DISCLAIMER : MASASHI KISHIMOTO

PAIRING : SASUfemNARU, ITAKYUU, KIBAHINA, NEJIfemGAARA

RATE : T

WARNING!

fic ini mengandung fem naru dan fem gaara, you've read this warning. so press back if you doesnt like this kind of stories. YAOI, STRAIGHT, TYPOS, author baru, dll ..

read and review pleaseeee

terima kasih untuk semua yang sudah mereview cerita geje saya, terima kasih untuk masukannya senpai tachi .. dan untuk kesalahan teknis di chapter 1, anggota share cuman 4 orang, hehehe ... dan untuk lagu-lagu disini, untuk anak-anak NIU author ngambil dari lagu-lagunya anak YG ent, yang lainnya mungkin ambil dari agensi lain (plak). hehehehe ... Happy reading minna

LOVE

Paris,

Naruto menatap antusias berita di tv yang menayangkan tentang keberangkatan sang kekasih, matanya bergerak-gerak mengikuti pergerakan sang kekasih, sementara mulutnya sibuk memakan butiran-butiran permen konpeito favoritnya. Kiba, sang manajer pun menatap datar kebiasaan jelek sang model yang sangat tidak menjaga pola makannya itu.

"Hei, Naru .. kalau kau makan permen sebanyak itu, kau akan gendut!" Kiba melotot ke arah sang model yang sekarang sudah menyambar bungkus kedua permennya.

"Urusai Kiba! Aku tidak mau memakan cemilan mirip tisu itu!" Naruto balas melotot ke arah sang manajer yang sedang membawa roti tisu, roti super tipis yang dilapisi lelehan coklat di atasnya itu membuat Naruto muak, "Aku tidak kenyang memakan roti yang tipis itu".

Kiba menghela nafas frustasi, Naruto akan melakukan pemotretan 2 jam lagi, ukuran bajunya sudah ditetapkan. "Bagaimana kalau baju itu tidak cukup? Karin akan membunuhku" batin Kiba depresi. Naruto yang sebenarnya mengerti kekhawatiran sang manajerpun hanya mengangkat bahu cuek, "Toh yang dimarahi Karin adalah Kiba" batin Naruto tidak berprike-manajer-an. Poor Kiba (-_-

Konoha International Airport

Sasuke berjalan santai sambil menyeret koper hitam miliknya, sesekali mulutnya ikut menyanyikan lagu yang didengarkan melalui headset miliknya. Obito, sang paman sekaligus manajer dari Sasuke mengikuti langkah sang keponakan sambil terus menggerutu karena banyaknya media tv dan fans Sasuke yang mengerumun di bandara. Setelah berjuang disertai umpatan dalam hati Obito, akhirnya mereka bisa duduk dalam pesawat dengan selamat.

"Penggemarmu semakin gila saja Suke" desah Obito sambil menempatkan bokong seksinya di kursi. Sementara Sasuke hanya tersenyum sinis menanggapi keluhan sang paman, hei hampir setiap Sasuke berpergian, para fans akan selalu seperti jamur yang berkerumun.

"Sesampainya di Paris, kau akan mendapatkan 4 jam untuk beristirahat sebelum memulai syuting MV mu Suke" kata Obito sambil mulai membacakan agenda Sasuke selama di Paris.

"Hn" sahut Sasuke singkat, "Berikan aku waktu untuk menemui Naru" lanjut Sasuke sambil mencari posisi yang pas untuk tidur. "Baik" sahut Obito singkat sebelum mulai mencari celah disela jadwal kesibukan Sasuke selama di Paris.

Beberapa jam setelah pesawat Sasuke terbang landas, tampak sang rapper dari Blue aka Hinata berjalan santai sambil menyeret koper miliknya, penampilan Hinata tampak mempesona siang itu, Hinata memakai long dress hitam putih yang memiliki belahan panjang mencapai lutut, dan untuk menutupi identitasnya, Hinata mengenakan jaket berbulu warna putih miliknya dan kacamata hitam serta masker, sebuah sepatu boots warna putih turut mempercantik penampilan Hinata.

"Hah ... aku benci terbang" batin Hinata saat pesawat yang akan membawanya ke Paris terbang landas.

NIU ent

Gaara menatap datar Neji yang sedang menghadang jalannya saat akan menuju ruang latihan, "Apa yang kau lakukan Hyuuga?!" tanya Gaara ketus. Bukannya menjawab pertanyaan Gaara, Neji malah memberikan Gaara tatapan mesum saat melihat penampilan seksi Gaara. Gaara yang merasa risih pun memutuskan untuk melihat penampilannya sendiri, tanktop berwarna merah segar, celana pendek hitam serta sepatu kets putih.

"Kau seksi" sahut Neji singkat sambil terus menatap tanktop Gaara yang ketat sehingga menonjolkan lekuk tubuh Gaara yang seksi.

"Tutup mulut kotormu Hyuuga!" bentak Gaara sembari menutupi bagian dadanya yang terekspos. Gaara mendeath glare Neji agar berhenti menatap dirinya, sementara Neji malah semakin menggoda Gaara dengan mulai menjilat bibirnya sendiri. "Aku ingin memakanmu .." sahut Neji sableng. Perempatan siku-siku dijidat sang gadis Sabakupun menunjukkan betapa marahnya dia sekarang, sebelum tangan Gaara terangkat untuk menggeplak kepala Neji, Nejipun mengucapkan sesuatu yang membuat Gaara terdiam, setelah mengucapkan hal itu, Nejipun berlalu dari hadapan Gaara.

"Aku mencintaimu .."

Gaara menatap sendu punggung sang Hyuuga, "Akupun begitu, Neji .." sahut Gaara lirih, perlahan air matapun mengalir dari mata indah Gaara. Tanpa mereka berdua sadari, sepasang mata ruby menatap adegan itu dengan datar.

"Kalian berdua tidak akan bisa bersatu" kata Kurama datar dan langsung melanjutkan perjalanannya yang tertunda menuju ruang rekaman.

Paris, Perancis

Kaysrberg adalah kota kecil di Alsace, Perancis yang terletak di sebelah barat laut Colmar, di lereng gunung Vosges sebelah Timur. Kota ini memiliki bangunan type half-timbered houses warna-warni, yang berhimpitan membentuk jalan desa yang sempit, kota beratmosfir abad pertengahan ini memiliki ciri khas rumah kayu dan kebun anggur yang indah. Tempat inilah yang akan digunakan Sasuke dan Hinata untuk membuat MV terbaru mereka yaitu "The leaders". Dalam lagu itu, mereka berdua berduet mewakili grup masing-masing.

Sasuke yang tiba pertama di lokasi syutingpun langsung mengecheck semua persiapannya, mulai dari lokasi, peralatan, baju, hingga make up tak luput dari pengamatan sang rapper. Setelah memastikan semua alat tidak bermasalah, Sasuke langsung berjalan kearah ruang ganti untuk berganti kostum, untuk MV ini, Sasuke akan berganti 2 kali, yang pertama Sasuke akan mengenakan sebuah kaos v neck warna hitam dipadukan dengan jaket berbulu warna merah serta ripped jeans, sementara untuk sepatu Sasuke mengenakan sepatu semi boots berwarna merah darah. Untuk pakaian kedua, Sasuke akan menggunakan kemeja putih lengan panjang, beberapa aksesoris kalung dan gelang, serta celana hitam, sedangkan untuk sepatu Sasuke tetap menggunakan sepatu yang sama.

"Wow ... kau sangat tampan Teme!" seruan dari arah pintu sontak menghentikan kegiatan Sasuke dalam mengancingkan pakaiannya. Sasuke menatap sayang sosok Naruto yang sangat cantik dimatanya, Naruto tampak manis mengenakan celana ripped jeans dan tank top putih yang memeluk erat tubuhnya, sedangkan untuk sepatu Naruto menggunakan sepatu boots bewarna putih, tak lupa untuk memaksimalkan penampilannya Naruto mengepang rambut indahnya dan memakai make up tipis di wajah cantiknya. Sasukepun tersenyum lembut dan menghampiri Naruto, setelah Sasuke mendekat, Narutopun langsung memeluk erat sang kekasih. Menyampaikan betapa Naruto sangat merindukan dirinya.

"Aku sangat merindukanmu Teme!" bisik Naruto pelan sembari menenggelamkan kepalanya ke dada sasuke. Sasuke mengelus pelan rambut sang kekasih dan tersenyum, "Aku juga Dobe" sahut Sasuke pelan. Mereka pun memanfaatkan waktu sebelum syuting dimulai untuk melepas rindu masing-masing.

Uchiha Corp

Uchiha Itachi, 25 tahun, tampan, pintar, berwibawa, kaya, dan merupakan seorang CEO di perusahaannya sendiri. Usaha bisnis yang dibangunnya benar-benar dari nol kini sudah semakin sukses, sang Uchiha sulung akhirnya bisa membuktikan kepada orang-orang yang dulu meremahkan kemampuannya bahwa dia bisa sukses tanpa harus meneruskan bisnis orang tua mereka. Toh masih ada sang adik, Menma dan Sasuke yang bisa meneruskan bisnis sang ayah. Banyak wanita yang mengincar Itachi, tapi sayang, hatinya sudah dimiliki seseorang. Seseorang yang sudah sebulan ini dia acuhkan. Seseorang yang sangat dicintai Itachi, Namikaze Kurama.

Itachi mendesah pelan di ruangannya, rapat hari ini sungguh sangat merepotkan. Ame corp sungguh sangat sulit ditaklukkan, setelah rapat selama 12 jam, barulah bisa tercapai kesepakatan antar kedua perusahaan. Itachi memijit pelan tengkuknya yang terasa sangat kaku sampai matanya menatap sebuah pigura foto yang menampilkan foto Itachi dan Kurama yang sedang tertawa. Merasa bersalah pada sang kekasih, Itachipun memutuskan untuk mengirim pesan untuk Kurama. Tangan lincah Itachi langsung mengambil ponsel pintarnya yang sudah tergeletak lama di mejanya, mengetik pesan singkat dan menunggu balasan dari Kurama.

From: Uchiha Itachi

To: My Fox

Subject: I Miss You

Kau sedang apa Kuu? Aku merindukanmu

Itachi nyaris tertidur ketika ponselnya bergetar, menandakan sebuah pesan masuk.

From: My Fox

To: Uchiha Itachi

Subject: Me Too

Aku juga keriput brengsek! Kau pikir berapa lama aku menunggu balasanmu! Malam ini aku ke tempatmu, awas kalau kau tidak ada!

Itachi tertawa lepas membaca balasan Kurama, tak menunggu lama Itachipun langsung membalas pesan Kurama.

From: Uchiha Itachi

To: My Fox

Subject: I Miss You

Hn, kutunggu Kuu ..

Melihat hari yang mulai gelap, Itachipun memutuskan untuk pulang dan bersiap menyambut sang kekasih di apartemen miliknya. Saat membereskan berkas-berkas di mejanya, sebuah undangan terjatuh dari meja Itachi, sebuah undangan pertunangan. Itachi menghela nafas, sekretaris Itachi pasti lupa memberitahu Itachi kalau ada undangan untuk sang Uchiha. Membuka undangan yang berbentuk kotak itu, Itachipun langsung melotot dan terduduk lemas ketika membaca nama yang tertera diundangan tersebut, yaa ... sebuah nama yang sangat dikenali olehnya, Itachi uchiha dan Yuuhi Kurenai.

Gimana Minna san ... gomen ne kalau pendek .. review pleasee