Author's Note :

Maaf. Aku mungkin author yang banyak kekurangan. Aku juga pesimis dengan kotak repiu yang aku baca bahkan peminatnya sedikit. Maaf karena aku ga bisa bales ripiu karena aku publish pake hp, readers harap maklum dan aku juga harus ke warnet kalo untuk bales ripiu, masalahnya modemnya lemott, *curcol*

Tapi, aku jadi semangat karena masih ada readers yang menghargai karyaku dan juga sampai bilang 'aku penasaran sama kelanjutannya, thor.' Meski lama update, aku berusaha untuk menghidupi fic ini. Gomawo ya *big hug*

Title : A Poor Life.

Part : 6 (Six).

Genre : Romance, General.

Warning : BL,PG-17,Maybe Typo (s).

Summary :

Jaejoong dan Yunho adalah namja yang hidup dalam takdir yang berbeda. Namun, jalan lain mempertemukan mereka dalam keadaan yang buruk. Malam itu,Yunho yang rupanya adalah salah satu faktor semangat Jaejoong, namun, namja itu justru adalah yang pertama kali 'menyentuh' dirinya.

Disclaim : SME Present.

Author : DrarryLova.

"Akhirnya… akhirnya aku mendapatkannya. Wow, tubuhnya masih bisa kurasakan, enak sekali. Tubuh impianku, daerah impianku. Heh, ternyata dia sama saja dengan Key. Taemin, kau tak bisa keluar dari lingkaranku begitu saja."

MH-POV

Flashback

Ash. Aku melamun di kamarku. Appa dan orang bernama Yunho itu sedang di kantor dan umma pasti sekarang sedang shopping. Aku membentangkan tubuhku lagi sambil melipat kedua lenganku di belakang kepala. Kupandangi langit-langit kamar yang agak jauh dari pandanganku. Seragam yang masih ku kenakan inipun terlihat sudah berantakan mengingat beberapa menit lalu aku masih berada di sekolah. Cukup lama terdiam dengan pikiranku, aku perlahan memejamkan mata.

"Taemin… aku ingin sekali mendapatkanmu." Desahku dalam pejaman ini. Membayangkan sosok namja cantik yang rupanya menjadi target namja-namja di sekolahku.

Sejak pertama melihatnya, aku sudah suka tubuh mungil itu. Senyumnya yang begitu cantik, kulit putihnya dan rambut pirang panjangnya… Kim Taemin, aku begitu menggilaimu hingga saat ini. Perasaan apa ini? Kenapa kau yang membuatku terobsesi, bukan pada yeoja?

~Soomeul gotdo chatji mothae nanuen, piharyeogo aesseo bwado, geobujocha hal su eopneun~

Drrrt… drrt. Ponselku bergetar. Dengan malas, aku beranjak duduk dan mengambil ponselku yang masih bergetar di atas meja di samping ranjangku.

"Ada apa, hyung?" tanyaku malas.

"Minho-ya! Kau harus dengar ini! Kau harus tahu!" lho? Kok suara Key yang terdengar? Kukira Onew-hyung yang menelponku.

"Waeyo?"

"Aku dengar! Aku dengar sekarang Taemin sedang mencari pekerjaan! Dia butuh uang Minho-ya! Ini kesempatan bagus, bukan?" ujar suara di sana semangat.

"Omo? Yang benar! Kau tahu darimana?"

"Sudahlah, itu tidak penting. Bagaimana? Kau tertarik dengan ideku? Aku yakin Taemin tak akan menolak! Percaya padaku!"

"Ne!" jelasku cepat-cepat. Tidak mungkin aku melewatkan kesempatan ini bukan?

"Baiklah. Kita bertemu ya? Sekalian aku ingin bertemu Onew." Decaknya. "Daah~" lalu namja centil itu menutup teleponnya.

Flashback End

Ckckckck. Tak kusangka ide Key berjalan mulus. Akhirnya, tubuh Taemin yang aku inginkan selama 2 tahun ini bisa kurasakan semalam. Akh, senang sekali rasanya. Dari aktivitas semalam, aku yakin aku adalah namja pertama yang menyetubuhinya. Taemin benar-benar tipe yang aku idam-idamkan. Dia tidak memberontak sama sekali dan sepertinya dia menikmati permainanku. Ash, aku masih bisa merasakan sentuhan tangannya di keningku dan senyumnya pagi tadi. Kim Taemin sarange~~ dengan uang aku bisa melakukan segalanya untuk memilikimu.

Kim Taemin bisa di bilang orang miskin. Aku dengar, keluarga Kim hidup susah dan Kim Jaejoong, kakak laki-lakinya dulu bersekolah di sekolah kami dengan fasilitas beasiswa. Setahuku, Taemin juga tidak pernah makan siang di sekolah. Demi tidak menyusahkan sang kakak yang kuliah juga bekerja part-time untuk biaya sekolah mereka. Hm, mungkin Taemin mengumpulkan uang makan siang itu. Aku juga tidak tahu.

Kecantikan Taemin membuat namja-namja sepertiku mengincarnya dan berusaha berbaik hati padanya hanya untuk menjadikannya pacar. Namun, Taemin terus saja jual mahal begitupun terhadapku yang berasal dari Choi ini, keturunan keluarga paling kaya. Huh, dan ternyata aku bisa menaklukan Taemin seperti membalikkan tangan sekarang.

Taemin, semenjak mala mini, aku tak akan membiarkanmu lepas dari genggamanku. Aku akan melakukan cara apapun demi bisa memilikimu sepenuhnya.

"Anak kurang ajar! Tidak tahu di untung! Kalau tidak aku, kau hanya gelandangan!" hah, apa lagi ini? Baru saja hatiku berbunga-bunga, sekarang menjadi keruh lagi.

Kulihat appa tengah membentak-bentak Yunho, anak pungut dan kakak tiriku! Nampak, umma yang begitu menyayangi bayi besar itu tengah menahan appa.

Ck. Selalu saja seperti ini! Dasar, namja itu selalu saja mencari masalah dengan appa. Padahal, dia lebih di perhatikan mereka ketimbang aku. Dasar anak manja.

Setelah kulihat kini appa dan umma berdebat dan di akhiri tamparan keras umma di pipi appa, aku tak peduli lagi. Mereka seperti menganggapku tak ada di rumah ini. Apa-apaan itu! Padahal, aku murni hasil persetubuhan mereka! Kenapa harus Yunho itu? Aku benci kau Yunho!

0o0

Asssh. Hari-hariku bagai surge sekarang. Biarlah umma dan appa tak perhatian padaku, yang penting, uang mereka tetap mengalir untukku.

Ya, kenapa hari-hariku berubah drastis seperti ini? Tentu saja itu karena aku, Choi Minho, sekarang tengah di perhatikan namja-namja sainganku. Karena saat ini,, aku tengah berjalan sambil menggandeng tangan Taemin. Taemin sekarang bekerja menjadi pacarku. Ia berevolusi seperti Key. Namja yang jual mahal ini ternyata bisa kutaklukan dengan uang sebesar setengah jajan bulananku. Hah, kenapa tidak dari dulu kau membutuhkan pekerjaan Taemin chagi~? Jadi aku tak usah galau dan menjadi pencundang sehingga namja-namja bodoh itu merendahkanku. Kini, mereka semua tahu kalau Taemin sekarang adalah milikku, Choi Minho!

Nampak Key dan Onew-hyung juga berjalan di samping kami, seperti biasanya. Onew-hyung adalah sahabatku sejak kecil. Dan karena ada Key, Taemin jadi bisa ada temankan kalau aku atau Onew-hyung tak ada.

Kini, Taemin akan jadi bulan-bulanan, tidak, tahun-tahunan, ASH! Aku harap aku akan selalu jadi orang kaya dan punya uang untuk memilikimu Taemin! Tidak peduli berapa banyak uang yang akan aku keluarkan asal Taemin ada bersamaku selamanya. Cukup, hanya Taemin yang akan menjadi tujuan hidupku. Tak sia-sia aku menunggunya. Karena dari dulu aku yakin, meski banyak namja dan yeoja yang menggodaku, aku tidak ingin mereka! Hanya Taemin yang ingin aku sentuh…

"Onyu~ nanti sore kita belanja lagi ya~ ada sesuatu yang ingin aku beli." Ujar Key sambil bergelayut manja di lengan Onew-hyung. Dia Jinki, pewaris kekayaan keluarganya. Keluarga Onew-hyung adalah keluarga terkaya di sekolah ini setelah keluargaku. Awalnya, namja yang membuat Onew-hyung bertekuk lutut itu pernah mencoba menggodaku. Tapi, aku tetap bertahan menunggu chagiyaku, namja yang sekarang sedang berjalan di sampingku ini.

Hah, bilangnya sih begitu, tapi tetap saja kalau belanja tetap saja Onew-hyung yang membayar belanjaannya. Key itu matre. Hm, andai Taemin juga begitu, aku pasti akan senang sekali karena bisa membahagiakannya. Tapi sepertinya, Taemin itu tipe malu-malu. Tentu saja karena dulu dia pernah jual mahal, bukan? Lucunya.

Kurasakan genggaman Taemin mengerat di lenganku. Aku yang sedang memperhatikan kedua namja itu akhirnya menoleh pada Taemin. Kulihat namja itu sedikit terkejut menatap lurus kedepan. Lalu, Taemin langsung menunduk beserta tangan yang menggenggamku mulai bergetar.

Hei? Kau kenapa sayang?

Aku lalu ikut menoleh kearah yang Taemin lihat barusan. Kudapati sosok namja jangkung yang berdiri terpaku sambil melihat heran kearah kami. Itu Shim Changmin, kakak kelasku, Taemin dan Key. Gosipnya, Taemin menyukai namja itu. Ya, sepertinya aku tahu dari reaksi Taemin sekarang. Aku rasa, ada suatu hubungan khusus di antara mereka. Taemin memang suka menyendiri dan pendiam di kelas. Hanya pada namja itulah dia bisa tersenyum. AGH! Tapi Shim Changmin, kau lihat siapa yang menang? Tak peduli sedekat apapun hubunganmu dengan chagiyaku, tak akan kubiarkan kau mengambil Taemin dariku!

Kami melewat angkuh pada namja itu, namun, aku berencana berhenti sebentar sebelum melaluinya. "Hai, kakak kelas." Sapaku sok imut. Changmin menatap curiga terhadapku dan nampak Taemin tetap bertahan untuk menyembunyikan wajahnya. Mungkin, namja jangkung itu heran karena baru pertama kali ini aku menyapanya.

"Ta-Taemin-ah?" Bukannya meresponku, namja itu malah bertanya dengan nada cemas pada Taemin, namun, Taemin tetap diam pada posisinya.

"Ada apa, kak? Oh ya, aku sampai lupa. Aku dan Taemin sudah jadian. Dia menerima pernyataan cintaku." Basa-basiku, biar semua orang yang mendengar di sekitar sini tahu kalau Taemin sekarang adalah chagiya-ku.

Namun, lagi-lagi Changmin tak menghiraukanku dan tetap menatap Taemin yang masih tertunduk dengan tatapan curiga.

Apa-apaan sih itu?

Memangnya aneh ya kalau Taemin berjalan di sampingku dan menjadi chagiyaku? Ah, aku tahu. Aku dan Taemin memang berbanding terbalik. Aku tak pintar dalam pelajaran sedang Taemin paling pintar di kelas. Aku selalu bersikap semauku dan Taemin adalah murid paling disiplin dan tentunya, aku kaya dan Taemin miskin. Haha, satu factor yang bisa dengan mudah aku memilikinya.

"Ya! Changmin-ah~~Hari ini juga kau masuk! Ah kangen sekali padamu~!" Decak Onew-hyung sambil menepuk punggung Changmin, mencoba menetralisir suasana tabu tadi. Onew-hyung dan Changmin memang terdengar akrab di kelasnya. Namun, Changmin itu suka tidak masuk sekolah. Katanya, belajar privat di apartemennya dan dia juga murid paling sibuk. Suatu hal yang membuat Taemin jauh darinya sekarang.

Changmin tersenyum masam merespon Onew-hyung dan dalam keadaan itu, Taemin segera menarikku pergi dari sini. Ash, aku yakin ada hubungan buruk yang terjadi pada mereka berdua sehingga Taemin mau menjadi chagiyaku.

Meski jadi tempat pelarian, aku tetap senang Chagi~~

Lihatlah semua yang mengincar Taemin, Aku Menang.

-SIXTH-

REPLAY

loveYunJae : Ia ini repost chingu, tapi udatenya di akun yang ini

Julie yunjae : Makasih Chingu senengnya ketemu shipper lagi, kalau aku YunJae, 2Min ama Sibum akut shipper, hehehe, mianhe baru apdett

Kim eun mi : iya, ini baru di lanjut Review again

Nyanil joongie : hehehe, mian Chingu, Jaemma kudu kerja di bar, kalo gak, ga ktemu Yunho donggs :p

Marcia Rena : omooo~ daku tega ne? ((( , aku tak menyiksa Jeje sama Emin, os, itu udah takdir mereka *plak. YunJae hot moment lagi di garappp, pokoknya ga sampe chap sepuluh udah ada kok ending blum kpikir ching :p Gomawo for Spirit ~~~^^

Leenahanwoo : makasih ya ching ^^ ne, ini dah lanjoot, review again?

Ryu : Hehehe, makasih kritik dan pujiannya~~

Julie Cassie : Mianhae~~~ ga ada ide buat masing masing POV, jadi kek gini, miaaan~~~

Shippo Baby YunJae : iya gapapa chingu, hu'um, Siwonnie bapak terenya Yunnie~ XD

Mianhae kalo banyak kekurangan yah, saia author bangke TT,TT