xxXxx
Kau Tetaplah Adikku
Author :: sakuxhan
Cast :: Albus Severus Potter
Disclaimer :: J.K. Rowling
Genre :: Family
xxXxx
Chapter 4
xxXxx
Ketika tengah malam tiba, Albus terbangun karena merasakan badannya yang kurang enak. Benar saja, Albus merasakan dirinya demam. Berusaha membangunkan Scorpius namun hasilnya nihil. Suara Albus kurang kencang dan masih dibilang pelan untuk membangunkan Scorpius. Hingga akhirnya ia tertidur kembali.
Tidak seperti biasanya, Albus kini terlambat bangun. Jam 7 kurang ia baru bangun yang biasanya ia bangun sekitar jam 5. Ketika bangun ia mendapati teman teman sekamarnya termasuk Sorpius sudah rapi dan hendak menuju ke Aula Besar.
"tumben, Al kamu baru bangun. Biasanya jam 5 juga sudah bangun"
"aku tidak tahu, Scorp. Sepertinya aku sedang tidak enak badan, Scorp. Semalam terbangun" mata Scorpius membulat mendengar pernyataan dari sahabatnya. Ketika memegang kening Albus terasa ditangannya bahwa badan Albus panas.
"iya, Al. badan kamu panas. Tidak usah masuk kelas dahulu ya. Tapi kamu ke Aula buat makan"
"tidak mau, Scorp. Aku mau masuk kelas. Aku siap siap dahulu ya. Kamu duluan saja ke Aula"
Selang 15 menit kemudian Albus sudah rapi dan hendak bergegas menuju ke Aula Besar menyusul Scorpius. Namun, ditengah jalan ia merasakan mual. Buru buru ia lari menuju kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya, walaupun yang keluar hanya air saja. hingga 15 menit ia tidak bisa berhenti muntah. Ia pun langsung mengirimkan Patronus kepada Scorpius.
Seisi Aula heran dengan datangnya Patronus ke arah Scorpius. Mereka lebih kaget ketika mengetahui patronus siapa itu.
"itu Patronus, Al" teriak Rose tiba tiba yang membuat seisi Aula kaget. Kaget karena Albus baru memasuki tahun pertamanya di Hogwarts namun ia sudah bisa menggunakan Patronus.
Patronus itu memberitahukan bahwa Al meminta pertolongan kepada mereka dan sedang berada di kamar Mandi. Langsung saja Scorpius, Rose, Victorie, Teddy, James, Fred serta Professor McGonagall, Professor Neville, dan Madam Pomfrey langsung berlari ke tempat Albus.
Ketika sampai ditempat Albus mereka kaget melihat Albus yang muntah muntah. Sampai sampai James mengurut punggung belakang adiknya itu serta Teddy yang memijat tengkuk belakang adiknya.
"James, mual" Albus mengeluh kepada kakaknya ketika ia tidak bisa berhenti muntah muntah.
"Al, ke Hospital Wings ya, sayang" Madam Pomfrey selaku matron Hogwarts pun ikut membujuk Albus ke Rumah sakit.
Dengan bantuan James dan Teddy Albus dipapah ke Hospital Wings. Madam Pomfrey berjalan di samping James serta Fred dan Scorpius berada di depan Madam Pomfrey. Victorie dan Rose berjalan di samping Teddy serta Professor Neville dan Professor McGonagall berjalan dibelakang Albus berjaga jaga agar Albus tidak terjatuh. Ketika hendak sampai ke Hospital Wings Albus tiba tiba pingsan. Beruntung Professor Neville dan Professor McGonagall sigap dan berhasil menangkap Albus sebelum Albus terjatuh ke lantai. Langsung saja Albus di gotong oleh Neville menuju Hospital Wings.
Sementara itu Teddy, James, Fred, Victorie, Scorpius, Rose serta Professor McGonagall menunggu Albus yang sedang diperiksa oleh Madam Pomfrey. Sedangkan Neville ber-Apperate ke rumah Harry untuk mengabarkan keadaan Albus.
"bagaimana ceritanya Albus bisa sampai seperti ini" Professor McGonagall meminta penjelasan mengenai keadaan Albus.
"Albus sudah sekitar 3 hingga 4 hari tidak mau makan. James pernah mengejeknya Karena berada di asrama Slytherin. Karena sakit hati sama perkataan James Albus sampai tidak mau makan seperti ini, Professor" Professor McGonagall kaget mendengar penjelasan Teddy kenapa Albus bisa sakit
"James, Professor tahu kamu jahil dan sering menjahili adik dan saudara saudaramu yang lain. Tapi Professor kecewa dengan kamu dan perkataan kamu yang membuat adikmu sampai merasa sakit hati hingga dia jatuh sakit seperti ini. Kamu harus mendapatkan detensi, James. Harry dan Ginny akan Professor kirimkan surat. Teddy, jaga Albus" Professor McGonagall langsung pergi menuju ke kantornya.
Sementara itu, Lily bersama kedua orang tuanya sedang sarapan dirumah tiba tiba mereka seperti mendengar suara Apperate di halaman belakang rumah mereka. Terlihat Neville berada dihalaman belakang rumah mereka.
"Harry, seperti ada yang ber-Apperate di halaman belakang. Kamu tidak sedang menunggu seseorang, kan?"
"tidak, Gin. Ya sudah kita lihat siapa yang datang"
Harry dan Ginny bahkan Lily kaget melihat Neville yang sedang berada di halaman belakang rumah mereka.
"Uncle Neville" Lily langsung berlari kearah Neville. Neville pun langsung memeluk putri bungsu keluarga Potter tersebut.
"Albus sakit. Tadi pagi dia mengirim patronus ke Aula Besar. Dan setelah kita temui dia ternyata Albus lagi muntah muntah di toilet. Sekarang lagi ditanganin sama Madam Pomfrey" Ginny dan Harry kaget mendengar penjelasan dari sahabat mereka.
Tiba tiba ada surat yang datang dari Hogwarts. Disurat tersebut mengatakan bahwa Albus sedang sakit dan penyebab Albus sakit karena Albus sudah tidak makan selama 3 hingga 4 hari karena sakit hati dengan perkataan James tempo hari.
"oh, no" Ginny kaget ketika membaca apa yang tertulis di dalam surat tersebut.
"kenapa, Gin" Ginny pun menyerahkan surat yang ada ditangannya kepada Harry. Harry pun sama kagetnya dengan Ginny.
"Neville, apa benar Albus sakit karena dia sakit hati sama perkataan James sehingga dia tidak mau makan?"
"kalau masalah itu aku tidak tahu, Gin. Yang aku tahu tadi pagi Albus muntah muntah dikamar mandi"
"ya sudah. Aku bersihkan meja makan dahulu setelah itu kita Apperate ke Hogwarts. Lily berangkat sama Uncle Ron saja, ya sayang"
"No, Mom. Ikut" sifat keras kepala wanita Weasley menurun ke Lily. Lily sama persis dengan Ginny waktu Ginny masih kecil.
"tapi, sayang kamu harus sekolah" kini giliran Harry yang membujuk anaknya itu
"Lily tidak mau kan dapat nilai jelek. Sekolah ya sayang" kini giliran Neville yang berusaha membujuk Lily untuk sekolah. Namun usaha mereka sia sia saja. Lily tetap mau ikut ke Hogwarts bersama Neville dan kedua orang tuanya.
"baiklah Lily. Sekarang kamu ganti baju dahulu. Kita tungguin. Mom juga masih mau bersihkan meja makan" pasrah. Itu yang dirasakan Ginny. Sementara Lily pergi ke kamarnya untuk ganti baju. Ginny dibantu Harry dan Neville membereskan meja makan. Walau sesekali Harry mengambil makanan yang masih tersisa dengan amukan Ginny yang menemaninya.
Setelah mereka semua siap mereka langsung ber-Apperate ke Hogwarts. Di Hospital Wings Teddy, Victorie, James, Rose, Scorpius serta Fred masih menunggu Albsus yang sedang diperiksa.
"JAMES SIRIUS POTTER!" Ginny berjalan menuju Hospital Wings memanggil anaknya dengan sebuah teriakan.
"yes, Mom"
"Mommy sama Daddy dapat surat dari Hogwarts katanya kamu yang bikin adikmu sakit hati sehingga sakit seperti ini"
"Yes, Mom. James sempat mengejeknya"
"kamu juga Teddy. Mommy sama Daddy bukannya dikabarin justru Mommy dan Daddy tidak diberi kabar dan kita dapat kabar dari Professor McGonagall"
"Sorry, Mom. Teddy tidak tahu kalau kejadiannya bisa sampai seperti ini. Tapi Teddy, Scorpius sama Vicky sudah mencoba bujuk Al supaya mau makan"
"Scorpius?" Harry heran menderngar penjelasan Teddy dan menyangkut nama Scorpius. Lalu ia beralih menatap Scorpius yang berada di sebelah Rose.
"anaknya Draco?"
"yes, Uncle"
"bagaimana keadaan ayahmu?"
"terakhir Scorpie tinggal ke Hogwarts Daddy baik baik saja, Uncle" Harry merespon jawaban yang diberikan Scorpius dengan senyuman dan anggukan.
"dan untuk kamu James. Selama liburan sapu kamu Mommy sita" kembali Ginny memarahi James
"tapi, Mom"
"tidak ada tapi tapian. JAMES SIRIUS POTTER"
Tak lama pintu Hospital Wings terbuka dan muncullah Madam Pomfrey yang sudah selesai memeriksa keadaan Albus.
"Albus badannya panas tapi sudah saya beri ramuan untuk menurunkan panasnya dan meredakan mualnya. Tapi sebaiknya Albus dibawa ke supaya mendapatkan perawatan yang memadai"
"baiklah, Madam. Terima kasih"
"Rose, Grandma sama Grandpa sedang ada praktek kan?"
"Grandma sama Grandpa ada praktek setiap hari senin sampai jum'at, Aunty" Rose memberikan penjelasan kepada Ginny yang bertanya tentang kakek dan neneknya yang sedang praktek.
Tidak menunggu lama Ginny dan Harry membawa Albus menuju rumah sakit dimana kedua orang tua Hermione bekerja. Harry, Ginny, Lily serta Albus yang digendong oleh Harry ber-Apperate menuju rumah sakit tersebut.
Ginny langsung memanggil orang tua Hermione untuk memeriksakan keadaan Albus. Sementara Albus diperiksa baik Ginny, Harry, ataupun Lily menunggunya di ruang tunggu. Tidak berselang lama orang tua Hermione keluar dari ruangan dimana Albus diperiksa. Selama ini Jika Albus dan saudara saudaranya yang lainnya sakit mereka lebih memilih ke rumah sakit Muggle tempat orang tua Hermione bekerja untuk berobat ketimbang ke . Walau terkadang mereka juga suka berobat ke juga.
"Albus sakit Typus sama Maag. Apakah beberapa hari ini Albus tidak makan, Harry, Ginny?"
"tadi pagi kita sempat dikirimin surat sama Professor McGonagall katanya sudah 3 hingga 4 hari Albus tidak makan. Albus sakit hati sama perkataan James"
"pantas saja. tolong jaga pola makannya Al. Al tidak boleh telat makan walau semenit saja. itu akan membuat Maagnya kambuh. Al sudah mulai siuman. Kalian boleh masuk. Mom ada pasien lain"
Harry, Ginny, dan Lily memasuki ruang rawat Albus. Terlihat Albus dengan muka pucatnya tersenyum lemah ketika melihat Harry, Ginny, dan Lily datang menghampiri mereka.
"Mom, Al pingsan berapa lama?"
"entahlah sayang. Mommy ke Hogwarts kamu sudah berada di Hospital Wings. Kamu tidak kenapa-kenapa kan, sayang?"
"sudah lebih baik, Mom. Maafkan Al ya. Karena Al Mommy sama Daddy jadi tidak bekerja. Gara gara Al Lily juga tidak sekolah"
"Lily tidak masalah kalau Lily tidak sekolah asalkan Al sembuh" Harry dan Ginny tiba tiba memelototi Lily.
"Mommy tidak mau tahu besok kamu harus sekolah, Lily Luna Potter. Tidak ada kata tidak sekolah atau uang jajan kamu taruhannya, Lily Luna Potter" Ginny kini memarahi Lily karena tidak mau sekolah.
"tapi Al, Mom?"
"ada Mommy yang menjaganya. Harry besok kamu juga harus bekerja"
Ginny pun langsung menyuapi Albus makan karena sudah beberapa hari ini Albus tidak makan sehingga daya tahan tubuhnya melemah. Albus sudah mau makan, namun ia belum bisa makan banyak. Setengah piring ia menyudahi makannya. Jika ia makan lebih dari setengah piring ia pasti kembali memuntahkan makannya.
Setelah Ginny menyuapi Albus makan dan Albus sudah minum obat baik Ginny dan Harry menyuruhnya tidur. Lily pun merengek rengek ke Harry minta ditemani ke taman rumah sakit selagi Albus Tidur.
xxXxx
Kau Tetaplah Adikku
-To Be Continue-
