APPLE AND ORANGE
Cast: Min Yoon Gi (Suga) , Jimin, Kim Taehyung (V) , Kim Seok Jin, Jung Hoseok (JHope), Kim Namjoon, Jeon Jungkook.
Genre: Romance, Friendship, Family
Rated: T
Disclaimer: Cast hidup milik tuhan.
WARNING: TYPOS, little OOC, AU, TG
(Ket: Jimin Yeoja, Jin yeoja)
#Chapter 2#
"Hyung…. Bangunlah, dasar tukang tidur! Kalah dengan adik-mu sendiri yang bangun lebih pagi darimu!"
Seorang namja bersurai mint yang dibangunkan adiknya itu langsung membuka mata, dia melihat adiknya yang sudah rapih akan berangkat ke sekolah. "wow, anak rajin sudah bangun rupanya", "iya! Dan hyung orang termalas yang kukenal. Kau itu kakakku, harusnya beri contoh yang baik padaku", Jungkook pun dengan kesal pergi meninggalkan Min Yoon Gi, kakaknya itu.
"lebih baik hyung segera pergi ke kebun untuk melihat hasil buahnya! Aku dengar dari appa, bahwa hari ini panen untuk Apel Hijau" Yoon Gi yang mendengar teriakan Jungkook langsung mengangguk ngangguk mengerti, "Apel Hijau, aku suka apel itu!" lantas, dia bergegas menuju kamar mandi untuk mensucikan (?) dirinya.
-Apple And Orange-
Kembali lagi pada Jimin, sekarang waktunya dia pergi bersama Taehyung ke sekolah barunya. Urusan mengurusi kepindahan Jimin, Taehyung yang urus karena ini memang kemauan Taehyung (sepupu baik). Rambutnya sudah berganti jadi hitam, dan proses pewarnaan rambutnya tidak usah diceritakan.
"Jim, jika rambutmu sudah panjang.. jangan diikat ya? diurai saja"
Jimin yang mendengar Taehyung berkata seperti itu langsung tertawa, "yang benar saja, aku tidak akan pernah mau memanjangkan rambutku" Taehyung memutar bola matanya, "pantas saja kau sering di bully" Jimin mengangguk, "ini style ku dan aku tidak mau merubahnya" Jimin mengenakan dasinya.
"ahh kau ini susah sekali jika diberitau. Aku lebih tua darimu, menurutlah padaku" Jimin tersenyum lalu berbalik dan melihat Taehyung yang bersandar di tembok dengan tangan yang dilipat ke depan, pose nya membuatnya terlihat keren seperti model, "wow.. kau keren sekali. Kau jadi model saja!" seru Jimin antusias, Taehyung menggelengkan kepalanya, "siapa yang akan mengurus kebun Jeruk itu? dasar bodoh!", "jual saja!" Taehyung membelakkan matanya, "kau gila? itu warisan dari ayah ibuku, dasar!"
Taehyung pergi dari kamar Jimin, membuat Jimin terdiam sesaat, "apa aku terlalu.. ahh.. Taehyung! Taehyung!" Jimin menyusul Taehyung sambil membawa tas-nya.
"Tae mianhe!" Taehyung masih saja berjalan menuruni tangga, "hei.. maafkan aku!", anggap saja Taehyung sedang balas dendam karena Jimin berkata seperti itu. Taehyung agak sensitif semenjak ditinggal orang tuanya, jika ada pembicaraan menyangkut 'Kebun', 'Orang Tua'. Ya beginilah.. marah dan pergi.
Dug!
"Ahh Tae! Aku terjatuh! Sakit sekali! Sepertinya aku tidak akan masuk sekolah" Taehyung yang mendengarnya langsung berbalik dan melihat Jimin yang meringis kesakitan sambil memegang kakinya, Taehyung mendadak panik dan mendekati Jimin, "ishh hati hati, kau ini ceroboh sekali. Akan kuangkat kau ke ka…"
Chu~
"satu sama!" Jimin berdiri langsung kabur ke bawah menuju keluar, meninggalkan Taehyung yang mematung di tempat karena mendapat kecupan ringan di bibir oleh Jim- Tunggu.. Bibir?
"YA! PENDEK! AWAS SAJA KAU!"
Teriakan nya memang tidak sesuai dengan hatinya, meski dia berteriak protes karena tidak terima karena dia pertama kalinya mendapat kecupan. Tetapi Taehyung tidak bisa bohong kalau dia menyukai Jimin sejak lama, yaa sejak Jimin menduduki bangku SMP.
"terima kasih Jimin" ujarnya sambil tersenyum lalu menyusul Jimin dan berlagak seolah olah dia marah besar pada Jimin, padahal kebalikannya.
-Apple And Orange-
"hei tuan Jeon, kenapa kau melamun seperti itu?"
Jungkook menatap malas teman yang ada didepan-ya, Jung Hoseok. "memang kenapa? Aku menakutkan jika melamun?" Hoseok menggeleng, "tumben saja, biasanya menggoda para yeoja" Jungkook menghela nafas, "ahh bosan. Mereka semua tidak menarik!" Hoseok duduk di sebelah Jungkook.
"bosan dengan suasana, atau bosan dengan para yeoja itu?" Jungkook melihat ke luar jendela, "keduanya" Hoseok menepuk tangan nya sekali seraya berkata, "aku punya solusi, sebaiknya kau-" belum selesai bicara, Jungkook langsung menyela, "itu.. itu siapa? Dia perempuan atau laki laki?" Hoseok yang penasaran langsung melihat keluar jendela juga.
"itu… Jimin! Jimin pindah ke sekolah ini!" Hoseok langsung berlari untuk menghampiri Jimin yang ada di gerbang sekolah, sementara Jungkook? Yang pasti dia kebingungan dengan tingkah teman satu kelasnya itu, ingin ikut ke bawah.. tapi malas, tidak kebawah.. penasaran. "ahh sudahlah.."
Tetapi diam diam, Jungkook tersenyum kecil. "yang penting aku sudah tau namanya kan? Dia yeoja. . Tapi.. mungkin dia tomboy.. ahh ini kesempatan bagus. Aku tidak akan bosan lagi untuk seterusnya.."
-Apple And Orange-
Jimin menunggu Taehyung keluar dari kantor, ada pembicaraan pribadi dengan kepala sekolah katanya. Jadinya Jimin menunggu keluar, banyak murid murid yang berlalu lalang sambil menatapnya dengan berbagai macam ekspresi.
"kenapa mereka melihatku begitu sih? Aneh sekali.."
Jimin yang bosan pun akhirnya memainkan game kesukaan-nya, Criminal Case. "ahhh kenapa aku harus mencari bintang lagi? Energy nya sudah hampir habis.. aku minta sajalah pada orang."
"Jimin! Jimin!" Jimin menghentikan kegiatan-nya dan menoleh ke samping kanan, "sebentar, dia siapa?" Jimin melihat seseorang yang memanggilnya dan melambaikan tangan-nya, "Hoseok? Jung Hoseok!" dan yang dipanggilnya itu sesuai dugaan-nya, "Kau pindah kesini?" Jimin mengangguk, "coba kutebak.. diberi peringatan oleh guru tentang warna rambut?" Jimin terdiam sebentar, "tidak juga. Aku disuruh tinggal bersama Taehyung" Hoseok mengangguk mengerti, "ahh begitu.. oh iya, kapan kita buat koreographer lagi? Disini ada Ekskul dance loh!" Jimin tersenyum, "ya.. kapanpun bisa."
"ehh Hoseok kan?" Taehyung yang baru keluar dari ruangan langsung menunjuk Hoseok, "sunbaenim? Waaa.." Hoseok memeluk Taehyung, "hei lepas lepas.. aku nanti disangka Gay!" Hoseok melepas pelukannya, "aku terlalu antusias" Taehyung menggelengkan kepalanya, "karena kebetulan kau ada disini, antarkan sepupuku yang cantik tomboy ini ke kelasnya, dia sekelas denganmu" mata Hoseok berbinar, "benarkah? Waaaaa ini adalah hari bahagia untukku!" Taehyung dan Jimin tertawa melihat ke-antusiasan Hoseok.
"kenapa kau tidak ikut mengantar aku juga?" tanya Jimin, "aku harus mengurusi kebun dulu pendek!" Jimin mengercutkan bibirnya, "baiklah.. nanti jemput aku ya!" Taehyung mengangguk, "tapi aku agak telat menjemputmu, karena kau pulang jam 3 sore. Yaa sekitar jam 5 kujemput" Jimin menghela nafas, "itu namanya bukan agak telat lagi bodoh..", "nanti aku yang akan menemaninya bersama temanku Jungkook, tenang saja.. ada Hoseok disini" ujar Hoseok sambil menepuk pundak Jimin. "ahh baiklah, syukurlah kalau begitu. Aku harus pergi ya! jangan buat ulah!" Taehyung pergi meninggalkan mereka.
"eh Hoseok, siapa Jungkook?" Hoseok tersenyum, "murid tampan yang terkenal dengan ke-playboy-an nya. Dia berganti ganti pacar, dan selalu menggoda yeoja manapun di sekolah ini" Jimin bergidik ngeri mendengarnya, "semoga dia tidak tertarik kepadaku" Hoseok tertawa, "ahh kau ini suka sekali bercanda. Nahh itu dia kelas kita! Ayo masuk, sepertinya Yuan songsaenim sudah datang."
-Apple And Orange-
Yoon Gi berada di kebun Apel milik keluarganya, dia membantu Ayahnya memetik Apel Hijau yang segar dan sudah pasti enak untuk dimakan. Karena Apel Hijau ini bukan Apel yang asam, tapi manis.
"kemana anak itu? Katanya mau kesini" Yoon Gi melihat jam nya berulang kali.
"hei! Maaf kami telat!"
Seorang namja dengan baju santainya menggandeng seorang yeoja yakni pacarnya, mereka menghampiri Yoon Gi. Dan senyum manis Yoon Gi mengembang melihat kedua teman-nya ini datang.
"kapan kau pulang?"
"kemarin"
Yoon Gi melempar dua buah Apel kearah mereka, "makanlah selagi segar!" mereka berdua mengangguk, "terima kasih"
"ah. Tidak usah berterima kasih begitu.. Namjoon, Jin"
Mereka bertiga tertawa dan melanjutkan obrolan-nya, "Namjoon, kau menyuruh Jin untuk diet atau bagaimana? Badan-nya kurus begitu!" Jin tertawa, "iya dia yang menyuruhku diet, waktu itu berat badanku benar benar tinggi dan dia semenjak itu di manapun kapanpun dia selalu menelponku untuk berolahraga. Dan beginilah.." Yoon Gi mengangguk mengerti, "tapi bagus.. kau kencan denganku mau?" Namjoon membelakkan matanya, "kau mulai lagi, dasar pendek!" ejek Namjoon, "ahahaha.. aku hanya bercanda!".
"hei!" mereka bertiga berbalik dan melihat Taehyung menghampiri mereka sambil membawa box, "apa itu?" tanya Jin, "ini Jeruk Jin sayang.." Namjoon menjitak Taehyung, "dasar!" mereka tertawa kecuali Namjoon yang cemberut karena dijaili terus, "ini untuk kalian, dan Yoon Gi.. mana janjimu untuk memberiku Apel?" Yoon Gi menunjuk ke belakang, "Ada di sana, nanti aku ambilkan.. dan Jeruk ini?" Taehyung tersenyum, "untuk kau harus lebih banyak. Jin dan Namjoon dua saja"
"ahh tidak adil!" protes Namjoon, "ahaha.. bercanda, minta saja pada si Suga ini!" Jin mengangguk, "kami akan minta semuanya saja! Haha", "Suga, kapan kau pulang?"
Hanya Taehyung yang selalu memanggil Yoon Gi dengan sebutan Suga, berhubung mereka sangat dekat seperti sahabat jadi tidak boleh ada yang memanggil Yoon Gi dengan sebutan Suga selain Taehyung. Dan Yoon Gi juga memanggil Taehyung dengan sebutan V.
"kemarin. Aku lelah sekali mengurusi kebun di luar negeri.. aku malas disana, lebih baik aku disini. Daegu!" Taehyung menghela nafas, "ya.. lebih baik di tanah kelahiran daripada luar negeri!".
-Apple And Orange-
"nahh ini dia murid baru-nya. Hoseok, kau duduk di tempatmu dan murid baru.. Silahkan kenalkan dirimu!"
Jimin ragu ragu, tangannya sudah keringat dingin. Dia ini mau berkenalan atau mau skripsi? Ahh lupakan.
Jimin membuka mulutnya, "Jimin, salam kenal. Aku Jungkook!" yang lain sontak kaget dan melihat ke bangku belakang, begitupun dengan Jimin. "Jungkook, bisa diam sebentar? Kau bisa berkenalan dengan-nya nanti" Jungkook mengangguk dan tersenyum "baiklah, lanjutkan" ujarnya santai.
"Namaku Jimin, pindahan dari Busan. Salam kenal, semoga kita berteman baik" Jimin membungkukkan badan-nya, "baiklah Jimin, kau bisa duduk dengan.. ahh kebetulan Jungkook duduk sendiri. Jadi kau bisa duduk dengan-nya" mendengar nama Jungkook, Jimin benar benar memasang mesin DANGER dijantungnya. Dia masih ingat perkataan Hoseok tadi, dengan pelan dia menghampiri bangku Jungkook. Terlihat Jungkook yang senang dan menepuk nepuk kursi di sebelahnya yang kosong.
"sit down with me, okay?" Jimin mendengus kesal dan duduk dengan sangat terpaksa, Hoseok berbalik ke belakang karena Hoseok duduk di depan mereka, "Jimin.. semangat ya belajarnya" Jimin tersenyum dan mengangguk, "iya" tanpa mempedulikan Jungkook yang menatapnya, dia pun mengambil buku dari tas nya dan segera membuka nya, tapi Jungkook.. dia masih betah melihat wajah Jimin.
"hei yeoja tomboy berambut hitam yang cantik, aku ingin mengatakan sesuatu"
Jimin masih tidak mau mempedulikan Jungkook. Tidak hilang ide, Jungkook membisikkan sesuatu di telinga Jimin, dan bisikan Jungkook membuatnya membelakkan mata dan menatap Jungkook. Jika kau ingin tau bisikannya, ini yang Jungkook bisikkan.
"kau sangat sexy"
TBC.
.
.
.
Maaf ya aku malah post ff yang ini, aku punya alasan ko kenapa post ff ini dulu dan belum lanjutin yang Our maknae, Dongsaeng VS Hyungdeul..
yang pasti aku bakal lanjut.
