BoBoiBoy dan seluruh karakter yang terlibat di dalamnya itu milik Animonsta Studios! Saya hanya meminjam mereka dalam pembuatan fanfiksi ini.

Warning: Canon-Modifed, OOCness, possible typo(s), Fang's Point of View, Gajeness, DLDR.

Prompt 5: I Wish

.

.

||.||.||.||

.

.

Aku hanya bisa menatap horor saat Boboiboy sudah terbaring tak berdaya di atas permukaan tanah akibat serangan-serangan yang diberikan dari Ejo Jo beserta robot PETAI.

Padahal sekarang aku tengah mengumpulkan tenaga agar aku dapat mengeluarkan Naga Bayangan–kekuatan tebesarku. Oh, seandainya saja Ejo Jo tidak datang secara mendadak, jika saja Ejo Jo tidak menjadikan seluruh teman satu kelasku—beserta Papa Zola—tidak dijadikan tawanan, seandainya saja dia juga tidak mengambil jam kekuatan milik Ying, Yaya, dan Gopal. Mungkin kami semua tidak akan terlibat dalam pertarungan ini.

Mataku kini menangkap Boboiboy tengah melayang dengan kondisi tak sadarkan diri, aku yakin kalau dia tengah berada di dalam bola gravitasi yang sengaja dibuat oleh Ejo Jo. Kini sang alien berbalutkan baju armor merah itu bersiap untuk memberikan serangan kembali pada Boboiboy yang sudah tak berdaya lagi.

Hatiku menyerukan namamu sekeras mungkin—walau aku tahu kalau teriakanku itu tak akan terdengar sekalipun. Aku sudah mulai merasakan kedua mataku memanas, aku sudah hampir tak bisa membendung buliran-buliran kristal yang siap jatuh dari selah mataku. Aku ingin sekali berlari ke arahmu dan menangkis semua serangan yang akan diberikan dari Ejo Jo, namun aku tak bisa melakukannya. Boboiboy sudah memberikan perintah padaku agar aku tetap fokus mengumpulkan tenaga dan membiarkan Boboiboy yang mengisi waktu luang yang kugunakan ketika tengah mengumpulkan seluruh tenaga itu.

Oh mengapa aku tak bisa untuk membantah semua perintah yang diberikan oleh Boboiboy?! Aku harap ada keajaiban datang yang akan menolong Boboiboy dari malaikat maut.

Dan keajaiban pun datang. Tiba-tiba saja Mukakulus datang dan robot hijau itu menangkis serangan dari Ejo Jo. Jika tidak salah, robot itu milik Adu Du—tunggu, Adu Du menolong Boboiboy? Apa ini hanya ilusi semata? Apa mataku ini sedang menipuku? Kurasa tidak, karena penglihatanku sangat bagus berkat dibantu oleh kacamata.

Telingaku menangkap suara Adu Du yang membentak keras pada Ejo Jo karena telah menghancurkan Probe dengan sekali serangan. Aku dapat mengerti perasaan Adu Du yang telah kehilangan seseorang yang telah dipercaya sehingga ia ingin membalas dendam atas kehancuran robot ungu kesayangannya. Mungkin jika Boboiboy telah dibinasa oleh seseorang, aku akan melakukan hal yang sama seperti Adu Du.

Akhirnya semua tenaga telah selesai aku kumpulkan dan tenaga itu cukup untuk mengeluarkan Naga Bayangan. Aku pun mulai membuat pilar hitam keunguan menjulang tinggi ke langit hingga membuat langit yang tadinya biru cerah kini awan hitam menyelimuti langit, sosok Naga Bayangan keluar dari awan hitam—khirnya kekuatan terbesarku keluar. Bersiaplah untuk kekalahanmu, Ejo Jo!

Untuk mengalahkan Ejo Jo, aku perlu menghancurkan robot PETAI terlebih dulu. Maka mangsa dari Naga Bayanganku sekarang adalah robot hitam mengkilap itu. Naga Bayanganku mulai membuka mulutnya, menghisap segala benda yang berada dalam jangkauannya—dan salah satunya robot PETAI. Bersiaplah untuk merasakan apa yang dialami oleh Probe—mungkin aku sedikit membantu Adu Du untuk membalas dendam.

Akhirnya robot PETAI berhasil aku hancurkan. Tentunya menggunakan Naga Bayangan menguras banyak tenagaku hingga kakiku tak mampu menahan berat tubuhku. Karena aku tengah berdiri di tempat tinggi, jadi tubuhku mulai tumbang hingga jatuh dari tempat itu. Namun Ochobot datang untuk menangkap tubuhku yang sudah tidak ada tenaga untuk bergerak.

Aku telah melakukan perintahmu. Pilihanku memang tidak salah untuk mempercayaimu, dan kau juga mempercayaiku. Aku harap setelah ini aku dapat mengucapkan terima kasih padamu.

Kemudian semuanya pun menjadi gelap.