Title :The Big Wu Family
Cast :- Wu Yi Fan
-Huang Zi Tao
-All Member of EXO
Genre :Family, Humor, etc.
Disclaimer :Cast bukan milik saya, tapi cerita ini milik saya.
Leght : ?
Rate : T/ Nyerempet dikit
Author :Ko Chen Teung
.
.
.
~The Big Wu Family~
.
.
.
~000~
Acara sarapan pagi keluarga mereka sudah selesai sekitar limabelas menit yang lalu, peralatan makan mereka yang kotorpun sedang dibersihkan oleh asisten rumah tangga mereka yang datang pukul delapan pagi.
Semua anak-anaknya sudah mandi dan membersihkan diri mereka mulai bertebaran disetiap sudut ruangan.
Yifan yang sedang duduk di sofa ruang keluarganya mengamati dengan tampang lelahnya ke seluruh penjuru ruangan.
Yifan memang tak ada kegiatan, Yifan dulunya adalah manager bank swasta, setiap ia menerima gaji bulanannya ia gunakan sebagiannya untuk menabung, dan sejak kelahiran Yixing, anak ke-empatnya Yifan keluar dari pekerjaannya dan menggunakan uang tabungannya untuk membeli 20% saham yang bergerak di bidang properti, dan mulai saat itu Yifan memperluas keuangannya dengan menanam saham dimana-mana, Yifan bahkan mendirikan beberapa toko dan rumah makan, Yifan hanya menjadi ownernya, Yifan tidak mau menjalankan sendiri usahanya, ia memilih mempekerjakan orang lain sedangkan Yifan hanya perlu menerima laba setiap tahunnya dari saham yang ditanamnya dan laba setiap bulannya dari toko dan restoran miliknya.
Keadaan rumah tangganya yang bisa dibilang sangat ramai ini memutuskan Yifan menjadi Ayah rumah tangga yang ikut membantu istrinya mengurus anaknya, dan hanya berangkat beberapa minggu sekali untuk memantau usaha-usahanya, sisanya Yifan habiskan dirumah untuk mengurus keluarganya.
Alis Yifan berkerut menatap Xiumin dan Luhan, kedua putrinya yang ada dua meter di depannya itu kini sedang duduk di lantai sambil menatap layar televisi 40 inchnya, rupanya mereka sedang main PS, dan alis Yifan berkedut, karna pasti sebentar lagi kedua putrinya itu pasti akan berebut jika sudah berhubungan dengan sepak bola.
"Aku Manchenster United! "
"Meiyou! Aku manchester United! Kau pakai tim lain saja! "Luhan gadis berumur tigabelas tahun itu menatap Xiumin tak terima.
"Kau pakai Barcelona saja! Bukannya dulu kau fanas Barca! "Xiumin mulai mendorong bahu Luhan.
"Itu dulu! Kau ini mengalah saja pada adikmu apa susahnya sih?! Kakak macam apa kau! "Luhan balas mendorong bahu Xiumin.
Yifan memperhatikan anak gadisnya itu yang ribut dengan bahasa mandarin, ya walau mereka tinggal di Vancouver Kanada, tapi Yifan mengharuskan anak-anaknya menggunakan bahasa mandari di rumah.
"Lagian aku hanya lebih tua satu tahun! Kau sendiri adik macam apa hah! "Xiumin tak terima dan membanting stick PS3 nya.
Dan setelah itu terjadilah adegan saling tarik menarik rambut sambil berguling-guling di lantai.
Yifan mendesah pelan, bukannya ia tak mau melerai, tapi itu sudah seperti rutinitas harian mereka, lagipula nanti kedua gadisnya itu akan berbaikan dengan sendirinya.
Yifan menoleh saat dirasanya ada seseorang yang duduk di sebelahnya, Ini Tao istrinya.
"Kau sedang memperhatikan mereka? "Tanya Zitao, Yifan hanya mengangguk.
"Lihat mereka berdua, aku jadi ingat saat mengandung Xiumin dan Luhan dulu.. "Ucap Tao, Yifanpun menatap manik mata Tao yang sedang mengenang sesuatu.
Kuduanyapun kini larut dalam kenangan mereka dulu...
8 November 1998
Huang Zi Tao gadis kelahiran 2 Mei 1979 yang saat ini berumur 20 tahun itu resmi melepas status lajangnya karna menikah dengan Wu Yi fan Pemuda kelahiran 6 November 1976 yang saat ini berumur 23 tahun itu.
Terlalu muda memang diumur segitu untuk membangun rumah tangga, tapi memang keduanya yang sudah serius dalam menjalani hubungan mereka dan Yifan yang memang sudah mapan untuk membangun keluarga segera meminang kekasihnya yang memang sudah menjalin hubungan sejak kelas satu menangah atas itu untuk menjadi istrinya.
Setelah menikah, keduanya yang sebenarnya asli orang China memutuskan untuk menetap di Vancouver, Kanada.
Alasan itu dipilih memang karna pekerjaan, dan keduanya yang memang berkomeitmen ingin memiliki anak lebih dari satu, tetapi sistem di China yang mengharuskan Satu anak satu keluarga, membuat keduanya memilih menjadi warga negara Kanada.
Bulan demi bulan mereka lalui seperti pengantin baru pada umumnya, suasana romantis tak pernah hilang dari keduanya karna mereka berdua juga masih dalam hormon mudanya.
Enam bulan berlalu, Sekitar bulan Juni 1999 keduanya mendapatkan kabar bahagia bahwa sang istri Tao kini sedang mengandung 2 minggu anak pertamanya.
Masa-masa mengandung anak pertama itu adalah masa yang membahagiakan termasuk, melelahkan.
Hampir setiap minggu Yifan harus menemani Tao ke BC Place stadion untuk melihat pertandingan bola, bahkan hanya latihan Tim Sepak bola.
Yifan sendiri bingung, lima tahun lebih Yifan mengenal Zitao, setahu Yifan Tao tidak memiliki ketertarikan pada dunia sepak bola, yang mungkin ini bawaan hamil.
Yifan terkadang sering kesal dan terkada menunduk malu karna istrinya yang berteriak menyemangati kesebelasan Vancouver Whitecaps FC, padahal Yifan yakin, Zitao sama sekali tidak tahu mereka.
Dan setelah sembilan bulan menanti, tepat pada tanggal 29 Maret 2000, buah hati pertamanya lahir.
Anaknya yang ternyata berkelamin perempuan terlihat sangat cantik dengan mata yang seperti kucing dan bibir kecilnya.
Wu Xiumin, Yifan dan Zitao memutuskan meberi nama putri pertamanya dengan nama cantik itu.
Selang sekitar 7 bulan berlalu, sekitar tanggal 11 oktober kembali Yifan mendapati kabar bahwa Tao sedang menggandung lagi, bahkan kini sudah berusia 1 bulan.
Masa ngidam Tao sedikit berbeda dari anak pertama mereka, walaupun tak lepas dari dunia per-sepak bolaan.
Setiap bulannya Yi fan diharuskan oleh Tao untuk mencatat jadwal pertandingan Tim sepak bola Manchester United.
Hampir setiap ada pertandingan Tao sama sekali tak akan meninggalkan walau satu pertandinganpun, dan mirisnya malah Xiumin bayi manis berusia delapan bulan itu selalu merengek minta dipangku Tao saat Tao sedang menonton Tim kesukaannya itu, Yifan pernah menggendong Xiumin untuk tidur karna kebetulan Pertandingan sepak bola kali ini dimulai pukul tengan malam, tapi bayi gembul itu malah menagis histeris dan berhenti setelah duduk manis dipangkuan Tao sambil menonton jalannya pertandingan. Sepertinya Putri pertamanya ini juga memang menggilai sepak bola.
Bulan demi bulan berlalu, dan tepat pada pukul tujuh malam tanggal 20 Juni 2001 Anak keduanya yang lagi-lagi berjenis kelamin perempuan lahir ke dunia.
Xiumin yang sudah berusia 1,5 tahun malam itu Yifan titipkan dirumah Siwon sepupu laki-lakinya yang kebetulan juga sedang memiliki anak bayi.
Dan memang Tao yang tidak bisa memberikan ASI eksklusif karna dirinya yang hamil lagi, terkadang meminta bantuan Istri Siwon, Kim Kibum untuk menyusui Xiumin yang masih membutuhkan ASI.
Putri keduanya tidak kalah cantik dengan Xiumin, jika mata Xiumin seperti kucing, mata putri keduanya ini seperti Rusa.
Dan Tao mengusulkan agar anak keduanya ini diberi nama Wu Luhan, nama yang cantik bukan?
"HAHAHAHAH "
Flashback masalalu Tao dan Yifan terhenti saat mendengar tawa keras Chen, dan setelah itu disusul Tawa nyaring Baekhyun.
Nah ini dia si biang berisik.
"Kau coret wajahmu pakai Lipstick saja! Aku pakai Eyeliner! Lihat aku cantik 'kan? HAHAHAH "Baekhyun balas tertawa.
"Tidak-tidak Baek! Kau itu jelek HAHAHAH "Ujar Chen sambil mengoleskan lipsick merah Tao yang ada ditangannya.
"Ya sudah tidak apa-apa aku jelek! Tapi kau juga jelek! HAHAHAHAH! Kita Jelek Chen! "
Yifan tersenyum miris, sedangkan Tao terkikik geli, melihat anak kembar beda jenis itu memang memiliki dunianya sendiri.
Lihatlah keduanya kini sedang berdiri di depan cermin besar yang ada di sudut ruangan dekat halaman belakang, sambil memainkan ular tangga dan setelahnya keduanya akan mencoretkan alat make up Tao ke wajah mereka lalu mentertawai diri mereka sendiri di depan kaca.
"Bisakah sehari saja mereka berdua berpisah? "Yifan menatap Tao miris.
"Meraka itu kembar sayang, akan sulit jika dipisahkan.. "Ucap Tao lembut sambil mengusap telapak tangan Yifan.
Yifan dan Tao kembali menatap anak kembarnya itu yang berusia delapan tahun, sudah duduk di bangku kelas dua sekolah dasar.
Yifan dan Taopun kembali ke masa lalu mereka.
Saat itu Xiumin berumur 6 tahun, Luhan 5 tahun, ada Suho yang berumur 4 tahun dan Yixing batita mereka yang berumur 2 tahun.
Setelah dua tahun berlalu, Kembali Yifan dan Tao dikejutkan bahwa kini Tao sedang hamil lagi, dan hebatnya kali ini bayi kembar.
"Kau punya keturunan kembar? "Tanya Yifan setelah mereka berdua sampai di rumah.
"Daeryeong dan Soryong gege kan kembar... "
Yifan memijit keningnya, dia ingat, paman Tao itu kembar.
Masa-masa kehamilan anak kembarnya ini tak beda jauh dari depan televisi, bahkan Yifan membeli lagi satu televisi agar tidak terjadi rebutan antara Tao dan anaknya, karna Tao kali ini lebih suka menonton acara Gag, sedangkan yang satunya untuk Luhan dan Xiumin menonton dan bermain games bola.
Pada tanggal 21 September 2006, bayi kembar yang beda kelamin itu lahir, yang berjenis laki-laki tiga menit lahir lebih dulu setelah itu disusul yang perempuan.
"Namanya siapa pah? "Tanya Xiumin yang sedang duduk di kursi yang tersedia di ruang rawat mamah mereka.
"Gimana kalau Wu VanLu? "Usul Luhan.
"Van? kamu gabungin nama kamu sama Van persie? yaudah, adik yang perempuan dinamai Wu VanLu, yang laki-laki dinamai Wu VanXiu "Usul bocah berumur 6 tahun itu, Xiumin.
"Jiejie kerjaannya ikut-ikutan! Gak boleh! Dua-duanya dinamain VanLu aja! "Protes Luhan.
Sepertinya keputusan Yifan mengajak kedua putrinya kerumah sakit ini salah, sebaiknya Yifan menitipkan Xiumin dan luhan di rumah Siwon saja bersama Suho dan Yixing.
"Tidak, papah gak suka nama itu! Adik yang laki-laki papah namain Wu Chen, yang perempuan papah namain Wu Baekhyun! "
"Tapi 'kan Baekhyun bukan nama China! "Protes Xiumin.
"Biarin! Papahnya papah kan orang Korea! "Putus Yifan final, membuat kedua putrinya itu mengerucutkan bibirnya imut, sedangkan Zitao tertawa lirih karna masih lemas.
.
.
"Mamah! Pasta gigi nya habis! Sikan gigi Chan juga rusak... "
Yifan dan Tao menatap Chanyeol anak ke-7 mereka yang kini berdiri di hadapan orang tuanya sambil menunjukan pasta gigi yang sudah bengkok dan sikat gigi yang bagian sikatnya sudah tidak berbentuk lagi.
Tao tersenyum, wanita itu bergeser sedikit dari duduknya dan menyuruh Chanyeol agar duduk di tengah antara Yifan dan Tao.
"Gimana gak rusak! Hampir setiap jam kau pake! "Ucap Yifan menoel dahi Chanyeol.
"Sayang, bersih itu memang baik, tapi kalo setiap hari sikat gigi juga tidak baik.. "Ucap Tao halus.
"Mama ini gimana sih! Kan mama sendiri yang ngajarin Chan biar bersih! Hu.. "Ucap Chanyeol tak suka dan memilih berlari meninggalkan kedua orang tuanya itu.
Nah itu Chanyeol yang sekarang berumur 7 tahun, baru saja masuk kelas 1 sekolah dasar.
"Lihat tuh anak kamu, dulu kamu sih waktu hamil dia, mainnya sama Jinki terus Key. "Yifan mengangkat dagunya menunjuk Chanyeol yang tadi berlari kearah kamar mandi.
"Itu 'kan juga anak kamu! "Protes Tao.
7 Maret 2007
Dokter yang hampir mereka temua setiap bulan dan tahun itu mengatakan bahwa Tao hamil, HAMIL LAGI, LAGI! 1 bulan.
"Kalian harus mulai mikirin KB! "Kibum, kakak ipar Yifan menasehati.
"Tidak! Aku tak mau menggunakan alat kontrasepsi! Pil pencegah kehamilan? Aku itu gak telaten minum begituan! Dan suntik?! itu bakal bikin aku gemuk! "Protes Tao.
"Kan ada yang lain, aku saja pakai spiral.. "
"Aku takut pakai alat seperti itu.. "Tao memberenggut.
"Ya tuhan, kalian, apa kali ini Istriku harus menyusui Baekhyun dan Chen? Pasti Tao sudah tidak bisa memberikan ASI dua bayi berumur 7 bulan itu! "Siwon mendudukan dirinya kasar dan memijat keningnya.
Jelas saja Siwon kesal, hampir setiap Tao hamil, pasti berimbas pada keluarganya, padahal baru tenang-tenangnya mereka karna sempat dua tahun tujuh bulan Tao tidak hamil tapi sekarang? Bukan hanya dijadikan tempat penitipan jika Tao melahirkan, tapi juga istrinya seperti sapi perah yang memberikan ASI secara gratis untuk anak Yifan, ya walaupun kesal, bagaimana juga Yifan adalah sepupu kesayangannya.
"Kumohon ge, kasian Baekhyun dan Chen, mereka masih membutuhkan ASI.. "Ucap Yifan menunjukan tampang melasnya, dan Siwon yang memang baik hati dan geli melihat tampang menyedihkan Yifan akhirnya menganggukan kepalanya setuju.
"Tujuh! Tujuh loh! Itu bukan angka yang sedikit! Aku tau umur kalian masih muda! Tao yang sekarang 28 dan Yifan 31 tahun, Jumlah anak 7 itu terlalu banyak, sangat banyak malah untuk orang tua seusia kalian! Aku saja yang 33 tahun hanya memiliki 2 orang anak, itupun jarak anak ke satu dan ke dua 4 tahun! "
"Beruntung dulu Tao atlet, mungkin itu yang menyebabkan otot-otot dan daya tahan tubuhnya kuat , terlalu sering melahirkan itu juga berbahaya! "Kibum menasehati.
"Ya, mau gimana lagi, orang dikasih anak lagi sama tuhan gimana ? "Ucap Yifan mendengus.
PLAK
"Kamu yang gak hati-hati "Ucap Siwon setelah memukul kepala Yifan.
"Lagian kamu sih! Apa susahnya sih pake komdom! Pake pengaman! Biar aman! "Protes Tao.
"Gak, aku gak nyaman pake begituan! "Bela Yifan pada dirinya sendiri.
Dan semasa hamil anak ke-7 itu Tao selalu dekat dengan Key istri Jinki temannya, Key itu cerewet jika tentang kebersihan apapun semuanya harus higienis, sedangkan Jinki itu aneh, suka senyum-senyum gak jelas, dan itu berimbas pada isrtinya dan mungkin anaknya kelak.
27 November 2007, anak ke-7nya yang berjenis kelamin laki-laki lahir dengan selamat sentosa.
Kali ini Yifan memilih mengajak Suho dan Yixing kerumah sakit, dan membiarkan Luhan, Xiumin, dan bayi berisiknya Chen dan Baekhyun menghancurkan rumah mewah sepupunya itu.
Suho yang berumur 5 tahun dan Yixing 3 tahun duduk manis di kasur rumah sakit mamah mereka.
Tetapi pandangan mereka horor menatap bayi yang diletakan di lengan kanan Zitao, termasuk Yifan menatap horor bayi itu.
"Pa- papah, kenapa dedek bayinya senyum.. "Tanya Suho menatap sang papah.
"Itu bukan senyum, tapi mu-mulutnya terbuka cukup lebar mungkin.. "jawab Yifan menatap bayi laki-lakinya bingung.
Bagaimana tidak aneh, bayi yang baru lahir itu memang sedang tenang dan memejamkan matanya, tapi ekspresi wajahnya ini, bagaimana bisa bayi baru lahir tersenyum selebar itu dan menunjukan gusi-gusi bayinya.
"Chanyeol, aku mau namanya Chanyeol... "Ucapan lemah Tao membuat Yifan dan kedua anaknya mengalihkan pandangan mereka ke mamahnya yang tertidur lemas.
"Baiklah aku setuju, Wu Chanyeol, gimana kalian setuju? "Tanya Yifan pada kedua anaknya.
"Chanyeol? Chanyeol adik yicing? Emang kapan mama hamil?, kok mama punya adik bayi lagi? "Tanya bocah tiga tahun itu menatap papahnya bingung.
Yifan dan Suhopun menenggelamkan wajah mereka di selimut rumah sakit.
.
.
"MAMAH! YIXING TERSESAT! PAPAH! MAMAH! TOLONG YIXING TERSESAT DIKAMAR! HIKS "
Yifan berjengit dari lamunannya karna teriakan putri yang berumur 10 tahun itu.
"Tinggal buka pintunya Yixing, jalan lurus terus belok kiri, papah sama mamah lagi di sofa.. "Teriak Yifan dengan suara beratnya.
Tak lama kemudian putri cantiknya ini berlari kearahnya sambil menagis di hadapan Yifan dan Tao.
"Hiks Mama, Yixing tersesat... "Yixing masih saja menangis sesegukan di hadapan keduanya.
"Udah gak apa-apa, kan sekarang ada mama sama papa disini, udah sini, duduk aja.. "Ucap Tao.
Istrinya ini memang sangat sabar.
Yixingpun menganggukan kepalanya dan memilih duduk tenang di lantai berahadapan dengan kedua orang tuanya.
"Yixing, aku ingat saat aku hamil Yixing dulu.. "Ucap Tao sambil mengusap bahu tegap Yifan.
.
.
~Bersambung~
.
.
Hallo semuanya, aku bawa kelanjutannya.
Ini baru beberapa flashback anaknya, buat member lain yang belum keluar mungkin di chap depan.
Ini paling kalo gak chap 3 end ya chap 4, aku gak ada rencana bikin ini ff ber chapter-chapter.
Terus ada yang tanya ada Incest kagak?
ADUH SAY, ini ff cuman buat hiburan dari stress, jadi ini pure hiburan doang, entar kalo incest otomatis bakal ada konfilk, dan genre ini ff bakal jadi Romance, Hurt, gitu.
Makasih banget buat yang udah review, foll and fav, tapi sorry aku gak bisa sebutin karna aku ngetik ini offline, jadi gak bukak internet, lagian cuap-cuap aku aja udah kepanjangan hehehe.
Niatnya mau update kemarin, tapi ya lagi-lagi berita berita yang bikin Mood ancur bergentayangan.
Oh ya yang punya Facebook, bisa buka bio saya, di situ ada link facebook aku.
Bagi yang mau aja temenan sama saya, add ya :D
Oke thanks semuanya.
Sorry for typo(s)
Oke Review ya say
