BoBoiBoy dan seluruh karakter yang terlibat di dalamnya itu milik Animonsta Studios! Saya hanya meminjam mereka dalam pembuatan fanfiksi ini.
Warning: Semi-Canon, OOCness, possible typo(s), DLDR.
Prompt 3: Rasa Kantuk
.
.
||.||.||.||
.
.
Akhir-akhir ini Boboiboy sering mengantuk di kelas, maka dari itu ia kurang menangkap semua materi yang diberikan dari gurunya. Alhasil selama sebulan penuh ia mengalami penurunan nilai dalam setiap mata pelajarannya.
Bukannya ia bosan mendengarkan semua materi yang diberikan dari gurunya, ia hanya kekuarang tidur saja. Mungkin saja kau akan beramsumsi jika ia terlalu sibuk di shift malam—ada sedikit benarnya juga. Tapi seharusnya itu tidak berpengaruh pada setiap aktivitasnya.
"Hei Boboiboy! Nilai ujian Matematikamu menurun lagi," ucap Fang sembari mendekati meja Boboiboy, bocah berkacamata itu mulai berkacak pinggang. "Apa kau ingin memberikan kepopuleranmu padaki secara tidak langsung?" lanjutnya sarkasme.
"Tidak mungkin!" hardik Boboiboy. Bocah yang mengenakan topi dinosaurus itu bangkit dari tempat duduknya, memberikan tatapan menusuk pada lawan bicaranya. "Mana mungkin aku akan memberikan kepopuleranku semudah itu?"
"Lalu, kenapa?"
Perlahan Boboiboy menarik napas, kemudian ia mulai memijiti kepalanya dengan jemarinya sembari kembali duduk di kursinya. "Akhir-akhir ini aku sering merasa ngantuk, mungkin itu penyebab dari mengapa nilaiku mulai menurun dan aku cepat lelah…"
"Apa kau sering tidur larut malam?" Fang mulai melontarkan sebuah pertanyaan.
Boboiboy sedikit menggaruk kepalanya, merasa sedikit aneh dengan pertanyaan dari Fang. "Iya sih… akhir-akhir ini aku sering tidur larut malam."
"Apa kau juga kurang berolahraga?" Fang kembali bertanya pada lawan bicaranya, dan jawaban yang ia dapat hanyalah sebuah anggukan kepala.
Kemudian Fang menghela napas kasar, matanya mulai terpejam. "Pantas saja kau sering mengantuk, kau tidur larut malam dan kurang olahraga."
Boboiboy sedikit tersentak. Sebenarnya ia sudah tahu alasan mengapa ia sering mengantuk, tapi untuk pernyataan Fang yang terakhir? Sepertinya ia tidak yakin.
"Apa hubungannya dengan olahraga?"
"Aku sudah menduga kalau kau akan bertanya." Fang mulai mengembangkan senyuman di wajahnya—atau lebih tepatnya seringai. "Olahraga sangat penting bagi tubuh. Dengan olahraga, semua peredaran dalam tubuh akan berjalan dengan lancar, apalagi saluran pernapasan."
"Lalu dari semua itu apa hubungannya dengan rasa kantuk?"
Sukses sudah Boboiboy berhasil membuat perempatan urat merah kecil muncul di kepalanya Fang. "Kau jangan seenaknya memotong pembicaraan!" Kemudian ia sedikit menarik napas. "Kalau kita berolahraga setiap hari sesuai dengan kebutuhan, maka paru-paru kita akan lebih mudah untuk mengikat dan menyimpan oksigen dalam jumlah banyak, dan juga jantung kita akan bekerja lebih baik."
Boboiboy sedikit memiringkan kepalanya, seakan belum menangkap jelas isi penjelasan dari Fang. "Maksud kau apa?"
"Sepertinya aku harus menjelaskanmu to the point," gumam Fang sepelan mungkin agar lawan bicaranya itu tidak mendengarnya. "Kau sering mengantuk karena kau kekurangan oksigen!"
"Hah? Oksigen?"
Fang sedikit mengangguk. "Karena kau jarang berolahraga, makanya kadar oksigen dalam paru-parumu kurang. Jika kadar oksigen dalam paru-parumu lebih banyak, kau tidak akan merasa ngantuk."
"Alasannya kenapa?"
"Yeah, karena jantungmu akan memompa oksigen ke dalam peredaran darah, kan darah itu akan disalurkan ke seluruh tubuh, termasuk ke dalam otak."
Boboiboy mulai menganggukkan kepalanya. "Berarti otak juga memperlukan oksigen, agar tidak merasa ngantuk…"
"Akhirnya kau mengerti juga…" Fang mulai menghela napas lega. "Lain kali kau harus sering berolahraga, agar oksigen masuk ke dalam otaknya tercukupi dan kau tidak mengantuk…" Ia mulai berjalan meninggalkan Boboiboy. "…dan kita juga bisa bersaing dengan sehat."
Boboiboy mulai menampakkan seringai di parasnya. "Tentu saja!"
.
*.*.*
.
Author's Note:
Mohon maaf jika ada kesalahan dalam drabble ini... Tapi ya ini dibuatnya berdasarkan penjelasan dari guru Olahraga saya, yang otomatis juga itu semua benar...
