Maximum love
Disclaimer : James Patterson and Narae Lee
Pairing : Max, Fang, Nudge , dan Iggy
Tidak ada keuntungan yang saya dapat dari menulis ini (kecuali dapat temen dan pengalaman baru)
'CURHATAN' Author's:
ini dia chapter 2nya, silahkan dilahap dengan nikmat... (tentu aja msh ada typo, gaje, abal, pasaran, dll...)
Cheeruma... kiss...kiss... :3
Aku melangkahkan kakiku masuk ke dalam kamar Fang, " uhh...~" aku mendengar desahan seorang wanita, aku terlalu takut mengganggu 'mereka' jadi kuputuskan untuk segera keluar dari kamar Fang. Aku kembali ke ruang tamu, aku segera memberi tahu pelayan, aku hanya titip salam pada Fang. Aku segera berjalan kembali kerumah. Ya, rumahku dan rumah Fang hanya selisih 5 rumah cukup dekat. 'drrrt... drrrt..' hanphone ku bergetar seseorang menelpon, tertera disana 'dari: Iggy', segera kuangkat "halo, Iggy... ada apa malam-malam menelpon, malam Minggu juga?" "tidak apa aku hanya ingin menyapa sahabatku, ng... Max kau bisa datang ke rumahku?" "memangnya ada perlu apa sampai menawariku berkunjung?" "ngh... aku butuh dukungan teman, eh, sahabat, aku baru saja diputuskan oleh Ella" "oh, baiklah aku akan segera kesana, tunggu ya..." klik kuakhiri telepon-teleponanku dengan Iggy, aku mengurungkan niatku untuk pulang. Namun, karena rumah Iggy lumayan jauh aku memutuskan menaiki taksi. Setelah sampai di depan rumah Iggy, aku segera keluar dari taksi (sekaligus membayar tentu saja). Aku meng-sms Iggy, menandakan bahwa aku sudah di depan rumahnya dan benar saja saat Iggy membukakan pagarnya dia memiliki kantung mata, matanya juga masih berair, menandakan dia baru saja menangis. "Iggy kau kalihatan sangat buruk..." Iggy hanya mengangguk menandakan ia sudah tahu kondisinya saat ini. "di mana kita akan mengobrol?" tanyaku pada Iggy, "di balkon saja" jawab Iggy lesu. Aku segera melangkahkan kakiku ke dalam rumah Iggy yang besar dan luas, meskipun sudah bersahabat 1 tahun lebih, aku tidak pernah masuk ke dalam rumah Iggy. Iggy segera menunjukkan diamana letak balkonnya, saat sudah sampai. Sepi, tak ada satupun dari kami yang membuka pembicaraan. "jadi bagaimana ceritanya hingga kau bisa putus dengan Ella?" aku memecah keheningan. "aku dan Ella sedang dinner di restoran seafood ternama, saat dia kusuapi kulihat bagian gigi gerahamnya itu mengerikan. Kulihat giginya ada 2 yang berlubang dan lainnya menghitam serta ada yang keropos tentu saja aku ngeri melihatnya, aku segera berteriak "Ella gigimu berlubang, menghitam, dan... dan keropos...!" " , dia memperagakan, "sebenarnya itu teriakan yang tidak disengaja itu teriakan refleks, tetapi Ella tidak terima dia merasa dipermalukan, karena, saat itu semua yang ada direstoran langsung memperhatikannya. Dia segera menamparku menyiramku denga smoothies lalu pergi meninggalkanku" Iggy menjelaskannya sambil menahan tangisannnya. "sabarlah Ig... dan aku sebenarnya ingin menginap disini, bolehkah aku?" tanya Max "tentu saja, memangnya Fang kenapa?" "dia... tadi... saat aku akan memasuki kamarnya dia sedang bersama seorang wanita sedang malakukan 'itu' karena tidak ingin mengganggu aku, jadinya aku memilih pergi meniggalkannya daripada mengganggunya." Max bercerita dengan nada tersakiti, tetapi tetap dengan wajah dingin, datar (ciri khas Max). "uhm... hei, Max di bioskop ada film baru mau nonton sama aku?" tawar Iggy. "hm... ya, boleh sajalah, daripada kita menostalgiakan hal mengerikan seperti itu, ya, kan?! Tentu saja itu akan lebih baik!" tegas Max. "ayo, tunggulah di taman depan sana aku akan mengeluarkan Lamborgini-ku, dulu..!" "baik"
Sesampainya di bioskop...
"nih, tiketnya... kita nonton 'love in our paradise'" "hm... kenapa film romance?" "karena itu mungkin akan melupakan kejadian mengerikan yang bru saja kita hadapi" "haaah... baiklah.."
Setelah melihat film, Iggy mengajak Max beli Starbuck lalu saat mereka kembali ke dalam mobil... "mmh...Max, aku berpikir aku mulai menganggapmu lebih dari sahabat" "maksudmu, kau...?" "ya, aku menyukaimu maukah kau jadi pacarku?"
1 menit...
2 menit...
3 menit...
"ya, Iggy, aku rasa itu akan sedikit mengobati rasa sakit kita..." "jadi besok saat di sekolah kita akan..."
'CURHATAN' Author's:
Nah, tamat deh.. chapter 2-nya, ditunggu reviewnya... bye
Cheeruma.. kiss... kiss... :3
