- Calon Suami -

.

.

Cast : Jongin Sehun dan keluarganya [di ff ini wkwk]

Genre: humor!

Disclaimer: sorry for typo and ooc, and thanks for respect to read, comment and not plagiarism

Summary:

Diantara Baekhyun, Jongdae, dan Jongin siapa yang akan menjadi calon suami Sehun?/ "Mandilah! Kau sangat berkeringat! Setelah itu bergabunglah dengan kakakmu di taman belakang..."/ "Memangnya ada tamu bu?"/"Calon menantu ibu..."/

Prev:

Setelah mendapatkan amplop itu, Sehun pun pergi ke kamarnya. Setiba dikasur empuknya, Sehun menyamankan dirinya di atas bantal-bantalnya. Membuka amplop putih itu pelan. Menemukan sebuah surat –mungkin?— dan juga sebuah... tiket?

HAH? WHUT?! I-INI KAN TIKET GD?! AAARGGHHH!

Mata Sehun berbinar-binar melihat tiket itu. Memeluknya erat-erat seakan tak mau hilang dari pandangannya sedetik pun. Lalu, Sehun teringat pada kertas yang mungkin berupa surat dari Jongin, surat minta maaf misalnya? Aih, Jongin~~

.

.


Chapter 6

.

.

Semenjak Jongin kembali ke asrama-nya, Sehun tak pernah berkomunikasi lagi dengan musuh bebuyutannya itu. Padahal dia sudah meminta kontak Jongin dari Baekhyun dan berakhir hanya dipandanginya di malam hari.

Hari itu, ya hari itu Sehun memutuskan Baekhyun untuk menjadi calon suami-nya. Keluarganya –dan juga keluarga Park pun— agaknya dibuat shock akan keputusan Sehun. Mungkin ini yang terbaik untuk Sehun, pikir mereka. Tapi entah kenapa Sehun juga masih ragu agaknya akan keputusannya sendiri.

Di pesta pertunangan Sehun dan Baekhyun pun, Sehun masih ragu. Memang dia tersenyum manis di hadapan semua tamu undangan. Tetapi, perhatiannya teralih saat ada sepasang anak muda yang datang. Oh, Jongin datang?! Dan... siapa itu? Seorang gadis heh?

Jongin dan gadis yang dibawanya pun menyalami Sehun juga Baekhyun, menghanturkan ucapan selamat atas pertunangan mereka. Jongin tersenyum kikuk pada Sehun. Begitupula Sehun.

"Oh, ini Taemin... sahabatku..."

Gadis yang adorable menurut Sehun. Beribu-ribu lebih baik dari Sehun. Dia gadis yang imut, mungil, dan juga menyenangkan. Tidak seperti Sehun, gadis albino dengan tinggi badan yang tak umum dan juga pribadi yang menjengkalkan! Baguslah... jadi, keputusan Sehun sudah benar kan?

.

.

Ini adalah tahun ke-enam nya hubungan Sehun juga Jongin jadi sedingin es. Mereka hanya berbagi senyum dan sapa jika bertemu. Entah apa yang membuat Jongin bersikap seolah-olah Sehun sudah menjadi kakak iparnya. Bukankah seharusnya memang begitu, Sehun? Entahlah, bukan itu yang diinginkan Sehun.

.

.

"SEHUN! KAU HARUS FITTING GAUN PENGANTIN HARI INI SAYANGGG!" teriak Junmyeon pada gadis bungsunya.

Oh, gaun pengantin ya? Sehun hampir lupa kalau sekarang dia harus berbagi waktu untuk mengurus pernikahannya. Yeah, tentu saja karena sebentar lagi Sehun menyelesaikan studi-nya di universitas Kyunghee. Tak lama lagi dia akan mendapatkan gelar sarjana bussiness management-nya dan setelah itu... tarraa! Dia akan resmi jadi Ny. Park Baekhyun! Okay, ini mudah tak sulit untuk dilakukan, iya 'kan Sehunie?

.

.

"Kau siap untuk hari ini?"

Oh yeah, sebenarnya Sehun lebih ingin dating dengan kasurnya daripada fitting gaun pengantinnya. Tapi, dia tak mungkin mengecewakan Baekhyun yang tampak excited hari ini kan?

Lima belas menit mereka habiskan di jalan. Sebenarnya mereka tidak hanya berdua sih. Ada Junmyeon mama, Kyungsoo eomma, Luhan dan... JONGIN?! Wth- why is he doing here?!

.

.

Tirai putih itu terbuka. Semua orang terpaku. Yeah, siapa yang tidak tahu calon pengantin tercantik saat ini? Dengan gaun putih menjuntai di lantai, bagian lengan yang sedikit menerawang –karena terbuat dari bahan tile— dengan kerah V yang cantik memperlihatkan betapa ayunya gadis itu. Apalagi rambutnya yang diikat kuncir kuda. Oh, jangan lupakan eyesmile-nya yang terbungkus dalam mata sipitnya itu! She is f*cking beautiful!

"SEHUNIE! NEOMU YEOPPO!" kata Luhan.

"Wuah, Sehunie, kau tidak sala jadi calon menantu eomma!" teriak Kyungsoo.

"Tentu saja, anak siapa dulu dong..." junmyeon menimpali calon besannya.

"Jangan lupakan calon suaminya dong... haha"

Semua tertawa atas ucapan Baekhyun, terkecuali dua orang di sana yang hanya tertawa canggung.

"Tapi Sehunie, bagian dadanya terlalu terlihat nanti mama akan bilang pada designer-nya...dadamu tak ada isinya begitu" gerutu Junmyeon.

"YA! EOMMAA!"

Semua kembali tertawa melihat pertengkaran anak dan ibu itu. Jongin yang semula tertawa canggung kini tersenyum malu-malu. Yeah, mengingat dulu waktu smp, Jongin pernah tidak sengaja memegang dada yang ehm –sebenarnya tidak rata juga sih hehe—. Duh, kenapa Jongin malah memikirkan itu?! Heol, Jongin sadarlah!

"Kau kenapa Jongin-ah? Kau sakit?" tanya Luhan.

""G-gwaenchana noona... aku baik-baik saja..." Jongin menggaruk tengkuknya.

"Oh ya Sehunie apa kau perlu ikat mahkota bunga?"

"Ya! Eomma! Stop treated me like five-kid anymore!" Sehun mempoutkan bibirnya.

Sekali lagi mereka menertawai tingkah Sehun yang kekanakkan itu. Bagaimana gadis kekanakkan ini akan menikah segera?

Sekarang giliran Baekhyun yang fitting tuxedo-nya. Kyungsoo dan Junmyeon pun menemani Baekhyun ganti baju.

Suasana awkward pun terjadi diantara Luhan, Sehun, dan juga Jongin. Tapi dewi fortuna sedang tidak berada di pihak Jongin atau pun Sehun. Secara ajaib, Luhan mendapatkan panggilan telepon entah dari siapa menimbulkan efek awkward yang luar biasa pada keduanya setelah luhan meninggallkan ruangan itu. Ruangan yang sebelumnya penuh canda tawa sekarang terlihat hampa.

"A-apa kabarmu?" Sehun memulai perbincangan.

"Jawaban apa yang kau mau? Apakah 'not too bad' cukup memuaskanmu?"

"YA! aish~~"

Mereka tertawa canggung. Yeah, hanya berdua. Its looks so weirdo, I swear!

"Apakah aku cantik dengan gaun ini?"

"Honestly, kau terlihat sama saja dimataku..."

Sehun memutar matanya.

"YA! Lalu untuk apa kau kesini hah?! Kau tidak membantu sama sekali! For sure!"

Jongin hanya tertawa. Yeah, setidaknya tawa-nya kali ini dengan tulus.

Suasana kembali hening. Kenapa harus dirinya sih yang memulai pembicaraan sih?! Pikir Sehun.

"Lalu... kapan kau akan melamar gadismu itu? Emm— siapa? Taemin?"

"Ne—?"

Ada jeda pada nafas Jongin sebelum ia melanjutkan ucapannya.

"Okay, then... aku akan melamarnya... as soon as you asked"

Deg! Hati Sehun entah kenapa terasa perih sekali mendengarkan jawaban dari mulut Jongin. Dia menatap mata elang Jongin berharap menemukan kebohongan ataupun sesuatu. Tapi, entahlah, dia pun tak bisa membaca mata Jongin. Jongin mengatakannya dengan nada terlalu yang datar. Entahlah. Dia sepertinya serius dengan perkataannya.

"Hiks— Hiks—"

Jongin kaget setengah mati mendengar isakan Sehun. Tapi mana mungkin Sehun menangis begini?!

"Se-sehun..."

Jongin menepuk bahu Sehun pelan. Dia ingin mengecek Sehun menangis atau tidak. Dan Jongin pun dibuat speechless melihat Sehun sekarang. Sehun benar-benar menangis.

"Why? Why Jongin? Why don't you ever see me like— a woman heum? Why? I— I am not just your enemy, your neighbour, your classmate, your childhood, aight?"

"Se-sehun... uljima..."

"Why Jongin? Why? Why don't you ever look at me? –hiks –hiks And why are you so fine to me often? Heum? Why were you buying me a ticket of GD's concert while you— you wanted to buy Chelsea's jersey heum? Hiks— Hiks—"

"Se-sehun..."

Jongin kehilangan kata-katanya. Dia tidak pernah berfikir Sehun akan menanyakan perasaannya pada gadis itu. Tapi, sekarang Sehun butuh memastikan sesuatu.

Yeah, hanya memastikan sesuatu.

CHU~~~~~

'Geojitmal'

.

.

-To be continued-

.

.


A/N:

So sorry for late update gais! Duh, maaf banget ya yang nunggu (kalo ada wkwk) sebenernya kemaren keyboard gua bermasalah jadi males ngetik deh... dan sekarang udah ada mood, eh udah masuk kuliah aja=_= nasib emang! Sebelum gua sibuk-sibuk banget gua usahain buat update ya... biar gajadi tanggungan nantinya... tau deh rasanya kalau ff ga kelar-kelar... sebenernya juga gua tadi mau ngelantarin nih ff eh, pas dengerin songlist-nya album mamashita yeah (LOL it's wrong spelling) jadi ada mood lagi oh ya ga sempet ngedit juga soalnya besok masuk jam 7 pagi orz...

Note: gua sekarang pake bahasa campuran Ya Allah T.T gua cuman menunjukan kedewasaan mereka aja sih /gak =_=

So, mind R/R? Keung~~ keung~~ Bungbungie~~ /?

Sep, 1st 2014

Sincerely,

Elnim