Kuroko No Basuke[Kagami X Reader] _ Untitled

Rate T

.

.

.

Chapter 3

Brak!

"[Name]?!" Terlihat sangat jelas wajahnya terkejut melihatku , dan mencoba bersikap biasa padaku . Aku menatapnya curiga , sempat aku menangkap ia menyembunyikan sesuatu dariku .

"K-Kau mengapa disini?!" Ia melanjutkan kata – katanya . Tergugup? tumben sekali , memang salah diriku datang? benar kan dia memang menyembunyikan sesuatu dariku .

Tunggu..

Alasan apa yang kuberikan ?! Tiba – tiba saja otakku tak mampu berpikir untuk beralasan . Aku masih lelah sehabis berlari , Perutku lapar dan haus sekali rasanya karena aku tidak mengisi perutku tadi .

Aku jadi ingat yang dikatakan kuroko – kun tadi . Tentang sekotak jus jeruk dan sandwich .

Kenapa ia membeli itu?

Apa harus kutanyakan sekarang?

"[Name] Jawab pertanyaanku apa kau tidak mendengar Ha?!" Ia mengibas – ngibaskan tanganya dihadapanku , aku mengedipkan mataku seketika sadar dari lamunanku .

"Ah.. eto.. a-aku ," Aku menengok ke arah kanan dan kiri memainkan jari telunjuk terlihat jelas aku bingung dan kikuk . Masa iya aku bertanya tentang sekotak jus jeruk dan sandwich itu untuk siapa ? Apakah itu untukku?!

Aku yakin dia akan tertawa terbahak – bahak karena ke – PD –an ku yang sangat tinggi .

"aku apa ha?! Bicara yang jelas!" Sekarang aku mulai panik . masalah utamanya , tadi apa yang ia tanyakan? aku terlalu fokus dengan pertanyaan yang ingin ku ajukan .

"Gomen, tadi kau bilang apa?" Nah sekarang dia terlihat menepuk keningnya dan menghela napas berat . Aku hanya diam menunduk menggaruk pipiku dengan telunjuk .

"Kau sedang apa disini [Name]? Itu yang tadi kutanyakan! " Sekarang aku sedikit pucat dengan pertanyaanya . Aku kan sedang kesal denganya , sangat aneh kalau aku kesini mencarinya . Dia pasti akan mengejekku . Tapi aku kesini kan memang mencarinya . Kenapa aku berpikir untuk menjadi seorang tsundere memikirkan hal ini . Dan aku juga masih penasaran tentang sekotak jus jeruk dan sandwich .

Sekotak jus jeruk dan sandwich ..

Aku terus memikirkan ini..

Tapi aku..

"Ingin sekotak jus jeruk dan sandwich" Ucapanku tiba-tiba membuat Kagami mengernyitkan dahinya . raut wajahnya terlihat bingung dan mengangkat plastik yang ia bawa tadi menatap bergantian kearahku dan ke arah plastik itu .

Apa yang sudah kukatakan?! He?! Baka! Baka! Baka! Pasti ia mengira aku menginginkan hal ini .

"K-Kau.. Bagaimana tahu?! A-ah maksudku kau mau ini?!" Ia menyodorkan plastik itu ke arahku .

"Ti-Tidak maksudku .. a-aku.. "

"Lapar?!" Ia malah meneruskan kata – kataku .

"I..ya aku memang lapar" Ha?! Kenapa aku malah mengiyakan kata – katanya ! efek panik dan jantungku berdebar pula jadi semakin sulit untuk berpikir .

Tenang .. Tenang , Kau harus tenang name .

"A-Ah maksudku .. eto.. Ano.. Ah Iya itu ! Maksudku aku la-lapar ingin ke kantin ! ingin membeli sekotak jus jeruk dan sandwich .. Iya begitu " Jelas sekali aku sedang mencari alasan menutupi kebenaran . Lebih baik aku pergi daripada...

"[Name]!" Ia menarik tanganku , aku menoleh ke arahnya . Saat ini jantungku tambah berdebar tidak karuan, otakku sulit berpikir jernih . Tapi aku harus tetap tenang agar Kagami tidak mencurigaiku .

"Warui.. Ah iya ini ambil saja tak perlu kekantin .." Ia menyodorkan kembali plastik itu dan meletakkanya di sela sela jariku . Aku menatap Kagami yang sekilas menampakan senyumanya . Entah mengapa ini membuatku semakin sulit mengendalikan diriku sendiri .

"A..Arigatou," Ucapku pelan . Saat aku mulai menatap matanya , terlihat ia mengalihkan pandanganya . Entah mengapa ini membuatku gugup dan jantungku tak bisa berhenti berdebar . Tuhan tolonglah aku untuk keluar dari akward moment ini!

Sebaiknya aku pergi untuk menetralisir kondisiku . Sebelum nanti ia...

"[Name].. Sebaiknya kau makan disini saja , kurasa cocok udara disini untuk makan siang.. " Kulihat matanya terpejam , menikmati semilir angin meniup – niup helaian surainya yang merah kehitaman . senyumanya yang nampak terlihat damai seolah ini tempat ternyaman yang pernah ada .

Aku bisa merasa ketenangan menyelimutiku setelah melihat senyumanya . Walaupun jantung ini masih berdebar sekarang sudah stabil . Sekarang , Aku tersenyum melihatnya . Kurasa aku susah menghentikan senyuman ini .

Angin yang meniup – niup helaian rambutku membuatku sedikit sulit menatanya untuk menyelipkan dibelakang telinga . Aku mulai ikut duduk disampingnya , Matanya masih terpejam saat itu tapi saat mengetahui aku disampingnya ia refleks membuka matanya dan menatapku . Kini aku sedang meminum sekotak jus jeruk . Ia memperhatikanku tak bicara membuatku sedikit gugup . Tak lama ia seperti ingin menahan tawa membuatku mengernyitkan dahi .

"Kenapa kau tertawa?!"

Aku merasa baper , apa ada yang aneh denganku?

"Ah.. Tidak aku tak bermaksud mengejekmu [Name]" Kutahu ia berbohong , terlihat ia tidak menatapku malah mengalihkan pandanganya dariku .

"Jelas dari kata – katamu tadi bermaksud begitu padaku kagami !" Ia hanya tersenyum seolah tak ada apa – apa . Menyebalkan!

"Ti-Tidak kok! Hanya saja.. eto, aku sedikit senang kau.." Ia menjeda perkataanya membuatku menatapnya dengan rasa penasaran .

"Hm?" Aku menanggapi seakan aku penasaran , tapi ia masih terdiam seakan aku sabar menunggunya .

"A..Ah maksudku Ano, eto.. ya Kau sudah tidak marah padaku , w-warui soal tadi pagi pasti kau ma-" Dengan suara pelan ia bersuara . dan saat itu juga aku memotong kata – katanya karena ..

"Hmmpptt! Asdfghjkl" Aku menyodorkan sandwich yang sudah kumakan setengahnya , Ia seperti bergumam sesuatu tapi tidak jelas karena serangan mendadak dariku!

"[Name]! Apa yang kau lakukan?! Kau sengaja untuk membunuhku Ha?!"

"Kau tahu aku paling kesal melihatmu seperti orang galau tadi . Itu seperti bukan dirimu saja ." Aku tersenyum padanya , dan meninggalkan tempat ini . Senyumanku belum memudar saat aku meninggalkanya ...

Dia begitu peduli walaupun aku merasa ia sedikit malu untuk mengatakan yang sebenarnya ...

.

.

.

Chapter 3 – TBC

Mind to review for Chapter 3?

Ga ada notes apapun dari gue , Buat chapter ini gue yang buat juga gabisa tsukommi macem – macem deh jadi yang mau bantu gue kripik dan saran atas cerita ini silakan reviews . kalo kurang seru, greget atau aneh bilang aja . Jujur gue sedikit frustasi bikin romance tentang kagami . karena gue bawa – bawa karakter kurobas lain biar lebih greget romance-nya . gue kasih bocoran sekitar chapter 4/5 bakal muncul . Gue makasih banget yang udah nge-fav atau nge-follow . karena dukungan kalian juga penting bagi gue biar rada semangat gitu /lebay gue . Selamat membaca!