Menuliskan secara spesifik kejadian maupun orang-orang yang di amatinya bukan perkara sulit bagi Kyungsoo. Tapi hal tersulit baginya adalah mengatur halaman, sampai saat ini, Kyungsoo hanya mengurutkan halaman berdasar tanggal kejadian, jadi, nama orang-orang yang terekam di dalamnya juga tersebar acak. Permasalahan utamanya, Jino-salah satu temannya, tiba-tiba saja merengek ingin melihat buku jurnal yang telah dibuatnya sebelum jam akhir kemarin, dan hal itu, juga menarik perhatian teman-temannya yang lain juga. Mereka ingin melihat bagaimana wajah dan kejadian apa saja yang mereka alami setengah semester kemarin, sekaligus ingin mengetahui pandangan Kyungsoo tentang mereka. Karena menurut mereka Kyungsoo anak baik, jadi tentu saja deskripsi yang di tulisnya mampu menarik minat anak-anak lain tentang buku itu, karena buku itu, juga tentang mereka. Hanya saja, karena nama yang tersebar acak, mereka maupun Kyungsoo akan sulit untuk menemukannya.
Jadi, ke-esokan harinya, meskipun tanpa melakukan perbaikan apapun, Kyungsoo membawa jurnalnya yang berukuran A4 itu kesekolahnya, dan tentu saja, jurnalnya langsung jadi perhatian anak-anak di kelasnya. Saat jam istirahat, semua anak-anak di kelasnya mengerubunginya seperti semut. Ribut. Memekik ketika menemukan wajahnya di salah satu halaman jurnal. Tertawa mengolok-olok kejadian konyol yang sudah lalu hingga bertanya dihalaman mana wajahnya berada. Kyungsoo pusing dengan pertanyaan bertubi-tubi, tapi sikap mereka membuat senyum Kyungsoo seperti tak memiliki tanggal kadaluarsa. Sepuluh menit kemudian, berita menyebar luas bahwa Kyungsoo membawa jurnalnya, dan itu juga menarik perhatian anak-anak dari kelas lain, karena Kyungsoo juga menulis sedikit hal-hal tentang mereka. Jadi mereka tentu saja antusias dan penasaran. Bahkan, kakak kelas-nya-Tabi, langsung mendatangi kelasnya begitu Jinhwan memberitahunya kalau ia sedang melihat foto kemenangan tim basket mereka di jurnal Kyungsoo, yang dengan spesifik digambarkan oleh Kyungsoo sebagai kemenangan yang lucu karena saat itu sang pemimpin-Tabi, setelah kemenangan timnya, secara diam-diam menembak Jung Krystal hanya dengan modal-bukan dengan bunga, melainkan bola basket. Sontak saja ia langsung berlari ke kelas adik kelasnya itu, dan dia, tentu saja, langsung jadi bahan olokan.
Jurnalnya diperebutkan, bahkan oleh anak-anak dari kelas lain-mereka ingin meminjamnya. Jadi Kyungsoo memutuskan mereka boleh meminjamnya, asal jangan merusaknya, kalau sampai rusak, dia bakal ngambek berat, lalu, untuk teman-teman sekelasnya, karena pemiliknya adalah Kyungsoo, jadi kapanpun mereka ingin meminjamnya aksesnya akan mudah.
Bahkan, saat istirahat di jam berikutnya, Kyungsoo mendapati jurnalnya dikerubungi oleh anggota Osis di kantin sekolah, dimana saat itu, Kyungsoo juga sedang makan bersama teman-temannya. Sampai ia terpaksa makan sambil di kerubungi anggota-anggota osis itu.
"kenapa kau menyebutku anggota osis paling nakal?" Daehyun protes sambil menunjuk kalimat yang mendeskripsikan dirinya "aku tidak nakal Kyungsoo sayaaaangg… aku hanya sedikit usil" ujarnya.
Meskipun mendapat beragam protes dari teman-temannya, ia tetap menunggu jawaban Kyungsoo.
"Hyung, tanyakan itu pada teman-temanmu dan satu angkatanmu" ucap Kyungsoo yang langsung di disetujui dan disoraki oleh banyak orang.
"lagi pula bukan hanya kau yang memiliki kesan tidak elit dimata Kyungsoo" sambung Woohyun "asal kau tahu saja menurut kami Taecyeon juga sejenis alien, aku kagum dengan cara Kyungsoo mampu menangkap gelagat itu"
Yah, Woohyun memang salah satu teman terdekat Taecyeon sih, tak heran ia mengenali sifat aslinya.
"siapa saja yang menurutmu aneh di sekolah ini? Apakah kau juga memasukkan mereka kedalam jurnalmu?" Tanya Daehyun.
"banyak, dan aku memang memasukkan foto dan deskripsi mereka kedalam jurnalku"
"Woah, aku ingin tahu siapa saja orang-orang beruntung itu" kekehnya.
"diantara yang paling aneh, siapa yang menurutmu menempati peringkat teratas?" Tanya Woohyun.
"Taecyeon, Taehyung, Sehun… ah, Jongin, Baekhyun juga"
Tanpa Kyungsoo tahu, tiga orang terakhir yang disebutnya langsung mematung dengan mata kaget mendengarnya. Meskipun jaraknya cukup jauh, mereka mampu menangkapnya karena gerombolan itu berbicara cukup keras dan menarik perhatian. Tapi bukan itu masalah utamanya. Bagaimanapun, seorang penjahat, sebisa mungkin, seharusnya, tak terfoto ataupun difoto orang lain. Sepanjang hidup mereka, mereka berusaha sebisa mungkin untuk selalu menghindari ikut terfoto dengan orang lain, tapi, masalah ini tentu saja benar-benar di luar perkiraan mereka. Setelah itu mereka-kaihunbaek-memutuskan untuk menajamkan telinga mereka dan memperlambat gerakan aktivitas mereka.
"wah, itu lima teratas?" Tanya Jimin. "Daebak"
"kenapa kau menyebutku aneh?" Taehyung protes.
"Kau memang aneh Taetae" ucap Kyungsoo.
"tapi kupikir Baekhyun tidak cukup aneh untuk dikatakan aneh" kata Daehyun "dia hanya terlalu tenang"
"ah, benar, aku jadi ingat kenapa memasukkannya kedalam kategori orang aneh, kalau Taehyun dan Taecyeon kumasukkan karena benar-benar aneh, maka aku memasukkan Jongin, Sehun dan Baekhyun karena kemampuan mereka"
Damn
Kyungsoo tak tahu kalau ia telah berhasil membuat bulu kuduk tiga orang penjahat itu, berdiri sempurna. Kontradiksi yang lucu, dimana orang biasa seperti Kyungsoo mampu membuat tiga orang penjahat takut pada ucapannya.
Baekhyun menelan makanannya dengan berat.
Sehun berhenti mengunyah makanannya.
dan Jongin, hanya menatap makanannya.
Ketiga orang ini, meskipun berada di bangku yang berbeda, memiliki ketakutan yang sama-atas kecerobahan mereka-yang secara tidak sengaja tertangkap dalam retina Kyungsoo.
"kemampuan?" Tanya Taehyung "aku juga memiliki kemampuan, unik malah, aku bisa menirukan suara bebek dengan sempurna" ujarnya.
"kemampuan mereka lebih unik daripada kau" Kyungsoo menjelaskan. Pada saat itu, dua orang yang lain semakin meningkatkan kewaspadaan mereka, sementara Jongin sudah bersiap berdiri membawa nampan makanannya-untuk membuat keributan-mengalihkan perhatian.
Saat melihat Kyungsoo tengah bersiap membuka mulutnya lagi, Jongin langsung berjalan tanpa ragu kearah mereka.
"mereka memiliki kemampuan yang mengejutkan"
Tujuh langkah lagi. Mata Jongin menggelap.
"seperti-"
KRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIINNG-jam istirahat berakhir, dan jongin memelankan langkah kakinya.
"apa? sudah waktunya masuk? Aku belum menyelesaikan makananku!" protes Taehyung. Dan mereka kalang kabut menyelesaikan makanan mereka untuk segera beranjak ke kelas. Jongin melewati mereka dengan langkah santai, tapi matanya tetap dingin, meletakkan nampan ke counter dapur dan segera pergi dari sana. Sebuah rencana dengan cepat disusun di dalam otaknya saat itu juga, untuk nanti malam.
Ah, ralat, bukan hanya Jongin yang membuat rencana, kekeke
Kau pikir Baekhyun dan Sehun akan diam saja? Tidak, Baekhyun dan Sehun juga memiliki rencana malam ini.
Di rumah Kyungsoo.
Yah, intinya, malam ini, Kyungsoo akan mendapatkan tiga tamu yang tak terduga. Tentu saja.
TBC
