Title :The Big Wu Family
Cast :- Wu Yi Fan
-Huang Zi Tao
-All Member of EXO
Genre :Family, Humor, etc.
Disclaimer :Cast bukan milik saya, tapi cerita ini milik saya.
Leght : ?
Rate : T/ Nyerempet dikit
Author :Ko Chen Teung
.
.
.
~The Big Wu Family~
.
.
.
.
.
~000~
Ini cerita di mana kisah keluarga besar itu menjalani kehidupan mereka, The Big Wu Family.
Wanita berusia 35 tahun itu sedang berdiri di hadapan kompor dengan apron bergambar panda yang digunakannya, rambut hitam panjangnya yang diikat asal keatas, memperlihatkan leher jenjangnya, usianya yang terbilang sudah tidak muda itu tak melunturkan wajah cantiknya yang masih terlihat seperti gadis belia.
Wanita itu dengan seriusnya mencampurkan beberapa bumbu ke dalam masakannya, ini hari minggu, dan setiap hari libur, wanita yang jika dilihat berperut buncit itu akan memasak sarapan special dan dengan porsi yang besar untuk keluarga besarnya.
Wu Zitao, yang semasa gadisnya bermarga Huang itu sebelum merubah namanya karna menikah dengan suami Wu tercintanya.
Wu Zitao adalah wanita penyayang namun tegas, dan kalian akan menyebutnya wanita yang hebat, sangat hebat, setelah membaca cerita ini.
Beralih ke sudut lainnya, ada seorang pria dengan pakaian santainya khas minggu pagi yang sedang menikmati secangkir kopi paginya ditemani koran hariannya.
Wu Yifan, pria berusia 38 tahun itu duduk di meja makan berukuran panjang itu, panjang, sangat panjang jika hanya ada satu keluarga yang mendiami rumah besarnya.
Yifan, sang suami dan kepala keluarga besar ini, menikmati dengan hikmat minggu paginya yang sangat tenang dan sepi, ya.. karna jarang sekali ia bisa menikmati keadaan tenang dan nyaman.
Yifan melipat surat kabar paginya dan meletakannya di meja khusus yang tersedia di dekat meja makan panjangnya.
Suami Zitao yang masih sangat tampan itu melirik istrinya yang kini sedang menata piring serta sayur dan lauk pauk di meja beralas kaca tebal ini.
"Kau, atau aku? "Tanya Yifan.
Zitao menatap suaminya, dan mengerlingkan manik matanya seolah mengerti.
"Aku saja.. "
"Bisa ditunda? Aku baru menikmati minggu pagi tenangku, baru 10 menit.. "Tatapan pria berambut pirang itu memohon.
Zitao terkikik geli melihat ekspresi melas suaminya, diambilnya tangan besar suaminya itu dengan lembut.
"Yang ini belum sayang.. "Ucap Zitao setelah meletakan telapak tangan suaminya di atas perut buncit Zitao.
Yifan menghembuskan nafasnya kasar, jemari panjangnya yang tadi berada di atas perut besar istrinya kini ganti memijat keningnya lelah.
Baru saja ia menikmati pagi indahnya dan sekarang...
"Sayang... ayo bangun, semuanya sarapan! "Teriak Zitao, walaupun keras tapi terselip nada sayang di suaranya.
'BRAKKK'
Yifan semakin keras memijat keningnya, minggu pagi tenangnya...
Kini haya sebuah angan...
"YAK! KEMBALIKAN! JADI SEMALAMAN KAU MEMELUKNYA HAH! DASAR PENCURI! KEMBALIKAN"
Kedua gadis cantik berusia belasan tahun itu berlarian berputar-putar di sekitar meja makan tanpa mempedulikan kedua orang dewasa yang sedang menatap keduanya sambil mengelus dada.
"KAU INI YANG YANG PENCURI! VAN PERSIE ITU MILIK KU! AKU TAK TERIMA KAU MEMILIKI NYA!"
Gadis dengan rambut coklat ikalnya itu berusaha mengambil guling yang terdapat sebuah foto yang tertempel di bagian atasnya dari gadis yang memiliki pipi gembil.
"VAN PERSIE INI MILIKKU! CEPAT KEMBALIKAN! DASAR GENDUT!"
"APA?! KAU TAK AKAN KENAL VAN PERSIE JIKA AKU TAK MENGENALKAN MANCHESTER UNITED KEPADAMU! ASAL KAU TAHU! AKU TAK TERIMA SETIAP MALAM KAU TIDUR DENGANNYA"Xiumin gadis berusia 14 tahun itu memberenggut tak suka.
"TAPI AKU PEMILIK RESMI VAN PERSIE! KEMBALIKAN! VAN PERSIE ITU MILIKU! "
"Lulu, Xiumin, sudah duduk dulu, kalian ini sudah besar, tak baik ribut seperti itu.. "Zitao menegahi kedua puri cantiknya.
"Dia mengambil Van Persie dariku ma.. "Luhan memberenggut sambil menunjuk-nunjuk Xiumin dengan telunjuknya.
"Bukannya merebut! Tapi Van Persie itu milikku! Aku tak terima kau menyukainya! Dan sopanlah sedikit! Aku ini kakakmu! "Xiumin menatap sengit adik keduanya itu.
"Sudah duduk! Atau mama buang gulingnya! "
Xiumin dan Luhan mendesah kecewa, dan memilih duduk di meja makan dan melayangkan deathglare satu sama lainnya karna posisi mereka yang saling berhadapan, sedangkan Yifan hanya memandang bingung dari kursi utamanya.
"Pagi mama, pagi papah, pagi Xiu jiejie, pagi Lu jiejie, selamat hari minggu... "anak laki-laki berusia 12 tahun itu menunjukan senyum malaikatnya, dirinya sudah berpenampilan rapih, menyatakan bahwa si rambut hitam ini sudah mandi, berbeda dengan kedua anak gadisnya yang bahkan terlihat berambut singa.
Nah ini dia anak kesayangan Yifan, walau juga ada saja sifat anehnya, Suho, putra pertamanya atau anak ketiganya ini adalah anak yang paling normal dan paling waras.
Yifan tersenyum, begitupun Zitao.
"Tunggu dulu, mama bangunkan yang lain.. "Ucap Zitao dan berjalan meninggalkan ruang makan menuju lantai atas.
"AHAHAHAH "
"HAHAHAH lihat wajahmu! Kau sangat jelek Chen! "
"Ahahah kau fikir kau tidak? Lihat rambutmu seperti sarang burung Baek! "
"Tidak-tidak kau lebih jelek Chen! HAHAHAHAH "
"Kita sama-sama jelek Baek AHAHAHA "
"Kau benar! Kita jelek HAHAHAHAH "
Yifan memandang dua anaknya yang sedang berjalan menuju meja makan sambil tertawa keras itu.
Sampai mereka berdua dudukpun, keduanya masih mentertawai wajah mereka satu sama lain.
Wajah keduanya memang terlihat menggelikan jika dilihat, tapi ini akan berbeda jika setiap pagi anak kembarnya yang beda kelamin ini selalu berpenampilan seperti orang gila setiap paginya, akan membosankan dan sudah seperti kebiasaan.
Ya Chen sang kakak berjenis kelamin laki-laki yang lahir tiga menit lebih dulu, sedangkan Baekhyun sang adik yang berjenis kelamin perempuan baru lahir setelahnya.
Kelebihan anak kembarnya ini tidak pernah bertengkar seperti yang lainnya, tapi akan selalu berisik dimalam harinya karna bermain permainan yang entah apa Yifan tak tahu, yang jelas esoknya Lipstick, bedak, dan eyeliner selalu menghiasi wajah keduanya setiap pagi.
Yifan mengalihkan pandangannya setelah dilihat anak ke delapannya berjalan dengan tenang sambil menunduk.
Gadis kecil berusia 5 tahun itu berjalan ke depan pantry untuk mengambil beberapa hidangan yang belum Zitao tata di meja makan.
Itu Kyungsoo, salah satu anak bungsu Yifan atau anak ke delapan Yifan dan Zitao yang berjenis kelamin perempuan.
Jika yang tidak tahu, mungkin mereka akan mengira bahwa ada setan kecil di rumah ini, lihatlah penampilan gadis kecilnya itu, baju tidur panjangnya yang berwarna putih, apalagi rambut hitam panjangnya yang menutupi hampir seluruh bagian wajahn karna kepalanya yang menunduk, menimbulkan kesan seram, walau terlihat menyeramkan dan pendiam tapi sebenarnya Kyungsoo itu, sama seperti anak-anak abnormalnya.
"Ky- kyungsoo, nasinya diletakan di tengah meja saja.. "Ujar Yifan saat melihat Kyungsoo sedang menata hidangan sarapan, kakinya berjinjit kecil kesusahan karna tingginya meja makan .
Kyungsoo mendongak menatap datar Yifan dengan mata besarnya.
"Ah ter-terserah kau letakan di mana saja.. "Ucap Yifan akhirnya karna gemetar di tatap anak gadisnya itu.
"Semuanya ini gimana! Mau sarapan ya ditata di meja! Apa harus disuruh! Kasian mamah! Gak ada yang bantu! "Kesal Kyungsoo dan memilih duduk dengan santai di sisi kanan paling ujung meja makan panjang ini.
Nah Kyungsoo itu walaupun masih kecil tapi dia itu cerewet sekali, dan bersikap seperti orang dewasa.
Walaupun terkadang aneh, tapi Yifan memasukan Kyungsoo dalam kategori anaknya yang 'cukup' normal.
"Pagi semuanya! Wah sudah pada menungguku ya? Ayo kita mulai, eh tapi tunggu dulu semuanya belum ada disini... " Ujar gadis berumur 10 tahun itu dengan santainya mendudukan dirinya berhadapan dengan Suho, dan merapihkan rok kotak-kotaknya.
Yifan, Xiumin, Luhan,Suho, Chen, Baekhyun, dan Kyungsoo, semuanya yang ada dimeja makan itu menatap salah satu anggota keluarganya itu yang sedang duduk sambil tersenyum menimbulkan lesung pipit manis di pipinya.
Semuanya menatap Yixing, dari atas sampai bawah termasuk Yifan.
"Tumben kau tidak lupa letak ruang makan.. "Celetuk Luhan.
"Aku sudah mengingatnya.. "Yixing tersenyum manis.
"Oh... " Serempak semuanya termasuk Yifan yang ikut menganggukan kepalanya.
Tapi semuanya masih menatap Yixing seolah menelanjangi.
Ya Wu Yixing, anak ke empatnya ini memang pelupa, Yixing selalu lupa di mana letak ruang makan, dan ajaibnya pagi ini Yixing datang dengan sendirinya tanpa bersama mama mereka yang selalu menjemput Yixing ke kamarnya untuk sarapan.
"Kau... "Ini suara Suho, menyebabkan semuanya memandang Suho yang memandang Yixing bingung.
"Kau sekolah hari ini? "
'Deg'
Reflek semuanya memandang Yixing sambil melotot, termasuk Yifan tentunya.
"Loh ini 'kan hari senin, tentu saja apa lagi aku piket hari ini.. "Jawab Yixing santai.
Yifan mendesah.
"Sayang, sekarang hari minggu, semuanya libur sayang.. "Ucap Yifan lembut, ya karna Yixing salah satu putrinya yang 'sedikit' normal dari pada yang lainnya karna Yixing yang tenang dan pendiam.
"Oh begitu ya pah, yaudah nanti Yixing ganti baju.. "Jawab Yixing tersenyum manis, dan Yifan mengangguk.
"Semuanya sudah berkumpul, sudah cuci tangan semuanya?" Zitao datang sambil menggendong putra bungsunya yang baru berusia 4 tahun itu sedikit kesulitan karna perutnya yang besar.
"Eh tunggu, Chanyeol belum kesini? Padahal dari tadi mama sudah menyuruhnya "
"Chanyeol cepat kesini sayang! Sudah dulu sikat giginya, nanti pasta giginya habis.. "triak Tao.
Brak
Tap.. tap.. tap..
"Wah, pagi semuanya, maaf aku harus menjaga kebersihan gigiku dulu.. "Ucap Chanyeol anak ke-7 nya.
Nah ini dia salah satu anak Yifan yang juga tidak normal, anak laki-laki berusia tujuh tahun itu pekerjaannya sikat gigi, bahkan hanya karna sehabis minum jus saja anaknya itu akan langsung sikat gigi.
Yifan memandang keluarga besarnya dari kursi utamanya, ini memang kebiasaan Yifan setiap sarapan untuk memandang ke sembilan anak- anaknya, walaupun aneh, tapi bagaimanapun juga itu anak hasil buatannya dan Tao, apa lagi akan bertambah satu lagi anggota baru, karna Tao kini sedang mengandung anak ke sepuluhnya, yang sudah berumur sembilan bulan itu.
"Ayo sarapan, kau ini juga lama sekali.. "Grutu Yifan menatap Tao yang sedang duduk memangku anak paling bungsunya itu.
"Kai minta menyusu dulu tadi.. "Jawab Tao santai.
"HUUUUUUU "Teriak ke sembilan anaknya menatap jengah Kai si bungsu, sedangkan Yifan menatap tajam Kai.
Nah ini dia Wu Kai, katakan Yifan ayah yang jahat karna Kai adalah anak yang paling tidak Yifan sukai, sebab Kai selalu memonopoli Zitao.
Padahal umurnya masih empat tahun, tapi sifatnya sungguh menyebalkan dan sedikit, ya... byuntae dimata Yifan, bayangkan, BAYANGKAN, diumur empat tahun anak bungsunya itu masih minum susu, itu tidak masalah jika minum susu dalam artian normal untuk anak seusianya.
Tapi Kai masih meminum susu dari Tao, ya dari Tao! Dari dada Tao! Padahal istrinya itu sudah tidak memproduksi susu sejak Kai berumur dua tahun, padahal sudah tidak ada air susu yang mengalir –Yifan sudah membuktikannya, tapi anak menyabalkannya ini masih saja menyusu pada Tao, bahkan masih tidur sekamar dengan Tao dan Yifan.
Yifan selalu uring-uringan sendiri jika akan tidur karna Kai pasti akan minta menyusu dulu, Yifan pernah memarahi Kai dan malah berakhir dirinya yang diomeli habis-habisan oleh Tao dan Kai yang seolah menatapnya mengejek sambil menikmati susu asupannya.
Dan inilah gambaran singkat tentang keluarga besar Wu, masih banyak yang belum diceritkan.
Nyonya Wu Zitao ibu yang hebat bukan? Ibu berusia 35 tahun itu mampun mengurus ke sembilan yang akan menjadi sepuluh malaikatnya dengan baik, benar benar Ibu yang hebat 'Kan?
Dan bagaimana dengan anak-anak mereka?
Dan jangan lupakan Wu Yifan si kepala keluarga, sosok yang juga sama hebatnya denga Tao istrinya.
Keluarga yang hebat bukan?
.
.
.
.
.
~Bersambung~
.
.
.
Halo Say, I'm Back
Apa kabar semuanya, saya harap baik-baik aja.
Sebenarnya aku mau lanjut FF yang Why, tapi ya aku lagi mau menyuguhkan yang komedi dulu untuk menghibur, jangan bawa ff yang sedih-sedih dulu hhehe.
Aku orangnya juga moody banget, entar kalo aku udah mood lagi, aku bakal update kok.
Sebenernya aku sempet berfikir mau hiatus, tapi aku juga bambang sendiri.
Ya perasaan emang lagi campur aduk begini ya kwkwkwk #You know lah.
Aku sendiri juga bingung say, Aku bukan Exo- L, aku juga bukan Kpopers, tapi aku juga turut galau, enathlah aku juga bingung, tapi Exo ada tempat tersendiri di hati aku #eeaakk.
Heheeh ya udah semangat dan stay strong ya say.
Ini FF paling cuman berapa Shoot, rencananya sih 2, tapi kalo kepannjangan ya tiga Shoot.
Ini baru sedikit perkenalannya, dan nanti bakal ke alur flashback awal mula keluarga besar mereka.
Maaf ya Typonya, dan maaf juga nanti tuh aku bakal ngarang tentang kelahiran ke 10 anak-anak KrisTao, maaf kalo gak sesuai dan ada kesalahan hehehe maklum saya juga manusia, dan ini juga dibuat sesuai kebutuhan cerita.
Oh iya say, aku kemarin juga sibuk bikin video FMV, Fanmade gitu, ini TaorisHun, maaf aja kalo jelek, aku masih amatiran hehehe.
Judulnya [FMV] TaoRis / TaoHun – More Than This , jadi ceritanya tuh Kris cinta sama Tao, tapi Sehun datang kekehidupan mereka, dan disitu si Kris tuh seollah bilang 'Aku bisa cinta kamu lebih dari dia' Kris itu sering ngikuti Tao sama Sehun, tapi suatu saat Kris liat Sehun sama Tao ciuman, dan akhirnya Kris pergi, dan arti lagunya tuh mendalam banget menurut aku, wkwkwwk and Sorry aku jahatin Kris, tapi yang mau nonton aja aku kasih linknya, yang kagak ya gak usah nonton.
Ini Link nya :D
www .youtube watch?v=hLFB5m8F8gc&feature=youtu .be (hapus sepasi)
Oke Review ya say
