Tittle : pangeran musim dingin

Cast : kibum x kyuhyun

Suport cast : kim heechul, lee eunhyuk, kim ryeowook.

Warning : boy x boy bahasa tidak baku dsb, hati-hati typo(s) masih ada harap maklum.

Summary : cho kyuhyun seorang namja imut tergila-gila dengan seorang kim kibum dan dunianya, kim kibum seorang namja dingin yang terikat dengan sebuah masa lalu kelam. mampukah kyuhyun memasuki dunia milik kibum yang memiliki ekspresi sedingin es dan membebaskannya dari masa lalunya.

.

.

.happy reading ^^

.

.

.

[~Lizz_L_L~]

" hehehe iya, dan aku ingin minta maaf padamu kyu karena telah meracuni milkshakemu waktu itu" cengir jaejong kikuk merasa bersalah tentunya.

" MWOO" teriak keempat namja berstatus uke tersebut dengan ekapresi terkejutnya dan mata yang melotot tak percaya. Kyuhyun mengeram pelan menatap jaejong dengan tatapan membunuh beraninya dia membuat dirinya sakit sampai seperti itu hingga nyaris mati dan sangat tersiksa dengan rasa sakit parah.

" maaf katamu hah, kau kira dengan maaf bisa menyelesaikan masalah, kau pikir aku bodoh hah dasar manusia idiot" raung kyuhyun kesal setengah mati pada jaejong dan berlari kencang seraya melompat serta melingkarkan kakinya pada tubuh jaejong seraya menyerangnya dengan beringas menjambak mengigigit dan memukul sesuka hati hingga namja tampan itu tak mampu melawan lagi dan menyerah akan serangan mendadak beraura membunuh yang di layangkan oleh kyuhyun padanya, namun...

" kyu kau tidak apa-apa kan" tanya ryeowook menatap sahabatnya yang melongoh tak percaya saat mendengar penuturan jaejong, tunggu...apa tadi dia sedang berfantasi, apa tadi dia sedang berkhayal? Noooo...

Shit

Double shit

Sepertinya kyuhyun memang tidak bisa melakukan tindakan anarkis saat ada kibum di sampingnya.

" kenapa kau melakukan itu padaku?!" tanya kyuhyun setelah sadar dari kebisuannya dan fantasi liarnya tentang bagaimana caranya membunuh jaejong, kyuhyun bertanya tenang mencoba meredam emosinya.

"Hanya melakukan tugas" jawabnya ambigu membuat kyuhyun mengernyit tak mengerti, jawaban jaejong di rasa tidak masuk akal dan membuatnya bertambah kesal saja, sungguh ingin sekali rasanya kyuhyun mengunyah kepala jaejong.

" tugas, kau bercanda" tanya kyuhyun tak percaya seraya mengeram marah, sudah sepantasnyakan kyuhyun mengamuk saat ini, sementara jaejong mengaruk tengkuknya kikuk meminta bantuan pada kibum, namun kibum hanya menyeringai dan balas menatap jaejong seraya berkata " bukan urusanku" dengan kerling mata menyebalkan, jaejong mendengus seketika melihat sikal acuh adiknya yang sangat wajar itu.

" sudah-sudah jangan terlalu serius seperti itu oke, sangat tidak nyaman jika suasanya berubah seperti ini, oh ya kyu kenalkan namaku hyeorin, aku juga kakak ketiga kibum lo, karena aku sangat tertarik denganmu makanya aku mengusir yuu jin dari sini dan juga aron agar aku bisa bertemu dan berkenalan denganmu, kurasa mereka tidak cocok denganmu karena mereka itu terlalu kaku dan tidak mengasyikan asal kau tau, ayo aku antar untuk berkeliling" ucap yuu jin dengan wajah ceria. Rasa marah pada jaejong teralihkan saat kyuhyun melihat senyum ramah khas yang di keluarga wanita cantik yang berdiri di depannya itu, Kyuhyun menatap heran wanita yang tersenyum sumringah tepat di depannya, kyuhyun sama sekali tak mengerti siapa yuu jin dan aron yang di maksud oleh wanita cantik yang dengan santai telah mengandengnya dengan senyum secerah sinar mataharinya.

" kau tidak usah bingung dia pengidap D.I.D, hyeorin dan aron adalah salah satu karakter yang di ciptakannya dan ada satu lagi namanya nerf dia sungguhan aneh dan pendiam tapi dia baik" jelas seorang gadis kecil berdiri dengan anggun yang kini tengah memakai sebuah hanbok warna hijau muda dan soft pink untuk bawahannya, terlihat sangat imut dan lucu. Seketika suasana kembali riuh karena seorang kim hyeorin salah satu kepribadian yang hidup di diri yuu jin, hyeorin menarik kyuhyun berniat membawanya pergi berkeliling sesuai janjinya tadi namun langkah mereka terhenti saat mendengar interupsi yesung, hyeorin mengernyit tak suka saat melihat si big head seolah merasakan firasat buruk.

" hei tunggu sebelum kalian pergi, kalian harus memakai sandal ini, karena ini sudah menjadi peraturan yang ada di dalam keluarga kim dan tak boleh di langgar" ucap yesung serius seraya membawa dua pasang sandal rumah berwarna biru dengan bulu-bulu halusnya yang terlihat lucu.

" benar-benar, kalian juga harus memakainya seperti kami" lanjut kai membawa dua buah sandal yang lainnya seraya menunjukan sandal bulu yang sama yang telah di pakainya dan juga yesung, dia menaruhnya di depan ryeowook dan eunhyuk, kibum mengernyit bingung sejak kapan di keluarga kim terdapat peraturan aneh seperti itu tentang pemakaian sandal konyol berwarna biru menjijikan menurutnya, Myungsoo tersenyum penuh arti melihat kedua saudara idiotnya itu, dengan polos keempat namja berstatus uke itu memakai sandal itu tanpa curiga, hingga saat mereka berniat melangkahkan kakinya dua uke di antaranya terlihat tersungkur dengan tidak elitnya, sementara kyuhyun di tahan oleh kibum dan ryeowook di tahan oleh myungsoo yang kebetulan Berdiri tepat di sampingnya, sedangkan kai dan yesung terlihat terguling-guling di lantai karena tak kuat menahan tawa saat heechul dan eunhyuk sukses mencium lantai karena tersandung sandal yang mereka berikan.

" apa-apaan ini, sialan kalian mengerjai kami ya" marah heechul berkacak pinggang berniat melemparkan sandal itu pada si big head dan si kulit gosong namun apa daya kekutan di iblis heechul tidak sebanding dengan berat sandal dan akhirnya dia menyerah pada percobaan pertamanya, yesung dan kai yang melihat itu semakin tertawa keras karena usaha heechul yang sia-sia biarpun berusaha keras tetap saja sandal itu keukeuh tak mau berpindah.

" sandal macam apa iki kenapa berat sekali sih" raungnya lagi marah-marah dan mulai menimpuki kai dan yesung dengan segala benda melampiaskan emosinya, sementara yang lainnya terlihat acuh menikmati pertunjukan yang ada, bahkan jaejongpun terlihat sesekali tersenyum geli.

" kau tak apa-apa kan?!" tanya myungsoo pada ryeowook, ryeowook hanya mengangguk tersipu saat wajah tampan myungsoo terlalu dekat dengannya. Myungsoo menyingkirkan sandal itu ketepi, mengangkatnya seolah berat bukan menjadi masalah baginya.

" tidak berat?!" tanya ryeowook takjub dan myungsoo tertawa mendengar pertanyaan polos ryeowook.

" tidak sama sekali, mungkin bagi kalian ini berat tapi bagi kami yang sudah terbiasa sandal ini terasa sama ringannya dengan bulu" jelas myungsoo.

" oh begitu ya, memang berapa beratnya?!" tanya ryeowook penasaran.

" mungkin sekitar dua puluh lima kiloan masing-masing sandal" jawab myungsoo sementara ryeowook hanya spechlees mendengarnya.

" pantas saja heechul hyung tak kuat mengangkat sandal kecil itu" batin ryeowook.

" maafkan mereka, mereka memang sangat kekanakan" sahut myungsoo menatap ryeowook lagi.

" tidak apa-apa kok, apa mereka memang selalu seperti itu?!" tanya ryeowook lagi penasaran.

" begitulah" jawab myungsoo seraya mengendikan bahu dan tersenyum manis kearah ryeowook. seketika itu jantung ryeowook seakan berhenti berdetak dan kembali berdetak sedetik kemudian dengan ritme yang luar biasa, ryeowook mengalihkan tatapannya kearah kai dan yesung yang sedang di bully oleh ketiga namja berstatus uke itu dengan sadis.

" kurasa hyung dan dongsaengku akan mati jika mereka terus menyerangnya seperti itu?!" ucap myungsoo tertawa setelahnya saat melihat aksi anarkis kyuhyun, eunhyuk dan heechul kepada kai dan yesung.

" astaga...makhluk apa itu?!" tanya ryeowook melihat dua makhluk besar merayap yang tiba-tiba datang dengan mulut yang terbuka lebar menunjukkan gigi runcingnya seakan bisa mencabik siapa saja.

Kyuhyun, heechul dan eunhyuk terkesiap kaget saat tiba-tiba penyiksaannya terhenti karena dua ekor monster merayap kearah mereka mengancam melihat majikan mereka yang sedang di siksa.

" akan kuhabisi mereka jika sedikit saja mengores tubuh kyuhyun" ujar kibum dingin menatap yesung tajam seraya menarik kyuhyun mendekat kearahnya. Apapun yang menyangkut kyuhyunnya seakan bisa membuat kibum membuka topengnya dengan sempurna.

" tenang saja philip dan lilian adalah anak baik, mereka tak akan memakan orang tanpa perintah dariku benarkan sayang?!" ucap yesung seraya memeluk hewan besar itu yang ternyata adalah seekor buaya raksasa dengan berat kurang lebih seribu ton lebih, tubuhnya sangat besar seakan mampu melahap dua atau tiga orang manusia sekaligus.

" kenapa kalian memelihara hewan berbahaya seperti itu, apa kalian tidak takut di makan?!" tanya kyuhyun sedikit ngeri seraya merepet takut ke arah kibum.

" kan sudah ku katakan phil dan lil tidak akan menyerang orang sembarangan benarkan, sayang?! Ucap kai ikut bermonolong dengan buaya raksasa itu dan mengelus sayang serta menempel padanya seperti orang yang tidak waras, tanpa mereka sadari pintu telah terbuka lebar mengalihkan fokus mereka semua pada sang pembuka pintu. Saat melihat sang pembuka pintu seketika raut wajah ketujuh kim bersaudara terlihat mengeras dengan tatapan waspada, Refleks kibum menarik kyuhyun ke belakang tubuhnya menyembunyikannya seolah orang yang membuka pintu itu adalah seekor predator yang bahkan lebih ganas dari buaya peliharaan yesung, sikap itupun bukan hanya di lakukan oleh kibum bahkan myungsoopun menarik ryeowook agar bersembunyi di balik tubuhnya sementara yesung menarik heechul dan kai menarik eunhyuk dengan serempak mereka menyembunyikan keempat namja uke itu dengan raut wajah tegang, dingin dan berubah menjadi sangat serius saat menatap beberapa orang yang telah berdiri diam menatap kibum dan yang lainnya dengan sorot mata berbahaya. Terdengar jaejong sedikit berdehem mencoba mengenyakkan aura aneh yang tiba-tiba menyeruak di ruangan itu, kebisuan yang terasa sangat tidak biasa.

" well...tidak biasanya para tetua datang kemari?! Maafkan atas kelancangan kami yang tidak menyambut kedatangan anda sekalian, ada urusan apa hingga membuat kalian semua berkunjung tanpa pemberitahuan sebelumnya?!" tanya jaejong mencoba bersikap ramah dan biasa-biasa saja namun dari nada suaranya terdengar nada suara sarat ancaman, jaejong tau jika hanya dialah yang bisa di andalkan untuk menjadi tameng bagi ke enam saudaranya, sementara kim myung do, orang yang di panggil kakek oleh jaejong dan kim bersaudara itu terlihat menatap tajam kearah mereka semua, seolah tau apa yang ada di pikiran kakeknya, manusia berdarah dingin yang bahkan tak akan segan untuk membunuh keturunannya jika mereka telah di anggap cacat.

Jaejong mengawasi gerak gerik kakeknya intens menanti jawaban apapun yang keluar dari mulutnya dengan waspada.

" mainan baru oh, boleh kami bermain dengan mereka juga?!" tanya paman mereka kim tae heon anak ketiga kim myung do seraya menyeringai senang melihat keempat manusia yang di sembunyikan oleh masing-masing kim di balik tubuh mereka, berusaha menutupi wajah mereka dari tatapan menyelidik gerombolan berbahaya kakek, paman serta bibinya.

" berani menyentuhnya kutebas kepalamu" jawab kibum dingin menusuk menatap tajam pamannya itu dengan aura membunuh namun tae heon tak gentar dan menampilkan seringaian meremehkan seraya menatap kibum.

" seperti biasa kau sangat protectif dengan mainanmu, kupikir kau belum bisa melupakan si lemah itu tapi dugaanku salah, aku penasaran siapa lagi yang akan mati konyol karenamu, aku bahkan tak sabar untuk melihatnya menjerit di akhir kematiannya" lanjut tae heon laki-laki yang berusia tak kurang dari empat puluh tahun itu tertawa senang, mendengar ucapan tae heon darah kibum seakan mendidih siap meledak saat itu juga, namun remasan jemari kyuhyun menghentikannya.

" percayalah sebelum itu terjadi ku pastikan kau yang akan menjerit terlebih dahulu, aku bahkan tak sabar untuk mendengarnya" balas kibum dingin seraya menatap congkak dengan seringai yang tak kalah mengerikannya balas mengancam tae heon sementara dia hanya bisa mengeram kesal kemudian menatap kibum penuh dengan kebencian.

" sungguh aku sudah bosan dengan ini semua, jangan basa-basi dan katakan apa mau kalian, aku tau ini sama sekali bukan gayamu kakek?!" ucap jaejong mendengus muak melepas topeng pria ramahnya sambil menatap dingin ke sebelas paman dan bibinya yang balas menatap kim bersaudara dengan tatapan benci.

" temui aku di ruanganku sekarang juga?!" ucap myung doo dengan nada rendah tanpa ekspresi dan berlalu pergi sebelum melirik tajam kearah kibum dan berbalik di ikuti serta oleh paman dan bibinya yang mendengus seraya mengekor keluar hingga pintu kembali tertutup dengan sempurna.

" brengsek, kenapa mereka bisa ada di sini?!" umpat kai pelan. Sementara kibum, myungsoo, yesung dan jaejong terlihat mengeram tertahan, kesal dan marah menjadi satu.

" rasanya aku ingin membunuh mereka semua, brengsek bahkan tanganku sudah gatal ingin mencabik-cabik mereka" raung yesung kesetanan dan mulai menendang sofa melampiaskan rasa kesalnya terlihat sekali wajahnya sudah merah padam.

" aku harap mereka tidak melihat wajah kalian, brengsek ini sungguh menyebalkan?!" geram myungsoo setelahnya tanpa sadar meremas kuat lengan ryeowook hingga pria mungil itu mengaduh kesakitan.

" maaf" sesal myungsoo seraya mengusap wajahnya kasar, baru kali ini seorang myungsoo terlihat gusar dan tidak tenang seperti itu sebegitu kuatnyakah kakek dan ke sebelas paman dan bibinya hingga membuat kacau perasaan kim bersaudara itu secara bersamaan.

" sebaiknya kalian segera pergi dari sini, kurasa keadaan disini sangat tidak baik dan berbahaya untuk kalian" ucap yuu jin dengan nada dingin, kini yuu jin telah kembali lagi ke tubuhnya mengantikan hyeorin yang lari ketakutan saat tanpa sadar melihat kedatangan sang kakek.

" tidak, kurasa itu bukan ide bagus, sembunyikan mereka di kamarmu kibum, aku tidak yakin mereka akan membiarkan kyuhyun dan yang lainnya keluar rumah dalam keadaan hidup-hidup, sangat berbahaya dan juga terlalu beresiko" putus jaejong kemudian dengan raut wajah serius, sungguh paman dan bibinya bukanlah orang yang akan dengan mudah melepaskan tatapan dari mangsa.

" aku rasa si brengsek tae heon dan saeun, mengincar mereka" tambah myungsoo membayangkan wajah paman dan bibinya tertawa senang yang terlihat sangat menyebalkan di matanya.

" brengsek harusnya aku tak membawa kalian kesini" sesal kibum dengan aura gelap seraya menyeret kyuhyun kasar keluar dari ruang santai dengan gerakan cepat dan kaku, tubuh kibum terasa bergetar bukan karena takut lebih tepatnya karena amarah dan gejolak perasaan ingin membunuh yang sangat kuat.

" kibummie...apa yang terjadi?!" tanya kyuhyun sedikit khawatir dan bingung melihat gelagat aneh kim bersaurada yang terlihat berbeda dari beberapa menit yang lalu, kyuhyun mengernyit sakit saat merasa cengkraman tangan kibum menyakiti pergelangan tangannya namun kyuhyun diam saja saat melihat perubahan raut wajah kibum yang kembali terlihat mengerikan bahkan jauh lebih mengerikan dari sebelumnya dengan sorot mata gelapnya yang semakin mengelap, Kyuhyun dan teman-temannya hanya menurut tanpa suara saat di seret paksa nyaris berlari keluar dari ruang santai menuju ke dalam lorong-lorong panjang menuju ke kamar milik kibum.

" yuu jin, taeyeon jaga mereka aku akan segera kembali, jaga mereka dengan nyawa kalian" ucap kibum memberi pesan tersirat kepada kakak dan adiknya seolah-olah kyuhyun dan teman-temannya bisa dengan mudah mati kapan saja jika mereka lengah sedikit saja, kibum menyerahkan keempat nyawa namja uke itu kepada satu orang wanita dan satu anak kecil, apa dia bercanda?! Tentu saja tidak, jangan di kira melawan mereka adalah pekerjaan muda meski jika mereka adalah seorang wanita dan bocah yang belum genap berusia sebelas tahun itu. Dan jangan salah terka karena tak ada kim bersaudara yang berfisik lemah dan mudah di kalahkan meskipun mereka hanyalah seorang wanita dan anak-anak.

" maaf sebenarnya apa yang terjadi?!" tanya kyuhyun memberanikan diri bertanya dengan raut wajah cemas dan khawatir, sungguh kyuhyun bahkan tak menyangkah jika keadaan akan berubah menjadi tak terkendali seperti ini, bahkan keadaan seolah menjelaskan jika nyawa mereka benar-benar terancam dan bisa saja melayang kapanpun.

" hah...seperti yang kalian lihat, perlu kalian tau berhubungan dengan keluarga kim sama halnya dengan menyerahkan hidup kalian pada kematian" hela nafas berat yuu jin, jawaban itu cukup membuat kyuhyun dan teman-temannya menengguk ludah kelu bahkan ryeowook dan eunhyuk mulai menangis tanpa suara saking takutnya.

" apa menurutmu kakek akan membiarkan mereka" tanya taeyeon penasaran bertanya pada yuu jin seraya menatap kyuhyun dan ketiga temannya yang memasang wajah cemas namun takut untuk bertanya lebih lanjut, bahkan sekarang bagi mereka berempat kenyataan itu sendiri terlihat jauh lebih menakutkan di mata mereka.

" tentu saja tidak, kau tau kakek bukanlah orang yang murah hati" balas yuu jin jujur mengatakan fakta tentang kakeknya yang sangat sesuai kenyataan.

" lalu apa menurutmu kibum oppa akan diam saja jika kyuhyunnya di lenyapkan?!" tanya taeyeon lagi, kyuhyun yang mendengar penuturan santai taeyeon mendelik kaget dengan wajah pucat pasi sungguh saat ini rasanya kyuhyun juga ingin menangis bahkan kini tubuhnya terasa bergetar hebat.

" tentu saja tidak, kibum juga bukan orang baik hati yang rela miliknya di ambil begitu saja, dia pasti akan mengamuk" jawab yuu jin acuh.

" lalu apa kau akan diam saja jika kibum ikut di lenyapkan?!" tanya taeyeon untuk kesekian kalinya membuat kernyitan muncul di dahi yuu jin.

" kau bercanda, kau pasti tau apa jawabanku" balas yuu jin terlihat malas dengan permainan "aku bertanya kau menjawab" yang di lakukannya dengan bocah sepuluh tahun itu.

" jadi...?!" tanya taeyeon ambigu.

" apalagi, kita perang...lagipula aku sudah muak dengan aturan konyol dan segala hal mengenai omong kosong yang mengikat kita, kita memang monster, kita bahkan bisa membunuh orang dengan mata terpejam, tapi...aku juga ingin bebas, aku ingin hidup seperti kibum lagipula hidup seperti kibum kurasa tidak buruk juga" balas yuu jin panjang lebar, kyuhyun dan teman-temannya terlihat gemetar hebat mendengar penuturan tidak biasa dari mulut yuu jin.

" kau benar, aku juga ikut, aku tak mau kehilangan kesenangan ini, aku bahkan ingin mencongkel mata sa eun, aku sangat membencinya karena dia selalu mengejek dan mengataiku bocah cih' balas taeyeon menyengir senang dan mendengus setelahnya saat mengingat anak kedelapan dari kakeknya itu, sungguh taeyeon bahkan sudah tidak sabar membayangkan akan banyak darah yang nantinya akan tercecer.

" hanya saja jangan sampai kau mati lebih dulu dariku bocah" balas yuu jin lagi menatap mencemooh adik bungsunya itu namun ada pesan tersirat di dalamnya seolah yuu jin menyuruh taeyeoon agar jangan mati dan tetap hidup hingga akhir, sementara taeyeon hanya tersenyum polos menangapi ucapan bernada sakastik yuu jin itu.

" k~kalian, siapa sebenarnya kaliaan?!" tanya kyuhyun dengan suara gugup.

" kami... Sudah jelas bahwa kami adalah seorang pembunuh dengan kemampuan khusus, lebih tepatnya sekumpulan keluarga pembunuh bayaran, kami tak memihak dan kami tak di perintah oleh badan hukum manapun" jawab yuu jin.

" pemerintahan, presiden, bangsawan, orang rendahan atau orang kaya kami akan bekerja pada mereka bila mereka mampu membayar kami dengan harga pantas, hari ini bisa saja kami menjadi kawanmu, well...tapi jangan kaget jika keesoknya kau akan mendapati dirimu sudah tak bernyawa di tangan kami, ya...seperti itulah keluarga kim" tambah taeyeon menjelaskan dengan lugas tanpa tersendat. Kyuhyun dan yang lainnya menatap yuu jin dan taeyeon dengan tatapan ngeri dan takut tanpa sadar mereka berjalan mundur menjauh dari mereka berdua " keluarga pembunuh omong kosong macam apa ini" batin mereka bersamaan.

" hahaha...tenang saja kami tidak akan membunuh kalian dan tidak akan bisa membunuh kalian, jadi kalian tidak perlu takut ataupun khawatit pada kami, karena kalian sudah menjadi bagian dari kim, terlebih kau kyuhyun oppa, akan sangat tidak baik jika kibum oppa sampai kehilanganmu" ucap taeyeon tersenyum penuh arti dan berubah serius setelahnya.

" dulu kibum adalah monster sebelum bertemu dengan donghae dan sosoknya jauh lebih menakutkan lagi, tapi dia akan benar-benar berubah menjadi monster jika sampai kehilanganmu dan itu sungguh buruk, sangat buruk karena tak akan ada yang bisa menghentikannya lagi" ucap yuu jin membuat nafas kyuhyun tercekat seketika dan membuatnya ambruk terduduk saking terkejutnya saat mendengar fakta mengenai kibumnya. Ya fakta jika kibumnya adalah seorang pembunuh dan sangat masuk akal sekali kenapa jaejong tega meracuninya bukan tanpa alasan karena alasannya pasti karena jaejong ingin membunuhnya waktu itu, memikirkan itu seketika membuat tubuh kyuhyun terasa kebas dan mati rasa, tapi satu hal yang di yakininya apapun yang terjadi kibumnya tak akan pernah meninggalkannya.

" kalau begitu aku tak boleh sampai mati kan, karena aku tak ingin kibum berubah menjadi monster, jadi aku tak boleh mati benarkan?!" ucap kyuhyun dan menelan ludahnya dengan susah payah mencari sebuah pembenaran, entah kenapa tengorokannya tiba-tiba terasa kering dan sedikit sakit saat mengucapkan kalimat itu.

mendengar jawaban kyuhyun yang penuh tekad kedua gadis kim itu saling menatap dan tersenyum setelahnya, sungguh jangan di kira kyuhyun akan takut dan kemudian melarikan diri dari kibum dan menyembunyikan dirinya seperti seorang pengecut, kyuhyun memang terkejut dan takut, sangat takut tapi percayalah kyuhyun bukan seorang pengecut yang akan dengan mudah melarikan diri dan bersembunyi, lagipula perasaan takutnya bahkan tak lebih besar dari perasann cintanya pada pangeran musim dinginnya, kim kibum sampai matipun kyuhyun tak akan meninggalkan kibumnya.

[~Lizz_L_L~]

Bunyi gesekan rendah dari benerapa sol sepatu terdengar mengema di lorong panjang itu, memperlihatkan gerombolan kim myung do beserta anak-anaknya minus kangin yang sedang tak berada di rumah karena suatu tugas.

" bereskan tikus-tikus itu segera, aku tak ingin cucu-cucu kesayanganku hancur karena mereka" perintah kim myung do tak terbantah pada anak pertama kim jae seop dan anak keduanya kim nam jong yang di balas dengan nada pasti. Dan seringaian tercetak sempurana di wajah kim tae heon dan kim saeun yang paling bersemangat untuk hal bunuh-membunuh dan sisanya hanya diam tak merespon, mungkin bagi seorang kim tatapan dingin tanpa ekspresi adalah suatu keharusan karena wajah mereka nyaris menunjukan ekspresi yang sama dingin dengan sorot mata tajam.

TBC

Holaaa...lizz gg jadi update lama ntar pas tgl 13 lizz mau update ff oneshoot aja, soalnya lizz gatel dan gg tahan buat nyimpen nih ff hehehe #labilmulaikumat dan Mianh ya di chap sebelumnya terlalu banyak typo soalnya lizz gg sempet ngedit, tuh aja lizz buat satu jam sebelum lizz masuk kerja dan langsung lizz publish tanpa di edit dulu maaf ya atas ketidak nyamanannya saat membaca T_T

Semoga chap ini juga minim typo ya dan jangan lupa reviewnya yang selalu di tunggu ^^

"DECEMBER CERIA KIHYUN"

Berhubungan karena akan adanya Kibum itu urutan ke 12 di SJ dan Kyuhyun urutan ke 13 (diurutkan usia) maka para author Kihyun dan beberapa Kihyun shipper beranggapan kalau itu "KiHyun Days" (13 Desember). Kita segenap keluarga besar penggemar imajinasi yang dirangkum dalam bentuk tulisan bernama FanFiction maka marilah kita membuat event itu menjadi sesuatu yang menyenangkan. "Kibum & Kyuhyun paradise FF in December". Baiklah baiklah, cara gampangnya berpartisipasi adalah sebagai berikut :

Author :

- Menulis FF di akunnya masing masing dalam situs FFn

- Genre dan lainnya bebas

- GS / BL (diperbolehkan)

- Brothership / Romance / Family (No problem)

- Mencantumkan kata "DECEMBER CERIA KIHYUN)" ketika di summary.

- Di posting mulai tanggal 13 Desember sampai akhir bulan Desember.

- One shoot / Chapteran dibebaskan

- Harus bernafaskan Kihyun. Kibum (Super junior) dan Kyuhyun (Super Junior)

- Jangan harapkan ada pemenang (karena cuma buat ceria doang)

- Bersedia di kritik dan di berikan saran, untuk kemajuan seluruh author dan partisipan xD

Reader :

- Membaca FF yang telah di publish

- Diperbolehkan kritik membangun (tidak dalam bentuk bashing)

- Diperbolehkan menulis saran dan pujian (dengan kata yang sopan)

- Diwajibkan meriview yang sudah di baca walaupun tidak sesuai kata hati.

- Langsung di kotak review'an bukan di PM

- Tidak diperbolehkan menagih FF lain dan Out Of Topic.

Nah.. kita sangat menjunjung tinggi nilai kesopanan dan etika dalam penulisan. baik sebagai reader maupun author. Harap diperhatikan.

Nb : JANGAN LUPA MEMBUAT DECEMBER CERIA KIHYUN DI SUMMARY

^^ Terima kasih

Sign

Istri Kibum xD (Copas dari tahun lalu - parah ya ane) Harap undangan ini di copy di setiap FF dan PM para author Kihyun agar eventnya semakin besar