remember me?

Minseok kembali bertemu dengan mantan kekasihnya ketika taman kanak kanak. Apakah ia masih mengingat minseok? Atau justru minseok yang sudah melupakan semuanya

Cast:

Kim minseok as jung minseok

Oh Sehun as Oh sehun

Kim jongin as kai/ kim jongin

etc...

.. Nona Baozi ..

Sudah hampir 3 minggu minseok berada di sekolahnya yang baru. Selama itu pula minseok selalu menghindari kontak dengan jongin. Minseok memutuskan mengikuti saran sehun agar tidak berhubungan lagi dengan kai atau yang sekarang dipanggil jongin. Walaupun begitu minseok masih berteman dengan luhan.

Sedangkan bagaimana dengan jongin? Dia sepertinya terlihat biasa saja ketika disekolah. Dia bahkan tidak mengatakan apapun pada minseok untuk meminta maaf. Sayangnya hal itu berbeda dengan jongin ketika berada. dirumah sepulang sekolah. Dia berubah jadi jongin yang uring-uringan tak jelas. Apalagi sehun dengan setianya mengantar jemput minseok ke sekolah. Istirahat pun dengan sehun. Jongin yang gengsinya tinggi mana mau berebut dengan sehun hanya untuk mengobrol dengan minseok? Huh kim jongin yang malang.

Namun sepertinya takdir memang sudah menyiapkan segalanya. Ketika hasil ulangan pelajaran biologi dibagikan, jongin dan minseok lah murid yang nilainya kurang dari standar kelulusan. Ya, hanya berdua. Alhasil mereka diberi tugas oleh guru itu untuk mengerjakan soal-soal biologi sepulang sekolah di perpustakaan. Kini jongin, minseok dan (ehm) sehun sudah berada di dalam perpustakaan.

"sehunnie pulang duluan saja. Aku masih lama disini. Seokkie juga tau kok sekarang caranya untuk pulang kerumah."

"tapi aku ingin menunggumu minseokkie. Aku tidak bisa meninggalkanmu sendiri disini." 'apalagi berduaan dengan bocah ini' batin sehun menambahkan.

"dia tidak sendiri. Dia kan bersamaku disini. Lagipula dia kan namja. Jangan memperlakukannya berlebihan sehun-ssi. Mesikipun ia SOULMATEmu." jongin yang sedari tadi mencari buku biologi untuk membantu mengerjakan tugas akhirnya angkat bicara.

"K.. Ehem, Jongin benar hunnie. Aku kan namja juga. Lagipula kau harus menjemput eommonie di bandara sore ini bukan? Sebagai gantinya sabtu nanti kita pergi, atau kau main di rumahku seharian. Otte?"

"walau kau namja kau tetap princessku. Hah, baiklah. Aku pergi menjemput eomma. Sabtu nanti aku akan main ke KAMARmu baby." ucap sehun sambil menekankan kata kamar di kalimatnya. Ia mengusap kepala minseok. "aku pulang dulu baby. Jongin-ssi, aku permisi dulu."

...

Selepas sehun pergi situasi makin canggung. Minseok yang biasanya cerewet ketika berada dikelas bersama luhan tiba-tiba menjadi pendiam seperti mainan yang baterainya dicopot. Jongin pun bukan tipikal orang yang suka memulai percakapan. Sudah hampir setengah soal mereka kerjakan. kalau begini terus jongin benar-benar akan kehilangan kesempatan untuk berbicara dengan minseok.

"kau sudah tau siapa aku kan?" akhirnya jongin buka suara.

"nde?" minseok yang kaget refleks menengok ke arah jongin.

"iya, kau tau aku kai kan? Kenapa kau tak pernah menyapaku seperti dulu? Kenapa tak memanggilku kai hyung seperti dulu?"

Minseok terdiam. Ia benar-benar ingin mengubur apapun tentang 'kai'. Kenapa jongin membahas masa lalu lagi.

"kenapa aku harus memanggilmu kai hyung? Bukankah kau juga tidak pernah membalas sapaanku dulu?"

"aku tidak suka melihat kau dan sehun bersama." kai mengalihkan pembicaraan minseok. Sejujurnya ia hanya merasa apa yang dikatakan minseok semuanya benar. Dulu ia mengacuhkan minseok. Kenapa sekarang ia malah bertanya seperti itu?

"kenapa harus tidak suka? Sehun itu kan s.."

"KARNA AKU ADALAH KEKASIHMU! SEHUN BUKAN KEKASIHMU, DIA HANYA ORANG YANG SELAMA INI DEKAT DENGANMU TAPI KEKASIHMU MASIH AKU. AKU TIDAK PERNAH MEMUTUSKAN HUBUNGAN KITA. JUSTRU KAU YANG PERGI MENINGGALKANKU." kai berteriak kesal karna minseok terus menerus bertanya kenapa ini kenapa itu.

"BAGAIMANA BISA KAU KEKASIHKU. KAI HYUNG SELALU MENGABAIKANKU. KAI HYUNG TIDAK PERNAH MENGAJAKKU BERMAIN. KAI HYUNG JUGA TIDAK PERNAH MEMBALAS SAPAANKU. BAGAIMANA MUNGKIN KITA MASIH SEPASANG KEKASIH? AKU PERGI KARNA APPA HARUS PINDAH. AKU MASIH BERHARAP KITA KEMBALI BERSAMA KETIKA AKU DI TINGKAT 6 SD. TAPI AKU SADAR. JANGANKAN KEMBALI BAHKAN TIDAK BISA MENGHUBUNGI KAI HYUNG! JADI AKU HARUS APA?" minseok balik berteriak pada jongin. Bahkan minseok memanggil jongin dengan nama kai. Air matanya sudah menggenang di pelupuk mata.

Jongin dan minseok mendapat teguran untuk meninggalkan perpustakaan karna sudah berbuat keributan. Dengan cepat jongin memasukan semua barang yang ada di meja ke dalam tasnya (termasuk ada barang minseok disana). Jongin menarik tangan minseok untuk mengikutinya.

"lepaskan tanganku jongin. Aku mau pulang!" minseok meronta dalam genggaman jongin tapi jongin terlalu kuat untuk dilawan. Ia membawa minseok ke parkiran motor yang sudah sepi karna hari sudah sore.

"kuantar kau pulang."

"tidak mau! Kenapa kau bersikap begini? Kenapa tidak seperti kemarin-kemarin saja kau mengacuhkanku. Kau tidak perlu membahas masa lalu lagi karna aku sudah melupakannya."

"aku menyukaimu jung minseok." jawab jongin cepat "Sejak dulu aku menyukaimu. Tapi aku terlalu takut mendekatimu karna hyung kembarku menyukaimu juga. Dia memiliki penyakit kronis ketika ia kecil. Maka dari itu eomma selalu memintaku untuk mengalah demi kris hyung. Kris hyung suka memperhatikanmu dari luar kelas ketika anak kelas B sedang bermain diluar. Itu sebabnya aku mengabaikanmu agar kau bisa bermain dengan kris hyung. Soal aku memanfaatkanmu, itu memang benar. Tapi apa kau pernah berpikir kenapa kau yang ku pilih untuk kujadikan contoh pada luhan dari sekian banyak teman di kelas?"

"hiks.. Hiks.. Karna.. Hiks.. Aku bodoh."

"anniyeo" jongin menangkup wajah minseok. "karna hanya pada saat itu aku bisa jujur pada diriku sendiri tentangmu."

Jongin menghapus air mata minseok yang terus menerus meleleh. Lalu ia membawa minseok ke dalam pelukannya. Minseok mendengar degup jantung jongin yang sangat cepat. Anehnya, degup jantung itu membuat minseok lebih tenang. Pelukan jongin juga terasa sangat nyaman ditubuhnya. Jongin melepaskan pelukannya dengan berat hati.

"ayo kuantar kau pulang." kata jongin dengan lembut.

Minseok menurut pada jongin.

.. Nona Baozi ..

Jongin sampai di depan rumah minseok. Minseok langsung melepaskan pegangannya pada pinggang jongin dan turun dari motor. Jongin hendak menyalakan mesinnya sebelum minseok bersuara.

"jongin, apa aku boleh bertanya sesuatu?"

"tanyakan saja min."

"hyungmu.. Bagaimana ia sekarang?"

"kris hyung.. Meninggal saat kami kelas 2 SD. Tubuh ringkihnya tidak mampu melawan ganasnya kanker pankreas yang menggerogoti tubuhnya."

"maafkan aku. Aku tidak tahu."

"tidak apa. Terimakasih mengizinkanku mengantarmu. Apa aku boleh melakukan sesuatu?"

"apa?" tanya minseok bingung. Muka bingungnya benar-benar imut. Rasanya jongin ingin menggigit pipi chubby itu.

*kiss*

"aku harap itu ciuman pertamamu karna itu adalah ciuman pertamaku min. Aku pulang dulu ne? Sampai jumpa disekolah besok." jongin mengusap kepala minseok seperti yang biasa dilakukan sehun. Tapi usapan jongin terasa berbeda. Terasa hangat dan menjalar ke seluruh tubuh minseok. Kemudian jongin menjalankan motornya menjauh dari rumah minseok.

"kai hyung..." ucap minseok sambil memegang bibirnya.

TBC

Author's note: kyaaaaa xiukai xiukaaai. Haha akhirnya aku ngeluarin momen xiukai juga setelah 2 chapter isinya xiuhun semua. Sekarang pada tau toh kenapa kai begitu? Hiks maapin nona ya karna kris dibuat meninggal padahal main disini aja belum.

(kris): kamu jahat nona bao. Aku mau dibikinin ff juga kayak xiukaihun!

(nona): nde kris, ntar yaa aku bikinin castnya kamu sama nona bao.

(kris): *mudur teratur dari hadapan nona*

(nona): YAAAK KRIS MAU KEMANA!?

Btw, aku kecepetan gak sih updatenya ._. Ntar pada bosen kali yah.. Huhu maapin kalau terlalu cepet. Kira-kira ini 1 atau 2 chapter lagi kook. :)

Yang mau panggil aku nona bao boleh daripada tor tor. Nanti aku dikira si jontor? ゚リツ hehe bercanda deeng.

(sehun): NONA! KENAPA SI KKAMJONG NYIUM NYIUM SEOKKIE BABY!

(min): hun, aku masih hyung kamu loh -_-

(kai):gasuka aja nih albino huff

(author): *mundur teratur ngikutin kris* BYEEEE