Naruto The Next Poseidon
Disclaimer :: Naruto & Highschool DxD
Naruto [Masashi Kishimoto] & Highschool DxD [Ichie Ishibumi]
Pair : Naruto.U X ...
Warning : AU, OOC, abal, gaje, typo, Ngayal Dsb
DONT LIKE DONT READ
.
.
.
Tanya Jawab
Q : kapan dong ada lime nya?
A : Mungkin besok
Q : flasbackx trlalu pnjang
A : Oke Nanti dipercepat
0.0
"Dan apakah kau mau menjadi anggota kebangsawananku? sebagai keluarga?" Ajak Naruto kepada Kaneki
"Keluarga?" Tanya Kaneki kepada Naruto
"ya keluarga" Jawab Naruto yakin
"Jujur, selama ini tidak ada yang mau menganggapku teman apa lagi saudara, kau adalah orang pertama yang mengajakku dalam keluargamu" Ujar Kaneki lirih, membuat Naruto dan Sabo sedikit terharu
"Jadi, apakah kau mau menjadi anggota keluargaku, dan menatap masa depan bersamaku, bersamaku kau akan mengerti arti teman dan keluarga" Ujar Naruto kepada Kaneki
"Apakah itu benar?" Tanya Kaneki penuh harap kepada Naruto
"Yah, aku berjanji, dan aku akan melatihmu sampai kau mendapat pengakuan dari orang lain, kau bukan monster tapi keluargaku" Ujar Naruto
"Baiklah aku bersedia, perkanalkan namaku Kaneki Ken, seorang Ghoul dan kau siapa?" Tanya Kaneki pada Naruto
"Namaku Uzumaki Naruto, dan disebelahmu adalah temanku Ichigo dan dia adalah anggota kebangsawananku" Jawab Naruto
"Jadi bisakah kau berbaring karena aku akan melakukan ritual renkarnasikanmu menjadi Iblis" Tanya Naruto
"Tentu saja Naruto-sama" Jawab Kaneki
'Seperti hanya bidak pawn dan berjumlah satu yang merespon kepadanya, tapi aku menaruh potensi besar kepadamu teman walau hanya satu pawn seperti halnya kepada Ichigo' Batin Naruto
''Aku, Naruto Namikaze, merengkarnasikanmu Kaneki Ken menjadi iblis dalam keluarga Namikaze sebagai Pawn. Setelah ini dan selanjutnya, hiduplah kalian menjadi iblis dalam keluargaku,'' Ujar Naruto kemudian Evil Peace itu merasuk kedalam tubuh Ichigo
"Bangunlah Kaneki, dan kita akan melanjutkan perjalanan kita dan dalam perjalanan aku akan melatihmu hingga kau menjadi kuat dan dapat melindungi dirimu" Ujar Naruto
"Baiklah Naruto-sama aku akan mengikuti langkah anda pergi karena mulai sekarang aku mengabdikan hidupku kepada anda" Ujar Kaneki kepada Naruto
"Kau jangan memnaggilku dengan embel-embel sama , kau cukup memanggilku Taichou saja" Ujar Naruto kepada Pawn barunya ini
"ha'i Taichou" Jawab Kaneki kepada Kingnya
[Flashback Off]
"... begitulah dan aku menemukan Sabo saat di pelabuhan karena sepertinya dia di buang oleh bajak laut, kemudian aku merawatnya hingga sembuh total, dan menawarkannya menjadi anggota keluargaku, tapi seperti Kaneki dan Ichigo pertama dia menolak, tapi saat aku menjelaskan maksud dan tujuanku membuatnya yakin dengan ikut bersamaku Sabo akan menemukan hal yang baru dan tujuan baru" Naruto sudah selesai dengan cerita panjang lebarnya tentang tiga Pawn yang Naruto maksud
"Ternyata kau merenkarnasikan Pawn dengan latar belakang yang menyedihkan Naruto-kun, tapi aku senang kau mau menolong mereka" Ujar Rias menanggapi cerita dari Naruto
"Karena itulah ajaran dari ibuku, untuk menolong sesama makhluk hidup entah itu Iblis, Malaikat jatuh, Malaikat, ataupun sebagainya" Jawab Naruto
"Dan aku senang memiliki pendamping sepertimu Naruto-kun" Ujar Rias, sedangkan Naruto yang mendengar itu hanya stuck dan dipipinya dihiasi semburat merah, dan entah mengapa Naruto menyukai kata-kata itu
"Apa maksudmu Rias?" Tanya Naruto
"Entah mengapa saat aku bersamamu aku merasa tenang, damai, nyaman, dan terlindungi. Dan aku selalu ingin bersamamu sampai batas hidup kita, dan kurasa aku mulai mencintaimu Namikaze Naruto" Ujar Rias pelan tapi dapat di dengar oleh Naruto, sedangkan Naruto yang mendengar itu tersenyum bahagia
"Tak kusangka hari ini akan tiba, hari dimana kau menerimaku seutuhnya Rias, dulu aku berpikir bahwa akan selalu bersamamu walau kau tidak mencintaiku, aku sudah mencintaimu sejak dulu. Mungkin kau tidak mengingat diriku lagi, tapi aku mencintaimu mulai saat itu dan berharap bisa bertemu denganmu lagi, dan ternyata apa yang aku impikan datang juga" Ujar Naruto
[Flashback on]
Naruto kini sedang berjalan-jalan di sekitar laut karena bosan jika hanya berlatih terus menerus, dan ibunya selalu mengatakan 'Pangeran Olympus dan Laut' untuk membuatnya terus berlatih dan berlatih, dan Naruto memutuskan untuk keluar sebentar untuk menengok dunia luar. Tapi kemudian matanya terbelalak saat melihat seoarang perempuan berumuran sekitar 17 tahunan sedang di kepung oleh kumpulan berandalan yang sepertinya akan berbuat tindakan asusila
"Heu lepaskan dia" Teriak Naruto kepada kumpula berandalan itu
"Hei, bocah jangan ganggu kesenangan kami, lebih baik kau pergi kalau tidak kau akan mendapat akibatnya" Ujar salah satu dari mereka menyuruh Naruto pergi, tapi Naruto tidak bergeming
"Aku tidak bisa pergi saat aku melihat orang yang akan disakiti" Ujar Naruto yang kini mulai menyerang berandalan itu, dan dalam waktu singkat semua beandalan itu tewas karena mereka hanya manusia biasa berbeda dengan Naruto yang seorang dewa, setelah menghabisi para berandalan itu Naruto kemudian mendekati gadis yang mempunyai rambut merah crimson
"Kau tidak apa nona?" Tanya Naruto kepada gadis itu
"Aku tidak apa-apa, terimakasih karena menolongku. berkat anda bantuan tuan muda saya bisa selamat" Ujar Gadis itu membukukan badan dengan hormat
"Kau tidak perlu berterimakasih, karena itu sudah menjadi kewajiban sesama makhluk hidup untuk saling menolong, dan aku senang menolongmu Nona" Balas naruto kepada gadis itu
"Baiklah karena aku ada urusan aku mohon pamit dulu, dan jaga dirimu baik-baik nona" Ujar Naruto kemudian meninggalkan gadis itu
'Kurasa aku menyukainya, dan aku berharap bisa bertemu dengannya kembali, dan hidup bersamanya' Batin Naruto setelah meninggalkan gadis itu
[FlashBack Off]
GREP
Rias memeluk Naruto dengan eratnya seaakan tidak ingin melepasnya, karena dirinya sangat senang dengan penuturan yang didengar oleh suaminya ini, walau dia tidak mengerti apa maksud penuturan dari suaminya ini
"Kau kenapa Rias?" Tanya Naruto yang kini mulai membalas pelukan dari Rias
"Aku juga tidak mengerti, aku hanya ingin memelukmu" Ujar Rias yang berlinangan air mata
"Kau lebih cantik bila tersenyum, maka tersenyumlah" Ujar Naruto, sedangkan Rias mulai mengusap air matanyat tapi air matanay tidak mau berhenti
[Lemon Scane]
(A/N : bagi yang merasa terganggu dengan lemon bisa di skip)
CUP
Naruto mencium bibir Rias tanpa aba-aba, sedangkan Rias yang terkejut perlahan air matanya mulai berhenti dan mulai membalas ciuman dari Naruto, ciuman yang awalnya hanya ciuman kasih sayang kini berubah menjadi ciuman penuh gairah dan nafsu, dan tanpa sadar kini mereka sudah berada di atas ranjang dengan Naruto menindih Rias tanpa melepas ciuman mereka
Dan setelah Naruto mencium bibir Rias Kini Naruto beralih mencium leher jenjang Rias dan memberikan banyak kissmark, tidak lupa tangan kanannya meremas payudara sebelah kiri milik Rias, Rias pun mendesah kenikmatan.
"Aakh! Ahhn! Ahhh!" desah Rias,
Kini Naruto beralih ke belakang Rias lalu meremas kedua payudara Rias dengan lembut, dan mencium leher jenjang Rias. Rias pun mendesah merasakan kenikmatan yang di berikan Naruto.
"Akhhh! Ahhh! Uhhn!"
"Aku mencintaimu Rias" kata Naruto yang masih meremas kedua payudara Rias.
"Akhhh! Ahhh! Ahhh! Aku juga mencintai Naruto-kun." kata Rias yang medesah menikmati sentuhan Naruto.
kemudian Naruto menyusupkan tangan kanannya ke vagina Rias, dan memasukan jari tengah tangan kanannya ke vagina Rias, Rias pun mendesah kenikmatan.
"Akhhh! Ahhh! Terus Naruto-kun, lebih dalam. Akhhh!" Desah Rias yang menikmati permainan dari naruto
Naruto menambah kecepatan memaju mundurkan jarinya, dan juga menambahkan jari telunjuknya masuk ke dalam vagina Rias. Rias pun mendesah hebat saat klimaksnya.
"Ahhh! Akhhh! Naruto-kun! Aku keluar!"
"Wajahmu sangat indah saat mengeluarkan cairan cintamu Rias." kata Naruto di telinga Rias, dan itu membuat Rias merona di kedua pipinya, kemudian mengeluarkan dua jari tangan kanannya dari dalam vagina Rias, "Kita lanjutkan?" tanya Naruto kemudian.
Rias pun hanya mengangguk karena masib terengah-engah, kini Naruto beralih ke depan Rias lalu membuka semua pakaian milik Rias yang berbalut seragam dari Kuoh HighSchool begitu juga dengan dirinya. lalu mencium dan melumat payudara indah Rias, tidak lupa memasuk kembali dua jari tangan kanannya ke dalam vagina Rias, Rias pun mendesah kenikmatan.
"Ahhh! Akhhh! Ini hebat Naruto-kun! Ahnn! Ahhh! Ughhh!"
Naruto terus memberi rangsangan pada Rias, dari mencium payudara indah Rias, melumatnya, mencium leher jenjangnya, hingga mencium bibir Rias, dan tidak lupa memaju mundukkan dua jari tangan kanannya di dalam vagina Rias. Rias hanya bisa mendesah merasakan kenikmatan yang di berikan Naruto, tidak berapa lama Rias pun mendesah panjang.
"Akhhh! Naruto-kun! Ahhh! Ahhh! Ughhh! Aku keluar lagi!"
Cairan cinta membasahi vagina Rias dan dua jari tangan kanan milik Naruto, Naruto pun mengeluarkan dua jari tangan kanannya dan melepas ikatan piyamanya, kini terpampang jelas penis Naruto yang sudah menegang dengan panjang 19 cm dan diameter 4cm.
Di miringkannya tubuh Rias di kasur, Naruto pun mencium bibir Rias kemudian berkata, "Rias siap?" tanya Naruto yang kini penisnya menempel pada bibir vagina milik Rias. Rias hanya menjawab dengan anggukan.
Naruto pun memasukan penisnya secara perlahan hingga ia merasa seperti ada sebuah penghalang yang tidak lain adalah selaput darah milik Rias, kemudian Naruto memundurkan Penisnya hingga kepalanya saja yang terbenam kemudian menhentakannya dengan sedikit keras dan akhirnya semua penis Naruto tertelan vagina milik Rias. Rias pun mendesah sedikit berteriak karena sakit yang ia alami di selakangannya yang menandakan kini dirinya bukan gadis lagi dan berubah menjadi wanita
"Akhhh! Sakit Naruto-kun!"
Naruto pun membiarkan sebentar menunggu rasa sakit yang di alami Rias hilang, kemudian Rias pun berkata, "Kau boleh bergerak Naruto-kun."
Naruto pun memaju mundurkan pinggulnya lalu mencium leher jenjang Rias, mencium bibir ranum Rias, kemudian melumat payudara indah Rias sambil memaju mundurkan penisnya di dalam vagina milik Rias, Rias pun mendesah lebih nikmat dari yang tadi.
"Akhhh! Ahhh! Naruto-kun lebih cepat! Akhh! Ughh! Ahnn!"
"Rias vaginamu sempit sekali, penisku terasa di pijat-pijat! Akhhh!" kata Naruto memaju mundurkan penisnya lebih cepat di dalam vagina milik Rias.
"Ahhh! Sekarang dan selanjutnya tubuhku hanya milikmu Naruto-kun! Akhhh!"
Naruto pun memaju mundurkan penisnya lebih cepat di dalam vagina milik Rias, tidak lupa mencium dan melumat payudara indah milik Rias, Hampir 15 menit Naruto memacu penisnya di dalam vagina milik Rias, tidak lama kemudian Rias pun mendesah panjang karena mencapai klimaksnya yang ketiga kali.
"Akhhh! Naruto-kun! Aku keluar lagi! Akhhh! Ughhhh! Uhhh! Ahhh! Akhhh!"
Naruto pun menghentikan memaju mundurkan penisnya lalu mencium bibir ranum Rias, lalu memposisikan tubuh Rias menungging dengan penis yang masih di dalam vagina milik Rias. Kemudian memaju mundurkan penisnya kembali di dalam vagina milik Rias.
"Akhh! Rias! Vaginamu benar-benar memanjakan penisku!"
"Akhh! Ahhh! Naruto-kun! Lebih cepet!"
Naruto pun memaju mundurkan penisnya di dalam vagina milik Rias dengan lebih cepat, tidak lupa meremas kedua payudara Rias yang bergoyang-goyang, Rias pun mendesah merasakan kenikmatan yang di berikan Rias.
"Akhhhh! Ahhh! Ughhh! Naruto-kun! Lebih cepat! Tubuhku serasa melayang Naruto-kun! Akhhh!"
Naruto pun memaju mundurkan penisnya dengan cepat, tidak lupa meremas payudara indah milik Rias. Hampir 20 menit mereka dalam posisi seperti itu, Rias pun mendesah merasakan nikmat yang begitu dahsyat kemudian mendesah karena mencapai puncaknya, sedangkan Naruto pun memaju mundurkan lebih cepat lagi karena penisnya mencapai puncaknya.
"Naruto-kun keluarkan didalam" Ujar Rias kepada Naruto
"Tapi bagaimana jika kau hamil?" Tanya Naruto
"Kenapa harus khawatir kita sudah menikah dan tidak salahkan jika aku hamil" Jawab rias sedangkan Naruto mengangguk dengan lemah, kemudian mereka merasakan bahwa mereka akan mencapai klimaks mereka
"Akhhh! Naruto-kun! Aku mau keluar lagi!"
"Akhhh! Rias! Aku juga!"
"Rias! Aku keluar! Akhhh!
"Naruto-kun! Aku juga keluar! Akhh! Ahhh!
Naruto dan Rias pun mencapai puncak kenikmatannya, kemudian memposisikan Rias tidur dengan memunggungi Naruto, Naruto pun memeluk Rias dari belakang. Tubuh mereka berdua masih telanjang.
"lebih baik kita tidur, hari sudah malam." kata Naruto yang kini menarik selimut ke dalam tubuh mereka berdua lalu memeluk kembali Rias.
"Ya, selamat malam Naruto-kun." kata Rias yang kini memejamkan matanya.
"Selamat malam Rias." kata Naruto yang mencium pundak Rias lalu tertidur.
Mereka berdua pun tertidur lelap, hingga nanti sang surya membangunkan mereka kembali dari tidur lelap mereka. Rias berharap kebahagian ini terus berlanjut dan tidak akan pergi.
[Lemon Off]
Matahari sudah memancarkan sinarnya dan memberikan kehangatan sinarnya pada siapa saja yang mengharapkan kehangatan sinarnya.
Rias pun terbangun dari tidurnya dan melepas pelukan Naruto, di lihat wajah damai Naruto yang menjadi suaminya ini sejak beberapa waktu yang lalu dan semburat merah menghiasi pipinya saat mengingat apa yang terjadi semalam,
Tiba-tiba Naruto pun terbangun dari tidurnya dan membuka matanya, di lihat Rias sedang memandangnya, semburat merah muncul di kedua pipi Rias karena malu ketahuan memandang Naruto lalu menyapanya.
"Selamat pagi Naruto-kun."
"Selamat pagi Rias."
Sedetik kemudian Naruto mencium bibir Rias, Rias pun membalas ciuman yang di berikan Naruto, tak lama ciuman itu berhenti karena keduanya butuh pasokan udara.
"hah... lebih baik kau mandi Anata, apa kau tidak ingat bahwa kita dan peerage kita harus pergi ke underworld karena undangan untuk persiapan Rating game antar Iblis muda" Ujar Rias
"Astaga bagaimana aku lupa, baiklah aku akan segera mandi, dan setelah aku mandi kita akan bersiap-siap, dan kau juga jangan lupa untuk mandi" Ujar Naruto sedangkan Rias hanya mengangguk, dan Naruto langsung melesat kearah kamar mandi
Tak sampai 10 menit Naruto sudah selesai dengan acara mandinya, dan kini ia sudah berganti pakaian seperti halnya baju khas mereka yaitu seregam Kuoh Highschool yang sebelumnya di siapkan oleh istrinya, sedangkan kini giliran Rias yang membersihkan tubuhnya
[TIME SKIP]
Kini Naruto beserta Peeragenya sedang berkumpuk di Occult Reseach Cllub, tapi disini ada yang membedakan yaitu, keberadaaan Azazel, dan membuat mereka bertanya-tanya ada urusan apa pimpinan malaikat jatuh ada disini.
"Apa yang kau lakukan disini Azazel?" Tanya Naruto kepada Azazel
"Sekarang aku menjadi guru disini sekaligus pengawas bagi kalian" Ujar Azazel yang membuat semuanya melotot
"Hoy, lalu bagaimana dengan kepemimpinan di Grigory?" Tanya naruto
"AKu sudah menyerahkan jabatanku kepada Shemazai, jadi sekarang aku bisa bebes hahahaha" Jawab Azazel
"Mana bisa begitu" Protes Naruto
"Dan ini adalah permintaan dari Sirzech dan Serafall untuk mengawasi kalian" Ujar Azazel
"Sekaligus menjadi pelatih kalian, untuk persiapan dalam Rating game antar Iblis muda dan terutama dirimu Naruto, aku merasakan sebuah energi seperti Sacred Gear dalam tubuhmu" Ujar Azazel
"Hah, Dari mana aku tahu?" Naruto kaget karena selama ini dia tidak memberitahukan soal Sacred Gearnya
"Kau lupa, aku adalah peneliti dari Sacred Gear jadi wajar saja aku tahu, jadi sebenarnya Sacred Gear apa yang kau miliki?" Tanya Naruto
"Hah, aku melupakah tentang fakta itu. Jadi Sacred Gearku adalah [The Turth of Kirin], tidak perlu aku jelaskan lagi karena kau sudah tahu apa itu kirin dan kekuatannya apa" Jawab Naruto malas
"Tapi dari yang kalu lihat, kau belum bisa menguasi kekuatan dari Sacred Gearmu, dan aku tidak pernah tahu akan adanya Sacred gear itu" Ujar Azazel bingung karena dia tidak tahu menahu tentang Sacred Gear itu
"Ini adalah Sacred Gear buatan dari Zeus, dia menyegel kirin kedalam Sacred Gear setelah dia mengalahkan kirin dalam pertarungan petir" Jawab Naruto
"APA?" Teriak mereka tidak percaya bahwa Naruto menyebut nama 'Zeus'
"Tapi bagaimana bisa?" Tanya Rias kepada Naruto
"anggap saja hadiah, tidak aneh karena aku juga mendapat hadiah dari Athena" Jawab Naruto yang sedikit berbohong
"Hah, baiklah aku akan membantumu untuk menguasai Sacred Gearmu itu" Ujar Azazel sedangkan Naruto hanya mengangguk
-TBC-
YO minna maaf bila lemonnya abal-abal dan tidak HOT karena Author hanya buat semampu Author saja
Next Update : Shinobi DxD 2
{Baiklah maaf mlenceng sedikit, Author kasih bocoran selanjutnya tentang The Mission, disini Author akan membuat dua orang dari Peerage Naruto tewas, dan akan di gantikan oleh Inuyasha dan Kagome dalam serial anime 'Inuyasha'. Jadi bagaimana menurut para reader?}
