xxXxx

Kau Tetaplah Adikku

Author :: sakuxhan

Cast :: Albus Severus Potter

Disclaimer :: J.K. Rowling

Genre :: Family

xxXxx

Chapter 8

xxXxx

Tak terasa Albus sudah seminggu beristirahat dirumah. Sekarang waktunya untuk kembali ke Hogwarts. Ginny dan Harry pun mengantarkan Albus ke Hogwarts. Sebelum mengantarkan Albus ke Hogwarts Harry dan Ginny beserta Albus mengantarkan Lily ke sekolah terlebih dahulu. Awalnya Lily ingin ikut ke Hogwarts, namun Albus yang memaksa Lily untuk tetap berangkat ke sekolah. Lily tidak dapat berkutik jika sudah diperintah oleh Albus apalagi dengan nada mengancam.

Mereka bertiga kini sudah berada di jembatan menuju ke kastil Hogwarts. Ginny pun menasehati Albus supaya jangan telat makan lagi. Jika telat makan sebentar saja Maagnya akan langsung kambuh. Ketika mereka sudah berada di dalam Hogwarts banyak mata memandang kearah mereka. Bahkan Teddy dan James yang melihatnya langsung menghambur ke pelukan mereka. Ginny dan Harry pun akan bertemu Professor McGonagall. Sebelumnya Albus disuruhnya pergi ke asramanya lalu kembali ke Aula Besar untuk makan siang jika Maagnya tidak mau kambuh. Langsung saja ia menuruti perintah kedua orantuanya sementara kedua orang tuanya berjalan menuju ruangan Professor McGonagall.

Setibanya di Aula Besar Albus langsung berlari kearah meja Slyterin karena sudah kangen dengan teman teman seasramanya. Dengan lahap Albus memakan makan siangnya itu.

"kemarin kemarin susah banget disuruh makan. Sekarang lahap banget sepertinya makannya" Scorpius pun menyindir Albus begitu melihat sahabatnya lahap banget makannya. Scorpius pun hanya mendapat cengiran khas dari Albus.

Ketika keluar dari Aula Besar Albus bertemu dengan kedua orang tuanya yang hendak menemuinya.

"sayang, tadi kita membicarakan pelajaran sama tugas tugas kamu yang tertinggal di kantor Professor McGonagall" jelas Harry kepada duplikatnya itu.

"lalu bagaimana, Daddy?" Albus berharap ia tidak dikasih tugas yang berat berat saja.

"kamu hanya disuruh menulis Essay dari semua mata pelajaran yang ada. Dan setiap pelajaran kamu membuat Essay membahas tentang 2 materi yang tertinggal. Jadi masing masing mata pelajaran kamu membuat 2 Essay. Dikasih waktu sebulan dan dikumpulkan kepada guru guru yang bersangkutan" Albus pun mengangguk paham tanda ia mengerti. Harry dan Ginny pun pamit kepada Albus serta dua anaknya yang lain. Teddy pun diberi amanat untuk menjaga kedua adiknya oleh Harry dan Ginny.

Buru buru Albus bergegas kembali ke Asramanya dan berganti pakaian. Setelah ini ia ada kelas Telaah Muggle. Albus sudah menyuruh Rose dan Scorpius untuk pergi ke kelas terlebih dahulu. Sesampainya di kelas beruntung guru yang mengajar belum memasuki kelas. Ia memilih duduk disamping Scorpius. Tak lama guru yang mengajar pun datang ke kelas mereka.

"Albus Severus Potter" guru tersebut memanggi Albus

"Yes, Professor" Albus menjawab panggilan guru tersebut sambil berdiri

"sebelum memasuki kelas untuk mengajar saya tadi diberi tahu oleh Professor McGonagall. Saya ditugaskan untuk memberikan kamu tugas Essay. 2 Essay, Albus. Karena kamu tidak masuk kelas saya sebanyak 2 kali. 1 Essay 1 Materi. Dikumpulin sebulan kemudian. Karena kamu tidak hanya mendapatkan tugas ini saja dan tidak hanya mendapatkan tugas di mata pelajaran saya saja. saya berharap kamu bisa mengejar ketertinggalan kamu" Albus hanya menganggukan kepalanya tanda ia mengerti dan kembali duduk.

Pelajaran pun dimulai. Ia menjelaskan barang barang apa saja yang ada didunia Muggle hingga jam pelajaran selesai. Para murid mendaptkan Essay menjelaskan kegunaan barang barang Muggle dari semua barang barang Muggle yang sudah dijelaskan.

Setelah jam Telaah Muggle selesai. Rose, Albus dan Scorpius beserta murid murid tahun pertama lainnya segera bergegas menuju kelas Herbologi. Professor Neville yang mengajar Herbologi. Ia sudah menunggu anak anak didiknya. Karena ia tahu sebelum pelajarannya murid kelas satu ada kelas Telaah Muggle.

"sebelum memulai pelajaran saya ingin berbicara terlebih dahulu kepada Albus. Sebelum kesini saya diberi tahu oleh Professor McGonagall agar memberikan kamu tugas. Saya ditugaskan untuk memberikan kamu 2 Essay. 1 Essay berisi 1 materi. Dikumpulinnya masih bulan depan. Paham, sayang?" Albus hanya mengangguk mengerti.

Dalam pelajaran Herbologi kali ini Professor Neville tidak memberikan tugas apapun. Anak didiknya disuruh membaca bagian bagian yang belum dimengertinya dan segera mempraktekkannya di waktu sengangnya. Professor Neville juga sempat mengajukan 10 buah pertanyaan kepada anak didiknya. Albus berhasil menjawab 5 pertanyaan, Scorpius berhasil menjawab 2 pertanyaan dan Rose berhasil menjawab 3 pertanyaan. Kalau tidak kalah cepat dari Albus dan Scorpius mungkin kesepuluh pertanyaan tersebut bakalan berhasil dijawab oleh Rose semua. Dalam pelajaran Herbologi kali ini Slyterin mendapatkan 35 poin sedangkan Gryffindor mendapatkan 15 poin.

"kalian curang banget. Dapat 35 poin. Gryffindor Cuma dapat 15 poin" Rose cemberut ketika mengetahui ia kurang cepat mengangkat tangan. Ia juga merasa kecewa terhadap dirinya sendiri yang kurang cepat mengangkat tangan ketika Professor Longbottom memberikan pertanyaan pertanyaan sehingga Gryffindor hanya mendapatkan 15 pon. Sangat kecil jika dibandingkan dengan Slytherin yang mendapatkan 35 poin.

"kalian berdua mau ke perpustakaan apa tidak?" Albus mengajak Rose dan Scorpius menjuju ke perpustakaan

"boleh juga, Al. Sekalian saja kamu mengerjakan tugasmu di perpustakaan, Al." Albus hanya tersenyum menanggapi perkataan Scorpius.

"aku hanya mau pinjam buku doang di perpustakaan. Mau mengerjakannya di asrama saja. Kalau dikerjain di perpustakaan takutnya aku sampai tidak kenal waktu. Seperti waktu itu sampai jam malam. Tugasnya kan banyak"

"2 mata pelajaran, Al. kamu udah dapet 4 Essay untuk dikerjakan sebagai pengganti karena kamu sakit"

"tadi Daddy bilang ke aku. Katanya dari semua mata pelajaran aku ditugaskan untuk mengerjakan 2 Essay dari masing masing mata pelajaran. Jadi, setiap pelajaran aku dapat 2 Essay untuk pengganti. Masing masing pelajaran kan aku sudah tidak masuk 2 kali" Albus menjelaskan panjang lebar ke Rose dan Scorpius sambil berjalan menuju perpustakaan.

"banyak banget, Al"

"iya. Aku mau mengerjakan yang sudah ditugaskan terlebih dahulu. Supaya aku juga tidak stress sendiri" Rose bangga dengan semangatnya Albus.

Ketika sudah sampai di perpustakaan mereka mencari cari buku yang mereka cari. Setelah ketemu mereka langsung meminjam buku tersebut. Albus meminjam 4 buku. 2 buku Telaah Muggle, 2 lagi buku Herbologi. Sedangkan Rose dan Scorpius masing masing meminjam 1 buku, yaitu buku Telaah Muggle.

"dikerjakannya nanti saja, Al. sudah hampir jam 6. Sebentar lagi sudah waktunya jam makan malam. Kita kan sudah tidak ada kelas lagi. Dikerjakannya sehabis makan malam saja" Albus hanya mengangguk mendengar penjelasan Scorpius. Mereka berdua pun langsung menuju ke Aula Besar untuk makan malam karena sebentar lagi sudah waktunya. Ketika sampai di Aula Besar sudah banyak murid yang berada di Aula Besar. Albus pun mengajak Scorpius makan di meja Gryffindor.

"James, aku sama Scorpius boleh ikut makan disini apa tidak?"

"kenapa, Al? kenapa tiba tiba mau makan disini?" James heran dengan kelakuan adiknya itu. Albus pun hanya menggelengkan kepala dan tersenyum ke arah kakaknya. James pun mengiyakan permintaan adiknya. Kemudian Albus pun duduk disebelah James dan Scorpius duduk disebelah Albus.

Tak lama kemudian setelah beberapa saat makan malam dimulai Harold, burung hantu keluarga Potter mendatangi meja Gryffindor. Ternyata yang dibawa oleh Harold adalah barang barang Muggle yang sempat dibeli oleh Albus di tempat rekreasi untuk mereka semua.

"apaan ini? Kenapa Daddy mengirim barang seperti ini?"

"waktu aku dirumah aku minta Mommy jalan jalan. Aku sama Mommy pergi ke tempat rekreasi. Itu oleh oleh yang aku sama Mommy beli untuk kalian. Untuk Scorpie juga ada. Tadi pagi aku lupa bawa. Sebelum Daddy pulang tadi aku sempat minta dikirimin barang barang itu" jawab Albus sambil nyengir

James senang mendapatkan oleh oleh dari adiknya begitupun yang lainnya. Apalagi Scorpius yang baru pertama kali melihat barang Muggle dan mendapatkan oleh oleh barang Muggle tersebut dari sahabatnya.

Setelah jam makan malam selesai Albus dan Scorpius segera bergegas menuju asrama mereka. Albus pun mengerjakan tugas tugasnya. Scorpius pun juga mengerjakan tugas Telaah Muggle. Hingga jam 11 malam Albus belum juga tidur dan baru berhasil mengerjakan 3,5 Essaynya dari 5 Essay yang akan dikerjakannya. Jam 1 dini hari ia baru berhasil mengerjakan 5 Essaynya. Sementara Scorpius selesai mengerjakan Essaynya ketika jam menunjukkan pukul setengah 10. Ketika sudah selesai dengan Essaynya ia langsung membereskan perkamen perkamen yang berserakan dan bergegas tidur.

Keesokan harinya setelah sarapan dan sebelum pelajaran satwa Gaib Albus meminta Rose dan Scorpius untuk menemaninya. Mereka bertiga pergi ke ruangan Professor Neville dan guru Telaah Muggle untuk menyerahkan tugas tugasnya. Rose dan Scorpius yang tahu tujuan Albus minta menemani mereka balik ke asramanya untuk mengambil perkamen tugas Telaah Muggle untuk diserahkan hari itu juga karena baik Rose maupun Scorpius sudah menyelesaikan tugas Telaah Muggle. Guru Telaah Muggle memberikan mereka masing masing 20 poin karena mengumpulkan tugas sehari setelah diberikan tugas tersebut. Guru Telaah Muggle dan Professor Neville juga memberikan 20 poin untuk masing masing dari tugas Albus karena berhasil mengumpulkan sebelum 1 bulan, bahkan sehari setelah tugas tersebut ditugaskan. Slyterin berhasil mendapatkan 120 poin sedangkan Gryffindor berhasil mengumpulkan 20 poin.

xxXxx

Kau Tetaplah Adikku

-To Be Continue-