Guilty Hand : Right Hand Of King
Disclaimer : Naruto by Mashashi Kisimoto & Highchool DxD by Ichie Ishibumi
Genre : Adventure,Fantasy,Supranatural
Rated : T
Pair : Naruto x ?
Warning : Gaje,Abal,Typo
Summary : Dia bukanlah pahlawan, dia hanyalah seorang pendosa yang ingin menyelamatkan orang yang di sayanginya. Apapun akan ia lakukan demi menyelamatkan orang dia sayangi.
Chapter 1 : New Beginning
Guilty Hand
⃝-⃝-⃝-⃝
Hari ini adalah hari pertama Naruto di Kuoh dan hari pertamanya pula untuk sekolah di sana. Saat ini Naruto tengah berjalan menuju ke sekolah barunya. Dia mengenakan seragam Academy Kuoh, blazer yang di kenakannya tidak ia kancingkan. Dia juga mengenakan sebuah kaos dalam berwarna putih di balik blazernya. Tak lupa syal merah yang selalu ia kenakan menghiasi leher jenjangnya. Tak lama kemudian sampailah dia di depan gerbang sekolah barunya. Sejenak dia berdiam untuk melihat bangunan bergaya eropa di depanya itu. Dia mengalihkan pandangannya saat mendengar teriakan gaje dari murid Academy Kuoh dia melihat dua orang siswi yang sangat anggun tengah berjalan memasuki gerbang Academy kuoh. Yang pertama adalah gadis dengan surai merah yang tergerai dengan indah, rambut gadis itu mengingatkannya pada Kaa-sannya yang telah meninggal sepuluh tahun lalu saat kejadian Lost Christmas. Dan gadis yang satu adalah gadis dengan surai hitam keunguannya yang diikat pony-tail. Banyak siswa siswi yang terlihat sangat mengagumi kedua gadis tadi.
Sejenak Naruto mengagumi keaggunan gadis merah tadi, dia benar-benar bagaikan tuan putri yang tengah berjalan diantara para rakyatnya. Begitu pula dengan gadis dengan gaya pony-tail yang berjalan di samping si gadis merah. Setelah ke dua gadis tadi berjalan cukup jauh darinya, Naruto pun melanjutkan perjalannya menuju ruang kepala sekolah. Tapi dia bahkan tidak tahu dimana tempat itu. Dalam kebingungannya tiba-tiba Seorang gadis berkacamata dengan rambut pendek serta memiliki iris violet tengah berjalan menuju diriya.
"Hei! Apa yang kau lakukan disini?" tegur gadis tadi pada Naruto. Dapat di dengarnya Nada yang tegas dari gadis tadi.
"Ah aku hanya sedang mencari ruang kepala sekolah" balas Naruto di sertai cengiran yang di buat-buat.
"Murid baru kah?" Tanya gadis itu lagi.
"Ya ini adalah hari pertama ku di sini!" balas Naruto masih dengan cengirannya. Gadis itu membenarkan letak kacamatanya.
"Akan aku antar ke sana! Ayo ikuti aku!" ucap gadis tadi. Naruto pun mengikuti gadis tadi dia dapat melihat gadis berkaca mata tadi berjalan dengan anggun. Mereka terus berjalan dalam diam di lorong sekolah tak ada yang memulai pembicaraan. Tak lama kemudian mereka pun sampai di depan pintu ruangan yang terdapat tulisan Head master disana.
Tok tok tok
Gadis tadi mengetuk pintu itu dan tak lama berselang terdengar sebuah suara yang ngeintruksikan pada mereka untuk masuk mereka pun memasuki ruangan itu. Dapat Naruto lihat seorang pria yang mungkin berusia lima puluhan tengah duduk di sebuah kursi yang cukup mewah.
"Ada apa Sona?" Tanya Kepala sekolah tadi kepada gadis berkacamata tadi yang di ketahui bernama Sona. Nada biacara orang itu terdngar tegas tapi tekesan sombong tidak seperti Sona yang memiliki nada tegas di sertai kewibaannya.
"Saya mengantar Siswa baru pak!" balas Sona dengn sopan. Kepala sekolah Academy Kuoh itu kini tengah mentapku.
"Terima kasih telah mengantarkannya Sona! Kalau sudah tidak ada urusan kau boleh pergi!" ucap Kepala sekolah tadi sementara itu Sona yang mendengar jawaban dari orang di depannya itu pun membungkukan badan dan pergi meninggalkan ruang itu. meinggalkan Naruto bersama dengan kepala sekolah Academy ini.
"Silahkan duduk tuan…"
"Namikaze, Namikaze Naruto!"
"Oh souka! Tunggulah sebentar Namikaze-san wali kelasmu akan menjemputmu!" ucap kepala sekolah tadi dan hanya di balas anggukan oleh Naruto. Tidak ada pembicaraan di ruang itu dan membuat suasana di sana menjadi sangat hening. Tak sampai 15 menit Naruto menunggu, wali kelasnya pun datang. Wali kelas Naruto adalah seorang wanita yang mungkin berusia 25 tahunan dengan rambut berwarna coklat yang di gerai.
"Akhirya kau datang juga Reiko-sensei!" ucap kepala sekolah tadi.
"Ya! Maaf karena saya sedikit terlambat!" balas Reiko sambil menunduk.
"Tidak apa-apa! Namikaze-san, dia adalah wali kelas mu Reiko Mikami-sensei! Setelah ini kau bisa ikut dengannya untuk menuju ke kelasmu!" ucap kepala sekolah sambil menatap Naruto dan di balas anggukan singkat oleh Naruto.
"Kalau begitu saya peermisi dulu kepala sekolah! Mari ikuti Sensei Namikaze-kun!"
"Hai' sensei!"
Setelah itu Naruto mengikuti Sensei barunya untuk menuju ke kelas barunya Kelas 2B. Kelas 2B berada cukup jauh dari ruang Kepala sekolah karena berada di lantai 3 sedangkan ruang kepala sekolah berada dilantai 1. Seperti biasa Naruto tetap diam dalam perjalanan ke kelasnya, dengan wajah datarnya dia menatap punggung wali kelasnya yang berjalan tak jauh dari tempatnya.
"Jadi kenapa kau pindah Namikaze-kun?" Reiko-sensei mulai membuka percakapan dengan murid barunya.
"Aku tidak cocok di sekolah lamaku" balas Naruto dengan singkat.
"Apa kau sering di kerjai oleh teman-temanmu disana?"
"Tidak, aku bahkan tidak memiliki teman! Aku menganggap mereka yang berada di sekolah lamaku hanyalah kenalanku saja"
Mendengar jawaban dari murid barunya ini membuat Reiko sedikit heran bagaimana mungkin ada orang di dunia ini yang memiliki jalan pikiran seperti itu. Ya Naruto tidak pernah menganggap orang-orang di sekitarnya sebagai temannya dia hanya menganggap mereka hanyalah kenalan saja. Naruto tidak terlalu mempercayai orang lain hanya ada beberapa orang saja yang benar-benar dia percayai di dunia ini. Percakapan terus berlanjut dengan pertanyaan pertanyaan yang di berikan Reiko kepadanya, obrolan ini terlihat berat sebelah dimana yang terlihat aktif hanya Reiko saja sedangkan Naruto hanya membalas pertanyaan yang di berikan Reiko tanpa menanyakan balik sesuatu pada senseinya itu.
Tak lama kemudian mereka pun sampai di kelas yang di atas pintunya terdapat tulisan 'Class 2B'. Dapat Naruto dengar teriakan murid kelas ini karena mungkin mereka mengira sensei mereka tidak hadir.
"Hah dasar mereka itu! selalu saja rebut jiks tidak di awasi!" ucap Reiko sembari menghela Nafas.
"Nah kau tunggu di sini sebentar Namikaze-kun! Nanti saat ku berikan perintah kau baru masuk! Mengerti?" ucap Reiko yang hanya di jawab anggukan oleh Naruto.
Sreeeekk
Reiko menggeser pintu itu dan dia pun memasuki kelasnya seketika suasana yang tadi ramai tiba-tiba berubah menjadi hening. Sang pembuat onar yang tak lain adalah Trio Mesum pun juga ikut diam lalu mereka kembali ke kursi masing-masing karena Sensei mereka telah datang.
"Ohayou minna! Hari ini kita kedatangan siswa baru!" ucap Reiko pada anak muridnya. Mereka semua terlihat bertanya tanya siapa teman baru mereka itu.
"murid baru? Kira kira seperti apa ya dia?"
"laki-laki atau wanita ya?"
"Kuharap dia laki-laki yang keren!"
"semoga bukan orang tampan"
Banyak tanggapan yang berbeda beda dari para murid itu, dan terlihat seorang siswa yang memakai blazer yang tidak dikancing sehingga memperlihatkan baju berwarna merahnya tengah berdo'a berharap murid baru itu bukan pria apalagi pria tampan. Dia berharap semoga murid baru itu adalah wanita cantik dan manis ber oppai besar (?). Dia adalah Hyodou Issei salah satu dari anggota trio mesum yang sangat terobsesi dengan oppai dan selalu memimpikan wanita cantik ber oppai besar.
"Baiklah silahkan masuk Namikaze-kun!" ucap Sang sensei. Naruto yang telah mendengar instruksi dari senseinya segera memasuki ruang kelas. Seketika itu pula wajah Issei berubah saat murid baru itu masuk sementara itu beberapa gadis di kelas itu berteriak gaje ketika melihat murid baru yang memiliki wajah tampan serta tatapan tajam dan dingin yang membuatnya terlihat cool.
"KYAAA DIA KEREN!"
"TERIMA KASIH KAMI-SAMA KAU TELAH MENGABULKAN DO'A KU!"
"TAMPAAN!"
"JADILAH PACARKU!AKU AKAN MEMUTUSKAN PACAR KU JIKA KAU MAU MENJADI PACARKU!"
"SIALAN KAU ORANG TAMPAN! PERGILAH KE NERAKA DASAR JONESS!"
Oke abaikan teriakan terakhir kalian pasti sudah tahu kan siapa yang berteriak. Sementara itu Naruto hanya sweetdrop melihat sembutan dari kelas ini.
"MINNA! TOLONG DIAM SEBENTAR!" ucap sang wali kelas dan seketika itu kelas kembali hening.
"Nah silahkan perkenalkan dirimu Namikaze-kun" ucap Reiko-sensei dan di balas anggukan oleh Naruto.
"Naruto Namikaze desu yoroshiku" ucap Naruto sembari membungkukan badan. Semua orang di kelas terlihat sweetdrop mendengar salam perkenalan dari Naruto.
'Perkenalan macam apa itu? ' batin Issei yang masih sweetdrop. Sementara itu Reiko terlihat memasang senyum hambar melihat salam perkenalan Naruto. Naruto menatap Reiko yang masih tersenyum hambar.
"Ne sensei! Dimana aku duduk?" Tanya Naruto dengan wajah serta nada datarnya Reiko yang mendengar pertanyaan Naruto langsung mengalihkan pandangannya ke seluruh kelas.
"Etto.. ah itu dia! Kau akan duduk di meja samping Issei! Issei tolong angkat tanganmu!" ucap Reiko. Issei yang mendengar instruksi dari senseinya mengangkat tangan dengan malas.
"Hai'" ucap Iseei dengan wajah malas. Bagaimana pun impiannya untuk mendirikan kerajaan akan semakin sulit di gapai dengan datangnya orang ini. 'Kuso! Pria berwajah cantik itu saja sudah merepotkan, sekarang datang lagi pria tampan ini! Oh Kami-sama apa kau akan membuatku menjadi jones untuk selamanya?' batin Issei dengan gaje. Naruto berjalan menuju kursinya dia menatap Issei untuk sesaat, dia bias merasakan aura aneh pada diri Issei lalu dia pun duduk di kursinya.
'Perasaan yang aneh, apa yang ada di diri orang itu?' batin Naruto.
"Baiklah kalau begitu kita mulai pelajaran hari ini!" ucap Reiko-sensei dengan berteriak. Pelajaran pertama Naruto pun dimulai.
SCENE BREAK
Pelajaran pertama pun selesai dan waktu yang d tunggu tunggu para siswa pun datang. Ya itu adalah saat istirahat dimana para siswa dapat berkumpul dan bercanda dengan sesuka hati mereka. Saat istirahat Tampak banyak siswi yang mengerubungi Naruto mulai menanyakan sekolah asal nomor ponsel bahkan ada yang menyatakan perasaannya secara terang terangan pada Naruto. Naruto hanya menanggapi semua pertanyaan yang di lontarkan mereka dengan anggukan atau hanya dengan jawaba singkat Dia tidak terlalu suka jika banyak orang di sekitarnya.
"Gomen aku harus ke kamar mandi!" ucap Naruto mencoba kabur dari situasi ini.
"Ne apa perlu ku antar?"
"Tidak biar aku saja yang mengantarmu!"
"jangan dengarkan dia Naruto-kun! Aku yang akan mengantar mu!"
Naruto hanya sweetdrop mendengar tanggapan dari para gadis di kelasnya itu 'apakah mereka sebegitu inginnya mengantarku ke kamar mandi?' batin Naruto dengan menunjukan poker face di wajahnya.
"Sankyuu tapi aku bias pergi sendiri! Permisi!" ucap Naruto sembari berdiri dan meninggalkan ruang kelas. Sementara itu Issei yang melihat tingkah Naruto hanya dapat berdecih dan menahan rasa jengkelnya.
"Cih sombong sekali kau orang tampan" ucap Issei. Dua orang sahabat karibnya Matsuda dan Motohama hanya mengangguk mendengar ucapan dari Ace(?) mereka.
Naruto berjalan di lorong Academy Kuoh dia menaikan syal merahnya hingga menutupi sebagian wajahnya dia tidak ingin kejadian seperti tadi terulang. Dia terus berjalan mengikuti arah lorong dan mendapati sebuah tangga yang megarah ke atas. Naruto berpikir mungkin tangga itu menuju ke atap dia menaiki tangga itu satu persatu.
Benar saja ujung dari tangga itu adalah atap sekolah bagungan utama dia dapat melihat semua bangunan sekolah dari sini. Dia melihat sebuah bangunan bergaya eropa yang terlihat sudah cukup tua dan dapat ia rasakan aura yang cukup kuat dari bangunan itu. Naruto menuju ke sisi ujung atap . Kini dia tengah berada di pinggir atap tepat di pembatas yang di pasang di sana. Matanya menatap ke langit yang masih sama,.
"Sudah sepuluh tahun ya?" ucap Naruto entah pada siapa. Dia tengah memikirkan tentang kejadian sepuluh tahun yang lalu. Ya, Lost Christmas Kejadian yang mengambil semua kebahagiannya. Dia tahu kejadian itu berawal dari kakaknya, tapi dia yakin otak di balik Lost Christmas bukanlah kakakyamelainkan pria bertopeng spiral yang membawa kakaknya pergi.. Selama ini ia tinggal bersama kakeknya di Osaka,kakek Naruto adalah seorang pebisnis sukses yang lebih sering tinggal di luar negeri. Selama sepuluh tahun itu pula dia telah melalui banyak hal yang sulit. Mulai dari mengetahui kebenaran tentang dirinya,alasan dibalik Lost Christmas, kebenaran mengenai dunia ini serta perang antara tiga fraksi besar.
Tujuh tahun yang lalu saat usianya sembilan tahun dia bertemu dengan orang misterius. Dia mengenakan topeng shinigami, dan membawa sabit besar di punggungnya. Orang itu berkata dia adalah utusan Tuhan. Dialah yang memberitahukan Naruto tentang semua hal Mulai dari kekuatan yang ada dalam dirinya, Lost Cristmas serta fakta yang mengejutkan tentang matinya Tuhan di Great War. Orang itu juga yang membantu Naruto membangkitkan serta menguasai kekuatannya.
Selama lima tahun orang itu melatih Naruto, dia selalu datang setiap hari ke rumah Naruto. Naruto begitu menghormati orang itu walau dia tidak pernah mengetahui Nama atau pun wajah asli orang itu. Naruto selalu memanggil dia dengan sebutan Shinigami-sensei. Naruto merasa sangat senang dengan kedatangan senseinya itu, dia adalah orang yang tegas tapi juga baik dan kadang juga dapat bertingkah konyol layaknya Naruto. Tapi saat usia Naruto menginjak 14 tahun,tepat pada ulang tahunnya yang 14 Senseinya menghilang tanpa jejak. Naruto merasa sedih dengan kepergian senseinya itu. Senseinya adalah orang yang sangat baik, dia adalah orang pertama yang membantu Naruto mencari kakaknya. Mereka mulai melakukan pencarian pada kakak Naruto saat usia Naruto dua belas tahun. Dan saat sebelum senseinya pergi, dia pernah berkata 'Jangan menyerah untuk menemukan orang yang kau sayangi Naruto' itulah kata terakhir dari senseinya sesaat sebelum menghilang. Kata-kata yang tidak akan pernah Naruto lupakan.
Naruto adalah orang yang special dia di berkahi kekuatan yang melampaui batasan Manusia normal bahkan mungkin melampaui kaum iblis, malaikat dan malaikat jatuh. Di dunia ini manusia memanglah makhluk terlemah, kekuatan fisik manusia berbeda jauh dengan kekuatan para makhluk supranatural. Tapi ada sebagian manusia yang memiliki kekuatan jauh lebih kuat dari pada para makhluk astral tadi.
Mereka di berkahi kekuatan berupa Sacread Gear atau juga di sebut Artefak Tuhan itu adalah sebuah benda ciptaan Tuhan yang memiliki kekuatan yang luar biasa. Manusia yang memiliki Sacread Gear bisa menjadi sangat kuat bahkan mungkin dapat membunuh dewa sekalipun. Selain Sacread Gear ,Tuhan juga memberkahi sebagian manusia dengan kekuatan aneh lainnya yaitu Accursed ability atau kekuatan terkutuk.
Berbeda dengan Sacread Gear yang berwujud benda,Accursed ability adalah kekuatan yang di tanamkan Tuhan pada bagian tubuh Manusia maupun makhluk supranatural seperti iblis , malaikat serta malaikat jatuh biasanya berupa sebuah symbol di bagian tubuh tertentu. Kekuatan ini di tanam pada bagian seperti pada tangan,mata atau organ yang lainnya. Kemampuan terkutuk adalah takdir yang dimiliki oleh para makhluk Tuhan. Accursed ability akan hilang jika sang pemilik mati Serta secara acak akan tumbuh atau muncul di individu lainnya. Accursed ability akan hilang setelah 24 jam kematian orang yang memilikinya. Tapi ada sebuah pengecualian, saat pemilik accursed ability mati lau di hidupkan atau di reigkarnasi kembali sebelum 24 jam maka dia tidak akan kehilangan kekuatannya. Sama halnya dengan Sacread Gear, Accursed ability juga memiliki kemampuan yang luar biasa.
Naruto di berkahi kemampuan terutuk oleh tuhan berupaTangan kanan raja. Walau belum sempurna dalam mengendalikanya, tapi setidaknya Naruto sudah cukup baik dalam mengontrol kekuatannya itu berkat latihannya bersama Shinigami-sensei. Selain Naruto orang yang di ketahui memiliki Accursed ability adalah Tobi, pria yang selalu mengenakan topeng spiral dan memperlihatkan satu mata merah dengan tiga tomoe menghiasi pupilnya.
Serta orang yang sangat Naruto sayangi yaitu kakaknya. Kakaknya diberkahi kekuatan untuk mengubah dunia ini, menuntun dunia Kearah benar atau mungkin ke arah yang salah. Dialah Eve awal dari kelahiran dunia baru. Dialah yang akan membawa dunia ini ke dalam kegelapan atau ke cahaya.
Naruto masih memikirkan tentang kakaknya, dia tidak menyangka jika kakaknya adalah Eve. Naruto menghela nafas, dia memejamkan matanya untuk merasakan semilir angin yang berhembus menerpa wajahnya.
'kenapa kau mengikuti pria bertopeng itu Nee-chan?' batin Naruto. pandangannya kembali ke langit. Tiba-tiba sebuah lingkaran sihir berwarna kuning muncul dari belakang Naruto dan menampakan sosok seorang gadis cantik disana. Empat pasang sayap gagak terlihat membentang di punggungnnya. Rambut pirang pucatnya yang diikat pony-tail bergerak karena tiupan angin. Manik aquamarine itu menatap sosok pria di depannya yang tengah berdiri membelakanginya. Naruto sudah tahu siapa yang datang, dia dapat merasakan aura dari orang di belakangnya itu.
"Kuharap kau mempunyai berita bagus Ino!" ucap Naruto tanpa menoleh. Nadanya datar seperti biasa. Ino gadis yang di sebut Naruto tadi melangkah beberapa langkah dari tempat munculnya.
"Hai'! Saya mendapat beberapa berita yang sebaiknya anda ketahui Master!" ucap Ino. Ino adalah gadis yang di tolong oleh Naruto tiga tahun lalu saat dia sedang latihan bersama senseinya. Saat itu Ino sedang di kejar oleh malaikat jatuh yang hendak memperkosanya, taoi untunglah Naruto datang tepat waktu dan berhasil menyelamatkan Ino. Naruto dengan mudah dapat mengalahkan malaikat jatuh cabul itu karena saat itu malaikat cabul itu tidak dapat mengendalikan kekuatannya dan menyerang dengan asal asalan. Itu adalah First Kill Naruto dia tidak merasa bersalah sedikitpun saat membunuh malaikat itu. berbeda dengan orang normal yang akan merasa bersalah ketika membunuh tapi tidak dengan Naruto. Oleh karena itu Ino memutuskan untuk terus mengabdikan dirinya sebagai bawahan Naruto secara suka rela karena Naruto adalah Savior nya. Ino juga mengingatkan Naruto pada kakaknya. Rambut pirang serta manik aquamarine Ino selalu membuat Naruto teringat sang kakak.
Naruto mengalihkan pandanganya ke arah Ino.
"Tolong katakan!" ucap Naruto singkat. Dia masih menatap gadis didepannya dengan tatapan datar.
"Beberpa waktu yang lalu Underworld di serang oleh orang misterius…" ucap Ino, dia menngantungkan ucapannya.
"orang misterius?" Tanya Naruto. Dia mulai tertarik dengan informasi yang di berikan informannya.
"Hai' mereka menyerang bagian selatan Underworld! Dari informasi yang kudapat mereka menggunakan makhluk makhluk hybrida berukuran besar untuk menyerang!" balas Ino.
"Makhluk hybrida? Maksudmu-" belum sempat Naruto menyekesaikan perkataannya ino sudah memotong nya dulu.
"Ya… seperti yang anda kira! Pengguna Accursed ability…" ucap Ino. Seketika raut wajah Naruto berubah.
"Accursed ability type Beast Summoner ya?" ucap Naruto lagi.
"Dan dari berita yang ku dengar ketika para iblis mencoba untuk menyerang orang yang mengendalikan Makhluk Hybrida itu serangan mereka tiba-tiba menghilang, seperti terserap ke dalam vortex!" balas Ino. Dia dapat meihat masternya tengah memikirkan sesuatu. Dan seketika dia dapat melihat raut wajah terkejut dari sang Master.
"Vortex? Ino apakah salah satu orang yang menyerang Underworld menggunakan topeng spiral?" Tanya Naruto. Nada bicaranya sudah berubah, dia sedikit menaikan Nadanya.
"Y-ya… Dari mana anda tahu Master?" Tanya Ino. Dia sedikit terkejut Masternya mengetahui tentang orang yang menyerang Underworld. Raut wajah naruto seketika berubah dengan drastic. Dia terlihat begitu marah.
"Dia yang menculik Nee-chan!" Ucap Naruto. Dia meninju pembatas yang ada di depannya dan membuat besi itu bengkok.
"Kuso! Tak kusangka dia telah mulai bergerak! Lebih buruk lagi Dia Bersama dengan Beast Summoner! Akan semakin sulit untuk mengalahkannya! Lalu bagaimana status Underworld sekarang?"
" Maou Leviathan berhasil mendesak mereka mundur! Untuk sesaat Underworld aman!" balas Ino. "Tapi para iblis malah mencurigai para malaikat jatuh sebagai dalang dari semua ini…" sambungnya. Naruto mengangguk mendengar jawaban dari Ino.
"Souka! Tenanglah para Maou tidak akan sebodoh itu dalam mengambil keputusan,mereka pasti akan menyelidikinya! Mungkin kita dapat memanfaatkan mereka! apa ada lagi?" balas Naruto
"Satu lagi salah satu dari teman sekelas anda tengah di incar oleh para malaikat jatuh!"
Naruto menaikan sebelah alisnya mendengar informasi dari Ino.
"Siapa?"
"Hyoudou Issei! Dia memiliki Sacread Gear Boost Gear dan dianggap berbahaya oleh beberapa malaikat jatuh!"
" Welsh Dragon ya? Pantas saja aku merasakan aura yang kuat dari bocah itu!"
"lalu apa rencana anda Master?"
"Tidak ada!"
Ino menaikan sebelah alisnya. Naruto menatap Ino dan menghela nafasnya.
"Kau dapat merasakan aura iblis yang cukup kuat di sini bukan Ino?" Tanya Naruto dan hanya di jawab anggukan singkat dari Ino.
"Aku dapat merasakan aura yang kuat dari dua orang yang kutemui pagi ini! Terutama aura gadis ber oppai bes- maksudku gadis berambut merah yang kulihat tadi! Mungkin dia adalah salah satu iblis tingkat atas! Aku yakin dia telah merencanakan sesuatu pada bocah naga itu!"
"Oh souka! Kalau begitu hanya informasi ini saja yang dapat saya berikan master!" ucap Ino dia membungkuk hormat pada Naruto dan munculah sebuah lingkaran sihir di sekitar tubuhnya seketika itu pula dia menghilang.
Naruto kembali menatap langit, dia memejamkan maatanya kembali. 'akan sedikit sulit untuk menemukanmuu Nee-chan! Tunggulah aku!' batin Naruto.
O
O
O
O
To Be Continue….
Yosh semoga tulisan saya ini nggak terlalu buruk lagi…
Dan makasih buat review serta kritik dan saranya. Soal kushina saya memang kurang teliti dengan itu jadi mohon maklumi author nubi ini…
Dan soal pair jujur saya masih bingung, kalo saya buat incest sama Naruko char DxD yang kawaii jadi ngga ke pake..trs klo sama Naruko juga bakalan masih lama.
Mungkin bakal saya jadiin harem aja dan nanti di akhir ada satu MainPair nya!
Trs soal kekuatan saya bakalan buat beda sama guilty crown walau pun mungkin ada beberapa yang sama.
Sekian dari saya mohon Review saran maupun kritikan reader semua!
SanKyuuuu
