Author : Kang Hyuna ( nabilahrachmah)

Title : My Destny, Problem (chap-3 END)

Cast : -Lee Donghae

-Kang Hyuna

-Kang Minhyuk

-Lee Eunra

-Park Shinhye

-Other CNBLUE and SJ member's

Rating : PG 15

Genre : Fantasy, Problem, Romance

Note : aku ucapin maksih makasih banget untuk yang udah mau baca ff genre fantasy pertamaku ini. maaf banget kalau ceritanya itu ga jelas,ngebingungin atau ngebosenin. Baru pertama buat fanfict bergenre fantasy, kritik dan saran pembaca sangat sangat aku butuhkan. Udah maap panjang banget cuap cuapnya.. selamat membaca, semoga kalian suka! ^^

"Ja..ja..jadi oppa Were Wolf? Aish! Jangan bercanda! Mana mungkin ada Were Wolf di zaman seperti ini? Ahh aku rasa, aku mulai tidak waras" ujarku

"Kenapa, kamu tidak percaya? Oke akan oppa buktikan!" Minhyuk oppa mulai melepaskan pakaian atasnya

"Aissh! Oppa pakai bajumu!" teriakku sambil menutup mata. Aku merasa ada bulu bulu yang menyrntuh tubuhku, jadi aku beranikan diri untuk membuka mataku mungkin oppa sudah memakai baju. Tapi ternyata yang aku lihat.. Omo! Apa aku sedang bermimpi? Kenapa ada srigala besar didepanku sekarang? Omo omo, kepalaku rasanya berputar putar dan tiba-tiba semuanya gelap.

Donghae pov#

"Hyung! Hyung! Gawat!" Ryeowook berteriak sambil berlari kekamarku. Dia juga memanggil hyung yang lainnya.

"Waeyo Wookie-a? kenapa kamu berteriak seperti itu" tanyaku

"Hyuna hyung.. Hyuna" jawab Wookie terbata, dari nada bicaranya sepertinya ada hal buruk yang terjadi pada takdirku itu. Eh ?

"Hyuna?! Hyuna kenapa Wokie-a? Ppali beritau aku!" Aku mengguncang-guncangkan tubuh Ryeowook, Eunhyuk berusaha menenangkanku.

"Tenanglah Donghae! Apa yang terjadi Wookie-a? apa yang kau lihat" kali ini suara Leeteuk hyung terdengar lebih tenang namun tersirat perasaan cemas didalamnya. Ryeowook bilang, kalau dia melihat Hyuna didatangi Were Wolf dan sekarang dia sedang pingsan. Setelah mendengar itu aku langsung pergi dari rumah, aku tidak peduli teriakan Leeteuk hyung yang melarangku untuk pergi. Yang aku fikirkan sekarang bagaimana keadaan Hyuna, jadi apa yang Ryeowook katakan waktu itu akan terjadi?

None pov#

"Eunghh.. apa yang terjadi padaku?" Hyuna mulai sadar dari pingsannya, disampingnya ada Minhyuk yang sudah kembali ke wujud 'Normal'.

"Kamu sudah sadar Na-a? Ini minum dulu" ujar Minhyuk, lalu memberikan segelas air putih kepadanya.

"Apa yang terjadi oppa? Kenapa aku ada disini" Tanya Hyuna sepertinya dia lupa dengan apa yang baru saja terjadi . Belum sempat Minhyuk berbicara tiba-tiba dia mencium 'Bau Vampire'. Dan ternyata Donghae sudah ada tepat diambang pintu kamar hyuna, dengan kecepatan 'Vampire' dia sudah berada disamping ranjang Hyuna.

Donghae pov#

"Hyuna-a? Waeyo apa yang terjadi padamu?" Tanyaku cemas aku tidak peduli hadirnya Minhyuk disana.

"Ya! Menjauh dari adikku pembunuh!" teriak Minhyuk kasar. Dia tidak tahan dengan bau vampire yang menguar dari tubuhku . Hyuna sangat terkejut dengan ucapan oppanya. Aniyo Minhyuk bukan oppanya, melainkan sepupunya.

"Aku bukan pembunuh! Aku tau aku ini vampire. Tapi keluargaku tidak pernah meminum darah manusia!" balasku tak kalah kasar. Hyuna yang baru sadar dari pingsannya tidak mengerti apa yang terjadi dengan dua makhluk didepannya ini .Aahh sekarang dia ingat, dia pingsan karna melihat wujud asli dari Minhyuk. Dan sekarang kesadarannya sudah pulih seutuhnya. Hyuna juga baru sadar kalau dari tadi Minhyuk dan Donghae bertengkar, aniyo berkelahi, ahh tidak juga. Yah pokoknya begitu susah menjelaskannya.

"Ya! Oppa! Donghae-a hentikan! Tidak cukupkah kalian membuatku kaget? Shock? Bingung? Dan merasa seperti orang gila?! Hentikan oppa! Donghae!" teriak Hyuna. Dan sukses membuat kami berdua diam. Keadaanpun menjadi hening. Dan akhirnya Hyuna angkat suara.

"Oppa, aku tau kamu membenci kaum 'Vampir' tapi tidakkah oppa lihat kalau donghae bukan 'Vampire' pembunuh seperti yang oppa katakan.."
"Tapi, semua vampire itu sama! Mereka haus darah! Hanya meminuh darah manusia lalu membuang jasad manusia itu ke sungai. Sampai akhirnya kami yang menemukannya, dan mengharuskan kami mecari dan membunuh 'Pembunuh berdarah dingin' itu!" ujar Minhyuk sambil memberikan tatapan sinis kearah ku.
"Ya! Minhyuk-ssi bukankah aku sudah bilang padamu kalau Keluargaku tidak pernah meminum darah manusia! Kecuali manusia itu adalah pasangan kami!" kali ini aku membela diri.
"Aku tidak yakin dengan apa yang kau katakan Donghae-ssi. Kita lihat saja nanti apa yang akan terjadi. Hyuna oppa rasa oppa pamit. Oppa ingin menemui teman-teman oppa. Jaga dirimu dari 'Vampire yang ada didekatmu itu" kata Minhyuk lagi, dan memberikan tatapan Jijik-sinis-tidak-suka sekaligus kepadaku lalu meninggalkan aku dan Hyuna.

Hyuna pov#

Aigoo.. Eothokke? Kepalaku rasanya benar-benar ingin pecah! Kalian tau kan kejadian beberapa hari lalu? Ya, saat Minhyuk oppa menampakan wujud 'Lainnya' kepadaku, dan dia sangat menentang kedekatanku dengan Donghae, tapi sialnya aku sudah jatuh cinta pada namja itu. Aishh Eothokke? Appa eomma, jebal bantu aku! aku nyakin aku tidak mempunyai darah keturunan Were Wolf. Aku dan Minhyuk oppa hanya sepupu! Ingat sepupu belum tentu sedarah bukan? Aigoo aku menjadi sangat bingung sekarang. Sejak hari itu Minhyuk oppa menghilang, begitu juga Jungshin teman satu kelasku. Apa teman yang Oppa maksud.. Jungshin? Aishh mollaseo!

"Hyuna-a waeyo?" tiba tiba suara Donghae mengagetkanku.

"Ya! Aku tau kau ini vampire. Tapi bisakah kamu masuk lewat pintu? Tidak usah lewat jendela"

"Ah, lebih cepat seperti ini. Oh ya kedatanganku kesini ingin memberitahukanmu sesuatu. Aku ingin mengenalkanmu dengan keluargaku?"

"Untuk apa? Kita saja belum berpacaran.."

"Sudahlah. Ikut saja! Kajja"

Entah kenapa aku mau saja diseret manusia eh aniyo vampire didepanku ini. Dan aneh sekali, setelah menatap matanya pikiranku tidak sekacau tadi. Apa dia mempunyai kemampuan semacam healing? Aku sering membaca novel fiksi yang berkaitan tentang vampire katanya setiap vampire pasti mempunyai spesialis yang berbeda-beda. Ahh mollaseo. Tidak sampai setengah jam mobil Donghae sudah terpakir dihalaman rumahnya.. yang lumayan, besar dan .. nyaman sepertinya. Rumah dari kaca transparan, dan cukup jauh dari pemukiman warga. Donghae menyuruhku untuk lebih dulu masuk ke ruang tengah, dia ada urusan sebentar katanya. Aku berjalan perlahan memperhatikan dekorasi ruangan ini, aku melihat seorang yeoja juga sedang duduk di sofa, dan seperti aku mengenalnya. Eunra? Apa itu benar Eunra?! Eunra juga..

"Ne, dugaanmu tepat Hyuna. Eunra temanmu adalah pasangannya Lee Hyukjae atau biasa dipanggil Eunhyuk" tiba-tiba namja jangkung, tampan sekaligus cantik menghampiriku. Aku tertegun kenapa dia bisa tau apa yang sedang kupikirkan?

"Tidak usah bingung Hyuna, itu adalah spesialisku. Heechul imnida, aku hyungnya Donghae. Wah kamu juga mempunyai dimple sepertiku neomu kyeopta" ujarnya lagi sambil menunjuk dimple dipipiku.

"Oh heheh ne, gomawo. Hyuna imnida" balasku. Aku berlari keruang tengah dan segera duduk. Seakan sadar dengan kehadiranku, Eunra menoleh. Eunra tidak terkejut ataupun bingung sepertiku tadi. Dia malah menyapa ku riang.

"Hey Na-a!"

"Ra-a kamu ..?

"Nee, aku yeojachingunya Eunhyuk oppa. Pertamanya aku juga mengalami hal yang sama seperti yang kamu rasakan, karena itu aku sedikit terkejut ketika kamu cerita tentang mimpi mimpi itu"

"Jadi itu sebabnya waktu itu kamu menyimpulkan mimpi-mimpi berkaitan dengan vampire? Aish jinjjayo! Kenapa kamu tidak pernah menceritakan hal ini kepadaku eoh?!"

"Ne, ahahahh.. mianhae aku taku nanti kamu menyangka aku sedang berkhayal karna terlalu banyak banyak baca novel-novel fantasy" aku manggut-manggut, tapi tetap saja aku kesal karena dia menyembunyikan rahasia ini kepadaku. Tiba-tiba saja Donghae dan keluarganya sudah berkumpul diruang dimana aku dan Eunra duduk. Aku melirik Eunra yang sepertinya biasa saja dia malah mengedipkan sebelah matanya kearahku aish.

"Itu Eunhyuk oppa." Bisik Eunra dan menunjuk seorang namja yang senang sekali memamerkan gummy smilenya.

None pov#

"Oh jadi ini yeojachingumu Hyung? Neomu kyeopta" ujar Ryeowook memuji Hyuna. Hyuna yang mendengar pujian itu hanya menundukan kepalanya dan tersipu malu.

"Go-gomawo atas pujianmu oppa. Tapi aku bukan yeojachingunya Donghae"

"Memang . Tapi sekarang kamu sudah menjadi yeojachinguku Hyuna, karena kita sudah ditakdirkan bersama dan tidak akan bisa dipisahkan walaupun salah satu diantara kita yang menginginkannya" potong Donghae cepat dan membuat seisi rumah menatap kearahnya.

"Saranghaeyo Kang Hyuna" Hyuna berusaha mengalihkan pandangan matanya dari donghae,tetapi terlambat Donghae sudah lebih dulu mengunci tatapannya. Dengan malu malu hyuna menjawab

"Na..do" diiringi dengan tepuk tangan semua penghuni rumah itu

"Tapi, bagaimana dengan Minhyuk oppa?" pertanyaan Hyuna membuat tepukan tangan itu berhenti. Mereka semua saling pandang mencoba mencari solusi yang terbaik. Tapi tiba-tiba Ryeowook melihat sesuatu.

"Hyung! Gawat! Minhyuk dan beberapa rekannya sedang menuju kemari. Aku bisa merasakan kalau, Minhyuk sangat marah"

"Aish. Kita tidak punya pilihan lain, kita hadapi mereka tapi usahakan jangan sampai terjadi perkelahian! Dari pihak kita ataupun mereka. Tujuan kita dan mereka sama membunuh 'Vampire' yang bukan seperti kita eoh?" Tanya Leeteuk

"NE!" jawab semuanya kompak. Tidak lupa mereka tetap melindung pasangan masing-masing yang ada dikediamnya saat ini. Hyuna bersama Donghae, dan Eunra bersama Hyukjae.

"Oppa.. eottoke? Aku tidak ingin menyakiti oppa, dan juga Minhyuk oppa.. apalagi kalau sampai keluarga oppa juga terlibat karena aku, apalagi Eunra juga tidak ada sangkut pautnya denga masalah ini" ucap Hyuna frustasi.

"Tenanglah. Aku yakin kita bisa menghadapi ini Na-a. Hyukjae lebih baik Eunra dan kamu tidak terlibat dalam masalah ini" Donghae berusaha menenangkan Hyuna

"SHIREO! Aku sudah menganggap Hyuna seperti saudaraku sendiri! Masalahnya adalah masalahku juga. Aku tidak mau berdiam diri sementara saudaraku menanggung beban sendiri!"

"Tapi Eunra…"

"Aniyo Hyuna-a! Aku tidak peduli. Pokonya aku ikut andil dalam masalah ini!" akhirnya Hyuna mengangguk pasrah. Dia tidak bisa mengelak kalo sifat keras kepala sahabatnya itu sudah keluar. Terdengar suara aungan srigala yang Hyuna yakini itu suara oppanya. Donghae Hyuna dan yang lain sudah bersiap didepan kediaman Donghae, Hyuna sengaja mengambil posisi didepan. Berharap supaya oppanya tidak melukai keluarga Donghae. Hyuna sudah bisa melihat dari kejauhan beberapa ekor srigala semakin dekat, dan sekarang sudah tepat berada didepan matanya.

"Oppa! Jebal,keumanhae. Jangan sakiti mereka oppa, bukankah aku sudah pernah bilang kalau Donghae dan keluargannya bukanlah vampire yang oppa pikirkan? Mereka tidak meminum darah manusia oppa!" Teriak Hyuna dengan keras.

"Tapi dia sama saja! Cepat atau lambat kamu juga akan menjadi seperti dia kan? Oppa tidak mau!" balas Minhyuk tak kalah keras. Minhyuk yang sepertinya sudah habis kesabaran langsung menyerang Donghae secara brutal. Salah satu srigala disana mengaung seperti menahan Minhyuk untuk tidak menyerang Donghae, tapi Minhyuk tidak menghiraukannya. Hyuna tidak tinggal diam, dia langsung menghalangi Minhyuk yang menyerang Donghae secara brutal, tapi tangannya ditahan oleh Hyukjae.

"Oppa Lepaskan aku! Minhyuk oppa! Jebal keumanhae!" Hyuna meronta dari cengkraman Hyukjae. Dan yang membuat Hyuna bingung, kenapa Leeteuk dan yang lain tidak menolong donghae? Kenapa mereka semua hanya melihat? Apa tidak ada yang ingin membantunya? Saat keadaan semakin parah..

"SAENGIL CHUKKAE HAMNIDA SAENGIL CHUKKAE HAMNIDA! SARANGHANEUN URIHYUNA… SAEINGIL CHUKKAE HAMNIDAA!" Eunra tiba tiba sudah memegang kue, entah dari mana dapatnya, dan juga pertempuran tadipun seperti tidak ada. Tidak ada luka sama sekali ditubuh Donghae maupun Minhyuk, Hyuna semakin bingung.

"YA! Apa yang kalian lakukan?"

"Surprise! Heheh, kamu tidak ingat sekarang tanggal berapa? Kami sekarang hanya bercanda, kami hanya mengerjaimu uri Hyunaaa.." ujar Heechul yang tiba-tiba sudah berada tepat disamping Hyuna.

"Jadi.. jadi.. ini?"

"Iya. Ini kami tidak serius kok, Oppa sudah merestui hubungan kalian. Leeteuk adalah sahabat dekat Yonghwa hyung dulu, dan memang sudah di takdirkan salah satu dari keluarga kita akan menjadi pasangan salah satu keluarganya. Dan ternyata itu kamu" jelas Minhyuk panjang lebar.

"Jadi? Ini semua bercanda? Ini tidak serius? Aish ! Jinjja! Bercanda kalian tidak lucu tau! Dan kamu Eunra? Kamu juga komplotan sama mereka?" Hyuna menunjuk hidung Eunra, dan dibalas dengan cengiran dari sipemilik nama. Hyuna mengerucutkan bibirnya sebal dan..

CHU~

Donghae mengecup bibirnya sekilas, Hyuna sedikit merona terkejut dengan ciuman tiba tiba itu. Tetapi karna Hyuna masih kesal dengan ulah Donghae, Hyuna menendang perut Donghae dengan power yang cukup keras,, karena mampu membuat Donghae meringis kesakitan.

"YA! Hyuna-a, appo!"

"Lagian siapa suruh bercandanya tidak lucu. Dan juga Minhyuk oppa.." Hyuna melirik Minhyuk dan .. BUAGGHH Hyuna melakukan hal yang sama kepada Minhyuk.

"Hyuna, appo!" ringis Minhyuk yang membuat gelak tawa semua penghuni yang ada dikediaman itu.

3 month later

Sudah tiga bulan hyuna resmi menjadi pasangannya Donghae. Hanya satu hal lagi yang harus dilakukan agar Hyuna sepenuhnya menjadi pasangan hidup Donghae, mengubahnya menjadi sepertin diriya. Donghae ingin menutarkan permintaannya ini kepada yeojachingunya itu, namun dia masih ragu. Karena Eunra, pasangannya Eunhyuk yang sudah lebih dulu 'Bertransformasi' menjadi sepertinya mengalami waktu yang cukup sulit. Butuh waktu seminggu untuk menunggu Eunra sadar dari transformasinya. Atau bahkan bisa lebih, tergantung bagaimana reaksi tubuh si penerima racun itu.

"Oppa, waeyo? Kenapa kamu tiba-tiba melamun?" tiba-tiba Hyuna memecahkan lamunannya

"Ah,ne? Oppa tidak melamunkan apapun kok" ujarnya bohong.

"Oppa bohong. Aku tau oppa sedang memikirkan sesuatu, hmm tentang transformasiku mungkin?" Tanya hyuna tepat sasaran.

"Ha? Ne?, bagaimana kamu bisa menebaknya dengan mudah ?"

"Oh betulkan. Yah aku hanya menebak saja, karna kan Eunra sudah menjadi seperti kalian.. Oppa, aku .. aku siap kok kalau oppa mau mengubahku sekarang" ujar Hyuna sambil tersenyum. Tapi sebenarnya ada rasa takut juga, namun disisi lain dia juga ingin menyusul Eunra. Donghae terkejut dengan ucapan yeojachingunya itu, lalu dia membalik tubuh Hyuna menatap matanya dalam, memang tidak ada kebohongan disana. Lagi-lagi Donghae menatap Hyuna dengan artian 'Apa kamu nyakin?' Hyuna yang mengerti dengan tatapan donghae, Hyuna mengangguk. Donghae menggandeng tangan Hyuna menuju kamarnya, lalu merebahkan tubuh Hyuna diatas ranjang.

"Apa.. kau benar-benar yakin?" Donghae memastikan lagi

"Ne oppa. Lakukanlah" Donghae mulai mengeluarkan taringnya, lalu dengan cekatan dia mencari urat nadi dileher Hyuna dan menancapkan taringnya. Hyuna meringis, meremas kemeja donghae. Hyuna merasa panas menjalar diseluruh tubuhnya.

"Akh.. apa ini yang dirasakan Eunra saat itu? Appo.. Jeongmal appo"

3 days..

Ini sudah hari 3, dan Hyuna belum sadar dari masa 'Transformasi'nya dan itu membuat Donghae benar-benar cemas dengan keadaan yeojachingunya itu.

"Ya! Donghae-a tenanglah, aku yakin Hyuna bisa melewati masa transformasinya ini" ujar Eunhyuk menenang kan dongasengnya.

"Ne oppa, Hyuna itu yeoja kuat. Dia lebih kuat dariku, bersabarlah." Tambah Eunra. Donghae hanya mengangguk-angguk mendengar support dari saudara-saudaranya itu.

"Hyung! Lihatlah kelopak mata Hyuna mulai bergerak!" teriak Ryewook. Donghae langsung menghampiri yeojachingunya itu, Hyuna mulai membuka matanya perlahan, silau itu yang pertama dirasanya. Dia merasa seseorang menggenggam tangannya dengan sangat erat. Dia yakin pasti ini tangannya Donghae.

"Oppa.."

"Ne chagi-a oppa disini" Donghae memeluk yeojachingunya itu.

"Ini aku? Aku.. aku sudah bukan manusia lagi?" Pertanyaan Hyuna membuat Donghae tersenyum, dia menarik tubuh Hyuna membalik tubuhnya menghadap cermin. Hyuna sedikit terkejut dengan pantulan yeoja yang ada didalam cermin itu.

"Oppa.. ini aku? benar ini aku?" Donghae mengangguk mantap. Dia menggandeng tangan Hyuna keluar kamar, Hyuna tersenyum memandang keluarganya yang baru.

"Welcome to new your live uri Hyuna" ujar Leeteuk sambil tersenyum. Hyuna membalas senyuman leeteuk. Yeppeo, neomu yeppeo.

CHU~

Ciuman singkat mendarat dibibir hyuna.

"Kamu pasti 'lapar' hm? Kajja aku akan mengajarkanmu cara berburu.."

mulai sekarang dan selamanya aku akan hidup seperti ini.Danbahagia bersama orang-orangyang aku sayang, Gomawo – Hyuna

FIN~~

Endingny maksa? banget?-,- wkwk, makasih ya udah baca! jangan lupa RCL! gomawo /bow/