Chapter 4: A Kiss, Summer Kiss
Disclaimer: I don't own Kimi to Boku. Kiichi Hotta-sensei does.
Warning: Shounen-ai
-Maaf update-nya lama sekali -
Yuuki mencium Kaname pada sebuah hari musim panas yang kering. Di bibir.
.
.
Hari itu sebenarnya adalah hari yang biasa, tidak ada perayaan yang istimewa. Cuacanya panas menyengat, membuat orang malas menginjakkan kaki keluar rumah. Bergulung-gulung santai di lantai yang dingin ditemani penyejuk ruangan bersama segelas teh lemon adalah pilihan terbaik. Itu juga hal Yuuki lakukan. Menggelinding tak jelas di lantai ruang tamu, menikmati kesejukan yang ada –sejuk yang dobel, pendingin ruangan dan Kaname yang duduk tak jauh darinya.
"Yuuki, kerjakan PR-mu."
Ceritanya memang Kaname dan Yuuki mengerjakan PR bersama. Di rumah keluarga Asaba. Berdua saja. Sebenarnya tidak berdua-berdua amat, sih. Masih ada Yuuta di kamar yang tergeletak tak berdaya berkat demam musim panas. Aktivitas Yuuta yang utama adalah tidur, tidur yang sudah menyerupai beruang hibernasi. Jadi skenarionya sudah pas untuk mengerjakan PR berdua saja.
Yuuki tak kunjung mengerjakan tugasnya. Padahal Kaname sudah menyelesaikan satu dan berpindah ke tugas lainnya.
"Kau memaksaku ke sini untuk mengerjakan PR bersama dan sekarang kau sama sekali tidak menyentuh bukumu. Hebat sekali Yuuki," Kaname mencibir dengan nada khasnya. Mau tak mau Yuuki bangkit juga.
"Hm?"
Hanya itu. Lalu Yuuki rebahan lagi.
Kaname mendecak sebal. Dengan satu gerakan luwes, ia menaikkan kacamatanya yang melorot sedikit sebelum berkata, "Aku pulang."
"Nanti."
"Hah?"
"Kaname pulangnya nanti saja."
Sebentuk siku-siku imajiner muncul di pojok dahi Kaname.
"Maumu apa sih! Aku sudah repot-repot meluangkan waktuku untuk datang ke sini karena kau merengek minta diajari tapi kau sama sekali tidak menunjukkan niat. Aku mau pulang! Peduli amat sama PR-mu! Kerjakan saja sendi-"
Hup.
Yuuki melompat bangun. Langsung ke arah Kaname. Sepasang tangan menangkup pipi pemuda berkacamata itu.
Berikutnya bibir Yuuki dan Kaname bertemu.
Butuh waktu dua detik bagi Yuuki untuk menyadari apa sebenarnya yang sedang dia lakukan. Butuh waktu lima detik bagi Kaname untuk sadar apa yang sedang Yuuki lakukan padanya. Kaname membelalak, berniat melepaskan diri tapi keburu terhalang Yuuki yang lebih cepat. Pemuda berambut cokelat muda itu menahan kepala Kaname agar tak bergerak selama ia memperdalam ciumannya. Yuuki memagut bibir Kaname lembut, memanfaatkan berat badannya agar Kaname makin berada dalam posisi terdominasi. Fufufu.. kalau ada fujoshi di sana, mungkin ia akan tertawa puas seperti itu.
Ciuman itu berlangsung selama tiga menit 48 detik kalau jam dinding tidak salah menghitung. Begitu Yuuki melepas tautan bibirnya, Kaname terengah mengambil napas.
Yuuki menatap lekat pemuda yang ada di bawahnya. /Sejak kapan pula mereka jadi pasang posisi ambigu begitu/
Kaname masih terengah mengisi pasokan oksigen. Ada keringat tipis di dahinya. Pipinya merona dengan warna yang apik. Matanya terlihat tidak fokus. Semua itu hanya membawa Yuuki pada satu kesimpulan: Kaname terlihat menggiurkan.
"Kaname.."
Yang dipanggil namanya merasa sedikit merinding.
"Ayo kita lakukan lagi!" seru Yuuki dengan mata berbinar.
Ada jeda singkat sebelum akhirnya…
"LAKUKAN LAGI GUNDULMU!"
DHUAG.
Endingnya Kaname memang pulang setelah menghadiahi Yuuki sebuah pukulan. Namun kali ini Yuuki tidak keberatan karena sudah mendapat sesuatu yang jauh lebih bagus daripada diajari PR oleh Kaname.
"Kaname rasanya seperti matcha," gumam Yuuki dengan mata seperti anak perempuan dimabuk asmara. /Memang susah untuk dibayangkan apalagi dipercaya. Tapi sungguh, mata Yuuki sekarang seperti itu. Cinta kan, pintar membikin orang OOC./
Rasa Kaname memang seperti matcha. Soalnya tadi dia habis makan es krim rasa matcha.
END
.
.
Pertama, saya minta maaf karena fanfic ini update-nya sungguh lelet. Benar-benar tidak mematuhi slogan no speed no life. #eh
Kedua, sepertinya gaya penulisan saya agak berubah ya.
Ketiga, maaf kalau ada yang terasa janggal di chapter ini. Begitu selesai langsung dipublish tanpa revisi yang berarti soalnya XD *digebuk*
Keempat, terimakasih sudah mampir :D
15 Februari 2015, 00.18
