Love and Dreams

Cast : Xi Lu Han, Oh Se Hun, and Other

Genre : Romance

Rate : T

Warning : GenderSwitch (GS), typo(s), bahasa kacau/?

ff ini murni dari otak sai, dan sai juga terinspirasi dari ff yang udah pernah sai baca ^^

Don't Like, Don't read

.

Battosai69

-Present-

.

.

.

.

.

.

chapter sebelumnya...

Sehun mematikan telfon dari Luhan, lalu mengembalikan ponsel Luhan, Luhan hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah bosnya itu. Lalu mengambil ponselnya dan terlihatlah kontak baru.

'Sehunnie?' batin Luhan ketika membaca nama kontak itu. Luhan kembali mengernyitkan dahinya, ia tidak menyangka bosnya ini menyimpan nomornya sendiri dengan nama yang kekanak-kanakan. Luhan melirik kearah Sehun dan terlihatlah Sehun yang asik dengan ponselnya. Sepertinya Sehun tengah menyimpan nomor nya dan yang pasti dengan nama yang kekanak-kanakan.

'Luhannie'

Benar saja, Sehun menyimpan kontak Luhan dengan nama Luhannie, Sehun mengalihkan wajahnya melirik Luhan yang tengah menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan, sepertinya Sehun baru saja menunjukkan sifat aslinya. Sehun pun menyimpan ponselnya, dan menatap Luhan dengan cengiran.

.

.

- Chapter 2 -

.

.

"Ah, maafkan aku. Anggap saja aku habis kerasukan cupid." Ujar Sehun setelah cengirannya, yang membuat Luhan terkekeh dan ia menganggukan kepalanya tanda mengerti.

"Baiklah kau sudah bisa bekerja, asisten ku akan membantumu mengetahui semua tentang toko ini." Lanjut Sehun, seraya berdiri dari kursi dan berjalan keluar ruangan lalu di ikuti oleh Luhan.

Luhan pun mulai belajar mengenal tentang toko roti milik Sehun yang ditemani oleh asisten Sehun.

"Halo, nama saya Park Chanyeol. Cukup panggil saya Chanyeol. Saya asisten Tuan OH" ujar lelaki tinggi yang tersenyum pada Luhan seraya mengulurkan tangannya pada Luhan.

"Halo saya Xi Luhan, cukup panggil Luhan. Saya pelayan baru disini, mohon bimbingannya, senior." Luhan membalas jabatan Chanyeol dan melakukan head bow.

Chanyeol pun mulai menjelaskan segala seluk beluk toko roti Sehun, Luhan memperhatikan dengan baik semua penjelasan dari Chanyeol sesekali mereka tampak tertawa dan sepertinya Luhan sudah mulai akrab dengan Chanyeol.

Tanpa mereka sadari sepasang mata sedang memperhatikan setiap gerak-gerik mereka. Sehun berada di dalam pantry yang tadinya ingin melanjutkan untuk membuat adonan roti harus tertunda, karna melihat pegawai barunya sedang bercengkrama dengan asisten idiotnya Park Chanyeol.

Sehun menggertakan rahang tegasnya, ia mencoba fokus untuk membuat adonan roti, tapi bayangan Luhan dan Chanyeol menghantui fikirannya.

'bagaimana kalau Luhan jatuh cinta pada si idiot itu? ah tidak, ini tidak bisa di biarkan!' batin sehun.

Sehun segera berhenti membuat adonan. Ia melepaskan sarung tangannya, dan segera keluar dari pantry. Ia melihat ke sekeliling toko, dan ia tidak menemukan Luhan dan Chanyeol.

'oh tidak! Jangan sampai si idiot caplang itu membawa Luhan pergi' batin Sehun lagi dan langsung berlari kecil ke arah pintu, lalu membuka pintu toko itu.

Sehun menghembuskan nafas lega. Luhan dan Chanyeol mengerutkan keningnya dan saling menatap bingung pada Sehun.

"Kalian ini! kenapa tiba-tiba menghilang?" tanya Sehun dengan nada tidak santai /?

Chanyeol terkekeh melihat tingkah bos nya itu.

Luhan dan Sehun duduk sambil menikmati americano di sebuah cafe yang tidak terlalu jauh dari toko Sehun.

"Bos, kenapa kita tidak minum di toko mu saja?" Suara Luhan memecah keheningan di antara mereka.

Sehun menatap Luhan sekilas dengan tatapan dingin yang merupakan ciri khas seorang Oh Sehun lalu melayangkan pandangannya keluar jendela kemudian ia menyeruput americano miliknya. Luhan berdecak kesal melihat tingkah bosnya.

'apa-apaan ini! tiba-tiba menarikku pergi tanpa permisi, menghentikan obrolan ku dengan Chanyeol, nyatanya sekarang apa? Ah sangat membosankan, dan pandangan apa itu? Tiba-tiba ia berubah menjadi es kutub. ck' batin Luhan memperhatikan Sehun yang tidak merespon pertanyaan Luhan.

-FlashBack-

"Ohiya, Chan kenapa nama toko ini 'Kkum Bakkery'?" tanya Luhan pada Chanyeol sambil memperhatikan papan nama yang terpasang didepan toko itu.

"Ah, itu adalah nama yang di berikan oleh pemilik toko ini sebelumnya, jadi aku tidak mengetahuinya." jelas Chanyeol dengan cengirannya.

"Memangnya siapa pemilik sebelumnya?"

"Pemilik sebelumnya itu, Ibu dari Tuan OH."

Luhan mengangguk mengerti. Seraya memperhatikan arsitektur toko Sehun dari depan.

"Lu ?" Panggil Chanyeol tiba-tiba membuat Luhan tersadar dari lamunannya.

"Hm, iya ada apa Chan?"

"A..." Ucapan Chanyeol terpotong karna tiba-tiba pintu terbuka dan menampilkan sosok Oh Sehun dengan wajah cemas, marah dan entahlah.

Luhan dan Chanyeol mengerutkan keningnya dan saling menatap bingung pada Sehun.

"Kalian ini! kenapa tiba-tiba menghilang?"

Chanyeol terkekeh melihat tingkah bos nya itu.

"Maaf bos, tadi Luhan bilang ingin melihat arsitektur toko ini dari depan, makanya saya bawa keluar." Jelas Chanyeol seraya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

Belum selesai Sehun bicara tiba-tiba ada pelanggan yang datang, Chanyeol pun permisi pada Sehun untuk melayani pelanggan dan di ikuti oleh Luhan.

Saat berjalan menyusul Chanyeol masuk, tangan Luhan ditahan oleh Sehun, dan menarik tangannya secara paksa lalu pergi dari toko.

"E..eh? Bos, kita mau kemana?" tanya Luhan yang kebingungan melihat tingkah bosnya.

Sehun tidak mengindahkan pertanyaan Luhan, dan terus saja membawanya pergi ke sebuah cafe yang sudah buka dan berada tidak jauh dari toko roti nya.

-flashback off-

Sama dengan sebelumnya, hanya suara seruputan kopi yang terdengar, karna bosan Luhan mendengus kesal. Sehun melirik Luhan tidak tega.

"Kau..." Ucap Sehun tiba-tiba yang membuat Luhan mengangkat kepalanya dan menemukan Sehun yang menatapnya intens. Luhan semakin bingung di buatnya.

"Kau jangan terlalu dekat dengan si idiot caplang itu."

Luhan semakin mengerutkan keningnya, penuturan dari bosnya ini membuat ia semakin kebengungan.

'si idiot caplang?' batin Luhan mencoba mencerna perkataan bosnya. Siapa si idiot caplang itu?

"Park Chanyeol, si idiot caplang. Jangan terlalu dekat dengannya." ujar Sehun seakan sudah tau apa yang di pikiran Luhan. Dan Luhan mengangguk mengerti. Tapi tiba-tiba dia tersadar, dan menatap Sehun dengan penuh tanda tanya besar dan kerutan di keningnya.

"Kau bisa terlular virus." sambung Sehun.

Luhan membuka lebar mata rusanya tidak percaya, bahkan tadi ia berinteraksi dengan Chanyeol dengan jarak yang bisa dibilang tidak jauh.

"Virus apa bos? Apakah berbahaya?" tanya Luhan ragu-ragu karna ia memang takut ketularan.

Sehun mengulum senyuman, mati lah kau Oh Sehun, si Idiot itu pasti akan menghabisi mu kalau mengetahui semua ini. Ah bodo amat, siapa suruh mendekati Luhannya. Dan inilah yang terjadi.

Luhan menatap Sehun dengan tatapan cemas. Sehun pun meraih tangan Luhan yang sudah gemetar di atas meja dan menggenggamnya.

"Kau tenang saja, selama kau berada disisiku kau akan baik-baik saja." Ujar Sehun dengan senyuman langka nya.

Luhan merasakan getaran aneh di dalam tubuhnya. Genggaman hangat dari tangan Sehun dan senyuman Sehun, membuatnya kaku. Ia merasa baru saja tersengat listrik ratusan watt.

Sehun terkekeh melihat pipi luhan yang merah merona.

"Baiklah, ayo kembali bekerja." Lanjut Sehun, seraya berdiri masih menggengam sebelah telapak tangan Luhan. Lalu berjalan ke arah kasir yang di ikuti oleh Luhan. Luhan memperhatikan tangannya yang digenggam oleh Sehun. Genggaman itu berbeda dengan genggaman tadi. Ia merasa sangat nyaman dan tidak ingin melepaskannya.

Saat keluar dari cafe Sehun menghentikan langkahnya, dan menatap Luhan. Dan tiba-tiba... 'HeadShot' /ala pointblank/? satu jitakan mendarat di kening Luhan, dan membuat sang empu meringis.

"Akh, bos apa yang kau lakukan!?" ujar Luhan seraya mengelus keningnya.

"Jangan mengerutkan kening mu lagi di depan ku, atau aku akan menjitakmu seperti tadi! Are you understand?" Ujar Sehun dengan tegas.

"B..baiklah bos." Luhan mengerucutkan bibir mungilnya. Hanya karna mengerutkan keningnya, ia terkena HeadShot dari bosnya. Sehun hanya terkekeh melihat tingkah Luhan yang sangat menggemaskan itu. Kemudian mereka kembali berjalan ke 'Kkum Bakkery'.

Luhan sudah kembali ke flatnya, ia merebahkan badan mungilnya di ranjang nya, ia merenggangkan tubuhnya. Ia kembali mengingat momen bersama Sehun, bosnya. Kenapa, dan perasaan apa itu. Setelah lulus SMA Luhan tidak pernah merasakan perasaan ini. Karna obsesi Luhan terhadap impian dan cita-citanya ia, tidak memiliki waktu untuk jatuh cinta. Ia bahkan di juluki penggila kuliah oleh teman-teman sekampusnya saat di Beijing. Setiap laki-laki yang mendekati Luhan akan berakhir dengan mengeluh 'aku bersaing dengan tugas kuliah' dan itulah kenyataannya. Luhan lebih memilih mengerjakan tugas kuliahnya ketimbang mengurus laki-laki yang menurutnya membuang-buang waktu. Apalagi setelah pengalaman cintanya di masa lalu, semakin membuatnya semangat menjalankan obsesinya itu.

Luhan menggelengkan kepalanya. Menepis segala perasaannya terhadap Oh Sehun.

'tidak, aku tidak boleh jatuh cinta! aku harus tetap pada pendirian ku. NO LOVE sampai impianku tercapai!' batin Luhan dengan penuh keyakinan.

.

.

.

.

.

.

- To Be Continued -

Hello readers^^ Chap2 nya udah sai update, fast update kan hehe, maaf ya pendek soalnya bingung mau nulis apa lagi.

Chanyeolnya udah muncul tuh gaess, untuk bocoran chap selanjutnya sai bakal munculin KaiSoo. Kalau Baekhyun? tunggu saja kelanjutannya. Hehehehe

Ohiya jangan lupa, kritik dan sarannya. Karna sai author newbie dan masih amatir, jadi sai butuh kritik dan saran dari para readers, dan readers yang baik WAJIB REVIEW! /ganyante/? dan lagi, sai bukan thor yang suka bawa palu/? jadi panggil battosai = sai aja, lebih enak dengernya. okeeh wkwk

A/N:

Meilisa oh :: hehe, oke meimei^^ sai juga takut ntar kalau pakai bahasa inggri para readers semakin ga ngerti karna english sai yang awkward bin absurd gitu /? bhak

Fangirl lu han :: haha, tadinya mau bikin sehuna jatuh cinta sama sai, tapi sai masih sayang nyawa, ortu dan teman-teman jadi sai gamau kena serbuan para fans sehun haha /abaikan/. oke salam kenal jugaa :v

Oh Juna93 :: hehe iya, mungkin summary nya rada ga nyambung ya, maafkan sai yaa /bow/ sebenernya sebelum Sehun ketemu Luhan dia emg pribadi yang Cuek dan youknowwhatimean lah hehe. Sehun juga punya masa lalu yg kelam tentang cinta, masa lalu apakah itu? saksikan terus yaa. hehe

Erliyana :: iyaa, sai juga HunHan shipper, kalau nulis tentang HunHan feelnya dapet. Terus pantengin yaa^^

NopwilineKaiSoo :: hehe, sifat asli Sehun? pantengin aja terus, ntar pasti tau deh, hehe. Karna mereka berada di Inggris, jadi mereka bicara pake bahasa Inggris. Karna english sai very very bad, jadi sai nulisnya pake bahasa Indo aja, takut readers semaki ga ngerti sama english sai yang awkward bin absurd itu. hehe

and Thank you so much for:

NoonaLu - Melissa oh - Fangirl lu han - Oh Juna93 - ruixi1 - Guest - Erliyana - nisa - NopwilineKaiSoo - ParkByun