Tittle : pangeran musim dingin
Cast : kibum x kyuhyun
Suport cast : kim heechul, lee eunhyuk, kim ryeowook.
Warning : boy x boy bahasa tidak baku dsb, hati-hati typo(s) masih ada harap maklum.
Summary : cho kyuhyun seorang namja imut tergila-gila dengan seorang kim kibum dan dunianya, kim kibum seorang namja dingin yang terikat dengan sebuah masa lalu kelam. mampukah kyuhyun memasuki dunia milik kibum yang memiliki ekspresi sedingin es dan membebaskannya dari masa lalunya.
.
.
.happy reading ^^
.
.
.
[~Lizz_L_L~]
Terdengar seseorang yang memasuki ruangan dimana kibum yang masih terdiam dengan pikirannya sendiri. Suara roda yang samar-samar terdengar tak mampu mengusik dunia kibum yang terasa pelik, dia diam seraya memejamkan matanya, untuk saat ini mungkin orang terakhir yang ingin di temuinya adalah dia. Karena kibum tak ingin dia melihatnya dalam keadaan yang jauh dari kata baik.
" kemarilah aku akan mengobati lukamu, bummie-ah" ucapnya yang kini tengah duduk tenang di atas kursi rodanya dengan sebuah kotak p3k yang ada di pangkuannya.
" bummie...kau tidak apa-apa kan, kemarilah" ucap sesosok pemuda berambut blonde yang tak lain adalah ren, menatap lembut dan menarik perlahan kibum dan mendudukannya di kursi yang ada di depannya sementara kibum hanya diam dan menurut.
Ren menatap wajah keruh milik kibum dan perlahan mulai membersihkan luka yang ada di sekujur tubuhnya dan mengolesinya dengan salep.
" apa yang sedang kau pikirkan?!" tanyanya pada kibum yang masih terdiam dan menatap wajah ren masih dengan wajah dinginnya.
"Jangan memperlihatkan ekspresi seperti itu padaku" hardik ren pura-pura marah dan mengelus pipi kibum yang sudah tidak mulus lagi karena ada bekas kemerahan yang tercetak di pipinya dan sekitar lehernya.
" apa yang menganggumu bummie, katakan padaku" ucap ren dengan raut wajah sendu dan suara yang lembut.
" entalah...aku...tak tau ren, aku..." jawab kibum seolah kesulitan untuk mengutarakan maksudnya.
" apa ini tentang kyuhyun, pemuda itu, apa jaejong hyung mengatakan sesuatu padamu?!" tanya ren lagi seraya tersenyum lembut.
Kibum hanya menatap manik kecoklatan milik ren tanpa berniat menjawab karena ren mungkin sudah mengerti maksudnya. Ren menghela nafas sambil menatap kibum dengan raut wajah sedih.
" aku mengerti bummie, memang tidak mungkin jika jaejong hyung akan diam saja melihatnya, tapi apa kau yakin jika kau menyukainya, aku tau dia memang sedikit mirip tapi dia bukan donghae hyung bummie, kau...tidak bisa bersamanya, kau tau itu karena kau adalah seorang pewaris, Lagipula dengan statusmu itu kau tidak bisa bersamanya tanpa membahayakannya bummie, bukan ancaman dari dalam tapi dari luar juga" jelas ren sementara kibum hanya terdiam mendengarnya. Perlu perjuangan yang besar bagi donghae untuk menjadi kekasih kibum hingga di akui oleh keluarganya, terlebih di akui oleh jaejong dan kangin, namun semua sia-sia saja setelah kematian donghae dua tahun yang lalu.
Ren kembali mengingat kejadian mengerikan yang menewaskan hyungnya itu dua tahun yang lalu saat dirinya, donghae dan kibum merayakan ulang tahun ke sembilan belasnya di sebuah taman bermain, sampai salah satu musuh keluarga kim memepergoki mereka mengejar dan mengeroyok kibum membuatnya terdesak hingga dia tak mampu mengatasi mereka semua yang berjumlah banyak hingga menyuruh donghae dan ren untuk melarikan diri tanpanya, namun tanpa sepengetahuannya mereka berdua telah di ikuti oleh dua mobil lainnya yang menghujani mobil ren dan donghae dengan peluru membuat mobilnya oleng saat ban belakang terkena satu tembakan membuat donghae panik dan tanpa sengaja membanting stir saat melihat sebuah truk besar melintas di jalan satu arah tepan di depannya, hingga mengakibatkan mobil mereka jatuh dan berakhir dengan terjun bebas ke dalam jurang, menewaskan donghae seketika dan membuat ren koma selama satu tahun hingga membuatnya cacat dan lumpuh permanen seperti saat ini. Dan di saat itulah ren tau faktanya bahwa dia dan donghae tidak memiliki hubungan darah sama sekali, donghae adalah manusia berhati mulia yang menjaha serta merawatnya dari kecil saat keduanya berada di panti asuhan dan ren terasa ingin mati saat mengetahui kenyataan bahwa donghae orang yang merawatnya dan telah dia anggap seperti kakak kandungnya sendiri sudah meninggalkannya menuju ke surga, Sungguh hal itu juga merupakan pukulan terberat bagi kibum dan juga dirinya, mengingat hal itu membuat ren kembali ingin menangis.
" bummie...kuharap kau bisa mengambil keputusan yang benar?!" ucap ren lagi seraya mengelus surai hitam milik kibum yang kini sudah menumpukan kepalanya di pangkuan ren dengan sayang, tanpa sadar air matapun mulai mengalir dari mata kecoklatan miliknya melihat laki-laki yang terlihat kuat di luar namun sangat rapuh di dalam yang ada di depannya saat ini.
" aku tau..." bisiknya lemah.
" apa kau mencintainya..., jika memang iya kau harus melindunginya dengan nyawamu bummie jangan biarkan dia bernasib sama dengan donghae hyung?!" ucap ren namun tak ada balasan apapun dari kibum yang semakin membenamkan wajahnya di pangkuan ren.
" sungguh aku sangat ingin membuatmu bahagia kembali, adikku" bisiknya dalam hati, ren bisa merasakan jika kibum sedang menangis di pangkuannya sekarang, karena hanya di depan ren saja kibum bisa memperlihatkan sosok terlemahnya, karena hanya ren saja yang bisa mengerti apapun tentang kibum begitupun sebaliknya karena ren adalah seorang yang special baginya, ren adalah salah satu kakaknya yang lain dari ibu yang berbeda, tak banyak yang mengetahui tentang fakta ini selain kibum, donghae dan ayahnya sendiri, kangin.
Dan kibum jauh lebih menyangangi ren di banding dengan kakak-kakaknya yang lain karena ren bisa bersikap lebih manusiawi diantara mereka semua dan lebih mengerti tentang dirinya tanpa harus mengatakan apapun.
[~Lizz_L_L~]
Keenam orang itu terdiam menanti sebuah jawaban dari bibir seksi seorang kim ryeowook.
" aku lupa...tapi yang jelas aku pernah melihatnya di suatu tempat, sungguh..." yakin ryeowook setelah sekian lama.
" ya...kau ini kupikir jawaban apa yang keluar dari mulutmu bikin, tegang saja" teriak heechul tak terima seraya mengambil kipas memberikan pada pemuda tampan yang ada di sampingnya, leeteuk kekasihnya.
" teuki...teuki...kipasi aku dong, panas nih" rengek heechul manja dan tanpa membantah leeteuk mengambil kipas yang di sodorkan heechul padanya tanpa protes sedikitpun dan mulai mengipasi yang mulia kim heechul yang terhormat dengan senyum sayang menatap kearah heechul, sementara kyuhyun, ryeowook, eunhyuk dan siwon hanya membatin seraya memutar bola mata mereka dengan malas melihat kelakuan heechul yang semena-mena pada leeteuk dan bodohnga leeteukpun terlihat tidak keberatan dan malah bahagia menjadi budak permanen kim heechul.
" dasar mental pembantu" batin mereka serempak sambil melihat leeteuk dengan tatapan iba.
" ah ya aku ingat sekarang" teriak ryeowook mengejutkan semuanya dan di balas oleh timpukan buku oleh eunhyuk yang paling kaget di antara semuanya karena ryeowook menjerit tepat di samping telinganya dan di balas oleh cengiran tak berdosa ryeowook.
" aku pernah melihat wajahnya terpampang di salah satu majalah bisnis milik appaku" ucap ryeowook dengan mata bling-bling senang karena telah berhasil mengingat hal sulit tersebut.
" oh ya ngmong-ngmong kalian sedang membicarakan apa sih, aku tidak mengerti dari tadi" tanya siwon seraya mengaruk pipinya yang memang sedikit gatal dengan tatapan innocent tak terkecuali semua melihat siwon dengan tatapan malas.
" begini lo sayang, kami sedang membahas tentang si number one atau pangeran musim dinginnya si kyu namanya kim kibum dan kebetulan kemarin ryeowookie bertemu dengannya secara langsung dan sepertinya wookie mengenal si kibum ini, begitu" jelas eunhyuk sabar pada kekasihnya yang penyakit lemotnya kadang-kadang suka kumat, sementara siwon hanya mangut-mangut mengerti.
" eh..kibum ya, apa kibum yang kalian maksud ini adalah kim kibum dari keluarga kim yang itu?!" tanya siwon mengalihkan tatapannya pada mereka semua dengan sedikit tidak yakin.
" iya memangnya kibum yang mana lagi" jawab kyuhyun malas balik menatap siwon.
" sebenarnya ini rahasia tapi bukan rahasia-rahasia banget sih soalnya bahkan hampir semua pebisnis seluruh korea tau tentang fakta apa saja mengenai keluarga kim" cengir siwon.
" sudah cepat katakan saja jangan membuat penasaran dengan kata-katamu yang berbelit itu siwon" ucap heechul yang langsung di hadiahi glare mematikan dari mata siwon namun sama sekali tidak mempan terhadap ratu iblis itu. Siwon kembali menghembuskan nafas pasrah menghadapi si ultimate uke yang tak terkalahkan.
"Dia adalah pebisnis terhebat yang pernah di ketahui oleh ayahku di usianya yang masih muda dua puluh tahun itu selain kakaknya kim jaejong tentunya yang sama-sama hebat dalam hal bisnis berbisnis juga, tapi meski kim jaejong pandai dalam berbinis namun pewaris utama keluarga kim adalah kibum sedangkan jaejong hanya berperan di balik layar selama ini, bukankah itu aneh dan ada satu kabar aneh lagi yang menyebar di antara para pebisnis itu aku tidak tau apa gosip ini benar atau hanya sebuah rumor belaka tapi ayahku bilang jika keluarga kim bukan keluarga pebisnis sembarangan tapi..." ucap siwon memberi jeda perkataannya membuat efek lebih dramatis.
" mereka adalah sekumpulan pembunuh terlatih dari sebuah organisasi rahasia yang di buat oleh kim kangin ayah kibum, bahkan rumor mengatakan kemampuan mereka setara dengan pembunuh tingkat internasional, dengar-dengar anak terakhir keluarga kim yang berusia tujuh tahun waktu itu saja bisa membunuh pengasuhnya sendiri dengan sadis, bukankah mereka mengerikan tapi masih belum ada bukti sampai saat ini sih" ucap siwon lagi yang sukses membuat semua orang terpelongoh dan sedetik kemudian mereka merubah wajahnya seperti sedia kala biasa, datar dan acuh.
" kenapa kalian tidak kaget sih?!" ucap siwon kesal dan sedikit heran tetunya dengan reaksi teman-temannya yang super datar dan sangat biasa itu mendengar ceritanya yang terasa ekstra spektakuler, mengebu dan di rasa cukup dengan tambahan efek dramatis dalam suaranya.
" pembunuh pantatku, kau pikir ini komik hah...yang benar saja, ceritamu sungguh tidak masuk akal siwonnie, mana mungkin keluarga pembunuh cih yang benar saja" ucap heechul dengan nada malasnya sedikit sarkastis menangapi ucapan siwon.
" kali ini aku setuju denganmu hyung" tambah ryeowook lagi acuh seraya mengambil snack dan memakannya cuek.
" tapi kan tidak menutup kemungkinan jika memang benar seperti itu, memang tak ada bukti yang mengarah kesana, tapi tak ada juga bukti kuat lain yang bisa menyanggahnya" ucap leeteuk logis.
" sudahlah aku pusing memikirkannya bahas yang lain saja" putus eunhyuk pada akhirnya.
Namun tidak dengan kyuhyun entah kenapa perasaannya membenarkan apapun yang di katakan siwon padanya, masih teringat jelas di benaknya raut wajah super dingin milik kibum yang lain dari biasanya, meski biasanya memang tidak jauh berbeda hanya saja tatapannya saat itu membuat kyuhyun...
-TAKUT...-
" kyu jangan bilang kau percaya padanya?!" tanya ryeowook mencolek kyuhyun yang terlihat melamun sejak tadi sambil menunjuk siwon dengan kakinya sangat tidak sopan karena tangannya sibuk mengemil snack.
" te~ttentu saja tidak bukankah itu bodoh" jawab kyuhyun tidak yakin dengan jawabannya sendiri.
" yak...tidak bisakah kalian menghargai sedikit saja ucapan siwonnie" teriak eunhyuk marah.
" sudahlah hyukkie biarkan saja mereka, seperti kau tidak tau saja bagaimana sifat teman-temanmu itu, eh nanti pulang sekolah kita kencan yuk" ucap siwon dan di sambut oleh anggukan antusias eunhyuk dengan tawa lebar hampir menyobek pipinya saking senangnya.
[~Lizz_L_L~]
Bel meraung nyaring di sekolah menengah atas tempat sekolah kyuhyun dan tak berapa lama terlihat segerombolan anak-anak sma yang keluar membludak bagai air bah berniat meninggalkan sekolah terkutuk yang memaksa mereka duduk berjam-jam mendengarkan ceramah dari mulut para guru yang bagaikan nyanyian pengantar tidur itu.
Kyuhyun terlihat melambaikan tangannya bersiap berpisah dari teman-temannya. Kyuhyun rasa dia ingin tidur saja dan mengistirahatkan kepalanya yang seakan-akan ingin meledak saat ini juga, dia terlihat sedikit tidak bersemangat bahkan semangatnya tak bisa kembali lagi saat mendengar tawaran yang mengiurkan dari heechul dengan pergi ke game center dan gratis memainkan apapun. Entah kenapa perasaan kyuhyun jadi sedikit melankolis saat ini, mendengar penjelasan siwon tadi entah kenapa sangat mengusiknya.
Memang kyuhuun sempat takut dengan kibum tapi sekarang rasa itu seperti menguap dan di gantikan oleh rasa lain yang kian membuncah dari menit ke menit hingga membuat dadanya terasa sesak, sungguh kyuhyun ingin bertemu dengan pangeran musim dinginnya.
" kim kibum, siapakah kau, kenapa kau sangat mudah mengaduk-aduk perasaanku dan membuatku bertanya-tanya seperti ini?!" tanyanya pada angin seraya mendongakkan kepalanya menatap langit cerah di atas kepalanya itu dan kembali lagi menundukan kepalanya menatap jalanan beraspal sambil menendangi kerikil kecil yang tak sengaja ada di depan kakinya, entah kenapa kyuhyun sangat ingin bertemu dengan pangeran musim dinginnya itu lagi dan melontarkan beribu pertayaan yang ada di kepalanya, sudah cukup kyuhyun main-main dengan yang namanya rahasia jika bertemu lagi kyuhyun ingin tahu yang sebenarnya apapun hal terkecil yang menyangkut diri kibum dan dia berjanji akan menyatakan perasaannya pada kibum dengan begitu mungkin hatinya bisa sedikit lebih tenang, karena sangat tidak mengenakan sekali rasanya seperti ini, seperti bukan dirinya sama sekali.
" hei pangeran musim dingin, kau sukses membuatku menjadi orang bodoh di antara yang terbodoh, tidak bisakah kau datang bertangung jawab" batin kyuhyun menjerit frustasi masih berjalan sambil menunduk.
" kibum...kim kibum...apa kau merindukanku juga, karena sepertinya aku juga merindukanmu, sangat..?!" bisiknya lagi pada angin musim dingin itu yang membelai pelan surai eboninya.
" ya...aku juga merindukanmu, kyu" balas angin padanya, kyuhyun terkesiap kaget dan mendongakan wajahnya menatap sesosok pemuda yang berdiri tegak di depannya dengan sebuah tudung hodie yang menyamarkan wajahnya namun kyuhyun bisa mengenalinya tanpa kesulitan, di balik hodie itu tatapan pumuda itu menyenduh melihat kyuhyun seolah berusaha menyalurkan rasa cintanya yang kian membuncah, sungguh kyuhyun ingin menangis saat ini juga rasanya dia tidak percaya saat tuhan sedang ada di pihaknya dan mengabulkan keinginannya dengan cepat. Wajah itu? Tubuh itu? Ya itu adalah kim kibum, kibumnya pangeran musim dinginnya.
Perlahan kibum mulai mendekat kearah kyuhyun memutus jarak diantara mereka, perlahan kibum menarik tengkuk kyuhyun mendekatkan pada wajahnya meraih bibir semerah plum miliknya, mata bertemu mata dan bibir bertemu bibir. Terasa lembut, manis hanya menempel sayang tanpa tuntutan yang menjadikannya terasa begitu indah, kyuhyun memejamkan matanya berusaha menikmati sensasi tak terjelaskan tentang rasa memabukan yang baru di cecapnya, ya ini rasa dari kim kibum, miliknya. Entah kenapa kyuhyun rasanya ingin meledak dalam kebahagiaan saat ini juga.
" tuhan jika ini mimpi biarkan aku untuk tidak bangun selamanya, jika memang ini kenyataan tampar aku sekeras-kerasnya sekedar memastikan jika ini bukanlah halusinasiku saja" doa kyuhyun dalam hati, hingga di rasanya bibir bagai candu itu tak terasa lagi seolah menghilang dalam sekejab.
Dan tepukan ringan di pipinya mulai menyadarkannya dari sebuah fantasi liar yang entah kenapa terasa begitu nyata.
" kyu? Kau tidak apa-apa?!" tanya eunhyuk yang merasa heran dan sedikit khawatir melihat kyuhyun diam mematung dengan mata terpejam yang sedang menangis bagai orang frustasi di pinggir jalan.
" kau...kenapa kau yang muncul...mana kibum, kemana dia?! kenapa wajah jelekmu yang muncul hyuk, mana kibumku" ucap kyuhyun kesal dan menjambak eunhyuk dengan beringgas tidak terima wajah tampan kibum di gantikan dengan wajah buluk eunhyuk.
" ya...ya...kyu hentikan apa kau gila?!" teriak eunhyuk merasa pusing dan sakit pada kulit kepalanya saat kyuhyun menarik rambutnya seraya menguncangnya kasar.
" hentikan kyu kau menyakiti hyukkie jika begini?!" ucap siwon berusaha melepaskan cengkraman jemari kyuhyun pada hyukkienya. Kyuhyun melepaskan tautan tangannya tidak percaya semudah itukah dia terperdaya oleh halusinasinya sendiri, kyuhyun menunduk menatap jalan beraspal dan terisak kecil, sedikit frustasi.
" memang tidak mungkin ya, dasar kyuhyun bodoh" bisiknya di sela isak tangisnya.
" kyu kau kenapa?! Kenapa menangis?!" tanya eunhyuk menatap khawatir saat tiba-tiba seorang cho kyuhyun menangis tanpa sebab pasti di depannya. Sementara kyuhyun hanya terisak dalam diam tanpa menangapi ucapan eunhyuk dan siwon yang berusaha menenangkannya.
Terlihat di kejauhan seorang yang memakai hodie berwarna hitam menatap sedih kepada kyuhyun yang terlihat menangis terpuruk sungguh ingin rasanya dia berlari dan memeluk tubuh ringkih milik kyuhyun saat itu juga namun melihat dua orang yang menatapnya tajam dari sebuah mobil hitam yang terparkir tak jauh dari tempatnya berdiri seolah melarangnya untuk mendekati kyuhyun dan semakin membuat kyuhyunnya dalam bahaya.
" maafkan aku kyu" bisiknya pilu, menatap tajam sekilas pada si pengemudi mobil hitam menyampaikan pesan tersirat pada mereka agar tidak melakukan apapun pada kyuhyun dan menghilang begitu saja bagaikan bayangan yang tak terlihat.
TBC.
Nah gimana apakah sudah terjawab semua pertayaan yang ada di dalam otak kalian hehehe
Jadi yang gg suka sama ren sebaiknya minta maaf dulu ne karena sudah salah paham #hahaha
Ok see you next chap...pai pai...^^
