Chapter 18:It's Over I'm Home, Hime...
Disclaimer: Masashi Kishimoto
Summary: Bercerita tentang Namikaze naruto, bocah konyol yang selalu di bully teman-temannya sejak SMP, bahkan Saudara dan orang tuanya tidak menaruh kepercayaan kepadanya, sejauh ini hanya 2 orang yang di percayainya,memutuskan kabur dari rumah saat lulus SMA dan pergi ke amerika untuk bergabung menjadi pilot pesawat tempur militer UN, Bagaimanakah kisah hidup naruto ? Let's check this out
Warning: Banyak Karakter Import(OC), OOC, Typo, EYD, dan masih banyak lagi
Terima kasih untuh para reader dan khususnya para Reviewer
Sebelumnya...
Neji bersama anak buahnya menemani atau lebih tepatnya menjaga pengungsi penduduk Konoha ia bersama Hinata, Tenten, Temari , Ino dan lainnya di dalam terowongan tersebut. Terowongan itu di desain tahan serangan Nuklir, Gempa, dan lainnya terowongan tersebut memiliki pintu keluar langsung di dekat jembatan besar Konoha
Saat ini Neji sedang bersama anak buahnya mendengarkan Radio yang di panggul di punggung anak Buahnya
'Kidz, Trinity, itu masih aktif...'
'Akan Ku atasi'
Mereka yang ada di situ terbelalak
"Semuanya, Bersiap untuk getaran" teriak Neji
Semua orang mulai khawatir dan tak lama setelah itu 'BLARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR...BLOOOOOMMMM!'
Seluruh ruangan bergetar lalu suara statis radio terdengar suara sayup-sayup dari suara AWACS
'Kidz...WarWolf 2...NARUTO! masuk...NARUTO KUMOHON JAWAB!'
'...'
Tidak ada respon
'Bagaimana dengan Radar ?'
'Kita kehilangan Sinyal dari WarWolf 2'
Neji terkejut , gagang komunikasi yang menyerupai telepon rumah merosot dari tangannya, begitu juga dengan Hinata yang berdiri di sampingnya mendengar percakapan radio dengan jelas di telinganya
"Neji-nii...Naruto-kun...Naruto-kun... ...Neji-nii..." ucap Hinata tersendu-sendu , pandangan Matanya kosong dan mulai berair, Sementara Ino , Tenten, Temari , terkejut mereka terbelalak .Hinata sedari tadi terus merengek kepada Neji sambil menggoyang-goyangkan tubuh kakaknya itu, Neji hanya menutup matanya dan menggeleng pelan
Hinata yang tahu maksud Neji mundur beberapa langkah lalu menutup mulutnya dengan 2 telapak tangannyadan mulai menangis
"Tidak..tidak mungkin...Naruto-kun sudah berjanji dia akan pulang...Dia..dia..." ucap Hinata Sambil menggeleng tidak percaya
.
.
(Back Sound)
We don't know what is wrong tonight
Everybody's got no place to hide
No one's left and there's no one to go on
All i know is my life is gone
.
.
"AKu...aku harus melihatnya sendiri...aku tidak percaya..aku tidak percaya.." ucap Hinata berbalik menuju ke pintu keluar Namun 'Greppp...' Ino menarik Hinata dan memeluk sahabatnya dengan Erat
.
.
I'm crying
Missing my lover
I don't Have the power
Oh my side Forever
.
.
"Ino-chan...lepaskan..Hiks...hiks...Lepaskan..." ucap Hinata sambil meronta Namun Ino tak melepasnya malah mengeratkan dekapannya agar Hinata tenang
"Hiks..hiks...hiks...Naruto-kun...Kumohon...ini bohongkan...Naruto-kun...Jangan lakukan ini..Hiks" ucap Hinata semakin menjadi-jadi
.
.
Oh where is my lover
And i got no power
I'm standing alone, No way
Calling out your name
.
.
Tangis Hinata semakin pecah dia seakan tak menerima keadaan yang ada saat ini , ia belum rela atau lebih tepatnya tidak rela kehilangan orang yang sangat berharga dalam hidupnya
"NARUTO-KUN..." Teriak Hinata Frustasi meski tahu kalau itu tidak akan di dengar Naruto
Unkown
"..."
.
.
.
Unkwon
"Ugh..."
Walau suaranya sangat Pelan di antara suara statis Radio , Neji masih bisa mendengar dan langsung mengambil gagang komunikasinya dan mulai berteriak
"WarWolf...WarWolf 2...Kidz...jawab...NARUTO!" Teriak Neji di radio komunikasinya
.
.
.
Setelah menunggu agak lama
'Ugh...Aku baik-baik saja... Hanya saja...' Akhirnya suara yang di tunggu terdengar juga.
"Naruto-kun...Kamu..." ucap Hinata
"Tenang Hina-chan...dia baik-baik saja kan ? sekarang berhentilah menangis dia mungkin tidak suka melihatmu menjadi gadis cengeng begini ." Ucap Ino sambil menenangkan Hinata
Pandangannya kini beralih ke Neji, Terlihat kini ia sedang berkomat-kamit seakan menghafalkan sesuatu dan akhirnya dia langsung memberi perintah kepada Anak Buahnya
"Semuanya... Dengarkan..Amankan Jalan Utama Konoha dari Dermaga Hingga ke jembatan besar, bersiap untuk menyambutnya.." ucap Neji .
.
.
Sebelumnya Di Kokpit Naruto
Naruto's POV
Apa ini ? , pandangan sekitarku kini hanya didominasi warna putih dan biru, Oh..ya... aku ingat aku berhasil menembak jatuh serta membunuh Carmilla, sayangnya Trinity berhasil di luncurkannya, dan aku berhasil menghancurkannya sebelum menyentuh Tanah...AH...jangan lupakan kalau aku ada di dalam ledakan Trinity itu . Mungkinkah aku telah mati ? mungkinkah aku harus berpisah dengan orang yang aku cintai lagi ? Oh.. Shion...Ray...Break...Sepertinya Aku akan Menyu...
"NARUTO-KUUUUUUUUUUUN..." Sebuah teriakan yang lembut terdengar di telingaku dan ..
'Slap...'
"Ugh..." kepalaku rasanya seperti di pelantingkan pandanganku sudah pulih yaitu di dalam kokpit pesawatku, Syukurlah aku belum Mati Namun segera aku tersadar kalau pesawatku dalam posisi darurat, Berputar tak beraturan , Dengan segera aku memainkan Tuas kemudi dan 2 pijakan yang ada di bawah kakiku
'WarWolf...WarWolf 2...Kidz...jawab...NARUTO!' terdengar suara berteriak di radioku suara Ini Neji ternyata
"Ugh Aku baik-baik saja..." jawabku Sambil terengah-engah bagai lari sepanjang 40km
'syukurlah kalau kau mati , aku tak akan pernah memaafkanmu karena membuat adikku yang manisku menangis..' jawab Neji
'Cih...ya..iya...Kau masih memiliki waktu untuk kambuhnya Sisconmu itu ya, Dari pada itu segera carikan aku tempat pendaratan darurat...Aku terbang secara darurat di sini ?" Jawabku kepada Neji
'Baiklah...' jawabnya
Naruto's POV end
Sky Eye
"Kidz..."
Kidz
"Go..Ahead Sky eye"
Sky Eye
"Penghancuran Trinity berhasil, Kerja bagus Kidz..."
... Tidak ada respon dari Naruto yang terdengar hanya deru Nafas tersengal-sengal
Sky Eye
"Kidz..."
Kidz
"Hah..hah..hah...I'ts Over...The Nightmare It's Over...Finally"
Sky Eye
"Statusmu Kidz.."
Kidz
"Aku Baik-baik saja, Siap untuk mendarat Namun tidak untuk pesawat ku ?"
Sky Eye
"Seberapa Buruk ?"
Kidz
"Pendingin Nitrogen mesin 2 Bocor, mesin 1 Ada masalah teknis, Tekanan Hidrolik buruk kemungkinan ada kebocoran di suatu tempat,Tutup Lift Fan juga tidak mau terbuka , STOVL tidak bisa di lakukan, Sistem Komputer berfungsi hanya 35% aku terbang setengah manual di sini, "
Sky Eye
"Apakah kau bisa mencapai bandara International Kidz ?"
Kidz
"Aku tak tahu Sky Eye, Mesin 2 mulai Overhead..."
6595
"Bagaimana dengan jalan utama Konoha"
Kidz
"kemungkinan Bisa Namun aku tak menyarankannya Neji..."
6595
"Tunggu sebentar Pesawatmu tipe CFA-44 Nosferatu, Panjang 20,4 M, Lebar sayap 12,4m, Tinggi 3,99m, Berat sekitar 24,5 ton karena tak menggunakan mesin Konvensional,Lebar jalan utama 200m daya tahan jalan setidaknya Bisa di lewati oleh MBT , Kau memenuhi Syarat Kawan"
Sky Eye
"Baiklah Pasukan darat segera persiapkan 'landasannya..."
.
.
.
6595
"WarWolf 2, Di sini Neji... Aku berada di puncak tertinggi gedung perkantoran Konoha,Bagaimana Statusmu ?"
Kidz
"Aku terbang Darurat , Butuh mendarat sekarang, Aku akan Ambil titik pendaratan di jalan dekat dermaga, Coming Hot "
6595
"Roger...Aku melihatmu kawan, Selamat datang Kembali... Sora No Kishi"
Kini terlihat jalan Besar konoha yang menjulur lurus, Naruto telah sampai di Dermaga Konoha ia mengurangi ketinggian, dengan sebelah mesin yang telah mengeluarkan asap Hitam, ia mulai terbang Rendah mengurangi ketinggian hingga telah berjarak 15 meter dari tanah dan semakin merendah ia telah masuk di jalur Jalan Besar Konoha, ia menekan beberapa Tombol dan memulai rangkaian pendaratan
Kidz
"Manual Check...Flaps...Gear...Air Break...Gear Break... All CLear..."
'SLAK!' Suara decitan Ban bergesekan dengan Aspal jalan, Roda belakang pesawat telah menyentuh jalan dan diikuti roda depan, Namun pesawat masih belum berhenti karena kecepatannya masih 130 Mil/jam, segera Naruto menekan 2 Pijakan di kakinya secara bersamaan , Bagian sayap belakangna Mengepak 50 derajat menekuk ke bawah dan lalu di belakang kokpitnya juga terdapat sebuah lempengan yang mengangkat ke atas Sama seperti milik Shukoi, Itulah Air break yaitu pengereman dengan memanfaatkan Aliran Angin yang melewati aerodinamika pesawat itu, setelah kecepatan Pesawat turun hingga 80 mil/jam ia lantas melakukan pengereman ban seperti biasa, dan setelah beberapa saat ia akhirnya berhenti tepat di depan Gedung Pemerintahan Konoha
.
.
.
Neji dan anak buahnya segera membuat barikade atau pagar manusia di sekitar pesawat Naruto karena penduduk Konoha mulai berkerumun. Mereka berkerumun bukan tanpa alasan , Namun karena sebuah peswat tempur yang bagi beberapa orang masih menjadi objek asing mendarat secara darurat di jalan Utama Konoha
Di dalam Kokpit Naruto melepas semua sabuk pengaman yang melekat, lalu melepas masker oksigennya, serta helm pesawatnya menampilkan rambut pirang cepak yang Khas, ia lalu membuka Kokpitnya dan mulai berdiri untuk turun dari pesawat. Saat ia berpijak pada tangga ia agak Limbung karena Efek terpelanting beberapa saat yang lalu . Akhirnya dia sampai di tanah pandangan mata biru cerahnya agak kabur, Kepalanya juga masih agak pusing, Jalannya setengah Sempoyongan dan memandang sekitar melihat penduduk Konoha yang di dalamnya juga ada teman semasa SMAnya, Entah mereka berbisik apa Namun terihat para Teman seangkatan SMA-nya terkejut kalau yang keluar benar-benar Naruto, Yang dulunya Bocah Konyol dan Cengeng, sering di bully, bahkan tak pernah yang ada mengajaknya bicara kecuali Sasuke dan Sakura, dan kini ia menjadi pahlawan yang menyelamatkan Konoha, Tidak seluruh Dunia, mengakhiri perang terhadap Teroris kelas International.
Naruto masih berjalan Limbung, entah kenapa kepalanya terasa kosong Hingga
"B-Biarkan Aku lewat tolong..."Suara Lembut yang ia rindukan Terdengar, sontak ia menengok ke arah suara itu
"Hime..." ucap Naruto
"Naruto-kun..." lengking Hinata yang langsung berlari dan menerjang Naruto, Ia memeluk Naruto Erat dan Mulai menangis tersendu.
"Jangan Sedih , Hime...Ini aku di sini seperti Janjiku bukan.." ucap Naruto sambil mengelus surai Indigo milik istrinya
"I-ini bukan tangis kesedihan...I-ini Tangis kebahagiaan Naruto-kun..Hiks...hiks...hiks..."Ucap Hinata sambil tersendu. Setelah beberapa saat berpelukan akhirnya Hinata melonggarkan Pelukannya,
"N-Naruto-kun ini sudah berakhirkan ?" tanya Hinata Ragu
"Sudah..Hime...Sudah berakhir... " ucap Naruto sambil mengusap air mata Istrinya menggunakan Ibu Jari kanannya
"Tadaima...Hime..." 'CUp' Ucap Naruto sambil mengecup dahi Hinata
"Okaeri...Naruto-kun" ucap HInata sambil memeluk kembali Suaminya
Seulas senyum terpancar di wajah Naruto, dan Di iringi tepuk tangan Riuh Penduduk Konoha yang mengerumpul
.
.
.
"I saw my death in my dreams many times
But...I didn't Die ,
I was bett my fears. better than my nightmare
But..to Find out , I had to face them all
I had to get through the worst to prove I was the best" Ucap batin Naruto sambil mendongakkan Kepalanya ke arah langit dan 'WUUUUUUUUUUSSSSSSSSSSSSSSSHHHHHHHHHHHHHHH'
"That was My Reality"
Squadron lainnya yang telah menyelesaikan misi Bunker Buster telah kembali bersama kapal Amfibi yang mengangkut personel darat telah sampai di dekat dermaga , serta tak lupa beberapa Helikopter tim Evakuasi juga di sana , dan semua memiliki pertanyaan yang sama, 'Kenapa Ada pesawat tempur di tengah jalan raya ?'
.
.
20 Mil tenggara Teluk Konoha
3 helikopter menuju tempat yang di tandai dengan cairan berwarna Hijau terang dan mereka mulai menghampirinya terlihat Wanita yang menggunakan seragam Off roll pilot , berambut panjang berwarna merah keunguan, sedang di perairan dan
"Yay..." ucapnya sambil mengangkat kepalan tangan kanannya ke udara ya, itulah Mari, dia akhirnya di jemput tim penyelamat ia tidak apa-apa walau ada beberapa luka lecet di dahi dan beberapa tempat di tubuhnya
.
.
.
.
JASDF Air Base Konoha Branch
Kini puluhan Pesawat tempur telah mendarat di landasan udara milik JASDF cabang konoha salah satunya adalah pesawat C-130 Hercules yang di modifikasi atau biasa di sebut AC-130 Gunship Codename 'Spooky' . Tak lama setelah mendarat keluarlah 14 orang yang bertugas mengendarai burung besi itu. terdapat 2 orang yang mencolok di antaranya , Pilot dan Co-pilot pesawat tersebut, ya mereka adalah sepasang kekasih Uchiha 'Onyx' Sasuke dan Haruno 'Cherry' Sakura . Mereka berjalan beriringan bersama kru pesawat mereka , Sasuke terlihat keren dengan Kaca mata Hitam model klasik, memang inilah penampilan umum dari pesawat C-130.
Saat mereka berjalan beriringan menuju hangar , mereka melewati sekelompok Wartawan yang sedang mengambil gambar mereka , Sasuke menengok ke arah kamera dan mengacungkan jempol kanannya dan tak lupa dengan gaya Coolnya tersebut, mungkin para pemirsa di rumah khususnya para wanita pasti akan terpesona oleh ketampanannya.
Akhirnya Sasuke tersenyum penuh sesuatu dan segera mempercepat jalannya dan berhenti di depan Sakura. Ia saling berhadapan dan sempat membuat Sakura canggung . Tanpa di duga Sasuke menekuk kaki kanannya hingga menyentuh tanah dan bertumpu pada lutut kanannya , seperti layaknya memberi hormat pada tuan puteri. Lalu ia mengeluarkan kotak kecil dari saku kanannya , kotak berwarna merah . Ia membuka kotak kecil dan memperlihatkannya ke Sakura dan
"Sakura 'Cherry' Haruno , Maukah kau menikah denganku?" ucap Sasuke
"Eh, S-sasuke kun..." Sakura terkejut dan pipinya pun merona
... Suasana masih hening , dan para awak televisi itu juga tak mau ketinggalan , mereka segera merekam apa yang terjadi , tidak mau ketinggalan momen yang berharga ini. Siapa yang tidak kenal Keluarga bermarga Haruno dan Uchiha ini seantero , tidak bahkan dunia internasional pun juga tahu keberadaan mereka
"Eto...bagaimana ya ?" ucap Sakura mencoba menggoda
"Sebaiknya kau terima Saki, karena jika kau menolak . Lalu siapa yang akan menjadi ayah dari Uchiha kecil di sana" ucap Sasuke dengan nada sedikit menggoda juga
"EH...!" ucap Semua kru Sasuke termasuk Sakura
"D-dari mana kau tahu Sasuke-kun ?" ucap Sakura Gagap
"EH...Jadi benar ada Sasuke Kecil di sana ?" Kini Sasuke juga terkejut
"AH...Harusnya aku tahu kamu itu hanya bercanda , dan aku masuk ke dalam candaanku, dan itu berakibat aku keceplosan,aku bermaksud mengatakannya sebagai kejutan , dan ah... Baiklah..." Sakura menarik napas dalam-dalam
"Sasuke 'Onyx' Uchiha, Aku bersedia menikah denganmu..." akhirnya jawaban yang di tunggu pun datang
Sasuke tersenyum lembut lalu menempatkan cincin berwarna putih itu ke jari manis sebelah kiri tangan Sakura. Sakura juga tersenyum lembut, dan kini Sasuke memeluk lembut kekasih yang kini menjadi calon istrinya, semua orangg bertepuk tangan riuh, Itachi pun juga ikut tersenyum dengan beberapa luka lecet di tubuh dan wajahnya
.
.
.
3 Bulan kemudian
Namikaze's Mansion
"HINA-CHIN...RUKO-CHIN...Kumohon jangan paksa aku memakai pakaian ini, SANGAT TIDAK COCOK UNTUKKU" teriak Seorang wanita berambut merah keunguan yang kini sedang di paksa 2 wanita berambut indigo dan pirang panjang untuk memakai sebuah gaun berwarna putih selutut dengan berenda imut di tepinya
"Mari-chan...Sudahlah kita akan ke pernikahan Sasuke dan Sakura , lagi pula ini cocok untukmu.." ucap Hinata
"TIDAK..." Mari kembali berteriak
"Ne..ne...Mari-chan apa kau tidak mau membuat Menma-chan semakin cinta padamu" Goda Naruko
'Blussssshhhhhhhhhh...' Wajah Mari malah memerah mendengar kata 'Menma' di sana, hal itu membuat Hinata dan Naruko terikik geli dan melanjutkan mempermak wajah Mari, ia hanya di beri make up tipis , lip gloss aroma jeruk di bibirnya, dan rambut ungu kemerahannya dibiarkan terurai ke belakang , tak lupa Bando berwarna merah yang selalu menempel di kepalanya dari dulu, namun ia tak menggunakan kacamata anti radiasinya , terlihat cantik bahkan seperti bukan Mari yang selalu ramai dan membuat ramai sekitarnya. Sebagai sentuhan akhir Hinata meminjamkan Mari tas gendong kecil untuk menambahkan kesan feminim , Dengan malas Mari memindahkan peralatan pribadinya ke dalam tas itu seperti, Dompet, Smartphone, dan sepucuk pistol. Eh tunggu , sepucuk pistol ? ya itulah namanya juga tentara sesuatu tak terduga selalu datang di saat yang tak terduga , sama seperti Naruto , mungkin dia juga membawa Pistolnya .
Kini mereka bertiga turun dari lantai atas dan menuju lantai satu , Terlihat di sana Naruto yang sedang memakan camilan , Nagato dan Kyuubi sedang monton TV , sementara Menma sedang bermain di Smartphone-nya dan , yang pertama adalah Naruto ia kaget dan menelan Bulat-bulat camilan yang setengah jalan dalan proses pengunyahannya, Naruko dan Hinata hanya terikik dan reaksi Naruto tak terduga
"Kau siapa ?" ucap Naruto tanpa Dosa
"EH...Ini aku Aru-chin.." ucap Mari terkejut
"EH...Gyahahahhahahaha" Naruto tertawa terpingkal-paingkal
"Kenapa kau tertawa begitu ?" ucap Mari cemberut
"TIdak...tidak ku kira kau ini bisa feminim juga tapi mengingat tingkah aslimu aku jadi ingin tertawa" ucap Naruto lagi
"GYAAAAAAAHHHHHHHHHH...sudah ku kira, aku akan ganti baju seragam UN saja..." ucap Mari sudah tidak tahan dan akan kembali ke kamar atas tapi Hinata dan Naruko menahannya untuk tidak pergi
"M-mari...Itukah kau ?" ucap Menma terkejut dan menjatuhkan Ponsel pintarnya
"M-menma-kun..." ucap Mari yang kini telah merona hebat dan mulai 'Jinak'
"Cantik..." ucap Menma tanpa sadar dan...
'BLUSSSSSSSSSSSSS...' Semakin merona bahkan menyamai Hinata saat di goda Naruto
"Bawa dia , Menma..." ucap Naruto
"HA ...Baiklah... a-ayo... Mari.." ucap Menma sambil menggandeng Mari menuju ke mobilnya dan Mari hanya dian sambil mengekor Menma
"Dan sekarang .. aku akan membawa tuan Putriku sendiri, dan untuk kalian, silahkan berangkat bersama Tou-san dan Kaa-san," ucap Naruto sambil menggandeng Hinata dan meninggalkan Kyuubi, Nagato, dan Naruko yang masih linglung.
.
.
.
Uchiha's Mansion
Ruang pertemuan
Suasana pesta Sangat meriah sekali Bagaiamana tidak , Para petinggi militer pun juga Hadir, karena koneksi Sasuke dengan para petinggi membuat ia mudah naik pangkat dan juga ia memiliki sahabat yang tak kalah keren dengan Ayahnya, Menilik kembali 3 bulan yang lalu Sasuke yang seharusnya sudah di jodohkan dengan seorang Gadis dari keluarga Uchiha Cabang, Perdebatan pun di mulai dengan adu mulut antara Ayah Sasuke dan Sasuke, saat merasa bahwa ia tidak akan menang berdebat dengan ayahnya meski telah di bantu oleh Mikoto , ibu sasuke dan juga Itachi kakaknya, Ia pun segera mengeluarkan kata-kata ultimate yang tak akan bisa di bantah oleh ayahnya yaitu " Aku sudah menghamili Sakura, Oyaji... jadi mau tidak mau aku harus bertanggung jawab atas Sasuke kecil yang sedang di kandung Sakura, " itulah kata-kata yang di ucapkan Sasuke dengan santainya, dan semuanya akhirnya berakhir dengan di terimanya permintaan Sasuke untuk menikahi Sakura meski meja ruang tamu terbelah menjadi 2 karena di pukul oleh Fugaku untuk melampiaskan kekesalannya.
Dan kini mereka sudah di dalam malam pesta pernikahan yang meriah, Sasuke dan Sakura juga sibuk untuk menyambut para tamu petinggi militer, dan akhirnya dia bertemu dengan Sahabat karibnya
"Dobe..." panggil Sasuke
"Teme, Selamat atas pernikahanmu." ucap Naruto
"Hina-chan, Bagaimana ? Apakah 'dia' sehat ?" tanya Sakura pada Hinata
"Syukurlah , Dia sehat Sakura-chan apa lagi sudah menginjak bulan ke-2 , a-aku masih tidak biasa dengan bangun pagi langsung mual-mual" Curhat Hinata pada Sakura
"Hehehe...sama juga Hina-chan, aku mengajukan Pensiun dini" ucap Sakura tiba-tiba
"EH...Kenapa Saku-chan ?" Hinata terkejut
"Tentu saja untuk menjaga Sasuke Kecil ini" ucap Sakura
"Ma'af apakah aku mengganggu Reuni kalian ?" ucap Suara Baritone yang berbahasa Inggris dari belakang mereka
"Kolonel..." ucap Sakura , Sasuke , dan Naruto sambil reflek memberi Hormat pada atasan mereka dan William hanya tersenyum menanggapi mereka
"Selamat atas pernikahanmu Major.. ah maaf maksudku Liutenant Colonel" ucap William sambil menyalami Sasuke,
"Sama-sama kolonel, Tapi kenapa kau tidak mengambil promosimu ?" tanya Sasuke
"Menjadi Marshall , hanya akan membuat aku sakit punggung karena duduk terlalu lama di belakang meja kerja, apa lagi nanti aku harus mengurus setumpuk dokumen Pentagon yang menggunung pasca Perang UFW ini" Ucap William lagi
"hahaha... sama Kolonel, jika aku menjadi kau aku pasti akan melakukan Hal yang sama , tapi sayangnya aku hanya di promosikan menjadi Kapten" ucap Naruto
"Dan mendapat Medali 'Golden Wing Of Freedom' Dari kaisar jepang, Sial kau dobe, " Hardik Sasuke
"William...Sayang ...Jean menangis ingin kau gendong ini" kini satu suara berbahasa inggris datang lagi namun kali ini ia adalah wanita berambut pendek berwarna pirang pucat menghampiri mereka dengan menggendong seorang bayi perempuan yang berpenampilan masih imut-imutnya
Tahu akan suara itu Sasuke segera Hormat dan Pandangan matanya menunjukkan respek tinggi pada wanita itu, wanita itu hanya tersenyum lembut pada Sasuke, Sakura dan Naruto hanya cengo melihat itu
"Ah...mungkin aku belum memperkenalkannya, ini istriku, Janice Rehl, dan ini putri pertamaku Namanya Jeane William Jr." ucap William
"Lama tak jumpa Major Jane" ucap Sasuke
"Aku sudah pensiun , Sasuke, aku sudah menjadi ibu rumah tangga biasa, dan juga kenapa kau hormat padaku, kau bahkan sudah mengungguliku pangkat saat aku di militer dulu" ucap Janice Rehl pada Sasuke
"Karena kau adalah Founder dari Razor Squad, dan Juga Mentorku, maka dari itu apa salahnya aku Respek padamu" ucap Sasuke
"HEh...jadi ..anda Founder dari Razor.. EH...Aduh bagaimana ya.." ucap Sakura yang bahasa inggrisnya gagap tidak karuan
"Sudah biasa saja , Cherry" ucap Janice
"Nya..nya...nya...nya..." tiba-tiba anak Kolonel William mengangkat tangannya dan telapak tangannya meremas-remas serta mengarah ke Sakura minta di gendong olehnya
"Heh.. Jean...Kamu mau di gendong kakak itu?" tanya William dan segera menyerahkan putri mungilnya ke gendongan Sakura, dan benar saja ia langsung tertawa girang di gendongan Sakura mungkin ia sangat tertarik pada rambut Pink milik Sakura
Malam semakin Larut dan pesta telah usai . Semua tamu telah pulang Namun tidak bagi Menma , ia kini mengantar Mari ke apartemennya
"Menma-kun, Bisakah kau tidak pulang Malam ini dan menginap di sini, ?" tanya Mari dengan mata Sendu
"Heh..Eto...B-baiklah Mari aku akan menginap di sini" balas Menma
Dan kalian sendiri tahulah apa yang di lakukan mereka saat ini, ya, mereka melakukan pergumulan panas di ranjang kamar Mari yang berukuran cukup kecil itu
.
.
.
Keesokan Paginya
'BRAK...'
"KALIAN BERDUA BANGUN, APA YANG KALIAN LAKUKAN!" Disaat Menma dan Mari masih tertidur karena terlalu lelah melakukan pergumulan kemarin malam, kini mereka di bangunkan oleh Suara yang menggelegar dan walau mata mereka masih buram tapi mereka melihat siluet rambut merah semerah tomat, KUSHINA
"Menma-kun, Kau melakukan kesalahn besar-ttebane..." ucap Kushina dengan Nada sadis
"Kaa-san..Maaf...maafkan aku..aku..aku..aku.." Menma mulai ketakutan dan memeluk Mari dengan Erat
'Gawat...Bibi Kushina marah... aku pernah di peringatkan Aru-chin dengan kemarahan Bibi Kushina' Batin Mari dengan menahan Rasa takut
"Sekarang Anak Tou-san sudah besar rupanya" kini Minato muncul dengan berkacak pinggang di depan pintu masuk kamar Mari
"Sekarang , Kalian Aku akan Nikahkan-ttebane...Tidak ada Penolakan." Ucap Kushina Sadis
"EH..." Mereka berdua terkejut dan saling berpandang, apa tidak salah dengar, bahwa mereka akan di nikahkan,
"EEEEEEEEEEEEEHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH" Teriak MAri dan Menma melengking hingga terdengar dari luar
Sementara di luar terdapat Pria beramput pirang cerah sedang di duduk di dalam mobil Humvee kesayangannya ya dialah Naruto, dialah yang memberitahu di mana Menma saat dia tidak pulang dan di sinilah ia mengantar Tou-san dan Kaa-sannya untuk memergoki Menma
"Berjuanglah , otouto.." Ucap Naruto sambil tersenyum dan menjalankan mobilnya dengan pelan dan ia memandang langit cerah Konoha
''Langit sangat luas, dan tujuanku adalah menjelajahi dan melindunginya, karena aku adalah Sora No Kishi"
==================================END==================================
List main of character
1. Nama: Namikaze Naruto
Pangkat:
2nd Letnan (Dulu)
Kapten (Sekarang)
Callsign:
Kidz
Razgriz 1
Warwolf 2
Warname: Sora No Kishi(Sky Knight)
Status: Alive
Affilliation:
69 Rokie Academy UN Central Pacific (Lulusan)
Razgriz (Former)
Warwolf Squad(Task Force 108th)
JASDF(Japan Air Self Defense Force)
Equipment:
F-16 fighting falcon block 50 (Academy)
F-5 Tiger II (Academy)
C-5 Galaxy (Academy)
B-52 Stratofortress (Academy)
UH-60 Black hawk(Academy)
AH-1 Cobra (Academy)
SU-27 'Flanker' (Razgriz)
CFA-44 Nosferatu (Warwolf)
A-10 Thunderbolt II (Temporary)
Grade:
Super Ace
Flight License:
Fighter(Dogfight Expert)
Bomber
Interceptor
Cargo
Attack Helicopter
Cargo Helicopter
2. Nama: Shimada Shion
Pangkat:2nd Liutenant
Callsign:
Razgriz 2
Edge
Warname:
Sky Dancer
Status:
KIA (Killed In Action)
Affilliation:
69 Rokie Academi UN Central Pacific (Lulusan)
Razgriz (Former)
Equipment:
F-14 Tomcat(Academy)
F-5 Tiger II(Academy)
EuroFighter(Academy)
Su-27 'Flanker'(Razgriz)
Grade:
ACE
Flight Licence:
Fighter(Evasion Expert)
Interceptor
3. Nama: Iserious Break
Pangkat:2nd Liutenant
Callsign:
Razgriz 3
Blazt
Warname:
Flying JDAM
Status:
KIA (Killed In Action)
Affilliation:
69 Rokie Academi UN Central Pacific (Lulusan)
Razgriz (Former)
Equipment:
Hawk 100/200(Academy)
F-5 Tiger II(Academy)
EuroFighter(Academy)
Su-27 'Flanker'(Razgriz)
Grade:
ACE
Flight Licence:
Fighter(Dogfight Expert)
Interceptor
4. Nama: Erick Johnson Ray Suito
Pangkat:2nd Liutenant
Callsign:
Razgriz 4
Slash
Warname:
Air Blade
Status:
KIA (Killed In Action)
Affilliation:
69 Rokie Academi UN Central Pacific (Lulusan)
Razgriz (Former)
Equipment:
Hawk 100/200(Academy)
A-4 Skyhawk(Academy)
EuroFighter(Academy)
Su-27 'Flanker'(Razgriz)
Grade:
ACE
Flight Licence:
Fighter(Close Range Combat Expert)
Interceptor
5. Nama: William Bishop
Pangkat:Colonel
Callsign:
Warwolf 1
Alex
Warname:
Boss
Status:
Alive
Affilliation:
55 USAF Academy (Lulusan)
North Atlantis Treaty Organization
USAF(United States Air Force)
USN(United States Navy)
Wardog Squad (Former)
Warwolf Squad(Leader)
108th Task Force
Equipment:
F-22A Raptor (Warwolf, former)
F-14D Super Tomcat ( Academy)
F-15C Eagle(Academy)
F-15E Strike Eagle(Wardog)
CFA-44 Nosferatu (Warwolf , Current )
A-10 Thunderbolt II (Temporary)
Grade:
Super ACE
Flight Licence:
Fighter(Dogfight Expert)
Interceptor
Bomber (Close Air support)
6. Nama: Illyana Ezquaire
Pangkat:
2nd Liutenant(dulu)
1st Liutenant(sekarang)
Callsign:
Viper 1-4
Mari
Warname:
Trouble Maker Sky
Status:
WIA (Wounded In action)
Alive
Affilliation:
69 Rokie Academi UN Central Pacific (Lulusan)
Ring Squadron (Former)
Viper Squadron (JASDF)
Equipment:
Hawk 100/200(Academy)
F-5 Tiger II(Academy)
SU-34 Fullback(Academy)
Mig 29K Fulcrum(Ring Squadron)
Yak-45(Academy)
Grade:
Super ACE
Flight Licence:
Fighter(Dogfight Expert)
Interceptor
BOmber(Close air support Expert)
Carrier Pilot (Pilot kapal induk)
7. Nama: Uchiha Sasuke
Pangkat:
Major(Dulu)
Liutenan Colonel (Sekarang)
Callsign:
Razor 1(Sekarang)
Razor 2(Dulul)
Onyx
Warname:
Sky Flame
Status:
Alive
Affilliation:
69 Rokie Academy UN South Asian (Lulusan)
Razor (Co-pilot, kemudian menjadi Pilot)
Equipment:
C-130 Hercules(Academy)
C-17 Globemaster(Academy)
B-52 Stratofortress(Academy)
Tu-160 'Bear' (Academy)
B-2 Spirit (Razor, CO-pilot)
B-1 Lancer (Razor,Pilot)
C-130U gunship 'Spooky' (Razor,Pilot)
Grade:
ACE
Flight Licence:
Cargo
Bomber(Carpet Bomber)
