Chapter 6
Ada tiga pasang mata yang memperhatikan ke arah bangku duo Namikaze kita. Kalian tau lah siapa. Siapa lagi kalau bukan duo Uchiha dan sang bungsu Sabaku? Dan pikiran mereka sama. 'ada yang nggak beres dengan hubungan dua bersaudara ini' bahkan Gaara yang sepupu mereka sampai nggak tau bagaimana hubungan kakak beradik itu.
Terkhusus buat Itachi, dia bukan memperhatikan si brunette yang saat ini terlelap, sepertinya. Melainkan memperhatikan kegiatan yang si flame colour. Seolah matanya hanya terpatri pada sosok tersebut. Sampai diajak ngomong Sasuke aja, ia nggak mendengarkan.
"hoi! Kau tuli. Huh? Mau ke kantin nggak?" bentak Sasuke jengkel, karena dari tadi dicuekin. Bentakan itu tentu aja membuat Itachi kaget.
"maaf, Suke. Ayo kita ke kantin." Ajak Itachi, tapi matanya sesekali melirik ke Kyuubi.
"hn. Akhirnya kau menyimpang juga." Tebak Sasuke, mungkin lebih tepat…. Sasuke menyadarinya sedari tadi?
"hahh… iya, iya. Aku akui deh." Ujar Itachi menyerah berdebat dengan sang adik kembar. Kita beralih ke dua Namikaze ini.
"kakak~ kantin yuk." Ajak Kyuubi, mengganggu acara tidur Naruto.
"huahm~ iya iya. Tapi jangan tarik-tarik seragamku, rubah." Dari pada di sebut menghardik, lebih tepat di sebut sebuah permintaan lembut yang terdengar di telingan Kyuubi.
"hehehe. Ayooo~~" ajaknya semangat. Oh iya, kalian pasti penasaran, kenapa Kyuubi nggak di kerubungi banyak siswi yang tertarik pada bungsu Namikaze ini. Jawabannya adalah… karena death glare yang ia berikan. Jangankan sekumpulan siswi, bahkan sekawanan srigala salju yang buas pun pasti lari jika melihat death glare yang di berikan Kyuubi. Jadi intinya, tingkat kepekatan death glare yang dimiliki Kyuubi itu jauh lebih tinggi dari milik Uchiha bersaudara.
Karena biasanya, orang yang terlihat ceria, berwajah ramah, apalagi manja seperti Kyuubi [meski cuman ama Naruto aja], akan sangat menakutkan jika sedang bad mood, marah, kesal, ataupun nggak mau di ganggu. Bener nggak? Author tau, karena pernah ngerasain kemarahannya orang yang terlihat ceria. Hehe.
Waktunya pulang, kebanyakan para murid pasti akan langsung berhamburan untuk segera tiba di rumah atau asrama kan? Tapi itu nggak berlaku untuk dua orang pemuda ini. Saat ini mereka, atau lebih tepatnya hanya seorang, tengah asik memandangi wajah pemuda yang lainnya.
"hihihi, kakak manis kalau tidur." Kata Kyuubi pelan, nggak mau membangunkan Naruto. Kenapa Naruto banyak tidur di kelas? Karena semalaman ia begadang untuk melakukan sesuatu.
"Naruto. Cepat bangun." Perintah Gaara, entah dari mana, ia udah berdiri tepat di samping Kyuubi.
"hey! Jangan ganggu tidur kakak dong!" serunya sewot. Sedangkan Gaara? Diabaikannya ocehan Kyuubi, sekali lagi dia membangunkan Naruto dan mengguncang tubuhnya pelan.
"bangun, bodoh." Suara datar Gaara ternyata mampu membangunkan Naruto.
"ng? udah kelar ya? Huahm.." katanya sambil menguap. Mau tau bagaimana wajah Naruto saat bangun tidur? Imut, bikin wajah Gaara dan Kyuubi merona. Hahaha.
"ya." Jawab Gaara, datar, dan berusaha menyembunyikan rona merah di wajahnya. Kyuubi? Dia memeluk lengan sang kakak.
"ayo pulang, aku lapar kak~" aduh, Kyuubi benar-benar manja sama Nauto nih. Seolah dia punya dua kepribadian. Sedangkan tadi saat bicara dengan Gaara? Judesnya minta di tabok deh.
"iya, iya. Kenapa Gaara belum pulang?" tanya Naruto ramah, bisa Kyuubi lihat, wajah Gaara tampak gusar sejenak.
"ada yang ketinggalan tadi." Jawabnya seraya pergi meninggalkan Naruto dan Kyuubi. Naruto memandangnya heran, tumben sekali Gaara bisa lupa akan sesuatu.
"udah ah, ayo pulang kak." Kyuubi menyeret lengan Naruto, girang. Mereka berdua benar-benar tak sadar kalau udah di awasi sedari tadi.
Sasuke dan Itachi saat ini tengah bersembunyi di balik pilar besar dekat kelas mereka. Ya, sedari tadi mereka berdualah yang memperhatikan kakak beradik Namikaze. Sepertinya duo Uchiha ini benar-benar telah jatuh terpikat akan pesona Namikaze.
"kelakuan mereka aneh, mana ada kakak adik sedekat itu." Gerutu Sasuke, nggak suka pujaan hatinya di sentuh orang lain, meskipun itu adalah saudaranya sendiri.
"dari tadi itu yang kupikirkan. Rubah cilik itu seperti terus menempel ke kakaknya. Mungkinkah mereka incest?" tebakan Itachi ini membuat Sasuke bergidik ngeri.
"nggak! Aku nggak akan biarkan itu terjadi…" sanggah Sasuke, ia bulatkan tekadnya.
"aku juga." Itachi menimpali ucapan sang adik. Benar-benar kompak di saat seperti ini kan?
Mari kita kembali ke dua tokoh utama kita yang tampan dan kawaii ini. Kyuubi terlihat masih menempel di samping Naruto, saat ini mereka tengah pergi ke dapur yang ada di gedung asrama mereka.
"kalau kamu seperti ini, gimana aku mau masak, Kyuu?" Naruto sedikit kesulitan memotong bahan. Bayangkan aja, gimana bisa leluasa gerak kalau lengan kirimu di peluk sama orang lain. Jangankan di peluk, ada orang di belakang kita aja, rasanya susah gerak.
"maaf kak.."
"mending kau bantu aku aja, Kyuu."
"bantu apa?" tanyanya semangat, Naruto menunjuk ke arah sekeranjang buah, meminta Kyuubi untuk mencucinya. Oke, sekarang bagaimana caranya mereka bisa mendapatkan semua bahan-bahan itu?
Ternyata, ada untungnya juga bisa satu asrama sama Gaara, Itachi, dan Sasuke. Gaara yang tau kalau sepupunya ini bisa masak, nggak segan membelikan bahan-bahan segar untuk Naruto. Dia juga yang minta Naruto memakai bahan itu sesukanya.
Bagaimana dengan Itachi dan Sasuke? Kalau Itachi sih, dia nggak andil. Tapi kalau Sasuke, dia ikuti apa yang Gaara kerjakan, karena dia tau kalau Gaara ternyata juga mengincar Naruto. Tapi Sasuke nggak berani ngomong ke Naruto, akhirnya Itachilah yang ngomong, meski lewat surat sih.
"teman-teman baru kakak baik ya. Atau jangan-jangan mereka ada maunya lagi." Kata Kyuubi, curiga. Wah instingmu tajam sekali Kyuu.
"jangan bicara sembarangan, kita harusnya bersyukur mereka mengijinkan kita menggunakan bahan-bahan ini."
"tapi kan aneh kak."
"hey, Gaara itu sepupu kita. Kenapa menaruh curiga ke dia?" Kyuubi tampak tak mau kalah.
"oke, Gaara sepupu kita. Terus masalah Uchiha itu? Mereka bukan siapa-siapa kita."
"dasar. Jangan banyak omong. Kamu selesain aja. Lalu buat jus, setelah itu panggil Gaara dan yang lainnya." Perintah Naruto, yang mau nggak mau harus Kyuubi turuti juga. Catatan: gedung asrama yang di tempati Naruto ini, sejak duo Uchiha pindah ke asrama, menjadi asrama khusus yang hanya berisi member IP yang mau berasrama, Naruto dan Kyuubi aja. Jadi Cuma terdiri dari Naruto, Kyuubi, Sasuke, Gaara, Itachi, Neji, Kimimaro, Nagato.
Ternyata semua anggota IP ikut di asrama, kenapa? Karena solidaritas mereka yang tinggi. Mereka juga teman sejak kecil, kecuali Gaara. Benar-benar terbatas kan? Semua anggota asrama yang awalnya tinggal satu gedung dengan Naruto pada di pindahkan ke gedung lain.
Naruto selesai memasak makan malam. Dia masih mengenakan apron saat semua penghuni asrama datang bersama Kyuubi yang ada di depan mereka.
"kakak. Nih mereka dah pada datang."
"makasih Kyuu. Ah, maaf ya kalau masakanku nggak sesuai selera kalian." Kata Naruto, melepas apronnya. Semua masakan ia letakkan di meja dapur, supaya mereka bisa mengambil sendiri.
Malam ini Naruto memasak sup miso dengan ekstra ikan tuna, tofu yang ia tumis bersama filet daging sapi, sushi isi tuna, udang, salmon dan filet kalkun yang di bumbu oriental, sashimi dari sisa ikan tuna dan ikan salmon, tempura, temegoyaki, dan…. Di ujung deretan menu yang menggugah selera dan bergizi itu, ada sepanci ramen. Tentu saja ramen buatan tangan.
"ramen?" celetuk Neji, heran.
"waaaaah. Ramen buatan kakak. Asiiik~~" berbeda dengan Neji, Kyuubi menyambutnya denga suka cita dan wajah yang berbinar-binar, bikin Itachi dan Kimimaro (?) bengong.
"iya. Itu untuk aku dan adikku. Silahkan kalian makan, semoga sesuai selera kalian." Ucap Naruto, ia mengambilkan ramen untuk Kyuubi dan untuk dirinya. Sasuke, Gaara, Nagato dan Neji udah antri di belakang Kyuubi. Berharap di layani juga.
"hm?" Naruto menatap mereka heran.
"kalian kan punya tangan, ambil sendiri napa. Ayo kak." Dan perkataan Kyuubi barusan, berhasil membuat raut kecewa di wajah keempatnya. Itachi dan Kimimaro udah ambil sendiri-sendiri. Kasihan…. Hahahaha.
"cih." Sasuke mendecih tak suka, dan dengan malas ia mengambil makan malamnya, begitu juga ketiga temannya, mereka hanya mengambil sedikit. Dan berjalan ke meja Itachi Kimimaro.
Bagaimana reaksi mereka saat menikmati makan malam buatan Naruto? Ini adalah makan malam perdana mereka di asrama. Dan ternyata mereka di suguhi makanan yang tiada duanya. Naruto yang awalnya ragu kalau masakannya akan habis. Ternyata di buat tercengang.
Semua masakan buatanya bersih, bahkan ramennya juga. Hahaha, ternyata Naruto benar-benar jago masak ya.
"kakak, jusku mana?"
"kan kau sendiri yang buat. Tadi kau taruh mana?" dasar Kyuubi pelupa. Ternyata setelah selesai membuat semua jus buah yang di minta sang kakak, ia taruh di tempat minum yang terlihat mewah di samping lemari pendingin.
"ehehe… itu dia." Naruto melihat hasil kerja sang adek,.
"Astaga Kyuu… kau ini buat ramuan apa sih? Kau campur semua buah itu?" Kyuubi mengangguk, tentu saja dengan tampang innocent, yang lagi-lagi membuat Kimimaro dan Itachi merona.
"dasar." Para member IP di suguhi pertengkarang dua kakak beradek ini. Dimana dua uke manis, yang satu terlalu polos dan yang satu lagi tsundere, tengah asik berantem.
"yang penting masih bisa diminum." Siapa itu yang ngomong? Ternyata Itachi, dia juga udah meneguk minuman atau ramuan hasil karya Kyuubi.
"rasanya nggak buruk kok. Enak malah." Komentarnya, dan semua member IP ikutan mencicipinya.
"lumayanlah." Kini Neji yang berkomentar. Naruto mengusap wajahnya lelah. Adeknya ini emang suka banget bereksperimen sama hal-hal disekitarnya. Seperti saat ini, masa iya, sari jeruk, anggur, stroberry, bahkan tomat di campur jadi satu sih.
"Naruto, masakanmu enak. Jadi masalah makan malam dan sarapan, kami serahkan ke kalian berdua. Untuk bahannya, biar kami yang urus." Kata Sasuke panjang lebar. Tumben banget mau ngomong banyak.
"dan masalah cuci piring, biar aku dan Nagato yang urus." Lanjut Gaara, dan di tambah anggukan oleh Nagato.
"iya, iya. Ayo Kyuu, kita mandi."
DHUUARRR…..!
Pernyataan Naruto barusan membuat semua pasang mata, kecuali Kyuubi, melotot tak percaya. Tapi…. Emang apa salahnya sih saudara, sesama cowok mandi bareng? Nggak ada kan ya?
"tu..tunggu! kalian mau mandi bareng?" tanya Neji, horror.
"hm? Iya, emangnya kenapa? Ada yang salah kalau kakak adek mandi bareng?" tanya Naruto dengan tampang bingung.
"ng… nggak." Para member IP pun terdiam dan membiarkan Naruto berjalan menuju kamar mandi, dengan Kyuubi yang mengekor dibelakangnya.
•
•
•
•
•
To be Continued…
Mind to review?
