya sambil Wajahnya memerah, Entah dia lagi browsing apa
"Hinata-chan, kamu sedang apa sih ?" Tanya Tenten , lalu ia mendekati Hinata dan melihat apa isi layar Laptop Hinata, Hinata pun terkejut
"Ciee….. Lagi Browsing tentang Pangerannya, Nie… Cie…." Teriak Tenten
"He mana-mana… Cius ini ?" Tanya Ino Lebai
"Enelan…." Balas Tenten
"Mana Aku juga ingin lihat, " Temari juga ikutan. Dan jadilah mereka berempat berkerumun di depan laptop Hinata,
"Se-semuanya tolong… Aku tidak bisa bernafas…." Hinata terjepit di antara Mereka
"Ah.. Maaf Hina-chan" kata Ino
"K-kalian, kumohon beri aku ruang…hah…hah..ha,,…" ucap Hinata terengah-engah, lalu teman-temannya memberi ruang pada Hinata, lalu gadis lavender itu bermaksud mengambil Cangkir Kopinya tetapi. "KRAK! PRAK !" sesaat sebelum menyentuh Cangkirnya, Cangkir itu tiba-tiba retak dan terpecah menjadi 2 bagian, kopi yang ada di dalamnya juga tumpah
Semua teman-teman dan orang yang ada di kantin kampus itu terkejut, Hinata membelalakkan Matanya tangannya bergetar , Bahunya Juga mulai bergetar, Matanya mulai berair, Entah kenapa Hatinya jadi Tidak enak sekali, Ino yan tahu itu dia langsung menepuk pundak Hinata
"Hina-chan…." Ucap ino lirih sambil menepuk pundak Hinata
"I…no…chan…Hiks..hiks..hiks…." Tangis Hinata Tumpah.
"Hina-chan ada apa ?" Tanya Ino kaget sambil memeluk Hinata
"hiks..hiks….hiks…hiks…" Hinata semakin sesenggukan sambil tangannya memegangi dadanya.
Kembali Ke Tengah Gurun
Semua orang berteriak di dalam Radio menyebutkan nama Naruto. Dia masih menunduk dan menutup mata, lalu berucap Lirih
"Hime, maaf….Sepertinya aku…..Akan memenangkan pertarungan Ini maka dari itu bersabarlah menunggu kepulanganku!" lalu di akhir Kalimatnya dia berteriak
Secara tiba-tiba, Naruto menggunakan Manuver yang sangat Ekstrim, Manuver yang mirip Cobra , tetapi bedanya kalau Manuver Cobra hidung pesawat di atas, maka kali ini kebalikannya, Hidung pesawat berada di bawah, dan dalam sekejap Naruto melentingkan Pesawatnya dan berada di belakang pesawat Butterfly master, dia berhasil menghindari kurungan dan tembakan Missile Butterfly Master
UNKWON
"Ugh.. Apa!"
Naruto segera membidiknya dan.
Kidz
"Sama Seperti sebelumnya jalang, Mahalo you Mother Fucker"
Tiba-tiba missil keluar dari seluruh badan pesawat Naruto meluncur ke segala arah lalu dengan segera menuju arah depan, yaitu menuju ke pesawat Butterfly master, ya…..itu adalah All Direction Missile ,senjata paling mematikan Milik pesawat CFA-44, Menembakkan 10 missile secara bersamaan yang di simpan di seluruh badan pesawat, lalu segera menuju ke semua sasaran yang telah di kunci , Bentuknya kecil tetapi kecepatannya bisa mencapai 5 kali kecepatan suara,
"Slas… Slas… Slas… Slas… Slas… Slas… Slas… Slas… Slas… Slas…"
"BLAM!"
Ledakan Besar Telah terjadi Pesawat tipe X-2 Wyvern Terpelanting di udara, dengan badan terbakar hebat lalu Meledak di udara "BLARRRRRRRRRRRRRR!"
Kidz
"huh..huh…huh…Target Terakhir di hancurkan…..Huh…huh…huh..huh"
Ucap Naruto dengan nafas yang tersengal-sengal
Magic
"Butterfly Master's Craft Down, Nice Shoot WarWolf 2"
Jack
"Hahahahaha…. Kau gila Kidz…. "
Kraken
"You're a little Bastard, kidz"
Kidz
"terima kasih Sanjungannya…."
UNKWON
"ugh..kehilangan nyawa lagi nih…."
kidz
"apa itu .. "
Naruto seperti mendengar suara Butterfly master, tetapi pesawatnya sudah hancur apakah maksudnya ini
UNKWON
"Press Start to continue….."
Alex
"Damn… Magic Apa itu tadi…."
Magic
"Aku punya pemberitahuan penting, bahwa Ternyata tidak ada tanda-tanda adanya kehidupan dalam pesawat Butterfly master Sejak dia datang"
Jack
"Jadi maksudmu dia itu Juga UAV, Damn…"
Kidz
"berarti kalau begitu semua ini belum berakhir, Jika dia datang lagi maka aku akan terus membunuhnya, Agar yang menjadi pengendalinya, turun tangan sendiri…"
Kraken
"Berbagilah kidz, kau bercinta dengannya sendirian…"
Kidz
"Hahahahaha… lucu kraken…."
Magic
"Semua Unit musuh telah di hancurkan, segera Kembali ke markas…."
Alex
"Roger Magic, All unit Kembali ke markas.."
All Unit kecuali Naruto
"Roger…."
Naruto belum menjawab di radio dia masih memandangi langit siang Hari arab,
"Di manakah sebenarnya kau Butterfy master, ?" Naruto bergumam, lalu menengokkan kepalanya ke depan dan menjawab perintah radio
Kidz
"Roger…"
Mereka semua berbalik arah menuju kembali ke markas mereka , yaitu benteng terbang mereka yang di parkir manis di Dubai. Naruto masih tetap memandangi Langit Siang nan terik itu. Lalu bergumam
"Ada yang tak bisa kau lawan, yaitu Kehendak Tuhan, tetapi jika badai datang orang pasti akan menyingkir , tetapi jika itu aku , pastilah aku akan menghadapi badai itu, tak peduli jika sekalipun mustahil, aku akan tetap bertarung dan menang…"
Dan barisan pesawat jet melesat meninggalkan daratan gurun pasir Nan panas itu.
TBC
Wah… akhirnyaa selesai juga Chapter 15 ini, oh iya jngan lupa Re-viewnya , seperti biasa , Re-view anda adalah benshin saya. Heheeh kgak pertamax kali ini, lagi Krismon… ahahahahahah #PLAK!
Cuplikan Chapter Selanjutnya. "Bunker Buster"
"Ino-chan…Naruto-kun…Naruto-kun…Ino-chan….hiks..hiks…."
"Dia pasti baik-baik saja Hina-chin, percayalah"
"eh Dia di jepang, t-tapi kenapa dia tidak pulang Hiks..hiks.."
.
.
.
"Oke, we're all set to go"
"Operation Bunker Buster Is Now Underway"
"WhiskeyTertembak oleh musuh! Sial…"
"Semuanya Maju! Hancurkan!"
"Go..go..go…."
.
.
.
"Stabilkan…Kidz..Stabilkan….."
"Ck…tak akan kubiarkan semuanya Mati seperti Anjing di sini…"
"Apa itu, itu menuju ke kita…"
"hei… Dengarkan Suara itu, sepertinya tidak asing di telingaku…"
.
.
.
"TANG!" "BLOOOOOOOOMMMMMMMMMMMMM"
"ArrowBlades….DO you Copy….."
"All ArrowBlades Report…..!"
"HOLLY FUCK!"
Udah dulu ya Sopiler Chapter Selanjutnya , Bye….See you on the Next Chapter
