Harry Potter adalah kepunyaan Bunda Rowling, saya hanya meminjamnya.
Cerita murni dari leppi saya, saya ketik dengan susah payah*ok ini lebeh
OOT - Banyak yang berbeda dari aslinya
gak suka gak usah dibaca, kritik saran I need it!
Chapter 5
Happy Birthday!
London, 28 Juli 2001
Lord GreenSnake's POV
Dia ternyata begitu kuat dengan segala serangan psikisku, aku kira dia lemah teryata dia lebih tegar dari dugaanku. Dia lebih dari segala ambisiku! Akh aku membencinya! Aku tak bisa tinggal diam kini dia didekati dua pemuda bodoh dari dua golongan pure-blood yang bisa saja selalu melindunginya dan kesempatanku untuk mendapatkannya semakin sedikit, langkah tepat adalah menekan mereka secara psikis terlalu klasik kalau pembunuhan yang aku tempuh!.
"kau ! sini. Bagaimana perkembaangan si Potter itu?"
"Dia sudah mulai kembali pulih, dan sebentar lagi dia akan kembali mengajar di Hogwarts Lord" jawab laki-laki bertopeng perak mengkilat.
""Oh, ya Lord. Potter sedang dekat dengan 2 pemuda yang berpengaruh : Percy Weasley, Asisten Menteri Sihir, dan Draco Malfoy,Wakil Kepala Dapartemen Hubungan Sihir Internasional. " Sambung wanita bertopeng merah muda metalik.
"Oh, Weasley dan Malfoy ternyata! Mereka sudah lupa dengan terorku rupanya!" Teriak ku
"Cepat kembali pada posisi kalian, dan jangan sampai kalian ketahuan. Untuk serangan kali ini, biar aku yang turun langsung untuk memberi sedikit hadiah untuk Potter KITA!" seruku
"Baik, Lord!" mereka pergi meninggalkanku
Sudah kuduga, begitu banyak yang menyayangimu Harry, begitu banyak yang membuatmu bangkit,TAPI selama aku hidup kau akan terus menderita! Tak akan pernah merasa bahagia! Ingat dan Camkan itu.
London, 31 Juli 2013
Harry's POV
Hari ini begitu sibuk bagiku, aku harus mengepak barang untuk berangkat ke Hogwarts esok pagi. Huft, sangat melelahkan tapi ya inilah resiko kerja harus selalu siap jika tugas memanggil. Oh, perutku juga semakin membesar kalau kuhitung sudah 10 bulan, kurang lebih 2 bulan lagi aku akan melahirkan kalau tidak meleset perkiraan Dad Snape, Oh ya aku sudah memanggil Dad kepada Snape setelah aku tahu semua fakta kalau dia menyayangiku. Aku harus bergegas sebentar lagi Malfoy akan menjemputku pergi ke untuk memeriksakan si Diggory Jr. Aku segera mengambil kemeja gombrang biru levis, serta mantel cokelat tua bertudung. Aku menunggu Malfoy di depan rumah, Rumah waliku yang kini menjadi rumahku,
"piiippp" bunyi mobil!
"Harry, ayo kita berangkat. Cuaca sudah mulai dingin!"
"Iya , Sebentar Draco. "
"cepatlah, atau aku harus turun dan menggendongmu?"
"Tutup mulutmu, Draco!"
Serigaimu yang khas, oh tidak! itu sangat Cool jika aku kasi penilaian. Dan yah sampai saat ini lamaran Draco dan Percy belum aku jawab! Aku memutuskan untuk menunda sampai Diggory Jr. lahir dan berumur enam bulan.
Mobilnya melaju begitu cepat menuju sebuah gang kumuh,dan berhenti didepan sebuah toko pakaian yang sudah tutup dan berhiaskan patung manekin yang begitu buruk dengan lumut yang menyelimuti seluruh bagian serta sarang laba-laba yang bertengger dikepala manekin itu. Sebuah suara dari patung itu mempersilahkan kami masuk dengan cara menembus dinding kaca toko itu, dan Hap! Welcome to Magic Hospital!
"Selamat Datang, dan Mr. Potter. Ada yang bisa kami bantu?" resepsionis menawarkan
"Ok, ingin memeriksakan kandungannya!" kata Draco
"Oh,ya. Healer yang menangani siapa?" Tanya resepsionis
" Healer Greengrass. " kataku
"Oh,ya Healer Greengrass sudah menunggu anda di ruangannya, lantai 2 blok D3 ruangan nomer 1. " instruksi resepsionis.
"Trims, kami bergegas!" Kata Draco cepat sambil menyambar tanganku.
Tampangnya merah padam, aku tak tahu mengapa dia begitu berbeda setelah mendengar Healerku adalah Greengrass, apakah dia ada masalah? Oh astaga, mantan isteri Draco adalah keluarga Greengrass. Kenapa aku tidak menjadarinya, ya sudah apalagi yang harus ditakutkan,toh Draco dan aku belum ada ikatan apa-apa,
"Drak, kenapa kau aneh?"
"Cuma, tak habis pikir saja Ry,"
"Apanya nya yang tak habis pikir?"
"kau di tangani oleh Greengrass? Apa itu tidak ganjil?"
"ada yang salah? Kurasa padaku tidak ada, tapi padamu ada!"
"apa maksudmu?"
"Kau tahu sendiri jawabannya Drak"
Kami sudah berada di Blok D dan sekarang menuju pintu nomer 1, terpampang papan nama Alexander Greengrass, Healer Ahli Kehamilan dan Kandungan. Alex sudah menjadi healerku sejak Cedric menunjuknya saat aku berlibur keluar kota sebelum Cedric meninggal. Kami masuk ke ruangan dan melihatnya sedang membaca sebuah parkemen cokelat yang lusu,
"Oh, Mr. Potter and -" Sapa Alex
"Mr. Malfoy, " sebut Draco cepat
"Aku tahu, mana mungkin aku lupa dengan anda. Mantan suami kakak saya. Astoria"
"oh, Alex. Sangat manis" ejek Draco.
"Ok, aku ingin memeriksa kandunganku Alex"
"Oh tunggu sebentar, aku mengambil alat itu dulu"
"Cepat, tidak mungkin Harry harus menunggu lama" gertak Darco
"Sabar, Mr. Malfoy. Oh dan sekarang coba kita lihat bagaimana keadaan bayinya"
"bagaimana dengan keadaanya Alex?" tanyaku.
"Begitu lucu,aktif,dan perlu kalian tahu dia Perempuan. Dan mungkin tidak lama lagi anda melahirkan, karena terlihat Dia sudah siap lahir, mungkin 2-3 hari dia akan lahir" kata Alex sambil mengarahkan benda panjang keperutku.
"2-3 hari? Berarti tidak lama lagi. Padahal besok aku akan kembali ke Hogwarts." Kataku
"Terserah anda, sebenarnya di usia kehamilan yang sudah tua seharusnya anda beristirahat menunggu kelahirannya. Tapi terserah putusan anda."
"baiklah alex, trims! kami pamit" ucap Draco menggandeng tanganku ke luar ruangan.
Aku dan Darco kini berjalan melewati Blok C, kemudian turun tangga dan belum sampai di Blook B perutku tiba-tiba sakit, melilit. Aku pikir aku kontraksi.
"Drak, perutku!"
"Ry, kenapa? Astaga ketubanmu pecah! Healer tolong Harry sepertinya ingin melahirkan,"
Para healer berlarian dan segera membawaku ke Ruangan persalinan, begitu cepat napasku memburu, aku tak tahan lagi begitu sakit. Peluhku bercucuran lebih deras, aku terus meringis apakah kau tahu sangat sakit! Tolong aku Drak! Tolong Aku Perc! Healer Alex sudah berdiri disampingku menginstruksikan untuk menarik nafas dan mengeluarkanya secara perlahan, kemudian menginstruksikan untuk memperbesar tekanan dorongan pada perutku, aku telah berusaha dan Akh! Seorang bayi malaikat lahir kedunia ini dengan sehat dan sempurna tanpa cacat sedikitpun,
"Alex, tolong panggilkan Draco!"
"baiklah, "
Tak berselang lama, Draco sudah masuk dengan tampang cemas penampilan sangat berantakan, rambut yang tadinya rapi kini urakan, dan astaga Setelan jasnya kini berganti dengan kemeja yang lusuh seperti habis di koyak sesuatu.
"Drak, dia sudah lahir! Perempuan. Tolong kirim Patronus kepada Percy dan Ke The Burrow'
"baiklah, tunggu sebentar"
Draco mengambil tongkatnya dan mengucapkan mantra patronus, muncullah bayangan keperakan berbentuk seekor naga dan hilang dibalik dinding. Baru kali ini aku melihat Draco mengeluarkan patronus disertai dengan penampilan yang sangat acak-acakan.
"Kau baik-baik saja? Aku sangat khawatir" Tanya Draco
"Aku tidak apa-apa ! Aku begitu bahagia Drak!"
"Aku turut bahagia, dan apakah sudah ada nama untuk malaikat kecilmu Ry?"
"Aku sudah punya, dan namanya-"
Belum sempat aku berbicara kilatan hijau menyambar perapian muncullah Percy dengan setelan jas rapi disertai dibelakangnya, Hermione,Ron, dan Anggota keluarga Weasley yang lainnya.
"Harry, bagaimana keadaanmu?" sambar Percy mendekatiku
"Aku tidak apa-apa. Kalian bisa lihat!"
"Kami sangat khawatir ketika Patronus Malfoy masuk dan memberi informasi kalau kau sudah melahirkan. Begitu surprise buat kita. Apalagi hari ini kau berulang tahun Harry !" isak Mrs. Weasley
"Oh, ya . aku baru ingat, Aunt. Dan Puteriku pun lahir tepat dimana Dadnya berulang tahun"
"Mate, dimana keponakan kami? Aku ingin melihatnya" Tanya Hermione
"tunggu sebentar akan ku bawa dia kesini, dia ada di ruang pembersihan" kata Darco sambil berlalu menuju pintu.
Tak lama kemudian Draco masuk membawa Bayi berbalut selimut beludru berwarna merah muda,
"Oh, Harry. Dia begitu cantik. Matanya sangat mirip dengan matamu!" kata Mr. Weasley
"ya, Uncle. Dia cantik dan mirip dengan Dadnya Cedric" isakku
"Sabar, Ry. Sudahlah kami ada untukmu" kata Ron bijak
"Trims semua, aku akan memperkenalkan Puteri ku. " Renata Cerry Diggory" "
"Nama yang sangat indah, dan anggun sama seperti pemiliknya" kata Fleur
"Ya, lihat senyumnya begitu manis dan membuat siapa saja gemas dengannya" kata Bill
"Dan lihat dia bisa mengambil bunga dan memberinya kepada Harry" kata Ron sedikit kaget.
"Oh sangat, manis dan berbakat tentunya." Kata Dad Snape yang muncul setelah kilatan hijau
"Dad, bagaimana bisa?"
"jangan ragukan Dad mu ini son" kata
"Maafkan Dad,Harry prediksi Dad melenceng 2 bulan. Ternyata Renata sangat sehat"
"Oh Dad, tak apa. Aku sangat bahagia sekarang. Aku harap Cedric tersenyum melihat Puteri kami" isakku.
"Son, Cedric pasti bahagia, melihat puteri kalian yang cantik dan berbakat. Kuberitahu son puterimu telah tercatat sebagai calon siswa Hogwarts, Prof. McGonagall memeriksanya tadi sore." Kata Dad Snape
"Oh, Dad. Thanks aku sekarang begitu sempurna!"
Semua terlihat bahagia menyambut kelahiran Renata, aku Bahagia. Perlahan semua orang telah kembali kecuali Percy dan Darco. Mereka berdua masih duduk di sofa sambil terus memandangiku. Aku begitu curiga dengan mereka berdua, apa ada yang akan mereka katakan,
"Ry, Renata sudah lahir. Dan waktu memilihmu tinggal 6 bulan lagi" Percy membuka suara
"Oh Perc, apakah kau tak bisa menundanya. Aku yakin Drak mau?" kataku
"Oh, ya! Sayangnya Aku tidak mau. Janji adalah janji Ry" ucap Draco.
"baiklah, asal kalian bersungguh-sungguh dan membuktikan kalian benar mencintaiku"
"Ok, aku akan berusaha. " kata Percy
"Apa sudah tidak percaya? Kesungguhan? Apakah seperti melakukan itu? Huh?" sewot Draco
"Tutup Mulutmu Draco!" kataku sambil melemparnya bantal
"Iya, Maaf!"
Ya, Janji dan janji. Aku janji dengan Percy dan Draco untuk menentukan pilihan 6 bulan lagi. Oh, Demi pipi kempot Merlin aku belum bisa tenang, tapi setidaknya pikiranku sedikit berkurang. Dan sekarang aku focus untuk merawat Renata sambil menimbang-nimbang siapa yang akan menjadi Dad Renata. Begitu dilemma, tapi Aku bersyukur tepat dihari ulang tahunku aku dikaruniai Puteri Cantik. Happy Birthday Harry! Happy Birthday Renata!
*Tbc*
Thanks buat para Viewer:
nayLee : didahuluin percy tapi belum tentu dong Harry milih Perc
drarry : kagak tau, baca aja..
Namikaze lin-chan : Silahkan bertebak-tenak Ria :)
Namikaze lin-chan dan Luna Ginerva: silahkan dibaca ;)
hime : Thanks Sarannya :) sudah diperbaiki di Chap ini.
Ok, see you next Chap! Tunggu kejutan dari saya ;)
