xxXxx

Kau Tetaplah Adikku

Author :: sakuxhan

Cast :: Albus Severus Potter

Disclaimer :: J.K. Rowling

Genre :: Family

xxXxx

Chapter 3

xxXxx

Keesokan harinya, sama seperti hari kemarin. Albus sudah bangun sejak jam 5 pagi dan kemudian ia membangunkan Scorpius. Mereka berdua ada kelas pada jam 8 pagi. Mereka berdua bergegas menuju kamar mandi untuk mandi dan bersiap siap untuk kelas Mantra yang akan diajarkan pada jam 8 pagi nanti.

Jam 7 pagi mereka berdua sudah siap dan langsung menuju ke Aula. Teddy pun senang melihat adiknya memasuki Aula bersama Scorpius, namun melihat adiknya tidak menyentuh makanannya sama sekali akhirnya Teddy beranjak dari meja Gryffindor menuju meja Slyterin.

"Mau kemana, Ted"

"aku ada urusan sebentar sama Albus"

Albus tidak menyadari kehadiran Teddy yang sudah berada dibelakangnya. Teddy pun mengambil makanan yang ada di hadapan Albus dan dengan paksa menyuapi Albus yang susah sekali untuk makan dan ia pun mendapat penolakan keras dari adiknya itu. Melihat kejadian tersebut Professor McGonagall hanya geleng geleng kepala saja.

"Teddy, aku tidak mau" Albus menolak disuapi oleh Teddy

"kamu harus makan, Al"

Disela sela makannya sebenarnya Scorpius menahan tawa melihat kejadian disampingnya. Victorie dan Rose yang duduk dibangku Gryffindor sudah tertawa terbahak bahak sejak tadi. Mereka pun menghiraukan tatapan aneh dari para murid lainnya. Sedangkan James yang tidak mau ambil pusing hanya diam saja dan melanjutkan makannya. Teddy pun akhirnya berhasil membuat Albus makan, walaupun hanya 3 sendok saja yang ia makan.

Setelah selesai sarapan Rose bersama dengan Albus dan Scorpius pun langsung menuju ke kelas Mantra karena Jam 8 pelajaran sudah dimulai. Guru yang mengajar mereka adalah Professor Filius Flitwick, satu satunya guru di Hogwarts yang bertubuh mungil. Pelajaran yang saat itu diajarkan adalah menggunakan mantra Wingardium Leviosa. Rose memang benar benar mewarisi kepintaran Hermione, sekali mencoba ia pun langsung bisa. Sama seperti Hermione di tahun pertamanya ketika belajar mantra tersebut ia pun langsung bisa menggunakannya. Albus pun juga langsung bisa menggunakan mantra tersebut ketika baru mencoba sekali. Namun, tidak dengan Scorpius yang harus diajarkan oleh Albus berkali kali karena tidak bisa menggunakannya karena Scorpius beberapa kali salah dalam pengucapannya. Hingga percobaan yang ke 10 Scorpius akhirnya berhasil menggunakan mantra tersebut.

Setelah sarapan tadi pagi, Victorie bersama Teddy dan James segera kembali ke Asrama Gryffindor untuk bersiap siap. Teddy dan Victorie ada kelas Herbologi pada jam 10. Sementara itu James hanya ada 1 kelas di hari ini, hari ini James hanya ada kelas Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam di jam 1 Siang setelah makan siang sehingga ia masih bisa bersantai santai sambil menunggu jam tersebut datang dan sesekali ia bersama dengan Fred membuat keonaran di Asramanya dan menjahili teman teman di Asramanya walaupun ia sempat ditegur oleh Victorie.

Ketika jam sudah menunjukkan pukul 10 Teddy dan Victorie langsung bergegas menuju kelas Herbologi. Pelajaran Herbologi adalah pelajaran Favorit mereka. Bagi mereka berdua Herbologi sangat menyenangkan untuk dibahas, apalagi yang mengajar adalah orang yang dekat dengan mereka berdua, Professor Neville Longbottom. Itulah sebabnya mengapa Victorie dan Teddy sangat suka dengan pelajarannya. Selain itu, Neville juga sangat baik kepada anak didiknya.

Ketika mengajar pun Neville tidak memaksakan anak didiknya untuk bisa. Yang terpenting adalah mereka memahami materinya terlebih dahulu. Jika tidak bisa ia akan berusaha menolong mereka yang tidak bisa. Neville juga mengizinkan anak didiknya untuk berkunjung dan belajar di rumah kaca tersebut di sela sela jam istirahat mereka asal tidak menganggu tugas tugas dan mata pelajaran yang lainnya.

Setelah selesai pelajaran Herbologi Neville pun langsung menyuruh anak anak didiknya agar segera menuju Aula Besar untuk makan siang. Ia pun tidak memberikan tugas di mata pelajarnnya tersebut, hanya saja ia menyuruh anak anak didiknya yang belum bisa dan yang belum paham agar banyak banyak membaca buku Herbologi dan banyak banyak mempraktekan di sela sela jam istirahat mereka. Neville pun menyuruh anak anak didiknya agar banyak berlatih mengingat sebentar lagi mereka akan mendapatkan ujian NEWT dan lulus dari Hogwarts.

Jam makan siang pun sudah datang. Rose dan James datang ke Aula Besar berdua, seperti biasanya Teddy sudah pasti bersama Victorie, sementara itu Scorpius kembali datang sendiri.

"Scorp, Albus kemana?"

"tadi langsung keperpustakaan pas jam Mantra selesai" Teddy pun langsung bergegas menuju perpustakaan untuk memaksa adiknya makan.

Ketika sampai di perpustakaan Teddy melihat Albus duduk di salah satu bangku di perpustakaan sedang membaca buku dan sesekali menulis di perkamen yang ada dihadapannya. Teddy pun langsung bergegas menuju ke tempat Albus.

"Al, makan dahulu ya" Teddy mulai membujuk Albus yang tidak mau makan

"nanti, Ted. AKu lagi mengerjakan tugas"

"tugas apa memangnya"

"pelajaran Mantra. Disuruh bikin Essay tentang Mantra Wingardium Leviosa"

"dikumpulkannya kapan?"

"masih minggu depan"

"ditunda saja dulu, Al. masih ada banyak waktu kan? Makan dulu ya"

"kamu duluan saja, Ted. Sebentar lagi selesai. Tanggung" Teddy kembali pasrah menghadapi sikap adiknya yang keras kepala.

Teddy pun kembali ke Aula Besar dengan hasil yang sia sia. Ia tidak berhasil membujuk adiknya untuk makan. Ia biarkan saja Albus berada di perpustakaan yang sedang mengerjakan Essay Mantranya. Sesampainya di Aula Besar Victorie dan Rose kembali menanyakan Albus.

"Albus mana, Ted?"

"masih di perpustakaan sedang mengerjakan tugasnya?"

"tugas apaan?" Rose bingung mendengar penjelasan dari Teddy bahwa Albus sedang mengerjakan tugas

"katanya tugas mantra. Disuruh bikin Essay tentang mantra Wingardium Leviosa"

"tugas itu baru dikasih tadi sama Professor Flitwick dan masih seminggu lagi dikumpulkannya" Teddy hanya mengangkat bahu tanda tidak tahu.

Teddy, Fred, James, Victorie dan Rose menyantap makanan yang ada dihadapan mereka sambil sesekali mereka mengobrol. Teddy sempat menanyakan kepada Rose pelajaran apa yang susah. Rose bahkan menjawab tidak ada pelajaran yang susah. Memang Rose menurunkan kepintaran dari ibunya. Sesulit apa pun pelajaran tersebut dapat ia atasi dengan mudah. Namun, dalam hal kerajinan Albus lah yang paling rajin.

Setelah selesai mengerjakan tugas Mantranya Albus langsung bergegas menuju ke Asrama Slyterin untuk menaruh tugasnya. Tak berselang lama ia kemudian langsung menuju kelas Telaah Muggle karena setelah ini akan ada pelajaran Telaah Muggle. Ketika sampai di kelas Telaah Muggle sudah terlihat Rose dan Scorpius yang sudah duduk dibangku mereka masing masing.

Pelajaran Telaah Muggle merupakan pelajaran yang disukai oleh Albus dan Rose. Sejak mereka masih kecil orang tua mereka mengajarkan tentang dunia Muggle kepada mereka. Orang tua mereka pun mengajarkan untuk hidup berdampingan dengan para Muggle. Di pelajaran Telaah Muggle mereka mendapatkan Essay tentang "Mengapa ada listrik didunia Muggle".

Selepas pelajaran Telaah Muggle Rose, Albus, dan juga Scorpius langsung bergegas menuju kelas Herbologi. Karena selepas pelajaran Telaah Muggle mereka ada kelas Herbologi. Pelajaran kali ini Neville mengajarkan tentang Bubotuber kepada anak didiknya. Hanya beberapa anak saja yang paham tentang Bubotuber. Rose, Albus, dan Scorpius sudah memahami apa itu Bubotuber sisanya masih belum paham mengenai Bubotuber. Neville memberikan Essay untuk menjelaskan tanaman Bubotuber bagi yang belum paham. Bagi yang sudah paham seperti Rose, Albus, dan Scorpius tidak mendapatkan tugas Essay.

Setelah pelajaran Herbologi selesai Rose langsung menuju ke Asrama Gryffindor. Begitu pula dengan Scorpius yang menuju ke Asrama Slyterin. Namun, Albus langsung menuju ke perpustakaan untuk mengerjakan Essay Telaah Muggle. Tanpa adanya refrensipun Albus pasti bisa mengerjakan tugas Telaah Muggle tersebut. Ia sudah tahu kegunaan listrik di dunia Muggle. Karena dirumahnya pun ia memasang listrik untuk menonton televisi, menyalakan kompor, menyalakan lampu dan sebagainya.

Di Asrama Gryffindor pun Rose langsung mengerjakan tugas Essay Telaah Muggle tanpa bantuan buku sekalipun. Karena ia sudah paham dengan dunia Muggle dan juga kenapa listrik dibutuhkan oleh para Muggle. Sama halnya dengan Albus. Dirumahnya pun Rose memasang listrik. Karena rumahnya berada dikawasan Muggle.

Ketika jam makan malam tiba Rose meninggalkan Essay nya yang sedikit lagi selesai. Scorpius pun langsung menuju ke Aula Besar ketika jam makan malam sudah tiba. Namun sedari tadi ia tidak melihat Albus di Asrama. Sedangkan Albus masih tekun dengan tugas Essay nya hingga ia tidak menyadari jika jam sudah menunjukkan jam makan malam.

Scorpius dan Rose bertemu ketika hendak memasuki Aula Besar. Scorpius langsung menuju ke meja Slyterin sedangkan Rose bergabung bersama dengan saudara saudaranya yang lain.

"Albus tidak bareng kalian, Rose?"

"Scorpius juga tidak tahu, Ted. Sejak selesai pelajaran Herbologi katanya Albus tidak ada di asramanya sampai jam makan malam ini" Teddy pun bingung mendengarkan penjelasan dari Rose.

Mereka pun kembali menekuni makan malam mereka walau terkadang sambil mengobrol dan bercanda. Teddy masih kepikiran dengan keadaan adik angkatnya itu yang masih menyendiri dan belum mau diajak makan. Ia sudah kehabisan akal untuk membujuk adiknya itu. Apakah ia harus mengirimkan surat kepada orang tua angkatnya. Tapi, kalau ia mengirimkan surat kepada Harry dan Ginny masalahnya akan semakin panjang. Ia pasti akan dimarahi oleh Ginny yang tidak bisa menjaga Albus begitu pun dengan James. Setelah dipikir pikir, untuk sementara waktu biar dia saja sama yang lainnya yang membujuk Albus. Jangan sampai Harry dan Ginny tahu dulu masalah Albus.

Setelah makan malam selesai Rose bersama dengan James dan Fred menuju Asrama Gryffindor untuk beristirahat. Sedangkan Scorpius berjalan sendirian menuju Asrama Slyterin. Sesampainya di Asrama, Scorpius masih tidak menemukan Albus dimana mana. Sementara itu Albus masih menekuni tugas Essay nya di perpustakaan. Sedangkan Victorie dan Teddy langsung menuju kelas Sejarah Sihir karena setelah makan malam Victorie dan Teddy ada kelas Sejarah Sihir. Walau terkadang Victorie dan Teddy enggan untuk memasuki kelas Sejarah Sihir karena kelas Sejarah Sihir merupakan kelas yang membosankan. Guru yang mengajar di kelas Sejarah Sihir adalah Professor Binns. Satu satunya guru di Hogwarts yang berwujud hantu.

Diperpustakaan Albus sudah selesai mengerjakan tugas Essay nya. Namun, ia masih berlum mau beranjak dari perpustakaan. Ia mengambil buku yang ada di perpustakaan dan membacanya hingga ia tidak menyadari jika jam malam sudah tiba. Itu artinya ia harus segera kembali ke Asramanya. Ketika hendak keluar dari perpustakaan pintu perpustakaan sudah terkunci. Namun dengan mudah ia membukanya dengan Mantra "Alohomora" dengan cepat ia berlari menuju asrama Slyterin agar tidak ketahuan Prefek yang berjaga. Namun, ia juga harus berhati hati.

Ketika sampai di Asrama Slyterin ia melihat Ruang Rekreasi Asramanya sudah gelap gulita pertanda semuanya sudah tidur minus kelas 7 yang masih ada pelajaran. Albus pun langsung pergi ke kamarnya dan langsung tidur ke alam mimpinya.

xxXxx

Kau Tetaplah Adikku

-To Be Continue-