Naruto The Next Poseidon

Disclaimer :: Naruto & Highschool DxD

Naruto [Masashi Kishimoto] & Highschool DxD [Ichie Ishibumi]

Pair : Naruto.U X ...

Warning : AU, OOC, abal, gaje, typo, Ngayal Dsb

DONT LIKE DONT READ

.

.

.


Tanya Jawab

Q : masukin juga sona ke pair naruto, dan mau nanya yg jadi pair naruto siapa aja,, ok! lanjut,..

A : Nanti Author Pertimbangin

Q : kenapa sona itu kaicho enak kalau di rape hahahahahahahah

A : Pikiran lu terlalu mesuuuuuuum bro hahahahah :p

Q : oh ya bro, ap ntar pairx harem (mastiib aj) n klo harem bikin penjelasan secara logis knapa rias mau di madu :v . Kebanyakan fic yg pernah gw baca, alasan si cwe mau d madu :v cmn gara berbagi :v. Menurut pengalaman gw sih, cwe tu ribet n ngebingunguin, apa lagi cwe tu mudah amat cemburuan :v kan kaga lucu :v. Tapi yg pasti lanjut aj bro biar tamvan :v

A : Oke, nanti bisa diatur


Chapter 5

"Jadi Partner apa yang akan kau lakukan untuk menghancurkan lingkaran sihir iru?" Tanya Atlas

"Entahlah Partner, aku belum tahu bagaimana menghancurkannya" Ujar Naruto menjawab pertanyaan sang Partner

"Jujur Partner jika kau menyerangnya dengan air menurutku ini kuranf efisien" Ujar Atlas

"Kau benar Partner, tapi dengan apa aku harus menghancurkannya?" Tanya Naruto

"Kurasa kau bisa menghancurkan dengan petir alamku" Ujar Atlas memberitahu Naruto

"kau seharusnya tahu bahwa aku belum bisa menguasai Sacred Gear [The Turth of Kirin]" balas Naruto kepada Partnernya

"Yah kau juga ada benarnya, tapi coba kau gunakan pedang pemberian dari Athena" Saran Atlas

"Tidak ada salahnya dicoba karena pedang Joyeuse mengandung kekuatan [Pure Destruction]" Jawab Naruto yang mepetimbangkan saran dari Partnernya

[Pedang yang melambangkan peperangan]

[Pedang yang tercipta akan keadilan dan digunakan untuk keadilan]

[Kekuatan Pure sejati dan akan mendominasi]

[Datanglah pedang keagungan yang sejati]

[Joyeuse]

Kemudian muncul sebuah pedang yang menancap di tanah didepan Naruto, kemudian Naruto berjalan menuju pedang itu dan mencabutnya, dan saat Naruto mencabut pedang itu di sekitar tercabutnya pedang itu terdapat sebuah getaran kekuatan yang cukup kuat

[Pure Destruction]

SLASH

Naruto mengayunkan pedang itu secara Vertikal dari bawah keatas kearah Lingkaran sihir raksasa itu

BLAAAAAAAAR

Dentuman yang cukup keras membuat para Majutsu yang keluar dari Lingkaran sihir itu, dan terdapat retakan di berbagai sisi di lingkaran sihir itu

"Berhasil Partner, sekarang terlihat retakan di berbagai sisi, dan selanjutnya akhiri dengan sekali serang" Ujar Atlas semangat

"Ypsh, Partner" Balas Naruto dan mulai mengayunkan pedangnya kembali

[Pure Destruction : crescent moon]

BLAAAAAAAAAAAR

Sebuah tebasan energi yang kuat berbentuk bulan sabit mengarah ke lingkaran sihir itu membuat lingkaran sihir itu hancur berkeping-keping, karena kekuatan Pure yang disebut kekuatan Asli dalam artian serangan itu akan berkekuatan sama jika sebuah penghalang bisa dihancurkan dan dapat mencapai level [Critical] jika terpengaruh mental dari pengguna pedang itu sendiri, semakin kuat tkad pengguna maka akan semakin kuat pula [Pure Destruction]nya

"Baiklah aku sudah selesai dengan urusanku, sekarang tinggal kalian yang memnghabisi para Majutsu itu" Gumam Naruto dan kembali ke tempat rapat ketiga Fraksi dengan[ Thunder Flash]

" Yo Naruto, kau hebat bisa mengancurkan lingkaran sihir itu, dan pedangmu cukup menarik" Ujar Sirzech

"Kau belum tahu bagaimana kerja dari pedang ini Sirzech Nii-sama" Balas Naruto

"Maksudnya?" Tanya Sirzech dan Michael yang tertarik dengan pedang itu

"Pedang Joyeuse adalah pedang kebanggaan milik Dewi Athena sang dewi perang dan kebijaksanaan, kekuatan pedang ini berdasarkan tekad dari pengguna pedang ini, jika tekad pengguna ini kuat maka pedang ini akan sangat kuat, jadi dengan kata lain tidak ada batas kekuatan dari pedang ini" Ujar Naruto menjelaskan cara kerja dari pedangnya

"Benar-benar mengesankan, lantas bagaimana kau bisa mendapatkan pedang kebanggaan sang dewi perang itu?" Tanya Michael

"Anda bisa menganggap hadiah" Balas Naruto semari tersenyum kearah Sirzech dan Michael

"Hah alasan macam apa itu" Protes Sirzech kepada adik iparnya ini yang merasa alasannya itu tidak logis

"Mau bagaimana lagi, ini memang pedang hadiah dari ibu untukku" Ujar Naruto tanpa sadar, sedangkan Sirzech, Michael, dan Serafall yang mendengar itu sangat terkejut

"hah ibu? setahuku Kushina belum pernah memberikan pedang seperti ini kepadamu, dan kau bilang ini hadiah dari Dewi Athena" Ujar Sirzech seraya meinta pernjelasan kepada Naruto

" Dan aku tahu dengan kata-katamu tadi kau menyembunyikan sesuatu" Lanjut Sirzech yang membuat Naruto terkejut

"Jujur aku sebagai pimpinan Malaikatpun tidak tahu menahu tentang dewa mytologi seperti Olympus dan Norse" Ujar Michael

"hah, sepertinya aku harus menceritakan tentang diriku kepada kalian, tapi kalian harus janji untuk tidak memberitahu siapapun" Ujar Naruto sedangkan Sirzech, Serafall, dan Michael hanya mengangguk

"Sebenarnya aku adalah Renkarnasi dari Pallas Naruto, Pangeran Olympus dan Laut putra dari Dewa Poseidon dan Dewi Athena" Ujar Naruto yang membuat mereka bertiga kaget setengah mati

"Huh, jadi ini kenapa kau bisa menggunaka sihir Air walau kau bukan dari keluarga Sitri?" tanya Serafall sedangkan Naruto hanya mengangguk

"Pantas saja, aku merasakan hawa murni dalam tubuhmu yang terasa dingin dan menenangkan ternyata kau adalah putra dari Poseidon" Ujar Michael

"Anda benar Michael-sama, dan selama ini saya merahasiakan identitas saya karena takut bila nanti saya akan diicar oleh banyak pihak teruatama Loki dewa jahat dari Utara yang sangat dendam kepada ayah saya" Ujar Naruto

"Baiklah jika itu berbahaya kami akan merahasiakan ini" Ujar Sirzech

'Sebenarnya yang aku takutkan bukanlah kematianku tapi kemarahan dari Zeus, Poseidon, dan Hades bila salah satu pihak membunuhku. Walau bagaimanapun juga aku adalah satu-satunya pengeran Olympus dan dewa Olympus akan merasa itu sebagai tantangan untuk Olympus jika aku dibunuh' Batin Naruto

Dan kemudian tak lama kemudian Azazel beserta Peerage Naruto sudah kembali dari urusan mereka dan membawa Gasper kembali yang membuat mereka harus menyudahi pembicaraan mereka

"Jadi apa yang kalian bicarakan tadi? sepertinya serius" Tanya Azazel kepada Naruto, Sirzech, Michael, dan Serafall

"Mereka menanyakan tentang pedangku yang merupakan pemberian dari Dewi Athena" Ujar Naruto jujur walau tidak keseluruhan

"Jadi mereka menanyakan tentang pedan Joyeuse milikmu itu?" Tanya Azazel memastikan dan Naruto hanya menagguk yakin

Kemudian setelah perbincangannya dengan Narut, Azazel melihat kearah Gasper dan beberapa saat kemudian menghampiri Gasper.

"Jadi kau pemilik Sacred Gear [Forbidden Valor View]. Bisa kau gunakan kekuatan Sacred Gearmu untuk membuat orang-orang yang membeku bisa bergerak kembali" Ujar Azazel sambil menunjuk semua makhluk yang tidak bisa bergerak dalam ruangan itu

"Ha'I" Balas Gasper dengan wajah takutnya

Kemudian dia menggunakan kekuatan Sacred Gearnya dan membebaskan Akeno, Irina, Asia, dan Sona dan anggota peeragenya. Kemudian kejutan datang dari vali dengan pengakuannya tentang jati dirinya yang sebenarnya

"Maaf Azazel aku harus pergi, karena aku tidak mungkin bersama kalian dengan perdamaian karena tidak akan ada yang aku lawan. dan sebenarnya aku adalah anggota dari Khaos Bridge" Ujar Vali kepada Azazel dan membuat semua orang yang ada diruangan itu cengo dengan apa yang dikatakan Vali dan kemudian meninggalkan ruang rapat tersebut

"aku sudah mendeuga, karena memang seperti itulah sifat dari muridku V" Ujar Azazel sambil menghela nafas

"Dasar Vali Lucifer simaniak bertarung" Ujar Naruto dan kembali membuat semua yang ada di ruangan itu cengo karena nama belakang Vali yaitu Lucifer dan dipastikan dia dari Mou lama

"APA Lucifer? bagaimana bisa?" tanya Sirzech kepada Naruto dengan penasaran

"itu karena dia adalah keturunan Revim dan dia setengan Iblis dan setengah manusia" jawab Azazel kepada Sirzech

"Jadi begitu" Gumam Sirzech

"Baiklah Karena urusan sudah selesai jadi saya beserta Peerage saya mohon undur diri" Ujar Naruto kemudian menghilang dalam lingkaran sihir berwarna biro Khas Namikaze beserta para Peeragenya

Dan sekarang mereka sudah kembali ke ruang Occult Research Club

"Apa kalian tidak terjadi apa-apa? maksudku mendapat luka yang serius?" tanya Naruto kepada Peeragenya

"Kami tidak kenapa-napa Taichou" Balas Peerage Naruto minus Rias yang melantunkan ucapan yang berbeda

"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu karena kau menghancurkan lingakarn sihir itu sendirian" Ujar Rias yang nampak cemas dengan suaminya ini, walaupun dia kuat Rias tahu bahwa suaminya ini sangat ceroboh

"Aku tidak apa-apa Tsuma, dan jangan mengkhawatirkanku, dan lebih baik kalian pulang kemudian istirahat karena besok kita harus sekolah" Ujar Naruto kepada Peeraganya, sedangkan mereka bergegas pulang kecuali Rias dan Akeno yang ingin beristirahat di club

"Baiklah, tapi ada satu hal yang masih mengganjal dan ingin aku pertanyakan kepadamu" Ujar Rias

"Apa itu?" tanya Naruto

"Sebenarnya kau menset Issei dengan berapa Evil Peace, dan kenapa kau merenkarnasikan Gasper menjadi Pawn?" tanya Rias, Sedangkan naruto mengehlas nafas sekali kemudian menjawab pertanyaan Rias

"Aku menset Issei dengan 4 Pawn dengan 2 Pawn Mutation, dan aku juga menset Gasper dengan Mutation Pawn" Ujar Naruto

"Lantas untuk sekarang kau memiliki dua Pawn Taichou?" tanya Akeno kepada kingnya, dan Naruto hanya menggeleng pelan

"Sebenarnya sebelum ini aku memiliki tiga Pawn yang mungkin sudah bermutasi" Ujar Naruto

"Siapa mereka? dan Dimana?" tanya Akeno dan Rias

"Mereka adalah Ichigo Kurosaki, Kaneki ken, dan Portgas D. Sabo dan mereka sekarang dalam perjalanan kemari karena mereka sedang menjalankan misi yang aku suruh" Jawab Naruto

"Jadi apa Klasifikasi kekuatan mereka?" tanya Rias kepada Naruto

"Aku akan memberitahu garis besarnya saha, Ichigo Kurosaki adalah pengguna pedang dari [Tenza Zangetsu], Kaneki Ken adalah Ghoul, dan merupakan Ghoul terkuat, sedangkan Portgas D. Sabo adalah pengguna Evil Fruits [Mera Mera No Mi]" Ujar Naruto kepada Rias dan Akeno

"Lantas jika mereka kuat seperti itu kenapa mereka hanya Pawn yang bernilai satu?" Tanya Rias heran

"Karena dulunya mereka sama sekali tidak memiliki kekuatan apa-apa dan mereka menilai dirinya tidak berguna dan merasa lebih baik mati, tapi aku menyelamatkan mereka dari jurang keputusasaan dengan menjadikan mereka keluarga Iblisku..."

[FLASHBACK]

Kin Naruto sedang berjalan-jalan di dunia Manusia karena dia merasa bosan dengan kebangsawanan dan peraturan yang ketat yang ada di Underworld dan keluarga Namikaze, dan tanpa sengaja dirinya melihat seseorang yang memakai Kimono berwarna hitam dengan surai berwarna jingga sedang tak sadarkan diri di pinggiran jalan, sedangkan orang yang berlalu lalang sepertinya tidak terlalu peduli dengan orang itu

"Astaga kenapa kau bisa tidur disini kan bisa tidur dikasur" Ujar Naruto yang melihat orang yang tidak sadarkan diri ini kemudian dengan kasat mata mereka menghilang dalam kerumunan

Kini Naruto membawa pemuda ini ksebuah tempat, atau bisa disebut gubuk tua yang sudah tua dan hampir reyot dimakan usia

"kenapa kau bisa pingsan dijalan dan kenapa para Manusia itu sama sekali tidak peduli dengan dirimu" ujar Naruto lirih melihat kondisi sang pemuda, sedangkan naruto dari tadi hanya mengalirakan sebuah jurus air untuk penyumbuhan dengan di gabungkan dengan [Demonic Power], dan tak lama kemudian pemuda itu bangun dari pingsannya dan kemudian memperhatikan sekitar

"Dimana aku?" Gumam pemuda itu, dan cukup untuk didengar oleh Naruto

"Kau berada di sebuah gubuk tua bersamaku, dan kenapa kau bisa pingsan dijalan?" tanya naruto kepada pemuda itu

"Aku Frustasi karena pembataian klanku dan terbunuhnya kekasihku aku mencoba untuk tetap pada pendirianku tapi aku sudah tidak anggup lagi untuk melanjutkan hidup dan lebih baik aku mati, dan kurasa seharusnya aku sudah mati jika kau tidak menyelamatkanku dan berkumpul dengan keluargaku" Ujar Pemuda itu sinis dengan pandangan kosong

"Maaf tapi aku tidak bisa melihat orang yang kesulitan sepertimu dan kau jangan berpikiran seperti itu, apakah mereka akan bahagia jika kau menyusul mereka dengan kondisi tidak bernyawa karena Fustasi? jawabannya adalah tidak" Ujar Naruto kepada Pemuda itu

"Kau tahu apa hah? kau tidak akan pernah bisa merasakan sakit sebelum kau merasakan sakit itu sendiri" Teriak pemuda itu kepada Naruto, sedangkan naruto hanay tersenyum sendiri melihat tingkah pemuda didepannya ini

" AKu memang tidak pernah merasakan apa yang kau rasa, tapi aku mengerti apa yang kau rasakan dan itu sangat menyakitkan, tapi jika kau terus terpuruk seperti ini dan tidak mau bangkit kau hanya akan berkahir menjadi sampah dan akan membuat keluargamu yang melihat dari atas sana kecewa" Balas Naruto dengan sinis tapi dengan maksud untuk memberikan dorongan agar pemuda didepannya ini mau bangkir dari keterpurukan

"Apa kau pernah berpikir di luar sana kebahagiaan sudah menunggumu dan kau masih disini? itu akan sia-sia teman karena kebahagiaan tidak datang sendiri, dan harus bekerja kerasa untuk mendapatkan semua itu" Lanjut Naruto dan terlihat pemuda itu mulai mengerti dan memahami arti dari perkataan dari Naruto

"Teman ya? sudah lama sekali tidak ada yang memanggilku teman" Ujar sosok itu yang tersenyum tipis tapi tulus, dan sepertinya Naruto mulai berhasil untuk membujuk pemuda ini

"Benar dan aku yakin bahwa kau sebenaranya ingin memiliki teman, tapi dirimu masih terjebak dalam masa lalu yang menghantuimu sehingga kau takut untuk menatap apa yang akan didepanmu, bukalah matamu dan lihatlah bahwa berbagai kebahagiaan sudah menantimu untuk bersamamu" Ujar Naruto yang melemparkan cengiran Khasnya kepada Naruto

"Sebenarnya aku ingin tapi aku tidak tahu harus bagaimana, dan aku tidak yakin bah-..." Ucapan pemuda itu terpotong karena Naruto keburu mengulurkan tangannya dan bersuara

"Naruto. Namikaze Naruto, dan kau bisa memulai dengan menerima jabatan tanganku sebagai pertanda pertemanan kita, dan aku memberikan warna pada dirimu yang kelam itu" Ujar Naruto sembari tersenyum tulus kepada pemuda itu, pemuda itupun menerima uluran tangan dari Naruto

"Ichigo. Ichigo Kurosaki itulah namaku, dan aku senang berteman denganmu Namikaze-san" Ujar pemuda yang bernama Ichigo yang dari sorot matanya tidak terlalu kosong seperti tadi

"Baiklah Ichigo, maukah kau menjadi anggota kebangsawananku?" tanya Naruto

"Maksudnya?" tanya Ichigo tidak mengerti

"Maukah kau menjadi kebangsawanan Iblisku, menjadi anggota keluarga Iblis Namikaze?" tanya Naruto kepada Ichigo

"Tapi apakah aku layak, aku bahkan tidak memiliki kekuatan apapun yang bisa kugunakan" Ujar Ichigo menundukkan wajahnya

"Aku tidak mempermasalahkannya, dan aku akan mengajarimu tentang bagaimana mendapat kekuatan dengan cara yang benar, yang terpenting maukah kau menjadi anggota Keluarga Iblisku?" tanya Naruto sekali lagi

"Aku bersedia, dan aku berharap akan medapat kebahagiaan dengan menjadi anggota kebangsawananmu dan aku berjanji akan selalu melindungimu bahkan dengan nyawaku" Jawab Ichigo kepada Naruto

"Kau tidak perlu seperti itu Ichigo dan kau berbaringlah karena aku akan melakukan ritual untuk merubahmu menjadi Iblis sepertiku" Ujar Naruto dan kemudian Ichigo berbaring seperti permintaan Naruto

'Seperti hanya bidak pawn dan berjumlah satu yang merespon kepadanya, tapi aku menaru potensi besar kepadamu teman walau hanya satu pawn' Batin Naruto

'' Aku, Naruto Namikaze, merengkarnasikanmu Ichigo Kurosaki menjadi iblis dalam keluarga Namikaze sebagai Pawn. Setelah ini dan selanjutnya, hiduplah kalian menjadi iblis dalam keluargaku,'' Ujar Naruto kemudian Evil Peace itu merasuk kedalam tubuh Ichigo

"Bangunlah Ichigo, dan kita akan melanjutkan perjalanan kita dan dalam perjalanan aku akan melatihmu hingga kau menjadi kuat dan dapat melindungi dirimu" Ujar Naruto

"Baiklah Naruto-sama aku akan mengikuti langkah anda pergi karena mulai sekarang aku mengabdikan hidupku kepada anda" Ujar Ichigo kepada Naruto

"Kau jangan memnaggilku dengan embel-embel sama , kau cukup memanggilku Taichou saja" Ujar Naruto kepada Pawnnya ini

"ha'i Taichou" Jawab Ichigo kepada Kingnya dengan sopan

[TIME SKIP]

Kini Naruto dan Ichigo sedang melakukan perjalanan yang entah kapan akan selesai dan dalam perjalanan itu Naruto melatih Ichigo hingga menjadi petarung yang taguh, dan sudah mulai menemukan arah hidup untuk melanjutkan hidpunya dan perlahan ia juga merasakan yang namanya mempunyai keluarga bersama Naruto, karena Naruto menjadi sosok kakak kepadanya dan menyayanginya sebagai keluarga bukan sebagai budak ataupun babu

Kemudian setelah mereka makan siang mereka melihat sosok remaja yang berambut putih yang sedang di lempari batu oleh warga dan juga meneriakinya sebagai monster , dan setelah mereka selesai melepari batu itu Naruto melirik kearah Ichigo dan mengerti maksud dari taichounya itu Ichigo mengikuti langkah Taichounya untuk mengejar sosok itu

"hey tunggu" Teriak Naruto memanggil sosok remaja itu

"ada apa kau memanggilku? apakau akan menyikasaku seperti para warga itu?" tanya pemuda itu kepada Naruto dan Ichigo

"Kau salah paham, aku ingin berteman denganmu" Ujar Naruto kepada pemuda itu

"Apa maksudmu ha? Kau mau berteman dengan monster sepertiku?" Teriak pemuda itu, dan kemudian Naruto dan Ichigo perlahan mendekat kearah pemuda itu

"Ya, karena kita sama karena aku adalah Iblis" Ujar Naruto yang mengepakkan sepasang sayapnya negitu juga dengan Ichigo

-TBC-

Yo Minna, chapter ini udah selesai dan untuk chapter depan akan didominasi oleh Flashback jadi yang tidak suka mohon diskip saja :D

Next Update : Kono yo no Kyuseishu