Tittle : pangeran musim dingin
Cast : kibum x kyuhyun
Suport cast : kim heechul, lee eunhyuk, kim ryeowook.
Warning : boy x boy bahasa tidak baku dsb, hati-hati typo(s) masih ada harap maklum.
Summary : cho kyuhyun seorang namja imut tergila-gila dengan seorang kim kibum dan dunianya, kim kibum seorang namja dingin yang terikat dengan sebuah masa lalu kelam. mampukah kyuhyun memasuki dunia milik kibum yang memiliki ekspresi sedingin es dan membebaskannya dari masa lalunya.
.
.
.happy reading ^^
.
.
.
[~Lizz_L_L~]
Kibum berjalan dengan wajah super dingin dengan ekspresi tak terbaca mengambil tas panjang dan menghampiri rak buku yang berada di dalam kamarnya menarik sebuah buku bergambar sebuah pohon dan sebuah piano berwarna putih sedetik kemudian rak buku itu terbelah dan bergeser menjadi dua bagian yang ternyata adalah sebuah lemari penyimpanan yang berisi berbagai macam senapan laras panjang, dan senjata api lainnya yang terlihat berbahaya, dengan cekatan kibum mengambil sebuah senapan laras panjang yang selama ini dia gunakan, kibum mememasukan sebuah senapan SPR 2 bolt action berkaliber 12,7 mm x 99 mm, dengan panjang senapan 1.755 mm, berat keseluruhan 19,5 kg, panjang barel 1.055 mm, kapasitas peluru antara 5-10 butir. Rifling atau alur spiral berulir pada bagian dalam laras senjata api ini yakni 8 grooves, RH 381 mm (15") twist. Kecepatan rata-rata lesatan peluru 900 meter per detik dengan jangkauan 2 km atau 2000 mtr.
setelah memasukan senapannya kedalam tempat yang seharusnya kibum meraih jaket hitam dan sebuah topi. setelah perlengkapannya sudah siap kibum bergegas menuju ke garasi, cepat dia menghubungi sebuah nomor mengatakan sesuatu dengan intonasi tak terbantahkan, singkat, padat dan jelas, memasukan kembali ponselnya ke dalam saku celananya dan dia meraih sebuah kunci motor sport berwarna hitam merah metalic miliknya di garasi, di tendangnya kasar pintu garasi hingga jebol tanpa perlu repot-repot membukanya dan membuat pintu itu sukses jatuh berdebum keras mengagetkan beberapa penjaga yang menyingkir tanpa di minta saat melihat raut wajah dingin siap membunuh miliknya. Bahkan mereka tau jika tuan muda mereka sedang menguarkan aura membunuh jika mereka salah bertindak bisa-bisa nyawa merekalah yang melayang.
kibum menstarter motornya dan melaju dengan kecepatan penuh menuju rumah kyuhyun meninggalkan asap keputihan di belakangnya, tak sampai lima belas menit kibum telah sampai di depan gerbang rumah besar kediaman kyuhyun yang terbuka lebar dengan sedikit janggal, tanpa pikir panjang kibum masuk ke dalam halaman rumah kyuhyun, samar kibum mendengar suara jeritan dari dalam rumah yang entah kenapa pintunya juga sama terbukanya, entah kenapa tiba-tiba saja firasat buruk mulai menyerang hati kibum, di parkirnya sembarangan sepeda motornya dan berlari masuk tergesah kedalam rumah menaiki tangga menuju lantai dua, menuju kamar milik kyuhyunnya dan asal suara itu ternyata dari sana, tangisan dan teriakan kini semakin jelas terdengar telingahnya dengan langkah sedikit gemetar kibum terus melangkah memasuki kamar kyuhyun, betapa kagetnya dia saat tau pemuda yang di cintainya tergolek bersimbah darah dengan begitu mengenaskan di dalam pelukan seorang wanita berusia sekitar duapuluh dua tahunan dan seorang wanita paruh baya berserta tiga orang pemuda lainnya yang terlihat menangis serta mengerubutinya.
" kyu..." ucapnya tersenggal, kibum rasa nyawanya sudah melayang kali ini, dia sungguh tak percaya tidak mungkin kyuhyunnya pergi batin kibum berteriak, ayolah kibum bukan saatnya melihatmu diam mematung seperti orang idiot seperti itu, cepat kibum menerobos masuk menyingkirkan ryeowook dan eunhyuk yang terkesiap kaget dengan kedatangan pemuda yang tak di sangkah-sangkah akan datang kesana, jika bukan dalam keadaan gawat mungkin ryeowook akan memekik kaget melihat penampakan pemuda super keren dan ganteng namun terlihat berbahaya itu.
Kibum mendekat ke arah kyuhyun mengecek nadi yang ada di lehernya, kibum merasakan denyut lemah di sana, cepat dia mengeluarkan cairan kekuningan yang di berikan oleh jaejong, memasukannya pada jarum suntik yang di bawahnya serta, setelah terisi kibum mencoba menusukan jarum suntik itu pada lengan kyuhyun namun tangannya di tahan oleh ahra yang menatap tak suka dengan kedatangan kibum.
" apa yang akan kau lakukan pada kyuhyun, siapa kau?!" sentak ahra menatap nyalang ke arah kibum dengan mata merah dan sembab penuh air mata.
" menyingkirlah..." ucap kibum dingin seraya mengeram di tepisnya tangan ahra kasar, entah kenapa tatapan kibum mampu untuk membungkam tangisan ahra dan terasa menciutkan nyalinya melihat ekspresi pemuda yang tak di kenalnya itu.
" nuna biarkan dia, percayalah dia tak akan menyakiti kyuhyun, biarkan dia membantu kyuhyun nuna, dia adalah kibum?!" jelas ryeowook seraya membujuk ahra yang terlihat enggan meninggalkan adiknya, semua orang yang ada di sana tersentak kaget pasalnya orang yang selama ini di racaukan kyuhyun akhirnya menampakan diri dengan cara tak terduga, ahra menyingkir membaringkan tubuh kyuhyun ke atas kasur perlahan dan mempersilahkan kibum untuk melakukan apapun asal bisa membuat kyuhyun bangun dan membuka matanya. Kibum menyuntikan cairan itu ke tubuh kyuhyun dan dia menunggu sampai...
" shiitt..." kibum mengumpat pelan saat mengetahui jantung kyuhyun berhenti seketika dan aliran udara terasa berhenti dari hidung kyuhyun, dengan gerakan cepat kibum menekan dada kyuhyun dan mendongakkan kepalanya ke atas bermaksud memberikan nafas buatan, menekan dada dan menyalurkan nafas, menekan dada dan menyalurkan nafas berulang-ulang kibum melakukan gerakan itu berharap apa yang di lakukannya berhasil mengembalikan nafas kyuhyun, namun setengah jam kibum melakukan hal itu tak mendapat respon apapun dari kyuhyun, pemuda itu tetap keukeuh menutup matanya seolah tidur adalah hal paling menyenangkan dalam hidupnya dan dia bahkan tak sudi untuk membuka matanya dan kembali terbangun.
" jebal kyu...bangunlah, buka matamu, jangan kecewakan aku..." ucap kibum mulai putus asa namun tak menghentikan apapun yang di lakukannya sampai matipun kibum akan berusaha membuat kyuhyunnya kembali.
" aku mohon...kyu bangunlah, jangan biarkan aku menjadi pembunuh keluargaku sendiri, aku mohon buka matamu, jangan pergi...jangan tinggalkan aku" ucap kibum tersendat, kali ini matanya terlihat memerah dan berkaca-kaca, otaknya terasa kacau seakan berhenti untuk berfungsi, sekelebat bayangan buruk mulai menghantuinya, sungguh kibum tidak akan pernah siap jika dia harus kehilangan kyuhyun, kibum bersumpah jika hari ini kyuhyun sampai kehilangan nyawanya, dia akan kembali kerumahnya membawa senapan runduk miliknya yang tersimpan aman di dalam tasnya membantai seluruh keluarganya, meledakkan kepala mereka satu-satu di mulai dari jaejong dan di akhiri dengan kangin setelahnya kibum akan menodongkan senjatanya ke kepalanya dan meledakkan kepalanya sendiri, sungguh kibum akan melakukan itu jika sampai nyawa kyuhyun tidak bisa di selamatkan.
" kyu...aku mohon buka matamu" bisik kibum dengan suara serak tanpa terasa bulir bening menetes dari kedua bola matanya sungguh kali ini kibum sangat ketakutan.
" saranghae..kyu..." bisik kibum lirih, matanya mulai memburam namun dia tetap berusaha hingga detakan itu kembali dan terlihat kyuhyunnya mulai menghirup nafas dalam-dalam dan dia terbatuk hebat seketika membuat kibum dan kelima manusia yang berdiri di sana menghela nafas lega, kibum melemas seketika saat di rasa ketakutan mulai berlari menjauh darinya di peluknya kyuhyun erat seolah tak ingin melepaskannya lagi.
" kibummie..." ucap khuhyun lemah di dalam pelukan kibum.
" terima kasih...terima kasih telah hidup" bisik kibum seraya mengusap air matanya kasar, kini tatapan mata yang tadinya meredup kembali menajam dan berkilat berbahaya.
Tak berapa lama segerombolan dokter dan perawat khusus keluarga kim yang sengaja di telepon oleh kibum datang dengan sangat terlambat mulai memasuki kamar kyuhyun dengan membawa berbagai macam alat-alat medis, kibum melepas pelukannya mengeram marah melihat beberapa dokter yang bodoh karena keterlambatan mereka untung saja kyuhyun sudah bernafas kembali jika tidak mereka juga rasanya tak pantas untuk hidup, para dokter itu ketakutan dengan auman kibum dan mencicit meminta maaf memohon pengampunan dari seorang kim kibum karena kedatangannya yang amat sangat terlambat karena terjebak macet karena terjadi kecelakaan di jalan yang di laluinya, asal tau saja kibum sama sekali tak menerima alasan apapun meskipun ada dari mereka yang mati mendadak sekalipun mereka harus datang tepat waktu, namun untuk kali ini dia membiarkannya karena kyuhyunnya sedang membutuhkan bantuan dan perawatan mereka, kibum membiarkan para dokter-dokter itu menangani kyuhyun dan memasang berbagai alat medis di tubuhnya. Setelah selesai kibum kembali mendekati ranjang kyuhyun mengecup bibir kyuhyun lembut dan menatapnya dengan penuh cinta.
" tunggulah sebentar lagi" ucapnya pada kyuhyun yang kini sudah kembali memejamkan matanya. Seolah-olah matanya tengah di tauti oleh berton-ton besi dan benda berat lainnya yang menahannya untuk terbuka.
" jaga kyuhyun untukku" perintah kibum pada semua orang yang ada di sana dengan nada angkuh, tanpa menunggu jawaban kibum mengambil tasnya berjalan meninggalkan kamar kyuhyun dan merongoh ponsel yang ada di saku celananya mendial nomor jaejong dan pada deringan pertama langsung di angkat olehnya.
" berapa banyak racun yang kau berikan padanya brengsek, sedetik aku terlambat kyuhyun bisa kehilangan nyawanya, kau sungguh membuatku kesal kim jaejong" teriak kibum murka di telepon sementara orang yang ada di seberang line terlihat menjauhkan ponsel dari telingahnya saat mendengar raungan kemarahan adiknya itu.
" berikan penawar itu pada ren sekarang juga, jangan sampai aku kesana dan meledakkan kepalamu, sungguh aku sangat ingin membunuhmu" kibum mengeram tertahan seraya memejamkan matanya berusaha untuk mengendalikan amarahnya.
"satu jam...aku akan membereskan mereka semua, jika aku kembali dan kyuhyun masih belum mendapat penawarnya aku bersumpah akan mencabik-cabikmu dengan cara yang sangat menyakitkan, percayalah" ucap kibum dingin dengan intonasi berat menutup ponselnya, meremasnya hingga benda persegi itu hancur di tangannya, dia mengumpat sekali dan kembali berjalan tenang namun nafasnya masih memburu, kibum berusaha menstabilkan deru nafasnya, sungguh emosi kibum kali ini benar-benar di luar kontrol dan seakan mampu untuk meledakkan dirinya sendiri, dia berjalan angkuh ke arah motornya, menstarter dan melajukan motornya meninggalkan kediaman kyuhyun dengan kecepatannya yang sama menuju ke sebuah tempat eksekusinya dan menukar sepuluh nyawa sampah tak berguna demi sebuah nyawa yang sangat berharga untuknya, nyawa kyuhyunnya.
[~Lizz_L_L~]
Jaejong menatap ponselnya yang telah di matikan secara sepihak oleh kibum, bahkan kibum tak membiarkan sepatah katapun yang keluar dari mulutnya.
" sepertinya kau dalam masalah besar kali ini hyung?!" ucap yesung santai menyilangkan tangannya dan duduk di atas sandaran sofa menatap jaejong, sementara jaejong hanya bisa nyengir pasrah.
" apa yang di katakannya?!" tanya yuu jin tanpa menatap dan sibuk memasang perban dan memberi obat pada luka-luka jaejong.
" dia bilang akan membunuhku jika dalam satu jam kyuhyun tak mendapatkan penawar racunnya, ya seperti itulah" jawaban santai keluar dari mulut jaejong.
" lalu apa yang akan kau lakukan hyung?!" tanya kai menatap hyungnya penasaran, sementara jaejong hanya nyengir kuda dan bersikap santai seperti biasanya, sikap ramah dan humorisnya kembali lagi, ya inilah kim jaejong yang sebenarnya tanpa topeng dan tanpa adanya manipulasi.
" apalagi sudah jelas kan, ren..." panggil jaejong kearah pemuda yang terdiam di pojokan itu, duduk tenang tanpa berkata sepatah katapun, ren menatap jaejong menanti apa yang akan di katakan jaejong padanya. Dan jaejong melempar botol kecil lainnya pada ren.
" berikan itu pada kyuhyun, dan sampaikan permintaan maafku padanya, oh ya katakan juga pada kyuhyun kalau dia bisa berkunjung kesini kapanpun dan kalau ingin sekiranya dia ingin membalasku juga tak apa-apa, sepertinya itu cukup adil" ucap jaejong mengakhiri ucapannya sambil nyengir dan mengendikan bahunya tak perduli.
" harusnya aku juga ikut menonjokmu hyung, kau terlalu kekanakan dan juga sangat menyebalkan" ucap ren sengit menangkap botol tersebut dan pergi setelahnya bersiap meninggalkan kediaman keluarga kim dan bergegas menuju rumah kyuhyun, sementara jaejong hanya tertawa renyah seraya mengaruk kepalanya yang tak gatal, sepertinya ren juga marah padanya.
" yak...itu sakit yuu jin" teriak jaejong saat yuu jin mengeplak kepala kakak pertamannya itu keras.
" lain kali jika kau bosan cari orang lain yang bisa kau kerjai, gara-gara kau kami semua jadi susah" gerutu yuu jin menatap dingin jaejong, Sementara yesung, kai, myung soo dan taeyeon menatap jaejong malas.
" ah...maaf..maaf, aku memang sedikit keterlaluan, tapi bukankah kita tak bisa membiarkan kibum seperti itu terus, akan sangat merepotkan jika kalian ataupun aku yang terus-terusan mengantikan tugasnya, itu juga bagian dari tugasku juga yang mengharuskan ku menanggung semua konsekuensi dari semua tindakan yang kalian lakukan termasuk kibum, karena dia adalah seorang pewaris, jika kibum tak melakukan tugasnya dengan benar kalian tau apa yang akan terjadi padaku nantinya" jawab jaejong mengalihkan tatapan matanya ke luar jendela, membayangkan penyiksaan besar yang di lakukan dewan besar padanya yang tidak mudah bila di bandingkan dengan hukuman yang pernah di lakukannya pada kibum dulu, mereka adalah tetua-tetua keluarga kim, seperti kakek, nenek dan paman-pamannya yang menaruh harapan besar pada kibum selaku sang pewaris, apabila kibum sampai gagal maka jaejonglah yang akan di hukum atas hal yang tak pernah di lakukannya makanya jaejong sangat protektif dengan apapun yang di lakukan oleh kibum.
" aku ikut prihatin dengan nasibmu juga hyung sungguh beruntung karena aku bukan dirimu, tapi sepertinya aku juga mulai paham tentang perasaan kibum, entah kenapa saat kau menyinggung kata pewaris dan segala tanggung jawab sebagai seorang kim membuatku sedikit muak" ucap yesung jujur dan jaejong hanya tertawa renyah saat mendengarnya.
" kau benar hyung, tidak bisakah hal itu di hentikan saja, menjadi seorang kim, menjadi pewaris menjadi keluarga tidak biasa, hidup penuh dengan aturan dan di haruskan menjalankan perintah tanpa bantahan, itu sungguh hal yang memuakan dan sungguh beban yang berat, akupun tak mau jika harus di jadikan pewaris seperti kibum hyung, bahkan kita sudah di ajarkan cara membunuh dari usia lima tahun bukankah itu keterlaluan" balas myungsoo mengutarakan pendapatnya dengan sedikit nada kelam dalam suaranya.
" akupun sama, aku juga tak ingin jika nantinya aku menikah dan memiliki anak dan mereka merasakan tanggung jawab besar sebagai seorang kim, aku tak ingin anakku bernasib sama sepertiku, aku ingin membesarkan anakku dengan normal tanpa ada bayang-bayang dari nama kim yang terlalu berat di sandang dan terlalu menakutkan bagiku, aku hanya ingin hidup normal, ayolah aku bahkan masih enam belas tahun" ucap kai menambahi seolah-olah saat ini dia sudah siap menikah dan memeiliki seorang anak.
" kau benar oppa, tapi sebelum itu yang harus kau pikirkan adalah mencari wanita yang mau kau nikahi, aku ragu ada seorang wanita yang mau denganmu, lagipula mana ada wanita yang mau menikah dengan laki-laki dekil tak berguna sepertimu" sambung si kecil taeyeon pedas dan semua orang yang ada di ruangan itu seketika tertawa senang mendengar penuturan bocah kelewat dewasa di usia sepuluh tahunnya, sementara kai mendelik sebal melihat adik perempuannya yang tidak ada polos-polosnya itu, namun dalam hati masing-masing seolah membenarkan apa yang mereka bicarakan itu, menjadi seorang kim sama tersiksanya dengan menjadi seorang tahanan yang bersalah dan di vonis mati tepat pada hari itu juga, sungguh keenam manusia itupun sama ingin hidup bebas, hidup dengan normal tanpa ikatan atas nama marga kim yang di sandangnya, hidup normal seperti manusia pada umunnya, berkencan, mencari kekasih yang mencintainya dan di cintainya, menikah, memiliki anak-anak yang imut dan lucu dan hidup bahagia seperti keluarga normal lainnya.
" tapi itu tak mungkin, sayangnya kita di takdirkan menjadi seorang kim dan selamanya akan tetap menjadi seorang kim sampai kita mati" senyum miris tercetak di wajah jaejong dan helaan nafas berat mulai menguar dalam ruangan itu.
" kau benar" balas yesung melihat langit yang sama di luar jendela rumah megahnya dan suasana kembali menghening, keenam manusia itu terdiam berkutat dengan pikirannya masing-masing.
[~Lizz_L_L~]
Dengan santai kibum memasuki sebuah hotel dan memesan sebuah kamar di meja resepsionis, namun siapapun bisa melihat dengan jelas sorot mata tajam mengancam yang di perlihatkan dalam kedua manik gelapnya. Setelah mendapat kunci kibum memasuki lift mengeratkan jaketnya dan membenarkan letak topinya seraya menaikan sedikit kacamata khusus yang selalu di gunakan dalam setiap aksinya yang tak pernah absen dan bertengger manis di atas hidung mancungnya, tak berapa lama lift terbuka pada angka lima belas perlahan kibum berjalan menuju kamar lima ratus satu, di gesekkan kartu yang ada dalam gengamannya hingga bunyi "tiitt" kecil terdengar, perlahan namun pasti kibum membuka pintu itu dan melangkahkan kakinya memasuki kamar yang terlihat sangat mewah dengan dekorasi modern yang mengagumkan sungguh harga permalam kamar suit room dengan single bed itu mungkin bisa menguras kantong tapi tidak dengan kibum bahkan harga sebesar itu bukan apa-apa baginya bagi keluarganya, kibum meletakkan tasnya menarik kursi tepat di depan jendela yang sudah di bukanya ke arah balkon yang tidak terlalu luas namun tidak sempit juga. Di bukanya tas itu secara perlahan mengeluarkan senapan runduk tipe SPR 2 bolt action, merancangnya sedemikian rupa hingga terasa cocok seperti keinginannya, tak berapa lama kibum telah siap dengan senapan di tangannya dan siap memuntahkan peluru-peluru panas itu pada targetnya. Kibum menyentuh sesuatu di gagang kacamatanya dan tak lama menampilkan sebuah hologram wajah beberapa orang asing yang belum pernah di temuinya dan mereka adalah target kibum selanjutnya.
Kibum kembali melihat kearah telescopic miliknya mengkeker beberapa orang yang sedang asing berbincang di dalam keramaian pesta sore itu di sebuah gedung yang berjarak seribu meter lebih dari gedung tempat kibum berada dan gotcha di lihatnya beberapa wajah targetnya yang terlihat tertawa menjijikan di antara kerumunan manusia-manusia itu, kibum bersiap mengunci targetnya dan mulai menembak.
" satu.."
" dua.."
" tiga.."
Dan seterusnya kibum menghitung jumlah peluru yang melesat sempurna tanpa pernah meleset satu kalipun, kibum menembaki targetnya satu persatu tepat di kepalanya yang menyebabkan mereka tewas seketika, teriakan-teriakn mulai terdengar saat melihat beberapa orang terbunuh dan ambruk di depan mata mereka yang mengemparkan pesta namun tak ada yang bisa menghentikan kibum dengan tatapan "eagle eyesnya" karena siapapun yang sudah berada dalam area pandangnya tak akan pernah bisa menghindari muntahan peluru yang di keluarkan oleh kibum karena kibum tak pernah meleset sekalipun.
" game over" ucapnya setelah dia selesai menghitung sampai sepuluh yang menandakan misinya telah sukses bahkan lebih cepat dari janjinya yang di berikan pada jaejong, cepat dan tenang kibum membereskan perlengkapannya, keluar dari hotel bersikap seolah tak terjadi apa-apa dan meluncur tenang menuju ke rumah kyuhyunnya tak tampak penyesalan sekalipun, ketakutan atau rasa bersalah di wajahnya karena telah membunuh sepuluh orang dalam waktu lima belas detik, ya karena dia adalah kim kibum seorang pewaris yang mewarisi darah dari seorang kim myung do kakek atau bisa di sebut ayah dari kim kangin yang berdarah dingin.
TBC
#kim bersaudaa#
1. Kim jaejong
Tanggal lahir : 26 januari..
Keahlian : kamuflase dan racun.
Jaejong adalah seorang jenius yang bisa memperkirakan keadaan dan membuatnya sesuai dengan apa yang di inginkannya dan dia juga sangat ahli dalam menciptakan racun yang berbahaya dengan kadar yang sangat mematikan.
Usia : 26 thn.
2. Kim yesung
Tanggal lahir : 24 agustus...
Keahlian : bermain pedang
Usia : 24 thn
Bisa di sebut juga seorang assasin di dalam keluarga kim, memiliki kecepatan yang hampir sama dengab kibum dan julukannya adalah pembunuh bayangan
3. Kim yuu jin
Tanggal lahir : 9 april...
Keahlian : komputer dan perangkat lunak lainnya.
Usia : 23 thn
Seorang hacker dengan seribu satu wajah yang mampu membobol rekening bank atau suatu informasi dari badan negara yang terlindung kerahasiannya dan dia juga mampu membuat dan mengirim virus komputer yang mematikan, nickmanenya adalah aprodite, yuu jin juga pengidap D.I.D.
4. Ren
Tanggal lahir : 3 november...
Usia : 21 thn
Keahlian : bisa meniru suara dan wajah seseorang.
Meski ren tak memiliki basic kuat sebagai seorang kim namun kemampuan menirunya patut untuk di pertimbangakan, dalam hal meniru kemampuan ren adalah sempurna tanpa cacat, ren juga di juluki dengan sebutan "seribu wajah".
5. Kim kibum
Tanggal lahir : 21 agustus...
Usia : 20 thn
Keahlian : penembak jitu dengan tingkat akurasi mencapai 100%.
Meski kibum adalah anak kelima namun dalam silsilah keluarga kibum tetap jadi anak ke empat. Kibum memiliki kecepatan sama nyaris sama seperti yesung dan otak jenius seperti yuu jin, juga tatapan " eagle eyesnya" yang sempurna, dia juga jago dalam pertarungan jarak pendek dan jarak jauh tipe monster pembunuh yang tidak akan segan melihat darah. ( sebelum bertemu donghae sosok kibum jauh terlihat sangat menakutkan).
6. Kim myung soo
Tanggal lahir : 13 maret...
Usia : 18 thn
Keahlian : pembuat bom
Myung soo adalah sosok yang paling pendiam diantara kim bersaudara, seorang ahli bahan-bahan peledak dan ahli dalam perakitan bom, mampu menciptakan bom dengan daya ledak tinggi meski dengan alat seadanya seperti " rice cooker" misalnya mampu di rubah dan di jadikan sebagai bom, tubuh myung soo selalu beraroma mesiu.
7. Kim jong in/kai
Tanggal lahir : 14 januari...
Usia : 16 thn
Keahlian : memainkan pisau dan bela diri.
Kim jong in sama halnya seperti yesung namun jong in lebih sadis dan tak pernah memakai perasaan saat membunuh. Jika yesung adalah spesialis pertarungan jarak dekat, jong in bisa melakukan keduanya jarak dekat maupun jarak jauh dengan senjata atau tanpa senjata, jong in adalah yang terkuat kedua di keluarga kim setelah kibum, nama pangilannya adalah "eksekutor".
8. Kim taeyeon
Tanggal lahir : 9 maret...
Usia : 10 tahun
Keahlian : ?
Kim taeyeon adalah anak terakhir di keluarga kim, belum di ketahui kemampuan apa yang di milikinya tapi yang jelas taeyeon adalah gadis cilik berbahaya yang mampu membunuh dan memutilasi pengasuhnya sendiri di usia tujuh tahun.
Nah itu semua penjelasan singkat tentang anggota keluarga kim. Lizz merasa chal kali ini gg banget jadi kalau sekiranya sangat mengecewakan lizz mohon maaf ya...
Oh ya Lizz juga mau minta maaf dengan amat sangat soal kesalahan tulis dengan suhu panas demam kyuhyun yang ada di chap delapan kalau gg salah yang seharusnya tiga puluh sembilan koma tiga malah jadi dua puluh sembilan koma tiga, sumpah lizz bahkan gg sadar waktu itu dan terima kasih sangat buat "pembuat cerita" yang menyadarkan lizz dari kedodolannya #bungkuk-bungkuk
Dan nanti akan di jelaskan di chap depan sebenarnya apa dan siapa serta pekerjaan apa yang di lakukan oleh kim family mungkin juga next chap bakal jadi chap terakhir, mungkin lo...tapi lihat aja nanti hehehe.
Ok next chap, jangan lupa reviewnya ^^
