¤HAPPY READ¤

Op' ost: Courage (Haruka Tomatsu)

¤Uchida Tokugawa¤

-Present-

.Naruto belong's Masashi Kishimoto.

Naruto © Kishimoto M.

.

.

.

.

.

.Shin seikatsu Uzumaki Naruto.

Warning: Abal" , geje, typo,alur kecepatan, dll.

Chap XI (Vertikal)

Sekarang diatas sebuah bukit yang terletak disamping hutan tempat Naruto mengaktifkan sihir portal tersebut terdapat Naruto yang sedang berdiri didepan sebuah sebuah makam dan memandang makam tersebut dengan pandangan kosong.

Setelah beberapa menit menatap makam tersebut akhirnya Naruto berbalik mau melangkah pergi namun langkahnya kembali terhenti dan melirik makam tersebut untuk terakhir kalinya.

"Tenang saja Mittelt-chan, Onii-chanmu ini akan membalaskan dendamu" Desis Naruto pelan yang kemudian kembali melangkah pergi meninggalkan bukit tersebut.

Sedangkan Madara dan Issei sekarang sedang berada diruang klub penelitian ilmu Gaib dan sedang ditanyai banyak pertanyaan dan juga ada yang menangis saat mendengar berita bahwa Mittelt telah tewas,namun yang paling sedih diklub itu adalah Akeno yang mengkhawatirkan keadaan Naruto, sedangkan Kaguya hilang entah kemana.

"Jadi bagaimana keadaan Naruto? Madara-san" Tanya Rias yang juga mengkhawatirkan keadaan Naruto,sedangkan Akeno hanya menangis sedari tadi.

"Dia baik baik saja, paling sekarang dia hanya membutuhkan waktu untuk menenangkan pikirannya saja" Jelas Madara datar.

"T-tapi aku ingin derada disisinya sekarang ini, untuk membantunya menenangkan diri *Hiks*" Ucap Akeno sambil terisak.

Madara yang mendengar itu hanya memutar matanya malas, "Biarkan saja dia sendiri, aku yakin dia dapat melewati ini ini semua seorang diri" Sambung Madara pelan, sedangkan yang lain hanya terdiam.

Cklek!

Semua perhatian diklub itu terlaihkan saat mendengar pintu ruangan klub itu terbuka dan menampakan Naruto yang sedang menatap mereka semua dengan datar dan pandangan yang kosong.

"Naruto" Ucap Issei dan Kiba bersamaan, sedangkan yang lain hanya terdiam dan memandang Naruto dengan sedikit menaikan alis karena melihat rambut Naruto yang berubah warna menjadi kuning ke abu abuan(Kaya Cloud di final fantasy) sedangkan dulunya berwarna kuning cerah.

"Aku-"

Grep!

"*hiks* syukurlah kau kembali dengan selamat Naruto-kun *Hiks* Syukurlah"

Perkataan Naruto terputus saat mendapatkan pelukan erat dari Akeno yang saat ia memasuki Ruangan tersebut Akeno sudah langsung berlari kearahnya berniat untuk memeluknya.

"Akeno-chan bisa tolong lepaskan pelukannya" Ucap Naruto datar,sedangkan Akeno yang mendengar perkataan Naruto barusanpun kaget dan langsung menatap Naruto yang sedang memandangnya datar.

"K-kau kenapa Naruto-kun?" Tanya Akeno saat merasakan bahwa sifat Naruto berubah menjadi lebih dingin.

Naruto yang mendengar pertanyaan Akeno barusan hanya menatapnya sekilas kemudian menatap seluruh penghuni ruangan tersebut dengan datar.

"Aku memutuskan untuk keluar dari klub ini dan juga aku keluar dari sekolah ini karena suatu misi yang tidak dapat kujelaskan, jadi terimakasih untuk waktu menyenangkan yang pernah kalian berikan padaku dulu" Ucap Naruto datar kemudian melangkah pergi keluar dari ruangan tersebut.

Sedangkan beberapa penghuni disana beberapa detik kemudian setelah berhasil mencerna arti dari perkataan Naruto barusanpun akhirnya shock karena perkataan Naruto tadi adalah salam perpisahan.

"Naruto-kun! /Naruto!"

Brak!

Tap!

Tap!

Suara teriakan Akeno dan juga Issei yang keluar dari ruangan klub tersebut untuk mengejar Naruto ,namun sayangnya saat mereka keluar untuk mengejarnya Naruto telah terlebih dahulu menghilang tanpa jejak.

"Dia seperti aku dulu" Ucap Madara pelan yang masih setia duduk disofa yang berada diruanh klub tersebut.

*Hiks*

*Hiks*

"Naruto no bakaa"

Isak Akeno yang semakin bersedih karena ditinggal oleh Naruto, sedangkan Issei hanya memandang Hujan dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Apa yang sudah terjadi denganmu Naruto?" Bisik Issei pelan.

Sedangkan Naruto yang sedari tadi melihat kejadiaan itu dari dalam armor teigu Incursionya (Dalam mode invisibel/menghilang) hanya bisa tersenyum miris karena jika ia tidak melakukan ini maka akan ada korban lagi dan ia tidak ingin melihat orang yang ia sayangi terluka bahkan mati sudah cukup Ia kehilangan Mittelt saja dan tak ingin kehilangan lagi, setelah itu Naruto kembali melangkah menjauh dari bangunan sekolah tersebut.

¤Uchida¤

Sudah hampir dua jam Naruto berjalan tanpa tujuan dan akhirnya ia memutuskan untuk berteduh disebuah bangunan tak terpakai, Naruto yang baru memasuki Bangunan tersebut sedikit menaikan alis saat ia melihat seorang pemuda yang memakai pakaian ala china dan membawa sebuah tombak yang diletakan dibahunya sedang tersenyum kearahnya.

"Kau Naruto uzumaki" Tanya Pemuda tersebut sambil tersenyum

"hn, apa maumu?" Balas Naruto dengan Nada datar.

Pemuda tersebut hanya menyeringai saat orang didepanya ini memang Naruto uzumaki, dan dengan pelan pemuda itu melangkah kearah Naruto kemudian menjulurkan tanganya kearah Naruto.

"Perkenalkan namaku Cao-Cao dan aku ingin menawarkan kau untuk bergabung dengan organisasi golongan Pahlawan" Ucap Cao Cao sambil tersenyum Ramah, Sedangkan Naruto hanya diam dan memandang datar pria dihadapanya ini beberapa saat.

"Apa untungnya aku memasuki organisasimu?" Tanya Naruto datar.

Cao-cao yang mendengar pertanyaan Naruto barusan kemudian tertawa pelan entah karena apa atau memang yang dikatakan Naruto barusan adalah sebuah lelucon.

"Bukankah kau ingin melindungi orang yang kau sayangi heh?" Balas Cao-cao pelan, sedangkan Naruto ekspresinya sedikit mengeras ketika mendengar atau menyangkut orang yang ia sayangi.

"Tau apa kau tentangku?" Ucap Naruto sinis sambil memandang Cao-cao tajam dan tidak sampai beberapa detik kemudian Naruto berbalik dan meninggalkan Cao-cao.

"Bukankah kau dendam dengan kematian adikmu! Bukankah kau ingin membalaskan dendamnya! Bukankah kau ingin menghancurkan organisasi yang terdapat anggota yang telah membunuh adikmu!"

Naruto langsung menghentikan langkahnya dan ketika mendengar teriakan Cao-cao barusan dan dengan cepat Naruto menolehkan kepalanya menghadap Cao-cao.

"Kau tau tentang Organisasi itu?" Tanya Naruto tajam dan tersirat amarah disetiap nadanya, sedangkan Cao-cao hanya menyeringai tipis mendengar pertanyaan Naruto barusan.

"Tentu aku mengetahui organisasi yang baru saja hampir menghancurkan organisasi kami karena menolak bekerja sama" Balas Cao-cao pelan yang membuatnya ditatap Naruto sedikit kaget.

Naruto sempat kaget ketika mendengar bahwa Organisasi pria dihadapnya ini telah hampir dihancurkan oleh organisasi yang telah membunuh adiknya itu.

"Aku sedang mengumpulkan kekuatan besar untuk membalas dendam organisasiku untuk menghancurkan Organisasi tersebut dengan cara mencari kekuatan didunia ini dan salah satunya aku menemukanmu dan mengikutimu beberapa waktu ini, jadi apakah kau mau masuk Organisasiku dan mari kita balaskan dendam ini" Ucap Cao-cao tegas dan diakhir kalimatnya ia mengulurkan tangan kearah Naruto yang menatapnya dengan ekspresi yang sulit diartikan.

Naruto hanya terdiam melihat Cao-cao yang mengulurkan tanganya kearahnya dan menunggunya membalas uluran itu, tidak sampai beberapa menit kemudian Naruto melangkah mendekati Cao-cao dan menatapnya datar setelah itu.

Grep!

"Aku ikut dengan Organisasimu, namun jika semua tujuanmu ini diluar dari perkataanmu ini maka aku tak segan menghancurkan organisasimu Cao-cao" Ucap Naruto pelan sedangkan Cao-cao hanya kembali terkekeh pelan.

"Kau bisa mempercayaiku Naruto"

-Azazel place-

Sedangkan disebuah sungai yang terletak dipinggir kota kuoh, dapat terlihat terdapat seorang pria bersurai coklat dengan jambul pirang yang sedang duduk ditepian sungai sambil memegang sebuah stik pancing dengan tenang.

Tap!

Tap!

Tap!

Namun ketenangan pria tersebut terusik saat ia mendengar suara langkah kaki yang mendekat kearahnya dan juga ia kenal dengan pemilik aura orang yang mendekatinya ini ,kemudian dengan malas pria tersebut menoleh kearah sosok yang mendekatinya itu.

"Tumben kau kesini Madara? Kau membuat ikan-ikan disungai ini ketakutan dengan wajah datarmu itu tahu" Tanya Azazel yang diakhir kalimatnya juga mengandung kalimat ejekan kepada Madara yang menatapnya datar dan tidak merespon ejekan Azazel barusan.

"Apakah pertemuan fraksi akan benar dilakukan?" Tanya Madara yang langsung to the point, sedangkan Azazel yang mendengar pertanyaan Madara barusan hanya terkekeh pelan.

"Maa maa~ tidak bisakah kau bersantai sedikit Madara? Ayolah duduk dulu sini" Ucap Azazel sambil terkekeh dan dengan pelan Azazel mengambil sebuah minunan kaleng disampingnya dan melemparkanya kearah Madara yang berhasil ditangkap Madara sempurna.

Madara hanya menatap Azazel yang terkekeh seusai ia menangkap Minuman tadi dan akhirnya ia menghela nafas pelan, kemudian melangkah mendekati Azazel dan duduk disebelah Azazel yang memancing.

Cklek!

Glek~

Glek~

"Haah~ Entah mengapa Perdamaian dunia ini sangat sulit dicapai bukan?" Ucap Azazel pelan sambil memandang aliran sungai dihadapanya, sedangkan Madara hanya terdiam dan tidak membalas perkataan Azazel barusan.

"perdamaian kah? Padahal dulu aku sangat berambisi dengan perang, sungguh ironis" Batin Madara yang mengingat sifatnya dulu yang memang ia sering sesali saat berada didunia ini , andaikan waktu bisa diulang maka ia akan mendengarkan perkataan Hashirama dulu ketika ia akan pergi dari konoha, namun nasi telah menjadi bubur dan sekarang Madara hanya menjalankan goresan kehidupanya disebuah kertas putih polos tanpa ada coretan tinta lain bahkan noda karena ia hanya mau mengubah cara pandang hidupnya saja.

"Oy Madara" panggil Azazel yang membuat lamunan Madara buyar dan kembali kealam nyata, Madara hanya melirik kearah Azazel yang memanggilnya barusan.

"Hn?"

"Apakah benar bahwa Naruto menghilang?" Tanya Azazel pelan, sedangkan Madara hanya kembali diam tidak menjawab pertanyaan Azazel barusan dan Azazel mengerti arti dari respon Madara barusan.

"Begitukah" Desis Azazel pelan.

"Dia mengingatkanku dengan sifatku dulu saat kehilangan Adiku" Ucap Madara pelan, sedangkan Azazel hanya diam dan kembali memancing lagi.

Madara yang merasa bahwa pertanyaan awalnya tadi belum dijawab oleh Azazel akhirnya kembali bertanya.

"Jadi apakah pertemuan Antar Fraksi akan dilakukan Azazel?" Tanya Madara.

"Benar dan Akan dilaksanakan Lusa ,di gedung kuoh akademy atau lebih kau kenal diklub penelitian ilmu gaib" Jawab Azazel pelan sedangkan Madara yang mendengar jawaban Azazel barusan akhirnya melangkah pergi karena tujuanya datang kesini untuk menanyakan sesuatu ke Azazel terlah selesai, namun baru beberapa langkah Madara menghentikan langkahnya.

"Katakan kepada semuanya nanti bahwa aku akan mendatangi pertemuan tersebut sebagai anggota fraksi Manusia" Ucap Madara dan kembali melanjutkan langkahnya sedangkan Azazel hanya tersenyum kecil.

"Omoshiroi"

At Naruto

Sedangkan disebuah bangunan kastil kuno yang berada disebuah pedalaman hutan kini terlihat ramai dibagian tengah ruangan tersebut, banyak terdengar suara canda tawa serta suara godaan seorang wanita dan jika perhatikan serta melihat kejadian apa yang terjadi didalam castil tersebut adalah seorang pemuda bersurai kuning gelap/Krem yang sedang dirangkul oleh wanita bersurai hitam dengan telinga kucing yang ada diantara kepalanya.

"Kau tampan sekali nyaa~" Ucap Wanita tersebut sambil menjilat kuping pemuda bersurai pirang gelap atau lebih kita kenal dengan nama Naruto, sedangkan Naruto hanya diam dengan ekspresi datar.

"Hey Kuroka jangan menggoda anggota baru kita" Ucap seorang manusia yang memiliki fisik seperti kera atau memang mahluk itu adalah kera jika menurut Naruto karena hampir seluruh tubuh mahluk tersebut ditutupi bulu layaknya seekor kera.

"Benar apa yang dikatakan Bikuo-Niichan , Nee-chan jangan menggoda anggota baru" Tambah seorang gadis bersurai pirang sama seperti Naruto yang menggunakan topi penyihir dan disebelah gadis tersebut terdapat seorang Pria yang sedang duduk sambil menatap interaksi mereka dengan senyum tipis.

"Mou~ aku hanya menyambutnya saja" Ucap Kuroka yang sepertinya mengelak tidak menggoda Naruto dan hanya menyambutnya saja ,namun pandangan yang lain berbeda dengan maksud Kuroka yang menyambut Naruto dan terlihat malah seperti menggoda.

"Oh ya kenapa Taichou lama sekali?" Ucap Manusia kera atau yang sudah Naruto tau namanya adalah Bikou itu berucap dengan Nada malas karena hampir satu jam menunggu kedatangan Taichou atau Cao cao.

Cklek~

"Nah itu yang baru kau bicarakan sudah datang Bikou" Ucap Pria yang tadi duduk disebelah gadis pirang yang memakai topi penyihir.

Cao cao yang baru datang dan memasuki ruangan tersebut kemudian menatap Naruto dan tersenyum kecil.

"Selamat datanh dimarkas kami Naruto dan apakah kau sudah akrab dengan mereka" Ucap Cao cao sambil tertawa kecil diakhir kalimatnya sambil menunjuk anggota lain satu persatu, sedangkan Naruto hanya mengangguk pelan.

"Bisa kalian perkenalkan diri kalian" Ucap Cao cao pelan yang diberi anggukan oleh yang lain dan kemudian bangkit dari duduk mereka.

"Perkenalkan namaku Bikou, aku adalah putera dari sang legenda monyet pertapa Sun wokong" ucap Bikou yang membuat Naruto sedikit menaikan alis karena ia lumayan mengetahui legenda sun wokong ,dan jika benar monyet didepannya ini adalah anaknya maka kekuatanya tidak bisa diremehkan.

"Arthur pendragon, salam kenal Naruto-san" Ucap Pria yang tadi duduk disebelah gadis bertopi penyihir tersebut sambil tersenyum seperti Sai.

"kalau aku Le-fay pendragon adik dari Arthur Nii-chan , salam kenal" Ucap gadis bertopi penyihir itu dengan ceria yang sempat mengingatkan Naruto dengan teman shinobinya dulu.

"kalau aku kau pasti sudah kenal Nyaa~ Aku kuroka Nyaa~" Ucap wanita yang menggoda Naruto tadi dengan nada sensual yang membuat Cao cao menghela nafas karena tingkah anggotanya yang suka menggoda orang.

"Hei sudah kubilang jangan menggoda anggota baru ,dasar kucing binal" Ucap Bikou dengan nada ejekan sedangkan Kuroka yang mendengar ejekan Bikou barusan ,kemudian menatapnya tajam.

"Diam kau dasar Kera Homo" Desis Kuroka yang membuat Bikou terjungkal dari duduknya dan Arthur yang menutup mulutnya menahan tawa.

"memang beginilah sifat mereka Naruto ,harap dimaklumi" Ucap Cao cao sambil tersenyum tipis sedangkan Naruto hanya mengangguk dengan wajah datar.

"Naruto" Panggil Cao cao pelan dan direspon Naruto yang menatapnya seolah bertanya tujuan dia memanggil dirinya barusan.

"Aku ingin kau menemani aku mendatangi pertemuan perdamaian antar fraksi dan kau adalah perwakilan sebagai fraksi manusia" Ucap Cao cao pelan sedangkan Naruto hanya mengagguk.

"Kapan?" tanya Naruto singkat.

"Lusa kita akan pergi mendatanginya" Balas Cao cao pelan.

U.C.D

Diruang penelitian ilmu gaib sekarang telah berkumpul para anggota Rias dan juga Kaguya serta Madara yang sedang membicarakan soal pertemuan antar fraksi yang akan diadakan lusa dan juga Madara yang bilang bahwa ia dan juga Kaguya akan mendatangi pertemuan tersebut sebagai anggota fraksi manusia dan dibalas anggukan oleh Rias.

"akan kubicarakan nanti ke Onii-sama, Madara-san" Ucap Rias yang dibalas kalimat 'Hn' oleh Madara.

Sedangkan Akeno hanya diam dan juga sifatnya memang agak berubah menjadi lebih pendiam sejak kepergian Naruto, bahkan sifat menggodanya saja sudah jarang dan bahkan ia gunakan dan itu membuat dirinya ditatap khawatir oleh para anggota klub yang lain terutama Rias sang sahabat dan rajanya, dirinya juga merasa kehilangan namun ia percaya bahwa Naruto pasti memiliki tujuan yang masih dia sembunyikan dan tidak akan berbuat hal hal yang salah karena ia percaya.

"Akeno-chan~ Jangan bersedih terus , aku yakin bahwa suatu saat nanti Ashura-kun pasti kembali" Ucap Kaguya sambil tersenyum kearah Akeno, sebenarnya Kaguya tau tujuan Naruto karena bisa membaca isi hatinya saat itu namun Kaguya memilih untuk merahasiakannya ,entah karena apa dan hanya Kaguya saja yang mengetahui itu.

Sedangkan Akeno yang merasa dipanggil Kaguya barusan hanya menoleh perlahan dan kemudian tersenyum kecil, " Tentu saja Kaguya-san , ia meninggalkan istrinya sendiri disini, dan jika ia tidak kembali maka aku akan mengejarnya sampai keneraka pun" Ucap Akeno pelan bahkan menyerupai bisikan namun itu tetap dapat didengar oleh yang lain dan sempat membuat Kiba dan Madara sweatdrope mendengarnya.

"Sejak kapan Naruto menikahinya?" Batin Madara/Kiba.

Issei yang yang sudah keluar dari alam Sweatdropenya kemudian bangkit dari duduknya dan menatap Akeno dengan mata ber api api.

"tenang saja Akeno-chan ,aku juga akan berlatih menjadi kuat dan kemudian membawa sipirang tampan itu pulang kesini ,ke keluarga yang menunggunya" Ucap Issei dengan semangat yang membuat Madara dan Kaguya tersenyum kecil serta ditatap Akeno kaget dan diakhiri senyuman juga.

"Arigatou Issei-kun" Balas Akeno sambil tersenyum, sedangkan Madara hanya tersenyum simpul.

"Bocah yang menarik" Batin Madara.

Madara yang sudah merasa bahwa tidak ada keperluan lagi akhirnya bangkit dari duduknya dan berpamitan kepada Rias bahwa ia akan kembali ke Lab nya.

"Kalau begitu aku pamit pergi dulu Rias" Ucap Madara datar sambil melangkah menuju pintu keluar klub tersebut.

"Tentu Madara-san" Balas Rias.

Setelah Madara pergi akhirnya Rias menyuruh untuk para anggotanya kembali kerumah mereka masing masing dan menyisakan Kaguya dan Rias diruang klub karena Kaguya tinggal diklub tersebut bersama Rias.

"Nah Kaguya-san, aku tinggal dulu ya" Ucap Rias.

"Tentu Rias-chan" Balas Kaguya sambil tersenyum, sedangkan Rias hanya mengangguk dan melangkah kekamarnya namun ketika akan memasuki kamarnya Rias kembali terdiam karena mendengar perkataan Kaguya.

"Apakah kau percaya kepada Naruto uzumaki?" tanya Kaguya sambil tersenyum, sedangkan Rias hanya terdiam sebentar kemudian juga ikut tersenyum.

"Aku percaya Kaguya-san" kemudian Rias memasuki kamarnya meninggalkan Kaguya yang sedang tersenyum sendiri.

"Baguslah kalau begitu" Ucap Kaguya pelan dan kemudian bangkit dari duduknya dan melangkah menuju kamarnya.

-Pertemuan Fraksi-

Hari pertemuan pun tiba dan sekarang digedung kuoh akademi atau lebih tepatnya diruangan penelitian ilmu gaib telah berkumpul para petinggi Fraksi yang akan melangsungkan perjanjian perdamaian.

"Jadi semua telah berkumpul heh" Ucap seorang pria yang memiliki jambul pirang dan menggunakan Yukatta dengan nada malas.

"Kurasa sudah Azazel" Balas seorang pria pirang dan memiliki tanda haloo diatas kepalanya dan juga duduk diseberang Pria yang bernama Azazel tersebut.

"Sabar Azazel, ku dengar bahwa kita kedatangan tamu yang mengaku dan mewakili fraksi manusia" Ucap Pria bersurai merah yang sedang duduk bersandar disamping Azazel itu sambil menatap keluar jendela, sedangkan Azazel hanya terdiam ketika mendengar kalimat Sirzech tentang fraksi manusia itu.

"Apakah orang itu..." Batin Azazel

"Apakah benar bahwa ada fraksi manusia Sirzech-san?" Tanya pria pirang yang tadi sempat menjawab pertanyaan Azazel dengan mengerutkan alis pertanda bingung dan penasaran.

"Benar Michael-san , kata adiku bahwa akan ada fraksi manusia yang mendatangi pertemuan ini, dan dia bernama Uchiha Mad-!"

Cklek!

"Gomen aku terlambat, apakah pertemuannya belum dimulai?"

Perkataan Sirzech terhenti ketika pintu ruangan itu terbuka dan menampakan sosok Uchiha Madara yang dibelakangnya diikuti oleh Kaguya.

"Ah! Tidak Madara-san , silahkan duduk" Ucap Sirzech yang sudah keluar dari lamunanya dan kemudian menarik kursi menyuruh Madara untuk duduk.

"Kau tampan juga sebagai fraksi manusia~" Ucap satu satunya mou perempuan disana dengan nada menggoda sambil menatap Madara, sedangkan Madara hanya berekspresi datar kemudian menatap seisi ruangan itu.

"Bisa kita mulai pertemuanya?" Ucap Madara.

"Tentu Madara, baiklah ayo kita mulai Sirzech, Kami dari pihak Datenshi mendukung acara perdamaian ini" Ucap Azazel sambil menatap setiap pemimpin fraksi diruangan itu.

"kami juga dari fraksi Tenshi mendukung perjanjian perdamaian ini, jadi bagaimana menurutmu Sirzech-san? Madara-san?" Tambah Michael setelah perkataan Azazel barusan, Sedangkan Sirzech hanya diam namun tidak lama kemudian tersenyum.

"Kami juga dari fraksi Akuma juga sangat mendukung perjanjian ini, namun perjanjian ini hanya butuh satu orang lagi untuk menyelesaikanya" Ucap Sirzech yang diakhir kalimatnya ia menatap Madara dan diikuti oleh para petinggi fraksi lain ikut menatap Madara.

Madara yang merasa diperhatikan kemudian mulai membuka suara datar khas seorang Uchiha.

"Aku juga mendukung perdamaian ini namun jika sampai ada salah satu dari fraksi kalian yang mengganggu fraksi kami maka aku tak segan untuk menghancurkan Underworld dan Heaven" Ucap Madara datar namun auranya mulai membesar dengan perlahan, sedangkan Sirzech dan Michael yang merasa terhina kemudian juga ikut menaikan Hawa auranya.

"Tenang saja Madara, kami tidak akan mengganggu dan memulai percikan perang kembali" Ucap Sirzech pelan namun berbanding terbalik dengan auranya yang juga mulai menyamai Madara.

"Baiklah kalau begitu aku menyetujuinya" Ucap Madara yang menghilangkan Auranya dan mengelurkan tangannya untuk memulai perdamaian yang akan membuat setiap fraksi aman dikemudian hari.

"Nah begitu lebih bai-!"

Blaaar!

Perkataan Azazel terhenti saat dengan tiba tiba atap ruangn itu hancur dan menampakan sebuah laser sihir berkapasitas gila yang melesat mengarah kearah mereka.

"ugh! Apa yang terjadi?" Tanya Azazel yang juga kaget dengan serangan dadakan tadi, namun ketika ia melihat sekililingnya ia melihat aura biru yang menyelubunginya serta para fraksi lain dari sihir tadi.

"Untung aku sempat melindungi kalian, jika tidak kita sudah menjadi abu" Ucap Madara yang mulai menghilangkan Susanoo nya dan menatap kearah serangan sihir tadi berasal guna mencari sipenyerang.

"Yare yare kau hebat juga Ningen , dan juga bukankah kau yang waktu itu sempat bertarung denganku? Kita bertemu lagi yo" Ucap sosok yang masih tertutupi oleh asap bekas ledakan tadi dan semakin lama semakin terlihat yang menampakan seorang pria yang sedang mengawang diudara dan mengenakan Baju zirah putih.

"Kau yang waktu itu?" Desis Madara pelan.

Blaaaar!

Perkataan Madara kembali harus terhenti saat tembok disampingnya juga hancur berkeping keping karena serangan seseorang.

"kheh? Jadi pertemuan fraksinya jadi kacau begini?" Ucap Seorang pria bersurai hitam dan memakai pakaian khas cina dan dibahunya ia menenteng sebuah tombak yang menguarkan aura suci yang gila,namum yang lain tidak kaget dengan kedatangan pria tersebut melainkan kaget karena pria yang ada disamping pria cina tersebut.

"N-naruto!?"

¤TBC¤

Yo akhirnya uchida up fic lagi , mohon maaf karena lama up ,sebab uchida banyak urusan :D

END OST: DISH (FLAME)

.THANKS FOR READ FIC UCHIDA.

.Shin seikatsu Uzumaki Naruto Belong's Uchida Tokugawa.

.Keep calm and read fic Uchida tokugawa.

-SAYONARA-