"Kami ingin kalian segera melangsungkan pernikahan. Dan aku tak memerima penolakan terutama dari Kau Chanyeol dan Kau Baekhyun" jelas seunghyun dengan suara beratnya.

"Appa, Ajussi park menakutkan" rengek baekhyun lagi.

"Jadi Kita akan menjadi pesan Jiyeong-ie hahahahaha" tawa seorang park seunghyun memecahkan keheningan diruang tamu.

"Ne, Kita akan segera menimang cuci. Astaga aku tak sabar dengan itu" balas jiyeong tertawa.

Disana dibalik kesenangan kedua orang tua. Chanyeol tersenyum simpul. 'Tuhan kau mengabulkan permintaanku. Untuk selalu menjaganya' doanya dalam hati.

'Ini seperti mimpi, aku bisa memilikinya semudah itu. Tuhan terima kasih banyak, karena menghadirkan mahluk setampan dan sebaik seorang Park Chanyeol' doa baekhyun.

...

...

...

Byun92

Present!

Girl X Friend

Main Cast:

Park Chanyeol

Byun Baekhyun

Support Cast:

Wu Yifan

Song Mino

Xi Luhan

Choi Sulli

Yang akan bermunculan didalam FF: Oh Sehun, Kim Jongin, Kim Jongdae, Do Kyungso, Kim Minseok, Kim Taeyeon a.k.a Byun Taeyeon, Kwon Jiyeong a.k.a Byun Jiyeong, TOP a.k.a Park Seunghyun, Kim Hyejin and Byun Baekbom

Genre: Romance, Comedy

Disclaimer: Saya hanya meminjam Nama yang ada didalam cerita saya.

...

...

...

Edisi membalas review :v

Balesan review Chap 3 ye XD

CHANHUNBAEK: CAPSLOKNYA JEBOL YAH :D TENANG-TENANG CERITANYA BERLANJUT KOK HEHE, ENTAHLAH MELIHAT REVIEW-MU MENJADI PENYEMANGAT HIDUPKU ECIYEEILEH *MODEGOMBAL* XD

YOUSEE: NE NE HAPPY ENDING KOK CHANBAEKNYA TENANG TENANG EKHEM *DEHEM ALA YEOLLIE*

UMJIPARK: GAK END KOK MASIH BERLANJUT PANJAAANG KEK KERETA API PUMMMMM XD

DEVRINA: MAAF XD SAYA TIDAK PANDAI BUAT YANG ERRR T^T POOR ME, JUST ROMANCE IF YOU LIKE IT HONEY :D HAHAHAHA -"

...

...

...

...

"Kita mulai dari pertunangan kalian berdua" gelak tawa seunghyun mereda. Ia kembali serius dalam peri-hal perjodohan anak mereka.

"Aku ingin pertungan mereka dilakukan dua minggu lagi" sahut Jiyeong.

"Bagaimana kalian setuju?" Seunghyun melempar pandangan kedua belah pihak Chanyeol-Baekhyun.

"Percepat saja, lagi pula mereka tidak menolak" saran baekbom. Ia menyeringai dibalik bantalan sofa yang sedari tadi dipeluknya. Yah, dia sudah kelaparan.

"HYUNG/OPPA" panggilan berbeda dari Chanyeol dan Baekhyun yang dipanggil hanya menjawab dengan cengiran diwajah mereka.

"Appa, Eomma, Ajusshi dan juga Ahjumma. Sudah percepat saja pertunangan mereka. Akui saja sekarang Chanyeol-ah, Kau menyukai adikku kan?" baekbom mengidipkan matanya nakal pada chanyeol.

"Jinjja, yeol?" mata baekhyun berbinar-binar senyumnya juga mengembang.

"N-Ne" Chanyeol mengangguk malu. Wajahnya terasa panas, seperti ada larva yang menjalar ditubuhnya. Detak jantungnya tak karuan, ah chanyeol menundukan kepalanya ia malu. Telah mengakuinya didepan kedua orang tua mereka. Dasar baekbom sialan umpat chanyeol dalam hati.

"Kalau begitu aku ingin bukti." baekhyun mengantungkan perkataannya. Pipinya merah merona, ia merasa jadi orang paling bahagia malam ini.

"Aish baek, kau mau bukti apa eoh?" chanyeol tak terima. Jadi selama ini sia-sia dong, pikir chanyeol.

"Aku ingin kebun strawberry yang kau janjikan yeollie, aku ingin melangsungkan acara pertungangan kita dikebun yang kau buat" ucap baekhyun malu-malu.

Chanyeol menepuk dahinya, "Iya, akan aku buatkan kebun strawberry yang paling indah untuk tuan putriku" kekeh chanyeol.

"Eeet, Tunggu. Biar Ajussi dan appamu juga membantu Chanyeol yah. Ajussi ingin sekali kalian cepat melangsungkan pertunangan lalu pernikahan kemudian memberikan kami cucu" seunghyun menggoda calon menantunnya, ia mengedipkan sebelah matanya, hyejin menyikut lengan suaminya.

"Jangan mengodanya yeobo nanti dia takut loh" ucapnya penuh penekanan. Seunghyun mengerti kalau hyejin terbakar api cemburu bwahahaha tawa nistanya.

"Ne, ne bagaimana baekhyunie?" baekhyun mengangguk menyetujui permintaan ajussi park alias ayahnya chanyeol.

"Kau dengarkan hyung, jadi beri aku cuti yang panjaaaaaaaaaaaang sekali" dengus chanyeol. Seluruh manusia yang ada diruangan itu tertawa mereka menertawakan chanyeol yang sedang mengejar hati seorang baekhyun yah diakui juga baekhyun juga menyukai chanyeol tapi gadis ini sedang menguji kemampuan dan kesabaran chanyeol dengan permintaanya yang juga ulah chanyeol sendiri yang terbakar api cemburu.

Kyuruk~~

Bunyi perut baekbom...

"Ayolah~ semua sudah bereskan aku sudah lapar appa, eomma" rengek baekbom memegangi perutnya.

"Hahhaa, kasiannya anak appa. Makanya cepat menikah sana"

"Huee appa eomma carikan aku yang seperti baekhyun, yang menggemaskan, pintar masak, tidak sombong dan murah senyum. Jangan carikan aku istri yang sexy karena tidak ada gunanya" rancau baekbom kesal.

Tak

Tak

Dua jitakan mendarat indah. Keluarga Park menertawai nasib putra sulung Keluarga Byun yaitu Byun Baekbom.

"Bwahahahaha, Hyung" tawa chanyeol pecah.

Baekbom melempar bantal sofa kewajah tampan chanyeol. "Berhenti tertawa atau aku tidak memberikan kau cuti" ancam baekbom dengan deathglarenya.

"Awwww~~~ takutttt" backsong yang diberikan baekhyun.

"Sudah-sudah kau diam baekbom, chanyeol! Eomma dan ahjumma tidak setuju, pembuatan kebun strawberry itu lama sekali sayang" taeyeon mengintimidasi baekhyun dengan tatapannya.

"Tidak apa-apa ahjuma, eomma" chanyeol mengarahkan tatapannya pada ibunya, "Tidak apa-apa eomma, Aku yang menjanjikanya. Maka aku akan bertanggung jawab atas janjiku eomma. Lagi pula aku sudah mempunyai pasukan selain dari bantuan Appa dan Ajussi byun. Ada jongin, sehun dan jongdae yang akan membantuku membuat kebun strawberry untuk baekhyun. Dan eomma jangan Khawatir" Chanyeol menekankan suaranya pada kata Khawatir. "Semua akan berjalan sesuai rencana eomma dan ajumma" chanyeol meyakinkan eommanya dan juga eomma baekhyun.

Taeyeon dan Hyejin ber'Oh' ria. Mereka setuju dengan chanyeol.

"Kalau begitu, Selamat untuk kita berdua Jiyeong-ie" seunghyun mengulurkan tanganya.

Jiyeng menjabat tangan Seunghyun sambil tersenyum bahagia, "Aku tak menyangka, Perjodohan ini berjalan sangat lancar yah walau dimintai embel-embel oleh baekhyun. Kuharap kau bisa mengerti" mereka berjabat tangan sambil berpelukan. Sementara Hyejin dan Taeyeon mereka menangis haru, Awalnya mereka akan mengancam baekhyun dan chanyeol jika mereka berdua menolak perjodohan, tapi siapa sangka malah chanyeol mengakui bahwa ia menyukai baekhyun dan seperti tebakan mereka Chanyeol dan baekhyun malu-malu untuk mengakui perasaan mereka masing-masing.

Chanyeol menarik baekhyun ke taman belakang rumah keluarga byun.

"W-wae-yo" baekhyun tergugup. Ia gugup dan takut jika chanyeol akan mematahkan hatinya saat ini.

Greb

Chanyeol memeluk baekhyun erat !

Deg!

Deg!

Deg!

Bunyi detak jantung Chanyeol. Melodi terindah yang pernah didengar oleh byun baekhyun adalah detak jantung park chanyeol.

Baekhyun mendongak, "Chanyeol jantungmu baik-baik saja ? Kau tidak apa-apa eoh?"

"Apa kau tidak merasakannya? Detak jantungku selalu seperti ini jika aku bersamamu." chanyeol melepaskan pelukannya. Ia menatap mata baekhyun dalam. Ia tersenyum dan menggumamkan sebuah lagu,

I think I love you

Kurasa aku mencintaimu

But it must be so, Cause I miss you

Pasti begitu, karena aku merindukanmu

without you

Tanpamu

I cannot do anything

Aku tak bisa lakukan apa-apa

And you are always on my mind

Dan kau selalu di benakku

So seeing this, it must be,

Maka melihat ini, ini pasti

I was unaware

Aku tak sadar

But now I can see that

Tapi kini bisa kulihat

Your presence have delved deeply into my hear

Kehadiranmu tlah merasuk dalam di hatiku

Chanyeol mengakhiri lagunya, menatap mata baekhyun yang mulai basah, ia mengengam kedua tangan baekhyun, Ia tersenyum penuh kebahagian. "Byun Baekhyun Would You Be Mine, Please?" chanyeol mengigit bibirnya, menunggu jawaban dari baekhyun.

"I Do" dua kata yang baekhyun gumamkan dengan anggukan kecil dikepalnya.

Greb!

Chanyeol menariknya kedalam pelukan hangat. "I Think I Love you Byun Baekhyun" bisiknya ditelinga baekhyun.

"Nado Yeollie" Jawaban dari baekhyun dengan nada tak kalah berbisiknya, ia melingkarkan tangannya kepinggang.

"Ne, kajja kita masuk eomma dan appa juga sudah menunggu kita eum" ajak chanyeol. Baekhyun menggeleng cepat, ia masih betah berlama-lama didalam pelukan Chanyeol yang berstatus Namja-chingunya.

Tanpa disadari, drama kecil Chanyeol dan Baekhyun menjadi tontonan paling menarik menurut Byun Jiyeong yang merangkul istrinya Byun Taeoyeon, ia menangis haru. Park Seunghyun yang rela kemejanya basah oleh air mata Park Hyejin sedang menangis haru didalam pelukannya. Dan seseorang jomblo ngenes Byun Baekbom senyumnya mengembang, akhirnya mereka bisa bersatu batin baekbom.

"Yeobbo mereka romantis sekali huhuhu" taeyeon sedikit iri melihat drama yang chanyeol buat.

Jiyeong mengelus rambut Taeyeon sayang, "Kau iri eum, apa aku tidak seromantis itu dulu padamu sayang?" ia menghapus air mata dari pipi mulus milik Taeyeon. Taeyeon menggeleng cepat, ia tertawa kecil. "Aniya sayang, Kau sangat romantis. Aku sedang menangis senang sayang" taeyeon mencubit pipi jiyeong pelan.

"Huhu, aku tak menyangka anak kita bisa seromantis itu seung-ie" hyejin mengeratkan pelukannya.

Seunghyun menepuk-nepuk bahu milik istrinya, "Itulah keturunan ku" kekeh seunghyun. Hyejin tertawa, "Aku menyetujuinya seung-ie sayang. Ah aku mencintaimu" hyejin membenamkan wajahnya kedalam dada bidang milik seunghyun. "Aku juga mencintaimu hye-ie" ungkap seunghyun tersenyum bahagia.

"Aku juga mencintaimu paha ayam -_-" tambah baekbom tertawa-tawa.

"Yak kalian jangan berlovely-dovey hey ingat umur!" baekbom meninggalkan pasangan-pasangan yang masih belum puas mengintip chanyeol dan baekhyun.

Oke balik ke CHANBAEK!

Chanyeol menuntun baekhyun ketempat biasa mereka duduki. Mereka duduk berdua, kini dengan tautan tangan chanyeol yang tak pernah lepas menggengam tangan baekhyun.

"Kenapa tidak ingin makan eum?" Chanyeol memandangi wajah cantik baekhyun dengan rona merah dipipinya.

"Aku malu yeollie, sama appa dan eomma juga ajussi dan ajumma" baekhyun menunduk,

"Hey, kenapa harus malu pada orang tuuaku? Bukankah mereka akan menjadi orang tuamu juga ketika kita sudah menikah nanti" dengan lembut chanyeol menjelaskan pada baekhyun yang sedang bermalu ria.

"Tapi yeollie, bagaimana dengan Kris dan Sulli bukan kah mereka akan tersakiti?" baekhyun makin menunduk. Kebahagiaannya menghilang ketika ia tersadar dengan perasaan kris yang akan tersakiti nanti.

Chanyeol tertawa kecil, "Tenanglah baekby, mereka akan baik-baik saja" yang kecil mendongak menatap chanyeol, "Benarkah?" tanyanya.

Chanyeol mengangguk. "Dan apa itu baekby?"

"Itu panggilan khusus untuk mu sayang hehe, kau tidak menyukainya? Ah kupikir itu nama yang manis" ia berpura-pura kecewa.

"Aniya, aku menyukainya yeolby hahaha, itu juga lucu untukmu sayang" baekhyun gemas mencubit pipi kiri chanyeol.

Yang tinggi menangkap tangan yang pendek, kedua tangannya beralih menangkup wajah baekhyun.

Chup!

Kecupan pertama mereka!

Baekhyun membulatkan matanya, Jantungnya berdebar. Kalau seperti ini aku bisa mati muda karena serangan jantung' batin baekhyun.

Bwahahahahahaha, tawa chanyeol mengembalikan kesadaran penuh milik byun baekhyun.

Platak!

"Hey Park! Kau bisa membuatku mati muda karena terkena serangan jantung" baekhyun memuluki lengan chanyeol bertubi-tubi.

"Awwww~~~ Baekby appo-ya" rengek chanyeol sesekali menghindar dari pukulan baekhyun.

"Tenang baby, itu tidak akan membuatmu mati muda itu akan menyehatkan jantungmu percayalah padaku baby" ujar chanyeol meyakinkan. Namun baekhyun terus memukulinya tanpa ampun.

"Aku marah" baekhyun duduk memunggungi chanyeol.

"Aish baeby, jangan marah iya iya aku salah baeby maafkan aku" bahu baekhyun terguncang.

"Tapi belikan aku ice cream besok yah" kekeh baekhyun. Chanyeol mengangguk mantap.

"Ne, kajja kita masuk" chanyeol mengenggam tangan baekhyun lagi membawa gadisnya benar-benar sudah jadi miliknya masuk kedalam rumah sang gadis dan bergabung denga para orang tua mereka.

...

...

...

Tengah malam, Chanyeol menghubungi Jongdae selaku yang paling waras.

"Yeoboseyo" terdengar suara khas orang baru bangun tidur dari ujung sana.

"Jongdae-ah" panggil chanyeol lirih. Ia bingung menjelaskan tentang perjodohan dan mengenai kejadian baekhyun bersamanya.

"Ada apa yeol, kau menelponku malam-malam begini?" tanyanya dengan nada kesal.

"Ceritanya panjang dae-ah! Tapi malam ini adalah malam paling membahagiakan bagiku dan juga baekhyun" tergores senyuman disurut bibir chanyeol.

"dengan siapa? BAEKHYUN NONA?" pekik jongdae bangun dari tidurnya. Ia terduduk di tempat tidurnya, anak ini bersemangat sekali dengan kisah cinta seorang Park Chanyeol.

Chanyeol menjauhkan ponselnya ketika jongdae berteriak, ita tertawa mendapati respon sahabatnya.

"Apa aku menganggumu?" tanya chanyeol dengan kekehan beratnya.

"Tentu. Tapi tidak dengan Kisah Cinta Seorang Park Chanyeol. Aku siap Men-dengar-kan Mu!" kata jongdae penuh penekanan diakhir kalimat,

Hehe

"Tapi kau janji jangan memotong dan bertanya disela-sela aku bercerita dae-ah"

"Ne,"

"Kami dijodohkan, maksudku. Aku dan baekhyun dijodohkan malam ini. Awalnya baekhyun sedikit menolak mungkin ia pikir kalau aku tidak menyukainya karena eeer kita bersahabat! Dengan alasan ingin melanjutkan study keduanya. Kau tau dae-ah Appaku mengatakan "Kami ingin kalian segera melangsungkan pernikahan. Dan aku tak memerima penolakan terutama dari Kau Chanyeol dan Kau Baekhyun" Chanyeol menirukan suara appanya. Ia berhenti sejenak mengambil nafas dalam-dalam kemudian ia hembuskan perlahan. Senyuman terus terukir diwajahnya.

"Dan dia diam. Hehe. Lalu baekbom hyung juga mengerjaiku. Ia bilang bahwa aku menyukai baekhyun itu memalukan sekali. Jadi aku mengakuinya didepan orang tuaku dan orang tua baekhyun" chanyeol menghela nafasnya. Itu memalukan sekali, tapi tak ada hal yang paling membahagiakan selain kejadian malam ini pikir chanyeol.

"BWAHAHAHAHAHAHAHA, SELAMAT YA PARK CHANYEOL SEMOGA BAEKHYUN MEMBALAS CINTAMU"

"Hey dengarkan aku dulu." desis chanyeol. Jongdae berhenti tertawa dan kembali menjadi pendengar yang baik.

"Iya aku siap mendengarkanmu" dehem jongdae.

"Baekhyun menagih janji tentang Kebun Strawberry-nya. Ia bilang "Aku ingin Bukti. Aku ingin melangsungkan acara pertunganku dikebun strawberry yang chanyeol buatkan untukku" lagi-lagi chanyeol menghela nafasnya

"Baiklah aku akan membantumu demi Kisah Cinta Seorang Park Chanyeol" kekeh jongdae lagi.

"Hm, terima kasih. Dan Baekhyun sudah resmi menjadi milikku" chanyeol tersenyum lebar. Ia melemparkan tubuhnya ke ranjang king sizenya

"APA"

"Aku dan baekhyun resmi berpacaran. Ternyata dia juga menyukaiku jongdae, aku bodoh tidak mendengar perkataanmu" sesal chanyeol.

"Tak apa yeol! Yang penting kalian sekarang sudah resmi aku turut senang. Dan Kisah Cinta Seorang Park Chanyeol berakhir dengan Happy Ending" jongdae tersenyum bahagia.

"Ne, kalau begitu besok kita berkumpul dirumahku saja. Kita cari tempat yang bagus untuk kebun strawberry tuan putriku, dan kau harus beristirahat jondae-ah. Selamat tidur!"

"Selamat tidur yeol"

PIP

Seorang gadis berbaring di ranjang empuk queen sizenya, menatap langit-langit kamarnya. Senyuman lebar tercantum diwajahnya, jantungnya berdebar masih belum terkontrol. Ia teringat chanyeol mengecup bibirnya, hihi rona merah dipipinya.

"Jantungku pasti baik-baik saja" ia memengangi dada kirinya, merasakan degupan jantungnya yang berdetak dua kali lipat.

"Ini seperti mimpi. Kris-ge maafkan aku! Aku harus bagaimana nantinya eoh" gumamnya lirih. Ia memejamkam matanya, menutup semua cerita yang terjado hari ini.

If you like it (I'm going to)

Jika kamu menyukainya (Aku akan)

If you like it (I'm going to be your man)

Jika kamu menyukainya (Aku akan menjadi Namja-mu)

If you like it (You are now)

Jika kau menyukainya (kamu sekarang)

My girlfriend not my friendship

Pacarku bukan Sahabatku

...

...

...

THANKS TO REVIEW!

THANKS TO FOLLOW!

THANKS TO FAVORIT!

TERIMA KASIH YANG UDAH REVIEW

TERIMA KASIH YANG UDAH NGASIH SARANNYA HEHE, semoga cerita ini bisa menghibur dengan sebagaimana mestinya :D

See your review again