Chapter 5
Kyuubi tampak udah setia menanti di stasiun kereta di daerah Tokyo, dengan tas ranselnya yang masih setia nangkring di bahunya.
"kakak lama sekali sih… huuft~" gerutunya, dengan wajah yang akan membuat siapa aja akan berteriak 'manisnya~~'
"yo, rubah cilik! Apa udah lama?" Tanya sosok pemuda pirang yang dari tadi ditunggu oleh sang rubah.
"huft! Kau lama, kakak!" kesal Kurama, lalu memeluk kakaknya itu penuh rindu. Tunggu! Kenapa Kyuubi ada di Tokyo? Kalian pasti taulah alasannya, iya kan? Jadi nggak usah kujelasin aja ya. #digebukin readers. Oke-oke, akan aku jelasin. #kepaksa.
Ingat akan e-mail yang dikirimkan Kyuubi ke Naruto? Itulah alasan kenapa Kyuubi sekarang ini ada di Tokyo, karena Kyuubi lompat kelas lagi, dia bahkan dinyatakan lulus dari SMP yang ada di Hokkaido, karena kejeniusan otaknya yang setara dengan murid SMA. Dan ketika ia ditawari untuk langsung loncat kelas, Kyuubi langsung menerimanya, tapi dengan syarat dia akan bersekolah di Tokyo, tepatnya di Konoha Gakuen. Sekian penjelasan dari saya. Oh iya, lupa, Kyuubi jadinya satu kelas ama Naruto gitu lho. Euhm… mungkin bisa dikatakan murid pindahan, tapi bukan juga sih. Kan dia dari SMP. Hmm… oke kita anggap aja Kyuubi murid SMU yang telat memasuki masa orientasinya. Hahaha… balik ke cerita.
"maaf deh maaf, ayo kita segera ke asrama, kamu ada dikamar tepat didepan kamarku, tadi aku udah langsung bilang ke kepala sekolahya untuk menempatkan kamu tepat didepan kamarku." Kyuubi yang mendengar itu terlihat girang, yah bisa dibilang kalo Kyuubi itu kena brother's complex gitulah.
"horeeee…! Kamarnya deketan ama kakak!" serunya girang, tapi sedetik kemudian dia murung.
"ada apa?" Tanya Naruto yang melihat perubahan drastic dari adiknya itu.
"lalu, siapa yang sekamar ama kakak?" Tanya Kurama penuh selidik.
"ahahaha… satu kamar hanya dihuni satu orang aja kok. Jadi nggak ada yang sekamar denganku. Begitu juga ama kamu." Jelas Naruto, menyakinkan adeknya yang kena brother's complex itu.
"benarkah? Syukurlah kalo begitu." Mereka sedang ada di bus yang menuju ke Konoha Gakuen, jarak dari Konoha Gakuen dengan stasiun lumayan jauh.
[¶¶¶]
Pagi yang cerah untuk memulai hari. Hari ini adalah hari pertama Kyuubi memasuki kelasnya, tadi malam, dia dan kakaknya menuju ke ruang kepala sekolah, demi membahas kelas yang akan ditempati Kyuubi. Dan untung sekali kepsek memberikan kelas yang sama ama Naruto, kalo nggak bisa di gantung thu kepsek di pohon pete ama Kyuubi.
"foxy… bangun, hey!" seru Naruto didepan kamar Kurama, yang di panggil masih asik bergemul di balik selimut.
"hahh… yaudah kau kutinggal. Aku berangkat dulu" setelah Naruto mengucapkan kalimat itu, terdengar suara gedebak gedebuk dari dalam kamar Kyuubi, bikin Naruto sweatdrop aja.
Cklek…
"tunggu kakak~~ jangan tinggalin aku" tanpa berperasaan, Kyuubi narik lengan Naruto untuk segera masuk ke kamarnya dan menunggunya di dalam.
"kau ini, makanya besok bangunlah lebih pagi." Gerutu Naruto, yang udah duduk manis di kursi meja belajar Kyuubi.
"iyaa… makanya kakak bangunin aku lebih pagi lagi dong. Itu dimeja ada kunci cadangan kamar ini. Aku juga minta kunci cadangan kamar kakak ya!" seru Kyuubi dari dalam kamar mandi. Sedangkan Naruto hanya menghela napas lelah, capek juga ngehadepin adek rempong kayak Kyuubi gitu.
Nggak berapa lama, Kyuubi udah keluar dari kamar mandi, lengkap dengan seragam barunya, dengan dasi yang masih mlenceng kesana kemari. Keliatan banget kalo dia makenya tadi buru-buru.
"hahh… kemarilah" mendengar permintaan Naruto, Kyuubi segera saja mendekat ke arah kakaknya itu, dan Naruto segera merapihkan dasi adiknya itu.
"kau ini, kalo kamu mau bersanding sejajar ma kakak, seharusnya ubah sikap kekanakkanmu ini. Dasar ceroboh."
"kakak sendiri juga masih anak-anak kan, jangan menggerutu begitu." Protes Kyuubi.
"hey, meskipun aku pernah loncat kelas sekali, setidaknya sekarang ini usiaku udah 14 tahun, nah kamu? Kau itu masih 11 tahun, bodoh!" jelas Naruto, nggak suka dibantah ama adeknya. Sedangkan Kyuubi hanya mengangguk mengerti.
"nah, ayo berangkat." Kyuubi mengambil tasnya dan berjalan berdampingan ama Naruto. Oke akan aku jelaskan. Kenapa Kyuubi yang masih berusia 11 tahun udah ada di SMA.
Begini ceritanya, karena ini cerita buatanku, jadi ya terserah padaku dong. Hahahaha #tabok. Oke, Kyuubi masuk SD saat berusia 5 tahun, di SD dia hanya 4 tahun dan loncat kelas, di SMP pun dia hanya 2 tahun. Makanya dia bisa masuk SMA di usia yang masih 11 tahun, yah tinggi badan kedua Namikaze ini emang lebih baik daripada anak seumuran mereka, tapi di SMA ini, mereka terlihat seperti cowok imut. Inget ya, karena usia mereka juga yang masih termasuk imut. Hehehehe. Sedangkan Naruto, dia masuk SD di usia 5 tahun, dan dia loncat kelas saat di SMP kelas satu. Itulah kenapa saat SMA dia berusia 14 tahun.
Disepanjang koridor, banyak murid-murid yang memperhatikan Naruto dan Kyuubi, merasa asing dengan pemuda orange yang ada disebelah pangeran matahari mereka [yah, sejak kejadian senyuman charming Naruto waktu itu, Naruto dapet julukan pangeran matahari].
"mereka kenapa sih kak?" Tanya Kyuubi, berbisik ke Naruto.
"biarkan aja, mungkin mereka merasa heran ama kedatanganmu." Jawab Naruto cuek ama keadaan sekitarnya.
"tapi… kenapa mereka mandang kakak dengan tatapan mata yang menjijikan begitu" protes Kyuubi, merasa nggak suka kakaknya ditatap penuh pujaan ama murid-murid cewek yang mereka lewati. Sebenernya nggak cuman murid cewek sih.
"udah cuekin aja, dan foxy. Jaga kelakuanmu selama belajar disini, jangan buat aku dapat masalah lagi kayak setahun lalu." Ancam Naruto. Nggak mau lagi kena masalah gara-gara kegilaan sang adek karena brother's complex.
"iya kak!" jawab Kyuubi semangat.
Greek…
Pintu kelas 1-1 terbuka, masuklah Namikaze bersaudara itu ke kelas tersebut, yang buat seisi kelas bengong, heran plus kaget, secara anak SMP kok bisa masuk SMA sih? Padahal Kyuubi thu aslinya masih SD. Hahahaha.
"pagi semua…" sapa Naruto ceria, seperti biasanya, senyuman charming selalu setia di bibir manisnya.
"kyaaaa…..!" jerit para siswi heboh, mereka nosebleed berjamaah tiap ngeliat senyum charming khas milik Naruto.
"cih…" Kyuubi mendecih tak suka. Naruto yang sadar itu hanya tersenyum, tanda bahwa dia memperingatkan Kyuubi.
"ada apa? Apa ada hantu?" Tanya Kiba yang baru aja masuk.
"nggak tau tuh." Naruto berjalan memasuki kelas, diikuti Kyuubi dan Kiba.
"oh ya Kiba, kau udah ngerjain tugas kemarin?" Tanya Naruto, duduk di sebelah Kiba, Kyuubi menggeram nggak senang.
"ada apa Kyuu? Hahh… baiklah baiklah… Kiba?"
"ya?"
"maukah kamu pindah tempat duduk? Kyuu maunnya duduk sama aku."
"emang siapa sih dia? Kan masih banyak bangku yang kosong" Kiba terdengar sewot. Sedangkan Kyuubi menyeringai karena kakaknya memuluskan apa yang dimintanya.
"oh iya, dia Kyuubi Namikaze. Adekku. Baru masuk hari ini."
"heh? Kukira kau anak tunggal Naru. Yaudahlah. Hinata?" panggil Kiba ke gadis yang duduk di depannya.
"ya Kiba?"
"bolehkah aku duduk denganmu? Naru mau duduk ama murid baru ini." Hinata melihat pemuda yang ada di belakang Naruto, lalu mengangguk ke Kiba. Setelah Kiba pindah, Kyuubi segera duduk di samping kakaknya.
"kenapa kakak suka duduk dibelakang sih?" Tanya Kyuubi heran.
"biar bisa tidur, hehehe" jawab Naruto santai, bikin Kyuubi sweatdrop aja. Dari dulu Naruto memang suka sekali duduk di belakang, alasannya biar bisa tidur. Namun bukan itu alasan yang sebenarnya. Naruto cuman nggak mau terlalu memperhatiin pelajaran, takutnya dia nggak bisa ngontrol kerja otaknya.
"kalo kau nggak biasa duduk di belakang duduk aja di depan. Thu masih ada yang kosong." Tunjuk Naruto, nggak berperasaan banget sih ama adeknya
"nggak ah, aku mau duduk ama kakak aja." Jawab Kyuubi, nyantai. Mereka berdua asik sendiri, Naruto yang asik naruh kepalanya di meja, pengennya sih tidur, sedangkan Kyuubi asik memperhatikan kakaknya yang tampan dan berkesan manis itu.
"kakak…" lirih Kyuubi, nggak mau ngeganggu Naruto.
"apa?"
"ngg... ada yang kakak sukai nggak?" Tanya Kyuubi, kayak biasanya.
"enggak. Tenang aja deh. Lagian siapa yang mau ama aku."
"aku mau kok kak. Hehehe" jawab Kyuubi, dengan nada bercanda, sedangkan Naruto? Dia mengacak-acak rambut Kyuubi gemas. Adeknya ini emang paling bisa buat dia rileks. Nggak lama, kelas kembali ribut dengan teriakkan-teriakkan histeris para kaum hawa, pasalnya para anggota IP memasuki kelas gitu loh.
"cih, berisik." Gumam Naruto, Kyuubi yang mendengar itu segera menutup telinga Naruto, maksud hati mau membantu Naruto gitu.
"masih kedengeran kak? Maaf, tadi Kyuu lupa bawa headset."
"nggak pa-pa kok. Lagian salahku juga kan, tidur dikelas." Jawab Naruto, senyum charmingnya nggak lupa nebeng di wajah tampannya.
"kakak~~" Kyuubi pun memeluk Naruto dengan mesranya, nggak sadar kalo ada 3 pasang mata yang mengamati gerak-geriknya.
"ada apa rubah?" pertanyaan Naruto hanya di tanggapi gelengan kecil oleh Kyuubi. Guru yang mengajar dijam pertama pun memasuki kelas. Ia menatap Kyuubi sejenak. Maksudnya sih nyuruh memperkenalkan diri di depan kelas gitu. Naruto melepas pelukan Kyuubi.
"maju gih. Perkenalan dulu sana." Perintah Naruto, yang langsung di tanggapi anggukan dan Kyuubi segera berjalan ke depan kelas.
"namaku Namikaze Kyuubi, salam kenal." Ucapnya singkat. Nggak seperti sang kakak a.k.a. Naruto, Kyuubi sama sekali nggak menampilkan senyumannya, lebih berkesan dingin. Perbedaan sifatnya 180° dibandingkan saat bersama Naruto.
"oke, ada yang mau di tanyakan?" tanya Iruka, tapi Kyuubi udah kembali ke bangkunya, membuat beberapa siswi yang menghela napas kecewa.
"baiklah, kita langsung mulai pelajarannya. Buka halaman 23" seru Iruka, memberikan instruksi ke murid-muridnya. Kyuubi segera menyerobot buku milik sang kakak, sedangkan Naruto? Dia memilih tidur di kelas, ketularan sifatnya Shikamaru.
•
•
•
•
•
To be continued…
