Because Your Body

KIM JONGIN X OH SEHUN

KAIHUN FIC!

Warning : YAOI, OOC, TYPO(s), dll~

.

.

.

× KS ×

.

.

.

Sehun yang ketahuan dan mendengar nya wajahnya memerah malu. Sedangkan Kai mendengus kesal.

"Huh sial, menggangu saja"

Sehun akan bangkit namun ditahan oleh Kai, "Kita lanjutkan baby~"

"Huh?"

.

.

.

.

.

Sejak pintu kamar yang ditutup Kyungsoo tadi telah dikunci Kai. mereka melanjutkan kegiatan yang sempat terganggu tadi,lebih tepatnya ini adalah kegiatan Kai.

Sehun yang ingin kabur karena sudah tau akan ada bahaya yang akan menimpanya langsung ditahan oleh Kai. Sehun memberontak, bahkan Kai sudah mendapat satu pukulan dipipi kirinya yang menurutnya lumayan juga.

Tapi mau bagaimana pemberontakan yang Sehun lancarkan tetap saja, akhirnya dia menyerah. Tenaga Kai yang kuat dan dirinya yang tidak memakai celananya memudahkan pemuda tan itu memanfaatkan kesempatan.

Bagaimana biasa kau memberontak saat tiba-tiba ada tangan yang memegang sesuatau diantara selangkanganmu yang sangat private dan belum tidur karna ulah pemuda tan tadi. Tentu saja tidak, dan itulah yang dialami Sehun.

Kai terus mencumbunya, mulai dari kembali mencium, meraba seluruh tubuhnya, melepas seluruh kain yang melekat ditubuhnya, dan bahkan sampai pemuda tan itu memasukinya.

Saat Kai memasukinya itu sungguh sangat menyakitkan, penyebabnya yaitu dirinya yang baru pertama kali melakukannya dan Kai yang tidak sabaran. Walaupun Sehun itu laki-laki tapi tetap saja rasanya sangat sakit. Ingin rasanya ia mencekik pemuda tan itu, tapi apa daya dirinya juga sudah sangat terangsang. Ck!

Sehun mendesah keras, Kai terus menggerakkan pinggulnya dengan cepat dan kasar dan terus menekan titik manis nya didalam. Belum lagi bibir Kai yang juga menghisap keras nipple nya yang membuatnya merasakan nikmat yang berlebih.

"Ungghhhh a-ahhh K-kai"

"Yes babyhh"

"pleaseehh ah ahh fasteerhh akhh" pinta Sehun. Kai tidak menjawab, tapi tetap menuruti apa yang sehun inginkan. Gerakannya semangkin cepat dan dalam, membuat sehun semangkin terhentak-hentak ke depan.

"Kau sangat nikmat Hun emmhh ah" ucap Kai

"ahhh ah ak-aku… sebentar lagihh" Kai yang mengetahui Sehun sebentar lagi akan mencapai klimaks nya semangkin gencar mengenjot lubang Sehun.

"AKHH AHHHH HHH" dan setelah beberapa tusukan yang dalam akhirnya Sehun klimaks dan kai menghentikan gerakannya. Sperma Sehun menyembur ke perut Kai dan perutnya.

Sehun masih berusaha mengatur napasnya, dirinya sudah lelah dan Kai dapat melihatnya, dengan perlahan ia mengeluarkan penisnya. Sehun mengerutkan keningnya bingung, pasalnya pemuda tan itu bahkan belum mencapai klimaksnya.

Dan kebingungannya terjawab saat Kai membalikkan badannya menjadi tengkurap dan menaikan pinggul Sehun agar menungging.

"Menungging sayang~" ucap Kai dengan suara berat dan serak.

Doggy Style.

Sebenarnya Sehun sendiri sudah sangat lelah, namun mengetahui Kai yang belum 'sampai' dan jika ia memohon untuk berhenti pun itu percuma saja. Kai tidak akan mengabulkannya, jadia dia hanya pasrah mengikuti kemauan Kai.

Rasanya ia ingin segera tenggelam dilaut saat menyadari dirinya sekarang lemah dihadapan Kai hanya karna sentuhan lelaki tersebut. Ah sudahlah ia tidak ingin membahas ini.

Setelah mendapat posisi yang menurut Kai pas dan nyaman. Ia mulai menciumi punggung Sehun lembut, kemudian ciumanya naik menuju leher dan telinga, mengulumnya sebentar lalu ciumanya turun hingga butt Sehun.

Yang satu ini adalah salah satu favoritnya selain lubang pemuda pucat ini. Tangannya menangkup butt tersebut, meremasnya gemas dan sesekali menampar butt Sehun. Sehun meringis merasakan butt nya diperlakukan seperti itu.

"ssttt pelan bodoh! uhh" ucap Sehun disela-sela ringisannya.

Kai tidak peduli dengan yang diucapkan Sehun, ia masih menikmati butt pemuda pucat itu dengan wajah penuh napsu dan sesekali mengeram rendah.

'Hanya dengan meremas butt nya saja mampu membuat penis ku tegang lagi ck!' batin Kai.

The Power Of Sebooty. Julukan yang sangat cocok untuk kehebatan butt Sehun itu.

Sesekali Kai juga menggesekkan penisnya dicelah lubang pemuda pucah itu. Karena sudah tidak tahan, Kai menghentikan remasannya dan mengarahkan penisnya didepan lubang Sehun.

Kai memasukkannya dengan perlahan, ia ingin merasakan pijatan dinding lubang Sehun. Entah karna Sehun yang merasa lelah atau pemuda itu yang sudah merasa tidak sabaran, tubuhnya terdorong ke belakang yang membuat penis Kai langsung masuk seluruhnya. Dan Sehun dapat merasakan lubangnya terasa penuh.

Kai menyeringai.

"Ugh tidak sabaran ya? Nakal sekali" ucap Kai sambil terkekeh pelan.

Sehun langsung menggelengkan kepalanya cepat, ia benar-benar tidak bermaksud seperti itu. Itu terjadi karena tubuhnya yang merasa sangat lelah.

"T-tidak akhhh ahh" ucapanya terpotong saat Kai menghentakan penisnya kuat.

Jongin menggerakan pinggulnya maju-mundur, berusaha mencari titik nikmat Sehun.

"Hhhh akkh ahh" desahan Sehun memenuhi kamar, peluh mengalir dengan perlahan dipelipisnya.

Sedangkan Kai merem-melek ke enakan, lubang Sehun luar biasa nikmat. Penisnya dicengkram kuat oleh Sehun, membuatnya tidak mau berhenti.

Kai menarik wajah Sehun ke samping lalu menciumnya kasar, tangan kirinya menggenggam penis Sehun dan mengocoknya, sedangkan tangan kanannya ia gunakan untuk memeluk Sehun.

Desahan keduanya teredam oleh ciuman mereka dan gerakan Kai pun semangkin cepat saat dirasa dirinya dan Sehun akan segera sampai.

Ciuman mereka terputus, "ahhh akkhh lebih c-cepat ahh aku-hh hampiirhh" Sehun berucap sesah payah.

"Tunggu sebentar stt" bisik Kai ditelinga Sehun, ia menciumi tengkuk Sehun.

Kai menambah kecepatanya, sedangkan Sehun membantu bergerak berlawanan arah. Sehun sudah tidak biasa menahan lebih lama lagi.

"Bersama" ucap Kai.

Sehun mendesah panjang dan Kai menggeram berat. Meraka berdua sampai bersama-sama, Kai menyemprotkan banyak sperma ke dalam Sehun yang membuat tubuhnya merasakan kehangatan.

Keduanya mengatur napas yang tersengal, lalu kemudian tubuh keduanya ambruk bersamaan diatas ranjang.

Kai memeluk Sehun dari belakang, sementara pemuda pucat itu sendiri sudah terlalu lelah dan akhirnya tertidur. Kai yang baru menyadari bahwa pemuda itu telah tidur hanya berdecak lalu kemudian ia tersenyum.

"Dasar!"

Dan ia pun memutuskan untuk melakukan hal yang sama dengan Sehun. Tidur.

Dengan mata yang sudah tertutup dan terdengar suara dengkuran pelan,menandakan bahwa Kai telah menyusul Sehun tidur. Tidak butuh waktu yang lama untuk membuatnya tidur.

Ya setidahnya istirahat sebentarlah.

Eum ngomong-ngomong, penis Kai masih berada didalam Sehun, belum Kai keluarkan setelah mencapai puncaknya tadi.

Ok sip! Tunggu saja apa yang akan terjadi jika Sehun mengetahuinya setelah ia bangun nanti.

.

.

.

.

.

"Kyungsoo" panggil Suho dari depan pintu dapur.

Kyungsoo yang mendengar namanya dipanggil menolehkan kepalanya kearah suara yang memanggilnya.

"Ya, ada apa Suho hyung?" Tanya Kyungsoo.

Suho berjalan kearah Kyungsoo dan berdiri didepannya, "Apa kau melihat Kai dan Sehun? Aku ada urusan dengan mereka berdua" jawab Suho. Kyungsoo tampak berpikir dan setelahnya dia langsung mengubah ekspresi wajahnya menjadi datar.

"Aku tidak tau hyung, mungkin sedang dikamar mereka" ucap Kyungsoo lalu membalikkan badannya dan melanjutkan kegiatan memotong bahan-bahan yang akan dimasaknya.

Kyungsoo kembali teringat dengan apa yang kedua maknae itu lakukan tadi saat ia mencari mereka. Niatnya ingin meminta bantuan, eh malah saat ketemu disuguhkan pemandangan yang errrr. Aish mengingatnya membuat dirinya bergidik.

"Oh ya sudah kalau begitu, aku akan menemui mereka" Kyungsoo yang sempat melamun tadi langsung tersadar kembali.

"Hyung tidak mau membantu ku memasak?" Tanya Kyungsoo, sementara Suho nyengir dan menggeleng.

"Tidak, aku tidak berminat" jawabnya.

Kyungsoo yang sedang memotong wortel, langsung menoleh dengan memegang pisau kearah Suho yang sudah bergidik ngeri.

Dengan cepat Suho langsung mengambil langkah seribu sebelum terjadi hal yang tidak di inginkan dan meninggalkan Kyungsoo yang menatapnya kepergiannya dengan wajah kesal.

"MAAFKAN AKU SOO" teriak Suho yang telah keluar dari daerah kekuasaan Kyungsoo, Dapur.

"Aish YA!" jerit Kyungsoo kesal.

.

.

.

.

.

Yeee chap 2 nongol \o/

Sebenarnya ini aku buat jadi chapter aja sih, nggak papa kan?

gimana untuk chapter ini? Makin gaje ya kkk … Enceh nya nggak hot? Pake kompor gas ok biar hot hahaha becanda :3

sorry klo ada typo bertebaran kkk~

ok minta review ya lagehhhhh~~~~