THE BRANDALS
Cast: Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
Other Official Pair
Summary : lika-liku kehidupan sekelompok anak remaja yang mencari jati diri dan menjalani progres menjadi dewasa di tengah gelimangan harta dan status sosial
KYUMIN-KYUMINFANFICTION-GS-CHAPTERFF-SCHOOLERA
GIDEHAE DO JHOWA LETS GO
-CHAPTER 6-
Kusut hal itu lah yang cocok untuk menggambarkan keadaan raut muka kyuhyun. Pagi tadi dirinya dan yang lagi dibangunkan paksa untuk belajar karena tutor mereka sudah datang dikediaman kerajaan Lee. Setelah selesai belajar dirinya dan yang lain digiring ke ujung desa untuk mengajarkan anak-anak yang tidak mampu beberapa mata pelajaran dasar. Sebenarnya kyuhyun tidak akan se kesal ini kalau saja anak kecil ini bisa dengan mudah menangkap apa yang dia ajarkan.
"Sabar Kyu namanya mereka tidak pernah merasakan bangku sekolah. Jadi, wajar saja daya tangkap mereka agak lama" Ujar Donghae
"Aku heran kenapa masih ada saja orang yang tidak bisa sekolah? Kemana tanggung jawab presiden kita kalau dia bahkan tidak tau disudut korea selatan ini masih ada anak yang tidak sekolah" Balas Kyuhyun
"Setidaknya, hari ini kita tau bahwa ada orang lain yang butuh bantuan kita tanpa harus menunggu bantuan mereka" Timpal Yesung. Ketiga pemuda ini sedang berada di dalam ruangan khusus untuk mengajar anak-anak lelaki. Sedangkan para wanita berada diruangan sebelah mengajarkan anak perempuan bidang kesenian.
"Hyung ini aku sudah menyelesaikan tugas yang hyungdeul berikan" Ujar salah satu anak.
"Dari 10 soal kau hanya benar 2 minseokie, ulang kembali yang salah kerjakan dengan teliti dan perlahan saja" Ujar Donghae.
"Aish kau ini bagaimana 5+6=11. Perhatikan ulurkan jari mu menjadi angka 5 simpan di kepala mu kata lima, lalu buat jarimu menjadi angka 6 setelah itu hitung mulai dari 5 yang kau simpan dikepala" Ujar Kyuhyun yang mengajar kepada salah satu anak dengan tidak sabaran.
"Satu, dua, tiga, empat, lima, enam. Enam hyung" Jawab anak bernama Kyungsoo.
"Astaga anak ini benar-benar menguji kesabaranku tuhan. Kyungsoo ah sudah aku bilang mulai berhitung dari yang kau simpan di kepala mu. Ada angka berapa yang ada dikepala mu tadi? Yang aku suruh simpan?" Tanya Kyuhyun.
"Lima"
"Mulai berhitung dari 5 lalu tambah dengan yang ada di jarimu sekarang"
"Lima, enam, tujuh, delapan, sembilan, sepuluh, sebelas. Sebelas ya hyung jawabannya?" Ujar Kyungsoo lagi
"Hem... begitu seterusnya kalau ada soal yang tidak bisa kau hitung dengan jarimu yang cuman ada 10. Simpan dulu dikepala ingat lalu mulai dengan jari yang di tanganmu, arra?" Kata Kyuhyun
"Ne hyung, gomawo" Balas Kyungsoo. Setelah itu Kyuhyun beranjak ingin keluar ruangan belajar.
"Mau kemana Kyu?" Tanya Donghae
"Biasa menghilangkan stress" Balas Kyuhyun
"Hati-hati terlihat Kyu" Timpal Yesung
"Aku tidak perduli" Jawab singkat Kyuhyun lalu bergegas keluar ruangan menuju belakang. Kyuhyun berjalan santai ke arah belakang dekat semak-semak sudut desa itu, merogoh kedalam saku celana panjangnya Kyuhyun mengeluarkan kotak rokok yang selama ini dia simpan dengan baik. Mengambil satu batang Kyuhyun lalu menghidupkannya dengan pematik yang juga selalu dia bawa bersama bungkus rokok tersebut.
Sebenarnya Kyuhyun, Yesung dan Donghae sudah sejak lama menyesap benda berwarna putih itu tanpa diketahui orang tua mereka. Sesekali ketika berkumpul dengan teman-teman yang lain mereka merasakan ketenangan nikotin tersebut. Untuk Yesung dan Donghae mereka hanya terkadang saja menyesapnya berbeda dengan Kyuhyun yang sepertinya sudah mulai sebagai pecandu. Karena setiap ingin meringankan kesal hatinya dia selalu melampiaskannya dengan menyesap sebatang bahkan lima batang rokok.
Setelah menghabiskan dua batang rokok Kyuhyun kembali berjalan ke dalam ruangan dan menemukan teman-temannya sudah berkumpul bersama. Diliriknya jam yang bertengger di tangan kirinya. Pantas saja mereka sudah berkumpul waktu sudah mulai sore dan mereka harus kembali ke istana untuk belajar tata krama dan bahasa daerah oleh halmonie dan harabojie. Melihat Kyuhyun di depan pintu rungan Sungmin bergegas berlari menghampiri Kyuhyun.
"Oppa dari mana saja? Oppa merorok lagi ya?" Ujar Sungmin
"Ne, oppa dari belakang. Bagaimana hari ini? anak-anak itu tidak merepotkan?" Tanya Kyuhyun
"Oppa jebal kali ini saja jangan nakal, Minnie mohon jangan merokok selama kita disini. Minnie takut oppa ketauan dan akan dimarahi habis-habisan oleh harabojie. Jebal oppa" Ujar Sungmin dengan nada memelas
"Kau sendiri tau sayang kalau aku tidak melampiaskan kekesalan ku dengan merokok maka harus ada satu manusia yang harus rela badannya babak belur aku pukuli" Bela Kyuhyun
"Oppa sudah dewasa, jebal berubah ne? Demi minnie disini saja tahan amarah oppa. Minnie tidak mau melihat oppa kenapa-kenapa" Kata Sungmin kembali.
"Ne oppa usahakan" Jawab Kyuhyun
"Yakso" Ujar Sungmin
"Ne, yakso chagi ah. Cha ayo kita pulang. Mungkin halmonie dan halabojie sudah menunggu kita". Ujar Kyuhyun.
Mereka semua berjalan keluar dari desa untuk menuju kembali ke kediaman kerajaan Lee. Sungmin berjalan agak lama dibelakang bersama Eunhyuk dan Ryeowook, entah bagaimana hari ini perasaannya sungguh tidak tenang. Perasaannya dari tadi pagi sudah was-was ditambah lagi ketika dia dan para eonni nya menghampiri ruangan yang biasa mereka tempati ketika istirahat hanya menampilkan wajah Donghae dan Yesung, tidak ada Kyuhyun disana. Dan perasaannya makin tidak tenang ketika menanyakan keberadaan Kyuhyun dan dijawab dibelakang sedang merokok. Sungmin bukan tidak tau kebiasaan Kyuhyun yang suka menyesap benda putih itu. Kalau boleh jujur dia juga tidak suka dengan kebiasaan Oppanya ini tapi mau bagaimana lagi melarang Kyuhyun sama saja menangkap nyamuk dengan sumpit. Sulit!
Sesampainya di istana mereka masuk kedalam kamar mereka tetapi sebelum Kyuhyun masuk kedalam kamar seorang pelayang istana menghadangnya dengan berkata,
"Raja besar menunggu anda di halaman belakang pangeran muda". Dengan rasa penasaran Kyuhyun berjalan kearah halaman belakang dan menemukan Halabojie Lee sedang berdiri menghadap kolam ikan.
"Ada perlu apa Halabojie dengan ku?" Tanya Kyuhyun tetap tanpa norma tata krama
"Hahaha selalu tidak ada etika ketika berbicara, dasar cho junior keras kepala" Ujar Halabojie
"Bojie, jika bojie hanya ingin mencari cela untuk kita ber adu mulut lebih baik nanti saja. Badanku sungguh lelah, aku harus mandi dan setidaknya beristirahat sejenak sebelum kelas etika malam dimulai" Balas Kyuhyun
"Berhenti merokok di desaku Kyuhyun ah. Aku tidak melarang mu merokok karena itu tanggung jawab orang tuamu. Aku hanya tidak ingin desa ku tercemar dengan hal negative. Merokoklah di kota jangan di desaku. Berbuatlah sesukamu di kota jangan di daerah kekuasaan ku" Balas Habojie
"Kalau begitu pulangkan aku dan yang lain dari sini" Desis Kyuhyun
"Bukan aku yang mengirim mu kesini tetapi orang tuamu. Kalau kau ingin pulang minta sama orang tuamu. Mau sampai kapan kau berbuat seperti anak kecil kyu?" Tanya Halaboeji
"Aku tidak pernah melakukan hal ke kanak-kanakan. Ini lah aku, kalau bojie tidak mau aku merokok sediakan setidaknya satu orang yang bisa ku pukuli untuk melampiskan betapa kesal nya aku harus berada disini" Kesal Kyuhyun
"Oh hanya itu yang kau ingnkan? Seseorang yang bisa kau pukuli hingga kesal mu hilang? Baiklah akan ku sediakan?" Balas Harabojie
"Dan jangan paksa aku melakukan hal yang tidak aku sukai" Teriak Kyuhyun
"Sudah ku bilang nak suatu saat kau akan mengerti apa yang sebenarnya kau lakukan sekarang. Suatu saat kau akan berterima kasih dengan apa yang dilakukan oleh orang tua mu untuk mu. Pikirlah dengan bijak nak berjuta- juta hidup manusia ada di tangan mu ketika kau menjadi pewaris keluargamu. Hal itu harus kau jalan kan dengan penuh bijaksana, strategi dan kepala dingin bukan dengan sebatang rokok, seorang manusia yang bisa kau pukuli atau bahkan alkohol" Nasehat Harabojie
"Aku juga tidak ingin menjadi pewaris asal kalian tau. Aku hanya ingin menjadi manusia bisa. Kalian bahkan tidak tau setiap kali hati ku berontak untuk bersikap sesuai dengan apa yang kalian ajarkan. Aku ingin merasakan namanya hidup. Hidupku hanya sekali biarkan aku menjalaninya dengan keinginanku bukan karena kehendak kalian" Ujar Kyuhyun
"Aku juga tau itu, tapi garis takdir mu sudah memilihmu menjadi seoarang pewaris kyu, mau tidak mau siap tidak siap suka tidak suka beban itu akan kau tanggung atau kau akan makin tersiksa melihat orang yang tidak salah terlantar hidupnya" Ujar Halabojie pelan
"Sudahlah halabojie hentikan perdebatan ini. Biarkan aku memikirkannya sendiri jangan berkata apapun lagi untuk sekarang. Biar aku pahami sendiri jalan cerita ini" Balas Kyuhyun
"Baiklah, jangan gegabah nak. Inagt pesanku kau bisa menjadi orang hebat jika kau bisa mengatur dirimu sendiri begitu juga sebaliknya kau bisa hancur jika kau membiarkan dirimu diatur oleh keinginan dan amarah hati mu. Lepaskan kekesalan mu sekarang itu dibelakangmu sudah ada prajuritku" Ujar Harabojie sambil berjalan.
Setelahnya kyuhyun langsung berbalik arah dan melayangkan pukulannya kearah muka prajurit tersebut. Prajurit tersbut terhuyung karena tidak siap dengan tindakan kyuhyun. Setelah menggumpulkan kembali kesadarannya diapun membalas pukulan kyuhyun dan melukai sudut bibir kyuhyun. Mereka berdua terus bergulat dan saling adu tonjos sampai akhirnya kyuhyun merasa puas dan lemah. Dia pun berhenti dan berjalan menuju kamarnya dengan muka memar, pelipis serta ujung bibir yang berdarah. Kedua tangannya juga sudah bengkak akibat meninju muka prajurit tadi.
"OPPAAA" Teriak Sungmin ketika dia melihat Kyuhyun yang berjalan melewati kamarnya dengan badan yang sudah babak belur.
"Oppa gwenchana? Oppa wae gurae? Kenapa begini? Sudah minnie bilang jangan nakal oppa. Hiks hiks lihatlah apa yang terjadi" Ujar Ssungmin sambil terhisak.
"Gwenchana chagi, oppa baik-baik saja" Bisik Kyuhyun lemah.
"Eonniii~ Oppa~ tolong" Teriak Sungmin karena melihat tubuh Kyuhyun yang sepertinya akan ambruk. Mendengar teriakan Sungmin membuat Yesung dan yang lain keluar bahka Halmonie dan Halabojie lee juga ikut keluar.
"OMO! Kyuhyun ah" teriak Eunhyuk
"Kyu wae gurae?" Tanya Donghae sambil berusaha mengangkat tubuh Kyuhyun dibantu Yesung. Mereka berdua memapah badan Kyuhyun menuju kamar mereka diikuti Eunhyuk dan Ryeowook yang memengang tangan sungmin yang sedang menagis hebat.
"Apa yang terjadi yeobo? Kenapa Kyuhyun babak belur begitu?" Ujar Halmonie Lee.
"Biarkan saja dia begitu. Dia sendiri yang ingin melampiaskan amaranya. Besok mungkin dia akan sadar dengan takdirnya" ujar Harabojie sambil menarik Halmonie untuk meninggalkan tempat dimana mereka sedang berdiri tadi.
"Apa yang tengah kau bicarakan?" Tanya Halmonie kembali
"Liat saja nanti, cha ayo kita masuk". Ajak Halabojie sambil berjalan dan dia bergumam di dalam hatinya,
"Kau memang orang yang tangguh Kyuhyun ah aku tau itu, tidak salah YoungWoon memilihmu menjadi menantu dan aku juga tidak akan salah menjadikan mu sebagai cucu menantu kerajaan ini"
TBC
Hai dut its back buat yang nungguin The Brandals. Uda mulai ke konflik nih, udah mulai perang batin. Next mungkin juga ada yang mulai perang batin juga dan konflik dengan si para orang tua kerajaan ini. Oke see you ya ditunggu reviewnyaaa. Byebyeee
