Curiosity That Brings The Love

Author : Choi Arang

Cast : Kim Joonmyun-Zhang Yixing

Other : Find it by yourself

Rated : T

Genre : Friendship, Romance, Family

Summary : Yixing itu bukan orang yang sangat ingin tahu seperti Baekhyun dia termasuk orang yang tidak terlalu peduli tapi seorang Kim Joonmyun dapat membuat Yixing menjadi sangat penasaran padahal Joonmyun sama sekali tidak melakukan apapun.

Disclaimer : Semua cast milik keluarganya dan tuhan, SuLay orang tua arang xD

.

.

.

BOYxBOY

.

.

.

IF YOU DON'T LIKE THIS

.

.

.

GO BACK PLEASE

.

.

.

LIKE THIS ?

.

.

.

SORRY FOR TYPHO

.

.

.

HAPPY READING ^^

"JOONMYUN oh astaga sudah lama sekali kau tidak mengunjungiku"

"Noonaaa aku lelah rumahmu dan rumahku tidak dekat"

Joonmyun duduk disebuah sofa besar yang terlihat mahal. Bukan hanya itu, interiornyapun terlihat sangat berkelas. Seorang wanita cantik yang menggendong anak kecil berusia kira-kira 10 bulan berdiri di depan Joonmyun, mukanya bahagia tapi juga terlihat kesal.

"Kau ini mengunjungi noonamu sendiri saja pakai hitungan ku bunuh kau"

"Min Dae-ah kau merindukan paman tidak ? paman tidak sekolah hanya untuk mengunjungimu lho"

"Yeyeyeyeye"

Joonmyun merebut anak kecil itu dari gendongan noonanya, tidak peduli omongan wanita itu dan matanya yang menatap Joonmyun malas.

Curiosity That Brings The Love

.

.

.

.

Yixing berlari tergesa ke kelasnya. Yixing terlambat. Entah apa yang dia lakukan hingga bisa bangun kesiangan. Kesiangan, tidak sarapan, dan ketingalan bus. Pagi Yixing benar-benar sempurna. Pelajaran pertama memang bukan pelajaran dari guru dengan julukan menakutkan, tapi pelajaran Miss Tiffany. Guru bahasa inggris yang selalu bicara full bahasa inggris saat mengajar, saat kalian kesiangan di kelasnya hanya perlu mengarang cerita fiksi full bahasa inggris dua lembar.

"Hah...hah Tiffany seongsae belum masuk kan ?" Yixing meminum botol air minum yang Baekhyun berikan saat Yixing duduk disebelahnya. Baekhyun memandang Yixing heran, sangat jarang Yixing kesiangan begini. "Belum, Yixing tumben sekali kesiangan ada apa ?" Baekhyun bertanya pada Yixing yang sedang meletakan buku bahasa inggrisnya di meja.

"Entahlah mungkin karena-"

"Good Morning students"

"Good Morning Miss"

"Who is absent today ?"

"Jang Hyoseok"

"Lee Hwa Mi"

"Kang Minhyuk"

"Nothing else ?"

"Kim Joonmyun Miss"

.

.

.

.

"Membolos dengan alasan apa Myun ?"

"Mau mengambil uang"

"KAU KIRA NOONAMU INI GUDANG UANG!"

"Ash...sakit noona"

Joonmyun memandang kesal kakaknya yang dengan santai melenggang pergi ke arah dapur sambil menggandeng Min Dae setelah menjewer kupingnya. Tujuan Joonmyun pergi ke rumah kakaknya memang untuk mengambil uang, tapi bukan berarti tidak ada alasan lain. Joonmyun ke sini juga untuk menengok keadaan kakaknya, keponakan, dan suami kakaknya walau tidak sempat bertemu karna suami kakaknya sudah pergi bekerja.

"Noona kapan eoma kembali ?"

"KAU BILANG APA ? COBA KEMARI NOONA TIDAK DENGAR"

"Aish noona"

Curiosity That Brings The Love

.

.

.

.

'KRING'

"Okay student see you next week"

"See you Miss"

Seperti biasa, guru keluar dan para murid yang ikut berdesakan keluar. Kecuali Yixing. Namja itu tetap diam dibangkunya, membuat Baekhyun yang ada di sebelahnya menghela nafas. "Yixing...aku bingung...kamu ini sebenarnya kenapa seperti orang yang sedang jatuh cinta pada Joonmyun ? dia tidak masuk kamu jadi begini...melamun terus" Yixing menatap Baekhyun tajam, apa katanya tadi, jatuh cinta ? tidak mungkin. Yixing saja belum terlalu dekat dengan namja itu, apalagi jatuh cinta. Baekhyun terlalu mengada-ada.

"Tidak mungkin Baek, yang benar saja"

"Tidak ada hal yang tidak mungkin Yixing"

"Ada, banyak sekali contohnya menghidupkan orang yang sudah mati"

"Itu tidak di hitung Yixing kau-"

"Maaf apa Kim Joonmyun ada ?"

Yixing dan Baekhyun serempak mengalihkan perhatian mereka ke arah pintu, disana berdiri seorang namja mungil. Baekhyun tahu siapa dia, si diva sekolah. "Halooo...apa Kim Joonmyun ada ?" namja mungil itu mengulangi pertanyaanya, membuat dua namja itu tersadar dari lamunan mereka yang sedang memperhatikan dirinya "Ah tidak, dia tidak masuk" Baekhyun menjawab pertanyaan namja itu yang sekarang menghela nafasnya "Apa kau tahu kenapa dia tidak masuk ?" Baekhyun menggelengkan kepalanya sebagai jawaban "Ah begitu terima kasih sunbae" Baekhyun mengangukan kepalanya dan namja mungil yang ternyata hoobae mereka pergi dari sana setelah membungkukan badan.

"Baek kau tahu siapa dia ?"

"Do Kyungsoo, siswa kelas sepuluh"

"Itu saja ?"

"Diva sekolah sekaligus murid terpintar diangkatannya...siswa yang diakui menjadi pasangan yang paling cocok dengan putra pemilik sekolah ini-"

"..."

"Tunangan anak pemilik sekolah ini...tunangan anak pemilik Kim corp"

"Wah hebat...pasti dari kalangan atas"

"Sudah ah aku tahu kamu tidak bawa bekal ayo ke kantin"

.

.

.

.

"Yixing pulang denganku ya ya ya"

"Memang Chanyeol kemana ?

"Dia ada urusan dengan sepupunya"

"Baik aku juga ingin mampir ke rumahmu sudah lama sekali kan ?"

"Tentu ibuku pasti sangat senang"

Baekhyun dan Yixing berjalan tanpa suara menuju halte bis, tidak lama bisnya datang. Segera Baekhyun dan Yixing memasuki bis itu dan memilih bangku yang berada di tengah, kebetulan tidak banyak penumpang yang naik. Yixing duduk di dekat jendela, matanya melihat langit yang cerah dengan beberapa gumpalan awan putih.

"Baekhyun-ah"

"Ya ?"

Baekhyun mengalihkan pandangan dari smartphonenya ke arah Yixing yang masih melihat langit, Baekhyun tersenyum pasti ada hal yang akan ditanyakan Yixing. Pertanyaan yang pasti sedikit sulit. Baekhyun sudah tahu benar bagaimana sifat Yixing, mereka sudah berteman dari kecil.

"Apa kau ada hubungannya dengan Joonmyun ?"

"Maksudmu hubungan seperti apa ?"

Yixing menghembuskan nafasnya berat, pandangannya beralih ke arah Baekhyun yang menatapnya bingung. Yixing memejamkan matanya, ada apa ini ? dia tidak mungkin mencurigai Baekhyun sengaja membuatnya pensararan dengan Joonmyun untuk satu tujuan tertentu kan ? tidak mungkin. Baekhyun adalah teman yang paling Yixing percaya, asumsinya pasti salah.

"Tidak lupakan"

"Benar tidak butuh penjelasanku ?"

"Tidak usah ayo turun kita sudah sampai"

Curiosity That Brings The Love

.

.

.

.

Joonmyun berdecak kesal dengan secangkir latte ditangannya. Susah sekali untuk datang ke taman di dekat sekolah, tempat dimana orang itu memaksa untuk menemuinya. Joonmyun memang sangat terpaksa, masih banyak hal yang ingin ia bicarakan dengan kakaknya. Dan orang ini mengganggu. Sangat.

"Jadi Chanyeol mau bicara apa ?"

"Ini masalah penting hyung"

Joonmyun menatap Chanyeol heran, sepupu yang sangat diandalkannya itu. Tumben sekali Chanyeol menatapnya seserius ini, sepenting itukah ? tapi Joonmyun berharap ini bukan tentang Chanyeol yang ingin bercerita masalahnya dengan Baekhyun. Kekasih Chanyeol.

"Kau tahu Hyung ahjumma menelphoneku"

"Lalu ?"

"Dia bilang kalau kau tidak segera punya seseorang yang kau cintai-"

"..."

"Pertunanganmu akan segera di umumkan"

Joonmyun menghembuskan nafasnya berat, dan duduk di bangku taman tepat sebelah Chanyeol karna dari saat datang tadi Joonmyun hanya berdiri. Joonmyun menyesap lattenya, terlihat benar-benar tenang.

"Noona sudah mengatakan itu padaku tadi...saat aku bertanya kapan oema kembali" Kembali Joonmyun menyesap lattenya dan Chanyeol yang juga tersenyum simpul "Kenapa begini ya hyung ? kenapa ini jadi sulit untukmu ?" Joonmyun mengikuti Chanyeol menatap langit yang begitu cerah dengan beberapa gumpalan awan.

"Mungkin sudah nasib yeol"

"Aku tidak percaya kau yang mengatakan itu hyung"

"Menjadi sedikit berbeda dari biasanya itu baik"

"Tapi kalau kau yang begitu itu sangat menakutkan"

"Kau ini...Chanyeol terima kasih"

"Untuk ?"

"Kau yang membantuku selama ini, kau yang membantuku menemukan Yixing...kau juga yang membantuku membuat dia tidak ikut campur"

"Hyung kau boleh berterima kasih padaku ketika kau sudah berdiri di altar bersama dengan Yixing"

Joonmyun menatap Chanyeol dan tersenyum begitupun Chanyeol yang balas tersenyum. Chanyeol memang terlihat idiot bagi Joonmyun tapi percayalah, hanya Chanyeol sepupu yang paling dia percaya daripada sepupu-sepupunya yang lain. Karna hanya Chanyeol satu-satunya sepupu Joonmyun yang sama sekali tidak mementingkan harga saham.

Curiosity That Brings The Love

.

.

.

.

"Oema aku pulang"

"Ahjumma anyeong haseyeo"

"Ya...oh Yixing sudah lama sekali tidak mampir"

Yixing tersenyum canggung ke arah ibu Baekhyun, memang sudah lama sekali dia tidak mampir membuatnya merasa sedikit canggung. Ibu Baekhyun balas tersenyum lembut dan merangkul bahu Yixing menuntunnya ke arah ruang makan yang sudah ada Baekhyun di sana.

"Ahjumma masak sedikit banyak hari ini, jadi Yixing makan sianglah bersama kami" ibu Baekhyun mendudukan Yixing dikursi meja makan, tepat sebelah Baekhyun yang sudah siap memasukan sesumpit kimchi kedalam mulutnya.

"Yixing-ah bagaimana keadaan ibumu ?" ibu Baekhyun bertanya sambil mengambil semangkuk nasi untuk Yixing "Mama sehat dan dia semakin sibuk sekarang ini" balas Yixing sambil menundukan kepalnya lalu menegakannya lagi kepalanya saat ibu Baekhyun memeberinya semangkuk nasi "Begitu, lalu Hangeng ?" Yixing menelan nasinya sebelum menjawab perkataan ibu Baekhyun "Baba ada di Paris diakan pelayan merangkap sekretaris ahjumma" Yixing menjawab dengan nada jahilnya, membuat ibu Baekhyun tertawa keras.

.

.

.

.

.

"Baekhyun kau tau tidak tentang rumah atap itu ?"

"Rumah atap yang mana ?"

"Itu yang di depan rumahmu"

"Oh, entahlah mungkin ibuku tahu...ini piringnya"

Yixing membilas piring bersabun yang di berikan Baekhyun, mereka berdua sedang mencuci piring bekas makan tadi. Baekhyun yang bertugas menyabuni dan Yixing yang membilasnya, hal yang sudah sering mereka lakukan, Baik saat Yixing makan di rumah Baekhyun atau sebaliknya.

"Sudah selesai ?"

"Baru saja"

Baekhyun membalas perkataan ibunya sambil melepas sarung tangan karet yang digunakannya begitupun dengan Yixing, Baekhyun menatap bingung bungkusan yang dibawa ibunya "Oema itu apa ?" Yixing mengikuti arah pandang Baekhyun ke arah bungkusan itu, yang Yixing tahu sepertinya itu berisi kue.

"Oh ini kue untuk tetangga baru kita"

"Tetangga ?"

"Ya rumah atap di seberang itu sudah ada yang mengisinya Yoon ahjumma bilang itu dibeli sekitar dua minggu lalu"

"Ah pasti Yoon ahjumma senang sekali"

"Begitulah bisa kan kau antarkan ini ?"

"Boleh...dan Yixing katanya dia mau pulang"

"Benarkah ?"

Ibu Baekhyun menatap ke arah Yixing yang menganggukan kepalanya "kenapa buru-buru ?" tanya ibu Baekhyun "Ah ini aku memang berencana pulang sehabis mencuci piring, bukankah selalu begitu setiap aku berkunjung kesini ?" Yixing memberikan senyum dengan single dimplenya.

"Biasanya kau kan suka bermain dulu...hati-hati Yixing"

"Kamsahamnida ahjumma"

"Baekhyun antarkan Yixing dan sekalian antar kue ini"

"Nde"

Yixing membungkuk hormat lalu pergi dari hadapan ibu Baekhyun bersama dengan Baekhyun "Ibuku sepertinya tidak rela kau pulang" Baekhyun terkikik geli disamping Yixing "Mungkin saja" Balas Yixing sambil membuka pintu pagar Baekhyun diikuti Baekhyun dibelakangnya. Mata Yixing menatap ke arah rumah atap itu membuat Baekhyun mengikuti arah pandang Yixing.

"Baekhyun boleh tidak aku saja yang mengantar kue itu ?"

Baekhyun menatap heran Yixing, kemudian menyerahkan bungkusan itu ketangan Yixing "Ini antarkan saja dan juga hati-hati sepertinya akan hujan" Yixing mengalihkan pandangan dari rumah itu ke arah tangannya yang memegang bungkusan dan Baekhyun yang tersenyum manis.

"Aku masuk dulu, ingat antarkan kue itu jangan kau makan...bye"

"Ya itu pasti, sana cepat masuk"

Yixing tersenyum melihat Baekhyun yang sudah masuk ke rumahnya, Yixing menghela nafasnya berat. Ini saatnya, dia pasti akan bertemu Joonmyun dan tahu apa sebenarnya yang namja itu punya. Yixing membuka pintu pagar rumah yang tepat berada di depan rumah Baekhyun, dan menaiki tangga yang ada di sebelah rumah itu. Rumah atapnya terasa sejuk sekali, dengan beberapa pot tanaman. (untuk rumahnya bayangin aja kaya rumah atap Hye Seong di drama I Can Hear Your Voice)

"Yixing ?! sedang apa kau di rumahku ?"

Yixing terlonjak, matanya membesar. Yixing kenal siapa pemilik suara ini, perlahan Yixing membalikan badannya dan dengan jelas melihat Joonmyun berdiri disana. Yixing meringis, dia kira Joonmyun ada di dalam rumahnya, sampai membuatnya mengetuk pintu dengan brutal, ah tidak juga hanya temponya saja yang cepat.

"Ini...aku mengantar kue"

"Kue ? ah sepertinya akan hujan ayo masuk"

"Ap-Hey"

Joonmyun menarik Yixing masuk ke rumahnya, membuat Yixing kembali terlonjak apa yang sebenarnya terjadi disini ? "Duduk dulu saja aku ambilkan minum" Yixing mengerjapkan matanya, semua terjadi begitu cepat. Tadi dia datang, mengetuk pintu rumah Joonmyun, lalu Joonmyun datang menariknya masuk dan mendudukan dirinya di sofa.

Benar, itu yang terjadi

"Maaf hanya ada jus kaleng" Yixing menganggukan kepalanya, lamunannya tadi buyar saat Joonmyun datang. Mata Yixing menilik setiap sudut rumah atap ini, sepertinya sering di bersihkan, rumahnya nyaman sekali . "Apa keluargamu kaya ?" Yixing mengertukan alisnya melihat Joonmyun yang tiba-tiba tersedak, namja itu mengambil selembar tisu di meja tamu yang memisahkan mereka berdua.

"Tidak juga"

"Lalu kenapa kau membeli rumah atap ini ? biasanya orang-orang hanya akan menyewa"

"Itu-"

"Juga kenapa tadi kau tidak masuk sekolah ?"

"Ah-"

"Kau pasti tidak benar-benar miskinkan ?"

"Eh-"

"Joonmyun-"

"Kau ini banyak tanya ya ?"

Joonmyun memajukan badannya hingga wajahnya tepat berada di depan wajah Yixing, kurang dari dua centi lagi pasti bibir mereka bertemu. Yixing hanya bisa menahan nafasnya, dilihat dari dekat begini wajah Joonmyun benar-benar terlihat tampan.

Tunggu ada apa dengan Yixing ?

"Joonmyun ja...jauhkan wajahmu"

"Kenapa ? dilihat dari dekat begini kau manis juga ya"

"Apa ? Hey aku ini namja"

"Kau lucu"

Yixing menghembuskan nafasnya lega saat Joonmyun menjauhkan wajahnya, Joonmyun tersenyum melihat Yixing dengan muka merahnya, entah karna dia malu atau menahan marah, yang pasti Joonmyun benar-benar menyukai ekspresi wajah Yixing sekarang.

"Di luar hujan deras sekali, sebaiknya kau menginap saja" Ucap Joonmyun saat dirinya melihat ke arah jendela

"Apa ? aku tidak bawa baju ganti lalu besok bagaimana ?"

"Kau bisa pakai bajuku doakan saja cukup, untuk besok bangunlah bahkan saat matahari belum muncul jadi kau bisa pulang dulu rumahmu kan dekat"

"Kau benar juga ya, tapi tunggu aku kan bisa pinjam payungmu, rumahku sangat dekat"

"Sayang sekali aku tidak punya payung"

"Kalau begitu aku akan meminta ibu menjemputku"

"Jangan kau tidak mau menyusahkan ibumu kan ?" Yixing menimang perkataan Joonmyun dan juga melihat ke arah jendela, hujan memang turun deras sekali.

Curiosity That Brings The Love

.

.

.

.

"Joonmyun, aku tidur dimana ?"

Yixing keluar dari kamar mandi dan menghampiri Joonmyun yang duduk menonton televisi, beruntunglah ada baju Joonmyun yang cukup untuknya, walau hanya kaos putih polos dan celana trening (Maafin Arang ya kalau nulisnya salah^^).

"Hanya ada satu kamar...kau tidur saja disana biar aku yang tidur di sofa" Joonmyun menjawab santai perkataan Yixing. Yixing hanya mengaanggukan kepalanya dan sibuk menjelajah rumah Joonmyun, ada tempat dengan rak buku yang sangat menarik perhatian Yixing, sepertinya itu tempat Joonmyun belajar.

"Ada apa Yi ?" Yixing tersentak saat mendengar suara Joonmyun, kaki Yixing melangkah duduk di sebelah Joonmyun yang masih fokus pada acara televisi di depannya.

"Kim lapar tidak ?" Joonmyun mengalihkan perhatiannya pada Yixing yang sekarang sedang mengelus perutnya, mungkin Yixing memang sangat lapar. "Kau lapar ? Yixing menganggukan kepalanya menjawab perkataan Joonmyun, hujan juga masih turun, semakin deras malah.

"Kue yang kau bawa itu, ayo kita makan saja" Yixing memperhatikan Jonmyun yang beranjak pergi ke arah dapur, tidak lama Joonmyun datang dengan dua piring berisi dua potong kue yang sama besarnya. "Woah terima kasih...bicara soal itu, memangnya kau tidak punya bahan makanan ?" Yixing bertanya pada Joonmyun sambil menyuap kuenya, Joonmyun diam. Berpikir, sambil terus memakan kuenya.

"Ada, tapi mungkin hanya bisa dibuat nasi goreng kim-" Joonmyun terdiam sambil melihat Yixing yang sudah selesai dengan kuenya

"Nasi goreng kimchi ? tidak buruk kau tahu hujan begini membuatku sangat lapar"

.

.

.

.

Yixing bergerak tidak nyaman dalam tidurnya, berguling ke sana kemari. Jujur saja Yixing belum bisa sepenuhnya tidur, semua ini terasa seperti mimpi. Bagaimana bisa dia menginap di rumah Joonmyun ? dirinya juga membuat Joonmyun selaku pemilik rumah tidur di sofa, haduh ini semua membuat kepalanya pening.

"Mungkin aku butuh segelas air"

Yixing beranjak dan membuka pintu kamarnya-ehm kamar Joonmyun, Yixing berjalan pelan, tidak ingin membangunkan Joonmyun yang tidur lelap di sofa. Yixing menuang segelas air dingin dari kulkas Joonmyun, kulkas yang hanya terdapat tiga buah telur, sekotak kimchi, dan beberapa botol air minum. Tadi ada dua kotak kimchi, tapi sudah mereka gunakan untuk memasak nasi goreng kimchi.

Tunggu-

Kenapa mereka mirip dengan sepasang pengantin baru ?

-OHOK

Yixing tersedak air minumnya saat pemikiran itu terlintas begitu saja, untungnya Joonmyun tidak terbangun dengan suara tersedak Yixing.

Tapi...Joonmyun benar-benar tidak bangunkan ?

Yixing kembali mengendap-endap menghampiri Joonmyun, melihat dengan lekat wajah Joonmyun. Dilihat lekat-lekat begini, wajah Joonmyun itu tampan ya ? eh Yixing, kenapa dia jadi super aneh hari ini sih ?

"Joonmyun-ah" dengan wajah merona karena pemikirannya tadi, Yixing memanggil Joonmyun pelan dan melambaikan tangan di depan wajah Joonmyun.

"Joonmyun-ie"

"Joonmyuuuunnn"

"Kau berisik sekali"

Mata Yixing membulat, Joonmyun menarik tangannya sehingga Yixing terbaring-telungkup di atas tubuh Joonmyun. Oh God! Ada apa sebenarnya dengan si Joonmyun ini ? tidak tahukah dia, kalau jantung Yixing berdetak dengan cepat sekali huh ?

"Kau tidur tepat di atasku tentu aku merasakannya"

"Me...merasakan apa ?"

"Jantungmu...terasa sekali" Joonmyun bicara sambil tetap menutup matanya

"Benarkah ? sebegitu cepatnya ?"

"Yeah, ayo tidur"

"Di sofa begini ? tidak nyaman, apa lagi dengan posisi begini"

"Benar juga...ah bisa kau turun ?"

"Itu yang aku inginkan pendek"

Yixing bernafas lega saat dirinya lepas dari Joonmyun, baru satu langkah Yixing berjalan, tiba-tiba dia berhenti saat mendengar suara Joonmyun yang ternyata berdiri di belakangnya. Suara Joonmyun yang terdengar sangat rendah dari pada saat namja itu biasanya bicara, suara yang membuat Yixing merinding.

"Kasurku nyaman dan cukup untuk dua orang dewasa tidur disana Yi" Dan Yixing hanya bisa pasrah saat Joonmyun menariknya masuk ke kamar namja itu dan tidur bersama. Catat itu, tidur bersama, walaupun tidur saling memunggungi tetap saja kan, mereka tidur bersama.

"Jangan pikirkan hal yang aneh-aneh cepat tidur...aku pindah hanya karena merasa tidak nyaman" mata Yixing membulat, enak saja Joonmyun mencap dirinya memikirkan hal yang aneh, memang Yixing itu namja seperti apa ? Yixing membalikan badannya menatap punggung Joonmyun, Yixing menggigit bibir bawahnya, sangat yakin kalau Joonmun sudah tertidur. Yixing menghela nafas dan memilih menyusul Joonmyun untuk mengarungi alam mimpinya, dari pada bertanya sesuatu yang Yixing sadari bersifat sangat pribadi.

Yixing sama sekali tidak sadar, kalau Joonmyun belum sepenuhnya tidur. Dia hanya memejamkan matanya saja, Joonmyun membalikan badannya yang otomatis membuatnya berhadapan dengan Yixing. Tangan Joonmyun terangkat, mengusap surai Yixing yang halus dengan lembut.

"Tidak sayang, pertunangan itu akan batal...pasti"

.

.

.

.

TBC

Haiii semuaaa ketemu lagi sama Arang #DilemparKaleng

Gimana ? Gimana ? Chap ini gimana ? Arang ngerasa kok rada gimana gitu ya ? Be Te We, Arang bikin chap ini sambil denger lagu Only You punya 2pm #GakAdaYangNanyaArang...Di chap ini cluenya banyak keluar lho~ udah ketebak banget kan ?

Kritik dan saran selalu ya :D hehehe oh bilang juga ya kalau ada bagian yang bikin pusing lalu kasih saran hehehe

Terima kasih banyak untuk semua yang baca cerita absurd dan aneh ini baik yang review, Fav, Fol/? Atau yang sekedar baca terima kasih amat sangat.

Okay saatnya...BALASAN REVIEW yeay!

SodariBangYifan : Junmen sama...udah ketebak dong Junmen sama siapa :D Yep abang Chanyeol kkk~ Junmen siapa ya ? Dia tetep kaya gak ? pasti ketebak dong di chap ini hehehe. Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

Myunicorn91 : Huwaaaa di chap ini kayaknya pertanyaannya terjawab semua deh wkwkwk :v Huwaa udah next ini. Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

Tabifangirl : Oh ya ? Huwaaa makasih banget...ini next chapnya hehehe, makasih semangatnya. Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

Xing mae30 : Aaaaa dibilang sayang huwaaa T_T ini termasuk lama gak ? maafin Arang nah lho...silahkan ditebak kkk~ Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

MommyTao : Huwaaaa maafin Arang T_T ini pasti termasuk lama maafin arang nah lho... bisa aja bener...bekunkan memang sesuanu/?

GabyGaluh : Ahhh begitu ya ? Maafin Arang T_T Chap ini gimana ? tolong kasih tahu Arang lagi ya ^^ makasih hehehe. Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

chenma : gak apa kok ^^ nah semua udah kejawab di chap ini kan ? udah Arang bikin jelas banget lho hehehe...yang ditahan hehehe kakak udah tahu jawabannya dong Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

Fujoshiexost couple : Huwaa di bilang sayang ^^ eh ini udah termasuk fast belum ? hehehe. Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

seksibingo : Nah sepertinya kakak sekarang udah tahu deh hehehe ^^ makasih banyak justru Arang yang harus bilang makasih kakak hehehe...aduh dapet emot cium T_T . Terima Kaih Reviewnya. Review lagi ya ^^

joonxing : T_T maafin Arang T_T ini juga gak update asap maaf T_T . Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

YixingUnicorn : Huwaaa makasih udah nungguin T_T...ini SuLay moment nya gimana ? ini udah cukup terungkap belum ? hehehe...maafin Arang updatenya gak kilat T_T harusnya Arang yang bilang makasih hehehe. Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

BangMinKi : Mungkin...Mungkin...dan kemungkinan bisa aja terjadi hehehe ^^Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

nur991fah : Hehehe mungkin aja benar gak ya ? hehehe. Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

lickable-art : Wow nicknamenya unyu aduh Arang dipanggil kakak ini udah update hehehe ^^ Terima Kasih Reviewnya. Review lagi ya ^^

.

.

.

.

Huwaaa Arang gak nyangka masih ada yang mau baca, yang mau fav dan fol/? , dan juga masih ada yang mau review! . Omo! Arang beneran gak nyangka.

Arang gak tahu harus ngucap apa lagi selain terima kasih banyak untuk semuanya T_T Arang bener-bener berterima kasih

Love all :*

Review ?