Chapter 2
"New Member of Our Family"
London, 6 Desember 2000
Harry's POV
"sayang, kamu akan mengajakku liburan kemana?" tanyaku
" kamu mau kemana? Ke pantai atau ke Hongsmade?" jawabmu
"emmm,, bagaimana kalau kita ke tempat rekreasi Muggle" pintaku
"oke, tapi apa kamu yakkin dengan pilihanmu itu?"
"that's right, babe… 1000% yakin!" senyumku
"oke, tapi mendekatlah aku ingin memberimu sesuatu!" panggilmu
" oke, apa suamiku?"
"tutup matamu, dan jangan ngintip ya!"
" iya,!"
Aku mulai merasakan nafasmu yang semakin dekat, bau mint merasuk menggelitik hidung. Semakin dekat kurasakan hembusan itu sampai akhirnya kurasakan bibirmu menyentuh bibirku, kamu mulai memaksa masuk kedalam mulutku bermain dengan lidahku,aku yang juga rindu akan saat ini membalas ciumanmu, kumainkan lidahku bersama lidahmu saling bertautan. Kamu semakin memperdalam ciumanmu, semakin kuat aku pun kau baringkan lagi di sofa.
Aku yang sudah terbuai akan ciumanmu mulai meraba dada bidangmu,membuka kancingmu satu persatu hingga dada bidangmu Nampak jelas dimataku. Kau mencium wajahku, memelukku, dan menggigit telinga dan leherku sehingga bekas merah menempel disitu. Aku yang sudah lama menginginkan ini semakin meraba dadamu, turun keperut, dan sampai pada benda tumpul keras yang sedari tadi menusuk-nusuk pahaku. Aku mulai membuka resleting itu kupgang benda tumpul itu,kuelus dan kubermain dengannya benda itu semakin mengeras kurasakan cairan encer keluar diujungnya.
Aku begitu menikmati permainan itu, kau tak kalah agresif . Aku kau baringkan dengan posisi tengkurap kurasakan benda itu kembali mengelus tempat sensitive itu,kurasakan benda itu berusaha masuk dan ingin merasakan apa yang menjadi haknya. Kau menyatukan aku,kau dan kita dengan buaian yang sangat menggoda, hentakan demi hentakan mengalun bak music yang terharmonisasi degan melodi yang begitu merdu. Aku tak sadar sesekali ku mengerang dan kusebut namamu "Cedric" kau tetap bermain bagai maestro pertunjukan music yang fenomenal. Kurasakan hentakan itu semakin cepat,jika dapat kuungkapkan mungkin setara dengan mobil F1 yang pernah diceritakan Hermione kepadaku, hentakan itu membawaku melayang ke khayalan yang membuatku bingung akan nyata dan maya. Akh,begitu indah dan rasa itu sangat sempurna bagiku, kurasakan hangat merasuk masuk kedalam tubuhku menjalar naik dan menjadikan ku seperti seorang yang menang game Online seperti yang dimainkan Rose Weasley. Oh,kau memang suamiku,Pejantan yang menjadi pelindungku.
Cedric POV
Kehentakan lagi untuk membawamu kepuncak nirwana tertinggi yang menyempurnakanmu sebagai seorang istri. Sekali hentak, kurasa denyutan yang tak kalah nyeri disertai lelehan semen yang memang ingin kusatukan dengan darahmu, darah kita. Kuraskan desahanmu sangatlah menggoda, kumajukan wajah untuk menggapai bibir merahmu,menciummu dengan begitu lembut dan penuh kasih sayang. Harry akulah suamimu, pejantanmu yang melindungimu.
Kuselimuti tubuhmu yang kini hanya diterangi sinar bulan, oh kau memang begitu cantik Harry Diggory, betapa beruntungnya aku bisa bersanding denganmu. Aku menyandarkan tubuhku tepat disampingmu,kupandangi wajahmu terlihat begitu lelah tapi ada juga rasa ketakutan disana. Apa yang terjadi? Apa kau masih teringat dengan ancaman Penyihir Gila yang menerormu? Tenang sayang aku akan disini bersamamu, tepat disampingmu.
Kicauan burung membangunkanku,kulihat kau sangat pulas aku tak tega membangunkanmu sayang. Kubergegas melangkah menuju dapur menyiapkan dua gelas Coklat panas dan seporsi Omelet! Kenapa aku hanya membuat satu, pasti kalian tahu aku ingin bermesraan dipagi hari. Bukankah hormonku masih kuat dipagi hari.
" Cedric, apa yang …. " suara yang dating dari pintu dapur
"sstt.. jangan banyak protes sayang, ayo kemarilah nikmati sarapan pagi kita" aku berbalik mendekatinya.
"oh, bukankah seharusnya aku yang .." dia masih protes
"sst.. ayolah, baru kali ini aku memasak untukmu,bukan?"bujukku
"baiklah, tapi yang kau bikin hanya satu Omelet!" tanyanya dengan lugu
"mmm, tidakkah sepiring berdua itu lebih romantic?" godaku
"Cedric, kau membuatku malu," ucapmu dengan semu merah. Oh sangat manis.
" mendekatlah ayo kita nikmati sarapan ini, karena ada yang menuntut dibawah sini" godaku lagi
"oh, Cedric. Kau penuh kejutan" pujimu
Kau sudah duduk sambil mengambil segelas coklat panas yang masih mengepul asap diatasnya, kau mulai meminumnya, lelehan coklat itu oh,begitu indah mengalir dibibir merahmu. Begitu menggoda kurasa, yang dibawah semakin menuntut untuk bermain lagi.
Harry POV
Kulihat tatapanmu diseberang meja bak serigala kelaparan, aku terpikir untuk memberimu schock terapi pagi ini,hehehe. Maafkan aku sayang,aku hanya ingin bermain sebentar.
" Cedric, apakah kau akan marah jika aku mencintai orang lain selain dirmu" pancingku
"Siapa orangnya? Seberapa hebat dia dibandingkan aku" suramu tegang diseberang sana
"dia tak ada apa-apanya denganmu, dia begitu hebat!" aku semakin mengerjainya
"Aku mau tahu siapa orangnya, aku ingin membunuhnya!" kau mulai murka
" kau tak perlu membunuhnya!" semakin ku dramatisir
"kau mencintainya juga? Apakah aku tak cukup?" tanyamu dengan suara bergetar
"iya sangat, dia yang menyempurnakan semuanya" aku mulai bediri
"Apa? Siapa? aku ingin membunuhnya!" kau berdiri dan "Brak" kursi tak berdosa hancur seketika
"Cedric, kau tidak akan sanggup membunuhnya, dia sangat hebat. Bahkan kau sangat mengharapkannya" aku memeluknya dari belakang
"apa maksudmu, dia penjahat yang mau merampasmu sayang" kursakan kau bergetar
"dia bukan penjahat,dia malaikat! Dia Diggory Jr!" sergahku
"apa? Diggory Jr? apa benar? Kau hamil sayang" katamu dengan sumringah
"yaa, ucapakan selamat dating padanya. Diggory Sr!" godaku
"baiklah, sayang" kau berbalik dan mencium perut serta menempelkan kedua kupingmu diperutku,
"dia tidak menendang?" tanyamu
"iya jelas dia baru 3 minggu sayang, aku rasa aku mau ke kamar!" pintaku
"oh, ya? Aku akan menggondongmu sayang. Aku sudah tidak sabar, yang dibawah sudah mengeras" kau menggendongku ala brandal menuju kamar, Oh betapa betapa beruntungnya aku
*TBC*
Sorry ya,, Chapter satunya nanggung banget. End di Chapter duanya banyak adengan *lemon* jadi hati-hati hanya untuk 17+.. hehehe,oke ditunggu Riview nya…
