Selamat Membaca .
.
span lang="hi-IN" /spanPelukan Lucy makin erat lebih erat dari yang sebelumnya ia memeluk Natsu sambil menangis bahagia
Kemudian Lucy mulai bicara "Aku mencintaimu Natsu sangat mencintaimu" Gumam Lucy pada Natsu pacar pertama serta barunya
Natsu tersenyum kecil dan membalas kata2 Lucy "Sudahlah Luce tak perlu menangis dan aku juga sangat mencintaimu" kemudian Natsu menghelus air mata yang mengalir ke pipi Lucy
Natsu mengelus-ngelus pipi Lucy yang agar air matanya hilang "Aku menangis karna bahagia tahu" ketus Lucy
Setelah menghelus air mata Lucy tangan kanan Natsu menghelus rambut Lucy "Aku juga bahagia karna akhirnya aku punya pasang hidup sementara"
Jawab balik Natsu namun Lucy yang mendengarnya sedikit kaget dan mengomentari kata2 pacarnya
"Apah maksud perkataanmu dan Pasangan hidup sementara jadi kau mau hubungan kita sementara ?" tanya Lucy dengan Nada cukup tinggi juga dengan ekpresi seriusnya
Natsu yang mendengarnya langsung menjawab "Bukannya begitu sayang tapi pasti akan ada masalah juga rintangan yg menanti jadi..." katanya disalib Lucy
"Kemudian apah Natsu ?" tanya Lucy "Aku takut kehilangan dirimu Luce Aku..Aku takut" Jawab Natsu kemudian menundukan kepalanya sedikit
Lucy yang melihat ekspresi tidak biasa Natsu langsung memegang kedua pipi Natsu dan mulai percakapan
"Baka Omae manah mungkin aku meninggalkanmu Natsu aku akan selalu mencintaimu hanya kamu" jawab Lucy dengan meneteskan air mata
Natsu tersenyum lebar "Kalau begitu buktikanlah Luce dan hanya kau seorang yang kucintai tidak ada wanita lain selain dirimu"
"Ya aku akan membuktikannya" diakhiri senyum manisnya Lucy
Kemudian kedua insan inih saling menatap saat dihukum, tatapan antara mata karamel indah dengan mata onixy yang menawan
Kemudian mereka berdua mulai memajukan kepala mereka untuk Second Kiss
Saat sudah hampir menyatukan ciuman tiba-tiba
Treeeeng... Treeeeeng...Treeeeng
Bunyi bel tanda istirahat serta jam pelajaran usai dan berganti
Namun karna bunyi bell tadi membuat kacau balau ciuman kedua mereka
"Ahh tidak jadi , Gomen Ne Luce"
Natsu minta maaf "Iya sih padahal aku ingin kita ciuman tadi tapi tidak apa-apalah"
Jawab Lucy sambil memegang dagunya
"Jadi kau ingin kucium Luce sinih aku cium" kemudian Natsu mendekatkan mulutnya ke mulut Lucy namun
Mulut Natsu ditahan oleh kedua tangan Lucy dan mendorongnya
"Kenapa Luce apah kau tidak mau ?" tanya Natsu dengan wajah bingung
"Bukannya begitu Natsu tapi kalau kita melakukannya disinih nanti ada yang lihat baka" terang Lucy
Natsu mengganguk mengerti (mungkin) dan tiba-tiba mereka dikagetkan dengan suara...
Kreek... Suara pintu kelas terbuka kemudian muncul sosok Laxus Sensei dan berjalan menuju Lucy dan Natsu yang sedang berdiri tegak
"Baiklah hukuman kalian telah selesai jadi kalian boleh kembali belajar" terang Laxus Sensei memberitahu
"Ohh Arigato Sensei" jawab Lucy sambil memberi hormat namun beda orang beda sikap
Lucy yang tak mendengar suara Natsu mulai penasaran dan Lucy menaikkan kembali kepalanya kemudian melihat Natsu
"Udah tahu Coeg udah bosan saya mendengarkan itu Sensei" Jawab Natsu dengan wajah polos
Laxus Sensei dan Lucy hanya menatap Natsu bingung dan mulai bicara "Baka , Tak berubah" ucap keduanya bersamaan
Kemudian Natsu menarik tanggan Lucy kemudian membawanya pergi kekelas "Ayo Luce kita kekelas" Ajak Natsu
"Ya sudah ayo, Oh iya Arigato Sensei" Ucap Lucy akhir kata karna ia telah memasuki kelas karna ditarik oleh Natsu
Dan saat mereka sudah duduk dibangku masing-masing Lucy mulai menanyakan sesuatu
"Bosan mendengarkannya apah maksudnya Natsu ?" tanya Lucy serius
"Ya karna setiap aku dihukum pasti yang dikatakan itu dan itu terus ya aku bosan lah" ketus Natsu
Kemudian Lucy tersenyum hampir tertawa "Jadi kau sering dihukum ?" tanya kembali Lucy
"Ya begitulah jika aku malas belajar aku akan berulah agar tidak bosan" jawab Natsu
"Hahaha kau tak berubah Natsu tapi itu tidak sopan dan tidak boleh tahu" Jawab Lucy memberi saran
"Biarkan saja asalkan aku bisa bersamamu aku sangat bahagia" jawab Natsu dengan mode Poker Face
Mendengar itu Lucy blushing dengan rona merah "Ahh kau ini aku jadi malu sayang" ketus Lucy
"Tapi kau janji akan lebih fokus belajar jika dikelas ya !" tawar Lucy
"Ya tergantung juga sih" jawab Natsu
"Tapikan aku bersamamu Natsu ?" Tanya Lucy bigung
"Tapikan rasa bosan pasti akan muncul dan itu hal yang kubenci saat belajar kalo aku mengerti pasti aku fokus belajarnya" terang Natsu
"Ya seterahmu lah" jawab Lucy pasrah
Kemudian hening menyelimuti mereka berdua di kelas yang hanya ada mereka karna para murid sedang pergi kekantin
Lucy yang duduk hanya memandangi Natsu sesekali kadang lama
Tapi Natsu merasakan ada sesuatu yang membuatnya penasaran kemudian ia mencoba melihat penasaran tersebut
Natsu bangun tuk berdiri saat berdiri ada pertanyaan
"Kau mau kemanah Natsu ? Apah kau mau kekantin atau kemanah ?" tanya Lucy untuk ikut bersama Natsu
Kemudian Lucy ikut berdiri "Tidak kemanah-manah kok" jawabnya
"Jadi kau ingin melakukan apa ?" tanya Lucy kembali
"Luce coba kau angkat kedua tanganmu keatas !" perintah Natsu
"Seperti inih tapi kau mau melakukan apah ?" tanya Lucy serius dengan rona memerah
"Sudah diam saja Luce" kemudian Natsu menundukan tubuhnya dan memfokuskan matanya pada rok Lucy kemudian
Natsu mengangkat Rok Lucy tanpa disadari Lucy yang membuat mata Natsu fokus pada celana dalam Lucy
Tiba-tiba Lucy melihat kebawah dan "Kyaaaaa Dugh Mesum" teriak Lucy sambil menendang Natsu hingga terpental
"Ugh punggungku sakit" gerutu Natsu pada tembok dibelakangnya
"Natsu apa yang kau lakukan dasar Mesum" teriak Lucy kedepan Natsu yang jatuh dibawah
"Aku bukan orang mesum Luce aku cuma penasaran" jawab Natsu
"Penasaran apanya ?" tanya Lucy dengan nada tinggi
"Aku penasaran kau memakai celana dalam warna apah ituh saja" jawab Natsu kembali
"Bodoh mana ada penasaran seperti itu" jawab Lucy dengan bingung serta marah
"Aku juga tidak tahu tiba-tiba ada rasa penasaran seperti itu , aku tak bisa menahannya lagi jadi Gomennasai Luce" pinta Natsu
"Dasar kau inih ya aku maafkan , karna kau pacarku aku maafkan tapi kalau bukan kubunuh kau" ancam Lucy dengan Aura hitam yang mengitarinya
Natsu hanya menelan ludahnya melihat ancaman Lucy 'tak berubah malah tamban mengerikan' koment Natsu dalam hatinya
"Celana dalam warna pink dengan gambar diujung bawah gambar kepala beruang hihihi Celana dalam yang imut" omong Natsu sendiri
Mendengar itu Lucy hanya sweatdrop dan kemudian ia memalingkan wajahnya kemudian duduk dibangkunya
Tapi ia menunggu Natsu meminta maaf tapi tidak ada tanda-tanda suara dari pacarnya
Saat ia melirik ke arah Natsu ia kaget melihat Natsu yang sedang menyenderkan badannya dengan tangan kiri yang berdarah
"Natsu apa yang terjadi" kemudian Lucy berdiri dan mendekati Natsu "Natsu apa yang sebenarnya terjadi ?" tanya Lucy
"Tanganku hanya tergores ujung besi kursi aku tidak apa-apa kok" jawab Natsu
"Apanya yang tidak apa-apa ayo kita ke UKS" kemudian Lucy membantu Natsu berdiri dan membantunya berjalan dari samping
Tak butuh waktu lama bagi mereka berdua untuk sampai ke UKS karna jarak kelas ke UKS yang dekat
Saat sampai di UKS Lucy mencari perawat di dalam UKS dan saat ketemu "Konnichiwa apakah anda bisa membantu pacar saya ?" tanya Lucy pada perawat tersebut
"Konnichiwa ok saya akan bantu mari ikut saya" mereka bertiga pun mengikuti perawat tersebut
Dan saat sampai ketempat tujuan (kasur perawatan) Natsu langsung tidur diatas kasur perawatan tersebut
Dan perawatan di mulai Setelah lama berbincang-bincang dan mengobati Natsu akhirnya mereka selesai
"Arrigato" Ucap Lucy dan Natsu pada perawat tersebut yang sudah pergi
Lucy memandangi lengan kiri Natsu yang diperban karna terbeset ujung besi kursi yang tajam yang juga membuatnya terluka hingga mengeluarkan darah yg lumayan banyak
Lucy dalam hatinya menyesali perbuatannya pada Natsu
"Ano...Natsu" jawab Lucy gugup "Ada apah Luce ?" tanya Natsu penasaran
"Gomennasai Natsu" pinta Lucy sambil melipat tangannya
Natsu tersenyum kecil "Tak perlu minta maaf karna harusnya akulah yang minta maaf Luce" jelas Natsu pada Lucy
Kemudian Natsu memegang pipi kiri Lucy dengan tangan kanannya "Tapikan aku yang bersalah" Jawab Lucy dengan mata yang akan menangis
"Tak perlu menagis karna kita saling mencintai jadi tak perlu menyesalinya" terang Natsu pada Lucy
"Natsu.." "Luce..."
"Aku mencintaimu" ucap keduanya secara bersamaan
Kemudian mereka mendekatkan bibir mereka secara perlahan dan Cup mereka menyatukan ciuman mereka
Keduanya merespon dengan Penuh arti sampai saat ciuman itu berakhir mereka terengah-engah saat bernafas
Gmna Minna chapter 2 nya maaf chapter 1 nya gk ada Author Note Sorry Ane Beginer Tapi Mohon
W
To Be Countinue... Sayounara
