Sebelum kalian membaca Chapter ini izinkan saya menyiapkan beberapa peralatan penunjang Khususnya Kunai Hiraishin yang saya Pinjem dari Paman Minato, Oke dan setelah itu silahkan Baca Chap selanjutnya dari Fic Ini...
Chapter 17:Hurrican Between Fall(Aftermath)
Disclaimer: Masashi Kishimoto
Summary: Bercerita tentang Namikaze naruto, bocah konyol yang selalu di bully teman-temannya sejak SMP, bahkan Saudara dan orang tuanya tidak menaruh kepercayaan kepadanya, sejauh ini hanya 2 orang yang di percayainya,memutuskan kabur dari rumah saat lulus SMA dan pergi ke amerika untuk bergabung menjadi pilot pesawat tempur militer UN, Bagaimanakah kisah hidup naruto ? Let's check this out
Warning: Banyak Karakter Import(OC), OOC, Typo, EYD, dan masih banyak lagi
Terima kasih untuh para reader dan khususnya para Reviewer
Konoha , Japan 21 Oktober 20XX 10.15
Hinata , Tenten, Ino, dan Temari, keempat sahabat ini sedang menikmati Festival Musim gugur yang biasa di di adakan di kota kecil tepian Jepang bernama Konoha, Kota kecil dengan Sejuta keindahan dari dermaga pantai , padang rumput yang Luas nan indah juga gedung pencakar langit yang menjulang tinggi, Konoha sendiri memiliki daratan yang di pisahkan Oleh Sebuah sungai atau bisa di sebut Selat kecil atau entah apa namanya karena air di daerah tersebut adalah air Payau , jadi untuk menuju Tokyo terdapat Bentangan Jalan Lurus dengan lebar hampir 200 meter dan jarak mencapai 45 Km menuju pusat kota Tokyo dan di Konoha jalan tersebut berakhir di Dermaga Konoha serta pada tanda KM 20, Terdapat jembatan penghubung antara Konoha dan Pulau utama Jepang . Nah di sepanjang tepian jalan Inilah diadakan Festival yang meriah Untuk menyambut musim gugur , stan Permainan, Makanan, hingga yang lain-lain membentang sepanjang tepian Jalan mulai dari Dermaga Konoha hingga Ke sisi Jembatan Penghubung tersebut, dan jalan tersebut di tutup 24 jam untuk festival ini, jadi bagi orang yang ingin pergi atau datang ke konoha harus melewati jalan berputar yang super jauh atau naik kereta listrik dan Menyeberang menggunakan Perahu kecil.
Di dalam mobil bertipe Mitsubishi Pajero inilah keempat sahabat ini berjalan pelan menuju ke arah pesta, saat di perjalanan tadi Hinata entah di rasuki oleh apa dia terus merengek minta Takoyaki , ia merengek bagaikan anak kecil yang ingin sesuatu, dan itu sukses membuat telinga sahabatnya panas, dan Saat di tengah jalan mereka berhasil mendapatkan Takoyaki-nya Hinata segera memakannya dengan senyuman puas sambil mendendangkan sebuah lagu
"Hina-chan..Kamu kenapa sih ?" Tenten yang sejak tadi merasa Aneh dengan Hinata
"Ha? A-apa maksudmu Ten-chan...Aku tidak apa-apa hehehehe..." Hinata membalasnya dengan lebut sambil terus mengunyah Takoyakinya dengan senyuman Pipi Chubbinya yang Imut
"Hah...Tuhan...apa salah kami coba?" ucap Temari sambil memijit pelipisnya
"Sudahlah... Tema-chan...kita sudah sampai..Kalian turun aku mau cari tempat parkir dulu.." ucap Ino seraya menjalankan Mobilnya pelan
Mereka bertiga segera turun dan menunggu Ino memarkirkan Mobilnya, Hinata sudah menghabiskan Takoyakinya dan membuang bungkus kertas itu ke tempat sampah lalu berdiri di samping teman-temannya. Merasa mulai bosan dia mulai merasakan ingin minum, segera ia bergelayutan seperti anak kecil(Lagi) kali ini ke Temari, Ia meminta untuk di antar untuk membeli Milkshake Rasa Jambu,
"Ne..ne..Tema-chan...Temani aku beli ya..Kumohon...Please..." ucap Hinata sambil menggunakan Puppy Eyes
"Ah...Hinata...Kamu ini kenapa..Sih...sabar...kita Tunggu Ino..." ucap Temari sambil menahan Emosi
Akhirnya tak lama kemudian Ino datang dan Segera Hinata mengajak(Menyeret) Temari untuk membeli apa yang dia inginkan, setelah mendapatkan apa yang di inginkan Hinata meminum Milkshake itu dengan wajah polos serta senyuman Chubbinya itu, Temari yang awalnya Kesal ingin memarahi Hinata Sontak rasa marahnya Hilang melihat kepolosan dari teman Indigonya ini. Mereka akhirnya berjalan menuju sebuah Cafe yang telah di Booking oleh teman seangkatan Mereka semasa SMA, mereka memanfaatkan Momen festival ini untuk ajang Kumpul bareng dan Reuni dengan teman-teman mereka dulu.
15 menit merek berjalan di tengah keramaian festival itu, dan mereka sampai di Cafe yang mereka tuju, ternyata semuanya sudah datang termasuk ehm..beberapa mantan Kekasih Hinata dulu juga hadir salah satunya pria berambut merah bata, ya... Sabaku no Gaara, mantan kekasih Hinata yang pertama dan saudara kembar tak identik Temari, ia memandang kaget Hinata, yang lebih dari 6 tahun tak bertemu karena menjalankan Perusahaan Orang tuanya di kota Suna. Ia terkejut melihat perubahan yang ada pada Hinata. ada juga Menma yang merundung Galau karena di tinggal Pujaan hatinya yang baru yaitu Mari,
"Ne..Shikamaru...ada apa dengan Menma...tak Biasanya dia Murung seperti itu ?" tanya Chouji pada Shikamaru
"Mana ku tahu ...pasti masalah Yang 'Mendokusai'..aku malas mengurusinya.." ucap Shikamaru malas
"Ara...mungkin karena pujaan Hatinya itu..." ucap Naruko ikut nimbrung
" " " Pujaan Hati ?" " " ucap semua orang yang ada di Cafe itu
Semua orang bertanya-tanya bagaimana mungkin legenda Playboy Konoha bisa segalau itu karena Seorang Gadis. Yah paling tidak seperti itulah aktifitas di dalam Cafe yang berisi anak dari orang-orang terpandang Konoha. Saat gara mendekati Hinata yang sedang duduk memandang ke arah Luar sambil terus menyeruput Milkshake dari sedotannya tiba tiba
Suara gemuruh datang dari luar gedung lebih tepatnya dari kota sekitar Konoha suara yang berasal dari Kendaraan Lapis baja milik Pasukan darat Pertahanan Jepang (Ground Self Defence Force GSDF) Kendaraan mulai terparkir di jalan utama Konoha membuat semua orang terkejut di susul para tentara dengan senjata Lengkap turun dari kendaraan , juga ada kendaraan dengan Rudal anti udara terparkir manis, helikopter Black Hawk juga mulai bertebaran di langit kota , Semua pasukan bermaksud menyuruh seluruh penduduk kota segera memasuki terowongan evakuasi, Namun semua penduduk Konoha tidak mengindahkannya, Semua pasukan mulai panik mereka segera menghubungi radio dan berbicara sangat panik, begitu juga dengan suasana Cafe juga mulai heboh, bukan heboh Panik namun heboh takjub jarang sekali tentara jepang ikut dalam Festival dengan kendaraan bajanya , bahkan ada juga yang mengmbil foto,
Lalu sekelompok tentara memasuki Cafe tersebut, Seseorang membuka pintu yaitu laki-laki dengan Mata Lavender berambut coklat yang di potong Cepak ala Tentara, dan menggunakan Helm dan Baju Khas tentara serta menenteng Senjata laras panjang tipe M4A1,
"Kalian Harus segera meninggalkan Gedung ini dan segera menuju terowongan Evakuasi." ucapnya
Yang di dalam Cafe malah melongo melihat orang itu
"N-Neji-kun..." ucap Gadis bercepol 2 , Tenten..
"Tenten...ah...Kalian...kalian segera mengungsi ..." ucap Neji kepada seluruh adik kelasnya yang sedang mengadakan Reuni
"Memangnya ada apa Neji-niisan..." ucap Hinata berdiri dan menjauhi Gara yang hampir menyentuh pundaknya
"Hinata aku tak bisa menjelaskan secara Rinci..sekarang ayo.." Ucap Neji belum selesai
"Hoi..hoi...Neji-san..Aku tau kau tentara tapi kenapa memerintah kami seperti ini!" ucap Kiba dengan nada tinggi ke pada Neji
"Hah..Mendokusai..kalian ini harusnya bekerja melindungi Negara bukannya mengganggu Pesta Kami Neji...Apa kau mau ku Laporkan pada Tou-san..Hn..." ucap Deidara mengancam
Anak buah Neji mulai geram dengan pandangan merendahkan dari Anak-anak dari orang terpandang itu sontak Neji memberi Isyarat kepada Anak buahnya untuk diam di tempat, Sambil menutup mata ia mulai menenangkan diri dan membiarkan Umpatan dan kata-kata mengusir dari anak muda itu, Hinata yang tau itu merasa tidak enak dan memegang tangan Ino , Temari dan Tenten merasa Hinata ingin keluar ruangan, tapi saat mereka ber empat akan meninggalkan Gedung terdengar suara dari radio militer Milik Neji yang terletak di bahu kirinya
Unknown
"Sial...mereka datang...Hubungi pasukan udara..kita..kita..Arrgh..."
'BLAR!' suara menggelegar 'NGGGIIIIINGGGG...' 'BLOOOOOM...' Ternyata Helikopter Jatuh tipe Black Hawk, ia jatuh tepat di depan tanah Lapang dari sebuah gedung dengan api berkobar di bagian ekornya Tentara yang lain mencoba menyelamatkan Pilot serta Co-pilotnya , mereka masih hidup tapi dengan luka yang cukup serius
Neji memandang keluar lalu kembali menengok kembali ke semua orang yang ada di dalam Cafe
"Inilah yang kami sedang lakukan...Mencoba menyelamatkan Kalian , Namun karena ke-egoisan kalian , kawanku terluka " ucap Neji singkat
Hinata dan ke-3 sahabatnya segera berlari ke arah terowongan yang tak jauh dari tempat mereka tetapi sebagian besar orang masih terdiam kaget memandang Langit Lalu
'Dar... Dar... Dar... Dar... Dar... Dar... Dar... Dar... Dar... Dar... Dar... Dar...'
'Wush...SLAHS...'
Semua kendaraan mulai menembaki Langit dan terlihat Beberapa pesawat Jet mendekat... segera setelah itu semua orang berhamburan menuju tempat evakuasi juga Orang-orang di Cafe tersebut berlari tunggang langgang , Neji berjalan keluar dengan santai memberi perintah kepada Anak buahnya untuk mengatur Evakuasi , Bau asap mesiu dan Dentuman senjata anti udara dan ledakan Roket anti udara menghiasi Langit Musim gugur Konoha Pagi itu hingga 30 menit kemudian suasana semakin Buruk pasukan darat berusaha sebaik mungkin dan akhirnya squadron Udara JASDF pundatang memberi bantuan Udara
.
.
.
.
Dekat Pantai Konoha 10 Menit setelah JASDF Datang
Seorang pilot berambut Blonde menerbangkan pesawat tempur Bertipe CFA-44, Yaitu Naruto telah sampai pada teluk Konoha, ia terbelalak Langit konoha penuh dengan lucuran roket anti udara dan asap mengepul di beberapa sudut Kota
Viper 7-1
"More Contact...Coming Hot...Need Support..."
Sky Eye
"Baiklah Viper 7-1, kau di perbolehkan menyerang"
'pasukan 4 terkena serangan telak, segera hubungi medis..'
'semuanya bertahan...tembakkan roket...arghhh...'
Jerrico 4
"Ah...kami terkena serangan udara di sini segera berikan dukungan udara...Arghhhhh... KAmi kena..."
Tanpa menunggu lama Naruto segera di incar oleh sebuah pesawat musuh yang di ketahui adalah UFW dengan pesawat tipe SU-27, ia segera menghindar menggunakan manuver Salto lalu mengincar bagian belakang pesawat musuh ia menembakkan meriam otomatisnya,
"RRrrrrrrrrrrttttttttttttttt..."
4 peluru melesat dan menghantam telak pesawat musuh itu, Ia hancur berkeping keping, dalam pikirannya masih banyak berkecamuk pertanyaan menanti
Sky Eye
"Jerrico 1 dan jerrico 2, Kalian mendapatkan prioritas melindungi jembatan besar konoha , semuanya di harap mengerti situasinya, kalian harus menghancurkan semua musuh hingga tak bersisa, kalian tahu apa yang harus kalian lakukan"
Jerrico 1 & 2
"Roger"
Kidz
"WarWolf 2 kepada Sky Eye"
Sky Eye
"Kidz...lama tak jumpa...
Kidz
"Simpan Reuniannya..ada apa ini ?"
Sky Eye
"Terlalu panjang..."
Kidz
"Buat singkat..."
Sky Eye
"Entah UFW sialan ini datang dari mana..Tiba-tiba mereka datang di saat yang sangat tidak tepat ini ?"
Kidz
"Roger...Lalu bagaiaman dengan Butterfly masters ?"
Sky Eye
"Negative..."
Kidz
"Roger.."
Sky Eye
"Kau tahu apa yang harus kau lakukan, Kidz.."
Kidz
"Roger...Support me..."
Sky Eye
"Roger Kidz"
Segera saja Naruto mengincar pesawat yang ada di depannya, ia mencoba mengunci sasaran, Tak lama sasaran telah di kunci, Missile di luncurkan
'Slasssshhh...Blar...' Pesawat terkena telak di bagian Badannya dan terpelanting di langit Kota Tokyo
Sky Eye
"Semua unit, di sini Sky eye, Squadron Udara kalian menghancurkan semua sasaran Udara , Untuk target yang terbang rendah akan di atasi oleh Kapal Cruiser Kelas Kirishima, yang baru saja tiba Di teluk konoha , mereka dalam perjalanan di sungai besar"
Lalu terlihat 4 buah Kapal perang milik angkatan laut jepang yang memasuki sungai besar Konoha , mereka bermaksud melindungi kota dari dekat , dengan Missile anti udara jarak jauh dan senjata Anti udara miliknya.
Viper 7-4
"Aku dapat, Kidz awas di mengejarmu"
Kidz
"7-4... Habisi dia"
Viper 8-3
"Akan kulindungi belakangmu, Kidz"
Naruto di kejar oleh Pesawat milik UFW, ia segera menghindar, dan segera seseorang dari Squadron Viper ,memberi dukungan . Merasa sudah aman ia segera membidik sasaran yang lain, Sebuah pesawat tempur tipe SU-35 Super flanker sudah di hadapannya, Pesawat tersebut merupakan Dasar dari terciptanya pesawat yang Naruto piloti yaitu CFA-44 Nosferatu.
Ia segera mengunci sasaran dan menembakkan meriam otomatisnya, pesawat musuh mencoba meloloskan diri, Lalu Naruto menembakkan Missile dan terkena telak pada mesin Pesawat musuh, di susul tembakan meriam otomatis yang menghantam tepat di badan pesawat. 'BLAR...' pesawat Hancur dan terpelanting di udara
Jerrico 7
"Kontak dengan musuh terdeteksi...Kunci Missile..LUNCURKAN!LUNCURKAN!"
Viper 7-7
"Lockdown Target...Fox Two...Target Hit..."
Viper 8-4
"Kidz Awas belakangmu"
Naruto menengok kebelakang, Pesawat musuh membidiknya, segera ia mengambil manuver rolling ke kiri , ia berhasil menghindari bidikan. Kini pesawat musuh berada di depannya ia kembali membidik dan menembakkan Meriam otomatisnya
Kidz
"Aku berada di belakangnya "
Setelah beberapa rentetan tembakan ia meluncurkan Sebuah Missile
Kidz
"Fox One..."
'Blooom...'
Pesawat musuh Hancur tak bersisa, Namun itu ia sudah di kunci dari belakang dan pesawat tersebut telah menembakkan meriam otomatisnya Naruto mencoba menghindar dengan meliukkan pesawatnya dan menambah ketinggian, dan berhasil...ia berhasil menghindari bidikan musuh. Segera setelah itu ia kembali membidik pesawat musuh bertipe Su-27.
Kidz
"Kau tak bisa kemana-mana...FOX ONE.."
'SLASSSHHHH...BLAR...'
Satu lagi pesawat jatuh , Namun Naruto melihat pesawat milik Viper Squadron di kejar Pesawat tempur UFW,
Kidz
"8-6, Bandit di belakangmu, Awas...!"
Viper 8-6
"Sial...Meminta bantuan segera...!"
Kidz
"Roger ...Bertahanlah..."
Naruto segera memanuverkan pesawatnya menuju orang yang di tuju, Ia mengurangi ketinggian dan mengunci sasaran, 'Wusshhh...' Missile di luncurkan . Missile meluncur menuju garis pertemuan dengan pesawat musuh dalam artian tipe pencegatan , missile meluncur menuju tepat di depan hidung pesawat UFW bertipe Su-30 itu 'BLAR!' missile menghantam telak pe hidung pesawat lalu terbakar dan jatuh
Viper 8-6
"Hit Confirm...Bandit Down... Thanks Kidz.."
Kidz
"Sama-sama.."
Viper 7-4
"Aku dapat di arah jam 6...Bandit di jatuhkan..."
Viper 7-1
"Kerja bagus.."
Naruto menambah ketinggian untuk mengejar sebuah pesawat Musuh, ia manuver miring ke kanan sedangkan Pesawat musuh berada di sebelah kanannya dan miring ke kiri, mereka saling berhadapan sesama kokpit, Segera Naruto menyentak tuas kemudinya dan berada di belakang pesawat musuh , ia mencoba mengunci Namun pesawat musuh malah menggunakan manuver Cobra dan berpindah di belakang Naruto , Merasa dalam bahaya ia juga langsung menggunakan Manuver Cobra lalu meluncurkan missile 'Wussshh..BLAR!' pesawat tertembak tepat di bagian sayapnya menyebabkan kebakaran Hebat dan jatuh ke perairan
Setelah itu Naruto mengurangi ketinggian lagi ia melihat pesawat musuh mencoba menembus barikade pertahanan Udara Konoha dan langsung menuju Tokyo, Segera saja sambil menukik dari atas ia meluncurkan 2 missile untuk mencegat pesawat tersebut 'BLAR!' pesawat Hancur tak bersisa. Kembali Naruto menukik mengurangi ketinggian jet musuh lewat di sisi kirinya segera ia mengejar target kembali. Ternyata musuh kali ini lumayan pintar ia menggunakan menuver mengapung yaitu meliuk-liukkan pesawat dengan kecepatan rendah , dan ini lumayan sulit untuk di kunci sasaran dengan misil, Namun itu tak lama Naruto sudah memiliki posisi yang tepat , tanpa basa-basi ia meluncurkan 2 missile, 'SLASSSHHHH...' 'BLAR!' pesawat hancur di udara karena terkena telak pada badan pesawat tersebut
Namun itu belum selesai musuh datang dari belakang Naruto, ia segera berbalik dan mengejar pesawat itu mencoba mengunci pesawat musuh. Beberapa saat kemudian ia telah terkunci
Kidz
"Ini sepertinya akan sulit"
Pesawat tersebut meliuk ke-kanan dan ke kiri mencoba kabur Namun missile telah di luncurkan Naruto
'SLASSSSSSSHHHHH' missile meluncur lurus dan menghantam bagian Mesin pesawat tersebut 'BLAR!' namun pesawat jet musuh masih bisa terbang dengan sebelah mesin ia meliuk-liuk mengurangi ketinggian Naruto mengejar dan menembakkan meriam otomatisnya, Namun meleset peluncuran missile juga masih dalam masa 'Count Down' yaitu masa di mana komputer atau perangkat pesawat menyiapkan peluncuran missile tersebut , tidak lama memang hanya 2,1 detik namun di medan tempur waktu detik akan terasa seperti menit, ia terus mengejar pesawat musuh
Kidz
"Apa yang kau rencanakan Kawan..."
Missile telah siap Naruto menembakkan 2 misile sekaligus namun meleset dan meluncur lurus menuju perairan, Pesawat musuh makin menukik dan Naruto sadar bahwa pesawat itu akan di tabrakkan ke kapal perang Cruiser Kelas Kirishima. Kapal perang tak tinggal diam mereka menembakkan meriam anti pesawat Namun
'NGIIIIING...BLAR...BLOM!'
Pesawat musuh berhasil, ia menabrakkan pesawatnya ke Cruiser itu tepat dan telak pada bagian tengah kapal, Kapal tersebut terbakar , Kru kapal juga mulai panik dan segera melakukan rangkaian penyelamatan, Naruto terbang rendah dan lewat di samping kapal perang yang terbakar, matanya terbelalak
Kidz
"SHIT!..."
Ia menengokkan kepalanya ke belakang untuk melihat keadaan kapal tersebut. Parah sekali, kapal tersebut mungkin tidak bisa melanjutkan pertempuran, rangkaian evakuasi segera di lakukan oleh kru kapal yang masih selamat
Kirishima 1-5
"Di sini 1-5 , Kami terkena kerusakan... 60%"
Kidz
"Bagaimana keadaan mu kawan"
Kirishima 1-5
"Semua sistem Offline, Seluruhnya mati, segera lakukan Evakuasi kru ..."
'Missile Launch...'
'Damn...'
Terdengar suara liar dari radio milik Naruto
Kidz
"Ini tidak bagus"
Viper 8-2
"Kidz, Bandit dari arah jam 6-mu"
Naruto segere menengok kebelakang ada pesawat musuh siap meluncurkan missile, ia segera bermanuver salto , kini ia di belakang pesawat musuh dan segera mengunci sasaran, lalu meluncurkan sebuah missile , 'BLAR!' missile meledak di dekat mesin pesawat musuh . Mesin pesawat tersebut mengluarkan asap hitam, saat akan meluncurkan missile lagi ternyata ada lagi pesawat musuh yang mengincarnya dari belakang dan telah menembaki Naruto dengan Meriam otomatisnya. Segera Naruto melakukan manuver salto lagi ia mengejar pesawat tadi ternyata ia mencoba lagi, Ia menggunakan Afterburner untuk lari dari Naruto namun ia segera mengejar, Naruto menembakkan missile lagi Namun meleset, Ia meliuk ke-kanan, Naruto tetap mengejarnya, Kembali ia menembakkan missile 'SLASSSSHH... BLAR!' pesawat musuh terkena di bagian mesin kanan namun ia mencoba lari dari Naruto dengan sisa 1 mesin, Naruto menembakkan meriam otomatisnya, beberapa peluru menghantam badan pesawat musuh dan mengeluarkan asap hitam, merasa musuh kehilangan momentum Naruto meluncurkan Missile lagi 'SLASSSHHHHHHHH...BLAR!' pesawat musuh berhasil di jatuhkan
Jerrico 6
"Mengunci Target...Missile Fire...Missile Fire!'
Sky Eye
"Kidz...serangan Datang radar aktif..."
Kidz
"Afframinive..."
Ia kembali melihat pesawat musuh yang akan menjebol barikade Konoha, segera ia mengunci target, Namun musuh malah menukik ke atas untuk menambah ketinggian, Lalu segera ia menukik tajam ke bawah, Naruto segera meluncurkan Missile, 'BLAR!' missile mengenai badan pesawat namun tidak terlalu telak ia masih bisa terbang , Ia makin menukik dan dia kini mengincar Kapal perang Kelas Kirishima yang lain,
'Aku terkena di bagian ekor!'
'Accuairing Bandit...'
'Flare kedua...!'
'Target Hit...God job...Viper 7'
Namun target lain semakin mendekati kapal Kirishima tersebut.
Kidz
"Damn...Kau tak bisa kemana-mana..."
Pesawat semakin menukik dan hampir menabrakkan diri ke kapal perang angkatan laut Jepang, Namun 'SLASSSSSSSSSSSSSSHHHHHHHHHHHH...BLOMMMMM!' Naruto meluncurkan missile dan menghancurkan pesawat tepat 15 meter di atas Kapal perang kelas Kirishima tersebut.
Sky Eye
"Kidz..Awas bandit mendekatimu dari arah belakang..."
Kidz
"Roger..."
Segera Naruto menggunakan manuver Salto dan posisinya kini di belakang pesawat yang mengincarnya tadi segera ia mengunci target lalu melucurkan sebuah missile, 'SLASSSSSSSSSSHHHHHHHH...BLARRRRRRRRRR' Pesawat Hancur terpelanting di udara
Jerrico 1
"Kirishima...Status mu ?"
Kirishima 1-1
"Kami hampir sampai...Tahanlah..."
Jerrico 1
"Di sini terjadi baku tembak ...Cepatlah"
Terlihat di jembatan besar Konoha terjadi baku tembak yang sangat keras, Naruto mengarahkan pesawatnya menuju ke arah Jembatan besar Namun ia di incar oleh pesawat musuh dari belakang , Segera ia menggunakan Manuver rolling ke kanan, seketika ia berada di belakang pesawat musuh, Hal ini tak di sia-siakannya ia segera mengunci dan meluncurkan missile.
'SLASSSSSSSSSHHHHHHHHHH...BLARRRRRR!' pesawat musuh hancur tak bersisa
Naruto melanjutkan perjalanannya terdapat 7 pesawat Bertipe Su-35 Super Flanker yang mengelilingi jembatan Besar konoha, ia segera mengunci sasaran satu dari sekian jumlah mereka , Missile di luncurkan 'SLASSSHHHH..BLAR!' pesawat hancur dan terpelanting di udara
'Ada Bandit Mendekat...SIAL!'
Ia melihat sebuah pesawat musuh mendekat dan mencoba menembaki pasukan Darat segera ia meluncurkan missile dari jarah yang lumayan Jauh. 'SLAAAAAAAAASSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS...BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRR!' pesawat tersebut Hancur, Ia menengokkan kepalanya ke kanan terlihat sebuah pesawat bertipe Mitsubishi F-2A milik JASDF dari squadron Viper di dekati pesawat musuh dan mulai menguncinya
Kidz
"7-4 ada Bandit mendekatimu dari belakang... Menghindar..."
Viper 7-4
"Roger..."
Syukurlah pesawat dari squadron viper berhasil menghindarinya dan mulai menyerang balik
Jerrico 1
"Bandit di jatuhkan 2 lagi Kawan-kawan..."
Viper 7-4
"Hahahaha..aku dapat ekornya"
Viper 8-2
"Accuaire..."
Tak mau ketinggalan Naruto juga membidik dan pesawat musuh selanjutnya, namun yang satu ini agak alot, ia terus meliuk-liuk , ia mengurangi ketinggian dan menukik, Naruto meluncurkan 2 missile namun meleset , ia terus menukik dan mengarah pada jembatan besar Konoha ia berencana menabrakkannya pada barisan kendaraan anti udara tersebut, Pesawat musuh semakin mendekat Naruto meluncurkan sebuah Missile dan,
'SLASSSSSSSSSSSHHHHHH...BLAR...' sebelum sampai di tujuannya ia meledak berkeping-keping terkena missile Naruto, Namun..
Viper 7-2
"8-5...Awas..."
Viper 8-5
"APA..SIAL...ARrggghhhh"
"..."
Viper 8-2
"Sial...dia berhasil menembak Viper 8-5... dia selamat parasut terbuka"
Seseorang dari squadron Viper tertembak dan Naruto segera mengincar pesawat tadi, itu adalah pesawat musuh terakhir yang ia hancurkan, ia meliuk-liukkan pesawatnya agar tidak di kunci oleh Naruto, akhirnya Missile di luncurkan dan menghantam mesin sebelah kiri pesawat musuh limbung ia terbang tak beraturan dan menukik ke bawah lalu ia sudah mendapatkan keseimbangannya kembali, ia menyusuri jalur sungai, Naruto mengejar di belakangnya, Mata Naruto terbelalak Cruiser kelas Kirishima berada di jalur pesawat itu, lagi..pesawat musuh melakukan hal yang pengecut yaitu menabrakkan pesawatnya. Naruto berusaha mengejar ia meluncurkan missile dan menembakkan meriam otomatisnya
Viper 8-1
"Kau bisa Kidz..Hati-hati
Kidz
"SHIT!"
namun setelah semua...
'BLAR!' ia berhasil menabrakkannya dan membuat Cruiser kelas Kirishima Terbakar
Viper 8-1
"Lagi ?"
Kirishima 1-3
"Mayday..mayday... terkena kerusakan ...Lambung terkoyak...Pompa mati...Air memasuki bagian dalam... Mayday..mayday... terkena kerusakan ...Lambung terkoyak...Pompa mati...Air memasuki bagian dalam...Semua awak segera Evakuasi...Mayday..Mayday..."
Viper 7-3
"Damn..."
Viper 8-2
"Sial..sebenarnya apa yang ada di kepala mereka !"
Naruto memandang nanar suasana udara dan perairan kota kelahirannya tersebut asap mengepul di beberapa bagian kota karena pesawat musuh yang terjatuh di kota, suara alarm mobil pemadam kebakarang yang berada di kota Konoha hingga 2 kapal Perusak(Cruiser) kelas Kirishima milik Angakatan Laut jepang yang terbakar di perairan konoha, serta beberapa mobil lapis baja dan ambulan yang bersiaga di barisan barikade kota Konoha
Kidz
"Sky Eye..Be advice All enemy unit is Down...Sky Is Clear...SHIT!"
Naruto melaporka kejadian sekitar dan mengumpat kesal karenanya, Pasukan barikade kembali mengatur posisinya , merapikan dan kembali berkelompok membentuk barikade lagi
Sky Eye
"Semua unit...Stanby...STANBY..."
Entah mengapa Sky Eye kelihatan agak panik , semua Unit barikade juga dalam posisi super siaga tidak tahu apa yang datang selanjutnya dan akhirnya
Sky Eye
"Sky Eye kepada semua unit, Bandit datang dari rute selatan"
Naruto segera menuju arah yang di maksud dan
Kidz
"Damn...Tidak bagus..."
Sky Eye
"Kontak teridentifikasi Sukhoi Su-34 Fullback, Semua unit Be advice , jaga agar Fighter-Bomber itu tetap di sisi luar jembatan Beasar konoha, Karena setelah itu tidak ada senjata lagi yang bisa mencegahnya, Jangan sampai ia masuk ke daerah Tokyo, ulangi jangan Sampai ia masuk ke dalam Daerah Tokyo, atau mimpi buruk akan terjadi"
Kidz
"Roger Sky eye, Jembatan sudah di perkuat"
Naruto segera bermanuver agar berada di belakang pesawat musuh tersebut. Ia mulai menembaki Pesawat musuh menggunakan meriam otomatisnya , Naruto mengincar mesin pesawat. Setelah kedua mesin meledak ia meluncurkan 2 buah missile dan 'SLASHHHHHHHHHHHHHH...BLAR!" pesawat bomber yang pertama berhasil di jatuhkan
Kidz
"WarWolf 2 kepada Sky Eye , Bomber dijatuhkan.."
Jerrico 1
"Multiple Contact...Segera lakukan penyerangan..."
Kidz
"Jerrico 1 disini WarWolf 2, kami segera ke lokasimu sekarang"
Jerrico 1
"Sial ..Amunisi isi amunisinya...jangan biarkan mereka melewati barikade kita"
Naruto langsung putar balik setelah sampai di jembatan Besar Konoha ia melihat 2 Bomber lain datang dari arah Tenggara, Segera Naruto melakukan pencegatan, Naruto meluncurkan 2 missile namun meleset .Segera ia bermanuver agar berada di belakang Bomber,
Kidz
"Sekarang kau milikku kawan"
Naruto menembakkan meriam otomatisnya, Lalu menembakkan 2 buah missile sekaligus , 'BLAR!' missile mengenai mesin pesawat bagian kiri, Naruto menghujaninya lagi dengan meriam otomatisnya, Bomber musuh bermanuver mengurangi ketinggian, Naruto meluncurkan 2 missile lagi dan 'BLAM...BLARRRRRRRRRRRRR!' Bomber kedua di hancurkan. Namun saat Naruto menghadapi bomber tadi sebuah bomber berhasil mendekati Jembatan Besar Konoha dengan memanfaatkan kekacauan itu
Jerrico 1
"Target mendekat...Tembakkan Roket...TEMBAKKAN ROKET!"
Sky Eye
"Kidz...dia sudah dekat ...kau harus menjatuhkannya sekarang"
Viper 8-1
"Ayo Kesatria Langit kau bisa..."
Kidz
"Kau tidak akan kemana-mana..."
Naruto meluncurkan 2 missile, lalu menembakkan meriam otomatisnya, missile dan pelurunya terkena telak di badan pesawat, kini dia mulai limbung, dan badan pesawatnya mengeluarkan asap hitam dan mulai terbakar, setelah pertarungan yang cukup alot akhirnya bomber ketiga berhasil di jatuhkan juga
Kidz
"Target Down...Target Down..."
Jerrico 4
"WOOOOOO!"
Sky Eye
"Sky eye kepada pasukan darat 6595... Tolong di jawab"
6595
"Di sini 6595... Semua penduduk sipil telah di evakuasi di terowongan bawah tanah , tidak ada korban jiwa pada penduduk sipil"
Kabar yang sangat menggembirakan khususnya bagi Naruto karena penduduk sipil yang ada di sekitar jembatan besar telah di evakuasi begitu juga penduduk yang berada di pinggiran termasuk keluarga Naruto dan juga Hinata Istrinya, dan Naruto juga tahu kalau Pasukan darat 6595 adalah pasukan yang Neji pimpin, dan itu adalah suara Neji, berarti dia juga masih hidup
Dengan keadaan yang bersemangat Naruto mulai mencegat bomber selanjutnya ia sekarang berhapan dengan bomber ke-empat , Naruto segera meluncurkan 2 missile 'SLASSSSSSSSHHHHHHHHHH...BLARRRRRRRRRRR!' sekali tembak dia hancur , karena tembakan tadi terkena telak pada kokpit pesawat
Kidz
"Target Down!"
Jerrico 1
"Nice Kill Tinggal satu yang terakhir"
Dengan sigap Naruto dan beberapa pesawat dari squadron Viper bersiap mencegat Bomber terakhir. Yang terakhir ini , Dia berada di ketinggian 12.000 Kaki Naruto mengangkat hidung pesawatnya dan bermanuver agar berada di belakang pesawat Bomber itu
Sky Eye
"Target Is Accuire"
Jerrico 2
"Target menembakkan Missile Udara-ke-udara"
Jerrico 1
"Sekarang Luncurkan Missile!"
'NGIIIIING...WUSHHHH...NGING...WUSHHHH...NGIIIING...WUSHHHH..." missile dari SAM meluncur dan melesat tidak mengenai Bomber itu, bomber tersebut menukik dan bermanuver menghindari serbuan Missile SAM pasukan Barikade, Namun senuah Missile menghantam Telak tepat di bagian Bawah pesawat Bomber Musuh. 'BLAMMMMM!' pesawat mulai limbung
Jerrico 1
"Hahahha..Missile terkena...Rasakan kau Jalang.."
Kidz
"Nice Jerrico...Serahkan sisanya padaku.."
Naruto tak menyia-nyiakan momentum ini, pesawat yang mulai limbung itu di hujani peluru meriam otomatis Naruto, badan pesawat mulai terbakar, Sebuah missile meluncurn dan "BLAR!" Pesawat bomber terakhir berhasil di jatuhkan Namun.
Kidz
"Target Hit...Target Destroyed"
Viper 7-3
"OH Nice..."
Sky Eye
"Radar Clear ...stanby..."
Tak lama kemudian Munculah tamu tak terduga yaitu Bomber yang lain kali ini adalah tipe Tupolev Tu-22M 'BackFire' Pesawat bomber yang paling merepotkan karena ia memiliki meriam otomatis berkalibar 23mm di bagian belakang pesawat,
Kidz
"Sial kenapa ada lagi ? yang ini sungguh merepotkan..."
Sky Eye
"Hostile Bomber sudah dekat dengan jembatan besar, lakukan pencegatan sekarang...!"
Naruto mulai menukik turun dan berada di samping kiri pesawat tersebut karena jika di belakang maka akan terkena tembakan meriam otomatisnya
Jerrico 1
"Target akan melarikan diri kami punya masalah di sini"
Pesawat terbang rendah, Naruto dari samping meluncurkan missile ke bagian belakang Bomber, menyebabkan Meriam otomatisnya Hancur dan setelah itu langsung mengambil posisi di belakangnya, Naruto terbang rendah pada ketinggian 210 kaki atau tingginya sama dengan tinggi jembatan besar konoha
Jerrico 2
"Cepat...dia mendekat tembakkan semua yang kalian Punya..."
Naruto berhasil menembak jatuh pesawat itu, karena ketinggiannya terlalu rendah ia segera mengangkat hidung pesawat, Namun Tubuh pesawat yang bongsor masih utuh dan terbakar melayang dengan bebas menuju jembatan Konoha
Jerrico 1
"Woo..wo..wo..wo..wo... semuanya menyingkir.. Lari..."
'Sial...sial..sial..sial...'
'NGIIIIIINGGGGGG...BRAKKK...GRAK...BLAM...BYURRRRR!' tubuh bomber itu menabrak bagian atas jembatan membuat beberapa Kendaraan anti udara tersapu dan meledak ada yang jatuh di sungai
Jerrico 1
"Semuanya Be advice , Jerrico terkena serangan Langsung Sial barikade Jebol!"
Keadaan yang sempat membaik kembali memburuk , lebih buruk lagi saat pesawat tempur dari Viper squadron tiba-tiba di tembak jatuh dari belakang oleh pesawat bertipe X-2 Wyvernm ya... itulah dia akhirnya muncul membawa rudah perusak berwarna merah yang di ketahui itu adalah bom Nuklir 'Trinity'. Ia terbang melewati jembatan besar Konoha Menuju Tokyo, Naruto yang tahu itu langsung mengejarnya
Kidz
"Carmilla...!"
Itulah kata-kata yang Naruto ucapkan
Sky Eye
"Signal Bandit Low, Di sepanjang sungai, Kidz ?"
Kidz
"Itu dia , Butterfly Master"
Sky Eye
"WarWolf, Kidz...Kau tidak ada dukungan SAM di sepanjang daerah itu hingga ke Tokyo kemungkinan besar dia akan meledakkannya di dekat Tokyo Tower, atau tidak di Istana Perdana Menteri jepang..."
Kidz
"Roger Sky Eye, memulai pencegatan"
Naruto dan beberapa pesawat yang tersisa dari Squadron Viper mengejar Carmila, Naruto mulai membidiknya namun ia meliuk-liukkan pesawatnya , ia lebih lincah di banding terakhir bertemu. Mereka kini terbang berkeliling atau lebih tepatnya bertarung di atas langit konoha
Carmila
"Di sana ternyata kamu, Kidz... di sini merupakan duel terakhir kita, Mari sudah jatuh yang terakhir adalah kamu ~Tehe."
Kidz
"Aku datang Carmila, Tak akan kubiarkan kau bebas di sini
Naruto membidik Carmila, di depan sebelah kiri Naruto terbang Viper 7-1 ia juga membidik Namun Carmila menembakkan missile ke depan dan tepat setelah itu, missile tersebut berputar ke belakang dan menuju arah mereka , Naruto terbelalak itu adalah Smart Anti Dogfight Missile , Missile anti udara yang di batalkan produksinya, missile itu berputar ke belakang dan mengejar target yang mengejar Carmila , Naruto berhasil menghindar Namun tidak untuk pesawat yang lain mereka semua di jatuhkan dalam sekejap,
Semua itu membuat Naruto geram ia membidik Carmila meluncurkan Missile , Carmila menggunakan Manuver Cobra Missile meleset dan kini ia ada di belakang Naruto, Tidak mau jadi sasaran empuk Naruto meliuk-liukkan pesawatnya, ke kanan dan ke kiri, lalu Naruto saat Naruto di kunci ia segera menggunakan Manuver Cobra dan kembali Naruto kembali berada di belakang Carmila, Naruto kembali membidiknya ia menembakkan meriam otomatisnya , Carmila bermanuver beroling kanan dan ke kiri, untuk menghindari tembakan Naruto
Viper 8-1
"Sial missile apa itu, DI tembakkan ke depan tetapi meluncur ke belakang"
Sky Eye
"Itu Smart Missile , Bila tidak ingin terkena bidik dia dari titik Butanya , tetap cegat dia agar tidak sampai di Tokyo.."
Sebuah pesawat jet Milik Squadron Viper mimbidik dari kanan, namun dalam sekejap dia di tembak jatuh, begitu juga yang ada di depannya , juga sama, pemandangan ini membuat Naruto semakin Geram, ia kini terbang ke pinggiran Kota Konoha, Carmila masih saja menghindar dari tembakan missile dan peluru meriam otomatis Naruto, ia Terbang di atas Konoha High School atau lebih tepatnya sekolah Naruto dulu , Naruto meluncurkan sebuah missile , saat mendekat di pesawat Carmilla , ia menghindar dengan lincah membuat missile itu kehilangan sasaran dan akhirnya meluncur lurus menghantam sebuah kelas di lantai 4 dan meledak , Untung saja tidak ada orang di sana saat ini, Hal itu membuat Naruto miris, Ia kembali membidik dan menambakkan meriam otomatis
Kidz
"BAJINGAN KAU!"
Carmila menghindar lagi ia bermanuver salto dan berada di belakang Naruto ia membidik Naruto
Carmila
"Hahahaha..Berdansalah..Kidz...Kau adalah milikku
Naruto langsung melakukan Cobra Manuver, dan kembali di belakang Carmila, Namun kini Carmila malah terbang menuju luar konoha dan menuju perairan lalu berputar dan kembali ke Jembatan Besar Konoha , Naruto masih saja tetap mengejarnya, Kali ini Carmila kembali berulah, Ia menembaki unit darat dengan Missile nya
Carmila
"Hahahahah..Lihat Kidz...aku menghancurkan mereka..."
Kata Carmilla tanpa dosa, ia menghancurkan hampir semua unit darat Hancur dan pesawat milik JASDF juga di jatuhkan Naruto sudah Emosi, Emosinya sudah di pucuk kepalanya, ia segera mengejar Carmilla menembakinya dengan Liar hal itu juga membuat Carmila sedikit Kualahan, dan di saat yang genting Carmila malah memencet sebuah tombol merah,
Carmila
"AH~...Aku punya ide bagaimana kalau aku meledakkannya di sini pasti sangat indah kan..."
Emosi Naruto sudah di ubun-ubung dia membelalakkan Matanya semua kini yang ada di pandangannya hanya satu menjatuhkan Carmila itu dia
Kidz
"CARMILA!"
Setelah teriakan murka itu , mata Naruto berubah. Warna Iris birunya menyala dan menunjukkan hawa membunuh yang sangat Kejam, gerakan pesawatnya juga berubah gerakan pesawatnya lebih cepat bahkan tidak bisa di prediksi, ya itu adalah
Sky Eye
"Super Ace Mode"
Viper 8-5
"Apa itu ?"
Sky Eye
"Semua unit dengarkan aku dan jangan menyela, semuanya menjauh dari pertarungan Kidz dan Butterfly Masters, Itu bukan sesuatu yang harus kalian hadapi, semua stanby, pasukan darat bersiap evakuasi darurat jika perlu "
All Unit
"ROGER!"
Kembali ke Naruto , ia yang sudah dalam Super Ace mode mengejar Carmila, ia menembaki meriam otomatis dan Missile membuat Carmila kualahan merek kini berada di perairan 5 mil dari dermaga Konoha, mereka masih kejar kejaran dan pada akhirnya Naruto berhasil mengambil alih keunggulan dan Carmila sudah kualahan bermaksud meluncurkan Trinity Namun Carmilla Harus menghindari missile Naruto ia segera menggunakan manuver Cobra mencoba membidik Naruto, tak sampai di bidik Naruto sudah menggunakan Manuver Salto dan membakkan meriam otomatisnya, Tak mau kalah Carmila menggunakan manuver rolling ke kiri, dan Naruto langsung bermanuver salto, merasa Frustasi Carrmilla menembakkan Smart Missile , Missile itu berputar dan meluncur dari belakang Naruto Segera dia bermanuver salto dan missile itu kehilangan bidikannya dan meluncur lurus terkena pesawat Carmilla sendiri,
Kidz
"Senjata makan Tuan Carmila"
Tak mau membuang kesempatan Naruto menghujani pesawat Carmilla dengan peluru merian otomatis, seluruh badan pesawat X-2 Wyvern itu terkoyak dan mengeluarkan asap Hitam,
Skye Eye
"Kidz, Dia akan meluncurkan Trinity, Hancurkan dia "
Kidz
"Roger!"
Naruto terus menembakinya sebanyak 85 peluru berkaliber 20mm menghantam Pesawat Carmilla , Naruto meluncurkan sebuah Missile 'SLASSSSSHHHHHHHHHHH...BLAR!' pesawat carmilla meledak dan kanopinya terangkat ke atas , terlihat Carmilla duduk di sana, dengan penuh emosi Naruto menembak Kanopi itu
'DAR...DAR...DAR...DAR...DAR...DAR...' dalam penglihatan Slow motion peluru menembus kaca kanopi dan tubuh Carmilla membuat darah memuncrat ke segala Arah menutupi kaca kanopi dan bersih
Kidz
"She is Down... Fuck You Carmilla"
Naruto's POV
"Huh..huh...huh...huh..." aku terengah engah dalam masker Oksigenku, semua berakhir yah itulah yang memang aku pikirkan saat ini Namun mataku menangkap object lonjong berwarna merah . Ternyata itu Trinity,
"Sial" umpatku, Bajingan Carmilla itu telah meluncurkannya sebelum mati, sial Aku harus menghancurkannya atau semua orang akan dalam bahaya.
"Kidz, Trinity, itu masih aktif..." aku mendengar teriakan Sky eye
"Akan ku atasi" kataku sambil membidiknya
Kutembakkan sisa peluru dari meriam otomatisku, Missile itu mulai berasap, lalu aku menembakkan 2 buah missile dan 'BLAR' missile itu sudah terpelanting Namun aku ragu jika dia sudah mati maka aku terus menmbakinya dengan meriam otomatisku , dan missile juga aku luncurkan , pandanganku terfokus pada missile itu , dalam pandangan Slow motion kulihat Missile itu berputar terpelanting dan hampir menyentuh daratan, aku terus menembakinya sampai Akhirnya
'BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR...BLOMMM...'
Naruto's POV End
Sementara Itu DI terowongan pengungsian di bawah kota Konoha
Neji bersama anak buahnya menemani atau lebih tepatnya menjaga pengungsi penduduk Konoha ia bersama Hinata, Tenten, Temari , Ino dan lainnya di dalam terowongan tersebut. Terowongan itu di desain tahan serangan Nuklir, Gempa, dan lainnya terowongan tersebut memiliki pintu keluar langsung di dekat jembatan besar Konoha
Saat ini Neji sedang bersama anak buahnya mendengarkan Radio yang di panggul di punggung anak Buahnya
'Kidz, Trinity, itu masih aktif...'
'Akan Ku atasi'
Mereka yang ada di situ terbelalak
"Semuanya, Bersiap untuk getaran" teriak Neji
Semua orang mulai khawatir dan tak lama setelah itu 'BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR...BLOOOOOMMMM!'
Seluruh ruangan bergetar lalu suara statis radio terdengar suara sayup-sayup dari suara AWACS
'Kidz...WarWolf 2...NARUTO! masuk...NARUTO KUMOHON JAWAB!'
'...'
Tidak ada respon
'Bagaimana dengan Radar ?'
'Kita kehilangan Sinyal dari WarWolf 2'
Neji terkejut , gagang komunikasi yang menyerupai telepon rumah merosot dari tangannya, begitu juga dengan Hinata yang berdiri di sampingnya mendengar percakapan radio dengan jelas di telinganya
"Neji-nii...Naruto-kun...Naruto-kun... ...Neji-nii..." ucap Hinata tersendu-sendu , pandangan Matanya kosong dan mulai berair, Sementara Ino , Tenten, Temari , terkejut mereka terbelalak .Hinata sedari tadi terus merengek kepada Neji sambil menggoyang-goyangkan tubuh kakaknya itu, Neji hanya menutup matanya dan menggeleng pelan
Hinata yang tahu maksud Neji mundur beberapa langkah lalu menutup mulutnya dengan 2 telapak tangannyadan mulai menangis
"Tidak..tidak mungkin...Naruto-kun sudah berjanji dia akan pulang...Dia..dia..." ucap Hinata Sambil menggeleng tidak percaya
.
.
(Back Sound)
We don't know what is wrong tonight
Everybody's got no place to hide
No one's left and there's no one to go on
All i know is my life is gone
.
.
"AKu...aku harus melihatnya sendiri...aku tidak percaya..aku tidak percaya.." ucap Hinata berbalik menuju ke pintu keluar Namun 'Greppp...' Ino menarik Hinata dan memeluk sahabatnya dengan Erat
.
.
I'm crying
Missing my lover
I don't Have the power
Oh my side Forever
.
.
"Ino-chan...lepaskan..Hiks...hiks...Lepaskan..." ucap Hinata sambil meronta Namun Ino tak melepasnya malah mengeratkan dekapannya agar Hinata tenang
"Hiks..hiks...hiks...Naruto-kun...Kumohon...ini bohongkan...Naruto-kun...Jangan lakukan ini..Hiks" ucap Hinata semakin menjadi-jadi
.
.
Oh where is my lover
And i got no power
I'm standing alone, No way
Calling out your name
.
.
Tangis Hinata semakin pecah dia seakan tak menerima keadaan yang ada saat ini , ia belum rela atau lebih tepatnya tidak rela kehilangan orang yang sangat berharga dalam hidupnya
"NARUTO-KUN..." Teriak Hinata Frustasi meski tahu kalau itu tidak akan di dengan Naruto
Unkown
"..."
OWARI
.
.
HOi Anjrit tangan Ane kepleset...Heheheh sorry maksudnya
TBC
Yak seperti itulah Chap kali ini, Jangan lupa Re-viewnya karena Re-view anda adalah Benshin saya.
dan hahahahah...sebelum kena timpuk reader sekalian saya menghilang dulu ya...eh lupa sampai jumpa di chap selanjutnya kira-kira Naruto gimana ya tungguin aja dada... "HIRASHIN...(CLINK)"
