Curiosity That Brings The Love

Author : Choi Arang

Cast : Kim Joonmyun-Zhang Yixing

Other : Find it by yourself

Rated : T

Genre : Friendship, Romance, Family

Summary : Yixing itu bukan orang yang sangat ingin tahu seperti Baekhyun dia termasuk orang yang tidak terlalu peduli tapi seorang Kim Joonmyun dapat membuat Yixing menjadi sangat penasaran padahal Joonmyun sama sekali tidak melakukan apapun.

Disclaimer : Semua cast milik keluarganya dan tuhan, SuLay orang tua arang xD

.

.

.

BOYxBOY

.

.

.

IF YOU DON'T LIKE THIS

.

.

.

GO BACK PLEASE

.

.

.

LIKE THIS ?

.

.

.

SORRY FOR TYPHO

.

.

.

HAPPY READING ^^

( underline untuk isi buku note Yixing)

Yixing berdiri di depan sebuah bangunan, orang-orang datang dan pergi dari sana. Tapi Yixing masih terus berdiri di depan pintu bangunan ini. Yixing ingin tanya, Reader masih ingatkan tentang Baekhyun yang bilang kalau Joonmyun bekerja paruh waktu di kedai kopi ?

Nah

Bangunan ini yang di maksud kedai oleh Baekhyun

Yang...Yeah lebih tepatnya di sebut cafe

"Sebaiknya tetap masuk atau tidak...tapi yasudahlah masuk saja"

Setelah meneguhkan/? Hatinya dengan berulang kali membandingkan alamat yang tertera di secarik kertas yang diberikan Baekhyun dan alamat cafe ini, Yixing yakin ini tempatnya. Yixing sendiri ? Ya Baekhyun bilang dia kencan bersama tiang listrik hari ini.

.

.

.

Yixing mendudukan dirinya di salah satu kursi di cafe ini, cafenya ramai ini saja satu-satunya bangku yang tersisa. Pelayannya juga lumayan banyak dan wajah mereka juga tampan dan cantik, terlihat sekali pemilik cafe ini orang yang perfectionist. Tapi tentu saja pandangan Yixing selalu jatuh pada seorang pelayan dengan wajah angelic dan penampilan yang berbeda daripada di sekolah. Si pelayan tersenyum sana-sini melayani pelanggan, inginnya senyum itu hanya Yixing yang bisa memilik-eh.

"EHM"

Deheman seorang pria mengalihkan pandangan Yixing yang masih terpaku terhadap Joonmyun, oh pria itu salah satu pelayan juga wajahnya bagai tembok. Datar. "Ada yang ingin anda pesan ?" Pelayan itu bertanya dengan tangannya yang memegang note dan sebuah pulpen"Cappucino saja" jawab Yixing singkat yang di balas anggukan pelayan tadi. Yixing mengeluarkan note yang ada di saku celana yang di pakainya dan pulpen dari saku kemejanya ada beberapa kata disana.

Joonmyun benar-benar miskin ?

Joonmyun benar-benar bekerja paruh waktu ?

Kenapa Joonmyun bekerja paruh waktu ?

Apakah Joonmyun benar sudah bertunangan ?

Joonmyun benar tinggal sendiri ?

Kenapa dia tinggal sendiri ?

Dimana orang tuanya

"Ini pesanan anda" Pelayan yang tadi datang lagi dan meletakan segelas capuchino diatas meja Yixing, lalu pergi dengan mengangkat bahu tidak peduli pada pelanggan anehnya yang selalu menatap kearah Joonmyun. Dan sekarang fokus ke sebuah note juga pulpen ditangannya.

.

.

.

"Yixing ?!" Yixing hampir melingkari kata 'Joonmyun bekerja paruh waktu' saat tiba-tiba, seseorang memanggil namanya. Yixing mendongkak mengalihkan perhatiannya ke asal suara, mata Yixing membulat. Dengan cepat Yixing menutup notenya "Oh hai Joonmyun" orang yang memanggil Yixing tadi atau yang kita tahu dia itu Joonmyun, duduk di kursi yang berhadapan dengan kursi yang diduduki Yixing.

"Kebetulan sekali bertemu disini" bukannya menjawab Joonmyun, Yixing malah meminum cappucinonya dengan gugup. Sekedar menenangkan diri. Kalau tidak begini, bisa saja kan Yixing mengatakan dengan santainya kalau dia sengaja kesini ingin bertemu Joonmyun- bukan maksudnya ingin membuktikan Joonmyun benar-benar bekerja paruh waktu.

"I...i...iya"

'Kamu kebetulan aku kan sengaja -,-' –Yixing

"Kau gugup ?!"

"Ti...ti..tidak" Yixing kembali meminum cappucinonya, melihat target langsung di depan mata uhh- rasanya. Apalagi, Joonmyun sempat melirik note tadi yang Yixing letakan di atas meja "Aku tahu pasti sulit bicara pada orang sepertiku" Joonmyun berkata lesu pada Yixing yang hanya tersenyum canggung.

'iya banget ngomong sama kamu bikin aku takut ketauan' –Yixing

"Gak juga cuma 'pemanasan' aja kok" kata Yixing lalu menatap heran Joonmyun yang menghela nafas "Jujur saja aku ingin punya...teman" Yixing mengembangkan senyumnya setelah mendengar perkataan Joonmyun tadi, entah kenapa. "Aku bisa jadi temanmu" Yixing berkata dengan semangat membuat Joonmyun menatapnya heran namun tersenyum setelahnya.

"Benarkah ?"

"Tentu saja"

"Aku bisa...mempercayaimu ?"

"?"

"Jadi begini-" Yixing menajamkan pendengarannya siap menjadi pendengar yang baik untuk Joonmyun –modus sih dengan begini bukannya Joonmyun memberikan satu informasi pada Yixing tanpa Joonmyun sadari ? "Aku...aku kurang bisa memperayai orang lain" Joonmyun tersenyum kecut sedang Yixing malah semakin mempertajam pendengarannya.

"Mungkin karna aku...aku terlalu sering dimanfaatkan, teman ? bohong mereka hanya ingin memanfaatkanku"

"Jadi itu alasannya kau selalu menyendiri dan tidak punya teman karna kau tidak percaya ?"

"Bisa dikatakan begitu" Joonmyun menatap Yixing dan tersenyum, ada perasaan yang muncul dalam benaknya. Perasaan untuk mempercayai namja yang ada di depannya.

"Aku bisa kau percaya aku janji"

"Yeah...kupegang janjimu Zhang"

.

.

.

"Bagaimana...Bagaimana ?!" Baekhyun bertanya dengan semangat sambil mengguncang bahu Yixing, sedangkan Chanyeol yang ada di sebelahnya menatap Baekhyun jengah. Sedikit tidak percaya hatinya berlabuh pada manusia satu ini.

Mereka ada di retoran Heechul, Yixing pulang saat Heechul menelfon meminta untuk Yixing membantu di restoran yang selalu penuh setiap jam makan siang lalu Baekhyun serta Chanyeol juga ikut membantu. Jujur saja Yixing merutuki waktu untuk jam makan siang yang terasa sangat cepat dia dan Joonmyun baru saja berbicara beberapa hal yang terkesan-

Basa-basi

"Menyenangkan...ini menakjubkan...ya ampun rasanya benar-benar luar biasa..sekarang aku berteman dengan Joonmyun"

"Xing itu tidak terlalu lebay yah ?"

"Diam kau...Yixing-ah aku benar-benar tidak mengira kau akan langsung berteman dengannya"

Baekhyun dan Yixing berpelukan bersama kemudian melompat lompat dengan tangan mereka yang bertautan, sedang Chanyeol hanya melihat adegan itu dengan malas lalu Heechul yang mengelus pundak Chanyeol. Entah apa maksud Heechul.

"Ayo makan...kalian sudah bekerja keras tadi" perkataan Heechul membuat Baekhyun dan Yixing menghentikan kegiatan absurd mereka dan segera duduk manis di meja yang sudah terisi beberapa makanan khas China.

"Yixing kurasa bisa saja kan Joonmyun anak pemilik Kim Corporation ?" Heechul terlonjak, Chanyeol tersedak, dan Yixing yang mengehentikan kegiatan menghunyahnya. Mereka semua memandang Baekhyun yang masih santai memakan makanannya, menurut Baekhyun masakan Heechul adalah masakan terenak setelah masakan ibu Baekhyun tentunya. Dan juga ini kesempatan makan gratis yang sayang di lewatkan bukan ? hitung-hitung menghemat uang jajan Baekhyun lah.

"Kau terlalu mengada-ada Baek"

"Ya ampun kenapa kau tidak tanggung-tanggung dalam menebak sih"

"Si pegawai cafe ? aku memang tahu marganya Kim tapi kan mana mungkin dia anak dari majikan suamiku ?"

"Memang kenapa ? terserahku dong mau menebak apa saja" Baekhyun tetap cuek dan masih memakan makanannya "Terserahlah" sahut Heechul,Chanyeol, dan Yixing bersamaan lalu melanjutkan kegiatan mereka yang sempat tertunda akibat tebakan spektakuler Baekhyun.

Kalian lupa ya ?

Tebakan Baekhyun 'biasanya' akurat lho

Tapi bisa saja kan sekarang-

Meleset ?

.

.

.

Yixing duduk nyaman di bus yang akan membawanya ke sekolah dengan note di pangkuannya, Baekhyun ? dia lebih sering berangkat dan pulang sekolah dengan Chanyeol sebenarnya. Kadang-kadang saja mereka akan berangkat atau pulang bersama. Dengan tangannya yang memegang sebuah pulpen Yixing menulis beberapa kata di notenya.

Joonmyun kurang bisa mempercayai seseorang

Terlalu sering di manfaatkan membuat Joonmyun kurang percaya

Joonmyun kurang percaya pada teman

"Tunggu aneh sekali kalau Joonmyun percaya padaku kan ? Ah menguntungkan sekali jadi orang dengan kharisma yang kuat"

.

.

.

"Yixing mau ke kantin bareng ?"

"Makasih Baek tapi aku bawa bekal"

"Okay aku ke kantin ya"

Yixing memandang Baekhyun yang pergi ke luar kelas bersama Chanyeol yang sudah menunggu Baekhyun di depan pintu kelas mereka, pandangan Yixing beralih ke belakang. Dia melihat Joonmyun yang sedang membaca bukunya. Yixing tersenyum kecil dan melangkahkan kakinya ke arah Joonmyun,lalu duduk di bangku kosong samping Joonmyun yang kosong.

"Mau kimbab ?" Joonmyun mengalihkan pandangannya ke asal suara dan melihat Yixing yang menyodorkan/? Kotak bekal berisi kimbab. Berulangkali Joonmyun menatap Yixing dan kotak bekal itu bergantian, sebelum tangannya mengambil sebuah Kimbab "Nah gitu dong dari tadi" Yixing juga mengambil sebuah kimbab dan memakannya dengan sedikit rakus, sekarang Yixing sudah di potongan kimbab yang ke lima (?)

Joonmyun bahkan belum memakan satupun, kimbab membuat Joonmyun mengingat ibunya. Yixing yang sadar kalau Joonmyun belum memakan kimbabnya juga berhenti makan "Kenapa tidak dimakan ?" tanya Yixing menyadarkan Joonmyun yang kelihatannya sedang melamun.

"A..ah aku hanya mengingat ibuku" Jawab Joonmyun sambil memakan kimbabnya yang membuat rasa penasaran Yixing kembali muncul "Memang ibumu di mana ?" Joonmyun berhenti memakan kimbab yang bahkan belum habis itu matanya menerawang "Dia..dia ada di suatu tempat" Joonmyun menjawab sambil tersenyum pahit, Yixing menatap Joonmyun tidak menyangka.

"A...A...Begitu maaf ya" kata Yixing lagi lalu dengan kikuk meneruskan kegiatan memakan kimbabnya "Tidak apa-apa" balas Joonmyun yang sudah menghabiskan kimbabnya .

"Ayo Joonmyun ambil lagi"

"Ya terima kasih...menyenangkan ya punya teman sepertimu mau pulang bersama ? kita bisa cerita berbagai hal"

"APA ?!"

.

.

.

"Yixing maaf ya tidak pulang bersamamu ada hal yang akan ku lakukan"

"Ya, sudah sering kok sana semoga berhasil"

"Yep Gomawo"

Yixing tersenyum menatap Baekhyun yang berlari cepat ke luar kelas, lalu pandangannya beralih pada Joonmyun yang masih membereskan alat tulisnya. Bayangan Joonmyun bercerita banyak hal termasuk tentang hal yang membuatnya penasaran, terasa sangat menguntungkan.

"Joonmyun"

"Ya"

"Jadikan kita pulang bersama ?"

"Tentu saja" Joonmyun melangkahkan kakinya ke arah bangku Yixing, untuk kemudian berjalan keluar bersama. Mereka berjalan tanpa suara, sebelum Yixing mengeluarkan suaranya "Kau juga mau kan berteman dengan Baekhyun ? Dia bisa dipercaya kok seratus persen" Joonmyun tersenyum kecil mendengar perkataan Yixing yang terlihat-

Polos /?

"Boleh juga" Jawab Joonmyun singkat dan Yixing yang tersenyum lebar, ini sempurna! Dia,Baekhyun,Chanyeol dan Joonmyun akan jadi sahabat. Bukankah ini akan sangat bagus ? dia dan Joonmyun bisa semakin dekat tanpa 'mangabaikan' couple absurd itu.

"Yixing, kita akan pulang jalan kaki saja ?" kata Joonmyun saat mereka sampai di gerbang sekolah "Maaf Joon aku tidak punya mobil atau motor aku juga tidak bawa sepeda jadi pilihannya hanyalah naik bis atau jalan kaki" balas Yixing sambil sedikit terkekeh "Bagaimana kalau jalan kaki ? waktu kita untuk bercerita jadi lebih banyak kan ?" Yixing menyeringai dalam hati, ini artinya Joonmyun pasti akan bercerita tentang banyak hal. Pasti!

"Kau benar ayo jalan kaki"

.

.

.

"Jadi siapa yang mau cerita duluan ?" Yixing dan Joonmyun berjalan santai untuk pulang, ada pertanyaan yang ingin Yixing tanyakan dimana rumah Joonmyun ?! kalau ternyata arah rumah mereka berbeda bagaimana ?!

"Rumahku ? hanya beberapa meter dari kedai Bibi Heechul kok" Yixing terlonjak dari mana Joonmyun tahu isi pikirannya ? tunggu kalau hanya beberapa meter dari kedai ibunya jangan-jangan mereka...tetangga ?!

"Kau! jangan bilang kalau kau tetanggaku ?!" Joonmyun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal "Mungkin saja, kau anak bibi Heechul kan ? berarti kita hanya beda tiga rumah" Yixing tergagap, matanya mengerjap menatap Joonmyun. Benar-benar tidak menyangka kalau mereka...tetangga!

"Kok aku tidak pernah melihatmu sih ?"

"Bisa dibilang aku jarang keluar rumah dan aku juga sepertinya tidak lewat di jalan yang biasa kau lewati dengan Baekhyun"

"Ah begitu...aku benar-benar tidak menyangka juga dengan siapa kau tinggal ?"

"aku tinggal sendiri, rumahku kecil...rumah atap"

"Aku tahu rumah itu kok, berarti rumahmu dan Baekhyun bersebrangan dong ?"

"Ya"

"Tapi kok Baekhyun gak tahu sehhh!"

"Mungkin kami tidak pernah berpapasan"

"Haduh kau ini!"

Yixing mengerucutkan bibirnya. Sebal. Joonmyun memang punya banyak hal-hal tidak terduga. Belum lagi kalau misalkan ini hanya sebagian kecil, Yixing benar-benar tidak mengira. Kalau Joonmyun itu tetanggannya. TETANGGA. Rumahnya juga tidak jauh-jauh amat dari rumah Yixing.

"Mengejutkan ya ?"

"Banget"

"Aku ingin bertanya padamu biasanya apa yang dilakukan teman baru ?"

"Bercerita tentang dirinya...Jadi sekarang kau harus cerita"

"Baik Baik...aku Kim Joonmyun kelahiran Seoul, Korea selatan 22 Mei 1991 anak dari keluarga Kim satu-satunya...dulu berdomisili di Busan tapi saat JHS pindah ke Seoul dan mendapat beasiswa khusus di sekolah XOXO..tinggal sendiri, hobi belajar kurang bisa memasak. Bekerja untuk hidup di Kim's coffe and dessert suka datang pagi ke sekolah. pulang ? hari Senin dan Selasa langsung pulang sehabis sekolah lalu Rabu sampai Sabtu bekerja paruh waktu dulu, sedang hari Minggu bekerja full"

Yixing melongo /? Joonmyun bercerita sangat panjang. Tapi tenang diam-diam Yixing merekamnya di handphone jadi dia bisa mengulanginya lagi. "Nah sekarang giliranmu" Yixing menghembuskan nafasnya bersiap untuk bercerita

"Aku-"

(Di cut ya! Yixing Cuma cerita hal-hal gak penting kok #diserudukunicorn)

.

.

.

"Ehm"

Yixing berdehem kecil sebelum mulai memutar rekaman surara Joonmyun tadi siang, dia sudah siap dengan note juga pulpennya. Ah kalian bingung ya kenapa Yixing mencatat ? yah Yixing memang terkadang pelupa jadi dengan mencatat lebih baik bukan ? dia bisa membacanya berulang kali –UUH! Maksudnya supaya Baekhyun juga bisa lihat. Oh bicara soal itu, Yixing sedang ada di kamarnya –lebih tepat di depan meja belajarnya. Yixing baru saja sampai dari sekolah, kalau saja Joonmyun tidak bilang satu jam lagi akan ada hal yang dilakukannya Yixing pasti sudah berkunjung ke rumah Joonmyun-ehehehe

'Baik Baik...aku Kim Joonmyun kelahiran Seoul, Korea selatan 22 Mei 1991 anak dari keluarga Kim satu-satunya...dulu berdomisili di Busan tapi saat JHS pindah ke Seoul dan mendapat beasiswa khusus di sekolah XOXO..tinggal sendiri, hobi belajar kurang bisa memasak. Bekerja untuk hidup di Kim's coffe and dessert suka datang pagi ke sekolah pulang ? hari Senin dan Selasa langsung pulang sehabis sekolah lalu Rabu sampai Sabtu bekerja paruh waktu dulu, sedang hari Minggu bekerja full'

Yixing mulai menulis di notenya, senyum Yixing mengembang. Bangga dengan hal-hal yang sudah dia ketahui.

Joonmyun benar-benar miskin ?-bukan jadi dia tergolong sederhana karna dia tinggal sendiri

Joonmyun benar-benar bekerja paruh waktu ?- Yes Clear

Kenapa Joonmyun bekerja paruh waktu ? –untuk mencukupi kebutuhannya!

Apakah Joonmyun benar sudah bertunangan ?

Joonmyun benar tinggal sendiri ?Ya dia tinggal sendiri

Kenapa dia tinggal sendiri ? -_-Tentu saja karena tidak ada yang menemani!

Dimana orang tuanya ? –Ada di suatu tempat

Joonmyun kurang bisa mempercayai seseorang

Terlalu sering di manfaatkan membuat Joonmyun kurang percaya

Joonmyun kurang percaya pada teman

Joonmyun tinggal di rumah atap

Kurang bisa memasak

Hobi baca buku

"Whoa banyak juga ya, yang belum terjawab hanya tentang Joonmyun bertunangan...ah sudahlah aku yakin Joonmyun pasti akan cerita-"

"-aku boleh mengulang suara Joonmyun lagi kan ?"

.

.

.

"HYUNG"

"Ck...apa ?"

"Hanya menyapa saja kemarin kan kita tidak bertemu"

"Sekarang juga tidak kan"

"Iya tapi paling tidak sekarang kita sedang berbicara hyung"

"Hey kalau yang kau bicarakan hanya hal tidak penting kututup telponnya"

"JANGAN! Eum sebagian besarnya pasti hyung sudah tahu kulihat juga hyung sudah memulai langkah pertama"

"Ya lalu ?"

"Kurasa seseorang harus ku tahan hyung untuk tidak ikut"

"Tahan saja bocah"

"HYUNG! Kau jahat sekali padaku...oh ya kemarin dia-"

"Aku tahu...dan bisa juga tidak kau buat 'dia' diam ?"

"Sedikit sulit hyung tapi aku usahakan"

"Terima kasih kau berperan besar"

"Sudah tugasku hyung kau tenang saja"

"Sekali lagi...terima kasih"

"Hyung aku tahu kau hyung yang penyayang walau selalu membullyku"

.

.

.

.

TBC

A/N :

HALOOOO SEMUAAAA #dilemparpanci

Ketemu lagi sama Arang author absurd bin lebay hehehe ^^

Berapa lama cerita aneh ini gak dilanjut ? duh maafin

Kritik dan saran selalu ya :D hehehe oh bilang juga ya kalau ada bagian yang bikin pusing lalu kasih saran hehehe

Jujur Arang gak percaya publish chap ini rasanya minder banget #nangisdipelukanyesung(?)

Terima kasih banyak untuk semua yang baca cerita absurd dan aneh ini baik yang review, Fav, Fol/? Atau yang sekedar baca terima kasih amat sangat.

Dan kalau sesuai rencana mungkin ini akan selesai sampai 8 chap

Maaf juga soal typho atau kesalahan saat bales review kakak semua

Love all :*

Balasan Review :

Nurhaliza . Lutfiah : kenapa ya ? Arang juga gak tau :D hehehe Chanyeol bukan ya ? ini greget gak ? maaf banget kalau gak karna Arang gak bisa bikin yang greget (?) hehehe makasih reviewnya. Review lagi ya ^^

myunicorn91 : muehehehe mungkin itu ciri orang pelupa /? –Loh kok pelupa ?- mungkin Baek adalah agen FBI yang terbuang lalu beakhir jadi siswa SMA /? Yeyeye makasih udah penasaran kkk~ makasih reviewnya. Review lagi ya ^^

xing mae30 : cieee *ikutannyorakinYixing udah next ni gimana ? aduh terhura(?) dipanggil author yang artinya penulis kan ? bukan yang pegang palu itu kan muehehehe makasih reviewnya. Review lagi ya ^^

BangMinKi : hayo Joonmyun apa hayo (?) makasih udah review. Review lagi ya ^^

joonxing : gak apa lho ngarang bisa aja kan bener ? hehehe so sweet tipe(?) reader pengertian makasih reviewnya. Review lagi ya ^^

GabyGaluh : makasih udah penasaran hehehe makasih reviewnya. Review lagi ya ^^

.

.

Sekali lagi makasih udah review

Love all :*

REVIEW ?