"Kau itu memang licik saudaraku.." ujar wanita berambut panjang bergelombang, tubuhnya tampak begitu sexy ketika siapapun memandangnya dari belakang, balutan gaun ketat bewarna merah makin menambah kesan itu melekat pada dirinya. Ia menatap seseorang yang dipanggilnya dengan sebutan 'saudara' sosok namja yang tengah menyesap minuman dengan warna yang cukup aneh dalam gelas genggamannya.
"Sudah cukup lama aku menginginkan rencana ini" ujar namja itu.
"Baiklah Kim bungsu.. aku akan melaksanakan rencanamu" wanita itupun melenggang pergi dengan anggunnya meninggalkan sosok namja itu sendirian di ruangannya.
"Kali ini harus berhasil" desis sosok itu.
.
.
Vampir Halskette (Chapter 4)
.
.
"Ini tidak mungkin, kenapa semua terasa sulit" desah Kangin sembari menghempaskan tubuhnya ke sofa mansion rumahnya. Ia memijit pelan pelipisnya begitu banyak perkara yang membebaninya akhir-akhir ini, mencoba menyelamatkan kehidupan anaknya tetapi semuanya terasa begitu sulit ketika inner nya sebagai bangsa vampire seketika melemah begitu saja ketika dirinya hampir saja menemukan secercah petunjuk siapa pencuri kalung kehidupan milik Sungmin.
"Jangan dipaksakan, yeobo" Jungsoo pun memijit pelan bahu sang suami berharap beban yang dipikul kepala keluarga Lee itu berkurang walau hanya sedikit.
.
.
.
"Mommy~~" Sunghyun terbangun dari tidurnya begitu menyadari hanya sosok Kyuhyun yang berada di sampingnya.
Kyuhyun yang merasa baju bagian bawahnya ditarik-tarik oleh sesuatu langsung mengerjapkan matanya dan terbangun ketika menyadari Sunghyun tengah menatap nya dengan mata yang berkaca-kaca. Ia paham ketika Sunghyun seperti ini maka ia akan segera menangis.
"Mommy kemana?"
Kyuhyun meraih tubuh Sunghyun dan membawanya ke pelukan hangatnya, "Mommy mu sedang keluar, sebentar lagi akan pulang, apa kau mau darah segar, baby?"
Sunghyun menganggukan kepalanya. Kyuhyun pun turun dari ranjang dengan menggendong Sunghyun untuk memberikan anak semata wayangnya itu darah segar kesukaannya.
Sunghyun tidak lagi merengek ketika kebutuhannya telah terpenuhi, ia duduk manis sambil memainkan mainannya sementara Kyuhyun berjalan mendekati kedua mertuanya yang tengah terduduk di ruang tamu.
"Bagaimana eomma?"
Jungsoo menghela nafasnya gusar, "Semakin sulit, Kyuhyun-ah. Kita hampir putus asa entah kenapa kekuatan kita sebagai bangsa vampire sama sekali tidak membantu banyak dalam proses ini, padahal eomma yakin sekali bahwa pencurinya adalah sesame bangsa vampire."
Kyuhyun tertegun mendengarkan penjelasan mertuanya. Ia tidak bisa tinggal diam, bagaimanapun Sungmin harus tetap berada di sisinya dan tidak boleh ada siapapun yang berhak untuk mengambil Sungmin darinya.
"Kalau sampai itu terjadi maka aku dan Sunghyun akan membakar kalung yang kami miliki dan kami bertiga akan bersama-sama hidup di dunia keabadian" lirih Kyuhyun dalam keputusasaannya.
"Jangan gila, Kyuhyun-ah. Kalian belum tentu bisa hidup bersama karena kalian sudah pasti akan terpisah dan tidak akan pernah bertemu kembali," jelas Kangin.
Kyuhyun mengepalkan tangannya erat, kenapa takdir seperti ini begitu menyiksa dirinya?
Bruk!
Kyuhyun dan kedua orangtua Sungmin begitu terkejut mendengar suara terjatuh dari depan rumahnya, mereka bertiga langsung bergegas menuju sumber suara sementara itu Sunghyun nampak bingung ketika semua orang meninggalkan nya sendirian di dalam rumah.
"Astaga Sungmin-ah" Jungsoo membelalakan matanya ketika suara itu bersumber dari tubuh putranya yang terjatuh di lantai.
Tubuh Sungmin nampak begitu lemah kesadarannya juga menghilang tubuhnya yang biasanya putih pucat kini membiru, apa yang telah terjadi?
"Mana Yesung hyung?" teriak Kyuhyun panik, bukankah tadi Sungmin pergi dengan Yesung tapi kenapa istrinya pulang dengan keadaan seperti ini. Tidak taukah ia, sangat membahayakan sekali ketika membiarkan Sungmin untuk berada di luar rumah tanpa berdekatan dengan anggota keluarganya.
"Mommy?" Sunghyun yang sedari tadi asik bermain menatap terkejut ketika Kyuhyun masuk ke dalam dengan membawa tubuh Sungmin yang begitu lemah.
"Mommy.. mommy bangun…" Sunghyun mengguncangkan tubuh Sungmin, air mata bocah itu mengalir begitu saja ketika melihat sosok sang ibu terbaring tak berdaya. Sosok Sunghyun yang dikenal kuat akan rapuh begitu saja ketika itu menyangkut Sungmin.
"Gigit leher mommy, Sunghyun-ah" perintah Kyuhyun.
Sunghyun yang cepat tanggap pun lagsung mendekati leher Sungmin, ketika bibir mungil itu terbuka maka nampaklah taring kecil yang sangat tajam menghiasi gigi susunya. Sunghyun menggigit perlahan leher Sungmin dan menghisap darahnya. Keningnya mengeluarkan kerutan samar ketika lidahnya mengecap rasa aneh dari darah Sungmin.
Kalian heran atas apa yang dilakukan Sunghyun kepada Sungmin? ya.. karena itu adalah kebiasaan para bangsa vampire. Ketika salah satu anggota keluarga mengalami hal-hal yang tidak diinginkan maka satu-satunya cara adalah menggigit lehernya dan menyesap sedikit demi sedikit darah yang megalir.
"Nnngghh~" lenguh Sungmin ketika merasakan sakit di area lehernya.
Sunghyun menjauhkan wajahnya begitu menyadari mommy nya telah membuka mata. Ia mengusap sedikit darah Sungmin di sudut bibirnya. "Mommy~" Sunghyun segera menghambur ke pelukan Sungmin untuk mencari kehangatan khas dari ibunya.
Walaupun tubuhnya masih terasa lemas, Sungmin seakan menadapatkan tambahan energi ketika Sunghyun dan Kyuhyun berada di sisinya. Ditambah dengan gigitan putra kecilnya tadi membuat tubuh Sungmin tidak membiru seperti tadi. "Iya baby, mommy di sini"
"Mommy jangan pelgi lagi.. Cungie nangic loh momm" adu bocah kecil itu.
Sungmin terkekeh kecil, "Kenapa menangis hm? Anak laki-laki tidak boleh menangis" jelas Sungmin sambil mengusap lembut rambut hitam putranya.
"Cungie kan cayang mommy, kalau mommy cepelti tadi kan Cungie takut mommy pelgi teluc gak temenin Cungie main lagi" lanjut Sunghyun.
"Tidak akan, baby. Mommy akan terus di sini bersama mu"
"Apa yang sebenarnya terjadi, Ming? mana Yesung hyung? Kenapa kau pulang sendiri?" Kyuhyun langsung memborong pertanyaan yang sejak tadi ingin ia tanyakan.
Sungmin hanya memejamkan matanya, gerombolan pertanyaan dari Kyuhyun mengingatkan nya pada peristiwa yang baru beberapa jam yang lalu ia alami. "Yesung hyung mendadak dipanggil oleh pihak sekolah karena paduan suara sekolah kita akan mengikuti lomba dan Yesung ditunjuk untuk menjadi pemimpin, aku memaksa Yesung untuk pergi dan meninggalkan ku sendirian dan aku berjanji akan cepat pulang karena aku tahu jika kekuatan ku akan cepat habis jika tidak ada kau ataupun Yesung hyung. Setelah Yesung hyung pergi, aku memutuskan untuk pulang tapi tiba-tiba saja lengan ku ditarik oleh seseorang dan setelah itu aku tidak ingat apapun lagi."
Kyuhyun terdiam mendengarkan cerita Sungmin, ia pun menarik lengan Sungmin secara tiba-tiba.
"Akh.." rintih Sungmin ketika rasa perih itu mendera lengannya yang ditarik pelan oleh Kyuhyun.
"Dan menghasilkan luka seperti ini? Ini jelas cakaran, Ming? kau tahu jika seorang vampire mempunyai bekas cakaran di lengan kanannya maka itu berarti_" Kyuhyun tidak sanggup untuk melanjutkan kalimatnya, hatinya begitu sakit ketika harus menghadapi kenyataan seperti ini.
Sungmin tertunduk, ia tahu apa kesalahannya. Membiarkan dirinya pulang seorang diri. Dan saat ini ia menghadapi fakta baru bahwa seseorang itu membuat sesuatu yang fatal pada dirinya. "Maaf, Kyu." Hanya itu yang sanggup ia katakan. Bahkan sepasang mata foxy itu tidak berani menatap sang suami yang masih dengan kemarahannya.
"Kau disetubuhi orang itu" kalimat itu terdengar sangat datar, begitupun raut wajah yang dipancarkan Kyuhyun. Tatapannya lurus ke depan, tapi tidak ada stupun objek yang menjadi pusat padangannya. Tatapan mata itu begitu kosong.
Sungmin terkejut, penuturan gamblang Kyuhyun membuat nya seperti seorang istri yang dituduh selingkuh oleh suaminya sendiri. "Kau tidak percaya padaku, Kyu?" Kali ini Sungmin memberanikan diri untuk menatap Kyuhyun meski dengan tatapan penuh kekecewaan.
Kyuhyun mengalihkan pandangannya ke segala arah, apapun itu! kecuali ia tidak menatap sepasang mata cantik milik Sungmin. Karena sepasang foxy eyes itulah kelemahannya. "Menurutmu? Yang harus kupercayai adalaha siapa? Jelas tanda itu ada di lengan kanan mu yang berarti kau telah disetubuhi oleh orang lain"
"CUKUP!" teriak Sungmin. Ia benar-benar tidak tahan dengan segala tuduhan itu, tubuhnya masih lemas dan sekarang dipaksa untuk menerima bahwa suaminya sendiri menuduh nya telah disetubuhi padahal jelas-jelas Sungmin sama sekali tidak sadarkan diri pada saat itu.
"Lihat ini, Ming. Lihat! Tanda ini membuatku hancur, cakaran lengan ditangan kanan seorang vampire menandakan dirinya telah disetubuhi oleh bangsa vampire lain." Dengan kemarahannya Kyuhyun mendorong tubuh Sungmin hingga punggungnya membentur kepala ranjang. Ia sangat dikuasai oleh kemarahannya karena sebuah cakaran di lengan Sungmin. Pikarannya tertuju pada saat Sungmin diculik itulah saat dimana tubuh istrinya dinikmati oleh bangsa vampire yang siap menerima hukuman kejam dari Kyuhyun.
"Aku sangat mempercayai mu, tapi tidak untuk sekarang ini."
Tes~
Ya. Pernyataan itu keluar dari mulut Kyuhyun, tetapi bersamaan dengan itu satu tetes airmatanya jatuh dari pelupuk matanya. Pancaran sinar merah dari kedua matanya perlahan berubah membiru dengan tatapan yang sangat teduh. Sangat sakit rasanya ketika pernyataan itu keluar begitu saja. Ada sebagian di dalam hatinya untuk mencoba mempercayai dan tidak mempermasalahkan ini, tapi sebagaian besar membimbingnya untuk tidak mau mempercayai apapun, selama bukti belum ada di tangannya.
"Kyu…" Sungmin tidak mampu berucap, ia hanya sanggup memanggil nama suaminya. Bahkan hanya beberapa kalimat, sehingga mampu membuat Sungmin hancur saat ini.
"Mommy~" Sunghyun kecil yang sedari tadi meringkuk ketakutan hanya bisa memanggil nama mommy dan daddy nya. Ia tidak pernah melihat hal seperti ini, yang ia tahu hanya kebersamaan daddy dan mommy nya yang begitu ia sukai. Tapi sekarang? Bahkan Sunghyun melihat dengan jelas gigi taring yang mucul dari sang ayah, yang bahkan hanya ditunjukan oleh orang yang sangat daddy nya benci. Apakah bisa dirinya menyebut bahwa daddy nya kini sedang membenci Sungmin.
Kyuhyun tersadar bahwa anaknya tengah ketakutan, ia sadar akan kesalahannya membuat keadaan seperti ini. Seharusnya dirinya tahu bahwa Sunghyun masih di sana sampai pertengkaran hebat itu terjadi, "Sunghyun-ah maafkan daddy" namja dengan rambut brunnete itu mengankat tubuh Sunghyun dan membawa nya dalam pelukan. Ia mengecupi berkali-kali kepala anak tersayangnya itu. Realita mengatakan bahwa seorang vampire yang terlihat sangat menakutkan bahkan kini bisa terlihat seperti seseorang yang kehilangan arah.
.
.
~000oo000~
.
.
"Minnie hyuuunngggg…" teriakan Taemin menggema di seluruh ruangan kelas ketika ia melihat sosok Sungmin datang ke kelasnya. Terhitung telah 1 minggu namja cantik itu tidak masuk sekolah tanpa keterangan, sudah beberapa kali dirinya menanyakan keberadaan Sungmin pada Kyuhyun tapi pria es itu memilih bungkam.
Tapi kali ini Taemin mendapati Sungmin datang ke kelasnya dengan pandangan tak seperti biasanya, langkahnya diseret-seret seakan enggan untuk memasuki ruang kelas. Taemin hanya mampu menatap Sungmin bingung, "Hyung apa yang terjadi?"
"Sebaiknya kau diam, aku tidak ingin berbicara banyak saat ini" seketika Taemin pun terdiam karena tidak ingin Sungmin lebih marah lagi padanya.
"Kyuhyun-ah kau gila! Dia itu istrimu" ujar Yesung pada Kyuhyun yang masih setia berdiri di ambang pintu ruang kelas.
"Memangnya kapan aku tidak mengakui nya sebagai istriku?"
"Sikapmu sekarang yang tidak mencerminkan mu sebagai seorang seme yang merangkap sebagi suami tak bertanggung jawab!" sungguh ingin sekali Yesung memukul apapun benda di sekitarnya pada Kyuhyun, agar dongsaeng nya ini sadar akan apa yang telah ia perbuat.
"Yang terpenting aku masih ada di sekitarnya kan?"
Yesung hanya melengos mendengar alasan itu. Semenjak peristiwa cakaran misterius di lengan Sungmin, Kyuhyun memutuskan untuk sedikit menjaga jarak pada Sungmin, walaupun Kyuhyun sendiri masih berusaha untuk berada di sekitar Sungmin, itu ia lakukan untuk memastikan Sungmin baik-baik saja. Yesung merasa paling bersalah dalam kasus ini, jika saja seminggu lalu ia tetap bersama Sungmin hingga pulang ke rumah, jika saja ia mengindahkan panggilan tidak penting itu, pasti Kyuhyun dan juga Sungmin masih baik-baik saja sampai saat ini.
Biasannya Kyuhyun bisa dengan leluasa untuk memeluk bahkan memonopoli tubuh Sungmin untuk dirinya, tapi sekarang harus dibatasi oleh jarak. Ketidakpercayaan itu masih memenuhi pikiran Kyuhyun, dipikirannya hanya terpusat pada tubuh Sungmin yang telah dimiliki oleh vampire lain selain dirinya. Kyuhyun merasa dihianati meskipun Sungmin juga tidak tahu apapun.
"Hanya memandang seperti itu apa bagusnya? Hampiri dia dan selesaikan masalah ini baik-baik" saran Yesung. Tapi lagi dan lagi Kyuhyun hanya membuang saran itu jauh-jauh, setidaknya dirinya harus menjernihkan pikiran dulu.
.
.
~000oo000~
.
.
"Sungmin hyung.." Taemin berlari kecil menghampiri Sungmin yang hendak keluar kelas, Kyuhyun tengah bersiap-siap untuk mengikuti Sungmin dari kejauhan.
"Apa?" tanya Sungmin malas
"Ikut aku, hyung" Taemin menarik lengan Sungmin dan mengajaknya ke suatu tempat. Sungmin yang belum siap hanya bisa pasrah, tanpa sadar ia menoleh kearah Kyuhyun yang sedang menatapnya penuh kekhawatiran, bagaimanapun juga ia tidak boleh jauh dari suaminya ataupun Yesung di sekolah ini.
"Kau akan aman selagi bersama ku hyung tenang saja" seakan tahu apa yang sedang ada dalam pikiran Sungmin, Taemin tersenyum lembut kearahnya.
"Lepas!" Sungmin menyentak cengkraman Taemin di pergelangan tangannya. "Mau apa kau memaksaku sampai ke sini?"
"Kim"
"Nde?"
Taemin menatap Sungmin, mengerjap kecil ketika mata cantik itu tengah menatapnya. "Kim adalah marga dari vampire yang mencuri kalungmu"
Sungmin terkejut dan menjauhkan tubuhnya dari Taemin, perasaan takut menhampiri Sungmin ketika tatapan Taemin berubah tidak seperti biasa ia menatap bocah yang lebih muda darinya itu. "Kau.. kau tahu apa tentang ku"
"Aku tau semuanya.. semua tentang masalah mu, Min hyung"
"Menjauh dariku"
"Tidak"
Sungmin semakin bergidik ngeri ketika Taemin semakin mendekatinya.
"Lee Taemin!" Taemin menghentikan langkahnya dan menoleh kea rah sumber suara yang memanggilnya.
Di sana.. sudah nampak Kyuhyun dengan tatapan tajamnya seakan mengintimidasi Taemin akan perbuatannya terhadap Sungmin.
Taemin berbalik arah dan berjalan menuju tempat Kyuhyun berdiri, "Aku sudah berbaik hati memberikan satu informasi penting untuk kalian" dan setelahnya Taemin meninggalkan keduanya.
Sungmin masih membeku di tempatnya, tidak mengerti akan situasi yang terjadi, siapa Taemin sebenarnya? Kenapa sangat terlihat dari pancaran sinar matanya teduh dan seakan sangat peduli dengan masalah dirinya.
"Kau tidak apa-apa?" lamunan Sungmin terpecah ketika Kyuhyun membimbing tubuhnya untuk meninggalkan tempat sepi itu.
"Kau masih marah padaku, Kyu?"
Kyuhyun terdiam, ia tidak tau harus menjawab apa. Tentu saja Kyuhyun tidak akan mampu menahan dirinya untuk berlama-lama tidak memperdulikan Sungmin. Marah? Tidak.. ia hanya butuh ketenangan untuk merilekskan pikiran.
Kyuhyun memutuskan hanya diam dan terus menuntun tubuh Sungmin sampai ke kelas, yang sudah pasti disambut dengan kehebohan para siswa kelas itu.
"Kim" lirih Sungmin
"Nde? Kau bicara apa?" Kyuhyun mendengar dengan jelas Sungmin menggumam nama marga.
"Kyu" Sungmin menatap sendu kedua mata Kyuhyun.
Siapa yang tidak akan luluh ketika Sungmin menatap dengan pedih seperti itu, hatinya terasa tersayat sayat ketika sepasang mata itu kehilangan sinar yang selalu menghangatkan siapapun ketika menatapnya. "Ada apa?" Kyuhyun bertanya selembut mungkin.
"Kumohon jangan tinggalkan aku" Sungmin berbisik kecil, ia tidak ingin menangis sekarang. Satu kunci telah ia dapatkan dari Taemin.
"Kau sedang memikirkan apa? Aku selalu di sini untuk mu Minimi"
"Dia.. Kim…"
"Maksudmu?"
"Taemin memberitahuku kalau Kim adalah marga vampire yang memegang kalungku saat ini"
Deg!
"Taemin? Bocah itu bagaimana bisa?"
Sungmin menggeleng pelan, "Aku tidak tau, aku merasa bahwa Taemin tau sesuatu, Kyuhyun-ah"
Kyuhyun menepuk pelan punggung Sungmin mencoba menenangkan namja manis itu yang tengah bergetar.
"Marga Kim maksudmu?" tanya Kyuhyun kembali, otak genius nya terus berfikir untuk menemukan satu saja titik terang tentang marga Kim di sekolahnya.
'Taemin' Kyuhyun membatin ketika nama itu terbesit di otaknya, bagaimana bocah aneh itu tiba-tiba memberi satu kunci penting dalam masalah ini. "Sudahlah, Ming. Aku akan mencarinya"
Tapi tetap saja Sungmin terus menangis dalam diam, Kyuhyun yang sedikit panik karena ditatap penuh curiga oleh teman sekelasnya karena membawa Sungmin dalam keadaan menangis. Tidakkah mereka tau kalau Kyuhyun hanya mencoba menenangkan Sungmin yang jelas-jelas adalah istrinya? Sok tau sekali tatapan aneh mereka itu.
"Vampire mana ada yang menangis" Kyuhyun terus mencoba membuat guyonan kecil untuk menghibur kelinci manisnya.
"Kemarin saja kau menangis ketika waktu itu aku_
"Sshhh" Kyuhyun tau arah pembicaraan Sungmin pasti tentang kejadian menyakitkan beberapa minggu yang lalu itu lagi, Kyuhyun tidak ingin membahas apapun lagi. "Hanya perlu percaya padaku" Kyuhyun mengecup dahi Sungmin dengan cepat.
"Hey.. Kyuhyun mencium Sungmin?"
"Mana? Ahh kau saja yang berhalusinasi terlalu tinggi, mereka dekat saja tidak kok sudahlah kita ke kantin"
.
.
"Tidak akan kubiarkan semua berjalan dengan mudah"
.
.
~000oo000~
.
.
"Eomma..kami pulang"
"Sungmin-ah Kyuhyun-ah" Leeteuk dan Heechul berlari tergupuh-gupuh menghampiri Kyuhyun dan Sungmin yang baru saja pulang.
Kyuhyun menatap heran dua wanita itu, jangan lupakan kedua mata mereka yang seperti sehabis menangis. "Ada apa ini?"
"Sunghyun.."
"Sunghyun kenapa eomma" teriak Sungmin, perasaannya mulai tidak enak.
"Sunghyun menghilang dari kamarnya"
Deg!
"Kyu"
Bruk!
"Sungmin-ah!"
-TBC-
Ada yag inget ff ini? Maaf beribu maaf karena baru bisa memeunhi janji update hari ini, masalah pribadi di kehidupan saya memang bener2 membuat saya harus terpaksa down dan menenangkan diri. dan KyuMin momentya kurang di sini ya? Iya.. iya.. nanti ada waktunya untuk muncul moment kok..
thanks to:
KyuMin ELF, Aegyeo789, Guest, allea1186, sissy, xelo , zagiya joyers , adhe kyumin 137, GyuMin Cho, fitriKyuMin, Kim Yong Neul , Finda Elf 137 , TiffyTiffanyLee , .581 , . *hugkissbow for u dear^^
Okehh yang sudah baca pasti tau donk kewajiban nya apa?
SEE YOU AT NEXT CHAP!
Sign
BabyRiihyun
Mataram, 05 oktober 2014
