xxXxx

Kau Tetaplah Adikku

Author :: sakuxhan

Cast :: Albus Severus Potter

Disclaimer :: J.K. Rowling

Genre :: Family

xxXxx

Chapter 15

xxXxx

Tanggal 3 September. Hari pertama mereka memulai proses belajar setelah sekian lama berlibur. Albus, Scorpius serta Rose akan ada kelas pada jam 8 pagi. Mereka akan ada kelas Ramuan. Seperti biasa masih Professor Slughorn yang mengajar Ramuan. Semua murid pergi ke Aula Besar untuk sarapan sebelum memulai kegiatan belajar mereka.

Seperti biasa, setelah mereka semua menyantap makan mereka kembali kepada kegiatan mereka masing masing. Bagi murid Hogwarts yang ada kelas jam 8 pagi mereka langsung menuju ke kelas mereka. Sedangkan murid yang baru memulai kelas jam 9 atau jam 10 mereka masih bisa bersantai di Asrama, baca baca buku di perpustakaan dan lain lain.

Hari ini merupakan hari pertama bagi Victorie dan Teddy untuk mengajar. Apalagi hari ini Victorie akan mengajar Mantra di kelas 2 pada jam 4 nanti. Untunglah Albus tidak sejahil James, bahkan tidak jahil sama sekali. Ia bisa tenang mengajar di kelas 2 nanti. Tapi ia masih merasa was was ketika nanti ia mengajar di kelas 3. Kelas 3 merupakan kelasnya Fred dan James. Seperti yang kita ketahui mereka adalah murid yang paling jahil. Selama ini diangkatannya.

Ketika Victorie sedang berjalan menuju kelas Mantra ia bertemu dengan James dan Fred yang sedang menjahili teman temannya yang lain. Victorie pun langsung menggiringnya menuju ke kantornya.

"bukan berarti karena aku sepupu kalian, kalian bisa dengan seenaknya bisa menjahili teman teman kalian. Selama aku dan Teddy mengajar di Hogwarts kalian tidak akan bisa terbebas dari hukuman jika kalian masih jahil sama teman teman kalian"

"Vicky ayolah. Masa hukuman lagi. Aku sudah bosan sama hukuman"

"kalau sudah bosan sama hukuman jangan menjahili teman teman kalian. Aku akan kirim surat ke Aunty Ginny, Uncle Harry serta Aunty Angelina. Karena sudah pasti Uncle George akan memuji kalian aku tidak akan mengirim surat ke Uncle George"

"please Vicky jangan ke Mommy ke Daddy saja. Liburan nanti aku bakal jadi daging panggang sama Mommy"

"No. yang ada kamu di puji puji sama Uncle George"

Victorie pun menyuruh James dan Fred menulis "Aku Berjaji Tidak Akan Jahil Lagi serta Berjanji Tidak Menjahili Teman Teman Baik Yang Seasrama Maupun Tidak" sebanyak 1000 kali ditulis di perkamen. Setelah selesai harus dikirim ke kedua orang tua mereka untuk di tanda tangani dan harus secepatnya dikumpulin ke Victorie.

"itu hukuman yang harus kalian kerjakan. Aku mau mengajar di kelas 2. Ingat jangan menjahili teman teman kalian atau hukuman kalian akan bertambah. Sana keluar aku mau mengajar"

Sementara itu James dan Fred langsung berbicara tidak karuan Karena merasa kesal setelah mereka keluar dari ruangan Victorie.

"Vicky sekarang berubah semenjak menjadi guru Mantra di Hogwarts."

"tapi kalau dipikir pikir ya, James. Dari dulu dia selalu seperti itu, kan. Sebelum jadi guru saja dia suka marah marah sama kita kalau kita ketahuan berbuat jahil kepada anak anak yang lainnya"

Setelah memperigati James dan Albus Victorie pun keluar dari ruangannya dan menuju kelas tempatnya mengajar. Beruntung dihari pertamanya mengajar ia tidak mengajar di kelasnya James dan Fred. Walaupun ia sempat berhadapan dengan James dan Fred ketika hendak mengajar tadi.

"sebelum kita memulai pelajaran kalian pasti sudah tahu dan kenal saya, kan. Ya, tahun lalu saya masih bersekolah disini di tingkat ke tujuh. Kini, saya akan mengajarkan kalian Mantra. Saya guru baru di pelajaran Mantra. Langsung saja kita memulai pelajarannya"

"hari ini kita akan belajar mantra Expelliarmus" Victorie pun memberitahukan kepada murid muridnya akan belajar apa mereka.

"oke sebelum saya menjelaskan apa itu Mantra Wingardium Leviosa. Coba Albus kamu jelaskan apa itu Mantra Expelliarmus dan kegunaannya?"

"kegunaan mantra Expelliarmus adalah menyebabkan tongkat korban atau tongkat dari musuh yang akan kita serang terbang keluar jangkauan. Mantra Expelliarmus sendiri adalah mantra untuk melepaskan tongkat sihir musuh dari tangannya untuk menghalau mantra lain yang akan mereka gunakan untuk menyerang kita"

"10 poin untuk Slytherin. Saya akan menjelaskan kembali apa itu Mantra Expelliarmus. Pengertian yang dijabarkan oleh Albus benar apa adanya. Mantra Expelliarmus adalah mantra untuk melepaskan atau lebih tepatnya melucutkan tongkat sihir musuh dari tangan si pemilik tongkat. Ketika kita menggunakan mantra ini kita bisa menghalangi orang tersebut untuk menyebutkan mantra yang ingin ia keluarkan untuk menyerang kita. Coba Albus, Scorpius kalia maju ke depan dan berhadap hadapkan. Praktekkan mantra tersebut didepan teman teman kalian"

Victorie pun menyuruh Scorpius dan Albus untuk maju ke depan untuk mempraktekkan mantra Expelliarmus di depan teman teman mereka. Albus berhasil menggunakan mantra tersebut dengan sekali ayunan tongkat, namun Scorpius belum bisa menggunakannya.

"bagus, Al. pertahankan ya. Semoga bisa lebih baik di mantra mantra selanjutnya. Scorpius, kamu harus belajar ke Albus untuk mempelajari mantra ini atau mantra mantra lain yang belum kamu kuasai"

"Rosie, maju ke depan gantikan posisi Scorpius"

Victorie pun menyuruh Rose untuk maju dan mempraktekkan mantra Expelliarmus dan menggantikan posisi Scorpius yang belum menguasai mantra Expelliarmus. Satu persatu Victorie menyuruh murid muridnya untuk mempraktekkan mantra Expelliarmus di depan kelas. Ia akan memberikan pujian atau bahkan poin bagi mereka yang bisa menggunakan mantra tersebut. Bagi yang belum bisa ia akan menyuruhnya belajar lebih serius lagi dan meminta ajari oleh murid murid yang sudah bisa. Albus dan Rose adalah murid ditahun ke 2 yang sudah bisa mantra Expelliarmus.

Tak terasa akhir September pun sudah tiba. Itu artinya Teddy dan Victorie sudah memulai perkuliahan mereka di dunia Muggle. Tidak seperti ketika masa perkuliahan belum dimulai. Mereka berdua tidak akan berada di Hogswarts ketika pagi hari sampai jam 1 siang. Walaupun sarapan mereka akan tetap berada di Hogswarts. Namun setelah jam setengah 8 mereka beruda langsung pergi ke rumah Duddley dan Catherine menggunakan Jaringan Floo yang berada di ruangan Teddy atau terkadang yang berada di ruangan Victorie. Mereka sengaja memilih berangkat dari rumah Duddley dan Catherine mengingat rumah mereka berdua dekat dengan univeristas tempat Teddy dan Victorie menuntut ilmu. Jika mereka berdua pergi dari rumah Teddy akan memakan waktu lebih lama.

Jam perkulihan mereka sama sama dimulai ketika jam sudah menunjukkan pukul 8 Pagi dan selesai ketika jam menunjukkan menjelang jam 1 siang. Sehingga setelah kelas selesai mereka bisa makan siang terlebih dahulu dikantin yang berada di universitas tersebut walaupun terkadang mereka berdua makan dirumah Duddley dan Catherine lalu mereka berdua pun langsung pulang kerumah Duddley dan Catherine. Setelah sampai dirumah Duddley dan Catherine mereka berdua pun langsung berpamitan kepada Catherine dan langsung kembali ke Hogswarts dengan menggunakan jaringan Floo yang memang terpasang dirumahnya. Sesampainya di Hogswarts mereka terkadang langsung mengajar jika ada jadwal mengjar.

Ketika malam hari tiba mereka berdua pun baru bisa mengerjakan tugas tugas kampus mereka dan mengoreksi tugas tugas dari para murid walaupun terkadang jika ada waktu senggang mereka memilih menggunakna diwaktu senggang tersebut.

Semakin hari tugas tugas yang diberikan oleh dosen dosen dikampus mereka semakin berat begitu pula dengan tugas tugas mengajar mereka. Bagaimanapun ini sudah menjadi pilihan mereka berdua dan mereka berdua pun tidak boleh mengeluh. Terkadang ketika mereka berdua sedang tidak ada Jadwal mengajar saudara saudara mereka yang lainnya suka datang ke ruangan mereka dan yang mereka dapatkan adalah Teddy dan Victorie yang sedang berkutat dengan tugas tugas mereka. Terutama Victorie yang selalu berkutat dengan Laptop. Mengingat dia memilih jurusan Arsitek yang dimana tugas tugasnya selalu mengandalkan aplikasi disebuah Laptop. Maka setiap hari Victorie akan berkutat didepan Laptop. Kalaupun tidak sedang berkutat di depan Laptop Victorie pasti sedang berkutat dengan gambar gambar rumah hasil desainnya.

xxXxx

Kau Tetaplah Adikku

-To Be Continue-