3rd Song
HANA MIZUKI
Sung by YUI ARAGAKI
Romance, Fluff | T | Yaoi/BL, HunHan, OOC, OC, AU, AT, bashing chara, typo(s)—This story and OC belongs to me. Sehun&Luhan belongs to God, himself and their family.
#HunHanAprilPassion
Luhan menghentikan langkahnya. Angin berdesir lembut, namun tangannya terulur untuk membenarkan posisi syal yang ia gunakan, menutupi hingga sebatas hidungnya. Ia melihat jam tangannya. Mungkin ia terlalu awal untuk sampai di tempat ini.
Menunggu, menunggu dan menunggu. Itulah yang akan di lakukannya untuk saat ini. Siapa yang ia tunggu?
Oh Sehun, mantan kekasih—juga tetangganya.
Di belakang tempat Luhan berdiri, dua buah rumah masih tampak kokoh. Yang di cat putih itu adalah rumah milik Luhan sedangkan rumah di sebelahnya, yang hanya di batasi oleh pagar kayu, rumah yang di cat berwarna biru adalah rumah milik Sehun.
Semasa kecilnya ia habiskan di Hokkaido, Jepang.
Luhan mengadah, menatap pohon dengan bunga warna pink yang menjulang tinggi di depannya. Daunnya berayun saat di tiup oleh angin, begitu pula dengan kelopak bunganya yang cantik.
Pohon hana mizuki di depan rumah mereka adalah pohon yang menyimpan banyak kenangan antara mereka. Tangan kecil mereka saat berumur 5 tahun menanam bijinya hingga tumbuh besar seperti ini. Ya, kenangan yang sangat indah.
Luhan mengingat kembali masa saat ia akan berpisah dengan Sehun. Bahkan ia kehilangan komunikasi sejak saat itu. Kali ini, mereka akan bertemu kembali. Ia sangat tak sabar tentunya.
"Luhan!" Seseorang berteriak menyebutkan nama Luhan. Ia berbalik dan menoleh ke arah orang itu.
Luhan mengernyit. Orang itu mirip dengan Sehun, tetapi ia tak yakin. Wajar saja, mereka berpisah saat umur mereka 11 tahun. Pasti sangat banyak perubahan sejak saat itu.
Orang itu berlari kecil menghampiri Luhan.
Grep!
"Se—Sehun?" Luhan terbata, terlalu terkejut saat orang `asing` ini memeluknya.
"Ya, ini aku. Oh Sehun." sahutnya—tegas.
Sebuah senyuman mengembang di bibir Luhan. Dia? Oh Sehun? Sekarang ia tak bisa menggambarkan bagaimana bahagia dirinya.
"Aku sangat merindukanmu, Lu." kata Sehun, "Sangat bodoh karena kita bertemunya sekarang." sambungnya dengan nada—agak—mengumpat.
"Aku juga merindukanmu, Sehun." jawab Luhan. Ia mengeratkan pelukannya. "Kita tidak boleh terpisah seperti ini lagi."
Sehun melepaskan pelukannya, kemudian menatap pemuda si pemilik mata rusa itu dalam. Ia mengangguk tipis disertai dengan senyuman. Sehun menangkup kedua pipi Luhan menggunakan kedua tangannya.
Chuu~~
Sehun mencium Luhan, dalam dan penuh dengan rasa kasih sayang. Ini adalah ciuman pertama mereka. Ya, itu akan menjadi ciuman yang paling berkesan di hidup mereka. Saling melumat satu sama lain, merasakan manisnya bibir masing-masing dan rona merah muda di kedua pipi Luhan. Oh~~ bukankah ini sangat romantis?
(Sehun & Luhan)
Sora o oshi agete te o nobasu kimi gogatsu no koto
Dou ka kite hoshii mizugiwa made kite hoshii
Tsubomi o ageyou niwa no hanamizuki
Usu beniiro no kawaii kimi no ne hatenai yume ga chanto
Owarimasu you ni kimi to suki na hito ga
Hyaku nen tsuzukimasu you ni
Hatsu wa atsusugite boku kara kimochi wa omosugite
Issho ni wataru ni wa kitto fune ga shizun jau
Douzo yuki nasai osaki ni yuki nasai
Boku no gaman ga itsuka mi o musubi hatenai nami ga chanto
Tomarimasu you ni kimi to suki na hito ga
Hyaku nen tzuzukimasu you ni
Hirari chou chou o oikakete shiroi ho o agete
Haha no hi ni nareba mizuki no ha okutte kudasai
Matanakute mo ii yo shiranakute mo ii yo
Usu beniiro no kawaii no ne hatenai yume ga chanto
Owarimasu you ni kimi to suki na hito ga
Hyaku nen tsuzukumasu you ni~
Boku no gaman ga itsuka mi o musubi hatenai nami ga chanto
Tomarimasu you ni kimi to suki na hito ga
Hyaku nen tzuzukimasu you ni
Kimi to suki na hito ga
Hyaku nen tsuzukimasu you ni
(Sehun & Luhan)
FIN
