"Luce Apakah itu Luce ?"
Natsu melihat Natsu dengan ekspresi yang kaget bercampur haru DKK
Lucy POV
Apakah itu dia ?
tanya Lucy terhadap dirinya yg membuat jantung gadis blonde ini berdebar debar
'Bagaimana inih orang yg kucintai ada satu kelas lagi denganku TIDAKKKKK' gumam Lucy dlm benaknya
Normal POV
"ehm .. "
suara Laxus Sensei yg membuka pembicaraan yg membuat Lucy tersadar kembali
"Lucy silakan perkenalkan dirimu"
Perintah Laxus Sensei kemudia Lucy mulai memperkenalkan dirinya
"Perkenalkan namaku Lucy Heartfilia pindahan dari Fiore mohon bantuannya "
diakhiri dgn senyumanya yg manis tapi yg membuat Lucy bingung adalah Natsu yg cengo memandanginya yg langsung membuat Lucy Sweatdrop
"Baiklah Lucy sekarang kau bisa duduk disamping Natsu ,pria yg rambutnya berwarna pink itu tunjuk Laxus Sensei pada Natsu dengan jari telunjuknya"
"Baiklah Sensei "
Lucypun berjalan menuju kursi meja yg kosong dan tepat berada disebelah Natsu . Ia berjalan dengan rona merah Lucypun kembali duduk dikursi meja tersebut namum sambil melihat pujaan hatinya tersebut juga yg dari tadi hanya mengigiti tutup pulpennya tersebut ( Kelaparan )
"Hey..."Lucy kaget mendengar Natsu memanggilnya
"Kau Lucu Heartfilia kan ?" tanya Natsu dengan wajah polos nya
"Namaku Lucy Heartfilia lah bukan Lucu Baka!" jawab Lucy dengan tegas
"Oh jadi Luppy maaf maaf" jawab Natsu dengan wajah memohon kemudian Lucy kesal
"LUCY lah bukan Luppy" jawab Lucy
"Luigi kah ?" tanya Natsu
"Bukan tapi L-U-C-Y ingat ?" tegas Lucy
"Bagaimanah jika Luce ? seperti dulu" goda Natsu menawarkan
Pipi Lucy mulai memerah karna namanya disebut begitu imut seperti dulu oleh Natsu
"Ya itu lebih bagus" kemudian di akhiri oleh senyum dari Lucy
"Luce..."Natsu membuka percakapan dengan Lucy
"Ada apah Natsu ?"tanya Lucy pada Natsu
"Apakah kau masih mengingat ku Luce ?" tanya Natsu dengan wajah Cemas
"tentulah aku ingat Natsu kau kan teman masa kecilku sampai sekarang dan..." "dan juga aku tak akan lupa engkau karna aku mencin..." Lucy menahan suaranya dengan tangannya yg membuat Natsu kebingungan
"Mencin.. apah Luce ?"tanya Natsu yang membuat wajah gadis didepannya memerah
"Mencin...?Mencin..apah Luce ?" Natsu mulai berpikir keras yang membuat kepalanya mengeluarkan asap seperti Patrick Sky
TIba-tiba ada lampu bohlam terang diatas kepala Natsu dan
"Oh jangan-jangan kau mencintaiku ya Luce ?"goda Natsu yg membuat wajah Lucy sangat merah semerah Chili
Lucy masih terdiam ditempat duduknya dengan jantung yg sudah sangat berdebar-debar
'Bagaimana bisa Natsu tahu kalao aku mencintainya bagaomanah inih apa yg harus kulakukan?'
tanya Lucy dalam hatinya
"Sudah Luce tidak perlu disembunyikan aku sudah tahu bahwa kau mencintaiku kan ?"
tanya Natsu yg membuat Lucy blushing dan dag-dig-dug tingkat dewa
"Tapi tidak apah kok lagipula aku juga mencintaimu"
mendengar kata Natsu tersebut jantung Lucy berdetak lebih kencang
"ka...Kau...Men...Mencintaiku sebagai Te...Tem...Teman ?"
tanya Lucy yang terpotong-potong kemudian..
Natsu mendekatkan wajahnya ke wajah Lucy yg hanya berjarak 7 cm lagi untuk menyentuh wajah Lucy yang sudah sangat merah seperti ikan Cupang Slayer Red Devil "Tidak bukan sebagai teman ataupun sahabat tetapi sebagai sepasang keka.."
Pltakkkkkkk
Lemparan penghapus papan tulis yang mengenai kepala Natsu ( Head Shot )
"Itaihhh...Siapa yang melempar penghapus itu kearahku ?"
tanya Natsu sambil memegangi kepalanya yg sakit
"Aku yg melemparnya tuan Pinkish" suara yang lantang yg ternyata membuat Natsu nyengir GJ
"Eh..Sensei,Kenapa Sensei melempar penghapus kearahku Sensei ?"
tanya Natsu sambil memegangi kepalanya yang sakit
"salahmu adalah saat jam pelajaranku /menggoda murid baru"suara tegas Laxus Sensei "Dan kebiasaan menggangu juga menggoda murid baru adalah kebiasan Loke ?" penjelasan serta pertanya yg keluar dari mulut Laxus Sensei yang Lantang
"Ahh..Sensei manah mungkin aku jadi play boy seperti Loke" diakhiri dengan grins khas Natsu "Sebagai hukumannya kau keluar dan berdiri diluar kelas sampai jam istirahat pertama"
kecam Laxus Sensei sambil menunjuk pintu kelas
"baik-baik aku keluar" Natsupun berjalan sambil menundukan kepalanya karena ia merasa ini hari yg sial baginya
Natsu POV
"Huh aku rasa inih hari yg sial tapi tadi aku hampir mengajak Luce menjadi pacarku tapi ada si Petir Sial"
Celoteh Natsu pada tembok yg berjarak 7 meter darinya
Setelah itu Natsupun berdiri disamping pintu sambil menyenderkan punggungnya ketembok yg berada dibelakangnya
Lucy POV
'Ahh Natsu diluar lagi padahal sedikit lagi aku jadi pacarnya tapi guru sial ini mengganguku huh'
Celoteh Lucy dalam hatinya . TIba-tiba Lucy mendapatkan sebuah ide yg mainstream
"Hey Lucy Hearfilia" teriak Laxus Sensei yg memecahkan keheningan "Hey apah kau dengar ?" teriak LAxus Sensei yg kemudian ia berjalan meuju bangku Lucy dan
"Nyonya Hearfilia" Suara tegas Laxus Sensei yg sebenarnya sudah dari tadi membuat Lucy ketakutan "Ada apah Sensei ?"Jawab Lucy dengan ekspresi muka yg pura2 ngantuk (agar dihukum)
"Kau tertidur dikelas dan sekarang kau pergi keluar dan berdiri diluar kelas bersama Natsu"
Mendengar itu Lucy langsung berjalan pergi menuju pintu kelas untuk keluar
Normal POV
Kreeekk Suara pintu yg terbuka yg membuat Natsu kaget dan langsung berdiri tegak (tadi nyender tembok)
Tapi ia lebih kaget bahwa yg datang menemuinya bukanlah Laxus Sensei tetapi Lucy
"Luce kenapah kau keluar apah kau ingin ke TOilet ?" tanya Natsu penasaran "Tidak kok Natsu"jawab Lucy "Apah kau ingin ke WC ?"tanya Natsu lagi "Sama ajah, Dan tidak keduanya Natsu"jawab Lucy kembali "Berarti kekamar mandi ?" tanya Natsu yg ketiga kalinya "Tau ahh..." Ketus Lucy dengan wajah Cemberut
Natsu yg melihat hal tersebut langsung membuka pembicaraan "Katakan saja Luce kenapah kau kesinih ?" tanya Natsu yg diakhiri grins maut yg membuat Lucy blushing
"A...Aku kesinih ingin menemanimu tahu" Mendengar kata2 Lucy barusan muncul rona merah dari pipi Natsu "Apah itu benar Luce ?"tanya Natsu serius sekali "Benarlah Natsu" kemudian Natsu memegang pipi Lucy yang sudah merona merah
"Natsu tadi ada kata2mu yg belum selesai kan ? Aku ingin kau melanjutkannya Natsu aku pena..."
Kata-kata Lucy langsung terhenti karna sekarang Natsu sudah menyatukan Mulutnya dengan Mulut Lucy
Lucypun merespon CIuman Natsu dan itu adalah First Kiss mereka,
Mereka berciuman sangat lama yg saat mereka mengakhiri ciuman mereka Lucy dan Natsu terengah-engah saat bernafas
"Bagaimana Luce sekarang kau sudah bisa diam sebentar ?" tanya Natsu sambil terengah-engah "Natsu kenapa kau menciumku tadi ?"tanya Lucy dengan wajah penasaran tambah rona merah
"Ya karna aku mencintaimu Luce" mendengar itu wajah Lucy sydah sangat2 merah "Aku juga mencintaimu Natsu" balas Lucy kemudian Natsu yg mendengar perkataan Lucy angkat bicara "Jadi apah kau mau jadi P-A-C-A-R-K-U Luce ?" tanya Natsu dengan kata pacar yg dilambatkan dan sedikit dikeraskan
"Ya aku sangat ingin jadi pacarmu Natsu aku menerimanya Sayang" jawab Lucy yg menerima ajakan menjadi pacar oleh Natsu kemudian Lucy memeluk Natsu dengan sangat erat sambil menangis bahagia "Aku sangat mencintaimu Natsu" "Ya Aku juga Sangat mencintaimu Luce
