Tittle : pangeran musim dingin

Cast : kibum x kyuhyun

Suport cast : kim heechul, lee eunhyuk, kim ryeowook.

Warning : hati-hati typo(s) masih ada harap maklum.

.

.

.happy reading ^^

.

.

.

Namja manis bersurai eboni itu terlihat senang memeluk sebuah roti berwarna hijau di gengamannya tanpa memperdulikan tatapan kedua temannya yang mendapati tingkah ajaib kyuhyun yang aneh mendekati autis.

" ugh...dia kenapa?!" tanya ryeowook merinding menatap kyuhyun sambil memeluk dirinya sendiri.

" kurasa otaknya memang sedang tidak beres atau kepalanya habis terbentur sesuatu mungkin" jawab heechul ikutan menatap kyuhyun dengan ekspresi heran.

" kyu apa kau baik-baik saja, otakmu sedang tidak bermasalahkan?!" tanya ryeowook hati-hati takut menyinggung, meski kyuhyun dalam mode senang tetap saja jika mengamuk terlihat menakutkan.

" aku tidak sedang baik-baik saja wookie..., kau tau hatiku rasanya penuh dan rasanya akan meledak" ucap kyuhyun melambung dengan nafas terengah-engah menahan gejolak hatinya sendiri.

Sementara ryeowook dan heechul saling menatap dan berfikir otak kyuhyun memang sedikit bermasalah.

" kalian tau kemarin aku bertemu dengan pangeran musim dinginku dan dia memberikanku roti melon ini, aku sangat beruntungkan, untung saja perutku lapar saat itu jadi aku bisa mendapatkan roti melon ini dan bisa mendengar suara beratnya, oh kalian tau suaranya sungguh sangat seksi dan membuatku seperti meleleh wookie, heechulie dan kalian pasti tidak menyangkah aku bahkan tau namanya ya tuhan aku tidak percaya dengan keberuntunganku saat itu" teriak kyuhyun hiperbolis menaruh roti melonnya ke atas meja membentangkan tangannya lebar-lebar seolah ingin memeluk dunia dan berputar-putar terus berteriak kesenangan dengan fantasinya sendiri seperti seorang fangirl yang berjumpa dengan artis idolanya.

" dia kenapa?!" tanya eunhyuk yang datang kemudian seraya mencomot roti melon kyuhyun yang tergeletak di meja begitu saja dan mengigitnya tanpa tau history di balik roti melon keramat itu.

" punya siapa ini, masih lebih enak roti strawberry deh" ucap eunhyuk menilai masih asyik makan dan mengomentari rasa roti melon kyuhyun. Sementara ketiga orang itu menatap eunhyuk horor.

" ada apa melihatku seperti itu, apa ada kotoran di hidungku?!" tanya eunhyuk yang merasa aneh di tatap sedemikian rupa oleh ketiga temannya dan tentu saja masih asyik mengunyah.

" yak...lee eunhyuk dasar monyet bodoh, apa yang kau lakukan cepat muntahkan, ayo muntahkan roti yang kau makan dasar monyet idiot...?!" teriak kyuhyun mengeplak kepala eunhyuk dan menyekiknya memaksa eunhyuk untuk memuntahkan kembali roti melon yang telah di makannya, bahkan roti melon kyuhyun tidak pantas di makan oleh seekor monyet dan di tempatkan di perut terkutuk miliknya.

" ya..kyu hentikan kau bisa membunuh hyukkie jika seperti itu" teriak wookie mencoba menarik tangan kyuhyun dari leher eunhyuk.

" muntahkan...muntahkan..." teriak kyuhyun frustasi masih berusaha memaksa eunhyuk untuk memuntahkan makanannya.

" kyu hentikan..." teriak heechul menarik kyuhyun dan wookie menarik eunhyuk hingga mereka terpisah dan hyukie langsung terbatuk hebat setelah tautan sayang jemari kyuhyun terlepas dari lehernya.

" kau...apa kau ingin membunuhku hah...cuma gara-gara roti sialan ini kau ingin mengantarkanku ke neraka hah..." teriak eunhyuk marah menatap kyuhyun sambil membuang roti melon yang tersisa dan terjatuh di kaki kyuhyun begitu saja, kyuhyun membeku melihat roti yang tinggal separuh itu tergeletak di kakinya. Memang kyuhyun sadar jika dia kelewatan tapi roti itu sungguh benda penting untuknya, hidupnya bahkan kyuhyun sayang untuk memakannya sendiri tapi kenapa eunhyuk malah memakannya tanpa bertanya dulu padanya.

Kyuhyun menatap sengit ke arah eunhyuk, matanya terlihat sedikit berkaca-kaca, kyuhyun melepaskan cengkraman heechul pada tubuhnya melengos dan berlari keluar ruangan kelas yang terlihat ramai di penuhi oleh beberapa siswa yang tertarik dengan perkelahian mereka.

Heechul menghela nafas sejenak kemudian menatap eunhyuk penuh arti.

" minta maaflah pada kyuhyun" ucap heechul dengan nada pelan mengintimidasi.

" kenapa aku harus meminta maaf pada evil itu, harusnya dia yang minta maaf karena mencekiku hanya karena sebuah roti sialan itu" sunggut eunhyuk masih marah dan kesal.

" roti itu milik kyuhyun dan didapat dari pangeran musim dinginnya, dia bahkan terlihat seperti orang gila sejak pagi karena tersenyum tanpa henti terlihat jika dia sangat bahagia sekali dengan roti itu, dia bahkan tak mau memakannya kemarin meski dia sangat kelaparan setengah mati karena sayang, dan kau malah seenaknnya memakan rotinya tanpa permisi, kau tau sendiri kyuhyun seperti apa sikapnya jika sudah berhadapan dengan pangeran musim dinginnya" jelas ryeowook panjang lebar membuat eunhyuk terdiam merasa sedikit bersalah tentunya.

" sudah paham sekarang pergi dan minta maaflah aku tak mau jika sahabatku bertengkar lagi ok" ucap heechul menepuk pundak eunhyuk sambil tersenyum. Sikap yang sangat tidak biasa.

Tanpa menungu lagi eunhyuk berlari mengejar kyuhyun yang menghilang seperti di telan bumi, eunhyuk bahkan telah mencari kesana kemari demi menemukan si evil yang sedang ngambek itu.

" bagaimana ini kyuhyun tidak ketemu, apa kalian tau kemana perginya si evil itu ketika dia ngambek?!" tanya eunhyuk mengaruk dagunya berfikir dan tak berapa lama terlihat sebuah bola lampu bersinar cerah di kepala ketiga manusia itu.

" game center" ucap mereka serempak.

" apa kita cari sekarang?!" tanya eunhyuk.

" nanti saja aku malas deh, di luar dingin sekali, besok saja kalian baikannya" ucap heechul sekenanya sungguh bertolak belakang dengan ucapan kerennya tadi.

" ckckck kau ini plin-plan sekali chulie tadi menyuruhku baikan cepat-cepat sekarang beda lagi" ucap eunhyuk memutar matanya malas melihat sikap heechul yang masa bodoh.

" tadi ya tadi sekarang ya sekarang jelas bedalah" ucap heechul berkelit.

" nanti saja kita cari dia lagipula pelajaran juga akan di mulai" lerai ryeowook.

[~Lizz_L_L~]

Sementara itu kyuhyun sedang asyik di game center seperti dugaan ketiga temannya, melepas stres bermain game dengan membayangkan wajah eunhyuk sebagai sasaran pelampiasan amarahnya.

" hahahaha matilah kau manusia gusi, ku tonjok kau sampai mati, rasakan ini...rasakan... makan itu monyet..." teriak kyuhyun heboh dengan suara yang mengebu terbakar emosinya sendiri. ya inilah cho kyuhyun jika sedang marah dan kesal jadi jangan harapkan dia terdiam duduk di pojokan sambil meratapi nasib dan menangis seorang diri, kalian salah jika berpikir seperti itu karena itu sama sekali bukan gaya seorang cho kyuhyun.

" yahahahaha...aku menang mati sekarang kau monyet yadong bergusi" teriaknya kesenangan membuat beberapa orang menatap tak suka ke arah kyuhyun yang bermain game dengan berisik.

" apa...kenapa kalian melihatku hah..." ucap kyuhyun sewot dengan nada menantang menatap semua orang yang melihatnya dengan tatapan tidak sukanya.

" ckck mengangu saja tidak bisa melihat orang senang apa" gerutu kyuhyun setelah sekian lama bermain di game center tiba-tiba perutnya mulai mengeluarkan bunyi laknat itu lagi.

" ckckck tak bisahkah kau berbunyi di waktu yang tepat dasar perut bodoh" ucapnya memarahi perutnya sendiri seperti orang bodoh.

" aku lapar" ucapnya kemudian dan mengelus perutnya sendiri, kyuhyun berjalan meninggalkan game center berharap ada tempat makan terdekat yang bisa di masukinya saat ini karena tidak mungkin kyuhyun pulang kerumahnya sekarang bisa-bisa dia di gantung eommanya karena membolos.

" argghh...kesal ini semua gara-gara hyukkie aku jadi sial kuadrat begini" ucap kyuhyun menyalahkan eunhyuk seraya menendang kaleng kosong dengan sekuat tenaga membayangkan jika wajah eunhyuklah yang di tendangnya saat itu dan sialnya kaleng minuman kosong itu mendarat tepat di kepala seorang preman berbadan kekar di depannya.

" aduh..., siapa yang berani menendang kaleng ini ke kepalaku" desisnya marah dan menatap kyuhyun dengan tatapan setajam sinar laser.

" Ommooo...mati aku, astaga...astaga..." ucap kyuhyun panik dan bergegas untuk melarikan diri dengan mengunakan jurus kaki seribunya.

" yak..kau jangan lari awas kau" teriak preman itu marah melihat aksi kyuhyun dan dia berusaha kabur sementara teman-temannya mulai mengikuti untuk mengejar kyuhyun juga.

" maaf...aku tidak bermaksud menendang kaleng itu ke kepalamu, lagipula kenapa kepalamu ada di jalur tendanganku itu bukan salahku paman" teriaknya membela diri dengan sedikit kurang ajar seolah tidak tulus meminta maaf dan malah menyalahkan paman preman botak itu.

" berhenti kau dasar anak sial jika tertangkap aku akan menghajarmu, kemari kau" teriak preman itu semakin marah.

" aku bukan anak sial paman botak aku kyuhyun, lagipula siapa yang mau berhenti jika kau yang memangil, memangnya kau siapa?!artis hah..?!." teriak kyuhyun nyolot yang semakin membuat preman itu geram hingga membuatnya berlari semakin cepat.

" mulutmu benar-benar busuk cho, kau akan jadi mayat sebentar lagi,yaa...eomma..." teriak kyuhyun berlari kalang kabut saat di lihatnya jarak preman itu dan dirinya sudah semakin dekat hingga kyuhyun tersandung oleh kakinya sendiri karena panik dan jatuh tengkurap di atas timbunan salju.

"Hahaha ku tangkap kau bocah sial" tawa kemenangan berkumandang saat preman itu menangkap kaki kyuhyun dan menyeretnya di atas salju di ikuti oleh tawa teman-temannya.

" gyaaaa...lepaskan aku paman botak, aku punya jurus mematikan jika kau tak segera melepasku aku akan mengeluarkannya dan kau akan mati" ucap kyuhyun meronta coba mengertak dan berpengangan erat pada pot tanaman yang ada di taman tersebut.

" kau tidak bisa menipuku bocah hahaha..." tawa preman itu terdengar lagi sampai sebuah bola basket terlempar keras dan mengenai wajah preman botak itu telak hingga dia jatuh tersungkur ke belakang dan cekalan pada kaki kyuhyun terlepas memudahkan kyuhyun untuk berdiri dan berlari menjauhi preman itu mencari tempat aman.

" hah...rasakan itu botak" ucap kyuhyun mengejek sepertinya kyuhyun tidak kapok dan tidak belajar pada pengalaman sebelumnya. Saat preman itu bangkit lagi kyuhyun berlari dan bersembunyi di belakang kibum laki-laki berwajah dingin yang melemparkan bola basketnya pada preman botak itu.

" siapa kau jangan ikut campur" sentaknya marah.

" aku kim kibum, pergilah dari sini sebelum kau mendapat masalah" ucapnya dingin dengan wajah stoicnya, mendengar nama marga yang di sebut kibum seketika preman-preman itu menelan ludahnya dan saling berbisik bertukar informasi tanpa berpikir dua kali mereka berbalik dan pergi meninggalkan kyuhyun dan kibum, seolah mereka takut berurusan dengan salah satu anggota keluarga kim itu.

" waow...kau hebat kau bisa membuatnya pergi tanpa keluar keringat" ucap kyuhyun takjub sadar jika pemuda yang kini menatapnya adalah kibum "pangeran musim dinginnya" kyuhyun berdehem sejenak malu dan canggung saat menyadari jika sikapnya sangat kyuhyun sekali.

" terima kasih sudah menolongku" ucap kyuhyun sopan dan membungkuk hormat di depan kibum yang masih menatapnya tanpa ada perubahan ekspresi yang berarti di wajahnya sampai...

Krucuk...krucuuukk...

Krucuk...krucuuukk...

Kyuhyun terdiam menatap perutnya seolah tidak terkejut lagi begitupun dengan kibum dan sesaat kemudian keduanya mendongakan wajahnya saling bertukar tatapan mata dalam diam, iris caramel bertemu dengan manik gelap secara intens sampai suara perut kyuhyun tidak terdengar lagi.

" apa kau punya roti?!" tanya kyuhyun nyengir mencoba memecah kecangungan yang ada, menampilkan wajah bodohnya menatap kibum dengan tidak tau malu, seketika kibum tersenyum melihat ekspresi kyuhyun yang unik dan menutupi wajahnya dengan lengan kirinya.

" kurasa perutmu selalu berbunyi saat kita bertemu, apa selalu seperti itu?!" tanya kibum menyembunyikan rasa geli dalam nada suaranya.

" hehehe mungkin, aku selalu lapar setiap saat, semacam penyakit mematikan kurasa" ucap kyuhyun tersenyum manis menangapi ucapan kibum.

Krucuuk...

Krucukk...

" ah...sepertinya aku memang lapar, aku tau ada kedai ramyun enak di sekitar sini mau coba?!" tanya kyuhyun hati-hati berharap semoga tawarannya tidak bertepuk sebelah tangan, jika memang begitu kyuhyun pasti akan hancur. Mereka diam sejenak kibum menatap intens kyuhyun yang menatapnya dengan tatapan berharap seperti anjing kecil yang mengharap di gendong dan di beri pelukan hangat di udara yang kian memdingin.

" tidak ada salahnya di coba lagipula aku sedang tak membawa roti saat ini..." ucap kibum tersenyum kembali menatap kyuhyun yang balas tersenyum dengan senyum secerah mataharinya, tanpaenunggu kib berjalan lebih dulu meninggalkan kyuhyun yang sedang ber-yes- ria di belakangnya.

" sungguh aku mencintaimu hyuk, kau monyet pembawa keberuntungan" ucap kyuhyun dalam hati bahagia dan berjalan mengekor kibum seraya mensejajarkan langkah kakinya.

" sedikit lagi aku akan meraihmu, sedikit lagi aku akan tau tentangmu , tentang duniamu..."

Kurasa sebutanku untukmu itu salah, karena tak ada musim dingin yang sehangat dirimu " kim kibum"

TBC

Nah ini sudah panjang lo...

Reviewnya ya jangan lupa pai pai ^^