Cast:

Bts Members

Pairing:

VMin

KookMin/?/

YoonMin/?/

Namjin (appa dan eomma)

YoonSeok

Vhope(V seme)/?/

Saya lagi suka ama VMin jadinya saya buat nih fanfic!

Rating: T menuju ke M

WARNING!: BAHASA TIDAK BAKU! BANYAK TYPO! TANDA BACA TIDAK SESUAI! DAN SAYA MASIH PEMULA!

.

.

.

.

.

Happy reading~

Kasih sayang?

Apa dirinya boleh merasakan hal itu?

Dia ini adalah mahkluk kotor yang telah membunuh banyak orang..apa dia pantas untuk merasakan kasih sayang?

Mungkin jawabannya tidak..kasih sayang itu sudah hilang sejak ia melihat ibunya dibunuh dengan kejamnya oleh orang yang ia panggil 'Appa'.

Bahkan disaat ia bertemu dengan ayahnya yang asli pun ia tetap tidak bisa memanggil namja tampan itu dengan sebutan "Appa" karena ia tahu jika dirinya memanggil laki-laki itu dengan sebutan ayah,pasti soulmatenya merasa jika suami tercintanya selingkuh darinya..benarkah? Namja manis itu pun melakukan seks bersama suami eommanya kan? jadi jika soulmate tercintanya memiliki anak karena 'kesalahan' pun seharusnya tidak jadi masalah kan?

Tidak. Dia mungkin adalah mahkluk yang paling hina tetapi ia tahu caranya membalas budi kepada orang bahkan kepada orang yang membuat kehidupan indahnya hancur. Haruskah dirinya mengatakan bahwa Kim Seokjin dan juga Kim Namjoon adalah brengsek? mungkin seharusnya dirinya mengatakan itu kepada mereka..

Bagaimana dengan Keluarga sempurna ini? ingin rasanya dia menjadi bagian dari keluarga ini..bukan bersama Kim Seokjin tentu saja tetapi bersama eomma,Namjoon,Yoongi,Hoseok dan juga Jungkook..sebegitu bencikah dirimu terhadap Kim Seokjin? tidak..mau membencimu sepertinya sangat susah karena mengingat dia yang memberi makan dan juga tempat tinggal untuk dirinya, tetapi disisi lain ingin rasanya ia membunuh namja manis itu hanya karena ia begitu membenci Raja brengsek yang telah membunuh ibunya..

Ia begitu membenci tetapi juga begitu mencintai..bodoh? tentu saja dirinya bodoh! bagaimana bisa kau mencintai dan melindungi keluarga yang membuat hidup tenangmu hancur? bahkan ayah kandungnya pun tidak mengetahui keberadaan dirinya selama 400 tahun lebih, ya mungkin ia butuh kasih sayang..dia mendapatkannya tetapi kasih sayang itu hanya sementara tetapi membekas dan meninggalkan luka yang sangat dalam. Kim Yoongi dan juga Kim Jungkook sejujurnya tidak buruk kok, Yoongi Hyung baik terhadapnya terlebih piala emasnya—Jungkook..haruskah dirinya mengatakan jika Jungkook adalah piala emasnya? bahkan jungkook hanya mengira bahwa dirinya hanya sosok "kakak" bukannya seperti Yoongi..ia juga ingin seperti itu! memiliki saudara dan hidup dengan tenang tapi takdir itu benar-benar keparat,apakah ia masih percaya dengan tuhan? selama hidupnya ia hanya mengenal tuhan selama 12 tahun dan setelah itu? haruskah ia percayakan takdirnya kepada tuhan? tidak perlu repot-repot untuk mengatur hidup mahkluk hina seperti dirinya,ia yang akan membuat jalan takdirnya sendiri.

Kim Taehyung si vampire tampan yang mulia dengan tidak elitnya harus mengerjakan tugas 'sekolah' yang sangat membosankan bersama "Teman" dekatnya si manis Park Jimin, untung saja adik—ah maksudnya si bungsu tidak datang karena harus melakukan kegiatan yang bertolak belakang dengan keinginannya,harusnya si bungsu datang untuk melihat pujaan hati tapi sepertinya takdir mengatakan untuk menahan rasa rindunya terhadap si manis..

"fyuhhh,akhirnya selesai juga!"kata Jimin girang

"huh tugas kok bisa sesusah ini?! bahkan otakku tidakbisa menampung ini semua!"

"namanya juga fisika Tae makanya susahh"
"hehe iya deh chim yang pintarr" goda Taehyung sambil tersenyum lebar

"mm..Tae"

"ada apa chim?"

"sebentar lagi kita kelas dua"
"mm terus?"
"aku ingin pacaran.."

"mm terus?"
"aku menyukai seseorang"
"siapa?"kata Taehyung penasaran

"aku juga tidak tahu Tae"
"hah? menyukai seseorang tetapi tidak tahu siapa orang itu?"tanya Taehyung bingung

"ih bukan! maksudnya tuh mm..aku tidak yakin jika aku menyukainya tapi sepertinya aku menyukainya"
"?"

Oke! ingin rasanya menonjok muka tampan milik Kim Taehyung! eh kalau muka temannya jadi jelek gimana dong? ih jimin kan gamau punya temen jelek! Taehyung itu lemot makanya kalau ngomong sama namja tampan tapi koneksi wi-finya erorr itu kadang susah! ya harus urut-urut dada ama nih namja tampan!

"jadi siapa chim?"
"jangan kaget ya!"
"oke! no kaget nih"
"namanya…"
"namanya..?"
"TaeOh…"

"TaeOh?"

"iya! Lee TaeOh! kenal ga?"
"siapa?" kata Taehyung bingung,TaeOh? dirinya kah?

"Lee TaeOh itu pangeran! dia itu mengilang setelah ibu,ayah dan semua orang yang berada di istana maupun didesa dibunuh semua"
"oooohh"

"aku rasa dia itu pasti melarikan diri! bahkan diumurnya yang keduabelas pun dia sudah sangat tampan! aigoo~ ah kenapa dia tidak lahir sekarang ya Tae? ih kalau lahir sekarang kan aku masih bisa mendapatkannya!"

"dasar Park Jimin bodoh! hello yang didepanmu ini Lee TaeOh btw! dan tidak kau tidak ingin bersamaku jika kau tau apa yang aku perbuat kepada mereka semua..dasar tanpa kau minta pun aku juga sudah berada disini Chim.."

"hei! kau kenapa melamun Tae?"
"eh? haha aku hanya ingin tahu kenapa bisa kau menyukai Lee TaeOh.."
"kenapa ya? mm aku tidak tahu sih..hanya saja saat aku melihat fotonya aku merasa jika aku sudah menyukainya..tapi kalau dilihat dengan lebih jelas ya…jujur saja TaeOh mirip sekali dengan dirimu! lihat saja bentuk hidung kalian! sama persis! terus waktu kalian senyum! aih kok mirip ya?"
"kau ini bisa aja chim! aku ini Kim Taehyung bukannya Lee TaeOh yang umurnya sudah lebih dari 400 tahun tau! umurku itu baru 16! ingat 16 tahun!"berbohong itu tidak menyenangkan!
"iya deh~ kan hanya bercanda saja Tae~" lalu namja manis itu tersenyum dengan cantiknya..

Wanita cantik itu sedang menunggu seseorang ditengah hutan,Perasaannya benar-benar kacau sekarang! seharusnya ia tidak menemui namja itu disini tetapi sepertinya mau tidak mau ia harus menemuinya disini hanya karena hal penting…sangat penting…

"Baby!" Namja itu muncul lalu memeluk mesra sang kekasih
"Jung!.."

"kenapa? ada apa? kenapa mukamu pucat seperti itu?"

"aku hamil jungkook!"
"hah? b-bagaimana bisa? apa ini anakku?"
"ini anakmu bukannya anak V.."

"juliet..maafkan aku.."

"bagaimana ini? bagaimana jika V tau? bagaimana jika Romeo tau? Jungkook aku takut! bagaimana jika mereka tahu? orang tuamu,kakakmu.."
"aku akan merahasiakannya! sungguh…aku mencintai mu Juliet.." Jungkook lalu memeluk dan mencium kening wanita cantik itu dengan lembut

"aku juga mencintai mu Kim Jungkook.."

Tahukah mereka jika ada namja lain yang sedang menunggu kepulangan sang kekasih? tahukah namja yang sedang menunggu ini jika Piala emasnya mengkhianati dirinya? apakah dirinya tahu jika wanita yang ia cintai selama ini tidak pernah sekalipun mencintai dirinya? bahkan anak yang ia tunggupun bukanlah miliknya melainkan milik sang piala emas? apakah ia tahu? tentu saja tidak. Ia terlalu buta untuk melihat kenyataan pahit dari kedua orang yang ia sayangi itu,kenyataan dimana dirinya hanya sebagai orang ketiga..bukan prioritas dari kehidupan si Wanita,dia hanya stuntman yang menggantikan peran si aktor yang tidak bisa melakukan adegan itu..

"aku pulang"

"hei~"namja itu memeluk sang kekasih dengan lembut

"merindukanku?"

"tentu saja aku merindukanmu! aku sudah menunggumu juliet"
"aku tahu itu V-ku tersayang~" wanita itu memeluk namja tampan itu dengan mesra..seakan-akan jika ia tidak memeluknya namja itu akan pergi darinya..

"kau kenapa mm?"
"aku merindukanmu.."
"hehe aku juga merindukanmu baby~ apa kau lelah? kenapa mukamu pucat mmh?"
"aku tidak apa kok..hanya saja sedikit lelah.."

"tiduran dulu saja,nanti akan kubuatkan bubur kesukaanmu"
"terima kasih sayang.."
"tentu saja~" ia mencium kening wanita itu dengan cepat "aku mencintaimu..dengan sangat"

"aku juga mencintaimu.." dusta? tentu saja..bagaimana ia bisa mengatakan kata-kata 'mencintaimu' kepada orang sebaik dia? dia mengkhianati laki-laki sebaik dirinya untuk bersama Jungkook..dia tidak pernah mencintai laki-laki itu..ia mencintai Jungkook tapi melihat laki-laki itu rapuh ia menjadi tidak tega harus meninggalkan sisinya..apa ia serakah? ia sudah hamil anak Jungkook dan sekarang ia masih ingin bersama dengan V? tidak..mungkin V akan mengatakan jika anak yang ia kandung saat ini adalah anaknya..tetapi bagaimana dengan Jungkook? ia juga sudah berjanji untuk kabur bersama dengan namja yang ia cintai itu..kenapa takdir bisa serumit ini?

"Tae.."

"ada apa Chim?"
"apa kau menyukai seseorang?"

"menyukai? tidak ada tuh"
"Seriusan? tidak ada? yakin?"
"tentu saja! aku hanya memiliki satu orang dalam hidupku!"
"siapa?"
"ibuku.."
"so sweet~ aku ingin bertemu dengan ibumu Tae!"
"tidak bisa"
"eh kenapa?"
"dia sudah diatas Chim.."
"ah kenapa baru bilang sekarang? kalau begitu kita bisa ke pemakamnya kan?"
"tidak bisa juga"
"ibuku jauh..sangat jauh chim..kau tidak bisa bertemu dengannya,bahkan aku juga tidak tahu dia dimana.."
"jangan seperti itu Tae! aku yakin ibumu sangat bangga dengan dirimu sekarang! kau juara dua di seluruh sekolah dan kau tampan,mempesona bertalenta lagi! aku yakin jika aku adalah ibumu pasti melihat anakku seperti dirimu itu benar-benar bangga!"

"terima kasih chim! kau yang terbaik!" senyum menggembang dimuka tampan Kim Taehyung

"hehe"

Aku mengatakannya karena aku menyukaimu Kim Taehyung! aku mengetahui segala tentang dirimu…haruskah aku memanggilmu …Lee TaeOh atau V? ah Kim Taehyung terdengar lebih indah…bukannya begitu Tae?

.

.

.

.

.

.

.

tbc!

eaa~ saya bikin fanfic ini sambil nahan laper dan karena gangguan Insom saya yang makin lama makin menjadi-jadi! btw makasih yang review ya! kalau bisa fanfic saya di share biar orang lain bisa baca juga gitu..hehe tolong dikomen/kasih saran/review ya! makasih!