Naruto The Next Poseidon
Disclaimer :: Naruto & Highschool DxD
Naruto [Masashi Kishimoto] & Highschool DxD [Ichie Ishibumi]
Pair : Naruto.U X ...
Warning : AU, OOC, abal, gaje, typo, Ngayal Dsb
DONT LIKE DONT READ
.
.
.
Naruto dan Rias yang mendengar permintaan dari Venelana langsung melotot pasalnya mereka belum lama kenal dan akibat kelicikan Sirzech mereka sampai harus menikah, Naruto hanya berpikir bagaimana jika ayahnya Minato dan Ibunya Kushina tahu tentang hal ini, dan apakah reaksi mereka jika anak mereka meninkah tanpa memberitahukan kepada mereka, memikirkannya saja sudah membuat Naruto pusing, belum lagi apa reaksi dari Poseidon dan Athena
'Sepertinya akan terjadi hal buruk jika nanti aku datang kerumah dan membawa Rias' Pikir Naruto
Dan kini acara pernikahan Naruto dan Rias yang tadinya hanya pertunangan Rias dan Raiser, dan sekarang mereka telah berada di kamar yang disiapkan oleh para Maid untuk mereka. Tapi jangan berpikiran yang tidak-tidak dulu mereka belum melakukan hubungan suami-istri karena mereka masih shock dengan yang mereka alami terutama Naruto yang sebenarnya masih belum siap berumah tangga dan harus berumah tangga apalagi mertuanya menuntut segera ingin mendapat cucu dari mereka, memikirkannya saja sudah membuatnya pusin. Suasana mereka berdua hanya keheningan sampai Rias membuka mulut untuk mengawali pembicaraan
"ano Naruto-kun..." panggil Rias kepada Naruto
"iya, ada apa Rias?" tanya Naruto canggung
"jadi besok kita akan kembali ke dunia manusia untuk melakukan Unset Evil Pieces miliku pada pearageku dan mengganti dengan Evil Pieces milikmu, dan mulai lusa kamu bersekolah di Kuoh HighSchool" ujar Rias kepada Naruto
"baiklah, tapi kenapa aku harus sekolah?" tanya Naruto yang sudah jenuh yang namanya pendidikan, karena dia iblis yang notabene iblis muda peling cerdas harus memakan bangku sekolahan
"itu karena kau sekarang adalah suamiku dan tou-san memintaku agar kau slalu bersamaku" ujar Rias gugup karena menyebut Naruto suaminya
"baiklah Rias, tapi sebelum besok kita pergi ke dunia manusia kita harus pergi dulu ke rumahku Klan Namikaze" ujar Naruto kepada Rias
"baiklah, tapi bagaimana reaksi mereka saat mendengar kabar ini?" tanya Rias khawatir
"kurasa mereka sedang menunggu kita, lagipula bukannya Tou-samma sudah mengirim pesan ke Klan Namikaze?" tanya Naruto kepada Rias sedangkan Rias hanya mengangguk
"dan lebih baik kita istirahat, karena hari sudah malam" ujar Naruto
"baiklah" jawab Rias sedangkan Naruto sudah berbaring di atas kasurnya tapi sebuah tindakan dari Rias sukses membuatnya memerah apalagi kalau bukan kebiasaan Rias saat tidur
"R-Rias" ujar Naruto gugup
"ada apa Naruto-kun?" tanya Rias polos
"kenapa kau melepas semua pakaianmu?" tanya Naruto yang masih gugup
"karena aku tidak bisa tidur jika tidak memakai pakaian, apa kamu tergoda Naruto-kun?" Tanya Rias sembari meggoda Naruto dengan memegang Oppainya
"tidak, dan lebih baik kita tidur" ujar Naruto tegas dan kemudian berbaring kemudian menutup sekuruh tubuhnya dengan selimut tapi di telinga Rias masih terdengar nada gugup didalamnya dan itu membuat Rias terkekeh dengan sikap suaminya ini
"hihihi... kau lucu Naruto-kun" ujar Rias terkikik kemudian membaringkan tubuhnya di samping Naruto
Keesokan harinya terlihat seorang pemuda bersurai pirang sedang mengerjap ngerjapkan matanya dan entah mengapa beban tubuhnya lebih berat dari biasanya dan dadanya terasa sesak dan seperti ada benda kenyal yang menyentuh pinggiran dadanya. Kemudian Naruto membuka matanya dan terlihat Rias dengan kondisi telanjang yang masih tidur sedang memeluknya dan Naruto yang melihatnya hanya tersenyum
kemudian Naruto milirik jam yang ada diatasnya dan jam sudah menunjukan pukul 07.50 dan artinya sepuluh menit lagi Naruto dan Rias harus pergi ke kediamanan Namikaze, dan Naruto pun membangunkan Rias
"hey... Rias bangunlah ini hampir jam delapan kita harus pergi ke kediamanku" ujar Naruto membangunkan Rias tapi Rias malah menggeliat di atas dada Naruto
"hey bangunlah, sampai kapan kau akan memelukku?" tanya Naruto dan kemudian Rias berpikir tapi masih dalam kondisi mata terpejam dan setelah sadar sepenuhnya dia melepas pelukannya terhadap Naruto
"Gomen Naruto-kun" ujar Rias lirih
"tak apa Rias, dan lebih baik kau mandi terlebih dahulu setelah itu baru aku yang akan mandi" ujar Naruto sedangkan Rias hanya mengangguk dan kemudian melenggang ke kamar mandi untuk mandi, dan Naruto masih di atas kasur dan menyenderkan kepalanya di bantal tetapi kemudian terdengar suara feminim dari seseorang yang sangat Naruto kenal
[TELEPATI NARUTO]
"ternyata putra ibu sudah besar, dan sekarang sudah mempunyai pendamping walau bukan dengan cara yang benar" terdengar suara sosok ibu Naruto a.k.a athena
"jangan menggodaku ibu, lagipula ini juga kesalahan" balas Naruto tapi kedua pipinya mengatakan lain
"jangan berkata salah, jika pipimu saja memerah seperti itu Naruto hahaha" ujar Athena kepada Naruto
"hey... siapa yang tidak memerah jika terus digoda ibu" bela Naruto pada dirinya sendiri
"benarkah? aku yang melahirkanmu jadi aku tahu apa yang saat ini kau rasakan Naruto" ujar Athena yang semakin membuat Naruto memerah
"lalu, bagaimana menurut ibu tentang Rias?" tanya Naruto kepada ibunya tentang sosok Rias
"hmmmm... dia baik, cantik, pengertian, dan yang lebih penting dia perhatian dengamu Naruto" ujar Athena kepada Naruto sukses blushing berat mendengar bagaimana sosok rias menurut ibunya
"dan sepertinya dia cocok denganmu Naruto, dan ibu merasa mulai ada lope lope diudara antara kalian hahaha" ujar athena yang meniru gaya bahasa jaman sekarang
"hah? sejak kapan ibu menjadi seperti anak remaja jaman sekarang, bukankah ibu terkenal dengan kebijaksanaan ibu tapi sekarang..." ujar Naruto mengejek ibunya
"aku tak perlu bersikap bijaksana bila dengan putraku, karena aku ingin menjadi apa adanya jika bersama putraku bukan Athena yang seperti didepan dewa lainnya ataupun saat berhadapan dengan para manusia lainnya" ujar Athena menjelaskan
"terimakasih ibu, aku senang memiliki ibu seperti ibu dan juga Kaa-san rasanya aku menjadi makhluk yang paling sempurna jika mengingat perhatian kalian kepadaku" ujar Naruto yang tanpa sadar meneteskan air matanya
"itu sudah kewajiban bagi seorang ibu Naruto, dan jangan menangis karena Naru aku terlihat jelek" ujar Athena yang menenangkan Naruto
"terimakasih ibu, aku sangat menyayangi ibu" ujar Naruto sedangkan athena sendiri sangat senang mendengar ucapan dari anaknya
"sama-sama Naruto, dan kau jangan kalah dengan Iblis kelas Ultimate ataupun pengguna salah satu 13 longinus, karena kekuatanmu adalah air terdahsyat yang pernah ada hampir menymai kekuatan ayahmu, dan jika kekuatanmu di atas puncaknya kamu bahkan bisa menenggelamkan Underworld, dan soal kekuatan lain sebenarnya kamu mempunyai Sacreed Gear" ujar Athena sedangkan Naruto sendiri shok karena dirinya mempunyai Sacred Gear padahal selama ini dia tidak mempunyai Sacred Gear
"Sacred Gear?" tanya Naruto yang bemum mengerti apa yang dimaksud ibunya
"ya dan dalam terdapat makhluk yang bernama kirin dan dijuluki the truth of kirin karena sifatnya yang selalu membela yang benar dan juga salah satu makhluk terkuat yang pernah ada, lebih kuat dari Phoenix maupun dragon, bahkan sang heavenly dragon tak akan mungkin mengalahkannya, tapi kekuatan itu hanya mencul jika saat kau akan membela yang benar, dan mengingat akan kelompok Gremory yang selalu membela yang benar maka aku yakin kau akan bisa mengendalikannya" ujar Athena yakin
"apa itu kirin aku baru mendengarnya?" tanya Naruto
"kirin hanya ada 1 dan sekarang dia bersemayam dalam tubuhmu bentuk dari kirin sendiri antara gabungan dari Naga dan kuda bertanduk" jelas Athena
"apa kah itu tidak terlalu besar untuk oang sepertiku?" tanya Naruto
"tidak, dan ingat pesan ibu gunakan Sacred Gear itu saat melawan kejahatan terutama sebuah kelompok yang dipimpin oleh Ophis sang Ouborobos Dragon, karena kekuatan ophis sangat sulit untuk di tandingi bahkan untuk kirin sekalipun, ta[i kau harus tetap berusaha, dan ulurkan tangan kananmu Naruto" ujar Athena dan kemudian Nauruto mengulurkan tangan kananya ke ibunya sedangkan athena seperti merapal mantra dan kemudian menyentuh telapak tangan Naruto dan seketika itu juga Naruto merasakan suatu kekuatan yang besar dalam dirinya
"apa yang ibu lakukan kenapa seperti ada kekuatan besar mengalir dalam tubuhku?" tanya Naruto
"karena aku sudah membuka kekuatan dari kirin seperti yang di suruh oleh Zeus, dan ingat Kirin bukanlah makhluk terkuat karena masih banyak yang bisa menyamai kekuatannya bahkan melebihinya seperti tuhan dan satan dan contoh yang bisa menandinginya adalah Ouborobos Dragon dan True Longinus" ujar Athena dan Sacred Gear ini setara dengan True Longinus jadi para Readers jangan terlalu berpikir kekuatan Naruto itu Godlike dan Mainstream karena lebih Mainstream kekuatan Ophis
"baiklah ibu, dan sepertinya Rias sudah memanggilku lebih baik kita sudahi pembicaraan ini dan memutuskan telepatinya" ujar Naruto dan kemudian membuka matanya karena sudah memutus telepati dan sekarang terlihat Rias yang memandanginya secara Intens
[TELEPATI NARUTO OFF]
"kenapa kau memandangiku begitu Rias?" tanya Naruto kepada Rias
"ahhh... tidak hanya saja kenapa kau dari tadi menutup matamu dan aku panggil tidak menyaut padahal sudah aku goncang-goncangkan badanmu?" tanya Rias heran dengan sikap naruto
"ahhhh... tidak hanya tadi sedang melamun, dan kamu sudah selesai mandi baiklah jika begitu aku akan mandi juga dan kita akan segera ke kediamananku" ujar Naruto mengalihkan pembicaraan
dan kemudian Naruto menuju kekamar mandi dan saat Naruto sedang menggosok badannya terdengat suara dari punggung tangan kanannya yang membuatnya terkejut bukan main
"hai Partner" Sapa sosok itu dan membuat Naruto kaget
"Si- Siapa k-kau?" tanya Naruto tergagap
"aku adalah the Turth of Kirin, dan jangan takut Partner aku ada di pihakmu" Ujar makhluk itu mejelaskan
"ohhh,,,, dan apa kamu tidak memiliki nama seperti dua Heavenly Dragon itu?' tanya Naruto
"aku memiliki nama, dan namaku adalah atlas" Ujar The Turth of Kirin atau yang bernama Atlas itu
"heh? seperti nama pada judul buku yang berisi peta saja" ujar naruta nglantur
" hah mau bagaimana lagi Partner, itu adalah namaku" Ujar Atlas yang terlihat pasrah
"lalu sebenarnay kekuatamu itu sebenarnya apa?" tanya Naruto
"Petir, kekuatanku adalah kekuatan petir alam, jadi lebih kuat dari petir biasanya bahkan jauh lebih kuat dari pada Holly Thunder, dan petirku berwarna biru" Jawab Atlas
"baiklah jika begitu Atlas, tapi sepertinya pembicaraan kita sampai disini dulu karena aku harus segera ke kediamanku Jaa ne" ujar Naruto dan kemudian tak terdnegar suara apapun dalam waktu kurang dari 1 menit Naruto sudah selesai mandi, kemudian memakai baju dan segera pulang
"baiklah Rias, apakah kau sudah siap?' tanya Naruto kepada Rias
"kapanpun, dan setelah ini kita harus peri ke dunia manusia Naruto-kun, karena masih bayak urusan" ujar Rias dan Naruto mengangguk setuju
dan kemudian mereka pergi melalui lingkaran sihir berwarna biru Khas keluarga Namikaze dan tak sampai 10 Detik sekarang mereka berada diruang pertemuan keluarga Namikaze dan terlihat seluruh keluarga Naruto yang memperthatikan mereka, sedangkan naruto dan Rias kikuk karena terus di perhatikan seperti ini
"yo minna, ohayou Kasan, Tousan, jisan, baasan" sapa Naruto sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
dan kemudian Kushina mengambil posisi berdiri dan kemudian berjalan pelan kearah Naruto dengan tampang horornya dan itu membuat naruto mekerut ketakutan karena tatapan dari kushina, Naruto kemudian memejamkan matanya seakan menunggu tinjuan dari sang ibu tapi yang di tunggunya tak kunjung datang malah sebuah pelukan hangat yang ia terima
"kenapa kau tidak mengundang kami saat pesta pernikahanmu Naruto?" tanya Kushina kepada sang anak
"bukan seperti itu Kaasan, dan pernikahan itu dadakan bahkan aku sendiri tidak sempat mempersiapkan apa-apa" ujar Naruto gugup dan kemudian Kushina melepas pelukannya dan menghadiahi jitakan untuk sang putra
JDUAKK
"Ittai... ini sangat sakit Kaasan" ujar Naruto meringis sembari mengelus kepalanya yang sakit sedangkan Kushina sedang memandangi Rias,sedangkan rias yang di pandangi Intens seperti itu oleh mertuanya hanya mengkirut
"yokatta, menantuku sangat cantik, sepertinya kau memilih calon yang cocok denganmu Naruto dan Kaasan bangga dengan pilihan yang kau jatuhkan" Teriak Kushina girang karena ia memiliki menantu yang cantik dan terlihat baik dan perhaatian
"itu harus Kushina karena Naruto adalah anakku, Like Father Like Son" ujar Minato bangga dengan keputusan yang anaknya ambil kemudian menghampiri Naruto kemudian mengelus rambut pirang Naruto
"jadi Kaasan dan Tousan tidak marah?" tanya Naruto
"kenapa kami harus marah, jika putraku bahagia tidak ada alasan kami itu marah ataupun tidak setuju hanya saja kenapa kau tidak mengundng kami padahal aku dan Kushina ingin sekali melihat kau menikah dan menjadi walimu" ujar Minato
"heheh... maaf Tousan karena acaranya dadakan dan tidak terduga" ujar Naruto menjelaska
"baiklah kami maafkan asal..." ujar Kushina menggantung
"Asal apa Kaasan?" tanya Naruto dan Rias serempak sedangkan Minato dan Kushina yang melihat itu tersenyum
"asal kalian memberikan kami cucu" ujar Kushina tegas dan terdnegar seperti perintah, dan itu sama dengan keinginan dari Venelana Gremory yaitu ibu Rias
"hah?" Naruto dan Rias kaget mendengar ucapan Kushina
"kalian mau atau tidak?'" tanya Kushina
"baiklah Kaasan, dan itu semua hanya untuk Kaasa padahal aku masih ingin menikmati masa mudaku, dam mengingat Rias masih sekolah maka tunggulah dia lulus terlebih dahulu" ujar Naruto sedangkan Rias memerah dengan apa yang sedang mereka bahas, dan seharian sampai sore mereka berkumpul dan membicarakan sesuatu atau mengenai hal-hal lucu
"dan karena urusan kita sudah selesai maka kami minta izin Tousan dan Kaasan untuk pergi ke dunia Manusia, karena kita harus mempersiapkan pertandingan rating game antar Iblis muda" ujar Naruto
"baiklah kalian mendapat izin dari Tousan dan Kaasan tapi jaga diri kalian baik-baik" ujar Minato kepada Naruto dan Rias
"baiklah tousan" ujar Naruto kemudian menyiapkan lingkaran sihir dan kemudian pergi dari kediaman Namikaze
tak sampai semenit mereka sudah sampai di di ruang klub Occult Research Club dan terlihat para Pearage mereka yang sedang berkumpul, dan kemudian Rias angkat bicara
"Hari ini, kita berkumpul karena aku akan mengunser Evil Pieces milikku dan menggantinya dengan Evil Pecesnya karena mulai hari ini Naruto-kun adalah king kita" ujar Rias kepada para Pearagenya
"ha'i Buhcou" ujar mereka serempak
dan kemudian Rias melakukukan Ritual pengunsetan Evil Pieces dan setelah itu selesai di lanjutkan oleh Naruto yang melakukan Ritual untuk menjadikan mereka perage Naruto
~-TBC-~
Evil Pieces Naruto :
King : Naruto
Queen : Rias
Bishop : Akeno ( Mutation )
Bishop : Asia
Knight : Kiba
Knight : - ( Xenovia)
Rook : Koneko
Rook : - (Rosseweisse)
Pawn : Issei X4
Pawn : - (Gasper [M])
KET : belum masuk dalam Evil Pieces Naruto
NB : maaf hari ini gak bisa balas review soalnya masih terasa penasarn dari Author kelanjutan Naruto Episode 701 dan amu nulis di blog dulu tentang perihal kenapa Sarada mirip dengan Karin, dan juga masih sibuk nonton Naruto the last Movie hehehehe Gomen Nee
