¤uchida tokugawa¤ present:

Naruto dan DXD punya orang jepang.

Maaf klo bnyak typo dan kesalahan2 karena author newbie.

¤play¤

Siang harinya diklub penelitian ilmu gaib terlihat naruto sedang bersantai sambil memakan es cream rasa jeruk mittelt juga sedang makan es cream vanila disebelahnya dengan gembira,sepertinya hanya mereka berdua saja yang ada didalam club karena penghuni lainya masih beraktivitas sekolah.

"hei Mittelt-chan" panggil Naruto yang sudah menghabiskan es cream nya.

"ya onii-chan" respon Mittelt tanpa menoleh karena masih fokus dengan es cream yang ada dihadapanya.

"apakah kamu setuju jika kita mempunyai apartement sendiri dengan begitu kita tidak akan merepotkan Rias lagi" tanya serta saran naruto.

"terserah onii-chan saja ,kalau Mittelt sih selalu mengikuti kemanapun onii-chan pergi,karena onii-chan satu-satunya yang paling berharga dalam hidup ku" jawab Mittelt serta sedikit merona diakhir kalimatnya.

Naruto juga sedikit merona mendengar pengakuan Mittelt namun sedetik kemudian tersenyum lebar karena ia bisa menolong seseorang yang bernasib hampir seperti Naruto kecil dulu pas dikonoha." baiklah kalau begitu Mittelt-chan, onii-chanmu ini akan mencari pekerjaan part-time dulu sampai mempunyai uang yang cukup untuk membeli apartement setelah itu kita langsung pindah OK!" semangat Naruto dan Mittelt hanya tersenyum manis.

"hm! GANBATTE ONII-CHAN!" balas Mittelt memberi semangat ka Naruto.

Cklek!

Naruto yang mendengar pintu dibuka kemudian menoleh melihat wanita bersurai hitam sampai bahu dan memakai kacamata hitam mengkilat yang menambah kesan galak serta dibumbui wajah datar yang membuat Naruto flashback mengingat wajah sahabatnya yang tak kalah datar dengan wanita duhadapanya ini.

"anoo...ada apa ya?" tanya naruto ragu ragu kehadapan wanita dihadapanya yang menatapnya intens.

"kau murid baru yang dikatakan rias kan?" bukanya menjawab pertanyaan Naruto wanita tersebut malah balik bertanya.

"ya benar, memangnya ada apa ya" jawab Naruto sambil meneguk ludah.

"kenapa kau tidak masuk kelas hari ini,apakah kamu membolos jika iya maka ikut aku keruang OSIS akan ada hukuman yang membuatmu menyesal karena telah membolos" balas wanita itu sambil tetap berwajah datar.

"w-wakatta aku akan segera kekelas kalau begitu emm?" jawab Naruto yang terputus karena tidak tau nama wanita yang ada dihadapanya.

"Sona..Sona Sitri ketua OSIS di kuoh gauken" balas Sona memperkenalkan diri.

"oh pantas saja,sekalinya dia ketua OSIS , sudah wajahnya sama kayak teme, serem amat" batin naruto ngeri mempunyai ketua osis seperti sona."baiklah sona-chan kalau begitu aku kekelas dulu, dan oi Mittelt onii-chan kekelas dulu ya, jaa" kata naruto sambil berjalan keluar club.

Sona yang mendengar kalau Naruto memanggilnya dengan suffix 'chan' pun hanya memerah karena dalam hidup seorang Sona sitri yang berani memanggilnya dengan suffix 'chan' hanya okaasama nya dan onee sama nya, dan belum pernah ada lelaki yang bernai memanggilnya dengan suffix 'chan' bahkan parraege nya memanggil dengan istilah kaichou. Sona yang sudah sadar dari lamunanya kemudian ingin meninggalkan ruang club karena akan melanjutkan patrolinya melihat sekilas kearah Mittelt kemudian tetap melanjutkan berjalan keluar. " jadi dia malaikat jatuh yang dilindungi Naruto-kun yang diceritakan rias waktu itu" batin Sona yang juga tanpa sadar menambahkan suffix 'kun' diakhir nama naruto.

Sekarang kita beralih ke tokoh utama kita yang tadi mencoba membolos dihari pertama nya bersekolah, yang sekarang berada didepan kelas dengan seorang guru.

SREEKK! Bunyi pintu geser dan masuklah sang sensei dengan tenang sambil diikuti Naruto.

"OHAYOU SENSEI"

Sapa anak kelas tersebut sambil membungkuk hormat.

"Ohayou" balas sensei. "minna mulai hari ini kita akan mendapat teman baru dari kanada" jelas sensei sambil melihat naruto.

"coeg! Kanada itu dimana negara mana! Yang gua tau cuma konoha dan elemental nation., ini pasti ulah rias"batin nista Naruto kemudian melihat Rias yang duduk paling pojok dan disampingnya ada Akeno yang tersenyum.

Naruto kemudian mendeathglare Rias yang hanya dibalas dengan senyum kikuk dan Akeno yang tertawa kecil sambil menutupi mulutnya.

"nah Uzumaki-san silahkan perkenalkan dirimu" perintah sang guru yang dibalas anggukan oleh naruto.

"perkenalkan namaku Uzumaki Naruto dari kanada, hobiku makan ramen dan hal yang tidak kusukai adalah menunggu ramen serta orang yang seenaknya sendiri,cita citaku belum terpikirkan" jelas Naruto yang direspon oleh siswa lain dengan sweatdrope ada juga yang mengatai maniak ramen dan ditatap tajam (oke yang menatap tajam ini hanya Rias) dan ada juga yang merona karena naruto ini tampan.

"baiklah uzumaki-san silahkan duduk disebelah himejima-san"perintah sang guru.

"ha'i sensei" jawab naruto kemudian berlalu kearah Akeno yang tersenyum melihat Naruto. "hai akeno-chan" sapa naruto kemudian duduk dan mulai tidur.

"hai juga Naruto-kun" balas Akeno yang memperhatikan wajah Naruto yang tertidur kemudian memerah. "ternyata wajah Naruto-kun kalau sedang tertidur sangat tampan ya" batin Akeno, sedangkan Rias yang melihat dari jauh hanya cemburu entah karena apa dan memperhatikan pelajaran lagi.

TENG-TENG

Bunyi bel tanda istirahat telah tiba dan para siswa pun langsung berhamburan keluar dengan satu tujuan yaitu 'KANTIN', namun berbeda dengan tokoh utama kita yang malah pergi keatap sekolah dan menemukan sebuah bangku kemudian duduk nyantai disana.

"haaah...dunia ini masih membuatku bingung dan juga bisakah aku membuat perdamaian didunia ini" tanya naruto entah pada siapa.

Namun tiba tiba dari langit turun seorang dengan memakai jubah putih khas rikudo dengan rambut raven sepunggung dan juga jangan lupakan mata memukau,.

Naruto yang melihat seseorang itu pun hanya menatap datar saja kemudian bertanya. "ada keperluan apa sampai Madara datang kesini hm?" tanya naruto.

Madara yang mendengar itu pun mendengus kemudian menatap naruto datar "Bukankah kemarin sudah kubilang bahwa aku akan menyuruh anak buahku atau aku sendiri untuk menjemputmu dan membawamu kelaboraturiumk" jelas Madara.

"untuk apa aku ke laboraturiummu madara? Ingin mengambil kyubii heh?" tanya serta sindir Naruto.

"tentu saja tidak bocah! Jika aku ingin mengambil kyuubi maka sudah aku lakukan dari kemarin,." jelas Madara yang diawali bentakan.

"ha'i ha'i, kalau begitu ada apa dilaboraturiumu Madara?"

Tanya naruto.

"nanti aku jelaskan pada saat kau sudah melihat barang temuanku dan juga jika sudah mu." jelas Madara misterius.

Kemudian Madara dan naruto pun pergi menggunakan shunshin kelaboraturium madara.

¤MADARA LABORATORY¤

"jadi ini yang ingin kau tunjukan kepada aku Madara." tanya naruto sambil melihat pedang didalam tabung yang berisi cairan hijau (pedang tatsumi di akame ga kill).

"tentu pedang ini sangat istimewa Naruto. Aku dapat merasakan energi naga yang sangat besar didalam pedang ini namun pedang ini bukan sejenis senjata dragon slayer atau senjata pembunuh naga maupun roh naga yang disegel kedalam pedang ini, melainkan pedang ini adalah naga itu sendiri." jelas Madara dan Naruto hanya ber OH ria.

"memangnya kau mendapatkan pedang ini dari mana Madara? " tanya Naruto.

"hmm kalau itu..."

¤flash back¤

Madara yang telah berada diakherat pun akhirnya tiba didepan shininggami dan madara hanya menatap datar sang shininggami tanpa ada rasa takut. Shininggami yang melihat Madara memandangnya tanpa ada rasa takutpun menyeringai.

"MENARIK SEKALI! ADA SEORANG MANUSIA YANG TIDAK TAKUT TERHADAP DEWA SEPERTIKU,BIASANYA MANUSIA AKAN LANGSUNG BERSUJUD SUPAYA TIDAK AKU MASUKAN DALAM RUANG PENGHAKIMAN, HAHAHAHA!" teriak shininggami kemudian tertawa.

Madara yang mendengar itu tetap memandang datar shininggami yang berada dihadapanya tanpa rasa takut seolah hanya dialah satu satunya manusia yang tidak mempunyai rasa takut.

"SIAPA NAMAMU WAHAI MANUSIA ?' Tanya shininggami sambil menyeriangai menujukan giginya yang runcing(shininggaminya kaya dinaruto segel shiki fujin)

"Madara..Uchiha Madara, "jawab Madara datar tanpa expresi

"OH !TERNYATA KAU MADARA-CHAN ,,MANUSIA YANG BERHASIL KABUR DARI RUANG PENGHAKIMAN(pas di hidupkan oleh obito) DAN AKHIRNYA KEMBALI LAGI KESINI SEKARANG ,SUNGGUH MENARIK ADA MANUSIA SEPERTI KAU MADARA-CHAN" jelas shininggami dan menyeringai.

Shininggami pun memberikan suatu pertanyaan keMadara "MADARA -CHAN JIKA KAU AKU BERI SATU KESEMPATAN HIDUP DIDUNIA BERBEDA DAN AKU INGIN KAU MEMBANTU SESORANG MENCIPTAKAN PERDAMAIAN DISANA APAKAH KAU BERSEDIA HM?" tanya shininggami sambil memandang Madara.

"jika aku diberi kesempatan hidup lagi ya..." Tanya Madara memastikan dan sedikit menerawang masa lalunya." dulu cita cita ku bersama Izuna dan Hashirama adalah membawa perdamaian namun pada saat kematian adik tercintaku aku sudah kehilangan tujuan hidup namun masih ada Hashirama yang menuntunku kejalan yang benar,namun perbedaan pikiran antara Hashirama dan Tobirama tentang klan uchiha lah yang membuatku memutuskan untuk keluar desa dan akhirnya menjadi haus kekuatan. Dan berakhirnya aku yang terbunuh oleh kaguya karena rencana mata bulan yang aku kira adalah rencana yang bisa membuat dunia ideal seperti yang dikatakan zetsu hitam ternyata hanya akal akalan zetsu untuk membangkitkan kaguya, dan mulai saat itu aku menyerah pada kehidupan ini dan akan menerima segala akibat yang aku buat diakherat nanti, persetan dengan harga diri seorang uchiha madara yang setinggi langit, hanya saja sang uchiha madara sekarang akan membuka lembaran baru yang lebih bersih dari pada lembaran yang sebelumnya yang penuh akan kegelapan.

Jelas Madara penjang lebar.

Sedangkan shininggami hanya memperlebar seringai nya "BAIKLAH KALAU BEGITU BERSIAPLAH KAU MADARA AKAN MEMBANTU MEMBUAT PERDAMAIAN DIDIMENSI BARUMU! HAHAHAHA!" ucap shininggami sambil tertawa.

Kemudian dibelakang Madara tercipta black hole dan menyedotnya.

"T-tunggu aku belum memutuskannya" jelas Madara.

"JAANE! U-CHI-HA-MA-DA-RA! "ucap shinggami sebelum madara menghilang.

Madara sekarang pun terombang ambing di ruang dimensi yang entah dia ketahui nya,namun tiba tiba dia melihat seekor naga berwarna merah sebesar lapangan sebakbola terbang mengarah kepada Madara, madara pun mengaktifkan mangekyou sharinggan yang sama persis seperti milik Obito sehingga sang naga hanya menembus tubuh Madara.

Naga berwarna merah itupun kaget dan terbang lagi kehadapan madara kemudian berbicara yang membuat madara sedikit menaikan alisnya.

"Berhentilah manusia!" teriak naga tersebut.

Madara pun berhenti dihadapan naga tersebut kemudian bertanya. "ada apa ?" tanya madara dengan nada datar.

"menarik sekali ada ras manusia yang tidak takut pada great red yang agung ini" jelas sang naga sambil menyeringai.

Madara yang mendengar itu hanya speechless "wow hari ini aku dikatain menarik oleh 2 mahluk luarbiasa, sebegitu menariknya kah aku sampai dibilang seperti itu" batin Madara narsis.

"untuk apa aku harus takut kepadamu hm great red" jelas madara

Great red pun semakin menyeringai mendengar kata kata Madara."hal apa yang membuatmu begitu berani dihadapanku madara" tanya great red.

"oh hal apa yah..." kata Madara. "jika dewa jubi saja pernah kusegel dan kutaklukan mengapa denganmu aku harus takut hm? Tanya Madara.

Great red pun sedikit kaget pada saat mendengar nama juubi." kau bilang menaklukan juubi, HAHAHAHA! Jangan bercanda manusia!, bahkan trihexa pun akan imbang jika berhadapan dengan juubi" jelas great red.

"mengapa aku harus berbohong kepadamu great red" tanya Madara yang dituduh berbohong

Great red pun memandang Madara ingin mencari kebohongan namun hasilnya nihil tidak menemukan kebohongan."baiklah aku percaya, dan juga kenapa kau bisa sampai di celah dimensi ini?" tanya great red.

"aku diberi kesempatan kedua dan juga ditugaskan untuk membantu seseorang membuat perdamaian didimensi ini" jelas madara.

Sedangkan great redpun terdiam seperti mengingat sesuatu. "aku mengingatnya bahwa beberapa hari yang lalu ada seorang remaja berambut kuning dan aku merasakannya dia sama sepertimu mempunyai aliran energi. Dan ia juga sama persis didalam ramalan ayah kami yang akan membawa perdamaian" jelas great red.

"Uzumaki Naruto kah?" tanya Madara pada diri sendiri.

"dan aku mempunyai suatu hadiah untukmu Madara" jelas great red

,kemudian didepan madara muncul suatu pedang yang ditatap madara datar. "untuk apa kau memberikan aku pedang great red, aku sudah mempunyai gunbai" jelas madara.

"simpanlah pedang itu suatu saat pedang itu akan sangat membantu" jelas great red.

"Baiklah kalau begitu, dan juga jika ingin keluar dari sini maka lewat mana great red?" tanya Madara yang sudah memasukan pedang pemberian great red dalam fuin penyimpanan.

"lewat sini" kata great red sambil menyobek dimensi dibawah madara kemudian madara tersedot kedalam robekan dimensi tersebut.

Dan disinilah madara sekarang terjun dari ketingiian 50ribu kaki diatas permukaan laut akibat ulah great red "what the hell" ucap madara yang terjun dari ketinggian, kemudian madara mengaktifkan susanoo nya pada saat akan mendarat di sungai kecil yang terdapat seorang paman yg asik mancing di pinggirnya.

"BYURRR!"

"COEG IKAN IKANKU KABUR SEMUA!"

Bunyi tabrakan air dan susanoo madara dan suara sumpah serapah seseorang karena ikan2nya kabur semua.

"hah sialan great red," ucap Madara.

"hoi-hoi siapa kamu tiba tiba jatuh dari langit dan membuat ikan disungai ini kabur semua." tanya sang paman yang sedang memancing tadi.

Kemudian madara menanyakan tentang dunia barunya itu dan dia akhirnya diangkat menjadi malaikat namun langsung menjadi malaikat jatuh yang membuat Azazel menghela nafas berat karena Madara mencoba membunuh Michael karena diperintah.

¤flash back end¤

"oh begitu ya,ternyata kau memang sudah berubah ya Madara" kata naruto sambil tersenyum.

"hm" hanya itu jawaban madara. "sekarang coba lah senjata ini Naruto" jelas Madara

"wakatta" balas Naruto kemudian mengambil pedang tersebut kemudian Naruto merasakan suatu energi masuk kedalam tubunya ,Naruto dapat melihat seorang pemuda dengan surai coklat secara samar samar (tatsumi) dalam pikiranya.

¤MIND SCAPE¤

"siapa kau" tanya naruto dihadapanya sekarang ada seorang pemuda bersurai coklat,

"Aku adalah temanmu yang akan membantumu menguasai INCURSO, naruto" jelas sang pemuda " dan juga perkenalkan namaku adalah Tatsumi"

"INCURSO?" bingung Naruto.

"ya INCURSO pedang yang kau pegang saat ini" jelas Tatsumi.

"oh pedang itu" kata naruto "bagaimana caranya agar aku dapat menggunakan armor itu " tanya Naruto.

"Untuk menggunakan INCURSO kau tinggal berkonsentrasi dan mengatakan INCURSO otomatis itu akan bekerja." jelas Tatsumi, "dan untuk efek samping sepertinya tidak ada karena kekuatan fisikmu sudah melampaui cukup untuk menyeimbangkan dengan INCURSO" Jelas Tatsumi.

"baiklah kalau begitu argatou Tatsumi-san " cengir naruto.

"ha'i ha'i" balas Tatsumi tersenyum

Kemudian Naruto mulai menghilang dari alam mind scapnya.

¤MIND SCAPE END¤

"hah! Hah! Aku mengerti" jelas Naruto.

Sedangkan Madara hanya memandang bingung Naruto.

Kemudian Naruto berdiri dan memegang pedangnya dan memasang kuda2 dan berteriak "INCURSO" secara tiba tiba tubuh dan membuat Madara harus menyipitkan matanya karena terlalu silau.

Asap pun mulai menghilang dan menampakan Naruto yang sekarang memakai armor berwarna putih abu abu dengan bagian helm armornya adalah kepala naga (teigu incurso tatsumi) dan juga terlihat Madara yang menyeringai.

"sugoii! "teriak Naruto kagum melihat armornya.

"sudah kubilangkan bahwa itu akan " kata Madara

"hehehe arigatou Madara" balas Naruto.

"haah sekarang pergilah" usir Madara

" kau ini, tp apa boleh buat, jaane Madara" ucap naruto dan terbang dengan armornya.

Sedangkan Madara hanya tersenyum tipis.

"lembaran baru heh" gumam madara

¤FBC¤

FANFIC BERSAMBUNG COEG