Read And Comment, Hope You Enjoyed
Title : You Belong To Me
Chapter 6
Rating : K+
Genre : Drama,Romance,Slice of life, A bit Of Mistery (?)
Warning : Yaoi, Typo Bertebaran, Cerita Aneh, Abal, dan Gaje.
Gaya bahasa disesuaikan Mood Author
Cast : BAP Member
Main Pair : Jaedae / Daejae
Author : Han Dalgi
Disclaimer THIS FANFICTION IS MINE
Don't Like, Don't Read
.
.
.
Chapter 6 : The Truth
.
Daehyun menutup novel yang ia baca, menyeka air mata yang berada di sudut matanya. Ia baru saja membaca novel terbaru Zelo yang berjudul Mianhae, yang intinya sama dengan apa yang Choi Junhong katakan padanya kemarin tapi lebih jelas dan mendetail . Daehyun menggigit-gigit jarinya sambil berpikir keras agar Hubungan Youngjae dan Junhong dapat baik kembali. Kemudian ia mengambil novel-novel yang saling berkaitan itu, Brain's Love, Badman , dan Mianhae. 'Hhhh, untung aku membawa dua novel ini dari busan' batinnya. Daehyun mengetuk kamar Youngjae namun tidak ada jawaban dari kamar itu, maka Daehyun membuka pintu dan menerobos masuk ke kamar Youngjae. Dapat dilihat oleh Daehyun, Youngjae sedang berbaring, terdengar bunyi nafasnya teratur dan matanya terpejam, menandakan Youngjae sedang tertidur. Daehyun menghampiri Youngjae, berjongkok dan merapikan poni Youngjae yang menutupi sebelah matanya. Daehyun mendekat, berniat mengecup kening Youngjae namun Youngjae tiba-tiba membuka matanya dan terperanjat melihat wajah Daehyun sedekat itu dengannya. Youngjae bangun dan terduduk di kasurnya, sambil mundur ia melempar bantalnya ke arah Daehyun.
"Mau apa kau?" Bentak Youngjae
Daehyun menyerahkan tiga buku itu kepada Youngjae.
"Bacalah"
Youngjae melihat judul buku itu, mengernyit heran dan ketika matanya menangkap nama pengarang buku itu,ia lalu menggesernya hingga terjatuh dari kasur.
"Aku tidak mau" ucapnya ketus
Daehyun memungut buku itu dan menghela nafas, menyimpannya di nakas samping tempat tidur Youngjae lalu menatap mata Youngjae dalam.
"Kenapa?" Tanya Daehyun sambil mengangkat sebelah alisnya keatas. Perlahan ia mendekati Youngjae lagi.
"Aku tidak mau" balas Youngjae keras kepala
"Dan jangan mendekatiku Jung Daehyun!" ucap Youngjae sambil mendekap bantal satu lagi dengan erat yang ingin ia lempar ke arah Daehyun namun ditahan dan bantal itu dijadikan tameng oleh Youngjae untuk menutupi badannya. Sambil menyeringai, Daehyun menaiki kasur.
"Aku memaksa, baca… atau aku akan melakukan sesuatu terhadapmu"
Tangan Daehyun meraih bantal yang menutupi badan Youngjae dan melemparnya ke sembarang arah. Youngjae menahan nafas dan terdiam, sementara Daehyun semakin mempersempit jarak diantara mereka.
"Ba…baiklah, akan ku baca" ujarnya terbata
Daehyun menundukan wajahnya, tangannya terulur ke arah Youngjae. Youngjae menutup matanya dan mendapati tangan Daehyun tengah menepuk-nepuk dan mengacak halus surainya. "Good Boy" ucapnya tersenyum menang sambil mundur, menjauhkan dirinya dari Youngjae.
.
.
.
QhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQh
Hai, hai , hai…. Kulihat banyak yang mengirim PM padaku protes tentang "Dampak" setelah membaca tulisan di Blog-ku ini. Well, sebenarnya Blog ini bukan merubah sikap kalian menjadi aneh melainkan secara tidak langsung aku ingin membantu kalian. Memang mungkin saat pertama kali kalian membaca artikel ataupun FF yang kutulis kalian akan menjadi sedikit aneh, tapi perlahan tapi pasti bukankah hal itu menjadi baik dan membuat kalian lebih berani terhadap seseorang yang kalian sayangi? Dibandingkan kalian diam saja tanpa ada pergerakan? Banyak juga kok yang sudah terbukti dan berhasil bersatu dengan seseorang yang disayanginya. Hhhhh… kuharap aku juga bisa seperti kalian yang sudah menemukan pasangan dan berbahagia.
-Mirror a.k.a Right To The Left-
- Keep Calm And Read Generator Your Brain-
QhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQhQh
.
.
.
Youngjae membuka lembar terakhir, menutup buku itu dan menumpuknya. Ia telah selesai membaca tiga novel itu dalam waktu tiga jam. Ia bersandar pada kepala kasur, menengadahkan kepalanya ke atas memandang langit-langit kamarnya. Ia sadar, apa yang baru saja dibacanya itu mengenai tiga orang, dirinya, namja itu, dan juga Choi Junhong. Sekelebat ingatan bermunculan di otaknya, hari dimana ia mengantar Junghong ke Amerika dan mendapati bahwa namja yang ia suka juga berangkat ke Amerika dengan pakaian yang sama. Salahkan pikirannya yang dangkal saat itu, ia pikir Junhong menghianatinya dengan menjalin hubungan di belakangnya. Padahal kalau ia pikir dengan kepala jernih baju yang mereka kenakan saat itu memang sedang ngetrend. Tidak ingin membuang waktu, Youngjae bergegas menemui Junhong.
.
.
"Junhong-ah, aku minta maaf…atas sikapku selama ini"
"Iya, maafkan aku juga Youngjae-ah…"
Youngjae memeluk Junhong, dan Junhong pun balas memeluk Youngjae dengan erat. Youngjae melepas pelukannya dan menatap Junhong. Ia mengerutkan alisnya dan menggembungkan pipinya.
"Jadi,kau menulis kisahku tanpa sepengetahuanku hah?"
"Kau marah?"
"Tidak, aku malah senang. Tapi Kenapa di Cover-nya tidak ditulis Based on True Stoty, bukankah itu akan lebih menarik perhatian?"
Junhong tersenyum "Kau tahu kan, aku tak suka menarik perhatian"
Youngjae mengangguk "Apa kau mendekati si Jung bodoh itu untuk menulis kisahnya?"
"Tadinya begitu, tapi kuurungkan saja niatku"
"Kenapa?"
"Aku rasa aku akan berhenti menulis"
"Ya! Choi Junhong, jangan berhenti atau kubunuh kau"
Junhong terbelalak, bibirnya gemetar dan matanya terlihat berkaca-kaca, air matanya mulai mengalir perlahan.
"Junhong-ah…Hei,aku hanya bercanda kau tahu?!" ucap Youngjae cemas
"Aku juga bercanda Youngjae-ah" jawab Junhong sambil tersenyum dan menghapus air mata buayanya.
"Yak! Rasakan,rasakan" ujar Youngjae sembari mencubiti lengan Junhong
"Jadi aku harus melanjutkannya?"
"Tentu saja, Kalau perlu aku akan membantumu. Bagaimanapun kau butuh sudut pandang orang lain tentang dirinya kan?"
Junhong mengangguk, mengeluarkan recordernya ke arah Youngjae yang sedang menceritakan Jung Daehyun. Junhong tersenyum melihat kilauan yang sudah lama tidak terlihat di mata Youngjae.
.
.
.
ooooooooooOOOOOOoooooOOOOoooooooo
.
Choi Junhong sedang makan malam di rumah Youngjae untuk merayakan suksesnya Launching buku terbarunya yang berjudul You Belong To Me. Daehyun senang sekali karena ia orang yang pertama kali mendapatkan novel terbaru itu beserta tanda tangannya.
"Huh, seharusnya aku tak ikut mengantri untuk tanda tanganmu Mr. Zelo" cibir Daehyun
"Kau sudah dapat novel gratis, masih mengeluh soal antrian?" sindir Youngjae
Daehyun hanya mempoutkan bibirnya sebal. Youngjae bangkit dari kursi dan menuju kamarnya. Choi Junhong melihat kepergian Youngjae dan memajukan badannya ke arah Daehyun.
"Temui aku besok di Taman yang kemarin pukul 17.00 , ada yang ingin kubicarakan" bisik Junhong
Daehyun hanya ber-eum ria karena ia sedang sibuk dengan makanannya. Terdengar langkah kaki, dan nampaklah Youngjae membawa sebuah kotak.
"Ini hadiah untukmu, Junhong-ah" Ucap Youngjae sambil menyerahkan kotak itu pada Junhong.
"Gomawo Youngjae-ah"
Junhong mengambil kotak itu dari tangan Youngjae dan meletakkannya diatas meja.
"Daehyun-ah, apa kau tahu siapa Penulis dan pemilik Blog itu?"
"Tidak, tapi ia sering menggunakan inisial Mirror kalau tidak salah. Kenapa, apa kau mau menulis tentang blogger misterius itu?"
"Hmmm, sayang sekali. Aku hanya penasaran, dan pernah terpikir hal itu juga"
"Sepertinya aku tahu siapa dia" ucap Youngjae
"Siapa?" Tanya Daehyun dan Junhong antusias
"Dari nama blognya juga sudah jelas bukan?Generator Your Brain, lalu ditambah lagi clue Mirror a.k.a Right To The Left. Baca dari kanan ke kiri atau gunakan efek Kaca"
"Niarb Ruoy Rotareneg? Wah, susah sekali…siapa yang mau baca dan menggunakan nama itu? Apa dia orang asing?"
"Bukan Bodoh" Ketus Youngjae
Daehyun mendelik, Youngjae menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena merasa sedikit bersalah pada Daehyun. Lalu Youngjae menarik dan menghembuskan nafasnya sebelum melanjutkan analisanya mengenai sosok Blogger itu.
"Pikirkan secara simple, ambil huruf depannya saja lalu baca dari kanan ke kiri"
"Hm, GYB.. kalau dari kanan ke kiri, BYG?" tebak Junhong
"Apa mungkin Bang Yongguk?" Tanya Daehyun
"Kurasa…begitu" jawab Youngjae
.
.
.
ooooooOOOOOOOOooooooo
.
Daehyun mengernyit heran ketika mendapati Youngjae di bangku taman, tempat yang disepakati oleh ia dan Junhong untuk bertemu.
"Sedang apa kau disini?" Tanya Daehyun sambil duduk menjaga jarak dari Youngjae
"Aku menunggu choi Junhong" jawab Youngjae malas
"Aku juga" balas Daehyun
Handphone di saku Daehyun bergetar dan berdering menandakan ada pesan masuk
dari : 010xxxxxxxxx
Choi Junhong
'Buatlah novelku menjadi nyata (^_*)/'
Daehyun membelalakkan matanya, menelan ludahnya pelan dan matanya bolak-balik menoleh ke arah pesan dan Youngjae yang sedang duduk membelakanginya. Ia sadar Junhong merencanakan semua ini dan tidak akan datang, Daehyun pun membalas pesan itu.
'Aku tidak Yakin'
Pesan Daehyun terkirim, dan tak lama balasan dari Junhong pun datang
'You Only have one Chance, You know'
Daehyun mengambil nafas dalam kemudian menghembuskannya perlahan, mencoba meyakinkan dirinya. Tangannya terulur ke arah Youngjae 'Eum, apa yang harus kusentuh?' batinnya bingung
'Pundak atau tangan? Pundak atau tangan? Pundak atau tangan?' sambil menggerak-gerakkan tangannya menuju pundak dan tangan Youngjae bergantian tanpa mengenai pundak ataupun tangan Youngjae.
Namun naas, Youngjae berbalik dan tanpa sengaja jari tangan Daehyun menusuk mata Youngjae.
"Ya! Jung Daehyun!" sentak Youngjae sembari menutupi matanya.
Daehyun bergerak mendekat, tangannya membebaskan tangan Youngjae yang menutup sebelah matanya kemudian Daehyun mengecup lembut mata Youngjae.
"Maaf, aku tak sengaja" ucap Daehyun sambil tak melepaskan tangan Youngjae yang tadi menutup matanya.
Youngjae menatap Daehyun, tampak rona merah menjalari pipinya kemudian Youngjae mencoba melepas tautan diantara jari mereka, namun Daehyun menggenggam lebih erat lagi. Semilir angin membawa aroma dan kelopak Cherry Blossom yang bermekaran dan berguguran melewati taman, kemudian terbang kembali terbawa angin melintasi langit yang berwarna kuning keemasan.
"Neol Saranghae" bisik Daehyun di depan wajah Youngjae dan kemudian menghapus jarak diantara mereka.
.
.
.
Choi Junhong menutup layar Handphone-nya. Ia memutuskan untuk menyerah terhadap Daehyun dan merelakan kebahagiaanya untuk Youngjae karena Junhong tahu Daehyun memiliki perasaan terhadap Youngjae, begitu pula sebaliknya. Sambil menyeruput Bubble Tea, pandangan matanya tak lepas pada sosok namja bermata sipit yang tengah melakukan Battle Dance di jalanan Hongdae.
.
.
.
The End
Hihihi, akhirnya ending juga.
Sebenernya FF ini udah beres dari tanggal 9/4, tapi mengingat ada yang UN jadi diundur (takut gak ada yang baca), tangan udah gatel pengen Nge-update ni FF tapi ditahan-tahan. Makanya Pas Senin tanggal 13/4 di coba dulu nge-post Chapter 4, dan ternyata ada yang baca & review :")
Author Bener-bener terhura. Spesial Thanks buat Semua yang udah Baca & Review FF ini. Dibawah balasan review ada pengumuman dikit :3
Balasan Review :
Kekematodae : maafkan author yang mencemari otak polosmu ya. Boleh panggil apa aja, author, Han Dalgi , atau Eonni juga boleh, yang jelas aku juga Line 9X
Ibob : Yupz… 100 bwt kamu *Tebar Konfetti*
DaeJae Sweet : FF author DaeJae Sweet juga keren kok, ditunggu update-an 90 Days Together WithYou Sama Love At First Sight-nya
Ngiweung : Iya, blog itu ada semacam kekuatan misterius gitu, jadi bisa mempengaruhi orang. Iya, ga papa kok. Makasih udah baca & review ya
Just DaeJae : Ngetik kiss scene aja udah dag dig dug, apa lagi lebih :3
Ttaya Arien : Makasih udah baca & review ya
JokeMato DaeJae : Disini udah keungkap dan gak penasaran lagi kan? Makasih udah baca & review ya
Pssst, Author lagi bikin FF baru lagi…. Tentunya dengan Cast Daejae. Idenya udah ada, tapi lagi nyari rangkaian kata-katanya dulu di Planet Mato.
See You At My Other FF
