Langsung Aj ya
DICLAMER : HIRO MASHIMA
Rating : T
Hurt/Conford : Romamce & Drama
Sumarry :
Awal sekolah yang mengagetkan . Pandangan yang tak asing bertemu menimbulkan pucuk2 cinta bermekaran karna Cinta mereka besatu kembali
Warning:OOC,Kiss,TYPO,GJ,kata salah pilih DLL
By : KelvinKLR
Happy Reading :+)
.
.
.
.
Ditaman sepasang kekasih dengan mesranya berjalan melewati tindihan daun2 yang berguguran bak pelangin yang menunggu berhentinya hujan
"Ano... Natsu" panggil sang wanita yang bergandengan dengan pacarnya
"Ada apa Luce ?" tanyanya si pria pada pasangannya tersebut
"Ano... I-itu kita mau kemanah ?"
Natsu menaikan sebelah alisnya tanggapnya bingung
"Dirumahmu ada siapa?kalo dirumahku tidak ada siapa-siapa jadi kau mau kemanah?" tanyanya 2 kali
"Lebih baik kerumahku saja, ya karna Ayah dan Ibuku ada dirumah jadi..."
"Jadi..?" potongnya
"Aku ingin mengenalkanmu pada orang tuaku, apa kamu tak senang? atau tak mau meminta restunya?" tanyanya
"Bukankah mereka telah mengenalku Luce ? Dan sebaiknya ayo kita cepat kerumahmu lihat sudah hampir malam" tunjuk Natsu ke langit yang membiru gelap bercampur orange
Natsu menarik lengan Lucy dan pergi dengan senyum
... Skip Time ...
"Akhirnya kita sampai Natsu" ucapnya lepas didepan rumahnya
"Baiklah ayo kita masuk Natsu" kemudian ia menarik tangan Natsu
"Aku pulang... Sunyi ? Ayah Ibu apa kalian ada dirumah ?" Sunyi
"Sepertinya mereka tidak ada dirumah Luce"
"Ya sepertinya mereka pergi tapi mereka bilang mereka berangkatnya minggu depan" ketusnya
Natsu hanya memandangi ekspresi kecewanya ya walau hanya tersiar sedikit
"Ya sudah ayo kita masuk" ucapnya lalu masuk kerumahnya
"Ano... Natsu apa kau mauku buatkan makanan sayang ?" tanyanya gugup dengan rona merah
"Memang kau bisa masak ?" tanya Natsu polos
"Natsu no Baka jadi kau pikir aku tak bisa masak ? Kau pikir aku selalu dibuatkan makanan ? Kau pikir masakanku tidak enak ? Hah ?" tanya Lucy bertubi-tubi
Natsu menelan ludahnya ia keringat dingin melihat Lucy yang memunculkan Death Glearnya
Natsu memajukan tangannya yang gemetar secara perlahan untuk menenangkan Lucy tapi diurungkan
"Ano.. L-Luce a-ku m-mau kau b-buatkan makanan kok" ucap Natsu gugup setelahnya ia menelan ludahnya yang kesekian kalinya
Hiiii pandangan merah menyala dibawah poni pirang yang disampingnya mengalir bayangan hitam sampai hidung
"Luce aku...aku ingin kau masakan aku makanan" pintanya kikuk
Lucy berjalan menunduk dengan aura pembunuh darah dinginnya
Ia berjalan dan berhenti didepan Natsu yang hanya terpatung namun gemetar
"Jadi kau ingin aku masakan makanan sayang ?" tanyanya dengan wajah yang masih menunduk marah
"I-iya L-Luce jadi apakau mau memasakkannya untukku ?" tanyanya menenangkan suasana sambil memberi grins mautnya
"Tapi aku punya 1 keinginan sebelum aku memasak makanan"
"Apa itu ?" tanyanya si pria
"Tapi kau berjanji tidak akan menolaknya ya" pintanya dengab ekspresi pembunuhnya
"Ehh baiklah aku tidak akan menolaknya aku janji" ucapnya takut pada pacarnya
Kemudian Lucy memajukan langkahnya hingga dadany menyentuk dada Natsu yang berarti ia sudah sangat dekat
Natsu yang menyadarinya hanya merona merah pada tingkah pacarnya yang jarang seperti itu
'Jangan-jangan..' pikir Natsu yang memikirkan hal yang aneh2 atau Sukebe
"Ano.. Luce apa yang ingin kau lakukan ?" tanyanya malu tetapi kemudian
Cup ciuman lucy pada bibir Natsu yang membuatnya merona sangat merah karna kaget akan reaksi Lucy
Lumatannya makin dalam dan Natsu hanya bisa merespon sambil menikmati manisnya bibir kekasihnya tersebut
Pelukan Lucy makin dalam begitu juga sebaliknya mereka hanya menikmati ciuman mereka ruang tamu Lucy
'Sudah 3 menit.. Kalau begini sku bisa kehabisan nafas' pikir Natsu yang ingin mrngakhiri ciuman mereka
Namun saat ingin melepasnya Lucy malah menahan kepala Natsu agar tidak lepas
'Ukh sepertinya aku akan pingsan sampai jumpa Luce..' pikirnya yang matanya menutup tanda awal pingsan
"haah haaah haah hah hah ... Hah hahh haah hahh" Nafas yang terengah-engah karna ciuman tadi yang Lucy telah lepaskan
"Luce hahh apa hah kau hah ingin membunuhku ya" gerutu Natsu sanbil bernafas yang tidak jadi pingsan
"Gomen hahh Ne hahh Natsu sayang" goda Lucy yang juga terengah-engah
Skip Time
Merekapun sudah bisa bernafas normal kembali walaupun membutuhkan waktu yang ya lame
"Luce kau tidak jadi masak makanan buatku ?"
"Ehh iya alu lupa gomen Natsu ,kalau begitu aku kedapur dulu sayang" goda Lucy kembali membuat pipi Natsu merona
Melihat kepergian Lucy ke dapur Natsu hanya tersenyum kecil dan duduk dikursi makan sambil menunggu makanan
15 menit berlalu yang menjadi akhir dari loading memasak Lucy
Setelah matang ia menyiapkan keperluan dan membawanya kemeja makan yang ada Natsu yang sedang bermain hpnya
"Gomennasai Natsu aku kelamaan ya" ucapnya menyapa tapi ia malah berfikiran mesum
Ya karna melihat Natsu yang begitu serius melihat hpnya yang dimiringkan dan membuat ia menganggap Natsu sedang nonton ... Pasti tahu apa
Natsu masih fokus dengan hpnya dan kemudian ia menaikkan pandangannya sedikit keatas
"Luce" ucapnya kaget melihat Lucy yang berada didepannya yang membawa makanan yang aromanya membuat perut tambah lapar
"Kau sudah selesai dan kau masak apa sayang" ucapnya polos yang tadi langsung memasukkan hpnya ke sakunya
"Kau menonton porno ya Natsu" ucapnya dengab wajah semerah cabai
"Ehh tidak kok Luce siapa yang menonton film seperti itu tadi aku hanya..." ucap Natsu dengan pipi merah
Natsu malu mengakuinya yang ia hanya membuat alasan agar Lucy tidak menstempel ia dengan tulisan *Otak Mesum*
'Jadi Natsu menonton porno tadi apa dia selalu menontonnya entahlah' 'tapi aku harus mengalahkan film itu sebelum mengambil cintaku'
Lucy hanya melamun dan Natsu hanya memandanginya bingung
'Nanti aku alan melakukannya sengan Natsu aku akan memberikan kesucianku deminya' 'dan lihatlah para wanita hentai bahwa Natsu hanya akan ngesex dengabku dan bukan menonton kalian.. Hahahahahha" teriak Lucy dalam hatinua yang membara
Namun jika dilihat Lucy jadi sedikit bodoh dan mesum (*Seterah Anelah yang penting bisa membuat...*)
Natsu hanya bingung melihat Lucy yang melamun dari tadi tanpa menyahutnya
"Natsu t-tadi kau m-menonton film p-porno ya ? Aku tahu kok jangan boong" ucapnya malu-malu
"Tidak kok Luce tadi aku hanya bermain game online suer Luce" ucap Natsu yang hanya isapan jempol
"Kau bohong kau pikir aku tak memperhatikanmu dari dapur heeh" godanya
Natsu yang mengetahui bahwa jika ia bohong padahal Lucy telah tahu yang biasanya Lucy melayangkan Punch Smash Lucynya tanpa pikir panjang
Natsu yang memikirkan masa lalunya waktu dibogem Lucy hanya bergixik ngeri dan bisa-bisa ia mati kan itu 3 tahun lalu
"Baiklah aku jujur Luce karna aku bosan jadi aku... aku menonton itu saja" ucapnya pasrah
"Bagus jika kau jujur"
"Jadi untuk aps kau menanyakan itu Luce ?" tanyanya tegang
"Natsu aku ingin menanyakan sesuatu padamu"
"Katakan saja Luce"
"Apa kau hanya mau menonton film porno saja ?" tanyanya menggoda
"Sebenadnya aku ingin melakukannya tapi dengan siapa aku menukar keperjakanku dengan keperawanan wanita" ucapnya jujur
"Jadi kau ingin melakukannya ya . Ano.. Natsu a-apa k-kau mau m-melakukannys dengan k-ku s-sayang" pinta Lucy dengan wajah sangat merah
'Kenapa pacarku jadi mesum ya apa kepalanya terbentur' pikirnya
"Sudahlah Luce tak perlu menggodaku lagi" jawabnya santai
"Siapa yang menggodamu aku serius ksu mau aps tidak"
Mendengar itu Natsu hanya berkayal mesum dan bertanya apa itu benar ?
"Yang benar Luce"
"Ya Natsu apa kau mau melakukannya denganku" ucapnya sambil memiringkan kepalanya sedikit dan itu membuatnya sangat manis
"Ya a-aku mau tapi kapan ?" tanyanya gugup
"Sekarang dan disinipun tidak masalah" ucapnya
Kemudian ia mepangkah ke tempat duduk Natsu yanh sudah merangsang
"Lebih baik kita makan dulu ya aku lapar nih" ucapnya menunda tindakan Lucy
"Tapikan aku ingin melskuksnnys sekarang Natsu" ucapnya saat sudah berada disamping Natsu
"Sudahlah nanti saja lebih baik kita makan dulu ya selagi mengisi tenaga ya kan" godanya
Lucy hanya tersimpul malu dan kembali duduk didepan Natsu yang mengagumi makanannya
"Ani... Jadi kita melakukannya setelah makan ya dan tempatnya dikamarku sayang"
"Sudahlah nanti saja itu dibahas lebih baik kita makan dulu"
"Janji dulu baru makan" pintanya
"Baiklah Luce yang sekarang menjadi mesum aku janji" godanya ditambah janji
"Ya aku pegang janjimu dan aku tak mesum Natsu" tambahnya tadi sambil menaikan sedikit suaranya
"Ya ya aku percaya"
Kemudian "Ayah pulang" "Ibu pulang" ucap mereka bergantian yang mengagetkan sepasang kekasih yang asik menggoda satu sama lain
"Ehh Ayah Ibu kalian pulang tapi tadi kalian kemanah ?" tanya Lucy
"Oh tadi kami hanya pergi kerumah teman Ayahmu ya sambil nolstalgiah Lucy" ucap Ibu Lucy
"Ohhh jadi kalian nolstalgian dan Oh iya apa kalian ingin makan ?"
"Hiuum pasti enak baiklah Ayah mau" "Begitu juga Ibu" ucap mereka bergantian dan berjalan ke meja makan
"Konbawa paman dan bibi" sapa Natsu ramah sambil senyum
"Ohh Natsu lama tak bertemu apa kabar mu ? Apa Igneel dan Grandine baik-baik saja ?" "Ya Natsu bagaimana dengan kedua orang tuamu apa mereka baik-baik saja ?" tanya Jude dan Layla bergantian
Natsu tertunduk suram dan Lucy yang melihat dan mendengar perkataan bodoh kedua orang tuanya
"Natsu" ia memegang tangan Natsu dengan halus
"Ayah dan Ibuku... Mereka... Aku tidak tahu kabar mereka semogs daja Kami-sama menjaga mereka" jawabnya sedu
Jude dan Layla yang baru menyadari perkataan mereka langsung merasa bersalah
"Maafkan paman Natsu paman lupa kalau mereka telah meninggal"
"Ya bibi juga minta maaf"
"Tidak apa-apa aku mengerti bahwa orang yang tidak pernah mendapatkan kasih sayang sepertiku hanya anak sial" ucapnya
Plukk Tempuk tangan Lucy yang membuat lamunan Natsu terhenti
"Kata siapa kau tidak pernah mendapatkan kasih sayang dan kata siapa kau anak sial" gerutu Lucy
"Aku akan berada disampingmu karna aku mencintaimu sangat mencintaimu dan kau adalah orsng yang hanya pantas bagiku sayang" ucap Lucy panjang lebar
Mendengar perkataan Lucy membuat Natsu menjatuhkan air matanya walau hanya 2 tetes namun mengharukan
Dan Lucy ikut menangis karna ia juga merasakan penderitaan pacarnya itu
Lucy menghelus air mata Natsu yang wajahnya sudah salung menatap
Dan begitu pula Natsu yang menghelus aliran air mata Lucy dengan tangan kananya
"Aku mencintaimu Natsu"
"Aku mencintaimu Luce" ucap mereka bergantian
Namun dilain sisi kedua suami istei hanya iri dengan keromantisan sepang kekasih yang berada didepan mereka berdua
"Ehmm..." ganggu Jude
Natsu dan Lucy keluar dari mode romantis mereka
'Ayah penghancur keadaan tidak lihat apa anakmu sedang apa dan kenapa kau tidak ajak ibu kekamar dan memuaskannya hah' tanya Lucy dalam hatinya
"Sebaiknya kita makan dulu Ayah dan Ibumu sudah lapar" ucap Jude
Kemudian ia duduk disamping Natsu dan Layla duduk disamping Lucy
Layla menyiapkan satu persatu piring dan memberikan makanan yang telah ia tata rapih kepada tiga orang di meja makan
Setelah semua mendapatkan makanan itu dan masing-masing merekapun mulai menyantap hidangan buatan Lucy
"Enak sih" koment Natsu pada aysm serundeng buatan Lucy
"Hey Luce apa nams makanan ini aku tidak pernah lihat di Jepang"
"Ini makanan asal INDONESIA aku melihat buku resep makanan tradisional INDONESIA di toko buku dan membelinya"
"Bagaimana enak bukan dan kau tahu Natsu bahwa banyak makanan INDONESIA yang masuk jajaran masakan terenak diDUNIA" jawabnya sambil menekan kata didunia
"Waah hebat ya aku tak menyangka Luce dan semoga saat kau menjadi Istriku kau selalu memasak makan INDONESIA ya" pinta polos
Namun Lucy hanys tersipu malu dan bahagia mendengar pernyatasn pacarnya tadi
Begitu juga kedua orang tua Lucy 'Ini terlslu cepat' batin mereka berdua
"Natsu tadi kau i-ingin m-menjadikan aku j-adi I-Istrimu ?" tanya Lucy gugup
"Ya Luce aku serius dan apa kau tidak mau tapi tidak apa-apa kok jika tidak mau mungkin nanti setelah lulus sekolah" jawabnya polos
"Bukannya aku tak mau tapi.."
"Sudah kalian sudah selesaikan makan kita masuk ke dalam cerita masa lalu" potong Jude kesal atas kemesraan anaknya dengan Natsu orang yang paling ia percaya
"Ayah apaan sih" gerutu Lucy
"Ano aku sebelumnya minta maaf Natsu apa kau bisa menceritakan kehidupan dari kecil sampai sekarang" pinta Jude dan diangguk ya Layla
"Jadi kalian penasaran ?" tanya Natsu semangat bukannya sedih
"Tapi Natsu nanti kau..."
"Sudah lah Luce kau dengar dulu cerita kehidupanku baru boleh koment" pinta Natsu agar Lucy diam sebentar
"Sepertinya aku juga penasaran Natsu jadi mohon ceritakan ya Sayang" pinta Lucy balik
"Cieee sekarang Anak Ayah punya pacar juga akhirnya" goda Jude
"Ya benar Ibu sangat bahagia bahwa kau sudah punya pacar Luce" tambah Layla
"Ayah Ibu apaan sih kalian aku malu tahu"
"Tak perlu malu lah nak"
"Oii Natsu kau tahu tidak bahwa Lucy selalu ngingau sedang pacaran denganmu, ciuman denganmu, dan selalu menghayal bahwa kau adalah suaminya"
Mendengar itu Natsu dan Lucy saling memandang tak percaya
Lucy hanya malu mendengar Ayahnya membocori rahasianya didepan pacarnya
"Apakah itu benar Luce ?"
"Y-ya N-Natsu itu benar"
"Sekarang kau tak perlu mengingau dan menghayal lagi karna sekarang kita pacaran" goda Natsu meyakinkan
"Ya kau benar Natsu" kemudoan Lucy tersenyum bahagia
"Baiklah-baiklah apa bisa dimulai Natsu ?" tanya Jude
"Ya akan ku mulai awalnya..."
To Be Continued... Gomennasai
Gimana gan chapter 5 yang GJ berat
Tapi ane bangga bisa ngerubah sifat dominan Lucy yang di FF seringnya Tsunder tapi ane udah jadi sedikit pemalu namun mesra dan ada bumbu mesumnya *Pltak* ane nengok dan melihat siapa yang mukul pada KLR dan ternyata itu Hiro Mashima yang empunya *Death Glare* Maaf banget nih tapikan ane Aurthor jadi seterah KLR *Extra Death Glare tambah bawa sapu ijuk*
ya ampun deh ampun KLR minta ijin ubah sifat Lucy aj
Skip Time~
Akhirnya selang waktu panjang untuk berunding akhirnya dibolehin Yipi Arigatou Gozaimasu *Salto ala Nani*
Dan ane minta REVIEW nya aj Readers ditunggu Bye
W
Note: Chapter 6 ane update kira2 tanggal 15 Maret atau lebih ya abis UTS
